Home Blog Page 1143

Layanan Biskita Transpakuan Segera Beroperasi Lagi, Pemkot Bogor Siapkan Subsidi Rp10 Miliar

0

Bogordaily.net – Setelah dua bulan tidak beroperasi, layanan bus Biskita Transpakuan di Kota Bogor akan segera kembali berjalan.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengungkapkan bahwa proses lelang operator masih berlangsung di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan operasional akan dimulai setelah operator ditentukan.

“Soal teknis dan subsidi sudah dibahas, sekarang tinggal menunggu hasil lelang,” ujar Dedie saat meninjau pool bus di Bubulak, Senin 3 Maret 2025.

Pada tahap awal, hanya Koridor 1 dan 2 yang akan diaktifkan terlebih dahulu, sementara dua koridor lainnya baru beroperasi setelah revisi APBD.

Pemerintah menargetkan seluruh koridor dapat beroperasi secara penuh sebelum akhir 2025.

Pemerintah Kota Bogor telah mengalokasikan dana subsidi sebesar Rp10 miliar melalui Dinas Perhubungan untuk mendukung enam bulan pertama operasional bus dalam APBD 2025.

Dedie berharap proses lelang bisa segera dirampungkan agar layanan transportasi ini dapat kembali berfungsi bagi masyarakat.

Di sisi lain, Pemkot Bogor juga mempertimbangkan kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas layanan Transjakarta hingga ke Kota Bogor, dengan tujuan meningkatkan minat warga dalam menggunakan transportasi publik.***

Ibnu Galansa

Satpol PP Kota Bogor Bakal Perketat Penjagaan di Alun-Alun Selama Ramadan 2025

0

Bogordaily.net – Satpol PP Kota Bogor akan lebih memperketat penjagaan dan pemantauan di wilayah Alun-Alun Kota Bogor selama Ramadan 2025.

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syah, menyatakan diri siap melaksanakan tugas penjagaan Alun-Alun Kota Bogor terutama di bulan Ramadan.

Hal ini, kata Agus, karena Alun-Alun Kota Bogor bakal menjadi salah satu titik destinasi ngabuburit yang banyak dikunjungi masyarakat dan pelancong di Kota Bogor.

“Terlebih pada momen Ramadan kerap bermunculan pedagang baru yang berjualan di sekitaran Alun-Alun Kota Bogor,” ujar Agus

Agus menambahkan, biasanya cenderung muncul pedagang-pedagang baru yang memanfaatkan momen bulan Ramadan.

Dia juga menggaransi akan memastikan Alun-Alun kembali menjadi pusat berkumpulnya warga tanpa terganggu oleh keberadaan pedagang yang dapat mengurangi kenyamanan pengunjung.

“Ini bukan tugas ringan, tapi kami akan memaksimalkan segala potensi yang ada untuk melaksanakan tugas ini,” jelas Agus

Agus menerangkan, penjagaan Alun-Alun Kota Bogor selama Ramadan 2025, merupakan intruksi langsung dari Wali Kota Bogor Dedie. A Rachim.

Oleh karena itu, Agus berharap agar Alun-Alun Kota Bogor menjadi ruang publik yang bersih dan nyaman. Terlebih, menurutnya Alun-Alun merupakan salah satu tempat nyaman untuk ngabuburit di Kota Bogor.

“Keberhasilan menjaga kebersihan dan ketertiban Alun-Alun Kota Bogor juga menjadi tanggung jawab masyarakat. Oleh karena itu kami mengajak agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” tutup Agus. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Rudy Susmanto Pastikan Kebutuhan Pokok Korban Terdampak Bencana Terpenuh

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto memastikan kebutuhan pokok korban bencana alam yang telah terjadi di Kabupaten Bogor terpenuhi.

Kemudian, Rudy Susmanto menekankan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bogor untuk selalu memperhatikan masyarakat yang menjadi korban bencana alam yang belakangan ini terjadi.

“Kita menekankan kepada OPD terkait di Kabupaten Bogor untuk betul betul memperhatikan para korban yang hari ini terdampak, dari segi kesehatan, apalagi ini bulan suci Ramadan,” kata Rudy Susmanto, Senin 3 Maret 2025.

Kemudian, pihaknya berjanji akan menuntaskan titik permasalahan yang menyebabkan bencana alam itu terjadi di Kabupaten Bogor.

“Bukan hanya melayani korbannya, contoh beberapa titik lokasi yang terjadi di bencana banjir, permalasahannya apa kita tuntaskan setelah kita tetapkan status kedaruratan kebencanaan ini,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengajak kepada seluruh pihak untuk saling bahu membahu untuk mencari solusi terkait permasalahan yang terjadi saat ini.

“Apabila ada kebijakan yang tidak tepat terkait lingkungan, mari kita selesaikan bersama  mari kita cari solusi bersama,” ungkap Rudy.***

Albin Pandita

BNPB Catat 346 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Puncak Bogor

Bogordaily.net – Badan Nasional Pengendalian Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 346 jiwa mengungsi akibat bencana banjir bandang di kawasan Puncak, Bogor, pada Minggu 2 Maret 2025.

Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan bahwa, sebagian dari jumlah pengungsi tersebut sudah kembali kerumah masing masing. Dikarenakan kondisi banjir saat ini sudah surut.

“Ada masyarakat terdampak mengungsi terdata oleh kami 346 orang, sebagian ada yang sudah kembali kerumah masing masing,” kata Suharyanto, Senin 3 Maret 2025.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan BNPB akan senantiasa membantu kebutuhan para korban yang terdampak bencana alam.

“Tetapi tentu saja yang masih mengungsi kami pastikan pemerintah kabupaten bogor dibawah arahan pak bupati, pemerintah pusat lewat BNPB, kebutuhan masyarakat yang terkena banjir terutama yang mengungsi kita penuhi semaksimal mungkin,” jelasnya.

Kemudian, beberapa bangunan, jalan, dan jembatan yang rusak akibat bencana alam akan segera diperbaiki oleh Pemerintah.

“Saya juga dengan bupati dan wabup berbagi tugas meninjau sasaran, kita pastikan juga jembatan jembatan yang putus dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari. Oleh karena itu BNPB akan mendukung kebijakan tersebut.

“Statusnya pak Bupati mengeluarkan status tanggap darurat, pemerintah pusat tidak ragu ragu langsung masuk dan bekerja sama dengan pemerintah daerah,”ungkap Suharyanto.***

Albin Pandita

Meski Diguyur Hujan, Sejumlah Warga Antusias Berburu Takjil di Kawasan Pakansari

Bogordaily.net – Meski diguyur hujan deras, Sejumlah warga tetap antusias berburu takjil di Kawasan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin 3 Maret 2025.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net dilokasi terlihat sejumlah warga itu tengah mengantre disalah satu penjual gorengan dan juga es buah.

Walaupun sambil memakai jas hujan dan juga payung ditengah hujan deras mereka tetap sabar sembari menunggu waktu berbuka puasa.

Salah satu warga asal Sukaraja Natan mengatakan bahwa, ia sengaja datang membeli es buah untuk berbuka puasa. Dikarenakan es buah yang ada di kawasan tersebut dinilai enak dan murah.

“Iya emang sengaja bang mau beli es buah, walau nunggu sambil ujan ujanan juga. Karena emang disini enak sama mura juga,” kata Natan kepada wartawan, Senin 3 Maret 2025.

Sementara itu, warga lainya asal Cibinong Amel mengatakan bahwa, kawasan Pakansari dinilai lengkap menjual berbagai macam jajanan, khususnya beragam takjil khas Ramadhan.

“Kalo di kawasan Pakansari ini terkenalnya banyak jajanan. Jadi emang sengaja milih ke Pakansari nyari takjil sekalian ngabuburit,” ungkap Amel.***

Albin Pandita

Dedie – Jenal Tekankan Kebersihan dan Ketertiban di Alun-alun

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Wakilnya, Jenal Mutaqin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Alun-alun Kota Bogor dan kawasan Masjid Agung, Senin 3 Maret 2025.

Keduanya berjalan kaki dari Balai Kota Bogor, melintasi pedestrian Jalan Kapten Muslihat hingga menuju Alun-alun Kota Bogor.

Saat sidak, mereka mendapati barang milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang disimpan di pojok area Alun-alun Kota Bogor. Selain itu, beberapa area yang seharusnya digunakan untuk tanaman justru tergenang air.

Setelah dari Alun-alun Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin melanjutkan inspeksi ke sekitar Masjid Agung Kota Bogor. Di sana, mereka menemukan sejumlah gerobak milik pedagang kaki lima.

Ke depan, keduanya meminta agar kebersihan dan ketertiban di Jalan Dewi Sartika, khususnya di Alun-alun Kota Bogor dan area sekitar Masjid Agung Kota Bogor, menjadi komitmen bersama untuk dibenahi dan dijaga.

“Yang pasti, kita berkeinginan Alun-alun, Masjid Agung, dan sekitarnya tertata dengan baik, bersih, serta tertib. Karena tadi kita jalan dalam kondisi Ramadan di siang hari, PKL belum banyak,” ujar Dedie A. Rachim.

Ia pun mengingatkan semua jajarannya bahwa masyarakat Kota Bogor memiliki tuntutan terhadap kebersihan dan ketertiban Alun-alun Kota Bogor, pedestrian, serta lingkungan di Kota Bogor sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Itu adalah standar kebersihan dan ketertiban yang membuat masyarakat nyaman tinggal di kotanya. Tadi saya dan Pak Jenal memastikan standar itu ke depan bisa terpenuhi,” tegasnya.***

Ibnu Galansa

Pemkot Bogor Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadhan

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyesuaikan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai ASN.

Hal ini juga tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Bogor Nomor 64 Tahun 2023 tentang Waktu dan Lokasi Kerja Pegawai ASN di lingkungan Pemkot Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa aturan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kerja ASN, khususnya selama bulan Ramadan.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bogor telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4/1051-Org yang mengatur jam kerja ASN selama Ramadan 1446 H. Surat ini ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bogor pada 26 Februari 2025.

“Kota Bogor sudah lebih dulu memiliki Perwali sebelum Perpres 21 diterbitkan. Maka, saat Perpres diberlakukan, kita sudah memiliki dasar hukum yang jelas, ditambah dengan surat edaran sebagai panduan pelaksanaannya,” ujar Dedie A. Rachim, Senin 3 Maret 2025.

Jam Kerja ASN Pemkot Bogor Selama Ramadan

Berdasarkan surat edaran tersebut, jam kerja ASN di lingkungan Pemkot Bogor selama bulan Ramadan 1446 H ditetapkan sebagai berikut:

1. Unit kerja dengan lima hari kerja:

Senin-Kamis: 08.00 – 15.00 WIB (istirahat: 12.00 – 12.30 WIB).

Jumat: 08.00 – 15.30 WIB (istirahat: 11.30 – 12.30 WIB).

2. Unit kerja dengan enam hari kerja:

Senin-Kamis: 08.00 – 14.00 WIB (istirahat: 12.00 – 12.30 WIB).

Jumat: 08.00 – 14.30 WIB (istirahat: 11.30 – 12.30 WIB).

Sabtu: 08.00 – 13.00 WIB.

3. Unit kerja yang memberikan layanan langsung di luar jam kerja akan menerapkan sistem piket atau shift yang diatur oleh masing-masing perangkat daerah.

4. Jam kerja satuan pendidikan formal dan nonformal mulai dari TK, SD, hingga SMP, diatur sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Aturan Jam Kerja ASN di Jawa Barat

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menerapkan kebijakan serupa melalui Surat Edaran Nomor 23/OT.03/ORG.

Dalam surat edaran tersebut, perangkat daerah dengan lima hari kerja diatur sebagai berikut:

Senin-Kamis: 06.30 – 14.00 WIB (istirahat: 11.30 – 12.30 WIB).

Jumat: 06.30 – 14.30 WIB (istirahat: 11.30 – 13.00 WIB).

Aturan ini mengacu pada Surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/34/KT.02/2025 tentang Pertimbangan Perubahan Jam Kerja pada Bulan Ramadan di Provinsi Jawa Barat.

Penyesuaian jam kerja ini dilakukan untuk menjaga efektivitas layanan publik sekaligus memberikan fleksibilitas bagi ASN dalam menjalankan ibadah selama Ramadan.

Oleh karena itu, seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bogor diharapkan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.***

Ibnu Galansa

Bogor Dilanda 14 Bencana, BPBD : Cipaku dan Kampung Pasir Terparah

0

Bogordaily.net – Kota Bogor kembali diterjang bencana alam akibat curah hujan tinggi yang melanda sejak Minggu 2 Maret 2025 hingga Senin 3 Maret 2025 pagi.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, total terdapat 14 kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah.

Bencana yang tercatat meliputi 9 tanah longsor, 3 rumah ambruk, 1 banjir lintasan, dan 1 pohon tumbang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah, mengungkapkan bahwa bencana paling parah terjadi di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, yang mengalami tanah longsor cukup besar.

Kemudian serta di Kampung Pasir, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, yang terdampak banjir lintasan dan tembok ambruk.

Daftar Kejadian Bencana di Kota Bogor

1. Tanah Longsor – Kampung Lebak Sari RT 004/RW 005, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan.

2. Atap Rumah Ambruk – Kampung Pancasan RT 001/RW 007, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

3. Tanah Longsor – Kampung Cipaku Skip Baru RT 001/RW 016, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan.

4. Banjir Lintasan – Kampung Pasir RT 004/RW 007, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

5. Tanah Longsor – Gang Duren RT 001/RW 009, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

6. Tanah Longsor Susulan – Kampung Tajur RT 001/RW 007, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan.

7. Tanah Longsor – Jalan Artzimar 1 No.16 RT 003/RW 007, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.

8. Tanah Longsor – Kampung Dadali RT 003/RW 002, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat.

9. Tanah Longsor – Kampung Cibalagung RT 003/RW 004, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

10. Pohon Tumbang – Jalan Sukajaya 3 RT 001/RW 006, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur.

11. Tanah Longsor – Kampung Bakom Urug RT 002/RW 006, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan.

12. Tembok Rumah Ambruk – Kampung Pasir RT 001/RW 007, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

13. Tanah Longsor – Kampung Bakom RT 003/RW 006, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan.

14. Tembok Ambruk – Kampung Muara Landbouw RT 002/RW 013, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

“BPBD Kota Bogor bersama petugas gabungan telah bergerak cepat untuk mengevakuasi warga yang terdampak serta melakukan pembersihan material longsor dan pohon tumbang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah saat dikonfirmasikan melalui telepon pada Senin 3 Maret 2025.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian materil masih dalam pendataan.

Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, agar tetap waspada mengingat potensi hujan deras masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.***

Ibnu Galansa

SatresNarkoba Ungkap 110.422 Butir Obat Keras dan 451 Butir Psikotropika, 27 Tersangka Diamankan

0

Bogordaily.net – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap 23 kasus peredaran obat keras tanpa izin dengan total 27 tersangka.

Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan 110.422 butir obat keras tertentu dan 451 butir psikotropika dari berbagai lokasi di Kota Bogor.

Kasatres Narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Dede Hendrawan, menyampaikan bahwa pengungkapan ini dilakukan di beberapa wilayah, termasuk Bogor Utara, Bogor Timur, dan Bogor Barat.

Salah satu kasus menonjol adalah penangkapan seorang tersangka berinisial MI (27) di sebuah kontrakan di Kecamatan Bogor Tengah.

Dari lokasi tersebut, polisi menyita 65.000 butir obat keras jenis Eximer dan Tramadol.

“Barang bukti lainnya juga ditemukan di dalam kamar kontrakan milik tersangka,” ujar Kompol Dede Hendrawan, Senin 3 Maret 2025.

Kasus lainnya melibatkan tersangka yang tertangkap tangan saat razia kendaraan bermotor oleh Satlantas Polresta Bogor Kota.

Saat diperiksa, ditemukan 4.800 butir obat keras dalam kendaraannya, yang kemudian diserahkan kepada Satres Narkoba.

Selain itu, polisi menyita 7.755 butir obat keras yang disimpan di sebuah kontrakan di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Tersangka lainnya, HJ, mengaku menjual obat keras di sebuah warung di Cibeber, Kecamatan Bogor Selatan.

Dari hasil pengungkapan ini, polisi memperkirakan bahwa dengan menyita 110.422 butir obat keras dan 451 butir psikotropika.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 435 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mengatur ancaman pidana penjara maksimal lima tahun dan denda hingga Rp500 juta.

Selain itu, mereka juga dikenakan Pasal 60 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman hukuman serupa.***

Ibnu Galansa

Pemkab Bogor Keluarkan Status Tanggap Darurat Bencana, BNPB Siap Beri Bantuan 

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi mengeluarkan status tanggap darurat bencana imbas banjir bandang yang terjadi di kawasan Puncak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) siap berikan bantuan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dan Bupati Bogor Rudy Susmanto, usai rapat koordinasi tanggap darurat bencana, pada Senin 3 Maret 2025.

Diketahui, sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor diterjang bencana banjir bandang dan tanah longsor, salah satunya di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, pada Minggu 2 Maret 2025. Bencana banjir bandang tersebut membuat 423 jiwa terdampak.

“Statusnya pak bupati mengeluarkan status tanggap darurat, pemerintah pusat tidak ragu ragu langsung masuk dan bekerja sama dengan pemerintah daerah,” kata Suharyanto kepada wartawan, Senin 3 Maret 2025.

“Tadi malam terjadi banjir di Kabupaten Bogor, bahkan ada 1 orang yang meninggal dunia, tetapi alhamdulillah sudah ditemukan, untuk banjir sekarang sudah mulai surut, meskipun ada beberapa titik masih ada genangan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data yang diterima oleh BNPB ada sebanyak 346 orang yang sudah kembali ke rumahnya masing masing.

Setelah menetapkan status tanggap darurat bencana, BNPB dan Pemkab Bogor akan senantiasa memberikan pelayanan serta bantuan berupa kebutuhan pokok kepada para korban yang terdampak bencana banjir bandang.

“Tetapi tentu saja yang masih mengungsi kami pastikan pemerintah kabupaten bogor dibawah arahan pak bupati, pemerintah pusat lewat BNPB, kebutuhan masyarakat yang terkena banjir terutama yang mengungsi kita penuhi semaksimal mungkin,” jelasnya.

Lebih lanjut, pemerintah pusat juga akan segera memperbaiki sejumlah bangunan, jalan hingga jembatan yang terdampak bencana banjir bandang.

“Kemudian juga terdata ada yang rumah nya rusak sedang, berat, dan ringan, itupun akan diberikan bantuan oleh pemerintah, kemudian infrastruktur yang rusak pak bupati menyampaikan ada 7 jembatan yang putus, yang jelas jelas belum tertangani ada 6,” ungkap Suharyanto.*

Albin Pandita