Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 1169

Wamenkop: Koperasi Jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan dan Jeratan Rentenir

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan bahwa koperasi khususnya Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) memiliki dua fungsi yaitu fungsi ekonomi dan fungsi sosial. Kedua peran/ fungsi koperasi ini saling terikat sehingga keberadaan koperasi atau BMT mutlak harus diberikan dukungan penuh oleh pemerintah.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menjelaskan untuk peran/fungsi koperasi dalam ranah ekonomi adalah mensejahterakan anggota sehingga koperasi termasuk BMT harus mencatatkan keuntungan. Sementara untuk fungsi sosial koperasi adalah menuntaskan jeratan utang masyarakat kelompok paling bawah (mikro dan ultra mikro) dari rentenir yang banyak beredar di masyarakat.

“Koperasi harus jadi tempat kita untuk saling gotong royong, saling membantu dan saling menguatkan. Saya merasakan sendiri di KSPPS BMT Jati Baru di Padang dimana peran mereka membantu melepaskan jeratan utang masyarakat dari rentenir,” kata Wamenkop Ferry saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Perhimpunan BMT Indonesia di Padang, Sumatera Barat, Kamis (21/11).

Wamenkop Ferry menambahkan dengan fungsi sosial  maupun ekonomi tersebut, koperasi atau BMT menjadi solusi yang relevan untuk mengatasi permasalahan kemiskinan ekstrim yang ada di tengah masyarakat. Sebagaimana diketahui Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia hingga Maret 2024 sebanyak 25,22 juta orang atau turun 0,33 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 25,9 juta orang.

“Kemiskinan itu paling kelihatan, jadi mereka itu tidak punya opsi mendapat pembiayaan sehingga terpaksa harus terjebak oleh rentenir. Nah kehadiran BMT adalah untuk membebaskan mereka dari rentenir dengan menyediakan pembiayaan untuk kerja produktif sehingga dia akan punya kesempatan untuk lebih sejahtera,” kata Wamenkop Ferry.

Dalam skala ekonomi yang lebih besar, BMT dinilai memiliki peran yang strategis untuk mendorong pengembangan sistem keuangan syariah di Indonesia yang sedang digalakkan pemerintah. Dengan jumlah penduduk muslim yang begitu besar, BMT berpeluang besar untuk masuk dalam ekosistem ekonomi syariah sehingga kontribusinya terhadap perekonomian nasional juga semakin bertambah.

“Potensi konsumen muslim di Indonesia mencapai 2 miliar jiwa dengan perputaran uang hampir 2 triliun dolar. Dengan penduduk muslim terbesar kedua di dunia, BMT harus menjadi bagian dari pengembangan ekonomi syariah,” ujar Wamenkop Ferry.

Ke depan, Wamenkop Ferry menegaskan siap meningkatkan dukungan kepada BMT di seluruh Indonesia khususnya dari sisi dukungan pembiayaan yang disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan UMKM (LPDB-KUMKM) agar memiliki likuiditas yang cukup. Diharapkan dengan penambahan dukungan tersebut, peran dan fungsi koperasi khususnya BMT dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat lebih luas.

“Ke depan koperasi akan kita gerakkan untuk lebih banyak bergerak di sektor riil agar bisnisnya mengalir,” kata Wamenkop Ferry.

Di tempat yang sama Ketua Umum Perhimpunan BMT Indonesia Mursida Rambe menyatakan komitmennya untuk memastikan BMT dan Koperasi di Indonesia dapat terus bertumbuh sehingga jargon “Koperasi sebagai Soko Guru Ekonomi Nasional” benar-benar dapat diimplementasikan. Menurutnya koperasi termasuk BMT harus benar-benar mampu menjadi ujung tombak bagi permasalahan perekonomian masyarakat.

“BMT dan koperasi harus menjadi ujung tombak bagi masyarakat miskin sebab perbankan nggak mungkin urus itu karena high cost,” kata Rambe.

Rambe membenarkan bahwa maraknya praktik rentenir di masyarakat sangat meresahkan karena akan memicu angka kemiskinan ekstrim semakin tinggi. Dengan jumlah anggota BMT sebanyak 351 unit, aset Rp13,55 triliun serta kantor 1.231, Perhimpunan BMT Indonesia bertekad untuk membantu pemerintah mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Ayo para anggota BMT kalau belum bisa buka cabang, maka perbesar usaha sektor riil untuk mengurangi jumlah pengangguran, sebab pengangguran dan kemiskinan itu menjadi permasalahan kita bersama,” kata Rambe.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumatera Barat Endrizal juga berkomitmen untuk mendukung program-program pemerintah khususnya mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah memperkuat peran koperasi terutama BMT dalam pendampingan usaha masyarakat di sektor riil.

Saat ini pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah berhasil mencetak 114.000 entrepreneur baru yang akan dikonsolidasikan dalam bentuk koperasi atau BMT agar usahanya semakin kuat. Capain ini melebihi target yang ditetapkan sebanyak 100.000 entrepreneur di tahun 2024.

Mahyeldi Ansharullah, Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat menambahkan bahwa perkembangan BMT atau koperasi di Sumatera Barat cukup menggembirakan. Dari 104 BMT di kota Padang, mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam program pengentasan kemiskinan. Bahkan saat ini sudah ada beberapa BMT yang berdiri di bawah pemerintahan kota Padang sudah dapat berdiri secara mandiri.

“Alhamdulillah BMT di Sumatera Barat khususnya di Padang ini sudah bisa melayani banyak masyarakat untuk menjawab permasalahan kemiskinan hingga rentenir. Kehadiran BMT mencerminkan kehadiran ekonomi syariah di Sumatera Barat,” kata Mahyeldi.***

Video Viral Srikandi 7 Menit Bikin Netizen Penasaran

0

Bogordaily.net – Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya video viral Srikandi 7 menit. Netizen pun penasaran dengan video tersebut.

Sehingga tak sedikit dari netizen yang mencari link dari video viral Srikandi tersebut. Video ini viral karena mencuri perhatian warganet.

Video Srikandi itu diduga adalah seorang pesilat yang dianggap kontroversial dan mengundang banyak perdebatan.

Media sosial dihebohkan dengan seorang wanita yang diduga Srikandi pesilat Indonesia yang ramai diperbincangkan di X.

Wanita dalam video tersebut diduga sebagai seleb TikTok dan menjadi viral karena ulahnya yang cukup kontroversial.

Hingga banyak owang yang ramai mencari link videonya. Belum diketahui lebih lanjut perihal isi video yang memperlihatkan pemeran wanita yang berbeda dengan sosok Srikandi.

Beberapa pengguna media sosial menyebutkan sosok Srikandi pesilat Indonesia ini berasal dari Tangerang, Banten.

Video tersebut mencuri warganet karena isinya yang memicu berbagai opini. Serta situasi yang dianggap mampu memicu perdebatan.

Untuk itu penting untuk diingat bahwa menonton atau menyebarluaskan konten viral tanpa memeriksa kebenarannya bisa berdampak buruk.

Sebagai pengguna media sosial, kita perlu lebih selektif dalam mengonsumsi konten digital.

Kisah video Srikandi mengingatkan kita akan pentingnya menjaga jejak digital.

Apa yang kita unggah di media sosial bisa menjadi bumerang jika tidak dipikirkan dengan matang.

Jejak digital tidak bisa dihapus sepenuhnya, dan hal ini bisa memengaruhi kehidupan seseorang di masa depan. ***

Bawaslu Kota Bogor Tangani Enam Kasus Pelanggaran Pilkada

0

Bogordaily.net – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor terus bekerja keras dalam menangani pelanggaran yang terjadi selama proses Pilkada.

Hingga saat ini, Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kota Bogor telah menerima dan menangani enam laporan terkait pelanggaran Pilkada.

Dari jumlah tersebut, empat kasus telah diputuskan melalui rapat dengan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), sementara dua laporan lainnya masih dalam proses penyelidikan.

Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna mengatakan, divisi penanganan pelanggaran dan data informasi Bawaslu Kota Bogor hingga hari ini sudah menangani enam laporan.

“Empat di antaranya telah diputuskan bersama Sentra Gakkumdu, sedangkan dua laporan lainnya masih kami proses.” kata Herdiyatna.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kota Bogor, Supriantona Siburian menambahkan, dari enam laporan yang diterima, tiga di antaranya merupakan temuan dari Bawaslu itu sendiri, sementara tiga lainnya adalah laporan yang diadukan oleh masyarakat.

“Empat perkara sudah diputuskan dan dua perkara masih dalam proses penyelidikan,” ungkap Anto.

Pria yang akrab disapa Anto tersebut merinci dua kasus yang masih dalam proses. Salah satunya adalah dugaan tindak pidana pemilihan, sedangkan yang lainnya terkait dengan dugaan pelanggaran netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara).

“Kasus terkait netralitas ASN di Kementerian Agama sudah kami registrasi dan telah dibahas bersama Sentra Gakkumdu. Kami telah memberikan himbauan kepada ASN yang terlibat, dan kasus ini akan diteruskan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai bahan rekomendasi,” jelas Anto.

Proses penanganan kasus pelanggaran ini dimulai sejak tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Anto menambahkan bahwa untuk kasus yang sedang berjalan, pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta masyarakat yang mengetahui perihal pelanggaran tersebut sudah dilakukan sejak Jumat lalu.

“Regulasi yang berlaku menyatakan bahwa saat kami menerima laporan, syarat materiil harus sudah terpenuhi dalam waktu tujuh hari setelah kejadian atau saat kejadian tersebut diketahui. Untuk kasus yang terkait dengan tindak pidana pemilihan, kami wajib membahasnya dalam Sentra Gakkumdu dalam waktu 1×24 jam. Setelah itu, baru dapat ditetapkan sebagai tindak pidana, dan kami akan mendaftarkan perkara tersebut dalam pleno,” tegas Anto.

Lebih lanjut, setelah perkara terdaftar, pihak Bawaslu memiliki waktu tiga hari untuk melengkapi syarat formil dan materiil dari kasus tersebut.

Jika masih diperlukan waktu tambahan, Bawaslu dapat memberikan perpanjangan waktu selama dua hari lagi untuk menentukan kelanjutan perkara, baik itu terkait pidana, administrasi, maupun kode etik.

“Menurut Peraturan Bawaslu Nomor 9 Tahun 2024, yang merupakan perubahan dari Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2020 tentang penanganan pelanggaran, kami memiliki waktu lima hari setelah suatu perkara diregister untuk menyelesaikan penanganan sesuai dengan hari kalender,” tutup Anto.

Bawaslu Kota Bogor terus berkomitmen untuk menegakkan aturan dan memastikan proses Pemilu berjalan dengan transparan dan adil, serta mengawal setiap tahapan agar tidak ada pelanggaran yang merugikan peserta pemilu dan masyarakat. (Muhammad Irfan Ramadan)

 

Caption : Bawaslu Kota Bogor saat memberikan keterangan pers kepada wartawan. (Irfan/bogordaily.net)

Rudy Susmanto : Kabupaten Bogor Bakal Jadi Pilot Project Program Presiden Prabowo 

0

Bogordaily.net – Calon Bupati (Cabup) Bogor Rudy Susmanto menyebut bahwa, Kabupaten Bogor akan menjadi pilot project  atau percontohan program dari Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto.

Menurutnya, Prabowo Subianto memiliki cita cita untuk memberikan pendidikan dan kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Tapi tentunya tahapan nya harus di mulai, dimulainya darimana.? Dari Kabupaten Bogor halaman rumah beliau,” kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Kamis 21 November 2024.

Kemudian, terkait Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan layanan kesehatan yang adil dan berkualitas, ia memastikan program tersebut akan terealisasikan 100 persen di Kabupaten Bogor.

“Kami secara terencana, terstruktur dan tersistem sudah mempersiapkan bagaimana UHC di Kabupaten Bogor dapat terealisasi 100%,” jelasnya

Lebih lanjut kata Rudy, Presiden Prabowo juga akan berkontribusi bersama sama dalam mengakomodir sekolah – sekolah swasta yang ada di Kabupaten Bogor demi kesejahteraan masyarakat.

“Dan layanan pendidikan bukan hanya negeri swasta pun dapat diakomodir bersama sama,” ungkap Rudy. (Albin Pandita)

Satpol PP Kota Bogor Luncurkan Program Skuter di SMAN 7

0

Bogordaily.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor meluncurkan program Sekolahku Tertib (Skuter) di SMAN 7 Kota Bogor, Jalan Palupuh Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.

Program Skuter di SMAN 7 Kota Bogor ini bertujuan untuk mencegah kenakalan remaja di lingkungan sekolah melalui berbagai pembinaan dan edukasi.

Kegiatan Skuter ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati, didampingi oleh Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Irwan Riyanto.

Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah, menyampaikan, bahwa program Skuter ini merupakan inovasi dari Satpol PP yang juga menjadi salah satu proyek perubahan dari Kasatpol PP.

“Melalui program Skuter ini, Satpol PP berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak, baik di sekolah, luar sekolah, maupun di rumah masing-masing,” ujar Syarifah.

Syarifah menekankan program ini diharapkan dapat diterapkan secara berkesinambungan di seluruh sekolah di Kota Bogor.

“Dengan adanya kegiatan positif seperti ini, anak-anak bisa mendapatkan bekal yang baik untuk menghindari tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan kegiatan negatif lainnya,” jelasnya.

Sementara, Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Sycah, menjelaskan bahwa Skuter merupakan program kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, seperti Polresta Bogor Kota, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), dan Satpol PP.

Ia menjelaskan, kegiatan yang dilakukan di program Skuter ini meliputi penyuluhan, penindakan di area sekitar sekolah dalam radius 800 meter agar bebas dari warung minuman keras, serta sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah.

“Target dari penyuluhan ini adalah seluruh sekolah di Kota Bogor, dengan fokus utama pada SMA dan SMK. Rencananya, tahun depan kami akan menambah tiga sekolah dan menargetkan seluruh sekolah dapat terjangkau oleh program Skuter,” ungkapnya.

Menurutnya, program ini ditargetkan di tingkat SMA karena anak kenakalan remaja lebih banyak terjadi di tingkat SMA dan sederajat.

“Angka kenakalan remaja lebih banyak muncul di tingkat SMA, sehingga pembinaan di jenjang ini menjadi prioritas,” pungkasnya. (Muhammad Irfan Ramadan)

Sempat Hilang saat Cari Kepiting di Kali Ciluar, Tim SAR Temukan Bocah 3 Tahun di Kali Jakarta Barat 

0

Bogordaily.net – Tim SAR berhasil menemukan bocah tiga tahun (FRA) yang hanyut pada saat mencari kepiting di Kali Ciluar, Sukahati, Kabupaten Bogor. FRA ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di Kali Jakarta Barat, pada Kamis 21 November 2024.

Anggota Basarnas Unit Siaga SAR Bogor, M. Rizaldy mengatakan bahwa, dalam upaya melakukan pencarian, pihaknya membagi tiga tim penyelamat di sepanjang kali Ciluar dengan radius 3,7 KM hingga di pertemuan Kali Ciliwung.

“Pertama melakukan penyisiran menggunakan rafting sampai dengan pertemuan dengan kali Ciliwung kurang lebih sejauh 3,7 km, kemudian seru kedua melakukan pencarian dengan sisir eksplor SAR sejauh 3.7 Km sampai dengan pertemuan kali Ciliwung juga,” kata Rizaldy, Kamis 21 November 2024.

Menurut Rizaldy, pihaknya telah melakukan penyelaman dengan radius 5 M ke sejumlah titik spot yang dicurigai

“Seru tiga melakukan penyelaman radius 5 meter di spot spot yang memang dicurigai,” jelasnya

Lebih lanjut kata dia, pihaknya telah mendapatkan informasi pada pukul 14.00 WIB bahwa korban telah ditemukan di Kali Kanal Barat Tomang, Jakarta Barat dengan kondisi meninggal dunia

“Terdapat informasi bahwasanya terjadi penemuan mayat dengan ciri ciri kurang lebih hampir menyerupai korban yang dicari. Ditemukan nya di kali kanal barat tomang Jakarta barat,” ungkap Rizaldy.

Sebelumnya diketahui, bocah tiga tahun (FRA) sempat hanyut pada saat mencari kepiting di Kali Ciluar, Sukahati, Kabupaten Bogor pada Rabu 20 November 2024. (Albin Pandita)

Pilkada Tinggal Menghitung Hari, Cabup Rudy Susmanto Ajak Relawan untuk All Out Menangkan Paslon 01

0

Bogordaily.net – Calon Bupati (Cabup) Bogor Rudy Susmanto mengajak para relawan untuk all out menangkan pasangan nomor urut 1 pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tinggal menghitung hari.

Hal tersebut Rudy sampaikan saat bersilaturahmi dengan salah satu relawan di Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Kamis 21 November 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy Susmanto menyampaikan beberapa hal kepada relawan khususnya visi misi dan program selama lima tahun kedepan.

“Kami akan memaksimalkan waktu yg tersisa hingga tgl 23 November 2024 agenda kampanye tadi kita dari Cigudeg, Sentul, Cilebut Barat, setelah ini kita ke pakansari dan tentunya kita terus mensosialisasikan visi dan misi serta konsep dalam membangun Kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto, Kamis 21 November 2024.

Menurut Rudy, pihaknya telah semaksimal mungkin untuk terus bersosialisasi dengan masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Bogor. Tentunya untuk senantiasa dapat memenangkan pasangan Rudy Susmanto-Jaro Ade di Pilbup Bogor.

“Kalo bicara kurang masih sangat kurang 416 desa 19 kelurahan 40 kecamatan tidak bisa kita jangkau semuanya satu persatu apalagi hingga tingkat RT tingkat RW,” jelasnya.

“Tetapi insya allah apabila allah meridhoi masyarakat Bogor memberikan mandat kepada saya setelah tgl 27 November saya tetap berkeliling menyapa masyarakat kabupaten Bogor,” tambah Rudy.

Kemudian, dengan melihat beberapa tantangan tantangan yang ada, ia turut mengajak para relawan nantinya untuk membantu perjuangan selama lima tahun kedepan.

Salah satunya dengan mendirikan rumah relawan bersama yakni “Rumah Nusantara” yang rencananya akan dideklarasikan pada 27 November mendatang.

“Pesan nya adalah kita, klo ini kita bertemu dengan koordinator rt RW yg membantu perjuangan saya kemarin. Maka tanggal 27 November akan mendeklarasikan rumah relawan namanya rumah Nusantara, kita menggabungkan semua relawan dan semua tim pemenangan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berjanji akan memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat dalam upaya untuk membangun Kabupaten Bogor agar lebih baik sesuai visinya Bogor Istimewa menuju Bogor Gemilang.

“Maka lima tahun kedepan adalah kewajiban saya tetap berjuang bersama sama mereka tidak meninggalkan mereka satupun untuk kita sama sama membangun kabupaten Bogor lima tahun kedepan,” ungkapnya. (Albin Pandita)

Ingin Kembali Menjadi Pelanggan Tirta Kahuripan? Ini Caranya!

0

Bogordaily.net – Bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yang status kepelangganannya tidak aktif dan ingin kembali menjadi pelanggan aktif dapat menggunakan program diskon hingga gratis biaya pemasangan kembali.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan air dan non air serta menambah Sambungan Langganan (SL) aktif yang berlangsung hingga 20 Desember 2024.

“Program diskon hingga gratis pemasangan kembali, merupakan wujud kepedulian dalam meringankan keinginan bagi pelanggan non aktif yang ingin kembali menikmati layanan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Kahuripan. Ada 35.344 SL yang tidak aktif dengan berbagai latar belakang alasan ekonomi, sehingga program ini tentunya sangat membantu meringankan biaya penyambungan kembali,” kata Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad.

Dijelaskan lebih lanjut, bahwa untuk pelanggan yang tidak aktif di tahun 2019 dan tahun sebelumnya ada program pemutihan yaitu diskon sebesar 100% untuk biaya penyambungan kembali sedangkan untuk pelanggan yang tidak aktif di tahun 2020 dan tahun 2021 mendapatkan diskon sebesar 50% dari biaya penyambungan.

Semua program tersebut berlaku untuk kelompok pelanggan sosial, domestik dan niaga serta dengan syarat pelanggan membayar tagihan air dan non air sebelumnya.

“Khusus wilayah pelayanan Cibinong dan Cileungsi kami menerjunkan tim yang langsung terjun ke lapangan (rumah ke rumah) untuk memastikan efektifitas target penyambungan kembali sekaligus memberikan solusi apabila ada pelanggan yang mempunyai tunggakan rekening air dan non air namun ingin dapat dicicil sesuai kesepakatan. Dan kedepannya program rumah ke rumah ini akan dilakukan diseluruh cabang pelayanan dan dapat dibayar langsung di tempat menggunakan mesin EDC dan Qris agar memudahkan pelanggan yang tidak dapat datang ke loket cabang pelayanan,” tutupnya.

Untuk diketahui, petugas resmi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yang mendatangi rumah pelanggan membawa surat tugas serta kartu identitas pegawai dan petugas dilarang menerima pembayaran rekening air dan non air secara tunai. ***

Pengusaha Dimudahkan Dengan Dana Cair Hingga 4 Kali Sehari di BRIMerchant

0

Bogordaily.net – Di tengah perkembangan era digital yang semakin berkembang pesat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui layanan BRImerchant.

Solusi ini untuk mempermudah transaksi cashless dengan fitur pencairan dana transaksi penjualan hingga 4 kali sehari, sekaligus memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan keuangan.

Direktur Retail Funding and Distribution BRI Andrijanto mengungkapkan aplikasi BRImerchant ini sebagai jawaban atas tantangan utama yang sering dihadapi pelaku usaha yaitu pengelolaan keuangan yang meliputi efisiensi keuangan dan optimalisasi penggunaan dana operasional.

Dengan fitur pencairan dana yang lebih sering ini, pelaku usaha dapat menjaga arus kas tetap stabil dan kebutuhan kas harian misal untuk belanja barang dagangan akan semakin terjaga.

“Melalui BRImerchant, kami ingin membantu para pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk lebih mudah mengelola bisnis mereka di era digital. Dengan adanya fitur pencairan hingga 4 kali sehari ini, kami meningkatkan kepastian usaha mereka tetap lancar tanpa terkendala arus kas,” ujar Andrijanto.

Untuk mendukung fleksibilitas ini, BRI telah mengatur jadwal waktu transaksi dan pencairan sebagai berikut:

Jadwal Waktu Transaksi

Transaksi I: 14.01 – 23.30

Transaksi II: 23.31 – 10.00

Transaksi III: 10.01 – 14.00

Transaksi IV: 14.01 – 17.00

Jadwal Pencairan

Pencairan I: 06.00 – 09.00

Pencairan II: 13.00 – 14.00

Pencairan III: 17.00 – 18.00

Pencairan IV: 21.00 – 22.00

“Kami percaya, inovasi ini tidak hanya membantu usaha UMKM berkembang, tetapi juga dapat meningkatkan daya saing di tengah ketatnya persaingan bisnis. Dengan BRImerchant, para merchant dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis tanpa harus khawatir tentang pengelolaan arus kas,” pungkas Andrijanto.

Aplikasi BRIMerchant dikembangkan untuk mendukung para merchant dalam memantau dan mengelola transaksi secara real-time. Di aplikasi ini nasabah yang ingin menjadi merchant juga dapat mengajukan QRIS BRI dalam hitungan menit. Merchant dapat menerima pembayaran digital dari berbagai aplikasi pembayaran digital yang memberikan keleluasaan dan fleksibilitas bagi pelaku usaha.

“Semoga kehadiran BRImerchant yang makin memudahkan dalam pencairan hasil penjualan hingga empat kali sehari, pengelolaan laporan otomatis, hingga layanan self-service seperti Self Onboarding, Voice Notification, dan Complaint Handling makin mendapat tempat dihati para pelaku usaha khususnya merchant,” pungkas Andrijanto. ***

Wamenkop: Koperasi Konsumen Bank Nagari Jadi Role Model Holdingisasi Koperasi

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengapresiasi kinerja Koperasi Konsumen Keluarga Besar (KSUKB) Bank Nagari yang dinilai sukses mengembangkan skala bisnis koperasi dalam ekosistem holding.

Wamenkop Ferry menyatakan atas keberhasilannya dalam pengembangan bisnis ini, KSUKB Bank Nagari layak menjadi contoh bagi koperasi-koperasi besar di Indonesia khususnya koperasi simpan pinjam (KSP) untuk melakukan spin off (pemekaran usaha) dengan membangun sebuah ekosistem bisnis yang baru dengan pola holding company. Berkat kemampuan mengelola ekosistem yang baik dalam wadah holding ini, KSUKB Bank Nagari kini memiliki aset hingga Rp191,60 miliar.

“Di Sumatera Barat ini KSUKB Bank Nagari bisa menjadi role model bahwa koperasi bisa menjadi sangat besar dan bisa membentuk holding. Pada prinsipnya koperasi itu gotong royong dan saling menguatkan sehingga bisa tercipta sebuah ekosistem yang kuat,” kata Wamenkop Ferry Juliantono saat melakukan kunjungan kerja ke KSUKB Bank Nagari di Sumatera Barat, Kamis (21/11).

Berkaca dari beberapa negara, Wamenkop Ferry menyatakan bahwa koperasi terbukti mampu tumbuh besar bahkan menjadi andalan terhadap perekonomian domestik seperti koperasi Fonterra di Selandia Baru, Koperasi Mondragon di Spanyol dan masih banyak koperasi lainnya. Hal ini diyakini dapat diadopsi di Indonesia dengan syarat koperasi harus masuk di dalam rantai pasok industri atau masuk pada sektor-sektor produksi seperti yang dilakukan oleh KSUKB Bank Nagari.

“Kalau kita lihat pengalaman koperasi di seluruh dunia koperasi itu bisa menjadi konglomerasi karena mereka masuk dalam ekosistem industri. Harusnya koperasi di Indonesia bisa seperti itu,” kata Wamenkop.

Kementerian Koperasi (Kemenkop) dipastikan siap memberikan dukungan terhadap koperasi untuk meningkatkan kapasitas usahanya melalui berbagai pendampingan usaha hingga penambahan modal bagi koperasi melalui Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB-KUMKM). Wamenkop juga mendorong koperasi – koperasi di Indonesia dapat memanfaatkan momentum untuk terlibat langsung dalam rantai pasok pada program makan bergizi gratis (MBG) yang akan mulai digulirkan tahun depan.

“Pak Prabowo (Presiden RI) punya program MBG yang tujuannya antara lain untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Ini kesempatan kita untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh koperasi agar bisa menjadi penyedia bahan baku hingga menjadi bagian dari dapur bersama,” kata WamenKop Ferry.

Di tempat yang sama Direktur Utama Bank Nagari Gusti Chandra berterima kasih atas dukungan dari Kementerian Koperasi yang selama ini terus mendampingi KSUKB Bank Nagari sehingga mampu menunjukkan peningkatan kinerja yang optimal. Saat ini koperasi karyawan dan pensiunan pegawai Bank Nagari ini terbukti mampu memberikan kontribusi yang positif bagi anggota dan masyarakat sekitar.

“Kita bangga karena koperasi ini sudah punya minimarket sendiri dan beberapa unit bisnis lain di luar simpan pinjam mulai dari bisnis rental kendaraan, pengadaan alat tulis kantor dan lainnya,” kata Gusti Chandra.

Sementara itu Ketua KSUKB Bank Nagari Sumardi bertekad akan terus mengembangkan bisnis koperasi dengan menambah beberapa cabang produksi hingga tingkat kecamatan terutama untuk bisnis ritel minimarket.

“Di dalam RAT di tahun 2020, sisa hasil usaha (SHU) yang dapat kami berikan ke anggota mencapai Rp5,56 miliar, kami optimis di akhir tahun 2024 ini SHU yang bisa kita bagikan di dalam RAT bisa mencapai Rp10,2 miliar,” kata Sumardi.

Menanggapi capaian kinerja yang positif ini, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menyatakan bahwa ada peran LPDB dalam pengembangan koperasi di KSUKB Bank Nagari. Sebagai mitra yang patuh terhadap regulasi dan ketentuan, KSUKB dinilai memiliki prospek bisnis yang menjanjikan sehingga dukungan pembiayaan terhadap koperasi ini berpotensi bisa terus ditingkatkan.

“Ini sebagai prototipe untuk program holding (koperasi). Kami dari LPDB dan bersama Kementerian Koperasi siap untuk terus membantu demi pertumbuhan koperasi,” kata Supomo.

Dalam kunjungan kerja di Padang Sumatera Barat ini, Wamenkop didampingi Direktur Utama LPDB- KUMKM Supomo juga melakukan site visit ke Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Malwa Tamwil (BMT) Jati Baru. Kedatangannya ke kantor layanan KSPPS BMT Jati Baru untuk mengetahui secara langsung perkembangan bisnisnya setelah bermitra dengan LPDB-KUMKM. ***