Home Blog Page 1179

Detik-detik Pria Ditusuk Gegara Tak Minta Izin Bangun “Polisi Tidur” di Perumahan Kahuripan Klapanunggal, Bogor

0

Bogordaily.net – Seorang pria berinisial D (33) menjadi korban penusukan setelah tidak meminta izin saat membangun polisi tidur di Perumahan Kahuripan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 16 Februari 2025.

Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal, Aiptu Hendi, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula ketika warga sedang membangun polisi tidur atau pembatas kecepatan.

“Saat warga membangun polisi tidur di gang, pihak RT setempat datang bersama beberapa rekannya, yang kemudian berujung pada cekcok,” ujar Hendi, Senin, 17 Februari 2025.

Dalam insiden tersebut, korban D (33) mengalami luka akibat diduga ditusuk oleh seseorang yang dibawa oleh oknum RT tersebut.

“Menurut keterangan saksi, senjata yang digunakan adalah sejenis pisau. Korban mengalami luka di punggung, pinggang, dan juga terdapat luka di kepala,” jelasnya.

Selain ditusuk, korban juga sempat dikeroyok oleh oknum RT beserta beberapa temannya.

“Ada keterangan saksi yang menyebut korban dikeroyok, dan hal ini masih kami dalami lebih lanjut,” tambah Hendi.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap motif dan pelaku utama dalam kejadian ini. Korban D (33) saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi.

“Penyelidikan masih berlangsung, dan kami terus mendalami kasus ini. Korban saat ini masih menjalani pengobatan di RSUD Cileungsi,” pungkasnya.***

(Albin Pandita)

Brand Lokal Bogor Gelar Seminar “Bisnis Jalan Langit” untuk Membangun Mentalitas Wirausaha

0

Bogordaily.net – Dua brand lokal asal Kota Bogor, She Max dan Dev Bakery, berkolaborasi mengadakan seminar bertajuk “Membangun Mentalitas Wirausaha Menuju Bisnis Jalan Langit”.

Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pengusaha bahwa menjalankan bisnis bukan hanya soal strategi marketing di bumi, tetapi juga harus melibatkan aspek spiritual.

Mellyza Novisari Iskandar, Co-Founder & CMO Inti Arumi Indonesia, menegaskan bahwa dalam kondisi yang tidak menentu seperti saat ini, sekadar berusaha saja tidak cukup.

Menurutnya, pengusaha perlu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah bisnis mereka agar tetap terjaga dan sukses.

“Bisnis jalan langit itu bagaimana selain marketing di bumi, seperti marketing online dan offline, tapi juga harus marketing langit. Bagaimana kita bisa melibatkan Allah SWT dalam bisnis kita sehingga bisa tetap terjaga dan sukses,” ujar Mellyza, Senin 17 Februari 2025.

Seminar ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jabodetabek, dengan mayoritas berasal dari Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

Mereka hadir untuk menambah wawasan dan memperkuat mentalitas sebagai seorang pengusaha.

Devia Sherly, seorang praktisi bisnis sekaligus owner Dev Bakery, menyoroti pentingnya membangun mentalitas yang kuat bagi para wirausaha.

“Pebisnis itu kadang mengalami masa sepi, dan di situlah mentalnya bisa drop. Maka dari itu, penting untuk memiliki mental yang kuat agar kita siap menghadapi dunia dalam kondisi apapun,” jelas Devia.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa hambatan terbesar bagi wirausaha umumnya adalah keterbatasan modal dan kurangnya bimbingan bisnis untuk naik kelas.

Oleh karena itu, ia mengajak para pengusaha untuk bergabung dalam komunitas bisnis.

“Pengusaha tanpa komunitas ibarat sayur tanpa garam. Kita tidak bisa berdiri sendiri, tetapi dengan berkomunitas, kita bisa saling berbagi pengalaman, belajar bersama, dan tumbuh lebih kuat,” tambahnya.

Bersama para pembicara inspiratif Riza Zacharias – Chairman & Owner Syaamil Group, Penulis Buku “Bisnis Jalan Langit”, Yasier Utama – Motivator Nasional, Devia Sherly – Praktisi & Entrepreneur dan Mellyza Novisari Iskandar – Co-Founder & CMO Inti Arumi Indonesia.

Melalui seminar ini, para peserta diharapkan dapat lebih memahami pentingnya keseimbangan antara usaha di dunia dan doa kepada Tuhan agar bisnis yang dijalankan tidak hanya sukses secara materi, tetapi juga berkah dan berkelanjutan.***

(Ibnu Galansa)

Ogah Demo di Jakarta Tuntut THR, Driver Ojol di Bogor Ini Bilang Sia-sia

0

Bogordaily.net – Ribuan driver ojek online (Ojol) menggelar aksi menuntut adanya tunjangan hari raya (THR) di kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Jakarta, pada Senin 17 Februari 2025.

Aksi demonstrasi itu justru mendapat beragam pro kontra dari kalangan driver ojek online (Ojol) di wilayah penyangga ibukota, yakni Kabupaten Bogor.

Salah satu driver asal Cibinong, Dede (30) dengan tegas menolak gerakan aksi demonstrasi di Jakarta, yang menuntut agar para driver ojol mendapatkan THR.

Menurutnya, saat melamar menjadi mitra di perusahaan ojol perlu membaca teliti perjanjian kemitraan yang diberikan oleh pihak perusahaan.

Ia juga mengumpat, jika ingin memperoleh THR agar kerja saja di PT dan tidak tergabung dalam perjanjian kemitraan driver ojol.

“Kalau pengen dapet THR ya kerja pabrik lah  ya kan kita mah mitra dalam tanda kutipnya freelance ya lu pengen dapet duit ya lu kerja narik lah kalo engga juga ya udah,” kata Dede kepada wartawan, Senin 17 Februari 2025.

Ia menjelaskan, lebih baik tersendat kemacetan karena mengantar penumpang dibanding unjuk rasa dengan menuntut THR.

“Kalau nuntut THR pasti ada kebijakan lain lagi, kalau menurut gua sih gitu makanya kenapa gua tetep narik ya narik aja ngapain juga demo,” jelasnya.

Sementara itu, driver lainya Eka (42) mengakui bahwa, beberapa driver ada yang mogok kerja untuk memberikan rasa respect antara satu sama lain. Namun dia tetap teguh untuk memperoleh uang dengan cara membawa penumpang.

Menurutnya, unjuk rasa sudah sering kali dilakukan dan belum terasa nyata dampaknya, ia meyakini hal tersebut hanya sia-sia.

“Gausah thr dlu deh potongan aja dlu turunin jadi 10 persen kayak dulu itu aja. Yang kesekian kalinya ga cuman sekali tapi ya ngapain cuma-cuma juga mending narik,” ujar Eka.

“Kalo kata saya mah sia sia apalagi masih banyak yang lebih penting. Kalo jadi pemerintah juga ga akan mau,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan, pada waktu lalu terdapat massa aksi demonstrasi dari beberapa driver ojol yang melakukan aksi sweeping. Sehingga, ia harus mengantar penumpang tanpa atribut ojol.

“Kita ngga tau si, ngga ada imbauan juga dan ngga ada sweeping kaya waktu itu, ada yang bikin orderan fiktif dan sekarang ada. Intinya yang mau aja. Kalau dulu iya sweeping saya ngojek ga pakai atribut, kalo sekarang mah ngga,” ungkap Eka.***

Albin Pandita

Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Siapkan Cara Ramaikan Pasar

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor terus berupaya untuk meramaikan pasar-pasar dengan berbagai cara dan inovasi.

Direktur utama perumda Pasar Pakuan Jaya Jenal Abidin menjelaskan upaya untuk meramaikan pasar sebagai pusat transaksi jual beli berlangsung dengan adanya digitalisasi dan pertumbuhan ekonomi kreatif.

“Upaya merangsang pedagang agar bisa mengikuti trend digitalisasi dan kreatif dalam melakukan transaksi jual beli menjadi cara agar pasar menjadi ramai. Berbagai agenda berlangsung dari sejumlah pasar untuk bisa menarik pembeli ataupun pedagang yang mau berniaga di pasar tradisional agar bisa menghidupkan perekonomian Kota Bogor,” katanya.

Sejumlah langkah program tahun 2025 juga berlangsung dari perumda pasar pakuan Jaya sehingga ada upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pedagang pasar mengikuti perkembangan zaman.

Jenal mengatakan, manajemen juga memfasilitasi pasar dengan berbagai kebutuhan ekonomi kreatif untuk dapat menjaring pembeli dari mulai generasi muda hingga lanjut usia.

Selain itu, kata Jenal, Perumda PPJ juga sudah menjalin kerjasama dengan Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah).

Kerjasama tersebut untuk kolaborasi pengembangan ekosistem digital pasar bagi para Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Bogor.

CIMB Niaga Syariah mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan digital bagi para pedagang UMKM di bawah naungan Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor.

“Hal ini diyakini akan mendorong ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, baik pedagang maupun konsumen,” katanya. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Sejumlah Driver Ojol di Bogor Dukung Aksi Demo Tuntut THR di Kemenaker

0

Bogordaily.net – Sejumlah ojek online (Ojol) di wilayah Kabupaten Bogor mendukung adanya aksi demonstrasi ribuan driver Ojol di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jakarta, pada Senin 17 Februari 2025.

Diketahui, dalam aksi demo tersebut, driver menuntut agar Pemerintah dapat memenuhi beberapa tuntutan, salah satunya soal hak tunjangan hari raya atau (THR)

Salah satu pengendara Ojol di kawasan Cibinong John (37) mengaku, sangat mendukung adanya aksi dari ribuan driver tersebut. Namun, ia terpaksa tak bisa ikut karena masih banyak kebutuhan yang harus dipenuhinya.

“Saya sih sebagai sesama mitra driver, saya mendukung hak aspirasi temen2 driver yang sedang berjuang demo di jakarta sekarang,” kata Jhon kepada wartawan, Senin 17 Februari 2025.

“Cuman yang namanya kebutuhan saya ga bisa ikut ngebantu, saya juga ada kebutuhan di rumah saya terpaksa online (kerja) seperti itu,” tambahnya.

Ia menjelaskan, beberapa driver Ojol yang ada di wilayah Bogor hanya bisa berharap doa, agar tuntutan yang diaspirasikan oleh rekan driver di Jakarta dapat terealisasi.

“Iya saya ga bisa bantu ikut aksi orasi paling tidak saya bantu dukungan lewat doa, mudah2an bisa terealisasi, karena saya ga bisa ikut aksi ya mudah2an terealisasi oleh pemerintah, bantu doa aja,” ujar John.

Selanjutnya, driver Ojol lainya Keling (35) meminta agar Pemerintah untuk turun tangan mengatasi permasalahan tersebut. Dikarenakan, aplikator yakni perusahaan Gojek/Grab merupakan perusahaan yang masih dibawah naungan dari pemerintah.

“Ya tanggapannya pemerintah harus turun tangan, gimana pun kan kebijakan dari pemerintah, perusahaan kan dibawah naungan pemerintah, jadi pemerintah turun tangan semua beres,” ucap Keling

Lebih lanjut, ia meminta agar aplikator untuk tidak memberikan kebijakan yang dinilai dapat merugikan para driver.

“Kalau pemerintah ga turun tangan bagaimanapun aplikator semena-mena sendiri, namanya perusahaan pengen untung gede kalau ga diatur oleh negara,” tambahnya.

Selain itu, ia mengaku semenjak menjadi driver ojol belum merasakan adanya tunjangan hari raya (THR) dari aplikator.

“Saya selama ojol belum pernah dapet dapet, dari awal buka sampe sekarang ga ada yang namanya THR. (Harapan) Ya semoga aja bisa lah ya,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Usai Dilantik Jadi Bupati Bogor, Rudy Susmanto Janji Bakal Benahi Klub Persikabo 1973 

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto berjanji akan membenahi persoalan yang menimpa klub Persikabo 1973 usai resmi dilantik menjadi Bupati Bogor pada 20 Februari 2025 mendatang.

“Setelah tanggal 20 kita akan bicarakan Persikabo, apalagi sekarang infonya sudah masuk Liga 3,” kata Rudy Susmanto, Senin 17 Februari 2025.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus bergerak dan tidak boleh tutup mata akan kondisi finansial yang menimpa Persikabo 1973.

“Maka, pemerintah kabupaten punya hak kewenangan untuk terus mensupport,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, tim kebanggaan warga Bogor itu telah resmi terdegradasi usai kalah 0-3 atas Adhyaksa FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin, 10 Februari 2025 lalu.

Pelatih Persikabo 1973, Budiardjo Thalib mengungkapkan langsung kebobrokan internal manajemen Laskar Padjajaran.

“Persikabo sejak awal (saya datang) sudah dalam kondisi sulit, kita semua tau itu. Terus terang finansial menjadi faktor utama yang membuat tim seperti ini, tanpa dukungan finansial sulit bagi kami untuk bergerak dan memenuhi tanggung jawab,” ungkap Budiardjo Thalib beberapa waktu lalu.***

Albin Pandita

Boyong 6 Emas dan 1 Perunggu, Hapkido Kota Bogor Jadi Juara Umum Daeryun Cup 1 se-Jawa Barat

0

Bogordaily.net – Cabang Olahraga (Cabor) Hapkido Kota Bogor menjadi juara umum dalam ajang Daeryun Cup 1 se Jawa Barat yang digelar di Karawang Center Point, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Minggu, 16 Februari 2025.

Hal itu dipastikan, setelah atletnya berhasil memboyong 6 medali emas serta 1 medali perunggu pada pertandingan yang baru pertama kali digelar di Jawa Barat tersebut.

Ketua Pengurus Cabang Olahraga Hapkido Kota Bogor Muhamad Opik mengatakan, bahwa seluruh jajaran pengurus merasa bangga atas pencapaian gemilang yang telah berhasil ditorehkan.

“Gelar ini berkat kerja keras para atlet, tim pelatih dan official tim. Kerja keras mereka selama persiapan latihan terbayarkan, dengan hasil yang sangat membanggakan,” katanya.

Menurutnya, dengan keberhasilan yang diraih merupakan bukti nyata sekaligus menjawab atas kepercayaan masyarakat Kota Bogor yang telah diberikan.

“Semoga pencapaian ini menjadi modal semangat kami untuk dapat lebih baik lagi, lebih berprestasi lagi di berbagai kejuaraan hapkido lainnya,” pungkasnya.

Selain itu, pencapaian yang diraih juga merupakan bukti keseriusan dari jajaran pelatih, atlet, tim official, serta para pengurus cabang untuk terus mengharumkan nama Kota Bogor.

“Kami mohon dukungannya dari semua pihak, agar olahraga beladiri hapkido di kota bogor bisa lebih berkembang dan dapat diterima seluruh lapisan masyarakat,” harapnya.

“Kami persembahkan gelar juara ini buat warga Kota Bogor,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Pelatih Kepala Hapkido Kota Bogor, Soleh Basuni menuturkan bahwa, keberhasilan para atletnya ini terbukti melebihi target yang dicanangkan oleh jajaran pengurus sebelumnya.

“Alhamdulillah target yang dicanangkan oleh ketua pengcab 5 emas, kita melebihi target, kita mendapat 6 emas dan 1 perunggu, perunggu karena memang ada sedikit mis ya, target yang seharusnya juga beliau mendapatkan emas, tapi apa mau dikata ya, karena sudah maksimal,” tuturnya.

“Alhamdulillah, terima kasih semua dukungan pengurus, KONI, dan pengcab yang sudah mendukung sampai tim Hapkido kota Bogor bisa bertanding di Karawang,” sambungnya.

Soleh menjelaskan, adapun target selanjutnya yakni pihaknya bisa masuk ke tim Jawa Barat untuk ajang kejuaraan Asean di bulan Juni mendatang.

“Adalah BK, babak kualifikasi porda, sebelum babak kualifikasi porda ada kejurnas di Surabaya, Insya Allah kejuaraan Asean dan kejurnas di Surabaya kita bisa mengikuti,” jelasnya.

Secara terpisah, penasehat Pengcab Hapkido Kota Bogor, Awaluddin Sarmidi mengucapkan rasa syukur atas keberhasilan kontingan Hapkido Kota Bogor karena berhasil melampaui target yang telah ditentukan sebelumnya.

Ia juga menyebut, prestasi yang dicapai itu sangat membanggakan khususnya bagi para atlet, pengurus cabang, serta bagi masyarakat Kota Bogor.

“Selamat kepada tim yang luar biasa. Kita perlu bersyukur kepada Allah SWT. Diharapkan pencapaian ini bisa menambah motivasi kepada seluruh atlet untuk terus berlatih mempersiapkan diri untuk mengikuti turnamen yang lebih besar yang akan datang,” ujarnya.

Awaluddin menjelaskan, prestasi yang dicapai itu juga menjadi kado persembahan para atlet kepada pengurus Hapkido Kota Bogor yang baru saja terbentuk sekaligus juga menjadi kado selamat atas pelantikan Wali Kota Bogor yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2025 mendatang.

Selain itu, ia juga menyebut bahwa jajaran pengurus saat ini tengah merumuskan berbagai program baik pembinaan maupun pola perekrutan yang akan difinalkan pada saat pelaksanaan Rakercab dalam waktu dekat ini.

“Salah satu kunci suksesnya Pengembangan olah Cabor ini adalah semua pengurus harus memiliki Visi yang sama dalam pengembangan HAPKIDO Kota Bogor, oleh sebab itu Program dan strateginya harus dibahas dan diputuskan bersama untuk menjadi pedoman bagi semua pihak yang terkait,” jelasnya.

Adapun beberapa hal yang menjadi concern para pengurus di wilayah ini adalah bagaimana memperkenalkan Hapkido kepada masyarakat. Sebab, seni beladiri ini tergolong baru di Indonesia.

“Harapannya dari program tersebut, akan semakin tumbuh peminat olah raga ini dan dengan pola pembinaan yang tepat akan membantu percepatan lahirnya para atlet yang berprestasi,” paparnya.(*)

297 Mahasiswa IUQI Bogor Melaksanakan Sidang Komprehensif

0

Bogordaily.net – Institut Ummul Quro Al-Islami atau IUQI Bogor melaksanakan sidang Komprehensif angkatan 2021 dengan 297 peserta dari 8 prodi 3 fakultas pada 17 Februari 2025.

Pembukaan dilaksanakan di ruang auditorium gedung C IUQI Bogor dan pelaksanaan sidang di gedung B atau gedung rektorat IUQI Bogor dan dihadiri Rektorat, Dekanat, Kaprodi, Sekprodi, dan mahasiswa.

Rektor IUQI Bogor Dr. H. Saiful Falah, S.Pd., M.Pd.I. memberikan semangat dan dalam sidang komprehensif ini karena sidang komprehensif adalah sidang yang harus dilewati untuk para mahasiswa di semester akhir.

“Alhamdulillah sudah tak terasa sudah mau sampai semester 8, alhamdulillah semua mata kuliah telah terselesaikan SKS-nya. Agenda akhir yang di mana materi perkuliahan dari semester 1-7 akan diujikan, tapi tidak 1 per 1. Diantaranya praktikum ibadah amaliah, keaswajaan dan keprodian dan lainnya. Tetaplah semangat, tetaplah berusaha, dan yakini bahwa setiap langkah yang diiringi doa dan kerja keras akan membuahkan hasil yang terbaik,” ujarnya.

Selain Rektor IUQI Bogor, Wakil Rektor 1 KH. Agus Tamami, S.Ag., M.Pd.I. memberikan arahan serta laporan dalam pelaksanaan sidang.

“Alhamdulillah untuk sidang komprehensif 297 mahasiswa hari ini siap melaksanakannya pada gelombang 1 ini, dan gelombang 2 itu ada 100 lebih. Sedangkan sidang proposal pada gelombang 1 kemarin ada 180 mahasiswa mudah-mudahan ini menjadi langkah yang besar mahasiswa angkatan 2021 untuk mengikuti seminar hasil dan selanjutnya mengikuti sidang munaqasyah sebagai tahap akhir,” katanya.

Acara pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dekan FTIK Dr. Ahmad Idhofi, S.Pd.I.,M.Pd. Dengan berlangsungnya sidang komprehensif ini, Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor menunjukkan komitmennya dalam mendukung mahasiswa menuju tahap akhir perkuliahan.

Semangat dan doa terus mengiringi para peserta agar dapat menjalani ujian ini dengan lancar sebagai bagian dari proses akademik yang harus dilalui.

Diharapkan, seluruh mahasiswa angkatan 2021 dapat menyelesaikan tahapan ini dengan baik dan siap melangkah ke tahap berikutnya, yaitu seminar hasil dan sidang munaqosyah. ***

Jelang Pelantikan, Bupati Bogor Terpilih Rudy Susmanto Tes Kesehatan di Kemendagri

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Terpilih Rudy Susmanto melaksanakan tes kesehatan atau Medical Check Up (MCU) di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, pada Minggu 16 Februari 2025.

Dalam kesempatan itu, Rudy bersama beberapa kepala daerah lainya sekaligus melakukan registrasi pengambilan pangkat dan tanda jabatan.

Terlihat Rudy Susmanto datang ke kantor Kemendagri dengan disambut langsung Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, mantan Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu, dan beberapa pejabat lainya.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama teman teman kepala daerah se-Indonesia telah melakukan registrasi pengambilan pangkat dan tanda jabatan serta MCU” kata Rudy Susmanto.

Kemudian, Rudy juga tak lupa untuk meminta doa serta dukungan kepada masyarakat Kabupaten Bogor jelang kelancaran pelaksanaan pelantikan pada 20 Februari mendatang.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia dan Kabupaten Bogor pada khususnya untuk kemudahan dan kelancaran kami,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi (Jaro Ade) mengaku bersemangat jelang pelantikan hingga retreat kepala daerah 21 Februari mendatang.

Ia menjelaskan bahwa, kegiatan retreat tersebut akan diberikan wawasan kebangsaan untuk menumbuhkan kembali semangat baru dalam membangun sebuah daerah.

Kemudian, pihaknya juga sangat antusias dalam menyambut retreat tersebut.

“Kami cukup semangat, udah ga sabar pengen berangkat retreat bareng gubernur jawa barat (terpilih) karena disitulah kita diberikan wawasan kebangsaan yang tentunya ini sebagai kalau handphone dicas ulang,” ungkap Rudy Susmanto.***

Albin Pandita

Bentrok Suporter Persija-Persib di Cileungsi Bogor, Polisi Berhasil Bubarkan 

0

Bogordaily.net – Bentrokan antar suporter Persija-Persib terjadi di jalan raya Cileungsi, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor pada Minggu malam 16 Februari 2025.

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menjelaskan bahwa, peristiwa adanya keributan antara suporter Persija dengan simpatisan Viking Persib itu terjadi pada pukul 21.14 WIB.

Ia menjelaskan, suporter Persija awalnya tiba di titik kumpul minimarket Indomaret Desa Mekarsari setelah selesai menyaksikan pertandingan sepakbola di stadion Patriot Bekasi.

Kemudian, muncul simpatisan Viking Persib melakukan penyerangan terhadap suporter Jakmania.

“Namun sebelum terjadi bentrok Polisi melakukan pembubaran dengan menghalau Viking Persib untuk membubarkan diri,” kata Kompol Edison, Senin 17 Februari 2025.

Selanjutnya, Polisi berhasil membubarkan paksa para suporter tersebut agar diminta pulang ke kediamannya masing-masing tanpa mengenakan atribut.

“Kami mengumpulkan suporter jakmania dan memberikan arahan agar segera pulang ke rumah masing² secara bergantian dengan tanpa menggunakan atribut jakmania,” jelasnya.

Lebih lanjut, kejadian bentrokan tersebut berhasil dilerai oleh pihak Kepolisian, sehingga tidak menimbulkan korban luka.

“Kedua belah pihak dan langsung diselesaikan secara musyawarah di mana hanya kesalahpahaman dan kembali ke kediamannya masing-masing situasi aman kondusif,” ungkap Kapolsek.***

Albin Pandita