Thursday, 30 April 2026
Home Blog Page 1189

Warga Gunung Sindur Ini Kecewa Kinerja BPN, Muncul PBT/NIB Lain di Atas Tanahnya

0

Bogordaily.net — Lagi-lagi persoalan konflik agraria di Kabupaten Bogor. H Dadang Sulaeman, warga RT 8 RW 3 Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, merasa kecewa dengan kinerja Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Bogor.

Kekecewaannya bukan tanpa sebab. Pada tahun 2017 silam, H Dadang Sulaeman membeli tanah seluas satu hektar ke Toang alias Gustiawan, salah satu bos PT Swakarsa Wira Mandiri dari total kurang lebih dua hektar yang dimiliki anak perusahaan Sentul City ini yang berlokasi di Desa Curug.

Sebagaimana transaksi jual beli, H Dang Sulaeman pun mengantongi bukti-bukti pembelian maupun bukti kepemilikan tanahnya yang telah ia beli. Antara lain kwitansi, Surat Pelepasan Hak (SPH) dari notaris, Surat Keterangan Penguasaan Fisik Lahan dari Pemerintah Desa Curug, Surat Keterangan Riwayat Tanah dari Pemdes Curug, Surat Keterangan Tidak Sengketa dari Pemdes Curug, serta SPPT/PBB dari Dispenda.

Berbekal bukti-bukti kepemilikan tersebut, pada tahun 2017 dan 2018 H Dadang kemudian mendapatkan bukti penerbitan Peta Bidang Tanah (PBT) / Nomor Identifikasi Bidang (NIB) untuk tiga bidang tanah dari BPN Kabupaten Bogor seluas satu hektar.

Persoalan kemudian muncul pada tahun 2020. BPN Kabupaten Bogor menerbitkan PBT/NIB untuk PT Swakarsa Wira Mandiri di atas tanah milik H Dadang Sulaeman.

Berbekal PBT/NIB sekaligus Surat Hak Guna Bangun (HGB), PT Swakarsa Wira Mandiri kini dengan dengan bebasnya melakukan aktivitas land clearing, cut and fill, serta pengavlingan untuk proyek perumahan.

Pantauan di lokasi pada Sabtu, 16 November 2024, sejumlah alat berat dan beberapa unit truk hilir mudik mengangkut tanah. Bahkan, proyek perumahan tersebut telah memotong akses jalan milik desa. H Dadang Sulaeman pun kini tengah sibuk mencari keadilan.

Sumarno selaku kuasa hukum H Dadang Sulaeman, menilai mengubah dokumen tanah yakni PBT/NIB yang dilakukan BPN bukan perkara main-main. “Kami menduga ada upaya sistematis menguasai lahan di Desa Curug oleh para oknum. Karena menumpuk PBT/NIB pada bidang lahan yang sama adalah kejahatan administrasi,” tegasnya.

Ditanya lebih lanjut apakah akan menempuh jalur hukum, Sumarno menandaskan bahwa pihaknya masih akan mengejar pertanggungjawaban kinerja BPN Kabupaten Bogor atas tumpang tindihnya (over lap) PBT/NIB di atas tanah kliennya.

H Dadang ternyata bukan satu-satunya warga yang menjadi korban kecurangan yang dilakukan oleh sejumlah oknum pemain tanah di sana. Sekelas Purnawirawan Polri berpangkat AKBP yang pernah berdinas di Tiga Raksa Tangerang juga menjadi korbannya bahkan kejadian itu sudah dialami sejak dirinya masih aktif berdinas.

Masih di lokasi Desa Curug, beberapa tahun sebelumnya, sejumlah pihak juga pernah dijebloskan ke penjara termasuk mantan kepala desa akibat terlibat jual beli tanah secara fiktif.
(Acep Mulyana)

Jumpa Kangen dan Berikan Santunan, SMAN 3 Kota Bogor Angkatan ’94 Gelar Reuni yang ke-30 Tahun

0

Bogordaily.net – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kota Bogor angkatan 1994 menggelar acara reuni jumpa kangen yang ke-30 tahun di Bigland Hotel Bogor pada Sabtu, 16 November 2024.

Ketua acara reuni SMAN 3 Kota Bogor angkatan 1994, Afif Afianto mengatakan bahwa digelarnya acara tersebut bersama para guru dan rekan-rekan sekelasnya itu untuk memperkokoh tali silaturahmi.

“Ini kita bikin acaranya bukan reuni sih tapi namanya jumpa kangen 30 tahun setelah lulus dari SMAN 3, kita lulus tahun 94 jadi kita sekarang di tahun 2024 ngumpul lagi,” ujar Afif Afianto.

Tak hanya sekadar ngumpul, Afif bersama rekannya juga memberikan sumbangsihnya terhadap guru-guru yang pernah mendidiknya di era 1994 itu.

“Kalo guru-guru ini setiap kita bikin acara selalu undang guru-guru itu di angkatan kita tahun 94, itu pasti ada beberapa donatur dari teman-teman kita yang bantu,” ucapnya.

Afif menyebut, sebelumnya SMAN 3 Kota Bogor juga telah melakukan acara kumpul bertajuk reuni perak, dengan membantu rekan-rekan seangkatan yang kesusahan saat sedang sakit.

“Rencana ke depan bakal ada seperti yayasan, tapi kita akan bikin suatu wadah yang terorganisasi dengan rapih,” tuturnya.

Lebih lanjut, Afif berharap dengan acara jumpa kangen SMAN 3 Kota Bogor yang telah dihadiri oleh 200 orang itu bisa terus berlanjut hingga ke depan.

“Kita ini kan angkatan 94 dan usianya sudah sekitar 47 atau 48 tahun, ini untuk ajang silaturahmi karena kita ga tahu lima tahun ke depan berapa lagi yang akan berkurang dari kita,” tutupnya.***

Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak oleh Mahasiswa IUQI Bogor

0

Bogordaily.net – Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Institut Ummul Quro’ Al-Islami (IUQI) Bogor menggelar webinar dengan tema “Edukasi Deteksi Dini dan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.” Jumat, 8 November 2024.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan guru Bimbingan Konseling (BK), serta mahasiswa BKI tentang pentingnya mencegah dan menangani kekerasan pada perempuan dan anak.

Webinar ini dilaksanakan secara daring pada Jum’at pagi pukul 08.30 WIB, diikuti oleh 80 peserta, termasuk mahasiswa BKI, guru BK, dan perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor.

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat, terutama yang dilakukan oleh orang terdekat seperti keluarga, teman, dan kerabat.

Melihat fenomena ini, Prodi BKI IUQI Bogor merasa perlu memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran untuk deteksi dini serta pencegahan kekerasan, khususnya di Kota Bogor.

“Isu kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah salah satu dari tiga dosa besar yang sering menjadi pembahasan dalam dunia pendidikan. Harapannya, webinar ini dapat menjadi langkah konkret dalam mengurangi kasus-kasus kekerasan tersebut,” jelas Nuraini, M.Pd, Ketua Prodi BKI IUQI Bogor, yang turut mendukung penuh acara ini.

Webinar ini menghadirkan tiga narasumber yang ahli di bidangnya:

  • Kintan Sucitasari Mustofa, S.Psi – Membawakan materi “Deteksi Dini dan Penanganan Kekerasan Pengasuhan Anak.”
  • Telly Yuviarly, S.Psi – Menyampaikan materi “Edukasi Dini dan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.”
  • Afiana Qonita, M.Psi – Menutup sesi materi dengan tema “Penanganan Korban Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Anak.”

Acara dipandu oleh moderator Rahmat Agus Sobari, yang memulai kegiatan dengan pembacaan profil masing-masing narasumber.

Setelah penyampaian materi, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para narasumber melalui sesi tanya jawab.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, menunjukkan minat tinggi terhadap isu yang diangkat.

Webinar ini ditutup dengan doa dan sesi dokumentasi bersama, meninggalkan kesan positif bagi semua peserta.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan pada perempuan dan anak. Langkah kecil ini diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat luas,” tambah Nuraini, M.Pd.

Dengan terlaksananya webinar ini, diharapkan edukasi semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, mengingat pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.***

Sendi Fardiansyah Bertemu Tokoh Silat dan Budaya: Komitmen Jadikan Bogor Kota Budaya

0

Bogordaily.net – Calon Wali Kota Bogor nomor urut 1, Sendi Fardiansyah, bertemu dengan para tokoh seni budaya dan guru pencak silat di Kota Bogor pada Jumat 15 November 2024 malam.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat ini, Sendi menyampaikan sejumlah rencana besar untuk memajukan seni dan budaya di kota hujan, termasuk gagasan menjadikan Bogor sebagai kota budaya dengan fokus pada nilai-nilai kesundaan.

Ia berkomitmen memberikan dukungan nyata, salah satunya melalui alokasi anggaran rutin bagi para guru silat dan pelaku seni. “Pemerintah harus hadir untuk mendukung perjuangan mereka yang menjaga warisan budaya. Ini bukan hanya apresiasi, tetapi kewajiban,” ujar Sendi.

Dalam visinya, Bogor akan memiliki identitas baru sebagai kota budaya yang menjadi pusat perayaan seni Sunda.

Salah satu program unggulan yang ia tawarkan adalah penyelenggaraan Pekan Raya Bogor, sebuah perhelatan budaya yang direncanakan berlangsung selama satu bulan penuh dalam rangka Hari Jadi Bogor.

“Ini akan menjadi pesta rakyat sekaligus ajang mempromosikan seni budaya Kota Bogor ke tingkat nasional dan internasional,” tambah pria kelahiran Bojong Neros, Paledang, Kota Bogor tersebut.

Tak hanya itu, Sendi juga berencana menggelar agenda seni budaya secara rutin. Dari pertunjukan kecapi-suling, rampak dogdog, pasanggiri pencak silat, hingga tarian tradisional jaipong, semua akan dijadwalkan secara berkala, baik mingguan, bulanan, maupun tahunan.

Dalam upaya membangun generasi muda yang cinta budaya, Sendi mengusulkan pencak silat menjadi ekstrakurikuler wajib di seluruh sekolah dasar di Kota Bogor.

“Pencak silat bukan sekadar bela diri, tetapi juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebanggaan terhadap warisan budaya sendiri,” tegasnya.

Tak ketinggalan, Sendi memaparkan rencananya membangun Pusat Seni dan Budaya di kawasan Katulampa.

Fasilitas ini akan menjadi ruang bagi para seniman dan budayawan untuk berkarya, berkolaborasi, serta memamerkan karya mereka kepada publik.

Sendi Fardiansyah berharap, jika diberi amanah sebagai Wali Kota Bogor, ia bisa mewujudkan Kota Bogor sebagai kota yang bahagia, sekaligus menjadi pusat kebudayaan Sunda yang terus hidup dan berkembang.

“Dengan seni, kita bisa membangun Bogor yang tidak hanya maju, tetapi juga penuh makna,” pungkasnya.***

Tambah Jaringan ATM dan CRM, BSI Perkuat dan Permudah Akses Bagi Masyarakat

0

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) semakin meningkatkan layanan e-channel salah satunya lewat optimalisasi penempatan mesin ATM di seluruh Indonesia terutama di tempat-tempat strategis dan sering diakses masyarakat.

Penambahan jumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Cash Recycle Machine (CRM) BSI hingga Oktober 2024 mencapai 4.445 unit, meningkat signifikan sekitar 72% dibandingkan dengan Oktober 2023.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menjelaskan bahwa, upaya penambahan jumlah ATM dan CRM ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan, memperkuat kehadiran dan aksesibilitas layanan keuangan syariah bagi masyarakat.

BSI juga melakukan relokasi dan peremajaan mesin-mesin ATM yang ada untuk menjaga performa transaksi. Selain itu, pemasangan mesin CRM dapat mempermudah nasabah dalam melakukan setor tunai tanpa harus ke kantor cabang yang terbatas dengan jam operasional.

Mesin-mesin ATM dan CRM tersebut kini dapat ditemukan di lokasi-lokasi strategis seperti minimarket, pusat perbelanjaan, stasiun MRT, stasiun KRL, SPBU, dan berbagai titik penting lainnya.

“Relokasi dan peremajaan mesin ATM ini kami lakukan untuk menjamin kualitas pelayanan. Dengan demikian, nasabah bisa merasakan pengalaman transaksi yang lebih nyaman dan efisien di setiap mesin ATM kami,” kata Anton, Sabtu 15 November 2024.

Hingga Oktober 2024, BSI telah merampungkan 88% dari target total pemasangan mesin ATM dan CRM untuk tahun ini.

Adapun hingga akhir 2024, BSI menargetkan jumlah pemasangan mesin ATM dan CRM mencapai lebih dari 5.000 unit yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis dan mudah dijangkau masyarakat.

Selain itu dari sisi kinerja transaksi, hingga Oktober 2024 jumlah transaksi ATM dan CRM BSI mencapai lebih dari 120 juta kali. Data ini menunjukkan tingginya kebutuhan nasabah terhadap layanan ATM dan CRM BSI yang menunjang dalam aktivitas transaksi harian.

Menurut Anton, dengan jumlah nasabah yang terus bertambah dan kebutuhan transaksi yang semakin tinggi, BSI akan terus mengoptimalkan jangkauan ATM dan CRM dan e-channel lainnya.

“Kami berharap dengan berbagai inisiatif ini, BSI dapat semakin mendekatkan layanan keuangan syariah kepada masyarakat luas, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia,” jelasnya.

Selain layanan offline di kantor cabang, ATM, dan CRM, BSI juga menawarkan e-channel digital seperti superapp BYOND by BSI, CRM, CS Digital, Net Banking, dan CMS untuk memfasilitasi nasabah yang ingin bertransaksi secara online.

Sementara itu ia menambahkan, keberadaan e-channel digital ini menjadi upaya BSI dalam memberikan pengalaman bertransaksi yang semakin mudah dan efisien bagi nasabah. (Albin Pandita)

Kabupaten Bogor Jadi Tuan Rumah Kejurnas Kungfu Tradisional Tahun 2024

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terpilih sebagai tuan rumah perhelatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kungfu Tradisional di Laga Tangkas Stadion Pakansari, Cibinong Jum’at 15 November 2024.

Adapun kejurnas ini menjadi sarana untuk memperkenalkan kungfu tradisional serta momentum mencari bibit atlet yang berprestasi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Asnan AP mengatakan bahwa, pihaknya sangat menyambut baik kejuaraan nasional kungfu tradisional di Kabupaten Bogor.

Serta menjadi sarana untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan budaya olahraga kungfu tradisional dan membangun semangat olahraga untuk mewujudkan masyarakat sehat dan bugar.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita bisa melahirkan bibit altet kungfu tradisional yang berkualitas, unggul dan berprestasi,” kata Asnan.

Selanjutnya, Ketua Kormi Kabupaten Bogor, Rike Iskandar mengungkapkan bahwa, Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan Kejuaraan Nasional kungfu tradisional menjadi satu kehormatan dan kebanggaan.

Tentunya selama pertandingan berlangsung harus senantiasa menjunjung tinggi sportifitas, artinya yang menang layak jadi juara yang kalah harus legowo.

“Sportivitas dalam pertandingan adalah nomor satu. Terimakasih kepada para kontingen dari 16 daerah se-Indonesia yang telah datang untuk melaksanakan pertandingan. Kita juga sudah siapkan armada transportasi gratis untuk digunakan para kontingen ke tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Bogor, jika sedang off pertandingan,” ucap Rike Iskandar atau Kang Akew sapaan akrabnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Masyarkat Kementerian Pemuda dan Olahraga, Suyadi pawiro menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, karena bagian dari pembinaan untuk menciptakan atlet yg berprestasi.

Selamat bertanding sportifitas tolong dijaga,” ungkap Suyadi. (Albin Pandita)

Langkah Tegas Perangi Judi Online, BRI Blokir Lebih Dari 3 Ribu Rekening

0

Bogordaily.net — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerintah untuk memberantas aktivitas judi online. Melalui langkah yang tegas dan terukur, BRI telah memblokir lebih dari 3 ribu rekening, tepatnya sebanyak 3.003 rekening yang terindikasi kuat digunakan untuk kegiatan transaksi judi online.

Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto menyatakan tindakan ini merupakan upaya BRI dalam integritas sistem perbankan dan melindungi nasabah dari praktik-praktik yang merugikan. Pemblokiran ini dilakukan setelah hasil pemantauan intensif terhadap aktivitas transaksi yang mencurigakan dan memiliki potensi melanggar hukum.

“BRI berkomitmen penuh untuk mendukung pemberantasan aktivitas judi online serta melindungi masyarakat dan nasabah kami. Langkah ini merupakan wujud dari tanggung jawab kami dalam memastikan keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan di Indonesia,” ujar Agus.

Saat ini BRI telah menerapkan Risk Based Approach yang terangkum dalam kebijakan serta standar operasional prosedur (SOP) terkait anti-pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme (APU PPT). Upaya ini dilakukan untuk melindungi BRI dari sasaran tindak pidana pencucian uang dan terorisme, termasuk judi online.

“Kami juga memiliki sistem Anti Money Laundering (AML) untuk memonitor transaksi yang mencurigakan,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko kepatuhan, lanjutnya, perseroan juga melakukan Enhanced Due Diligence (EDD). Ini merupakan proses yang lebih mendalam dari Customer Due Diligence (CDD) yang sebelumnya dikenal dengan Know Your Customer (KYC).

Agus melanjutkan, perseroan juga melakukan browsing ke berbagai website judi online secara aktif untuk melakukan pendataan.  Jika ditemukan indikasi penggunaan rekening BRI untuk menampung dana top up atau deposit guna bermain judi online, maka tampilan website judi online tersebut disimpan untuk dasar pemblokiran rekening.

Selain memblokir rekening terkait, BRI juga terus memperkuat mekanisme pengawasan, teknologi deteksi dini, dan edukasi kepada masyarakat. Nasabah diimbau untuk melaporkan aktivitas mencurigakan dan senantiasa menjaga kerahasiaan data pribadi serta rekening guna mencegah penyalahgunaan.

“Langkah tegas yang kami ambil adalah bukti bahwa BRI tak pernah berhenti berinovasi dan berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem perbankan yang aman dan terpercaya. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan dalam memberantas praktik-praktik ilegal yang merugikan, termasuk diantaranya judi online,” tambah Agus Sudiarto.

Langkah pemblokiran ini menunjukkan komitmen BRI untuk terus menegakkan etika perbankan yang sehat dan mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang aman dan Sejahtera serta bebas dari perjudian online dan aktivitas ilegal lainnya. ***

RSUD Leuwiliang Sabet Penghargaan Bintang Lima dari BPJS Kesehatan

0

Bogordaily.net – Bukti nyata dari komitmen RSUD Leuwiliang dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang, Kabupaten Bogor, berhasil meraih penghargaan tertinggi Bintang 5 dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan kepada Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika di Aula Utama RSUD leuwiliang, Jumat (15/11/24).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen RSUD Leuwiliang dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui implementasi berbagai inovasi teknologi kesehatan, seperti integrasi sistem antrian online, sistem klaim, e-SEP, fingerprint, dan frista, serta implementasi bridging farmasi dan rekam medis elektronik yang diterapkan di RSUD Leuwiliang menjadi kunci keberhasilan meraih penghargaan ini. Hal ini menunjukkan bahwa RSUD Leuwiliang terus berupaya untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.

Dirut RSUD Leuwiliang, Vitrie Winastri mengatakan, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat, pihaknya berupaya mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk sejumlah pelayanan di RSUD Leuwiliang.

“Bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan kepada kami, mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk bisa lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga RSUD Leuwiliang bisa menjadi role model juga buat rumah sakit lain dalam transformasi digitalisasi,” terangnya.

Selanjutnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyatakan, apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran RSUD Leuwiliang yang merupakan garda terdepan dalam melayani kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

“Terimakasih atas lahirnya berbagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, ini sangat luar biasa terus semangat dan terus berinovasi,” katanya. ***

Serunya Akhir Pekan di Padjadjaran Hotel Bogor: Movie Time, City Tour, dan Cooking Class!

0

Bogordaily.net – Akhir pekan di Padjadjaran Hotel Bogor kini lebih seru dengan berbagai aktivitas menarik yang siap memanjakan tamu. Mulai dari movie time, tour city with Uncal, hingga cooking class, semuanya diberikan untuk pengalaman tak terlupakan bagi Anda dan keluarga.

Nikmati momen santai dengan movie time di suasana yang nyaman, atau jelajahi pesona Kota Bogor bersama Uncal dalam tur kota yang seru dan penuh cerita menarik.

Bagi Anda yang gemar memasak, cooking class menghadirkan kesempatan untuk belajar resep-resep spesial yang langsung dipandu oleh chef berpengalaman.

Jangan lewatkan keseruan akhir pekan ini! Segera booking kamar Anda di Padjadjaran Hotel Bogor dan rasakan pengalaman tak terlupakan bersama keluarga atau teman.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menyambut tahun baru dengan pengalaman istimewa bersama Padjadjaran Hotel Bogor. Untuk informasi dan pemesanan, hubungi nomor 0853-700-800-17 atau 0857-7923-3894.

Tentang Padjadjaran Hotel Bogor

Padjadjaran Hotel Bogor dikenal sebagai salah satu hotel terbaik di Bogor yang menawarkan fasilitas lengkap dan pelayanan yang ramah.

Terletak di lokasi strategis, Padjadjaran Hotel Bogor menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Kota Bogor serta berbagai destinasi wisata yang ada di sekitarnya.

Reservasi dan Informasi Lebih Lanjut

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, tamu dapat menghubungi Padjadjaran Hotel Bogor melalui telepon (0251) 823 9000 atau melalui WhatsApp di 0853 7008 0017.

Untuk tetap terhubung dengan berbagai update terbaru, tamu juga dapat mengikuti akun media sosial Padjadjaran Hotel di Instagram @padjadjaranhotel dan TikTok @padjadjaranhotelbogor

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menikmati liburan yang menyenangkan dengan harga yang terjangkau di Padjadjaran Hotel Bogor! (Ibnu Galansa)

Komitmen Rena Da Frina Ciptakan 44 Ribu Lapangan Kerja di Kota Bogor Dapat Dukungan

0

Bogordaily.net – Masalah pengangguran selalu menjadi isu utama dalam setiap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Para calon kepala daerah kerap menjadikan penyediaan lapangan kerja sebagai salah satu program unggulan mereka untuk menarik simpati pemilih.

Kondisi ini tak terkecuali terjadi di Kota Bogor, di mana tingkat pengangguran menjadi persoalan serius. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor tahun 2023, angka pengangguran terbuka di kota ini mencapai 10,78 persen, menjadikannya yang tertinggi di Jawa Barat.

Realitas ini semakin menambah tantangan bagi para calon Wali Kota Bogor dalam merealisasikan janji-janji mereka, terutama terkait penciptaan lapangan kerja.

Lima pasangan calon (paslon) yang akan berlaga di Pilkada Kota Bogor berusaha menawarkan solusi, termasuk Rena Da Frina-Achmad Teddy Risandi yang berani menargetkan penciptaan 44 ribu lapangan kerja dalam masa kepemimpinan mereka.

Rena Da Frina dinilai membawa program yang lebih konkret dibandingkan kandidat lainnya.

Komitmennya ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk pengamat kebijakan publik Universitas Nasional (Unas), Ansori Baharudin Syah.

Ia menekankan pentingnya setiap calon kepala daerah menyampaikan target realistis terkait jumlah lapangan kerja yang bisa diciptakan selama masa jabatan mereka.

“Calon kepala daerah harus tegas dan transparan dalam menjelaskan berapa banyak lapangan kerja yang mampu mereka sediakan. Hal ini memberikan gambaran kepada masyarakat tentang peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan,” kata Ansori, Jum’at, 15 November 2024.

Di sisi lain, program ini juga mendapat respons positif dari kalangan muda. Nurlaela Saadah, seorang mahasiswi Gen Z, menyambut baik janji Rena Da Frina untuk menyediakan 44 ribu lapangan kerja di Kota Bogor.

“Bagi generasi muda seperti saya, mencari pekerjaan bukan hal yang mudah, terutama bagi lulusan baru yang minim pengalaman. Dengan tingginya angka pengangguran di Kota Bogor yang mayoritas adalah generasi muda, program ini tentu sangat membantu,” ujar Nurlaela.

Program penyediaan lapangan kerja ini menjadi sorotan dalam Pilkada Kota Bogor. Dengan angka pengangguran yang tinggi, masyarakat berharap janji tersebut dapat diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan peluang kerja yang lebih luas, terutama bagi generasi muda. (Ibnu Galansa)