Thursday, 30 April 2026
Home Blog Page 1195

Ramalan Cuaca BMKG Jumat 15 November 2024, Bogor Hujan Lagi?

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bogor hujan dari siang hari Jumat 15 November 2024.

Pukul 09.00 WIB, cuaca berawan tebal. Memiliki suhu 29⁰ Celcius, kelembaban 66 persen, dengan kekuatan angin 5 km/jam dari Utara.

Pukul 10.00 WIB, cuaca berawan tebal. Memiliki suhu 29⁰ Celcius, kelembaban 67 persen, dengan kekuatan angin 5 km/jam dari Utara.

Pukul 12.00 WIB, cuaca berawan tebal. Memiliki suhu 30⁰ Celcius, kelembaban 64 persen, dengan kekuatan angin 5 km/jam BaratLaut.

Pukul 14.00 WIB, cuaca hujan ringan dengan suhu 27⁰ Celcius, kelembaban mencapai 78 persen, serta kekuatan angin 5 km/jam Barat Laut.

Pukul 15.00 WIB cuaca hujan ringan dengan suhu 26° Celcius. Kelembaban mencapai 80 persen, dengan kekuatan angin 1 km/jam dari Barat.

Pukul 17.00 WIB, cuaca masih hujan ringan dengan suhu 27° Celcius, kelembaban 78 persen. Serta memiliki kekuatan angin yang mencapai 1 km/jam Barat.

Pukul 21.00 WIB, cuaca berawan suhu 24° Celcius, kelembaban 93 persen. Serta memiliki kekuatan angin yang mencapai 5 km/jam dari Tenggara.

Pukul 22.00 WIB, cuaca masih berawan dengan suhu 24° Celcius, 91 persen. Dengan kekuatan angin 5 km/jam dari Tenggara.

Pukul 23.00 WIB, cuaca masih berawan dengan suhu 23° Celcius, 95 persen. Dengan kekuatan angin 5 km/jam dari Tenggara.

Bagi kamu yang hendak beraktivitas, agar selalu membawa jas hujan.

Kemudian jaket tebal serta minum vitamin setiap hari saat beraktivitas. Untuk menjaga imunitas tubuh.

Perlu diketahui informasi soal cuaca setiap harinya disampaikan oleh BMKG.

Tak hanya Bogor, seluruh daerah di Indonesia juga memiliki perkiraan cuacanya masing-masing yang perlu dicek secara rutin.

BMKG, merilis data tentang prakiraan cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin hingga tingkat kelembapan udara, di semua wilayah di Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Untuk informasi lebih lanjutnya, kamu bisa cek akun sosial media Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Instagram maupun Twitter.

Demikian ramalan cuaca menurut BMKG Jumat 15 November 2024 di Kota Bogor.***

Yunita Mustika Putri Rilis Buku Emansipasi, Pedoman Terintegrasi Fungsi DPRD di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor Yunita Mustika Putri, meluncurkan buku bertajuk Emansipasi atau Pedoman Terintegrasi Pelaksanaan Fungsi DPRD di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Kamis 14 November 2024.

Menurut Yunita, buku ini merupakan hasil Rancangan Proyek Perubahan (RPP) dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN).

Selain buku, Yunita juga menyerahkan Rancangan Peraturan Bupati Bogor tentang Optimalisasi Kinerja Sekretariat DPRD dalam Pelaksanaan Fungsi DPRD.

Adapun, buku ini merupakan sebuah sarana untuk memberi edukasi kepada masyarakat tentang tugas dan fungsi Anggota DPRD. Sehingga, DPRD diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsi sesuai harapan masyarakat.

“Buku ini tidak hanta merupakan pedoman teknis, tetapi juga sebuah wujud dari semangat pembaruan dan peningkatan kapasitas bagi Anggota DPRD dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan tiga fungsi DPRD,” kata Yunita Mustika.

Kemudian Ia menjelaskan, tiga fungsi tersebut yaitu, fungsi pembentukan peraturan daerah (perda), fungsi penganggaran dan fungsi pengawasan.

Ia berharap, buku ini dapat menjadi instrumen penting dalam melaksanakan fungsi DPRD yang lebih efisien, transparan dan akuntabel.

Terlebih, sesuai dengan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, DPRD memiliki hubungan kerja yang sejajar dan bersifat kemitraan dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama melaksanakan otonomi daerah sesuai fungsi masing-masing.

Sementara, Rancangan Peraturan Bupati Bogor tentang Optimalisasi Kinerja Sekretariat DPRD dalam Melaksanakan Fungsi DPRD, dibuat untuk mengoptimalkan fungsi DPRD dalam melaksanakan tugas dan wewenang sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah.

“Ruang lingkup dalan Rancangan Peraturan Bupati ini adalah fasilitasi Sekretariat DPRD terhadap DPRD dalam fungsi perda, anggaran dan pengawasan,” jelasnya.

Selain itu, peraturan ini juga merupakan langkah maju dalam memastikan bahwa Sekretariat DPRD memiliki kapasitas dan dukungan memadai untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan DPRD dalam melaksanakan tugas, wewenang dan fungsinya.(Albin Pandita)

Langkah Nyata BRI Menuju Ekonomi Hijau, Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp764,8 triliun

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia dengan mencatatkan portofolio pembiayaan berkelanjutan yang telah mencapai Rp764,8 triliun hingga akhir Triwulan III 2024. Angka ini setara dengan 61,9% dari total kredit yang disalurkan dan portofolio investasi bond BRI.

Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto menyatakan hal ini membuktikan keseriusan BRI dalam menjalankan perannya sebagai lembaga keuangan yang mendukung transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan ekonomi berkelanjutan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik. Melalui penyaluran pembiayaan ini, BRI berkomitmen untuk mendorong transformasi hijau dan mendukung program-program yang berorientasi pada pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs),” ujarnya.

Dalam menyalurkan kredit berkelanjutan, BRI tetap berfokus pada penyaluran kredit kepada Kredit KKUB (Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan) sebesar total Rp764,8 triliun, yang terdiri dari penyaluran kredit ke sektor sosial sebesar Rp677,1 triliun, kemudian disusul kredit KUBL (Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan) sebesar Rp83,3 triliun dan pembiayaan sustainability bond sebesar Rp4,39 triliun.

Penyaluran kredit kepada KUBL didominasi oleh penyaluran kredit kepada sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berwawasan lingkungan senilai Rp55,58 triliun, transportasi hijau sebesar Rp10,97 triliun, produk ramah lingkungan Rp7,97 triliun dan energi terbarukan Rp6,18 triliun.

“Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, BRI telah mengambil berbagai langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh portofolio investasi dan pinjaman yang disalurkan selaras dengan standar ESG, salah satunya identifikasi terkait pemberian kredit untuk green sector yang mengacu pada kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL),” ujarnya.

Acuan ini sesuai dengan POJK No.51 tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Keberlanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Terbuka; POJK No.60 tahun 2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond); dan POJK No. 18.

Kemudian dalam penyaluran kredit, BRI mengacu pada Loan Portfolio Guidelines (LPG) yang menetapkan persyaratan kredit, termasuk penggunaan daftar periksa (checklist) terkait aspek ESG. Aspek ESG menjadi salah satu aspek dalam Know Your Customer (KYC) yang mengkonfirmasi apakah calon debitur memiliki isu terkait lingkungan, sosial, hukum, atau litigasi.

“BRI mengadopsi pendekatan komprehensif dalam menilai risiko ESG, mulai dari identifikasi sektor-sektor berisiko tinggi hingga penerapan standar yang dikeluarkan oleh regulator untuk memitigasi potensi dampak negatif pada lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan,” tambahnya.***

Pemkab Bogor Beri Pelayanan Terpadu untuk Anak Berkebutuhan Khusus

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor hadirkan Coaching Clinic Taman Asa bagi anak-anak berkebutuhan khusus, yang diresmikan langsung di Gedung Serbaguna I Setda, pada Kamis (14/11/24). Klinik ini dihadirkan sebagai langkah penting untuk memberikan pelayanan terpadu bagi anak-anak dengan berkebutuhan khusus di Bumi Tegar Beriman.

Perlu diketahui bahwa, Coaching Clinic ini hadir untuk memberikan layanan yang komprehensif, bukan hanya sekedar bantuan sosial, tetapi juga penguatan kapasitas sosial dan kepercayaan diri anak-anak berkebutuhan khusus. Rehabilitasi sosial berfokus pada upaya membangun kembali keterampilan, pemulihan kepercayaan diri, dan pemberdayaan anak-anak agar dapat berpartisipasi aktif di tengah masyarakat.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari menyampaikan, sebagai bukti nyata dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan layanan eksklusif bagi anak berkebutuhan khusus, juga dalam upaya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas Pemerintah Kabupaten Bogor hadir melalui Coaching Clinik bagi anak berkebutuhan khusus dengan memberikan pelayanan yang berfokus pada penyediaan terapi, konsultasi, edukasi, dan pendampingan terpadu. Coaching Clinik ini tidak hanya sebagai pusat rehabilitasi dan terapi, namun juga menjadi pusat informasi, pusat pendidikan, dan dukungan bagi keluarga, orang tua, dan masyarakat luas.

Katanya, dengan mengusung konsep pelayanan berbasis multidisiplin dan pendekatan holistik yang akan berdampak positif para profesional termasuk terapis, psikologi, pekerja sosial, dan edukator dapat bekerja sama secara sinergis dalam menangani kebutuhan perkembangan anak secara menyeluruh. Sehingga anak-anak dengan disabilitas tidak hanya mendapatkan penanganan secara parsial, tetapi juga dukungan emosional, sosial, dan pendidikan yang sangat penting dalam pembentukan karakter mereka, serta keterampilan hidup hingga mampu mandiri di tengah masyarakat.

“Saya berharap melalui Coaching Clinik ini tidak ada lagi penyandang disabilitas yang tidak mendapatkan fasilitas layanan serta anak-anak berkebutuhan khusus ini mendapat pelayanan secara komprehensif. Mari kita sama-sama seluruh lapisan masyarakat, pihak swasta dan organisasi sosial, untuk mendukung program ini demi menciptakan Kabupaten Bogor yang lebih eksklusif dan peduli terhadap kebutuhan khusus masyarakatnya, serta masa depan yang lebih baik bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” tegas Aspemkesra.

Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf menuturkan, pihaknya akan menjadikan Coaching Clinic sebagai pusat pelayanan multidisipliner dengan melibatkan tenaga ahli seperti psikolog, terapis, dan pendidik khusus untuk memastikan setiap anak dapat berkembang dengan optimal dan beradaptasi dalam lingkungannya.

“Dengan menyediakan layanan terapi layanan konseling, kami berharap Coaching Clinic ini akan menjadi jembatan yang efektif bagi anak-anak untuk mengatasi berbagai tantangan dalam proses pertumbuhan mereka. Selain itu, kami ingin Coaching Clinic ini juga menjadi wadah bagi para orang tua untuk mendapatkan informasi, pelatihan, dan pendampingan sehingga mereka bisa lebih siap dalam mendampingi perkembangan anak-anak mereka,” ungkap Kadinsos Kabupaten Bogor.

Kemudian, Kepala BPSDM Provinsi Jawa Barat, Heri Antarasari, menyatakan apresiasi inovasi Coaching Clinic bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang diinisiasi oleh jajaran Pemkab Bogor khususnya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor sebagai sarana untuk mengembangkan potensi para disabilitas dan juga anak-anak disabilitas di Kabupaten Bogor.

“Mudah-mudahan akan menjadi tempat yang aman, ramah, nyaman, inklusif dan juga bisa menjadi tempat untuk belajar terus bagi saudara-saudara kita yang disabilitas juga mereka anak-anak disabilitas. Saya berharap kedepannya pengembangan fasilitas dan juga layanan klinik seperti Coaching Clinic Taman ASA ini bisa lebih maju sehingga dapat menghasilkan program-program inklusif yang berpihak kepada saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus, dan mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” imbuhnya.***

Review Honda ADV 350 2025, Pesaing Yamaha XMAX Paling Brutal

0

Bogordaily.net – Honda kembali menggemparkan dunia otomotif dengan peluncuran salah satu produk mereka yakni ADV 350 model 2025 di ajang EICMA 2024.

Skutik petualang ini hadir dengan pembaruan signifikan yang menempatkannya sebagai pesaing tangguh di kelas premium, menghadirkan tantangan serius bagi Yamaha XMAX yang selama ini mendominasi segmen skutik premium.

Dilansir dari Greatbiker, inovasi utama ADV 350 2025 terletak pada implementasi layar TFT 5 inci yang terintegrasi dengan sistem Honda RoadSync.

Fitur ini memungkinkan pengendara terhubung dengan smartphone mereka, memberikan akses mudah ke berbagai fungsi seperti navigasi, panggilan telepon, dan kontrol musik melalui tombol di setang kiri.

Kemampuan ini menempatkan ADV 350 selangkah lebih maju dibandingkan Yamaha XMAX dalam hal konektivitas dan interface pengendara.

Dengan mesin eSP+ 330cc yang menghasilkan 29 daya kuda dan torsi 31,5 Nm, ADV 350 unggul dalam performa dibanding Yamaha XMAX 250 yang menghasilkan 22 dk.

Keunggulan ini didukung sistem keamanan komprehensif meliputi HSTC (Honda Selectable Torque Control) dan ABS Dual Channel, menjamin kendali optimal dalam berbagai kondisi berkendara.

Honda mempertahankan DNA petualang pada ADV 350 dengan tameng depan yang kini menggunakan material ramah lingkungan dan dapat disesuaikan dalam tiga level.

Aspek praktis tidak diabaikan dengan hadirnya kompartemen luas yang dapat menampung dua helm full-face, port USB, dan sistem Smart Key yang modern.

Sayangnya, motor ini baru dihadirkan di pasar Eropa. Belum ada kepastian apakah nantinya Honda ADV 350 juga bakal hadir di Tanah Air.***

Elektabilitas Dedie A Rachim Semakin tak Tertandingi, Calon Kuat Pemenang Pilkada Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Mendekati hari pencoblosan Pilkada, elektabilitas lima calon wali kota dan wakil wali kota Bogor semakin terlihat. Pasangan calon nomor urut 3 Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin kokoh di urutan pertama, bahkan cenderung meningkat.

Dari hasil survei dari bebagai media yang sudah dianalisa pada November dapat disimpulkan bahwa elektabilitas Dedie A Rachim naik begitu tinggi dibandingkan paslon lain yang bersaing dalam pilkada pada tahun 2024.

Berikut ini beberapa data survei dan analitic mengenai elektabilitas Dedie A Rachim yang naik. Cara membaca analisa data mengenai fakta bahwa elektabilitas yang naik pesat dari paslon nomor urut 3 Dedie Rachim, ada 3 label tertera pada analitic yang diberikan yaitu Love, Joy dan Surprise.

Love merujuk pada kata Cinta/Suka, dan untuk membaca Analisa diatas Love diartikan sebagai kepopuleran masyarakat terhadap calon wali kota bogor Dedie Rachim.

Joy dalam statistic di atas dibaca mengenai rasa suka atau senangnya masyarakat terhadap paslon.

Surprise atau bisa diartikan sebagai gebrakan mengejutkan yaitu berpindahnya pemilih dari paslon lawan yang akan berpindah ke bakal wali kota Dedie A Rachim.

Bisa dilihat dari survei responden sebelum memberikan data ini, beberapa paslon memiliki persentase Elektabilitas yang bisa diketahui yaitu:

Dedie Rachim memiliki keunggulan dengan menempati posisi pertama dengan elektabilitas 39,3%. Persentase ini konsisten berada pada angka 35 – 40 sejak tahun 2023.

Atang Trisnanto menempati posisi kedua dengan Elektabilitas yang didapat yaitu 21,8%.

Posisi ketiga ditempati paslon nomor urut 1 yaitu Sendi Fardiansyah.

Posisi keempat ditempati nomor urut 5 Raendi Rayendra dengan persentase Elektabilitas 9,8%.

Dan posisi terakhir atau posisi kelima ditempati oleh paslon nomor urut 4 Rena Da Frina dengan persentasi Elektabilitas 4,0%

Dari data persentase Survei Responden sebelumnya yang masih menyisakan responden yang belum memilih sebanyak 11,8%, dari data responden yang belum memilih bisa kita pikirkan dengan Elektabilitas Dedie Rachim yang meningkat pesat memungkinkan sisa responden yang belum memilih, akan memilih Dedie A Rachim dan tidak menutup kemungkinan juga pemilih dari paslon lawan akan berpindah dan memilih Dedie.

Bisa disimpulkan dari analitic di atas dan survei responden yang sudah dilakukan menggunakan data real lapangan bahwa:

Pada saat ini pendukung militan Dedie Rachim adalah yang tertinggi, terakhir survei yang didapat adalah 39% dan dengan tambahan data analitic di atas yang memungkinkan pemilih paslon lain akan berpindah ke calon walikota nomor urut 3 yaitu Dedie Rachim.

Pendukung militan lainnya bisa diambil oleh nomor urut 4 yaitu Rena.

Dari analitic diatas calon walikota nomor urut 2 kurang disukai masyarakat namun dikenal di kalangan masyarakat Bogor.

Reyendra kurang banyak di kenal oleh masyarakat bogor namun disukai oleh masyarakat.

Calon Walikota nomor urut 1 yaitu Sendi dikenal paling banyak negative di kalangan masyarakat Bogor di karenakan JKW Effect. ***

Pemkot Bogor Raih Penghargaan Badan Publik Pemerintah Kota Informatif

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima penghargaan dari Komisi Informasi (KI) Jawa Barat dalam kategori pemerintah Kabupaten/Kota Jawa Barat berdasarkan hasil elektronik monitoring dan evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2024 sebagai badan publik pemerintah kota yang informatif.

Penghargaan diserahkan langsung Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat yang mewakili Pemkot Bogor di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Kamis (14/11/2024).

Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa raihan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tim Diskominfo dan mitra yang terus berkomitmen dalam keterbukaan informasi publik, sehingga dapat memberikan manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat.

Menurut Rahmat, keterbukaan informasi publik bukan hanya sebagai tanggung jawab, tetapi juga sebagai kebutuhan yang harus dilaksanakan sesuai Undang-Undang (UU).

Atas dasar itu, Pemkot Bogor akan terus berkomitmen dalam keterbukaan informasi publik yang transparan dan bertanggung jawab serta menjawab kebutuhan masyarakat di Kota Bogor.

“Sehingga Pemkot Bogor dapat terus memberikan dampak kebermanfaatan bagi masyarakat lebih luas lagi dari sisi keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pj Gubernur Jawa Barat, Komisi Informasi pusat dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas dukungan yang diberikan, serta kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mengawal, memantau dan memberikan masukan untuk terus meningkatkan manfaat yang lebih besar.

Sementara, dalam sambutan Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menyampaikan bahwa yang terpenting dalam keterbukaan informasi publik adalah bagaimana masyarakat merasakan manfaat dari keterbukaan informasi publik. Dengan demikian, pertanyaan masyarakat bisa dijawab dengan kebijakan yang telah disiapkan terkait keterbukaan informasi publik.

“Karena keterbukaan memang sudah seharusnya dilakukan oleh semua badan publik. Sehingga, badan yang belum melaksanakannya diingatkan, dan yang sudah melaksanakannya diberikan penghargaan bagi yang terbaik dari yang terbaik,” ucap Bey.

Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Donny Yoesgiantoro, menyampaikan bahwa Monev ini dilaksanakan untuk menilai kepatuhan terkait Keterbukaan Informasi Publik.

“Jadi, Komisi Informasi ini hanya melihat bahwa badan publik ini telah memenuhi standar-standar layanan informasi yang sudah diberikan oleh Komisi Informasi. Harapan kedepannya konsistensi ini dapat dilanjutkan terus, karena keterbukaan informasi publik ini bukan hanya menjadi kewajiban tetapi juga menjadi kebutuhan,” ucapnya.

Ketua Komisi Informasi Publik Provinsi Jawa Barat, Ijang Faisal, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menilai badan publik yang telah berkomitmen melaksanakan keterbukaan informasi publik di badan publiknya masing-masing.

“Bagi kami, Monev keterbukaan informasi ini penting karena secara regulasi telah diatur dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 dan juga dalam Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 11 Tahun 2011,” tuturnya.

Dengan demikian, Monev ini membuktikan adanya komitmen dari badan publik di Jawa Barat dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik dan memberikan motivasi kepada semua badan publik yang telah serius melaksanakan undang-undang dan Perda sebagai bentuk penghargaan dan sanksi.***

Turun Tangan Atasi Kisruh Susu Boyolali, Wamenkop Dorong KUD Masuk Industri Pengolahan

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyampaikan beberapa hal yang bisa menjadi solusi jangka pendek maupun jangka panjang kepada para peternak sapi perah dan produsen susu Boyolali, terkait aksi protes pembuangan susu yang dilakukan beberapa hari lalu akibat permasalahan terkait penyerapan susu oleh Industri Pengolahan Susu (IPS).

“Kunjungan ini merupakan respon lanjutan dari Kementerian Koperasi (Kemenkop), setelah sebelumnya kami telah melakukan konferensi pers untuk segera merespons permasalahan yang dihadapi para peternak sapi perah dan produsen susu di Boyolali,” kata Wamenkop dalam kegiatan audiensi bersama Peternak, Pengurus, dan KUD (Koperasi Unit Desa) Mojosongo di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2024).

Ferry menegaskan, Kementerian Pertanian (Kementan) telah melakukan kebijakan untuk mewajibkan seluruh industri pengolahan susu menyerap produksi susu dari peternak rakyat. Sementara di Kemenkop sambung Ferry, bakal melakukan pendampingan kepada para peternak yang tergabung dalam koperasi, salah satunya di KUD-KUD di Boyolali.

“Kemenkop hadir di sini, turut mendorong prioritas apa yang ditargetkan Pemerintah yakni, swasembada pangan. Di mana susu menjadi salah satu produk yang terus didorong untuk meningkatkan produksi dan konsumsi dalam negeri,” ucapnya.

Dari hasil pembicaraan dan diskusi dengan para anggota peternak sapi perah dan produsen susu KUD, Ferry mengungkapkan, ada beberapa kebutuhan yang memang diperlukan. Seperti kebutuhan suling, alat-alat pendingin dan pasar untuk menyerap hasil susu peternakan.

“Kami akan mendukung pembiayaan lewat Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM dengan mengadakan alat-alat pendingan untuk kebutuhan susu di KUD. Juga terkait pendampingan yang akan dilakukan di daerah,” katanya.

Pihaknya juga mendorong, agar koperasi-koperasi susu ini tak hanya sekadar menyediakan bahan baku, tetapi juga diharapkan masuk ke industri pengolahan susu.

“Bagaimana koperasi susu bisa punya pabrik pengolahan susu sendiri. Kami melihat ada beberapa aset-aset milik KUD di daerah yang bisa dimanfaatkan. Semoga dalam waktu dekat ini bisa terealisasi,” ucap Ferry.

Sehingga ke depan, tak hanya memastikan keberlangsungan ekosistem pengolahan susu yang dimulai dari peternak hingga pemasaran, tetapi juga secara jangka panjang bisa menekan impor susu.

“Impor susu ini dilakukan karena memang kebutuhan susu yang meningkat di dalam negeri, tetapi tak dibarengi dengan ketersediaan susu. Maka dengan rencana pabrik pengolahan susu sendiri ini, bisa mengurangi ketergantungan impor susu, yang pada akhirnya mencapai swasembada susu dan swasembada pangan,” katanya.

Ferry menyampaikan, adanya kisruh permasalahan peternak sapi perah dan produsen susu di Boyolali ini, memberikan hikmah atau pelajaran bagi semua pihak bahwa koperasi harus menjadi prioritas.

“Sudah waktunya koperasi ini keberadaannya terus meningkat, bukan hanya sebagai penyedia bahan baku, tetapi juga koperasi sebagai pelaku industri,” tegasnya.

Sementara itu, Manager KUD Mojosongo Winarno menuturkan, Boyolali memiliki sekitar 18 titik produksi susu yang dilakukan oleh tiga koperasi yang menghasilkan sekitar 640 ton per hari. Namun sekitar 30 ton dari jumlah tersebut belum terserap.

“Jadi, aksi mandi susu itu adalah susu yang memang tidak layak. Sementara susu yang masih layak yang tidak terserap kami bagikan ke masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap, ke depan dengan adanya audiensi dengan Pemerintah, akan ada jaminan penyerapan susu lokal serta, memiliki fasilitas yang lebih mumpuni dalam mengakomodir jumlah susu yang ada di daerah, khususnya dari peternak sapi perah dan produsen susu di Boyolali.

Salah seorang peternak yang juga anggota KUD Mojosongo Mardiyono mengaku gembira atas rencana Kemenkop yang akan mendirikan pabrik pengolahan susu di wilayah Boyolali, serta bantuan alat yang akan diberikan.

Mardiyono pun berharap, agar harga susu di tingkat peternak segera dinaikkan. Karena, berdasarkan hitung-hitungan Break Event Point (BEP) tidak masuk.***

Pansus Raperda P4GN DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Dengar Pendapat

0

Bogordaily.net – Komisi I DPRD bersama Panitia Khusus (PANSUS) yang diketuai oleh Hj Hakana dari Partai Amanat Nasional mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Serbaguna pada Rabu 12 November 2024.

Rapat tersebut terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang fasilitasi Program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta pengaturan Prekursor Narkotika.

RDP ini dihadiri oleh perwakilan masyarakat, pemerhati, dan lembaga rehabilitasi Yayasan Asy Griya Mandiri, diwakili Bonni Sofianto dan Meka Parida Napitupulu.

Rapat ini bertujuan mengumpulkan masukan dan aspirasi dari berbagai pihak terkait dalam penyusunan regulasi yang efektif dan komprehensif dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika, termasuk pengendalian prekursornya.

Selama sesi, perwakilan masyarakat menyampaikan pandangan dan pengalaman terkait dampak penyalahgunaan narkotika di lingkungan mereka.

Ketua PANSUS Hj. Hakana menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, lembaga rehabilitasi, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Selain itu, diskusi juga menggarisbawahi perlunya dukungan yang lebih kuat untuk program rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan narkotika.

“Dengan masukan yang kami terima dari berbagai pihak pada Rapat Dengar Pendapat ini, kami berharap Raperda yang dihasilkan dapat benar-benar efektif dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di daerah kita,” ujar Hj. Hakana.

Rapat Dengar Pendapat ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengambilan keputusan yang tepat, sehingga Raperda yang dihasilkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba dan pembatasan peredaran prekursor narkotika.***

Ibnu Galansa

Hanif Abdullah Resmi Pimpin BEM se Bogor Raya

0

Bogordaily.net – Aliansi Bem Se- Bogor Raya sukses gelar acara musyawarah kerja, dalam kegiatan tersebut merupakan hajat atau untuk memilih sosok koordintor yang baru.

Agenda Musyawarah kerja Bem Se- Bogor dilaksanakan Aula Utama Universitas Bina Niaga Bogor.

Acra musyawarah tersebut turut dihadiri oleh wakil rektor 1 bidang akademik Universitas Bina Niaga, Dr. Yuli anwar.

Dalam sambutanya wakil rektor 1 Universitas Bina Niaga meminta kepada teman-teman Bem Se- Bogor untuk lebih kompak dan lebih aktif dalam mengawal setiap kebijakan pemerintah daerah.

“Bem Se- Bogor harus lebih aktif dalam mengkritis kebijakan daerah, agar Bem Se- Bogor bisa menjadi control sosial dalam lingkup masyarakat terhadap kebijakan yang dikeluarkan. saya juga berpesan kepada temen-temen dimana yang sudah baik dijalankan kepengurusan sebelumnya ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Achmad shobari selaku Koordinator 202-2024 menitipkan pesan untun koordinator yang akan menggantikanya agar lebih mementingkan isu daerah, menurutnya masih banyak isu-isu daerah yang masih belum tersentuh dan luput dari diperhatikan oleh pemangku kebijakan.

“Saya berharap kepada koordinator selanjutkan untuk lebih fokus dalam isu kedaerhan entah itu kota maupun kabupaten Bogor, karena masih banyak masyarakat yang harus dibantu oleh temen-temen Bem Se- Bogor dalan advokasi atau melawan ketidakadilan yang dirasakan oleh masyarakat kecil”, ujarnya dalam sesi sambutan.

Agenda musyawarh besar Bem Se- Bogor dilanjutkan dengan forum persidangan untuk memilig koordinator yang baru. dalam pemilihan itu hanif abdulah berhasil menjadi Koordinator menggantikan sosok Achmad Shobari koordaintor sebelumnya.

Hanif Abdullah merupakan harapan baru bagi Bem Se- Bogor untuk 1 tahun kedepan, dalam menahkodai aliansi Bem Se- Bogor.

“ Harapan Saya Semoga BEM Sebogor Lebih Bisa Merangkul Semua BEM-BEM Yang ada di kota Dan Kabupaten Bogor untuk Bersama sama Menjadi Agent Of Control Pemerintah Kota Dan Kabupaten Bogor Untuk Lebih Bisa Mensejahterakan Masyarakat”, tutup Hanif.***

Muhammad Irfan Ramadan