Home Blog Page 1211

Pemkot Bogor Percepat Pengadaan Transportasi Massal

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah mempercepat pengadaan transportasi massal baru setelah layanan BisKita tidak beroperasi sepanjang tahun 2025.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bogor telah menyediakan angkutan pengganti untuk melayani masyarakat pada jam-jam sibuk, yaitu pagi dan sore hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menyatakan bahwa upaya pengadaan transportasi massal ini dilakukan melalui koordinasi lintas instansi di bawah arahan Sekretaris Daerah Kota Bogor.

“Seluruh instansi terkait telah bergerak untuk menyiapkan berbagai aspek agar proses pengadaan jasa transportasi massal bisa segera terealisasi. Dari sisi legalitas, kami juga memastikan seluruh aspek hukum dipenuhi, sehingga operasional nantinya berjalan tanpa kendala,” kata Kepala Dishub Kota Bogor Marse Hendra Saputra.

Selain aspek legalitas, Pemkot Bogor juga tengah merancang skema pendapatan agar layanan transportasi massal ini dapat memberikan kontribusi optimal bagi kas daerah.

Dalam hal ini, Bank Jabar turut serta dalam perancangan sistem transaksi yang efektif guna memastikan pendapatan dari transportasi massal bisa dikelola secara maksimal.

Jika semua proses berjalan sesuai rencana, dalam waktu satu minggu ke depan diharapkan sudah ada keputusan final untuk mempercepat operasional transportasi massal baru bagi warga Bogor.

Sementara itu, masyarakat tidak perlu khawatir karena angkutan pengganti tetap beroperasi hingga layanan transportasi massal resmi diluncurkan kembali.

Pemkot Bogor berkomitmen memastikan kelancaran mobilitas warga dan meningkatkan kenyamanan transportasi di Kota Hujan. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Perumda Pasar Pakuan Jaya Adakan Program Registrasi Perizinan di Pasar Tekum

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi para pedagang dengan mengadakan program registrasi perizinan di Pasar Teknik Umum.

Program registrasi perizinan ini ditandai dengan penyerahan simbolis dokumen Kartu Hak Pemakaian Tempat Berdagang (KHPTB) oleh Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin, didampingi Kepala Pasar Teknik Umum, Iwan Arif Budiman, serta Ketua Forum Solidaritas Pedagang Pasar Teknik Umum, Acep Dedi Junaedi.

Dalam kesempatan tersebut, Jenal Abidin menjelaskan bahwa program registrasi ini merupakan langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan usaha pedagang sekaligus memperkuat ekosistem bisnis pasar.

Dengan adanya kerja sama antara Perumda Pasar Pakuan Jaya dan Forum Solidaritas Pedagang Pasar Teknik Umum, diharapkan regulasi perizinan semakin tertata dengan baik.

“Pasar Teknik Umum memiliki peran penting sebagai pusat perdagangan di wilayah Bogor. Mengingat hak pakai tempat berdagang pedagang akan berakhir pada 2025, maka registrasi KHPTB ini menjadi kewajiban yang harus dilakukan. Dokumen ini berlaku satu tahun ke depan dan akan menjadi basis data utama bagi pedagang eksisting setelah revitalisasi pasar dilakukan,” ungkap Jenal, Jumat 7 Februari 2025.

Hingga saat ini, sudah ada 445 pedagang yang telah memproses dokumen KHPTB mereka, dan angka ini diperkirakan terus bertambah.

Jenal menegaskan bahwa registrasi ini penting untuk menjamin keberlanjutan usaha para pedagang di tengah rencana revitalisasi pasar.

Di sisi lain, Ketua Forum Solidaritas Pedagang Pasar Teknik Umum, Acep Dedi Junaedi, menyambut baik inisiatif ini dan mengapresiasi keterlibatan forum dalam proses registrasi perizinan.

“Program ini adalah bukti nyata komitmen Perumda Pasar Pakuan Jaya dalam mengelola pasar dan menjaga keberlanjutan usaha pedagang. Kami sebagai pedagang sangat mendukung upaya ini demi memastikan kesejahteraan pedagang serta pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.(Muhammad Irfan Ramadan)

Kemenkop Kolaborasi Bersama Kemenpar untuk Penguatan Sektor Pariwisata Melalui Koperasi

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berkolaborasi untuk pengembangan sektor pariwisata melalui wadah koperasi.

Saat ini di berbagai wilayah di Indonesia sudah terdapat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang dapat dikelola dan ditingkatkan status badan usahanya dalam bentuk koperasi.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menjelaskan bahwa peluang sektor usaha pariwisata di Indonesia sangat besar, namun diantaranya masih ada yang belum dikelola dengan baik.

Oleh sebab itu perlu ada upaya penguatan kelembagaan Pokdarwis tersebut dengan mengubah statusnya menjadi koperasi.

Bersama Kemenpar, Kemenkop siap mendukung penguatan SDM, akses pembiayaan, peningkatan daya saing serta pengembangan model bisnis dari Pokdarwis setelah memiliki legalitas usaha dalam bentuk koperasi.

“Pokdarwis yang ada di Desa Wisata itu bisa kita kembangkan untuk menjadi badan usaha koperasi sehingga Kelompok Sadar Wisata yang semuanya relatif sudah diciptakan oleh Kementerian Pariwisata ini bisa kita kembangkan untuk bisa membantu pariwisata Indonesia menjadi lebih hebat lagi, lebih keren lagi,” kata Wamenkop Ferry saat menerima audiensi dari Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di ruang kerjanya, Jakarta, Jumat 7 Februari 2025.

Menurut Wamenkop Ferry, perubahan status Pokdarwis menjadi koperasi dapat dijadikan peluang untuk meningkatkan skala usaha akan semakin besar.

Kemenkop siap totalitas mendukung pengembangan usaha pariwisata yang dikelola oleh Pokdarwis setelah berbadan hukum koperasi.

“Jadi kami dari Kementerian Koperasi akan berkolaborasi membantu Kementerian Pariwisata agar Pokdarwis bisa kita asistensi dan inkubasi untuk menjadi koperasi yang maju,” katanya.

Melalui komitmen bersama antara Kemenkop dan Kemenpar, sektor pariwisata diyakini akan semakin berkembang dan maju setelah memiliki legalitas badan usaha dalam bentuk koperasi.

“Ya kalau sektor pariwisata ini udah nggak ada yang mengalahkan Indonesia, tapi yang perlu kita bantu di sektor pariwisata adalah pengembangan bisnis modelnya dan pelaku usahanya, kemudian profesionalitas dalam mengelola pariwisata,” ucap Wamenkop Ferry.

Sementara itu Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengapresiasi komitmen Kemenkop yang akan terlibat langsung dalam pengembangan sektor pariwisata melalui Pokdarwis tersebut.

Saat ini titik-titik desa wisata yang berpotensi untuk dinaikkan skala usahanya mencapai 6.065 unit di seluruh Indonesia.

“Kami bertekad agar bagaimana desa wisata – desa wisata ini bisa tumbuh berkembang sehingga ekonomi masyarakatnya juga bisa terus tumbuh. Kita bisa berkolaborasi bagaimana koperasi bisa hadir di desa wisata ini,” kata Ni Luh.

Ni Luh meyakini bahwa melalui koperasi pengelolaan pariwisata bisa lebih masif dan berkembang di masa mendatang. Pola kerjasama yang dapat dilakukan antara Kemenkop dan Kemenpar dapat diawali melalui 17 Desa Wisata terlebih dahulu sebagai pilot project.

“Kami memberikan usulan 17 Desa Wisata yang akan direkomendasikan dalam program kolaborasi bersama Kementerian Koperasi, namun hal ini tetap menyesuaikan dengan Kemenkop,” tegasnya.***

Harga Emas LM yang Dijual Pegadaian Jumat 7 Februari 2025, Cek!

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam terkini yang dijual per gram oleh Pegadaian pagi ini per gram, Jumat 7 Februari 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam

Segini harga emas produksi Antam :

Harga Emas Antam di Pegadaian 0,5 gram: Rp 908.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 1 gram : Rp 1.712.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 2 gram: Rp 3.362.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 3 gram: Rp 5.018.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 5 gram: Rp 8.329.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 10 gram: Rp 16.600.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 25 gram: Rp 41.372.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 50 gram: Rp 82.662.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 100 gram: Rp 165.243.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 250 gram: Rp 412.835.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 500 gram: Rp 825.453.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 1000 gram: Rp 1.650.865.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian Jumat 7 Februari 2025.***

Ramalan Cuaca Bogor Jumat 7 Februari 2025, Hujan Lagi?

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa Kota Bogor hujan ringan Jumat, 7 Februari 2025.

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–25°C
Kelembapan: 76–97%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-26 °C
Kelembapan: 73–95%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-27°C
Kelembapan: 69–94%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–27 °C
Kelembapan: 68–93%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-27 °C
Kelembapan: 69–94%

Tanah Sareal

Cuaca: Kabut/Asap
Suhu: 23–28 °C
Kelembapan: 67–93%

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Jumat 7 Februari 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Dorong Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan, BRI Terapkan Strategi Pengelolaan Segmen Nasabah Berbasis Piramida

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) kembali menunjukkan perannya sebagai pilar utama perbankan nasional dengan mempertegas komitmen dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Dengan fokus kuat pada pengembangan UMKM, serta didukung jaringan luas dan inovasi berkelanjutan, BRI terus menjadi mitra strategis dalam memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di kancah global.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Sunarso pada diskusi eksklusif di kanal YouTube Hermanto Tanoko bertajuk “BBRI Pilar Utama Perbankan Nasional: Peluang Besar di 2025”.

Sunarso mengungkapkan bahwa BRI telah mengimplementasikan strategi pengelolaan segmen nasabah berbasis piramida.

Pada dasar piramida, terdapat segmen mikro dan ultra mikro yang mencakup mayoritas nasabah BRI.

Segmen ini menjadi fokus utama untuk berbagai program inklusif yang bertujuan meningkatkan kapasitas usaha, akses pembiayaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

“BRI secara konsisten mengarahkan sumber daya untuk mendukung segmen mikro dan ultra mikro melalui inovasi layanan keuangan, pelatihan kewirausahaan, dan pendampingan usaha. Ini sejalan dengan misi kami untuk memperkuat perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Di lapisan tengah piramida, segmen menengah menawarkan potensi pertumbuhan yang lebih stabil dan menjadi salah satu fokus utama BRI dalam menjaga keseimbangan portofolio kredit.

Piramida BRI

Sedangkan pada puncak piramida, BRI melayani segmen korporasi besar yang, meski jumlah nasabahnya lebih kecil, memiliki nilai kredit signifikan yang mendukung pembangunan nasional.

Sunarso juga menjelaskan bahwa permintaan kredit di sektor UMKM sangat dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat.

“Ketika daya beli melemah, permintaan kredit di sektor UMKM, terutama mikro, cenderung mengalami penurunan,” paparnya.

Sebagai respons terhadap dinamika tersebut, BRI mengadopsi strategi “slowing down” untuk menurunkan laju pertumbuhan kredit di segmen mikro.

Langkah ini diselaraskan dengan penguatan penyaluran kredit pada segmen menengah dan konsumer, sehingga tercipta ekosistem pembiayaan yang lebih seimbang dan berdaya tahan.

BRI juga terus berinovasi melalui transformasi digital, dengan menghadirkan layanan seperti BRImo dan BRISPOT yang mempermudah akses pembiayaan dan mempercepat proses kredit. Inovasi ini mendukung peningkatan inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM di wilayah-wilayah terpencil.

“Melalui transformasi digital dan pendekatan berbasis piramida, BRI optimistis dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Sunarso.***

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan, BRI Terapkan Strategi Pengelolaan Segmen Nasabah Berbasis Piramida

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) kembali menunjukkan perannya sebagai pilar utama perbankan nasional dengan mempertegas komitmen dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Dengan fokus kuat pada pengembangan UMKM, serta didukung jaringan luas dan inovasi berkelanjutan, BRI terus menjadi mitra strategis dalam memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di kancah global. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Sunarso pada diskusi eksklusif di kanal YouTube Hermanto Tanoko bertajuk “BBRI Pilar Utama Perbankan Nasional: Peluang Besar di 2025”.

Sunarso mengungkapkan bahwa BRI telah mengimplementasikan strategi pengelolaan segmen nasabah berbasis piramida. Pada dasar piramida, terdapat segmen mikro dan ultra mikro yang mencakup mayoritas nasabah BRI.

Segmen ini menjadi fokus utama untuk berbagai program inklusif yang bertujuan meningkatkan kapasitas usaha, akses pembiayaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

“BRI secara konsisten mengarahkan sumber daya untuk mendukung segmen mikro dan ultra mikro melalui inovasi layanan keuangan, pelatihan kewirausahaan, dan pendampingan usaha. Ini sejalan dengan misi kami untuk memperkuat perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Di lapisan tengah piramida, segmen menengah menawarkan potensi pertumbuhan yang lebih stabil dan menjadi salah satu fokus utama BRI dalam menjaga keseimbangan portofolio kredit.

Sedangkan pada puncak piramida, BRI melayani segmen korporasi besar yang, meski jumlah nasabahnya lebih kecil, memiliki nilai kredit signifikan yang mendukung pembangunan nasional.

Sunarso juga menjelaskan bahwa permintaan kredit di sektor UMKM sangat dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat.

“Ketika daya beli melemah, permintaan kredit di sektor UMKM, terutama mikro, cenderung mengalami penurunan,” paparnya.

Sebagai respons terhadap dinamika tersebut, BRI mengadopsi strategi “slowing down” untuk menurunkan laju pertumbuhan kredit di segmen mikro.

Langkah ini diselaraskan dengan penguatan penyaluran kredit pada segmen menengah dan konsumer, sehingga tercipta ekosistem pembiayaan yang lebih seimbang dan berdaya tahan.

BRI juga terus berinovasi melalui transformasi digital, dengan menghadirkan layanan seperti BRImo dan BRISPOT yang mempermudah akses pembiayaan dan mempercepat proses kredit. Inovasi ini mendukung peningkatan inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM di wilayah-wilayah terpencil.

“Melalui transformasi digital dan pendekatan berbasis piramida, BRI optimistis dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Sunarso.***

Pamitan Hery Antasari: Meninggalkan Warisan Kepemimpinan yang Baik

0

Bogordaily.net – Hery Antasari, Penjabat (PJ) Walikota Bogor, mengucapkan pamitan kepada para wartawan dalam acara Jum’at Sehat yang digelar bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor pada Jum’at, 7 Februari 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Hery Antasari menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai PJ Walikota Bogor.

“Selama 10 bulan ini, saya merasa terhormat dapat memimpin Pemkot Bogor. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, terutama kepada media yang telah bekerja sama dengan kami dalam membangun Kota Bogor,” ujar Hery Antasari.

Hery Antasari juga berharap bahwa keberlanjutan kepemimpinan di Kota Bogor akan terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan media, agar kota ini semakin berkembang dengan transparansi yang lebih baik.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indra Budi (Kang Aldo), turut memberikan apresiasi atas kepemimpinan Hery Antasari di acara pamitan tersebut.

“Pemkot Bogor adalah mitra strategis PWI Kota Bogor, dan kami merasakan dukungan penuh serta sinergitas yang luar biasa selama masa kepemimpinan beliau,” terang Aldo.

Dengan penutupan yang hangat, acara Jum’at Sehat PWI Kota Bogor ini menjadi momen penuh apresiasi dan refleksi bagi semua pihak yang terlibat dalam mendukung kemajuan Kota Bogor.(Ibnu Galansa)

Rudy Susmanto-Jaro Ade Sepakat Tak Anggarkan Pengadaan Mobil Dinas

0

Bogordaily.net – Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto dan Jaro Ade, sepakat untuk tidak mengalokasikan anggaran pengadaan mobil dinas di Bumi Tegar Beriman.

Sebagai informasi, pasangan Rudy Susmanto dan Jaro Ade telah resmi ditetapkan sebagai pemenang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) pada Rabu, 5 Februari 2025.

Usai penetapan tersebut, Jaro Ade kembali mengingatkan komitmen mereka kepada masyarakat, yang sempat menjadi perbincangan di media sosial.

“Pak Bupati (Rudy Susmanto) dan saya selaku Wakil Bupati terpilih sudah sepakat untuk tidak mengadakan pengadaan mobil dinas,” ujar Jaro Ade kepada wartawan, Jumat, 7 Februari 2025.

Menurutnya, kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen mereka untuk tidak menggunakan fasilitas dinas yang disediakan.

“Apa yang disampaikan oleh Pak Bupati di hadapan Pak Gubernur (Dedi Mulyadi) jelas, bahwa kami tidak boleh menganggarkan mobil dinas bagi Bupati maupun Wakil Bupati,” tegas Jaro Ade soal anggaran mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

Sebelumnya, dalam sebuah video, Rudy Susmanto, Jaro Ade, dan Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, menyampaikan komitmen mereka untuk tidak menggunakan fasilitas dinas setelah resmi dilantik.

“Kami berkomitmen untuk tidak menggunakan fasilitas mobil dinas. Tidak ada pengadaan mobil dinas untuk Bupati,” ujar Rudy Susmanto dalam video yang beredar beberapa waktu lalu.

Jaro Ade pun menyetujui pernyataan tersebut.

“Saya sangat setuju. Kita sudah memiliki kendaraan, semua kebutuhan sudah terpenuhi. Lebih baik anggaran yang ada dialokasikan untuk kepentingan masyarakat, seperti membantu rumah tidak layak huni,” tuturnya.***

Rudy Susmanto-Jaro Ade Sepakat untuk Tidak Anggarkan Pengadaan Mobil Dinas 

0

Bogordaily.net – Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih Rudy Susmanto-Jaro Ade sepakat untuk tidak mengeluarkan anggaran pengadaan mobil dinas di Bumi Tegar Beriman.

Seperti diketahui, Rudy Susmanto-Jaro Ade telah resmi ditetapkan sebagai pemenang di kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor pada Rabu, 5 Februari 2025.

Kemudian, usai ditetapkan sebagai pemenang, Jaro Ade kini diingatkan kembali terkait janjinya kepada masyarakat yang sempat ramai di media sosial.

“Pak Bupati (Rudy Susmanto) dan saya selaku Wakil terpilih sudah sepakat (tidak akan mengadakan mobil dinas),” kata Jaro Ade kepada wartawan, Jumat 7 Februari 2025.

Menurut Jaro Ade, dirinya bersama Rudy Susmanto telah sepakat tidak adakan anggaran pengadaan mobil dinas di Bogor.

“Apa yang disampaikan oleh pak Bupati di depan pak Gubernur (Dedi Mulyadi) kami tidak boleh menganggarkan mobil dinas Bupati atau Wakil Bupati,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, Rudy Susmanto bersama Jaro Ade dan Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi menjelaskan dalam sebuah video bahwa ketiganya berkomitmen tidak akan menggunakan fasilitas dinas setelah dilantik nanti.

“Kami berkomitmen tidak akan menggunakan fasilitas mobil dinas, tidak ada pengadaan mobil dinas untuk Bupati,” ujar Rudy Susmanto dalam sebuah vidio beberapa waktu lalu.

Sementara Wakilnya, Jaro Ade sepakat mengenai apa yang disampaikan oleh Rudy Susmanto.

“Sangat setuju, kita mobil ada, semua ada sudah pake kepentingan bila perlu rumah tidak layak huni semuanya untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.(Albin Pandita)