Home Blog Page 1216

UIKA Bogor Buka Pendaftaran KIP Kuliah Gelombang 1 Tahun 2025

0

Bogordaily.net – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk Gelombang 1. Pendaftaran dibuka mulai 5 Februari hingga 19 April 2025, dengan seleksi yang dijadwalkan pada 22 April 2025.

Kepala Unit Humas dan Promosi UIKA Bogor, Nurdin Al-Azies, menuturkan bahwa KIP Kuliah di UIKA Bogor merupakan program beasiswa dari pemerintah yang ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi berprestasi secara akademik.

Beasiswa ini memberikan bantuan biaya pendidikan serta uang saku selama masa studi. Ia juga mengajak seluruh calon mahasiswa yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar dan memanfaatkan kesempatan ini.

“Program ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah dan UIKA Bogor dalam mendukung pendidikan bagi semua kalangan. Jangan ragu untuk mendaftar dan raih kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa beban biaya. Mari bersama membangun masa depan yang lebih baik dengan bergabung di UIKA Bogor,” ujarnya.

Fasilitas yang Ditawarkan

1. Bebas biaya pendidikan (SPP, SKS, UAS)
2. Bebas biaya fasilitas dan uang gedung
3. Bantuan biaya hidup setiap semester
4. Program pembinaan keterampilan dan pengembangan diri

Kuota Penerimaan Beasiswa

1. Gelombang 1: 300 penerima (5 Februari – 19 April, seleksi 22 April)
2. Gelombang 2: 330 penerima (1 Mei – 20 Juni, seleksi 24 Juni)
3. Gelombang 3: Kuota menyesuaikan (1 Juli – 20 Agustus, seleksi 26 Agustus)

Persyaratan Pendaftaran KIP Kuliah di UIKA Bogor

Syarat Akademik

1. Lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
2. Memiliki prestasi akademik yang baik.

Syarat Ekonomi

1. Berasal dari keluarga kurang mampu dengan minimal  salah satu bukti dokumen berikut:
2. Kartu KIP dari sekolah (jika ada).
3. Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
4. Surat keterangan tidak mampu dari kelurahan/desa.
5. Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

Cara Pendaftaran KIP Kuliah di UIKA Bogor

1. Membuat Akun KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id
2. Mendaftar sebagai calon mahasiswa baru di https://spmb.uika-bogor.ac.id
3. Mengikuti seleksi yang ditentukan UIKA Bogor
4. Verifikasi dan seleksi beasiswa

Untuk informasi lebih lanjut, calon mahasiswa dapat menghubungi Website https://uika-bogor.ac.id.

Atau pendaftaran mahasiswa baru di https://spmb.uika-bogor.ac.id, WhatsApp UIKA Bogor +62 811-1174-045, informasi Beasiswa +62 811-1399-275 juga email [email protected](Ibnu Galansa)

Sambangi Mako Satpol-PP, Komisi I DPRD Kota Bogor Bahas Isu Penegakan Perda

0

Bogordaily.net – Komisi I DPRD Kota Bogor melakukan kunjungan lapangan dengan mendatangi kantor Satpol-PP Kota Bogor, pada Rabu 5 Februari 2025. Kedatangan para legislator tersebut untuk mengecek kondisi kantor sekaligus melakukan pembahasan terhadap isu penegakan Perda di Kota Bogor.

Rombongan Komisi I DPRD Kota Bogor dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I, Hj. Hakanna dan diikuti oleh Sekretaris Komisi I, Said Muhamad Mohan beserta anggota Komisi I, Asep Nadzarullah, Desy Yanthi Utami, Banu Lesmana Bagaskara, Zakiyatul Fikriyah Al-Islamiyah, Tri Kisowo Jumino dan Fajar Muhammad Nur.

Hakanna menyampaikan Komisi I DPRD Kota Bogor saat ini tengah fokus menyelesaikan isu perihal penegakan Perda, terutama masalah perizinan.

“Sesuai tupoksi kami di bidang pengawasan. Kami sedang fokus terkait masalah perizinan. Sehingga kami ingin mengetahui bagaimana proses pengawasan dan pelaksanaan penegakan Perda di Satpol-PP ini,” kata Hakanna.

Kota Bogor yang menjadi penopang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) dianggap Hakanna merupakan magnet investasi untuk sektor kafe, restoran dan hiburan.

Sehingga penegakan Perda perizinan harus bisa dijalankan agar tidak terjadi masalah di wilayah dan bisnis yang dibangun tanpa adanya perizinan yang jelas.

“Karena kita tidak boleh mempersulit investasi tapi peraturan harus dijalankan. Sehingga peran pengawasan dari Satpol-PP menjadi penting,” tegas Hakanna.

Kasatpol-PP Kota Bogor, Agustyan Syach, menyampaikan bahwa, dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak Perda, Satpol-PP Kota Bogor memiliki tiga cara dalam melakukan pengawasan.

Pertama adalah melakukan pengawasan secara langsung dengan menerjunkan personel, kedua menerima limpahan berkas laporan dari dinas teknis dan terakhir menerima aduan dari masyarakat.

“Tiga hal ini jadi acuan kami mengawasi di lapangan. Disamping kami juga menampung aduan melalui sosial media yang disampaikan langsung oleh masyarakat,” ungkap Agustyan Syach.

Ia berharap, dengan kunjungan yang dilakukan oleh Komisi I DPRD Kota Bogor, peran pengawasan terhadap pelanggaran Perda bisa lebih dimaksimalkan dengan adanya dukungan dan arahan dari jajaran anggota DPRD Kota Bogor.

“Tentu kami tidak bisa bekerja sendiri karena keterbatasan yang ada. Namun dengan dukungan dan arahan yang diberikan oleh DPRD semoga kami bisa lebih maksimal,” pungkasnya. (Muhammad Irfan Ramadan)

Pabrik Narkoba Terbesar di Jawa Barat Terbongkar, Satu Ton Tembakau Diamankan

0

Bogordaily.net – Polres Bogor bersama Dit Narkoba Polda Jabar berhasil membongkar Pabrik narkoba terbesar di Jawa Barat, tepatnya di salah satu Perumahan elit Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Rabu 5 Februari 2025.

Dalam penggerebekan tersebut, dua tersangka berhasil diamankan di lokasi, yakni HP (34), berperan dalam produksi narkotika jenis tembakau sintetis. Kemudian, AA (23 tahun), juga terlibat dalam kegiatan produksi tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menjelaskan bahwa, barang bukti yang berhasil disita terdiri dari sebanyak 50 dus yang masing-masing berisi 20 bungkus tembakau murni, dengan total berat mencapai 1.000 kilogram.

“Semua tembakau tersebut telah dituangkan di atas terpal dan dicampur dengan bahan-bahan prekursor sehingga menghasilkan 1 ton narkotika sintetis siap edar,” kata AKBP Rio Wahyu Anggoro dalam konferensi pers pada, Rabu 5 Februari 2025.

Menurut Rio, modus operasi yang dilakukan oleh para tersangka adalah dengan menyamarkan lokasi produksi narkotika di tengah-tengah pemukiman masyarakat.

“Motif ekonomi dinilai menjadi faktor utama yang mendorong kegiatan ilegal tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengklaim dari seluruh barang bukti yang disita, tercatat bahwa aparat berhasil menyelamatkan sekitar 5 juta jiwa, dengan nilai barang bukti mencapai Rp350 miliar.

“Dari jaringan yang tertangkap, dua orang lainnya dengan inisial B dan E telah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), di mana keduanya diduga berperan sebagai pengendali dalam produksi narkotika jenis tembakau sintetis,” ujar Rio.

Selain itu kata Rio, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang turut andil penyebaran dar pabrik Narkoba terbesar di Jawa Barat ini.

Sementara itu, terhadap para tersangka yang berhasil diamankan akan dijerat dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, antara lain Pasal 113 ayat (2), Pasal 114 ayat (2), atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1).

“Ancaman hukum yang dihadapi meliputi pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun, serta pidana denda mulai dari Rp1 miliar hingga Rp10 miliar,” ungkapnya.(Albin Pandita)

Jasa Raharja Pastikan Korban Tewas Kecelakaan Maut di GT Ciawi 2 Dapat Santunan 

0

Bogordaily.net – Jasa Raharja memastikan korban kecelakaan maut di Gerbang Tol atau GT Ciawi 2 mendapatkan santunan Rp50 juta untuk yang meninggal dunia. Sedangkan, korban luka mendapatkan Rp20 juta untuk biaya pengobatan.

Kepala Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat, Hendriawanto mengatakan bahwa, santunan sebesar Rp50 juta akan diberikan kepada ahli waris korban meninggal dunia setelah proses identifikasi rampung dilakukan oleh tim DVI Polda Jawa Barat.

“Santunan sebesar Rp50 juta proses penyerahan santunan dan lainya itu menunggu identifikasi dari tim dvi Polda Jabar untuk yang luka luka sudah kita berikan jaminan di RSUD Ciawi sebesar Rp20 juta rupiah,” kata Hendriawanto kepada wartawan di RSUD Ciawi, Rabu 5 Februari 2025.

Menurutnya, untuk korban yang mengalami luka, Jasa Raharja telah memberikan jaminan biaya perawatan hingga Rp20 juta kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kabupaten Bogor

Selain itu, Jasa Raharja juga akan membantu proses administrasi bagi ahli waris korban meninggal dunia, sehingga santunan bisa segera disalurkan.

“Petugas kami akan menjemput bola untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan sehingga santunan dapat segera disalurkan,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan para korban luka dan meninggal dunia, akibat kecelakaan maut GT Ciawi 2 tersebut akan diberikan santunan oleh Pemerintah melalui Jasa Raharja.

“Santunan akan kita salurkan melalui jasa raharja biaya pengiriman jenazah akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” ungkap Bey Machmudin.(Albin Pandita)

KPU Kabupaten Bogor Tetapkan Rudy Susmanto-Jaro Ade Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bogor Terpilih

0

Bogordaily.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor secara resmi menetapkan pasangan Rudy Susmanto-Jaro Ade sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih pada Rabu 5 Februari 2025.

Dalam kegiatan penetapan tersebut, dilakukan dalam rapat Pleno Terbuka penetapan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor di Hotel Harris Cibinong City Mall (CMM), Kabupaten Bogor.

Ketua KPU Kabupaten Bogor, M. Adi Kurnia mengatakan bahwa, pasangan Rudy Susmanto dan Jaro Ade telah ditetapkan pemenang dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“KPUD Kabupaten menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor nomor urut satu saudara Rudy Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi,” kata M Adi Kurnia, Rabu 5 Februari 2025.

Adapun, pasangan Rudy Susmanto dan Jaro Ade telah memenangkan kontestasi Pilkada 2024 dengan jumlah total suara 1.559.328.

“Pasangan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi telah memenangkan Pilkada 2024 dengan 70,2 persen total suara sah,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Terpilih Rudy Susmanto mengatakan bahwa, dirinya akan siap memimpin di Kabupaten Bogor dari tahun 2025 hingga 2030.

“Saya Rudy Susmanto dan ade Ruhandi 5 tahun ke depan kami adalah alat perjuangan seluruh masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

Selain itu, Rudy meminta agar masyarakat dapat mendukung penuh bersama dalam membangun Kabupaten Bogor.

“Dampingi kami, kami siap dari awal menyampaikan. Kami wakafkan jiwa dan raga kami untuk membangun Kabupaten Bogor,” ungkapnya.(Albin Pandita)

Dua Korban Tewas Kecelakaan di GT Ciawi Berhasil Teridentifikasi

0

Bogordaily.net – Dua korban tewas kecelakaan maut di Gerbang Tol (GT) Ciawi 2 berhasil teridentifikasi di RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Rabu 5 Februari 2025.

Direktur RSUD Ciawi Fusia Meidiawaty mengatakan bahwa, untuk saat ini sudah teridentifikasi dua jenazah korban atas nama Yana dan juga Budiman. Adapun untuk 6 korban masih belum teridentifikasi.

“Pak Yana dan Pak Budiman. Baru nama saja yang kita tahu, sementara 6 orang belum teridentifikasi,” kata Fusia kepada wartawan, Rabu 5 Februari 2025.

Ia mengatakan bahwa, dari total 11 yang luka, 6 orang masih melakukan penanganan di RSUD Ciawi dan 5 orang diperbolehkan pulang.

“Jadi yang datang ke RSUD Ciawi ini ada 17 orang, 8 dalam keadaan meninggal dunia dan 9 kita lakukan penanganan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia merinci, terdapat tiga korban kecelakaan Ciawi dalam kondisi kritis, termasuk salah satunya adalah sopir truk tronton.

“Tiga orang saat ini dalam keadaan berat, ada di zona merah, termasuk salah satunya adalah supir tronton. Kemudian yang ada di sekitar kita masih 2 orang, 4 orang lagi sudah diperbolehkan pulang,” ujar Fusia.

Sebelumnya diketahui, peristiwa kecelakaan di ruas jalan Tol Bogor Gate Tol Ciawi 2 terjadi pada Rabu dini hari, 5 Februari 2025.

Saat itu, truk dengan muatan galon melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta. Kemudian, truk mengalami rem blong tepat di gerbang tol hingga hilang kendali.(Albin Pandita)

Syekh Abdul Aziz Syahawi Datang ke Pesantren Ummul Quro Al-Islami, Simak Jadwalnya!

0

Bogordaily.net – Syekh Abdul Aziz Syahawi dijadwalkan akan mengisi kegiatan Muhadhoroh Ammah di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami, hari Kamis 6 Februari 2025.

Beliau merupakan salah satu ulama senior Al-Azhar yang dikenal sebagai maha guru dalam mazhab Syafi’i.

Beliau dianugerahi hafalan yang kuat serta memiliki metode pengajaran yang unik, yaitu menggabungkan antara hafalan dan pemahaman.

Setiap kajiannya dihiasi dengan ketelitian dalam menyampaikan ilmu serta kejelasan dalam menjelaskan berbagai permasalahan fikih.

Syekh Abdul Aziz Syahawi dilahirkan di desa Nimrat el-Bashal, Provinsi Gharbiyah, Mesir, pada 22 Jumadil Ula 1364 H (5 Mei 1945 M).

Silsilah Syekh Abdul Aziz Ummul Quro

Beliau berasal dari keturunan Rasulullah SAW melalui jalur Sayyidina Husain bin Ali RA. Berikut adalah silsilah lengkap beliau:

Abdul Aziz bin Ahmad bin Rizq bin Muhammad bin Muhammad bin Ibrahim bin Dusuqi bin Muhammad bin Abdurrahman bin Muhammad As-Syahawi bin Syahawi bin Abdul Majid bin Muhammad Syihabuddin bin Muhammad bin Muhammad Abu al-Anwar bin Muhammad Syamsuddin bin Sayidi Musa Abi al-Imran (saudara Imam Ibrahim Addusuqi) bin Sayidi Abdul Aziz bin Ali Quraisy bin Muhammad Abi Najjar bin Zainal Abidin bin Abdul Khaliq bin Muhammad Abu Thayyib bin Abu Muhammad Abdullah al-Katim bin Abdul Khaliq bin Musa al-Qa’im bin Ja’far Az-Zaki bin Imam Ali Al-Hadi bin Imam Muhammad Al-Jawwad bin Imam Ali Ridha bin Imam Musa Al-Kadzim bin Imam Ja’far As-Shadiq bin Imam Muhammad Al-Baqir bin Imam Ali Zainal Abidin bin Imam Husain bin Imam Ali bin Abi Thalib RA, suami Sayyidah Fathimah Azzahra’, putri Rasulullah SAW.

Sebagai seorang ulama besar, Syekh Abdul Aziz Syahawi dikenal karena keilmuannya yang mendalam dalam Mazhab Syafi’i serta kontribusinya dalam dunia keislaman, khususnya di Al-Azhar, Mesir.

Kesuksesan Syekh Abdul Aziz Syahawi dalam menuntut ilmu tidak lepas dari peran besar orang tuanya. Ayah beliau, Ahmad Syahawi, adalah seorang ulama wara’ yang juga seorang petani kaya raya.

Menyadari pentingnya ilmu agama, beliau mewakafkan putranya untuk menimba ilmu sejak usia dini. Ayahnya memiliki kebiasaan bermunajat kepada Allah, menutup pintu rumah setelah Maghrib hingga pagi hari untuk beribadah.

Sedangkan ibunda Syekh Abdul Aziz Syahawi dikenal sebagai seorang ahli zikir dan pengamal empat tarekat sufi.

Beliau banyak menghabiskan waktunya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dalam sebuah kenangan, Syekh Abdul Aziz Syahawi menyatakan, “Ibuku merupakan ahli zikir, beliau pengamal empat tarekat.”

Syekh Abdul Aziz Syahawi menimba ilmu secara bertalaqqi kepada ulama-ulama besar di Mesir. Berikut adalah jalur sanad keilmuan beliau yang tersambung hingga Imam Asy-Syafi’i:

– Syekh Abdul Hamid As-Syahawi rahimahullah, yang belajar kepada
– Syekh Abdul Majid As-Syahawi rahimahullah, yang belajar kepada
– Syekh Umar bin Ja’far As-Syabrawi rahimahullah (pengarang Syarah Wirdul Sihr), yang belajar kepada
– Syekh Ibrahim al-Bajuri rahimahullah (Syaikhul Islam wal Muslimin), yang belajar kepada
– Syekh Abdullah As-Syarqawi rahimahullah (Syaikhul Islam wal Muslimin), hingga bersambung kepada
– Imam Abu Abdillah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i rahimahullah.

Sebagai seorang ulama terkemuka, Syekh Abdul Aziz Syahawi mengampu berbagai pengajian di Masjid Al-Azhar. Beliau mengajarkan banyak kitab fikih mazhab Syafi’i, di antaranya:

– Fathul Qarib karya Ibnu Qasim Al-Ghazi
– Al-Iqna’ karya Asy-Syarbini
– Tuhfatut Thullab karya Abu Zakariya Al-Anshari
– Minhaj Ath-Thalibin karya Imam Nawawi

Berkat kemajuan teknologi, ceramah dan pengajian beliau kini dapat diakses melalui berbagai platform digital, termasuk YouTube.

Hal ini memudahkan para penuntut ilmu dari berbagai belahan dunia untuk mengambil manfaat dari kajian beliau.

Selain dikenal sebagai maha guru dalam mazhab Syafi’i, Syekh Abdul Aziz Syahawi juga dikenal memiliki kecintaan yang besar terhadap Indonesia. Banyak santri asal Indonesia yang berguru kepada beliau, baik secara langsung di Al-Azhar maupun melalui kajian online.***

Baznas Kota Bogor Tetapkan Zakat Fitrah 1446 H Sebesar Rp45.000

0

Bogordaily.net – Besaran zakat fitrah di Kota Bogor untuk tahun 1446 H telah ditetapkan sebesar Rp45.000 per jiwa. Keputusan ini dihasilkan melalui Rapat Pleno Penetapan Besaran Zakat Fitrah dan Pengesahan Petunjuk Pengelolaan Zakat Fitrah dan Infaq Ramadhan yang dilaksanakan pada Rabu, 5 Februari 2025, di Kantor BAZNAS Kota Bogor.

Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, S. Ag, M E menyatakan bahwa penentuan besaran zakat fitrah ini didasarkan pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 52 Tahun 2014.

“Besaran zakat fitrah adalah 2,5 kg beras per jiwa atau senilai Rp45.000 dengan acuan harga beras medium Rp 13.000 per kg,” jelasnya.

Menurut Subhan Murtadla, zakat dalam bentuk uang ini dipilih dengan mempertimbangkan kebiasaan masyarakat Kota Bogor yang umumnya mengonsumsi beras medium.

“Namun bagi yang biasa mengonsumsi beras premium dan ingin lebih afdhol dapat menunaikan zakat fitrah dengan beras premium,” tambahnya.

Selain zakat fitrah, rapat pleno juga menetapkan besaran fidyah untuk mereka yang tidak dapat berpuasa selama Ramadan, yakni sebesar Rp20.000 per jiwa per hari.

“Nilai fidyah ini mengacu pada perhitungan bantuan biaya hidup harian fakir terlantar di Kota Bogor,” ungkap Subhan Murtadla

Subhan Murtadla, menegaskan bahwa penerimaan zakat fitrah masyarakat dilakukan di BAZNAS Kota Bogor, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid, musala, sekolah dan Yayasan

“UPZ yang telah mendapatkan SK dari BAZNAS Kota Bogor, diperkenankan menghimpun zakat fitrah, dan dapat mengelolanya secara mandiri dengan kewajiban melaporkan pengelolaan kepada BAZNAS Kota Bogor” jelasnya.

Rapat pleno ini turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor, Kementerian Agama Kota Bogor, serta dari MUI Kota Bogor.

Wakil ketua IV Baznas Kota Bogor Hussen As Soleh, S.Ag, M.E mengatakan “Dengan penetapan ini, diharapkan masyarakat Kota Bogor dapat menunaikan zakat fitrah sesuai ketentuan yang berlaku dan mendukung pengelolaan zakat yang aman secara syar’i, regulasi, dan NKRI”

Ketua MUI Kota Bogor KH TB Muhidin pada rapat tersebut menjelaskan bahwa Islam itu dalam pengaturan beribadah.

“Salah satunya terkait dengan kewajiban membayar zakat fitrah itu mendasari pada kebiasaan pada bahan pokok yang dikonsumsi dan kemudahan untuk lebih meringankan dalam menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim,”

Kemudian untuk pembayaran fidyah juga didasarkan pada kemudahan dan jgn memberatkan karena prinsip yang harus ditunaikan 1 mud, jika dikonfersi dan ditularkan ke komoditas pokok yakni beras itu kurang lebih 2 liter, jadi jika di rupiahkan menjadi 20.000/ hari untuk satu kali makan orang miskin.***

1,84 Juta Nasabah Naik Kelas, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Apresiasi Upaya Nyata Sinergi Holding UMi BRI

0

Bogordaily.net – Kehadiran Holding Ultra Mikro (UMi) antara BRI sebagai induk bersama PNM dan Pegadaian telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Tercatat hingga Desember 2024, Holding UMi telah berhasil menaikkelaskan sebanyak 1,84 juta nasabah.

Pencapaian ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menapaki 100 hari kerja.

Dalam hal ini Asta Cita ketiga yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan serta Asta Cita keenam khususnya dalam hal mendorong pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Peningkatan jumlah nasabah UMi yang naik kelas ini mendapat apresiasi pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat.

Muhaimin Iskandar selaku Menko Pemberdayaan Masyarakat mengungkapkan bahwa sinergi dan kolaborasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Lembaga BUMN dan Swasta adalah kunci keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk naik kelas dalam ekosistem yang saling mendukung dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan langsung di saat mengunjungi langsung nasabah Mekaar PNM yang berhasil meningkatkan ekonomi perempuan dari kelompok pra-sejahtera melalui kredit usaha ultra mikro di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis 16 Januari 2025.

“Kuncinya pada pembiayaan dan pendampingan yang tepat, sehingga mereka bisa berdaya dan naik kelas,” ujar Muhaimin.Tercatat hingga Desember 2024, Holding UMi berhasil menaikkelaskan sebanyak 1,84 juta nasabah.

Dari total 1,84 juta nasabah tersebut pada awalnya terdaftar sebagai nasabah yang berhak menerima pembiayaan dari PNM dan Pegadaian, namun kini mereka dapat dilayani secara komersial oleh BRI.Sementara dari segi perluasan, Holding UMi berhasil menambah sebanyak 3 juta debitur, sehingga dari yang awalnya berjumlah 31 juta debitur (13 September 2021) kini berhasil melayani tak kurang dari 34 juta debitur untuk mendapatkan akses keuangan formal.

Direktur Utama BRI Sunarso menegaskan bahwa, keberhasilan ini tak lepas dari implementasi strategi sejak tahun pertama terbentuk. Mulai dari mensinergikan budaya kerja ketiga entitas melalui aktivasi BRIGADE MADANI.

Alhasil terciptanya sharing resources dan diwujudkan dalam penggunaan outlet fisik bernama Sentra Layanan Ultra Mikro (SenyuM) Co-Location yang berjumlah 1.032 kantor per Desember 2024.

“BRI dengan core bisnis UMKM semakin mempertegas komitmennya melalui Holding UMi, dimana setiap entitas dalam Holding Ultra Mikro (BRI, Pegadaian, PNM) dapat memperkuat portofolio core business dengan keunikan masing-masing entitas, sehingga konsep pemberdayaan dan journey integrasi nasabah segmen Ultra Mikro naik kelas dapat berjalan dan terkelola lebih baik,” imbuhnya.

Sinergi ini semakin diperkuat dengan mengintegrasikan platform digital dari 3 entitas, yakni Selena milik Pegadaian, Mekaar Digi milik PNM, dan BRISPOT milik BRI.

Ketiganya terintegrasi dalam platform SenyuM Mobile yang digunakan lebih dari 74 ribu tenaga pemasar di antara tiga entitas.

Dengan kehadiran platform digital ini, akses keuangan formal jadi lebih merata di seluruh Indonesia.

Keberhasilan Holding Ultra Mikro pun tidak terlepas dari infrastruktur yang menggabungkan jaringan konvensional, jaringan hybrid, serta digital yang terdiri dari lebih dari 16ribu unit kerja, 400 ribu AgenBRILink Mekaar serta melalui platform digital seperti BRImo dan Senyum Mobile.

Keberadan AgenBRILink Mekaar ini merupakan perpanjangan tangan BRI dalam meningkatkan penetrasi inklusi dan literasi keuangan. Holding UMi terbukti dapat meng-create social value yang luar biasa.***

Demo Panas di Bogor! KPU Diduga Terima Rp 7 Miliar untuk Paslon Tertentu

0

Bogordaily.net – Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Miskin Kota menggelar demo di depan Kantor KPU Kota Bogor pada Senin 3 Februari 2025.

Mereka menuntut agar kepolisian segera menangkap Ketua KPU Kota Bogor yang diduga menerima gratifikasi demi menguntungkan salah satu pasangan calon (Paslon) dalam Pilkada 2024.

Korlap demo, Rangkuti, menegaskan bahwa netralitas penyelenggara Pemilu di Kota Bogor telah tercoreng akibat tindakan yang tidak terpuji dari oknum pimpinan KPU.

“Bagaimana tidak, Pesta Demokrasi yang seharusnya dilaksanakan demi mewujudkan Kedaulatan Rakyat itu telah dikotori dengan money politic oleh salah satu Pasangan Calon (Paslon) melalui penyelenggara Pemilu dan Pemilihan,” ujarnya.

Dari hasil investigasi yang dilakukan, Rangkuti menyebut adanya dugaan bahwa Ketua KPU Kota Bogor menerima dana sebesar Rp7 miliar demi memenangkan Paslon 05.

Dana tersebut didistribusikan melalui oknum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Bogor, dengan total penyaluran mencapai Rp 3,5 miliar.

“Diduga, atas arahan Ketua KPU, dana tersebut didistribusikan sebanyak Rp2.000.000 untuk setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kota Bogor, setiap pemilih Rp100.000,” katanya.

Saat ini, dugaan kasus suap tersebut tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian. Para demonstran pun mendesak agar aparat hukum segera menetapkan Ketua KPU Kota Bogor sebagai tersangka.

“Meminta pihak Kepolisian segera meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan dengan menetapkan Ketua KPU sebagai tersangka,” tegasnya.

Selain itu, mereka juga mempertanyakan aliran dana sisa sebesar Rp 3,5 miliar dari total Rp7 miliar yang diduga telah disalurkan.

Mereka mencurigai dana tersebut mengalir ke berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 atau bahkan digunakan untuk kepentingan pribadi.***