Home Blog Page 1224

Yuk Ikuti Mapay Sejarah di Tjiwaringin! Japas bakal Ajak Ngulik Sejarah Sejumlah Bangunan Jadul

Bogordaily.net – Bagi yang suka dengan sejarah, jangan lewatkan kegiatan Mapay Sejarah di Tjiwaringin yang diadakan Jalan Pagi Sejarah atau Japas.

Mapay Sejarah di Tjiwaringin bakal dilaksanakan pada Sabtu 8 Februari 2025.

Dengan membayar Rp125 ribu. Pendaftaran peserta sudah dibuka sejak Sabtu 1 Februari 2025 kemarin.

Lewat kegiatan Mapay Sejarah ini, Japas akan mengajak peserta keliling kawasan Tjiwaringinlaan (Jalan Ciwaringin) dan Tjikeumeuhweg (Jalan Merdeka) yang dulunya permukiman orang-orang Belanda.

Di kawasan tersebut, gedung gedung jadul yang masih berdiri tegak akan dimasuki satu persatu untuk diulik sejarahnya.

Berikut sejumlah bangunan jadul yang bakal didatangi dalam kegiatan Mapay Sejarah:

1. SMAN 9 eks Kartini School

2. Gardu listrik zaman Belanda tahun 1926.

3. Sekolah YPK Satu Bakti eks Kristelijke School.

4. Delicious Bakery (1940).

5. ⁠Bajawa Cafe eks Bioskop Maxim.

6. Gedung Korem 061 Surya Kencana eks Sekolah HBS dan Balaikota.

7. ⁠Gedung Percetakan Kita yang diarsiteki F. Silaban.

8. Eks rumah Achmad Sobana (Walikota Bogor 1979-1984).

9. Eks Rumah Harun Kabir (Pejuang Kemerdekaan pemimpin Laskar Tjiwaringin)

10. Eks rumah Andi Hakim Nasution (Rektor IPB) – tidak masuk.

Kontribusi sebesar Rp125 ribu sudah termasuk buras cocol Legend Oma Engswan, makan siang, pin eksklusif, postcard, dan tip guide.

Untuk cara daftarnya: ketik NAMA (spasi) Mapaysejarah, kirim ke 085959502346.***

Eliminasi TBC, Pemkot Bogor Jemput Bola di 20 Titik

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan ‘Active Case Finding’ (ACF) Tuberkulosis (TBC) di 20 titik lokasi di Kota Bogor, dengan pelaksanaan pada 1 hingga 12 Februari 2025.

Berdasarkan data per 31 Januari 2025, ditemukan sebanyak 9.947 kasus TBC (119 persen) di Kota Bogor.

Masih tingginya angka tersebut belum diiringi dengan tingginya angka pemeriksaan TBC pada kontak serumah maupun kontak erat pasien TBC.

Pelaksanaan ACF ini didukung oleh perangkat daerah dan lintas sektor yang berperan dalam mendukung serta memobilisasi peserta untuk mengikuti skrining TBC, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“TBC ini bukan hanya hari ini saja, tetapi telah menjadi stigma yang luar biasa. Untuk itu, diperlukan peran maksimal dari pemerintah,” kata Plh Wali Kota Bogor, Hanafi, saat membuka ACF hari pertama di Lapangan Basket GOR Pajajaran, Tanah Sareal, Sabtu 1 Februari 2025.

Hanafi melanjutkan, eliminasi TBC merupakan salah satu prioritas penanganan kesehatan pemerintah karena jumlah kasusnya yang masih tinggi. Namun, upaya ini membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.

“Harus dilakukan secara bersama-sama lintas sektor. Kita harus aktif jemput bola, karena stigma masyarakat terhadap TBC belum hilang,” ujar Hanafi.

Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, menambahkan bahwa TBC merupakan penyakit menular paling mematikan kedua di dunia.

“Bahkan, Jawa Barat berada di urutan pertama dalam penemuan kasus TBC tertinggi di Indonesia. Program Eliminasi TBC Tahun 2030 bertujuan untuk meningkatkan kepedulian seluruh masyarakat terhadap TBC,” jelas Retno.

Skrining yang dilakukan mencakup gejala-gejala TBC, dampaknya terhadap kualitas hidup, serta bagaimana pencegahan dan pengobatan TBC agar dapat mengurangi potensi penularan penyakit kepada orang-orang di sekitar melalui gerakan TOSS TBC, yaitu ‘Temukan, Obati, Sampai Sembuh’.

“Penting bagi masyarakat untuk sadar akan TBC, salah satunya dengan memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila muncul gejala TBC,” ujar Retno.

Selain itu, baik masyarakat maupun petugas kesehatan dapat secara aktif menemukan dan melaporkan seseorang dengan gejala TBC untuk dilakukan pemeriksaan serta investigasi kontak.

Program Hasil Terbaik Cepat (Quick Win) Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan mencakup skrining kesehatan, pembangunan rumah sakit di daerah-daerah, serta penanganan TBC.

Dalam upaya mencapai tujuan penanganan TBC, Kementerian Kesehatan RI menerapkan kebijakan pencegahan TBC yang tertuang dalam Strategi Nasional 2020-2024.

“Salah satu strateginya adalah mengombinasikan upaya penemuan dan pengobatan TBC secara aktif dengan upaya pencegahan melalui pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada kasus infeksi laten TBC (ILTB),” urai Retno.

Penemuan kasus TBC secara aktif dilakukan dengan skrining sistematis pada populasi berisiko, yaitu kontak serumah, kontak erat, ODHIV, penyandang diabetes melitus, orang dengan kurang gizi, perokok, dan kontak erat dengan penderita kusta.

Selain itu, penemuan kasus TBC secara aktif bertujuan untuk menemukan terduga TBC di populasi berisiko, mendeteksi TBC lebih dini guna mengurangi keterlambatan diagnosis, menekan penularan dengan mengurangi sumber infeksi, serta menemukan kasus ILTB agar dapat diberikan TPT.

“Dengan adanya kegiatan ACF TBC ini, diharapkan dapat meningkatkan penemuan terduga dan kasus TBC, meningkatkan skrining serta pemberian TPT pada kelompok berisiko, dan mengurangi rantai penularan TBC di Kota Bogor,” kata Retno.***

Ibnu Galansa

Hadiri Bazaar Rakyat BSF CGM 2025, Dedie Rachim Borong Sandal Untuk Bocah

0

Bogordaily.net – Ada pemandangan yang berbeda pada kegiatan Bazaar Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh (BSF CGM), Vihara Dhanagun pada Sabtu, 1 Februari 2025 petang.

Pasalnya, dalam kegiatan itu, Wali Kota Bogor terpilih 2025-2030, Dedie A. Rachim memborong sandal untuk dibagikan kepada sejumlah anak yang mengikutinya saat berkunjung ke sejumlah stand bazaar.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim keliling berkunjung melihat Bazar rakyat yang diikuti oleh sekitar 25-30 tenant. Para tenant tersebut mayoritas merupakan pelaku UMKM lokal.

Saat berada di tenant sandal, dengan spontan Dedie mengajak sejumlah anak-anak agar merapat. Kemudian, ia pertanyakan ukuran kaki bocah laki-laki tersebut.

“Ade-ade sini. Kalian ngikutin saya dari tadi muter-muter. Mau saya beliin sendal, berapa ukuran kakinya,” ujar Dedie.

Kecerian terlihat langsung dari empat orang bocah tersebut lantaran dibelikan sandal baru oleh Wali Kota Bogor terpilih 2025-2030, Dedie Rachim. Riuh dan senyum sumringah pun terpancar dari raut wajah para bocah.

“Jangan berebut ya. Semua kebagian. Sabar jangan dorong-dorong,” kata Dedie.

Dalam acara tersebut, Dedie hadir didampingi Ketua Panitia Cap Go Meh Bogor Street Festival (BSF CGM) 2025, Arifin Hilmawan. Ia menjelaskan bahwa Bazar Rakyat merupakan bagian dari roadshow menuju puncak acara BSF CGM 2025.

“Selain bazar mereka juga mengadakan kunjungan ke Panti Jompo, Anak Yatim, pembagian kacamata gratis, dan kegiatan lainnya. Jadi tujuan dari rangkaian acara ini adalah sebagai bagian dari memeriahkan Bogor Street Festival Cap Go Meh,” kata Arifin.

Bazar rakyat ini diikuti oleh sekitar 25-30 tenant, yang mayoritas merupakan pelaku UMKM lokal. Arifin berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi kerakyatan serta meningkatkan partisipasi UMKM dalam event besar.

Selain bazar, kegiatan ini juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian yang digelar setiap hari hingga 9 Februari 2025.

“Kami ingin masyarakat yang melewati area ini bisa mampir, menikmati acara, sekaligus berbelanja produk lokal,” ungkapnya.***

Kena Razia Polantas, Pemotor di Bogor Bawa Ribuan Tramadol

0

Bogordaily.net – Kejadian mengejutkan terjadi di Jalan Dewi Sartika, Kota Bogor, Jawa Barat, saat petugas Polisi Lalu Lintas (Polantas) menghentikan sepeda motor yang mencurigakan.

Setelah dilakukan penggeledahan, pengendara motor kedapatan membawa ribuan butir obat-obatan terlarang, termasuk Tramadol, dan beberapa jenis obat lainnya.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (31/1) sore. Kompol Yudiono, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, menjelaskan bahwa awalnya, petugas Turjawali Satlantas Polresta Bogor Kota, Aiptu Hermansyah, melakukan pengaturan lalu lintas dan melihat sepeda motor berboncengan tanpa pelat nomor yang mencurigakan.

“Setelah diberhentikan, pengendara motor terlihat panik, sementara penumpangnya langsung kabur membawa tas,” ujar Yudiono, Sabtu (1/2/2025).

Meskipun penumpang sempat melarikan diri, ia akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi. Setelah diperiksa, tas yang dibawanya berisi obat-obatan terlarang dalam jumlah besar.

Namun, pengendara motor berhasil melarikan diri. Polisi pun mengamankan sepeda motor sebagai barang bukti dan membawanya ke Satres Narkoba Polresta Bogor Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan antara lain:

4.800 butir Tramadol
1.500 butir Trihexyphenidyl
10.000 butir Hexymer

Kasus ini tengah diselidiki lebih lanjut.***

BPBD Jelaskan Siapa Peserta Diksar Imapala Uhamka yang Hilang di Gunung Joglo

0

Bogordaily.net – Pendaki yang ditemukan meninggal dunia di Gunung Joglo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor dan diduga jatuh ke jurang usai jalur tertutup kabut tercatat sebagai peserta diksar Imapala Uhamka.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor M Adam Hamdani menjelaskan bahwa pendaki atas nama M Rohadi (21) sebelumnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Sabtu 1 Februari 2025 sekitar pukul 09.41 WIB.

“Korban sudah ditemukan dalam keadaan MD (meninggal dunia)  ditemukan pada pukul 09.41 pada hari Sabtu, 01 Februari 2025 di aliran Curug Pariuk dalam keadaan telungkup,” kata M Adam kepada wartawan, Sabtu 1 Februari 2025.

Ia menjelaskan, Muhammad Rohadi yang merupakan team IMAPALA UHAMKA awalnya sedang melakukan diksar yang berlokasi Puncak Gunung Joglo di Cisarua pada hari Rabu tanggal 29 Januari 2025 pada pukul 18.00 WIB.

Salah satu senior sebagai Swiper Akbar ingin melakukan pengecekan akhir.

Namun ketika senior kembali ke titik berpisah rohadi sudah tidak ada.

“Senior berpikir Rohadi sudah turun ke bawah dan setelah dicek ke bawah seluruh rombongan sudah ada kecuali korban yaitu Rohadi. Sehingga Rohadi dinyatakan hilang,” jelasnya.

Adam menjelaskan, M Rohadi diduga jatuh ke jurang usai cek jalur dikarenakan kondisi jalur saat itu tengah hujan dan tertutup kabut.

“Kondisi medan yang banyak terdapat jurang dan lembah, Serta cuaca yang cukup ekstrim dapat menyebabkan korban kemungkinan jatuh atau tersesat dikarenakan jalur yang tertutupi kabut dan hujan,” ungkap M Adam Hamdani.***

(Albin Pandita)

Jatuh ke Jurang, Pendaki Hilang di Gunung Joglo Bogor Ditemukan Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Pendaki yang dinyatakan hilang di Gunung Joglo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu 1 Februari 2025.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Badan Tim SAR Nasional (Basarnas), pendaki atas nama Mohamad Rohadi (21) ditemukan pada Sabtu 1 Februari pukul 09.41WIB, sejak dinyatakan hilang pada Rabu, 29 Januari 2025 sekira pukul 13.00 WIB.

Relawan Kemanusiaan Alex mengungkapkan bahwa, pihaknya bersama SAR Gabungan berhasil menemukan korban. Namun, kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Iya betul (ditemukan) kondisi MD (meninggal dunia),” kata Alex kepada wartawan, Sabtu 1 Februari 2025.

Lebih lanjut, untuk saat ini pihaknya masih menunggu data resmi dari Basarnas terkait penyebab hilang nya korban.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani menjelaskan bahwa, saat ini pihaknya masih melakukan proses pencarian pendaki tersebut.

“Kalo dari informasi yang dihimpun teman-teman di lapangan, itu belum ditemukan,” ujar Adam Hamdani kepada wartawan, Jum’at, 31 Desember 2025.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah berkumpul di lokasi Gunung Joglo dengan mendirikan sejumlah posko bersama anggota Basarnas, Damkar hingga beberapa relawan lainnya.

“Malam ini breafing pemetaan tugas, besok pagi pukul 07.00 WIB mulai pencarian lagi,” ungkapnya.***

(Albin Pandita)

Mulai Hari Ini, Gas Elpiji 3 Kg Tidak Dijual ke Pengecer. Ini Gantinya!

0

Bogordaily.net – Mulai 1 Februari 2025, gas elpiji 3 Kg tidak lagi dijual ke pengecer.

Jadi, masyarakat tak lagi bisa membeli LPG 3 kg dari pengecer. Pemerintah telah resmi mengalihkan distribusi LPG melon ini langsung ke pangkalan resmi.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk memastikan harga LPG 3 kg tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Para pengecer yang ingin terus berjualan harus beralih menjadi pangkalan resmi dan mendapatkan nomor induk usaha.

“Ini bagian dari penataan distribusi LPG agar harga yang diterima masyarakat sesuai dengan aturan. Pengecer tidak dihapus begitu saja, tetapi diarahkan menjadi pangkalan resmi dengan izin usaha yang jelas,” kata Yuliot di Jakarta, Jumat (31/1/2025).

Putus Mata Rantai, Kurangi Penyalahgunaan

Dengan kebijakan ini, rantai distribusi LPG 3 kg akan lebih terkontrol. Pemerintah berharap tidak ada lagi pasokan berlebih atau penyalahgunaan distribusi yang menyebabkan harga di luar kendali.

“Kita ingin memastikan LPG 3 kg sampai ke masyarakat yang berhak dengan harga yang wajar. Pertamina akan tetap menjadi penyedia utama dalam sistem distribusi ini,” tambah Yuliot.

Pendaftaran Online, Syarat Mudah

Bagi pengecer yang ingin beralih menjadi pangkalan resmi, pemerintah telah memberikan masa transisi satu bulan. Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang sudah terintegrasi dengan data kependudukan Kementerian Dalam Negeri.

“Perseorangan juga bisa daftar, cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai syarat dasar. Semua sudah terhubung dalam sistem OSS untuk mempermudah prosesnya,” pungkasnya soal kebijakan gas elpiji 3 Kg yang tidak lagi dijual ke pengecer.

Dengan kebijakan baru ini, diharapkan distribusi LPG 3 kg menjadi lebih tertata dan transparan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan gas subsidi dengan harga yang lebih stabil.***

Misteri Hilangnya Peserta Diklat Mapala Uhamka di Gunung Joglo Bogor, Pencarian Kembali Dilanjutkan

0

Bogordaily.net – Pencarian seorang peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) yang hilang di Gunung Joglo, Cisarua, Bogor, kembali dilanjutkan pagi ini (1/2/2025).

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, dan Damkar terus berupaya menembus rintangan alam demi menemukan korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Tantangan Cuaca dan Keterbatasan Waktu

Menurut Jalaluddin, Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, pencarian sempat dihentikan kemarin sore akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat serta keterbatasan waktu.

Laporan hilangnya korban baru diterima sekitar pukul 15.00 WIB, sedangkan pencarian harus dihentikan sesuai SOP pada pukul 17.30 WIB demi keselamatan tim penyelamat. Akibatnya, pencarian pada hari pertama tidak bisa dilakukan secara maksimal.

Cuaca Buruk, Medan Licin, Tim SAR Waspada

Tak hanya waktu yang menjadi musuh, cuaca pun ikut memperumit proses pencarian. Hujan deras yang mengguyur Gunung Joglo sejak kemarin membuat jalur pencarian menjadi licin dan berbahaya.

Bahkan sejak pagi tadi, hujan kembali turun, sehingga menghambat pergerakan tim penyelamat dan mempersempit jarak pandang. Dalam kondisi ekstrem seperti ini, kewaspadaan ekstra menjadi kunci agar tim SAR tetap selamat selama operasi pencarian.

Peserta Diklat Mapala dari UHAMKA Hilang Misterius

Korban yang hilang diketahui merupakan peserta diklat Mapala dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta.

Ia dilaporkan menghilang saat mengikuti pelatihan di Gunung Joglo, namun laporan resmi baru diterima pada pukul 14.00 WIB.

Selisih waktu ini menyebabkan upaya penyelamatan tidak bisa langsung dilakukan. Hingga saat ini, tim SAR masih terus berusaha mencari korban di tengah tantangan alam yang tak bisa diprediksi.***

NRG 2025 Kapan Terbit? Guru PPG Daljab dan Piloting Harap Bersabar

0

Bogordaily.net – Nomor Registrasi Guru (NRG) kapan terbit? Bagi para guru lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), Nomor Registrasi Guru (NRG) adalah hal yang paling dinanti.

Pasalnya, tanpa NRG, tunjangan profesi belum bisa dicairkan. Nah, kabar terbaru, NRG mulai muncul di KSG (Kualifikasi Sertifikasi Guru), khususnya bagi peserta PPG Daljab dan sebagian peserta Piloting.

Namun, masih ada satu pertanyaan besar: bagaimana dengan SIMTUN? Apakah sudah valid? Simak update lengkapnya berikut ini!

NRG Sudah Muncul di Info GTK, Tapi Belum Merata

Para guru yang rajin mengecek Info GTK mungkin sudah melihat NRG mereka di dashboard.

Jika belum, jangan panik! Beberapa guru yang sertifikasinya sudah berubah status di SIM PKB memang lebih dulu mendapatkan NRG.

Bagi yang belum melihat NRG, harap bersabar karena pemutakhiran data masih berlangsung. Proses ini dilakukan bertahap, jadi tetap pantau Info GTK secara berkala.

Cara Mengecek NRG di Info GTK

Untuk memastikan apakah NRG Anda sudah muncul, ikuti langkah berikut:

  1. Login ke Info GTK: Gunakan akun yang sudah terdaftar.
  2. Periksa Dashboard: Cek status kelulusan dan sertifikasi.
  3. Gulir ke Bawah: Jika belum terlihat di bagian atas, coba cari di bagian bawah.
  4. Jika status kelulusan dan sertifikasi Anda berwarna kuning dengan tulisan “Belum Valid”, artinya NRG sudah ada tapi masih menunggu validasi. Jika masih berwarna biru, berarti data belum sepenuhnya diperbarui.

Struktur NRG dan Artinya

Setiap NRG memiliki pola tertentu, misalnya: 24184XXXXX

  • “24” = Tahun kelulusan PPG (misalnya, 2024).
  • “184” = Kode bidang studi (contoh: Fisika).
  • “XXXXX” = Nomor registrasi unik.
    Pastikan kode bidang studi sudah sesuai agar tidak ada kendala dalam pencairan tunjangan.

SIMTUN Masih Dalam Proses Validasi, Kapan Beres?

Walaupun NRG mulai muncul, SIMTUN (Sistem Informasi Manajemen Tunjangan) masih dalam proses validasi oleh pusat. Hal ini membuat tampilan NRG di Info GTK masih berwarna merah, yang berarti belum sepenuhnya valid.

Jika warna merah berubah menjadi biru atau hijau, itu tanda bahwa data Anda sudah aman. Jadi, bagi yang masih melihat warna merah, tetap tenang dan tunggu proses validasi selesai.

Bagaimana Nasib Peserta PPG Piloting?

Bagi peserta PPG Piloting, situasinya sedikit berbeda. Ada yang sudah melihat NRG mereka muncul, tapi ada juga yang masih menunggu. Pastikan data di Dapodik sudah benar dan tersinkronisasi agar proses berjalan lebih cepat.

Tips Jika NRG Belum Muncul

Jika Anda belum melihat NRG di Info GTK, coba langkah berikut:

  • Cek data di Dapodik untuk memastikan tidak ada kesalahan.
  • Hubungi operator sekolah agar data segera diperbarui.
  • Pantau Info GTK secara berkala karena update dilakukan bertahap.
    Jangan panik! Proses ini memerlukan waktu, jadi bersabarlah.

Kapan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Cair?

Bagi yang sudah memiliki NRG, pertanyaan berikutnya adalah kapan TPG akan dicairkan.

Umumnya, TPG dibayarkan satu tahun setelah kelulusan PPG. Jika Anda lulus tahun 2024, maka TPG akan cair pada 2025.

Itulah informasi dan ulasan seputar NRG kapan terbit.***

10+ Kode Voucher Shopee 1 Februari 2025: Diskon Besar di Awal Bulan, Klaim Sekarang!

0

Bogordaily.net – Kode Voucher Shopee 1 Februari 2025. Siapa yang tak suka belanja hemat? Shopee kembali bagi-bagi kode voucher spesial di awal bulan! Jangan sampai ketinggalan, karena 7 kode voucher Shopee ini hanya berlaku untuk hari ini, Sabtu, 1 Februari 2025.

Dengan promo ini, kamu bisa belanja lebih hemat dan menikmati diskon spesial. Mulai dari potongan harga hingga ratusan ribu rupiah hingga cashback yang bikin dompet aman!

Tak perlu lama-lama, berikut 7 kode voucher Shopee yang bisa kamu klaim sekarang juga:

1. Kode Voucher: PMTKKLNY88
Diskon 8% hingga Rp 80.000 untuk belanja pakai kartu kredit Permata. Berlaku dengan minimum pembelian Rp1 juta. Buruan, hanya sampai 3 Februari!

2. Kode Voucher: MEGASAM500
Pecinta gadget, merapat! Dapatkan diskon Rp500.000 untuk pre-order Samsung S25 dengan kartu kredit Bank Mega. Berlaku hingga 13 Februari dengan minimum belanja Rp10 juta.

3. Kode Voucher: BNICNY
Diskon 8% hingga Rp158.000 khusus pengguna kartu kredit BNI! Minimal belanja Rp1.888.888, berlaku hingga 3 Februari.

4. Kode Voucher: MNDDBLNY88
Belanja lebih hemat dengan diskon Rp88.000 pakai kartu debit Mandiri. Berlaku untuk transaksi minimal Rp1 juta hingga 3 Februari.

5. Kode Voucher: MNDSHPLNY
Rayakan Imlek dengan belanja hemat! Gunakan kode ini untuk mendapatkan diskon hingga Rp198.000 dengan pembelian minimal Rp2.200.000. Berlaku sampai 3 Februari.

6. Kode Voucher: NEOZBLEND
Dapatkan potongan Rp65.000 untuk pembelian produk Tuctac Forte Blender dari Neozen. Tapi hati-hati, kode ini hanya berlaku hingga 2 Februari!

7. Kode Voucher: CIMBLNY88
Spesial untuk pengguna CIMB Niaga! Gunakan kode ini untuk menikmati diskon Rp88.000 dalam promo Shopee Imlek Sale sebelum 3 Februari.

Kode voucher ini bisa habis kapan saja! Segera gunakan sebelum masa berlakunya habis dan nikmati belanja hemat di Shopee.

Itulah informasi mengenai kode voucher Shopee 1 Februari 2025.***