Tuesday, 5 May 2026
Home Blog Page 1281

Haris Setiawan : Perumda Pasar Tohaga Salah Satu BUMD di Kabupaten Bogor Yang Belum Ambil PMP

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Bogor yang hingga saat ini belum mengambil Penyertaan Modal Pemerintah (PMP).

Hal tersebut dijelaskan langsung oleh Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan usai audiensi dengan jajaran Pemkab Bogor, pada Senin 21 Oktober 2024.

“Intinya begini, kalo saya memang sampai saat ini kami belum mengambil opsi itu, memang seperti diketahui tohaga, mungkin satu-satunya BUMD yang tidak mengambil PMP,” kata Haris Setiawan, Senin 21 Oktober 2024.

Menurut Haris, Perumda Pasar Tohaga sejak awal pembentukan pada tahun 2007 lalu sudah bisa mandiri dengan mengembangkan sendiri potensi bisnis, tanpa harus menggunakan dana PMP.

“Kita hanya, dulu waktu pendirian di tahun 2007 hanya Rp10 M setelah itu kita berkembang sendiri dan kita bisa mengembangkan tanpa banyak mengeluarkan dana PMP,” jelasnya.

Haris mengatakan, keputusan untuk tak mengambil PMP tersebut dilakukan dengan berbagai pertimbangan, salah satunya dengan tanggung jawab atas penggunaan dana tersebut.

“Saat ini mungkin belum, karena kalo saya itu banyak pertimbangan, terutama bagaimana kami bisa mempertanggungjawabkan PMP itu,” ujar Haris.

Lebih lanjut kata Haris, pihaknya khawatir jika jajaran direksi mengambil PMP tersebut sehingga mengurangi tingkat kemandirian ekonomi sektor BUMD.

“Saya khawatir kami terlena, ketika dapat PMP itu kita merasa banyak duit, lebih baik saya merasa tidak banyak duit, maka survesing mood saya bisa keluar, adrenaline saya,” ungkapnya. (Albin Pandita)

Pj Bupati Bogor Ingatkan Jajarannya Konsisten Lakukan Aksi Pengendalian Inflasi

0

Bogordaily.net – Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah tingkat Kabupaten Bogor, di Ruang Rapat I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Senin 21 Oktober 2024.

Dalam kesempatan tersebut Pj bupati mengingatkan jajarannya untuk konsisten melaksanakan aksi pengendalian inflasi.

Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri menjelaskan bahwa, pihaknya akan terus melakukan aksi untuk mengendalikan inflasi di Kabupaten Bogor menurut saya sudah tepat, untuk menjaga harga-harga di pasaran jangan sampai mencapai di atas harga eceran tertinggi.

“Saya minta setiap minggu kita harus hati hati mencermati dinamika. untuk minggu ini fokus kita ke beberapa komoditas diantaranya, cabe merah, cabe rawit, daging sapi,” kata Bachril, Senin 21 Oktober 2024.

Kemudian Bachril juga meminta agar rencana yang sudah disusun untuk diimplementasikan, ia siap turun untuk memastikan program tersebut berjalan dengan baik. Diantaranya rencana aksi untuk pengendalian inflasi, menurunkan angka stunting, mengurangi kemiskinan ekstrim, dan pengangguran terbuka.

“Untuk mengendalikan inflasi, kita tidak boleh lengah, saya selalu minta data yang disajikan itu mingguan, jika ada harga yang melebihi harga eceran tertinggi maka segera ambil langkah untuk menurunkan harga tersebut,” jelasnya.

Selain itu, ia berharap bisa mengendalikan inflasi di Kabupaten Bogor dengan baik, jangan sampai masuk 10 daerah dengan tingkat inflasi yang tertinggi di Indonesia.

“Upaya yang dilakukan harus juga berkolaborasi dengan seluruh pihak, diantaranya Forkopimda, Kadin, Baznas, dan stakeholder lainnya,” ungkap Bachril. (Albin Pandita)

Adityawarman Apresiasi Perumda PPJ Kota Bogor yang Hadirkan Pasar Nyaman

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil menyampaikan apresiasi kepada jajaran Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) yang terus berkomitmen untuk menghadirkan pasar yang nyaman bagi pedagang dan pembeli.

Ia menegaskan bahwa DPRD Kota Bogor juga akan ikut berkomitmen dalam mendukung Pemerintah Kota Bogor dan Perumda PPJ untuk menciptakan pasar yang nyaman.

“Kami sangat mendukung yang dilakukan perumda PPJ, DPRD kota bogor melalui Komisi II dan Komisi III siap mendukung agar pasar lain menjadi pasar yang nyaman, bersih dan menyenangkan,” kata pria yang akrab disapa Kang Adit.

Menurut Adit, kehadiran pasar yang nyaman dan aman tidak bisa dilepaskan dari kehadiran investor dan pihak pengembang yang mampu merevitalisasi Pasar Jambu Dua.

Untuk itu, Adityawarman berharap Perumda PPJ mampu menerapkan konsep yang baik ini ke pasar yang lainnya.

Sebab, berdasarkan hasil rapat antara Direksi Perumda PPJ dengan Komisi II DPRD Kota Bogor, diketahui dari 2023 Perumda PPJ memiliki rencana melakukan revitalisasi terhadap 11 pasar yang ada di Kota Bogor.

Besar harapan Adit, jika semua rencana bisnis berjalan lancar, maka keberadaan pasar dapat menjadi tulang punggung perekonomian Kota Bogor kedepannya.

“Jadi pasar bukan hanya sebagai pusat transaksi tapi awal penumbuhan ekonomi masyarakat lokal Bogor. Kita sangat butuh pusat pengembangan ekonomi pasca pandemi untuk kembali meningkatkan ekonomi Kota Bogor yang sempat turun,” tutup Adit. (Muhammad Irfan Ramadan)

Lima Tahun KemenKopUKM Melakukan Transformasi Ekonomi Koperasi dan UMKM

0

Bogordaily.net – Teten Masduki menerima amanat sebagai Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) untuk periode 2019-2024 dari Presiden Joko Widodo dengan tugas memajukan sektor koperasi dan mendorong UMKM naik kelas.

Dalam upayanya memenuhi amanat tersebut, Teten segera menyusun skema transformasi ekonomi yang bertujuan menciptakan struktur ekonomi yang lebih berkeadilan. Langkah ini selaras dengan visi Presiden Jokowi yang memprioritaskan pengembangan UMKM dan sumber daya manusia dalam masa pemerintahannya.

“Diperlukan transformasi ekonomi agar struktur ekonomi kita lebih adil. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan UMKM, sehingga usaha mikro dapat berkembang menjadi usaha kecil, usaha kecil menjadi usaha menengah, dan usaha menengah dapat berkembang menjadi usaha besar,” ujar Teten dalam Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Menteri Koperasi di Jakarta, Senin (21/10).

Selama lima tahun masa jabatannya, Teten secara konsisten mengelola koperasi sebagai badan usaha strategis untuk UMKM, yang saat ini mencakup sekitar 99 persen dari populasi pelaku usaha di Indonesia.

“UMKM menyumbang 61 persen dari PDB nasional dan menciptakan 97 persen lapangan kerja. UMKM juga memiliki keunggulan yang unik, yaitu ketangguhannya menghadapi krisis. Baik pada krisis ekonomi tahun 1997 maupun saat pandemi COVID-19, UMKM terbukti lebih tahan banting dibanding perusahaan besar,” jelas Teten.

Pada awal kepemimpinannya, Kementerian Koperasi dan UKM turut berperan penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya dalam merespons dampak pandemi COVID-19.

“Setelah pandemi berakhir, kami memasuki fase baru yang fokus pada inovasi, termasuk memperkuat koperasi sebagai wadah konsolidasi bagi usaha mikro dan kecil agar dapat meningkatkan skala ekonominya,” ungkap Teten.

Teten juga menjelaskan bahwa koperasi dapat mempercepat akselerasi usaha mikro dan kecil dengan memanfaatkan inovasi teknologi. Hal ini akan memungkinkan mereka menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan nilai ekonomi yang lebih besar.

“Koperasi berfungsi sebagai aggregator, menggabungkan proses dan hasil dari usaha mikro dan kecil. Dengan demikian, mereka dapat terhubung dengan rantai pasok yang lebih luas. Inilah fondasi yang kami bangun,” tambah Teten.

Lebih lanjut, Teten menekankan bahwa salah satu indikator keberhasilan transformasi ekonomi suatu negara adalah rasio kewirausahaannya. Semakin tinggi rasio tersebut, semakin dekat suatu negara menuju status negara maju.

“Ini adalah bagian dari upaya kita mewujudkan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi pada tahun 2045. Di mana untuk menjadi negara maju, pendapatan per kapita Indonesia diproyeksikan bisa mencapai 30.000 dolar AS pada 2045,” jelasnya.

Teten berharap, pemerintahan berikutnya dapat melanjutkan inovasi yang telah dirintis, serta terus memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak UMKM di Indonesia.

“Tantangan ke depan adalah melengkapi ekosistem inovasi yang telah dibangun dan meningkatkan skala UMKM agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terus terjadi,” kata Teten.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Koperasi Periode 2024-2029 Budi Arie Setiadi berterima kasih kepada Teten Masduki atas lima tahun kinerjanya mengawal koperasi dalam negeri. Ia berharap nantinya akan mendapatkan input dalam merumuskan program Kementerian Koperasi.

Menteri Budi Arie mengungkapkan, bahwa ia akan berupaya untuk melakukan digitalisasi koperasi. “Selain digitalisasi juga akan kami lakukan rebranding koperasi, serta memperkuat tata kelola dan sumber daya koperasi,” tutur Menteri Budi Arie. ***

Jadi BUMN dengan Setoran Dividen Terbesar ke Negara, BRI Raih Dua Penghargaan Dalam Ajang The Asian Post Awards 2024

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mendapatkan pengakuan atas kinerja positifnya dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang The Asian Post Awards 2024.

Dalam acara yang diselenggarakan di Shangri-La Hotel, Jakarta (3/10), BRI mendapatkan penghargaan sebagai The Top Dividend Contributor State-Owned Enterprise 2024 dan Platinum Champion State-Owned Enterprise.

Penghargaan The Top Dividend Contributor State-Owned Enterprise 2024 diberikan atas kontribusi BRI yang konsisten sebagai penyumbang dividen terbesar di antara perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pencapaian ini mencerminkan komitmen BRI dalam memberikan nilai tambah kepada negara melalui optimalisasi kinerja perusahaan yang berkelanjutan. Di sepanjang tahun 2023 lalu, BRI berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp60,4 triliun.

Sebagai bentuk komitmen penciptaan economic value, BRI membagikan dividen sebesar 80% dari total laba bersih atau senilai Rp43,49 triliun kepada pemegang saham baik pemerintah maupun publik.

Atas pembagian dividen kepada pemegang saham tersebut, BRI menjadi perusahaan dengan setoran dividen terbesar di tahun 2024. Dalam pembagian dividen tersebut, BRI memberikan setoran kepada negara mencapai Rp25,7 triliun.

Selain itu, penghargaan Platinum Champion State-Owned Enterprise diberikan atas prestasi keuangan BRI yang memiliki performa keuangan terbaik selama 14 tahun berturut-turut sejak tahun 2010 hingga 2023. Pengakuan ini menegaskan posisi BRI sebagai bank BUMN dengan kinerja finansial yang solid dan inovatif, sekaligus membuktikan ketangguhan BRI dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.

Pada tahun 2023 kinerja BRI tercatat tumbuh positif dan berkelanjutan. Secara konsolidasian aset perseroan tumbuh 5,3% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp1.965,0 triliun, serta membukukan laba sebesar Rp60,4 triliun atau tumbuh 17,5% yoy. Dari sisi fungsi intermediasi, hingga akhir Desember 2023, BRI berhasil mendorong penyaluran kredit tumbuh 11,2% yoy menjadi Rp1.266,4 triliun.

Pencapaian ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan penyaluran kredit industri perbankan nasional yang sebesar 10,4% yoy di sepanjang tahun 2023.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama BRI Sunarso menuturkan bahwa sebagai perusahaan BUMN, BRI memiliki peran sebagai agent value creator dan agent of development. Agar dapat menjalankan fungsi tersebut secara simultan, maka BRI harus mencetak keuntungan.

“Dengan memperoleh keuntungan atau economic value, maka perusahaan BUMN bisa memiliki modal untuk menciptakan social value sehingga ekonomi akan berputar,” ujar Sunarso. ***

Viral Bobby Kertanegara, Kucing Kesayangan Presiden Prabowo Subianto yang Ikut Tinggal di Istana

0

Bogordaily.net – Bagi pengikut Presiden Prabowo Subianto di Instagram pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Bobby Kertanegara. Dia adalah kucing kesayangan presiden ke 8 Indonesia yang baru dilantik 20 Oktober 2024 kemarin.

Usai pelantikan, Bobby Kertanegara pun mendadak viral karena ikut ke Istana Kepresidenan. Bahkan sejumlah politisi dan tamu undangan menyempatkan foto bareng dengan Bobby.

Siapa sangka, berawal dari perjumpaan tak sengaja ini, Prabowo dan Bobby Kertanegara menjadi tak terpisahkan.
Bobby adalah kucing liar yang datang ke rumah Prabowo di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dikira singgah, Bobby betah berdiam di Kertanegara, rumah sang Ketua Umum Partai Gerindra. Prabowo pun suka dengan kehadiran makhluk berkaki empat itu.

“Memang kan Bobby ini unik ya. Jadi kucing Bobby datang ke rumah Pak Prabowo 1,5 tahun lalu, kalau cerita Pak Prabowo. Kemudian nggak mau keluar-keluar dia di situ,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak pada 2018 silam.

Merujuk pada cerita Dahnil, artinya Bobby sudah dirawat Prabowo kurang lebih sejak akhir 2016 atau awal 2017.

Foto-foto Bobby si kucing menjadi perbincangan pada 2018. Banyak netizen yang mengaku gemas dengan tingkah Bobby si Kucing.

Seperti kucing pada umumnya, Bobby juga tidak bisa diam dan terkadang usil ketika Prabowo menerima tamu-tamu. Bobby, ujar Dahnil, pernah memanjat meja Prabowo yang tengah bertemu tamunya.

“Kalau nerima tamu, kan banyak foto-fotonya, dia sering naik meja, lagi diskusi asyik dia bisa tiba-tiba naik meja, tiba-tiba di pangkuan Pak Prabowo. Pak Prabowo juga kadang-kadang nyariin dia,” kata Dahnil.

Jika Bobby tak tampak di pandangan Prabowo, Prabowo gusar. Prabowo sangat peduli dengan sang penguasa Kertanegara ini.

“Kalau nggak kelihatan, Pak Prabowo nyari. Memang jadi ini… istilah Pak Prabowo ini dia (Bobby) nih yang paling berkuasa. Dia yang bisa bikin… misal orang lagi diskusi panjang, tiba-tiba dia ‘interupsi’. Interupsi naik ke meja lagi rame-rame, di depan orang. Memang kucingnya… di istilah Pak Prabowo yang menggembirakan di Kertanegara itu,” imbuh Dahnil.

“Memang kucingnya… di istilah Pak Prabowo yang menggembirakan di Kertanegara itu. Kalau nggak kelihatan, Pak Prabowo nyari,” jelas Dahnil.

Bobby pun setia menemani setiap kegiatan Prabowo di Kertanegara. Prabowo pernah membaca berkas menjelang debat Pilpres 2019 ditemani Bobby si kucing.

Pada 14 April 2019, Prabowo pernah menghadiri pameran foto kucing ‘Bobby the Cat’. Di sana, ada foto Bobby berukuran jumbo yang dipajang.

Hampir 8 tahun berselang, Prabowo masih bersama Bobby Kertanegara–sapaan beken sang kucing saat ini. Prabowo, yang kini menjadi Presiden Republik Indonesia, membawa Bobby Kertanegara ke Istana.

Bobby tampil ke publik lewat foto-fotonya yang diunggah tokoh dan politikus seperti Ketum Kadin Anindya Bakrie dan juga anggota DPR RI Mulan Jameela. Bobby, yang menaiki pet stroller, mencuri perhatian publik.

Prabowo juga menyempatkan diri bermain dengan Bobby Kertanegara di Istana. Bahkan Jenderal Purnawirawan TNI itu berkelakar mengajak Bobby melihat-lihat kamar si kucing domestik ini.

“Bobby mau lihat kamar Bobby?” ujar Prabowo sembari menunjuk ke suatu ruangan.

Selain Bobby Kertanegara, ada 3 kucing lain yang pernah dipamerkan Prabowo. Kucing-kucing itu bercorak hitam putih dan cokelat. Ketiga kucing itu ternyata kucing yang pernah diadopsi oleh Prabowo dan diberi nama Mika, Miki, dan Miko.

“Introducing our new adopted family members; Mika, Miki, and Miko,” tulis Prabowo saat itu. ***

Satpol PP Kota Bogor Luncurkan Program Skuter, Cegah Aksi Tawuran Pelajar

0

Bogordaily.net – Satpol PP Kota Bogor melakukan upaya pencegahan aksi tawuran pelajar dengan meluncurkan program Sekolahku Tertib (Skuter).

Program ini merupakan kolaborasi antara Satpol PP, Dinas Pendidikan, KCD, Kepolisian dan TNI.

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach, mengungkapkan program Skuter bertujuan untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum di lingkungan sekolah.

“Ini program kolaborasi dan baru ada di Satpol PP. Salah satunya adalah melarang warung yang menjual miras di sekitar sekolah dalam radius ratusan meter,” kata Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustian Syach

Sebagai pilot project, kata Agus, program Skuter akan diterapkan di dua SMK yang kerap terlibat tawuran di Kota Bogor.

Selain itu, Satpol PP juga akan melibatkan pelajar yang terlibat tawuran sebagai duta pelajar ketentraman dan ketertiban umum di lingkungan sekolah.

“Sekarang Program Skuter ini masih dalam tahap sosialisasi, dan kita juga akan mengadakan FDG (forum discussion grup) untuk menjaring dan mencari masalahnya, apa yang bisa kita lakukan dengan Skuter ini,” ucap Agustian.

Agus berharap program Skuter dapat membantu menekan angka tawuran pelajar di Kota Bogor.

“Kita harap dalam program ini, angka tawuran pelajar di Kota Bogor dapat diminimalisir,” harapnya.

Dengan melibatkan berbagai pihak dan menerapkan pendekatan preventif, program Skuter diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif bagi para pelajar di Kota Bogor. (Muhammad Irfan Ramadan)

 

Sertijab Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi Sampaikan Target 100 Hari Kerja

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM periode 2019-2024 Teten Masduki secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinannya kepada Menteri Koperasi Periode 2024-2029 Budi Arie Setiadi pada Senin (21/10) di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta.

Serah Terima Jabatan (Sertijab) ini menjadi simbol dimulainya tugas Budi Arie Setiadi memimpin Kementerian Koperasi yang sebelumnya di periode Presiden Joko Widodo menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika.

Dalam sambutannya, Menteri Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa Kementerian Koperasi tidak lagi bergabung dengan UKM karena di saat yang sama dibentuk sebagai Kementerian tersendiri. Menurutnya dengan pemisahan tersebut dan Kementerian Koperasi berdiri tersendiri, nantinya diharapkan terlahir lebih banyak koperasi besar dari Indonesia yang bisa setara dengan koperasi besar dunia.

“Pak Prabowo tidak ingin koperasi itu identik dengan UMKM, beliau ingin koperasi itu bisa besar seperti di Amerika dan negara lainnya. Kita ingin ada 1-5 koperasi di Indonesia bisa besar,” kata Budi Arie Setiadi di Jakarta.

Dalam 100 hari pertama kerjanya sebagai Menteri Koperasi, Budi Arie akan melakukan tiga upaya mendasar dalam rangka memperbaiki ekosistem perkoperasian di Indonesia. Ketiga hal itu adalah digitalisasi koperasi, rebranding dan revitalisasi koperasi, serta penguatan tata kelola dan SDM koperasi.

Dengan memperbaiki ekosistem koperasi, Budi Arie berharap akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang tertarik untuk bergabung dengan koperasi. Diakuinya bahwa saat ini rasio jumlah masyarakat Indonesia yang menjadi anggota koperasi masih sangat kecil.

“Data menunjukkan bahwa 27 juta masyarakat Indonesia yang menjadi anggota koperasi, padahal di Amerika Serikat yang negara individualis dan kapitalis itu ada sebanyak 125 juta masyarakatnya berkoperasi, jadi menurut saya masyarakat di Indonesia harus ditingkatkan partisipasinya dalam berkoperasi,” kata Budi Arie.

Menteri Budi Arie juga menuturkan, kepercayaan masyarakat terhadap koperasi akhir-akhir ini cenderung menurun akibat salah kelola oleh oknum pengurus koperasi. Untuk itu KemenKop akan mengupayakan agar kepercayaan masyarakat dapat kembali meningkat.

“Kita ingin membangun koperasi yang bisa dipercaya dan bisa membawa manfaat bagi anggotanya. Di banyak negara yang koperasi maju dan dikelola secara profesional hingga bisa menjadi kebanggaan,” kata Budi Arie.

Menteri Budi Arie mengakui bahwa tantangan dan permasalahan perkoperasian di Indonesia cukup banyak dan pelik. Untuk itu pihaknya akan memetakan berbagai permasalahan yang saat ini masih ada untuk selanjutnya dicarikan solusi yang tepat. Untuk itu berbagai catatan kebijakan yang telah dijalankan oleh Menteri Koperasi dan UKM sebelumnya akan dilanjutkan.

“Pak Teten, terima kasih mudah-mudahan nanti bisa terus sharing pengalaman karena selama lima tahun ada di Kementerian Koperasi (dan UKM). Nanti saya akan minta input,” kata Budi Arie.

Menteri Budi Arie menambahkan, Kementerian Koperasi menjadi satu-satunya Kementerian yang disinggung di dalam UUD 45 dan merupakan bagian dari amanat konstitusi.

“Oleh karena itu, kita nggak akan main-main dan Pak Prabowo punya komitmen untuk peningkatan kualitas koperasi di Indonesia,” kata Menteri Budi Arie.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM periode 2019-2024 Teten Masduki menyakini bahwa di tangan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, koperasi di Indonesia akan lebih maju dan berkembang. Beberapa catatan penting terutama terkait permasalahan koperasi telah disampaikan kepada Budi Arie di dalam memori jabatan.

“Selamat kepada Pak Budi Arie, saya yakin bapak bisa bekerja dengan sebaik-baiknya untuk perekonomian rakyat Indonesia. Saya senang sekali Pak Budi menggantikan saya,
memang ada beberapa masalah yang belum selesai dan pasti dapat diselesaikan oleh beliau,” kata Teten Masduki.

Teten Masduki menyatakan, di awal kepemimpinannya di KemenKopUKM, ia sempat ditawari untuk memilih salah satu dari dua pilihan jabatan menteri oleh Presiden Joko Widodo kala itu. Berangkat dari jiwa aktivis yang ingin memperbaiki perekonomian masyarakat, akhirnya Teten memilih untuk mengabdi kepada bangsa ini dengan memilih menjadi Menteri Koperasi dan UKM.

“Beliau (Presiden Jokowi) meminta argumen saya mengapa memilih di Kementerian Koperasi dan UKM. Saya jawab ingin menjadi bagian untuk memperkuat ekonomi rakyat. Itu cita-cita saya sejak dulu yang punya orientasi untuk menciptakan perubahan kehidupan masyarakat yang lebih baik,” kata Teten Masduki. ***

Polresta Bogor Kota Jaring 747 Pelanggar Lalu Lintas dalam Operasi Zebra Lodaya 2024

0

Bogordaily.net – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota berhasil menindak 747 pelanggar lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2024 yang berlangsung sejak tanggal 14 hingga 21 Oktober 2024.

Operasi yang dilakukan selama satu pekan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Bogor.

Kepala Satlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Mohamad Ardi Wibowo menyampaikan sebanyak 747 pelanggar telah ditindak selama tujuh hari operasi berlangsung.

Dari total pelanggar yang terjaring, berbagai jenis pelanggaran telah teridentifikasi, yang sebagian besar berkaitan dengan ketidakpatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas yang berlaku.

“Total pelanggaran yang terjaring sampai hari ke-7 Operasi Zebra Lodaya 2024 mencakup berbagai jenis pelanggaran, baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Kompol Ardi, Senin 21 Oktober 2024.

Adapun hasil penindakan di lapangan meliputi:

– Kendaraan roda dua yang ditahan: 24 unit
– SIM yang disita: 39 buah
– STNK yang disita: 77 buah
– Tilang ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement): 311 capture
– Teguran simpatik: 296 pelanggaran
Jumlah total pelanggaran: 747 kasus

Jenis pelanggaran yang paling umum ditemukan selama operasi ini antara lain:

1. Pengendara tidak memakai helm standar, terutama untuk penumpang ganda.

2. Pengendara yang membonceng lebih dari satu orang.

3. Pengendara yang melawan arah atau melakukan kontraflow.

4. Pengendara yang tidak membawa surat-surat kendaraan seperti SIM atau STNK.

5. Anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor.

6. Pengemudi kendaraan roda empat yang tidak mengenakan sabuk pengaman.

7. Pengendara yang mengemudi di bawah pengaruh minuman keras atau alkohol.

8. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong yang mengganggu kenyamanan.

Operasi Zebra Lodaya 2024 merupakan bagian dari upaya preventif dan represif Polresta Bogor Kota dalam menekan angka pelanggaran lalu lintas sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.

Pihak kepolisian berharap dengan adanya operasi ini, masyarakat Kota Bogor akan lebih sadar akan pentingnya tertib lalu lintas dan mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama. (Ibnu Galansa)

Satpol PP Kota Bogor Sita Ribuan Rokok Ilegal Dari Warung Kelontong

0

Bogordaily.net – Satpol PP Kota Bogor menyita 1.124 bungkus rokok ilegal dari sejumlah warung kelontong yang berada di berbagai kecamatan Kota Bogor.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Bogor Asep Setia Permana menyebutkan ada tiga toko yang kedapatan menjual rokok ilegal yang tersebar di Kecamatan Tanahsareal, Bogor Tengah, dan Bogor Timur.

“Operasi ini merupakan bagian dari upaya bersama antara Satpol PP dan Bea Cukai untuk menekan peredaran rokok ilegal. Kami juga melibatkan personel dari Polresta Bogor Kota serta Dandenpom III/1 Bogor,” ujar Asep.

Asep menjelaskan, para pelaku usaha yang kedapatan menjual rokok ilegal akan diberi tindakan awal berupa pembinaan.

Namun, bagi yang melakukan pelanggaran berulang, akan dipanggil Bea Cukai untuk langkah lebih lanjut.

“Untuk yang pertama biasa nya dikasih pembinaan. Sementara kalau yang sudah berulang, akan dipanggil oleh Bea Cukai,” ujarnya.

Asep memerinci, dari 1.124 bungkus rokok ilegal yang disita, 692 di antaranya di sita dari sebuah toko di Jalan Kolonel Enjo Martadisastra, Kecamatan Tanahsareal.

Kemudian, kata Asep, di toko milik N di Kecamatan Bogor Tengah, ditemukan 179 bungkus rokok ilegal.

“Lalu pada toko yang berlokasi di Kecamatan Bogor Timur, petugas menyita 402 bungkus rokok ilegal dari berbagai merek,” tutup Asep. (Muhammad Irfan Ramadan)