Wednesday, 6 May 2026
Home Blog Page 1300

70 Pengendara Kena Tilang saat Operasi Zebra Lodaya di Jalan Raya Tegar Beriman Cibinong, Mayoritas Tak Gunakan Helm

0

Bogordaily.net – Sebanyak 70 pengendara kena tilang saat operasi zebra lodaya di sekitaran Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Selasa 15 Oktober 2024.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net terlihat pengendara tersebut diberhentikan oleh polisi karena melanggar aturan, seperti tidak menggunakan helm, surat surat tidak lengkap, dan juga pajak kendaraan yang mati.

Kanit Turjagwali Satlantas Polres Bogor Iptu Angga Nugraha mengatakan bahwa, saat operasi zebra lodaya berlangsung pihaknya memeriksa sekitar 105 kendaraan yang melintas dan sebanyak 70 kendaraan terbukti melanggar dan dikenakan sanksi tilang.

“Untuk hari ini ada sekitar 105 kendaraan yang kita periksa, yang melanggar kita kenakan sanksi tilang. Yang diberikan tilang ada sekitar 70,” kata Iptu Angga Nugraha kepada wartawan, Selasa 15 Oktober 2024.

Menurutnya, untuk mayoritas para pengendara melanggar yakni tidak memakai helm, dan juga surat kendaraan yang tidak lengkap.

“Rata rata di daerah sini pelanggaranya itu tidak menggunakan helm. Alasanya dekat, karena melewati jalur alternatif lalu lintas jalan tegar beriman ini,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Angga, beberapa kendaraan bahkan dibawa untuk diperiksa lebih lanjut, karena terbukti tidak membawa satu pun surat kendaraan.

“Itu tadi ada 3, ditemui kasat mata tidak menggunakan helm, setelah diperiksa tidak ada surat sama sekali, baik sim maupun stnk tidak dibawa,” ujarnya.

Kemudian kata Angga, selain tilang manual, pihaknya masih melakukan tilang elektronik kepada pengendara. Adapun untuk pemeriksaan ada di beberapa titik di wilayah Kabupaten Bogor, salah satunya di Cibinong.

“Untuk hari ini kita di wilayah Cibinong terlebih dahulu, untuk besok dan seterusnya kita akan mobile tidak hanya satu tempat,” ungkap Angga.

“Betul, yang diinfokan masyarakat banyak pelanggaran ataupun rawan kecelakaan di wilayah tersebut . Kita akan melaksanakan penindakan pelanggaran untuk penertiban kendaraan bermotor di wilayah tersebut,” tambahnya. (Albin Pandita)

Kantong Lober, Upaya Kota Bogor Percepat Penanganan ODF dan Stunting

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satgas Percepatan Pengentasan Open Defecation Free (ODF) membuat inovasi melalui Gerakan Pemotongan Paralon Bersama atau bisa disebut Kantong Lober di seluruh kelurahan di Kota Bogor.

Inovasi Kantong Lober menjadi perhatian dan komitmen bersama untuk mempercepat penanganan ODF atau tidak buang air besar sembarangan (BABS) di setiap wilayah kelurahan dengan adanya sanitasi aman melalui terobosan dan inovasi.

Pencanangan Kantong Lober dilakukan Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, dengan melakukan pemotongan paralon yang mengarah ke kolam ikan atau empang yang menjadi tempat pemeliharaan ikan, pada Selasa (8/10/2024) lalu.

Berdasarkan data evaluasi Dinas Kesehatan (Dinkes), Pj Wali Kota Bogor menjelaskan bahwa ODF beririsan dengan angka stunting, di mana ketika angka ODF di suatu daerah tinggi, maka secara paralel di daerah tersebut juga memiliki angka stunting yang tinggi. Sehingga, Kantong Lober ini juga berkaitan dengan program intervensi sensitif dalam upaya percepatan pencegahan stunting di Kota Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satgas Percepatan Pengentasan Open Defecation Free (ODF) membuat inovasi melalui Gerakan Pemotongan Paralon Bersama atau bisa disebut Kantong Lober di seluruh kelurahan di Kota Bogor.

 

“Maka dari itu, program yang hari ini kita canangkan harus kita lakukan sebaik-baiknya dengan menjalankannya secara aktif. Jadi, RT/RW harus tahu terkait program ini untuk memotong paralon pembuangan limbah domestik atau kotoran ke sungai, kali, ataupun kolam,” ujarnya.

Hery Antasari melanjutkan bahwa gerakan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, dengan harapan ke depan masyarakat secara sadar memotong paralon yang membuang limbah domestik atau kotoran sehingga terbebas dari ODF.

“Indikasi keberhasilan bukan seberapa banyak pemerintah memotong paralon, tapi seberapa banyak masyarakat yang dengan kesadaran sendiri memotong dan tidak lagi memasang paralon. Itu merupakan keberhasilan edukasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, penyuluhan dan sosialisasi terkait peraturan daerah maupun program inovasi harus dilakukan secara masif oleh kelurahan maupun kecamatan, di antaranya dengan memasang spanduk-spanduk Kantong Lober yang harus segera dilaksanakan di seluruh kelurahan di Kota Bogor.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satgas Percepatan Pengentasan Open Defecation Free (ODF) membuat inovasi melalui Gerakan Pemotongan Paralon Bersama atau bisa disebut Kantong Lober di seluruh kelurahan di Kota Bogor.

Pencanangan Kantong Lober ini juga dilaksanakan berbarengan dengan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) yang dilaksanakan secara serentak di 25 RT. Sehingga, RT lainnya juga harus segera bersiap melakukan kegiatan yang sama.

Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Pengentasan ODF, Syarifah Sofiah mengatakan bahwa dari upaya yang dilakukan dalam percepatan pengentasan ODF, sebanyak 14.663 rumah telah bebas dari ODF dan akan terus dilanjutkan dengan target tahun ini di 18 kelurahan.

Kantong Lober, lanjut Syarifah, merupakan salah satu perlakuan yang dilakukan dengan konsep pemilahan penanganan ODF yang dikelompokkan antara warga yang mampu dan tidak mampu.

Untuk warga kurang mampu, akan diberikan perlakuan melalui CSR ataupun program dari pemerintah kota dalam pembuatan septictank individu atau IPAL Komunal.

“Jadi, tahun ini kita melakukan secara menyeluruh, karena sudah banyak juga kelurahan-kelurahan yang melakukan aksi terkait percepatan pengentasan ODF,” katanya.

Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan Gertak PSN ini, juga dilakukan pengecekan sarang nyamuk di rumah warga serta penempelan stiker bahwa rumah tersebut telah diperiksa. ***

Diputus Cerai oleh Pengadilan Agama Cibinong, Aditya Zoni tak Ingin Anaknya Pindah Kewarganegaraan

0

Bogordaily.net- Aditya Zoni resmi bercerai dengan model asal Malaysia, Yasmin Ow di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat pada pada 24 September 2024 lalu. Putusan cerai tersebut disyukuri oleh Aditya.

Adik Ammar Zoni itu mengaku, berpisah dengan Yasmin Ow menjadi jalan terbaik untuk keduanya.

“Ya alhamdulillah udah selesai juga kita. keputusan dari hakim bercerai, bukan bercerai sih akhirnya kita memutuskan berpisah ajah,” ungkap Aditya Zoni.

Meski bercerai, Aditya Zobi dan Yasmin Ow tetap menjaga komunikasi untuk membesarkan anak bersama, buah cinta mereka berdua.

“Nah karena menurut kami berdua kita tetap orang tuanya Zayn wajib dan harus memberikan kasih sayang kepada Zayn,” tambahnya.

Soal hak asuh anak yang diberikan ke ibundanya, Aditya Zoni tidak mempermasalahkan. Asalkan, dirinya tidak dibatasi bertemu anak.

“Ya (hak asuh) jatuh ketangan ibunya nggak papa, yang penting dari pihak Yasmin tidak ada pembatasan alhamdulillah itu saya syukuri, karena gimana pun juga Zyan perlu didikan dari bapaknya,” jelas Aditya Zoni.

Aditya juga tak ada janjian khusus untuk bertemu anak. Sehingga ia dapat bertemu anak dengan leluasa.

“Nggak ada ada sempat ada kita rencana janjian tapi mungkin kalo perjanjian dengan surat surat itu doang jadi nggak usah ada peraturan, mau kapan ajah bertemu Zyan silahkan, Alhamdulillah Yasmin nggak ngebatasin, (nginep di rumahnya) diperbolehkan,” jelas Aditya Zoni

“Iya main bareng ya, kalo saya kan lagi sibuk syuting waktunya nggak terlalu banyak ya. jadi kalo ketemu Zyan tinggal main bareng, kita tidur bareng,” tambah Aditya Zoni.

Aditya juga tak mengajukan banding dalam putusan cerai itu. Karena permintaannya hanya ingin anaknya berada di Indonesia.

“Kalau dari saya nggak ada banding, yang penting Zayn masih tetep tinggal di Indonesia itu ajah yang saya minta, dia anak Indonesia orang Indonesia lahir di Indonesia jadi saya minta jangan pindah kewarganegaraan. Sabtu minggu biasanya, kalo ada waktu Senin-jumat silahkan Zayn standby,” pungkasnya. ***

Promo Hemat Triple Hair Elixir Serum ClayDerm Aesthetic Clinic untuk Rambut Sehat dan Tebal

0

Bogordaily.net – ClayDerm Aesthetic Clinic kembali menghadirkan paket promo hemat untuk berbagai jenis treatment kecantikan, salah satunya untuk perawatan rambut.

Bagi Anda yang mendambakan rambut tebal, sehat, dan indah, ClayDerm Aesthetic Clinic Bogor menawarkan Triple Hair Elixir Serum dengan harga yang sangat terjangkau.

Promo Hemat ClayDerm Aesthetic Clinic

Serum ini tersedia dalam dua ukuran dengan harga spesial, yaitu Rp 100 ribu untuk ukuran 60 ml dan Rp 65 ribu untuk ukuran 30 ml.

Dengan manfaat yang luar biasa, Triple Hair Elixir Serum menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin mempercepat pertumbuhan rambut, merawat kesehatan rambut, sekaligus menutrisi dan membuat rambut lebih lembut.

Produk unggulan ini untuk membantu mengatasi berbagai masalah rambut, terutama bagi mereka yang mengalami kerontokan atau ingin memperbaiki kualitas rambut secara keseluruhan. Dengan penggunaan rutin, rambut akan tampak lebih kuat, sehat, dan bercahaya.

ClayDerm Aesthetic Clinic terus berkomitmen memberikan solusi kecantikan terbaik bagi para pelanggannya.

Jangan lewatkan promo hemat ClayDerm Aesthetic Bogor untuk mendapatkan perawatan rambut berkualitas.

Tentang ClayDerm Aesthetic Clinic

ClayDerm Aesthetic Clinic merupakan klinik kecantikan berbasis aromaterapi yang berlokasi di Ruko 2, Jalan Achmad Adnawijaya Nomor 10-11, Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut bisa menghubungi ClayDerm Aesthetic Clinic melalui nomor WhatsApp 0851-7527-7507. Atau cek Instagram ClayDerm Aesthetic Clinic di @clayderm.id.

ClayDerm Aesthetic Clinic berkomitmen memberikan layanan berkualitas dan mendukung kepercayaan diri melalui perawatan kulit dan kecantikan. Jangan ragu, yuk kunjungi ClayDerm Aesthetic Clinic dan lakukan perawatan sesuai keinginan kamu.(Ibnu Galansa)

Redbox Frozen Food Beri Promo Spesial Belfood Buy 1 Get 1

0

Bogordaily.net – Redbox Frozen Food kembali memanjakan pelanggannya dengan promo spesial yang sangat dinantikan khusus pembelian Belfood.

Kali ini, setiap pembelian Belfood Royal Nugget 450 gram, pelanggan akan mendapatkan bonus 1 Bungkus Belfood Nugget Crunchy 170 gram secara gratis.

Promo Buy 1 Get 1

Promo buy 1 get 1 ini dihadirkan khusus untuk memudahkan konsumen dalam menikmati produk-produk unggulan dari Belfood dengan lebih hemat.

Lia, salah satu karyawan Redbox Frozen Food, menjelaskan bahwa promo ini berlaku untuk pembelian langsung di gerai selama persediaan masih ada.

“Promo ini benar-benar menarik bagi para pelanggan setia kami. Dengan membeli satu bungkus Royal Nugget, pelanggan bisa langsung membawa pulang Nugget Crunchy yang renyah dan lezat secara cuma-cuma,” ujar Lia, Selasa 15 Oktober 2024.

Redbox Frozen Food memang dikenal sebagai salah satu tempat favorit masyarakat untuk mendapatkan berbagai produk makanan beku berkualitas dengan harga terjangkau.

Dengan adanya promo ini, Redbox ingin semakin mendekatkan produk makanan beku terbaik kepada masyarakat, terutama mereka yang mengutamakan kepraktisan dan kualitas.

Bagi pelanggan yang ingin menikmati promo spesial ini, disarankan untuk segera berkunjung ke Redbox Frozen Food, mengingat promo berlaku terbatas.

Tentang Redbox Frozen Food

Redbox Frozen Food merupakan salah satu toko di Bogor yang menjual berbagai aneka makanan dan minuman. Khususnya frozen food dari berbagai merek.

Redbox Frozen Food berlokasi di Jalan Syayani Kampung Masjid RT 03/07, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Bagi yang ingin memesan secara online Redbox Frozen Food menyediakan layanan melalui WhatsApp di nomor 0858-6000-4436.

Untuk informasi lebih lanjut soal promo Belfood bisa cek Instagram Redbox Frozen Food di @redboxfrozenfood.

Jangan ragu, segera kunjungi Redbox Frozen Food dan dapatkan makanan atau minuman sesuai kebutuhkan kamu. Tentunya dengan kualitas dan harga terjangkau.(Ibnu Galansa)

Besthetic Clinic Bogor Hadirkan Promo Spesial untuk Eyelash, Nail Art, dan Menipedi Party

0

Bogordaily.net – Besthetic Clinic Bogor, yang berlokasi di Jalan GOR Pakansari, Kabupaten Bogor, kembali memberikan penawaran menarik melalui promo spesial untuk para pencinta perawatan kecantikan.

Kali ini, Besthetic Clinic Bogor menghadirkan promo khusus untuk treatment Eyelash, Nail Art, serta paket Manicure dan Pedicure (Menipedi Party) dengan harga yang sangat terjangkau.

Promo pertama ada treatment Eyelash (Natural) dan Nail Art (only gel colour) yang dapat dinikmati hanya dengan harga Rp 249 ribu.

Bagi Anda yang ingin mempercantik tampilan kuku, Besthetic Clinic Bogor juga menawarkan treatment manicure/pedicure ditambah Nail Art (only gel colour) dengan harga Rp 149 ribu.

Tak hanya itu, pelanggan yang menginginkan Nail Art dengan kebebasan memilih desain hingga tiga desain per tangan, dapat memanfaatkan promo seharga Rp 169 ribu.

Promo Besthetic Clinic Bogor ini menjadi kesempatan menarik bagi wanita masyarakat Bogor dan sekitarnya untuk mendapatkan perawatan kecantikan berkualitas dengan harga terjangkau.

Dengan pelayanan profesional dan hasil yang memuaskan, Besthetic Clinic Bogor terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi para pelanggannya.

Untuk informasi lebih lanjut soal promo spesial treatmentini, Anda dapat langsung mengunjungi Besthetic Clinic Bogor di Jalan GOR Pakansari atau bisa reservasi melalui akun media sosial @besthetic.bgr. Jangan lewatkan kesempatan untuk tampil lebih cantik dengan promo spesial ini!(Ibnu Galansa)

Dukungan Pemilih Prabowo, Anies hingga Mahasiswa untuk Dokter Rayendra – Eka Maulana

0

Bogordaily.net – Gelombang dukungan untuk pasangan calon (Paslon) wali kota Bogor 2024 nomor 5, Dokter Rayendra – Eka Maulana tak berhenti mengalir.

Satu-satunya duet profesional dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor 2024 itu dapat dukungan dari pemilih Prabowo, Anies hingga mahasiswa.

Pada Minggu 22 September 2024, Relawan Prabowo di Kota Bogor yang tergabung dalam Pragib menjatuhkan pilihannya ke Dokter Rayendra dan Eka Maulana untuk memenangkan Pilwalkot Bogor 2024 pada 27 November mendatang.

Relawan Pragib mendeklarasikan dukungan untuk Dokter Rayendra dan Eka Maulana di Pilwalkot Bogor itu di Markas Juang Pragib Bersatu di Yasmin, Bogor Barat, Kota Bogor.

Mereka juga menyerahkan langsung poin-poin deklarasi pada Dokter Rayendra dan Eka Maulana, untuk memenangkan paslon ini di Pilwalkot Bogor mendatang.

Naskah deklarasi dibacakan Sekjen Pragib, Dimas Munggara dan didampingi Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran: R. Arief Darmawan S.

Pasangan Dokter Rayendra-Eka Maulana secara bergantian menyambut positif dukungan dan deklarasi ini.

Barisan Relawan Prabowo Gibran Bersatu menyatakan tetap Dalam kaitan dengan Pilwalkot Bogor 2024, Dewan Pengurus Pusat Barisan Relawan Prabowo Gibran Bersatu menyatakan dukungan secara aktif dan masif untuk kemenangan Dokter Rayendra – Eka Maulana.

Sementara, Relawan Anies Baswedan yang mengatasnamakan Garda Nasional Anies (Garnies Kota Bogor) memberikan dukungan resmi kepada Calon Wali Kota Bogor Nomor 5, Dokter Rayendra dan Eka Maulana di Posko Aspirasi Bogor Glowing pada Rabu 9 Oktober 2024.Perwakilan Anak Abah Kota Bogor, Salmuhari mengatakan ketertarikan mereka terhadap Dokter Rayendra sudah sejak lama.

Menurut Ketua Garnies, salah satu contoh sosok figur yang menarik perhatian yang mirip dengan Anies Baswedan adalah Dokter Rayendra.

Selain itu, sosok Dokter Rayendra juga memiliki latar belakang pendidikan yang mengesankan, yang memungkinkannya memahami berbagai isu kompleks, baik dalam bidang pemerintahan maupun sosial.

Lanjutnya, Paslon Cawalkot Bogor Nomor Urut 5 ini adalah pilihan yang cocok untuk anak Abah di kota Bogor. Garnies percaya bahwa pasangan ini memiliki solusi konkret untuk masalah-masalah penting seperti pendidikan dan kesehatan gratis.

“Saya tertarik dengan gaya Kang Eka Maulana, yang seperti memutar waktu, mengingatkan kami pada Abah (Anies Baswedan). Visi misinya, terutama soal kesehatan dan pendidikan, membuat kami solid mendukung mereka,” tambah Salmuhari.

Tak ketinggalan ratusan mahasiswa yang tergabung Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) Kota Bogor deklarasikan dukungan untuk Paslon Cawalkot nomor 5, Dokter Rayendra – Eka Maulana.

Deklarasi digelorakan di Posko Aspirasi Bogor Glowing, Senin 14 Oktober 2024 malam.

Koordinator GPPI Kota Bogor, Zidan mengatakan ketertarikan mereka terhadap Dokter Rayendra sudah sejak lama.

“Maka dari itu kami GPPI Kota Bogor berbondong-bondong hadir untuk mendeklarasikan dukungan kami, sekaligus berdialog dengan Dokter Rayendra dan Kang Eka Maulana,” ujar Zidan.

Lebih lanjut, Zidan menjelaskan alasan GPPI Kota Bogor mendukung pasangan pemimpin muda itu. Pihaknya menilai, Dokter Rayendra – Eka Maulana jadi satu-satunya paslon berlatar belakang murni profesional di Pilwalkot Bogor 2024.

Dokter Rayendra punya pengalaman panjang di dunia kesehatan lebih dari dua dekade. Di dunia pendidikan, Rayendra telah mengabdikan diri sebagai dosen ASN UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, selama 15 tahun. Dokter Rayendra juga punya pengalaman bidang ekonomi sebagai pengusaha sukses di bidang kesehatan kulit.

Eka Maulana pun punya pengalaman panjang di dunia ekonomi dan kepemudaan. Ia memulai karirnya 17 tahun silam sebagai fundraiser Greenpeace Indonesia. Hingga kini, Eka Maulana sukses memimpin berbagai perusahaan di bidang media advertising hingga swadaya.

“Kami yakin dan percaya bahwa paslon profesional ini punya kompetensi. Selain itu, komitmen kuat anti korupsi, kolusi dan nepotisme yang dipegang teguh Dokter Rayendra – Eka Maulana jadi alasan kami mendukung nomor 5,” kata Zidan.

“Hanya Dokter Rayendra – Eka Maulana yang dengan jujur membangun komunikasi dari hati ke hati pada anak muda. Nomor 5 jadi harapan kami para mahasiswa di GPPI,” tukasnya.***

Hasil Seleksi Administrasi Calon Anggota Dewan Pengawas Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Periode 2024-2028

0

Bogordaily.net – Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk periode 2024-2028.

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, sebanyak sebelas calon dinyatakan lulus dan berhak mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Nama Calon Anggota Dewan Pengawas Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Lolos Seleksi

Berikut nama-nama yang berhasil lolos seleksi administrasi:

1. Agustian Syah, S.STP.
2. Andri Latif Asikin Mansjoer, S.T.P., M.M.
3. Bustomi, S.Pd.I.
4. Denny Ari Wibowo, SE.Ak., M.Si.
5. Drs. Firdaus, M.Si.
6. Irvan Djanuar, ST.
7. Rd. I. Mulyana Jaya Sumpena, S.H., M.H., CLA.
8. Roy Prawira Jayanagara, SE.
9. Sapta Bela Alfaraby, SE.
10. Syafrial Firdaus, SE., MM.
11. Yus Ruswandi, SE.

Para calon yang lolos akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), yang terdiri dari psikotes, ujian tertulis, penulisan makalah, dan wawancara.

Pelaksanaan tahapan ini akan dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia.

Tata Tertib Pelaksanaan Ujian

1. Peserta wajib berpakaian rapi dan sopan.
2. Membawa pas foto terbaru ukuran 4×6 dan fotokopi KTP.
3. Hadir 30 menit sebelum ujian dimulai.
4. Psikotes, ujian tertulis, dan penulisan makalah menggunakan media yang disediakan oleh panitia.
5. Tidak diperkenankan membawa alat komunikasi dan alat tulis pribadi.
6. Penulisan makalah menggunakan font Arial ukuran 12 dengan spasi 1,5.

Jadwal Ujian

– 15 Oktober 2024 : Ujian tertulis keahlian dan penulisan makalah (08.30 – 12.00 WIB) di Aula Kesatuan Bogor, Jl. Rangga Gading No. 1, Bogor.
– 15 Oktober 2024 : Psikotes (08.00 – 17.00 WIB) di Aula Biro Psikologi Eksistensi, Jl. Kantor Batu No. 19, Bogor.
– 23 Oktober 2024 : Presentasi makalah dan wawancara, mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB. Lokasi akan diinformasikan lebih lanjut.

Diharapkan seluruh peserta hadir tepat waktu dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

Hasil dari setiap ujian akan menjadi dasar penilaian untuk menentukan kelayakan calon dalam menduduki posisi Dewan Pengawas Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor.***

Mahasiswa Kota Bogor Bergerak, Rapatkan Barisan Dukung Dokter Rayendra-Eka Maulana

0

Bogordaily.net – Mahasiswa yang tergabung dengan Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) Kota Bogor secara resmi menyatakan dukungannya kepada Dokter Rayendra dan Eka Maulana sebagai Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor dalam Pilkada mendatang.

Para mahasiswa Kota Bogor ini datang ke Posko Dokter Rayendra Senin, 14 Oktober 2024 malam. Sebagai bentuk kepercayaan dan harapan GPPI terhadap sosok Dokter Rayendra yang dinilai mampu membawa perubahan positif dan memajukan Kota Bogor.

Dalam pernyataannya, Ketua GPPI Kota Bogor, Bro Zidan menyebutkan bahwa keputusan untuk mendukung Dokter Rayendra telah melalui berbagai pertimbangan.

“Kami (GPPI) mendukung Calon Wali Kota Bogor, Dokter Rayendra dan Eka Maulana yang memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses kesehatan, dan memajukan ekonomi melalui pengembangan UMKM,” ucap Bro Zidan.

Mereka melihat sosok Dokter Rayendra sebagai figur yang mempunyai kapasitas dan integritas tinggi, dengan latar belakang sebagai dokter yang telah banyak berkontribusi untuk kesehatan masyarakat.

Dalam diskusi tanya jawab hangat, para mahasiswa bertanya apa saja yang akan dijalankan setelah menjabat sebagai Wali Kota Bogor nantinya jika terpilih.

Salah satunya pertanyaan dari mahasiswa tentang pendidikan di Kota Bogor dan juga mengentaskan kemiskinan.

“Pendidikan di Kota Bogor kurang di Kota Bogor, bagaimana memberikan pendidikan dan mengurangi kemiskinan?,” tanya Uje, yang tergabung dalam Komunitas Cahaya Ilahi.

“Untuk ekonomi, bukan bansos yang kita berikan, melainkan kita akan menaikan daya beli perekonomian mereka. Membuat banyak wirausaha. Memberdayakan ibu-ibu agar bisa membuat usaha di rumah,” kata Dokter Rayendra.

Selain itu, tentang pendidikan Dokter mengutarakan memberikan edukasi kepada para orang tua tentang pentingnya pendidikan kepada anak-anak dan beasiswa gratis.

“Untuk meningkatkan edukasi kesadaran pendidikan dari orangtua kepada anak tidak bisa hanya sekali, harus beberapa kali dan memberikan beasiswa kepada anak-anak.” ucap Dokter.

Selain itu, Dokter Rayendra juga dinilai memiliki visi dan misi yang jelas untuk membangun Kota Bogor menjadi lebih baik, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

“100 hari pertama saat menjabat Wali Kota Bogor akan evaluasi untuk menghilangkan kemiskinan di Kota Bogor. Memberi subsidi sekolah swasta 150.000 setahun per siswa,” kata Eka Maulana.

Dukungan GPPI Kota Bogor

GPPI Kota Bogor menegaskan bahwa dukungan mereka kepada Dokter Rayendra tidak hanya didasarkan pada popularitas atau pencitraan semata, tetapi lebih kepada rekam jejak dan komitmen Dokter Rayendra dalam melayani masyarakat.

Sebagai seorang dokter yang sering berada di garis depan dalam menangani berbagai permasalahan kesehatan di Kota Bogor, Dokter Rayendra dipandang memiliki pemahaman mendalam mengenai kebutuhan warga.

Hal ini diharapkan dapat menjadi modal penting dalam upayanya untuk memimpin dan membenahi Kota Bogor.

Dalam kesempatan yang sama, GPPI juga menyatakan kesiapan mereka untuk terlibat aktif dalam mendukung pencalonan Dokter Rayendra, baik melalui kegiatan kampanye maupun sosialisasi kepada masyarakat.

Mereka berkomitmen untuk menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat agar visi dan misi Dokter Rayendra dapat lebih dikenal luas dan mendapat dukungan yang lebih besar.

GPPI percaya bahwa, kolaborasi antara masyarakat dan pemimpin yang visioner akan mampu membawa perubahan yang signifikan bagi kota tercinta.

Salah satu agenda yang diusung oleh GPPI dalam mendukung pencalonan ini adalah menggelar diskusi publik dan kegiatan sosial untuk menggali aspirasi masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan untuk merangkul berbagai masukan dari warga yang nantinya akan dijadikan bahan dalam penyusunan program kerja apabila Dokter Rayendra terpilih sebagai Wali Kota Bogor.

Dengan demikian, diharapkan program-program yang akan dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat.***

Kisah Pengusaha Jambu di Kudus, Sukses Kembangkan Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

0

Bogordaily.net – Bentuknya menyerupai lonceng, buahnya tebal, kadar airnya tinggi dan rasanya manis. Itulah yang disukai masyarakat dari jambu citra. Ya. jambu citra menjadi salah satu varietas jambu air unggulan yang berhasil ‘dipopulerkan’ oleh petani di Desa Menawan, Kecamatan Gebok, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Usut punya usut, memang bibit jambu citra yang ditanam di Desa Menawan bukan endemik daerah tersebut.

Hal itu diakui oleh Siswadi, salah satu warga yang juga petani asli dari Desa Menawan. Dia bercerita kalau sebenarnya desanya memiliki varietas jambu air cincalo.

“Awalnya memang jambu cincalo tumbuh di desa kami, namun pasarnya kurang mengena. Lalu ada petani di desa kami yang aktif berinovasi dan pergi ke daerah Salaman, Magelang beli bibit. Awalnya belum tahu jenisnya jambu apa, sampai akhirnya tumbuh dan ternyata itu adalah jambu citra yang laku banget di daerah Jakarta. Akhirnya warga yang tadinya petani padi, tebu, dan jambu cincalo beralih menanam jambu citra,” ujar Siswadi.

Di Desa Menawan, hampir setiap warganya memiliki pohon jambu citra yang kini jumlahnya mencapai ribuan, dan Siswadi salah satunya.

Berbekal ilmu yang didapatkannya, lantas Siswadi mengajukan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI untuk perawatan pohon jambu citra yang digunakannya untuk membeli pupuk dan obat hama.

Bagi pria berusia 43 tahun itu, perawatan pohon jambu citra harus maksimal.

“Perawatannya nggak bisa asal-asalan. Pohon yang lebat bunganya, kami atur jaraknya sekitar 20 cm biar hasilnya maksimal. Jambu kemudian dibungkus menggunakan plastik sebelum akhirnya dipanen,” jelas Siswadi.

Bukan sekadar membeli pupuk dan obat hama saja, KUR dari BRI juga dimanfaatkannya untuk membeli jaring perangkap bagi si pemangsa jambu citra, kelelawar.

Pelan tapi pasti. Selama hampir enam tahun menjadi petani jambu citra, selama itu pula Siswadi mendapat KUR dari BRI.

150 Pohon Jambu Citra

Awalnya Siswadi hanya memiliki 50 pohon jambu citra yang ditanamnya sendiri. Namun melihat permintaan pasar yang tinggi sekaligus jadi peluang usaha menjanjikan, Siswadi kini memiliki sekitar 150 pohon jambu citra.

Sekali panen dari ratusan pohon itu, Siswadi bisa menghasilan sekitar tiga ton jambu citra.

Hasil panen memang terlihat memuaskan, namun bukan berarti selama menjalankan prosesnya Siswadi tak pernah gagal. Bukan sekali bahkan berkali-kali. Bagi Siswadi gagal sekali bukan berarti gagal selamanya.

Gagal panen, kata Siswadi, biasanya karena ada kendala hama yang membuat buah jadi busuk, gembos, ada bintik hitam. Biasanya juga disebabkan karena musim kadang hujan kadang panas.

“Kalau nggak disemprot insektisida bisa kena penyakit hama yang membuat buah juga jadi gampang busuk. Kalau nggak langsung dipisahkan bisa menular ke jambu sehat lain. Pernah gagal sampai satu kwintal karena bintik hitam dan busuk, pengepul nggak mau karena cacat sedikit saja, satu malam dibawa ke Jakarta bisa busuk,” aku Siswadi.

Ya, selama ini setiap panen raya (2-3 kali dalam setahun), Siswadi selalu ‘menyerahkan’ hasil panennya ke depo (pengepul) jambu citra yang ada di desanya, untuk didistribusikan ke Jakarta, seperti Kramat Jati, kawasan Ceger, Poris, dan ke pedagang kaki lima.

BRI sebagai penyalur KUR terbesar di Tanah Air selalu konsisten dalam memberikan dukungan permodalan bagi pelaku UMKM.

Hal itu diakui oleh Siswadi, dimana hampir semua warga di Desa Menawan mendapat bantuan KUR dari BRI.

Melalui BRI, Siswadi berharap ke depannya jamu citra bisa lebih dikenal di kota lain dan KUR dapat dipermudah lagi terutama bagi UMKM lain yang belum mendapatkannya.

Itu karena menurut dia, KUR bagi petani jambu citra dapat membantu meringankan untuk biaya perawatan.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro Supari mengungkapkan BRI selaku bank terbesar dalam penyaluran KUR di tanah air selalu konsisten dalam memberikan dukungan permodalan bagi pelaku UMKM dan memberikan pendampingan usaha dalam pengembangan produk hingga upaya digitalisasi pelaku UMKM.

Hingga akhir Agustus 2024 BRI telah berhasil menyalurkan KUR kepada 2,6 juta debitur UMKM dengan total nilai mencapai Rp126,12 triliun.

Penyaluran KUR BRI tersebut setara dengan 76,44% dari total target penyaluran di tahun 2024 sebesar Rp165 triliun.

Apabila dirinci, mayoritas penyaluran KUR BRI didominasi oleh sektor produksi sebesar 59,41%.

Sektor produksi ini diantaranya sektor pertanian, perikanan, industri dan jasa lainnya. Di sisi lain, BRI juga berhasil menjaga kualitas KUR yang disalurkan.

Hal ini tercermin dari rasio NPL KUR yang berada di kisaran 2,31%.

Penyaluran KUR oleh BRI ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen BRI dalam mendukung sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Dengan bunga yang rendah dan persyaratan yang mudah, KUR BRI diharapkan mampu meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya.***