Thursday, 7 May 2026
Home Blog Page 1310

Calon Gubernur Jabar Ahmad Syaikhu Kunjungi Kota Bogor, Dorong UMKM Naik Kelas

0

Bogordaily.net – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu, mengadakan kunjungan ke Kota Bogor pada Jum’at, 11 Oktober 2024.

Dalam rangkaian kunjungannya, Syaikhu memulai kegiatan dengan mengikuti senam pagi di SKI Tajur, yang kemudian dilanjutkan dengan menjadi khotib dalam Salat Jum’at di Masjid Universitas Ibn Khaldun (UIKA), Tanah Sareal.

Selepas itu, pada pukul 14.00 WIB, Ahmad Syaikhu mengunjungi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sindang Barang, yang menjadi bagian dari program “UMKM Naik Kelas”.

“Persoalan pertama adalah permodalan. Kita bersyukur bahwa Jawa Barat memiliki Bank BJB yang merupakan PSP (Pemegang Saham Pengendali). Namun, tantangannya kini adalah soal kebijakan. Jika pemerintah provinsi dapat menggulirkan kebijakan yang memperbesar kredit usaha mikro khususnya bagi UMKM, ini akan memberikan dorongan besar bagi mereka untuk berkembang,” ungkap Syaikhu kepada awak media.

Selain permodalan, ia juga menyoroti masalah pengemasan produk yang sering kali masih kurang menarik.

“Kita punya produk-produk berkualitas, tapi karena kemasan yang kurang menarik, produk tersebut tidak menjadi daya tarik bagi pembeli. Ini perlu pelatihan agar mereka bisa meningkatkan kualitas pengemasan,” lanjutnya.

Tantangan berikutnya adalah pemasaran. Menurut Ahmad Syaikhu, banyak UMKM yang masih mengandalkan pemasaran konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital.

“Saat ini, pemasaran masih terbatas, hanya berputar di lingkungan terdekat. Oleh karena itu, pelatihan digital marketing menjadi sangat penting agar pemasaran produk UMKM lebih masif dan menjangkau pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendukung pemasaran UMKM, khususnya di daerah.

“Contoh UMKM yang ada di desa, bagaimana mereka bisa dikenal oleh masyarakat perkotaan jika hanya berjualan antar tetangga? Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota harus menyediakan fasilitas khusus bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka, baik di lokasi-lokasi strategis maupun melalui kemitraan dengan usaha besar seperti minimarket,” paparnya.

Syaikhu berharap UMKM Jawa Barat dapat lebih maju melalui kebijakan yang tepat, terutama dalam hal permodalan, pengemasan, pemasaran digital, dan sinergi dengan sektor usaha lainnya.

Kunjungan Ahmad Syaikhu ini merupakan bagian dari upayanya untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan solusi bagi kemajuan UMKM, yang ia yakini sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi Jawa Barat.***

Ibnu Galansa

 

Viral Pelajar Martapura, Videonya Diserbu Netizen

0

Bogordaily.net – Viral video pelajar di Martapura menggegerkan jagat maya.
Di media sosial video sepasang pelajar di bawah umur ini beredar dan jadi buruan netizen.

Diduga pemeran dua sejoli tersebut merupakan siswa di salah satu SMP di Martapura, Kabupaten Banjar.

Viral Video Pelajar Martapura

Ada dua video yang beredar. Pertama video bedurasi 36 detik, yang memperlihatkan dua sejoli berseragam batik salah satu SMP di Martapura, sedang melakukan adegan dewasa di kamar.

Kedua, video berdurasi 3.40 detik. Dalam rekaman video ini tampak sepasang pelajar itu melakukan adegan tidak senonoh.

Keduanya mengenakan seragam Pramuka lengkap, bahkan masih pakai kaus kaki sekolah.

Aksi tersebut dilakukan bukan di lingkungan sekolah, melainkan di dalam kamar dan beralaskan kasur.

Klarifikasi Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjar, Liana Penny, meminta netizen agar bijak dalam menanggapi video beredar.

“Harapan kami, netizen bijak dalam berkomentar dan tidak perlu dicari-cari identitasnya. Ini demi menjaga kesehatan mental dan masa depan yang bersangkutan,” ucap Liana.

Liana menjelaskan, kejadiannya dilakukan di luar jam sekolah dan sudah lama.

Masalahnya pun sudah diselesaikan secara baik-baik bersama orangtua masing-masing siswa pada bulan lalu.

“Pihak sekolah kala itu memanggil orangtunya dan diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tuanya mangambil langkah memindahkan anak tersebut demi menghindari bullying dan tetap mendapat pendidikan dengan lancar,” papar Liana.

Liana menuturkan, pelajar apalagi masih di bawah umur merupakan tanggung jawab bersama, yakni sekolah, orangtua, dan masyarakat.

Di sisi lain, kata Liana, pihak sekolah juga tidak dapat mengawasi para siswanya ketika sudah berada di luar lingkungan sekolah.

Juga upaya sekolah juga sudah maksimal dalam pencegahan. Sudah sering digelar sosialisasi materi cyber crime maupun kenakalan dengan narasumber dari kepolisian hingga instansi perlindungan anak.

Menurutnya, keputusan yang diambil dalam musyawarah antara pihak sekolah dan para orangtua itu sudah yang terbaik.

“Sayangnya, meski masalahnya sudah clear, namun ada pihak yang menyebarkan kembali. Kalau di-blow up, kasian orangtua anak-anaknya. Saya berharap tidak perlu dicari-cari sekolah barunya, kasian nanti trauma dan tidak mau sekolah lagi,” tegas Liana.***

Pemdes Muarajaya Kick Off Samisade untuk Jaling dan TPT, BI Berikan Izin

0

Bogordaily.net — Pemerintah Desa (Pemdes) Muarajaya, Kecamatan Caringin kick off program Saru Miliar Satu Desa (Samisade) untuk membangun betonisasi jalan lingkungan (Jaling) dan Tembok Penahan Tebing (TPT), Jumat, 11 Oktober 2024.

Program Samisade atau bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur tahap pertama ini berlokasi di Kampung Nyenang RW 003, Desa Muarajaya, yang bersebelahan dengan Komplek Diklat Bank Indonesia (BI).

“Betonisasi jalan lingkungan dan TPT ini sesuai dengan program prioritas kebutuhan masyarakat. Kami akan laksanakan bantuan keuangan ini dengan sebaik-baiknya secara mandiri,” ucap Kepala Desa (Kades) Muarajaya, Awan Hermawan.

Dengan dimulainya pembangunan yang dibiayai Bankeu Infrastruktur dari Pemkab Bogor ini, Awan berharap dapat meningkatkan akselerasi percepatan pembangunan infrastruktur di desanya.

“Jadi yang sedang dilakukan ini sesuai tujuan dari program kami yakni dalam rangka meningkatkan percepatan transportasi baik barang maupun jasa, tentunya agar akses mobilisasi transportasi lancar dan peningkatan ekonomi warga lebih meningkat,” ujarnya.

Peroleh Izin BI

Awan mengakui, pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur memang mengalami keterlambatan. Hal ini lantaran adanya beberapa kendala yang harus diselesaikan terlebih dahulu dengan pihak lain salah satunya adalah pihak BI.

“Ya awalnya memang kami mengalami sedikit kendala, karena lahan yang akan kami bangun itu berada di atas tanah milik Bank Indonesia. Namun setelah mengalami proses dan tahapan prosedur, alhamdulillah pihak Bank Indonesia memberikan izin akses pakai untuk kegiatan pembangunan ini. Dan kami atas nama masyarakat serta Pemerintahan Desa Muarajaya mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank Indonesia yang sudah memberikan izin pakai lahannya,” terang Awan.

Sementara, perwakilan dari Bank Indonesia, Daniel Agus, membenarkan jika pihaknya telah memberikan izin pakai lahan tanah untuk kegiatan pembangunan TPT.

“Kami pihak Bank Indonesia hanya memberikan izin pakai lahan saja selagi untuk kepentingan masyarakat, jadi bukan memberi lahan ya,” tutur Daniel.

Meski demikian, sambungnya, pemberian izin pakai lahan dari BI kepada Pemdes Muarajaya untuk kegiatan pembangunan infrastruktur diperlukan waktu cukup lama. Hal ini karena, tanah yang akan digunakan merupakan aset negara.

“Semua ada tahapan-tahapannya, tidak semudah kami memberikan izin, apalagi ini tanah negara yang sesuatunya itu nanti akan diperiksa dan dipertanyakan pertanggungjawabannya lembaga negara terkait. Jadi sekecil maupun sejengkal apapun itu yang namanya mau memakai tanah negara harus melalui proses dulu, agar pada akhirnya nanti kita semua tidak ingin tersangkut oleh masalah hukum,” tegas Daniel.

Hadir pula dalam kick off Samisade Desa Muarajaya ini Sekretaris Camat Caringin, Kapolsek Caringin, Babinsa, Babinmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda.
(Acep Mulyana)

Pj Walikota Bogor Hery Antasari Motivasi Mahasiswa UIKA Penerima Beasiswa KIP

0

Bogordaily.net – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari memberikan dorongan semangat dan motivasi kepada mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam sebuah pengarahan di Universitas Ibn Khaldun (UIKA), Kota Bogor, Selasa (8/10/2024).

Hery menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Kota ( Pemkot) Bogor kepada pihak UIKA atas upaya mereka dalam memberikan beasiswa KIP bagi warga Bogor, serta menyatakan kebanggaan dan penghargaan yang tinggi kepada para mahasiswa penerima beasiswa.

“Beasiswa ini merupakan bentuk dukungan nyata dari pemerintah untuk memastikan pendidikan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat dan potensi akademis yang luar biasa,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Hery menyampaikan empat poin utama sebagai bekal motivasi. Pertama, mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan beasiswa ini sebaik mungkin untuk berprestasi, baik di bidang akademis maupun non-akademis. Kedua, pentingnya kesadaran akan tanggung jawab sebagai mahasiswa yang juga berperan sebagai agen perubahan. Ketiga, mahasiswa perlu menggali dan mengembangkan kemampuan baik hard skill maupun soft skill untuk membangun kepemimpinan yang baik serta mempelajari pola komunikasi. Terakhir, ia juga mengingatkan pentingnya lulus tepat waktu dengan mengatur timeline dan menetapkan langkah-langkah yang ingin dicapai setelah lulus.

“Belajar menjadi teladan, terus berinovasi, jangan pernah berhenti belajar,” tambahnya.

Rektor UIKA Bogor, Endin Mujahidin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi mahasiswa penerima beasiswa agar dapat memaksimalkan masa studi mereka di UIKA dan mempersiapkan diri untuk berkarya dan mengembangkan diri di masa depan. Endin menekankan bahwa Pj Wali Kota Bogor adalah contoh sukses seorang pejabat yang mampu beradaptasi dengan cepat dan melaksanakan berbagai program di Kota Bogor.

“Karena beliau contoh sukses seorang pejabat. Beliau ditempatkan di Kota Bogor cepat beradaptasi, melaksanakan berbagai program di Kota Bogor,” tuturnya.

Dengan pengarahan ini, harapannya dapat membantu mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu dan berhasil baik dalam karir maupun pengabdian kepada masyarakat.

Endin juga berharap agar sinergi antara pemerintah dan sektor pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga universitas, dapat terus ditingkatkan untuk mendukung partisipasi pendidikan di berbagai tingkatan.***

Komitmen Sendi-Melli Membangun Komunitas Basket Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Pasangan Calon Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 1 Sendi Fardiansyah – Melli Darsa (Sendi-Melli) menaruh perhatian terhadap dunia olahraga di Kota Bogor.

Salah satunya pasangan Sendi-Melli berkomitmen untuk membangun komunitas basket Kota Bogor.

Hal itu diungkapkan saat Sendi Fardiansyah beraudiensi dengan komunitas basket Sempur, belum lama ini.

Menurut Sendi, membangun komunitas basket Kota Bogor tidak hanya dengan menggelar pertandingan atau event sejenisnya.

“Tetapi juga mengadakan coaching clinic dengan mendatangkan pelatih bertaraf nasional bahkan internasional,” kata dia, Jumat 11 Oktober 2024.

Saat beraudiensi, Sendi dengan seksama mendengarkan permasalahan yang dihadapi para anggota komunitas basket.

Mulai dari tidak adanya perhatian Pemerintah Kota Bogor terhadap pemeliharaan sarana dan prasarana lapangan basket Sempur, minimnya pagelaran event di Lokasi tersebut hinga sulitnya mencari sponsorship karena terbentur perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Menurut dia, biaya yang dibebankan kepada pengguna lapangan memang tidak dapat dilepaskan dari tingginya biaya pemeliharaan lapangan, kebersihan, listrik, air dan lain-lain.

Jika terus digratiskan, kata Sendi, maka tidak akan muncul rasa memiliki dari para pengguna lapangan tersebut.

“Kalau digratiskan terus, ya ini menyangkut mental ya. Mereka akan menggunakan lapangan secara semena-mena sehingga peralatan atau lapangan lebih cepat rusak. Belum lagi yang buang sampah sembarangan. Agak sulit kalau kalau terus digratiskan,” tandas dia.

Walaupun demikian, Sendi berjanji akan berkonsultasi dengan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengenai permasalahan yang dihadapi oleh komunitas basket, termasuk pembuatan lapangan basket di Ganggang Olahraga (GOR) setiap kecamatan yang saat ini hanya ada lapangan mini soccer.

Jika tidak memungkinkan dibangun di GOR tersebut, Sendi berjanji akan membangun lapangan basket baru di aset tanah milik Pemerintah.

Berkaitan dengan sulitnya mendapatkan sponsorship dari pihak swasta terutama industri rokok, Sendi menilai perlunya revisi perda KTR untuk mendukung berbagai kegiatan baik di bidang ekonomi kreatif maupun di bidang olahraga.

Revisi perda KTR ini pada akhirnya akan memutar perekonomian masyarakat dari banyaknya gelaran kegiatan di Kota Bogor.

Sebagai langkah awal komitmen, pria asal Bojong Neros ini akan berkolaborasi dengan komunitas basket Sempur untuk mengadakan pertandingan mini-game sehari penuh yang akan dilaksanakan beberapa minggu ke depan di lapangan basket Sempur.***

KemenKopUKM Gelar MOFAM Dukung Visi Indonesia Jadi Pusat Modest Fashion Dunia

0

Bogordaily.net – Dalam rangka mengakselerasi gerakan untuk mendukung visi Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menggelar The 1st Modest Fashion Month (MOFAM) pada 13 Oktober 2024 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sebagai langkah awal mengglorifikasi modest fashion di Indonesia.

Plt (Pelaksana Tugas) Deputi Bidang UKM KemenKopUKM, Temmy Satya Permana, mengatakan The 1st MOFAM adalah momen penting untuk mengembangkan industri modest fashion Indonesia. Acara ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing, tetapi juga merayakan dan mempromosikan gaya berpakaian yang modis dan sopan, mencerminkan nilai-nilai keberagaman, inklusivitas, dan ekspresi diri.

“Acara ini nantinya akan mempertemukan desainer, influencer, dan pecinta fashion dalam satu forum untuk berbagi ide, inspirasi, dan inovasi dalam dunia mode yang inklusif bagi semua kalangan,” kata Temmy di Jakarta, Kamis (10/10).

Mengusung tema Modest X Streetwear: The Fusion of Modesty, Urban Style & Ready-to-Wear, acara ini tidak hanya mempromosikan karya desainer lokal melainkan sebuah afirmasi sebagai persiapan bagi Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia.

Temmy mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar menjadi kiblat fashion dunia. Mengingat, ada sekitar 229 juta populasi dengan konsumsi industri fashion terbesar ketiga di dunia.

“Modest fashion Indonesia memiliki keunikan yang potensial diangkat ke pasar global. Dengan peningkatan kualitas produk, inovasi desain, dan daya saing, kami optimistis modest fashion Indonesia akan semakin siap bersaing di pasar internasional,” kata Temmy.

Temmy menjelaskan berdasarkan data dari State of Global Islamic Economic Report 2023, konsumsi masyarakat Muslim dunia mencapai 2,29 triliun dolar AS pada tahun 2022 dan diproyeksikan meningkat hingga 3,1 triliun dolar AS pada tahun 2027, di mana sektor modest fashion menjadi salah satu kontributor terbesar dari pertumbuhan tersebut.

“Oleh karena itu, pengembangan dan perluasan pasar sektor modest fashion Indonesia di pasar internasional sangat penting untuk memperkuat posisi Indonesia menjadi pemain utama di pasar fashion dunia,” kata Temmy.

The 1st MOFAM diharapkan dapat meningkatan citra Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia. Apalagi ada kontribusi signifikan sektor fashion pada kinerja ekspor Indonesia.

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB ini akan menampilkan karya lebih dari 10 desainer lokal dan 50 UMKM dari seluruh Indonesia. Beragam kegiatan menarik juga akan digelar, seperti Zumba, Makeover Challenge, Talkshow, Fashion Show, Kuliner, Bazaar, dan penampilan spesial dari Abang None Jakarta 2024. Acara ini juga akan dimeriahkan oleh Gery Gany dan D’Masiv, serta terbuka gratis untuk umum.***

Berawal dari Karyawan Minimarket, Toko Ini Berkembang Pesat Berkat Kemitraan Dengan AgenBRILink

0

Bogordaily.net – Sosok perempuan tangguh Bernama Desi di Desa Honggobayan, Kartasura, menunjukkan bahwa ketekunan dan semangat tak pernah pudar.

Bermula pengalaman sebagai karyawan di sebuah minimarket, Dessi berhasil mengubah kehidupannya dengan membuka toko kelontong yang kini berkembang pesat berkat kemitraan dengan AgenBRILink dan program kelompok Mekaar.

Berawal dari pekerjaan sebagai karyawan di salah satu usaha retail selama 8 tahun sejak 2008 dan kemudian di toko buku hingga 2015, perjalanan kariernya berhenti ketika ia menikah. Namun, tak lama setelah memiliki anak, ia merasa perlu untuk kembali berkarya. “Setelah anak saya mulai besar, saya mulai memutar otak, dan di lingkungan saya yang mayoritas kos-kosan, saya memutuskan untuk membuka toko kelontong,” ungkapnya.

Langkah pertamanya adalah mencari modal, dan BRI menjadi pilihan utamanya. Berbekal ilmu ritel yang didapat dari pekerjaan sebelumnya, Dessi mengajukan pinjaman ke BRI yang akhirnya disetujui. Meski mengalami pasang surut dalam berbisnis, semangatnya tak pernah surut.

Selain sukses dalam menjalankan usaha kelontong, Dessi juga aktif sebagai Ketua Kelompok Mekaar di desanya, yang kini memiliki 15 anggota. Ia menjelaskan bahwa dahulu anggotanya hanya berjumlah 10 orang, namun sekarang sudah bertambah menjadi 15 orang, dan beberapa diantaranya sudah lulus serta dapat berdiri sendiri.

Kemitraannya dengan menjadi AgenBRILink semakin memperkuat usahanya. Dessi mengungkapkan bahwa dirinya bergabung dengan AgenBRILink sekitar setahun yang lalu dan meskipun modal awalnya minim, jumlah transaksinya kini sudah banyak.

AgenBRILink menjadi salah satu andalan dalam meningkatkan pendapatan usahanya. Dengan sekitar 50 transaksi per hari, ia merasa sangat terbantu. Manfaat dari kerja sama dengan BRI ini sangat membantu kesejahteraan ekonomi keluarganya, jadi pengeluaran rumah tangga tidak terlalu dipikirkan lagi.

Senior Executive Vice President (SEVP) Ultra Micro BRI Muhammad Candra Utama jumlah AgenBRILink saat ini sudah mencapai 1 juta agen dan pencapaian ini merupakan bentuk upaya BRI dalam memberikan akses layanan perbankan yang lebih baik kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

“Seperti diketahui, AgenBRILink merupakan salah satu inovasi utama BRI yang dirancang untuk memperluas jangkauan layanan perbankan melalui kemitraan dengan agen-agen lokal di berbagai daerah,” kata Candra.

Candra mengungkapkan pencapaian ini merupakan kemajuan signifikan dalam upaya mendukung inklusi dan literasi finansial di Indonesia. Kehadiran AgenBRILink juga memberikan peluang usaha bagi para warga di berbagai daerah, khususnya di wilayah yang sebelumnya tidak terjangkau oleh layanan perbankan.

Perseroan pun turut mendukung pemberdayaan ekonomi dengan berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan melalui sharing economy.

“Pencapaian ini merupakan bagian dari visi jangka panjang BRI untuk menjadi bank pilihan utama yang mengedepankan inovasi, inklusi, dan pelayanan pelanggan.

Ke depan, BRI terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan keuangan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata di seluruh Indonesia,” tutupnya.

Ke depan, Dessi berencana membuka cabang baru untuk toko kelontongnya. “Insya’Allah, setelah pinjaman saya lunas, saya mau buka cabang baru,” ujarnya penuh harap.

Dengan pengalaman yang sudah dimiliki, ia yakin mampu mengelola cabang baru dengan baik.

Pesannya untuk para pengusaha lain, terutama yang baru memulai, adalah untuk tetap semangat dan tidak patah arang. “Jangan pernah putus asa. Selalu ada opsi dan peluang, asalkan kita mau berusaha dan kreatif,” pesan Dessi mengakhiri wawancara.***

KemenKopUKM Apresiasi DPN Atas Gelar Bapak Peternak Sapi Perah Rakyat pada Bustanil Arifin

0

Bogordaily.net – Pemberian gelar kehormatan kepada Letjend (Purn) Bustanil Arifin sebagai Bapak Peternak Sapi Perah Rakyat dan Koperasi Susu nasional oleh Dewan Persusuan Nasional (DPN) menjadi penanda bahwa kebijakan yang dicetuskan selama menjabat sebagai Menteri Koperasi periode 1978-1992 menjadi momentum kebangkitan peternakan sapi perah rakyat dan koperasi susu nasional.

Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) Ahmad Zabadi menyatakan, gelar kehormatan kepada Bustanil Arifin sangat layak diberikan karena kebijakan yang ditetapkan selama menjabat sebagai Menteri Koperasi masih dapat dirasakan manfaatnya hingga saat ini. Menurutnya kontribusi dan dedikasi dalam membangun dan memperkuat usaha peternakan sapi perah rakyat di Indonesia hingga pengembangan koperasi susu mendorong kejayaan para peternak rakyat saat itu.

“Kontribusi beliau untuk memajukan sektor ini menunjukkan visi jauh ke depan serta kesadaran akan pentingnya pembangunan ekonomi yang inklusif, di mana setiap pelaku usaha, termasuk peternak kecil, mendapatkan manfaat yang nyata,” kata Deputi Ahmad Zabadi dalam sambutannya pada acara pemberian gelar kehormatan sebagai Bapak Peternak Sapi Perah Rakyat dan Koperasi Susu kepada Letjend TNI (Purn) Bustanil Arifin di Jakarta, Kamis (10/10).

Penghargaan atas dedikasi Letjend TNI (Purn) Bustanil Arifin diberikan oleh Dewan Persusuan Nasional (DPN) karena dinilai berperan sangat signifikan dalam memperkenalkan dan mengimplementasikan model usaha koperasi yang berkelanjutan khususnya di sektor peternakan sapi perah. Model koperasi yang digagasnya memungkinkan peternak kecil saat itu memiliki posisi tawar yang tinggi.

“Pak Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM, memberikan apresiasi yang tinggi dan setuju atas pemberian gelar tersebut dari DPN yang meneguhkan peran Pak Bustanil dalam pengembangan sapi perah rakyat dan koperasi susu di Indonesia,” ujar Deputi Ahmad Zabadi.

Ahmad Zabadi tidak memungkiri bahwa kondisi peternakan sapi rakyat saat ini mengalami penurunan yang sangat tajam baik dari sisi produktivitas maupun dari sisi ekosistem pengembangan peternakan. Saat ini kebutuhan susu murni nasional 80 persen lebih harus dipenuhi dari impor karena produksi dalam negeri yang anjlok drastis.

Ambruknya ekosistem persusuan nasional tidak lepas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) yang melanda peternakan di Indonesia beberapa tahun lalu. Kerugian ekonomi dari adanya PMK yaitu turunnya produksi susu hingga 25 persen per tahun. Kemudian produktivitas sapi potong juga turun 10-20 persen dan penurunan fertilitas sapi hingga 10 persen.

“Pandemi PMK ini berpengaruh besar pada peternakan sapi dan kerbau di Indonesia terutama bagi koperasi di Indonesia, terjadi penurunan tajam dari produksi susu kita yang akhirnya menggerus peran petani dari sapi rakyat,” kata Ahmad Zabadi.

Demi memulihkan keadaan dan mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas peternakan di Indonesia, Ahmad Zabadi berharap adanya inovasi dan modernisasi dalam peternakan susu melalui ekosistem yang terintegrasi. Modernisasi ini mencakup penggunaan teknologi digital untuk pengelolaan ternak, inovasi dalam pakan ternak, serta penggunaan sistem distribusi yang lebih efisien dan terintegrasi.

“Isu soal pakan, silase, dan ketersediaan lahan menjadi tantangan kita ke depan dalam mendorong peningkatan produktivitas peternakan sapi perah. Sebab saat ini ekosistem peternakan kita belum terintegrasi sehingga menjadikan beban biaya logistik sangat tinggi,” kata Ahmad Zabadi.

Di tempat yang sama Ketua Umum Dewan Persusuan Nasional Teguh Boediyana mengatakan bahwa gagasan politis yang pernah dituangkan dalam kebijakan di era Menteri Koperasi Bustanil Arifin semestinya dapat kembali dibangkitkan. Hal ini penting dilakukan pengembangan peternakan sapi perah rakyat dan koperasi susu nasional ada jaminan regulasi dan keberpihakan.

“Ke depan kami harap ada perubahan dan perhatian dari pemerintah agar kejayaan peternakan sapi perah bisa kembali terwujud. Kami dari dulu selalu menyampaikan bahwa peternakan sapi perah rakyat ini harus dibangun kembali karena ketergantungan kita kepada impor (susu) sangat merugikan (peternak),” kata Teguh.

Dikatakan Teguh bahwa posisi peternakan sapi rakyat saat ini tidak memiliki daya tawar yang tinggi karena ketiadaan regulasi atau payung hukum yang diberikan pemerintah. Untuk itu dia berharap di pemerintahan era Prabowo Subianto nantinya ada keberpihakan berupa terbitnya regulasi khusus untuk perlindungan peternak sapi perah rakyat.

“Sejak dulu pemerintah selalu menjembatani jika ada persoalan di kalangan industri pengelola susu. Pemerintah, kami harapkan selalu bisa menjadi mediator, sehingga tidak terjadi friksi-friksi dalam industri ini,” kata Teguh.

Teguh mengatakan, pihaknya pernah mengusulkan perlunya dibentuk Badan Persusuan Nasional demi memastikan keberlangsungan peternakan sapi perah dan pasokan susu nasional. Sayangnya usulan yang dilengkapi dengan berbagai rencana cetak biru tidak disetujui pemerintah.

“Kami berharap nanti ada regulasi yang memayungi. Syukur-syukur bisa ada upaya untuk membuat dalam bentuk Undang-Undang secara khusus,” kata Teguh.***

Resleting Nyangkut di Alat Kelamin, Pemuda Bogor Minta Bantuan Damkar

0

Bogordaily.net – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor berhasil mengevakuasi alat kelamin seorang pemuda nyangkut resleting di Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Komandan Regu 2 Rescue Damkar Kabupaten Bogor Iskandar mengatakan bahwa, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 9 Oktober 2024 tengah malam sekitar pukul 23:00 WIB.

Menurutnya, kronologis alat kelamin korban H itu bermula saat H asik main Hp. Kemudian, resleting yang masih terbuka ditutup olehnya, namun ternyata alat kelamin H menyangkut.

“Ketika sedang duduk mainin Hp pelapor menutup resleting yang terbuka, dan tanpa sadar alat kelamin tersangkut dan pelapor sudah mencoba membukanya dengan pamanya tetapi sudah satu jam tidak berhasil,” kata Iskandar, Kamis 10 Oktober 2024.

Kemudian, korban melaporkan ke Damkar Kabupaten Bogor untuk meminta pertolongan. Mereka melapor pada Kamis 10 Oktober 2024 pukul 00:35 WIB dan berhasil dievakuasi dalam waktu satu jam.

“Akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Dinas pemadam kebakaran kab Bogor untuk ditindaklanjuti, team rescue segera merespon laporan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, dalam proses penanganan Damkar Kabupaten Bogor menggunakan alat berupa Tang hingga Gunting untuk mengevakuasi alat kelamin  H.

“Kita pakai Helm, sarung tangan, Latek, Masker, Gunting, dan tang,” ungkap Iskandar.(Albin Pandita)

KPU Provinsi Jawa Barat Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Bersama DMI dan Pokwan DPRD Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat melaksanakan “Sosialisasi Pendidikan Pemilih” pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2024.

Adapun pelaksanaan sosialisasi tersebut bersama prima DMI Kabupaten Bogor dan juga Pokwan DPRD Kabupaten Bogor pada Kamis 10 Oktober 2024.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri langsung Komisioner KPU Kabupaten Bogor Apriyan Wahudi, Ketua Pokwan DPRD Kabupaten Bogor Saeful Ramadan dan beberapa undangan lainya.

Komisioner KPU Kabupaten Bogor Aprian Wahudi mengatakan bahwa, pihaknya menggelar sosialisasi tersebut sebagai bentuk kesiapan untuk mengahadapi pelaksanaan Pemilihan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa, serta Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

“Terkait kegiatan sosialisasi itu sebetulnya dari awal sudah di launchingkan kegiatan Pilkada, kepada seluruh media, lembaga² keagamaan, tokoh masyarakat,” kata Aprian kepada wartawan, Kamis 10 Oktober 2024.

“Ini menjadi penting memang, kita sudah kurang 2 bulan artinya memang ini harus jadi poin kebersamaan,” tambahnya.

Menurutnya, KPU Provinsi Jawa Barat dan KPU Kabupaten Bogor akan terus melaksanakan sosialisasi dan juga mengajak agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan Pilkada 2024 nanti.

“Jadi harapannya kita di masyarakat cukup cerdas, dan kami pun masih ingat saat di PPK dan PPS. Diberikan himbauan² pemahaman substansi ke masyarakat, minimal aparatur desa,” jelasnya.

Selanjutnya, ia juga turut membahas pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor yang diketahui terdapat dua nama, yakni Rudy Susmanto-Jaro Ade serta Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman.

“Dalam konteks Pilkada, pertama kita diganjal oleh isu kotak kosong dan kemudian ada anggapan dari masyarakat sudah selesai ini Pilkada,” ujar Aprian.

Lebih lenjut ia menjelaskan, pada masa tahapan kampanye saat ini masyarakat diminta agar dapat bijak dalam memilih pasangan calon dan tidak terbawa dengan isu adanya calon kotak kosong.

“Dalam kampanye, ini seharusnya ada kekuatan di masing² calon jadi sehingga tidak ada yang lebih banyak dan lebih sedikit,” tuturnya.

Selain itu, kata Aprian, hal Ini menjadi upaya dari KPU Kabupaten Bogor untuk dapat terus mensosialisasikan bahwa Kabupaten Bogor merupakan salah satu tempat pemimpin yang memiliki visi dan misi.

Kemudian, nantinya berbagai tahapan akan dilaksanakan, seperti kegiatan debat live yang nanti akan bisa terekspose melalui media sosial KPU Provinsi Jawa Barat dan KPU Kabupaten Bogor.

“Jadi harapannya bisa di eskplorasi secara utuh kaitan permasalahan di kabupaten Bogor, ini upaya² kita untuk menanggulangi isu di masyarakat,” ungkap Aprian.(Albin Pandita)