Bogordaily.net – Dukungan signifikan datang dari komunitas Suku Batak atau perantau asal Sumatera Utara bagi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Rena Da Frina dan Teddy Risandi.
Baru-baru ini, Komunitas Pos Ma Roham, kelompok masyarakat Suku Batak yang telah menetap di Kota Bogor, resmi mendeklarasikan dukungan mereka untuk memenangkan pasangan Rena-Teddy dalam Pilwalkot Bogor 2024.
Dukungan ini didasarkan pada keyakinan bahwa Rena Da Frina dan Teddy Risandi memiliki karakter yang peduli terhadap warga serta diyakini mampu mewujudkan aspirasi masyarakat.
Koordinator Komunitas Pos Ma Roham, Horas Sitompul, mengungkapkan bahwa Rena Da Frina, yang memiliki rekam jejak sebagai Lurah, Camat, hingga Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, dikenal sebagai sosok yang perhatian dan pekerja keras.
“Bagi kami, Rena sudah seperti saudara sendiri. Beliau sangat peduli pada warga Kota Bogor, termasuk kami, Komunitas Pos Ma Roham,” ujar Horas, Selasa 8 Oktober 2024.
Menurut Horas, Teddy Risandi juga dinilai sebagai sosok pembaharu, dengan latar belakang sebagai aktivis 1998 yang membawa semangat perubahan. Kombinasi antara Rena dan Teddy dianggap cocok untuk memimpin Kota Bogor ke depan.
“Teddy Risandi memiliki jiwa pembaruan yang kuat, dan jika digabungkan dengan kepedulian Rena kepada masyarakat, keduanya adalah pasangan yang ideal untuk memimpin Bogor,” tambahnya.
Horas menambahkan bahwa komunitas mereka terdiri dari para perantau asal Batak yang sudah lama berdomisili di Bogor dan telah menjadi warga resmi dengan memiliki KTP Kota Bogor.
“Kami memang berasal dari Tanah Batak, tetapi sudah lama menetap dan berkeluarga di sini. Kota Bogor sudah menjadi rumah kami, dan kami sangat peduli dengan masa depannya. Kami menaruh harapan besar kepada Rena-Teddy untuk membawa perubahan yang lebih baik,” jelasnya.
Ia juga menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi Kota Bogor, seperti akses pendidikan, kemacetan, dan lapangan kerja.
Horas optimistis pasangan Rena-Teddy mampu menyelesaikan masalah-masalah tersebut.
“Meski kami perantau, kami kini adalah bagian dari warga Bogor. Kami ingin hidup dalam suasana yang bahagia, nyaman, dan sejahtera. Kami cinta Kota Bogor dan berharap Rena-Teddy dapat mewujudkan harapan kami,” tuturnya.
Terakhir, Horas menegaskan bahwa dukungan Komunitas Pos Ma Roham bersifat murni tanpa pamrih finansial, karena mereka yakin bahwa pasangan Rena-Teddy merupakan calon yang berkualitas dibandingkan kandidat lain.
“Dukungan kami tulus, tanpa harapan imbalan apapun. Kami hanya ingin yang terbaik untuk Kota Bogor,” pungkas Horas. (Ibnu Galansa)
Bogordaily.net – Nama Dodhy Hardiyanti atau Dodhy Kangen Band mendadak viral. Ini setelah ia memamerkan foto pernikahan dengan mantan istrinya di akun Instagram pribadinya @dodhyofficial.
Dari postingan itu, Dodhy Kangen Band diketahui telah menikah lagi dengan mantan istrinya, Ayu Rizki Yani pada 5 Oktober 2024.
Dodhy mengunggah momen pernikahannya itu di media sosial dan mengutip perkataan Syaikh Shalih Al Munajjid.
“‘Yang membangunkan hatimu dari kelalaian jiwa itu ketika kita kembali sadar bahwa bukan makhluk yang kita tuju tapi kepada Allah kita tuju. Puncak tertinggi pencapaian manusia adalah ketika mendapatkan hati yang diridhoi Allah,'” kutip Dodhy sebagai keterangan foto-fotonya.
Tampak teman-teman Dodhy, termasuk Andika Mahesa hadir di acara tersebut.
Andika tampak memeluk Dodhy yang terlihat memakai setelan jas beskap berwarna putih yang senada dengan pecinya.
Sementara Ayu terlihat memakai gaun berwarna putih dan bercadar.
Ucapan selamat berdatangan memenuhi kolom komentar foto yang diunggah di akun @dodhyofficial itu.
“Happy wedding kaaaa samawa terusss yaa,” tulis penyanyi Selma Kezia.
“Selamat menikah abangku, semoga sakinah mawadah warohmah, amiin,” tulis @babamasgung.
“Selamat atas pernikahannya bang,” tulis @fikhi_saturnus.
Sebagai informasi, Dodhy dan Ayu resmi bercerai pada 23 April 2024.
Saat itu Ayu mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Cibinong Bogor pada 28 Maret 2024, setelah 19 tahun menikah dengan Dodhy.
Sebelumnya.l, Dodhy dan Ayu sempat hampir bercerai pada tahun 2023.
Dodhy sebenarnya saat itu hanya tinggal menunggu ketuk palu hakim untuk resmi bercerai dari istrinya.
Dia bahkan sudah merasakan tiga bulan keluar dari rumah dan menjalani hidup sendiri.
Hingga akhirnya memilih pulang dan mempertahankan rumah tangga yang telah dibangun selama belasan tahun. ***
Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) berkolaborasi dengan Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan pendampingan usaha terhadap ratusan pelaku usaha kecil dan mikro di lingkungan kampus dari hulu sampai hilir melalui program Pendampingan Usaha Mikro Mandiri 2024.
“Program ini untuk membantu usaha mikro dalam mengatasi berbagai tantangan seperti rendahnya pemahaman kewirausahaan, legalitas usaha, kualitas produk, serta minimnya inovasi dan akses pembiayaan,” kata Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM Yulius, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (9/10).
Yulius menambahkan, program yang merupakan inisiatif KemenkopUKM ini diharapkan akan membawa pengaruh yang berarti bagi kemajuan dan ekspansi usaha-usaha kecil di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami berharap setelah menuntaskan program ini, para peserta akan mampu memanfaatkan peluang pasar dan mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah, sehingga dapat mendorong perkembangan bisnis mereka secara nyata,” ujar Yulius.
Bahkan, lanjut Yulius, program ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan tujuan dimaksud dengan mempertemukan para pelaku usaha mikro dengan para stakeholder pemasaran dan pembiayaan.
“Sehingga, membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro sekaligus untuk mengakses pasar yang lebih luas dan mendapatkan dukungan finansial yang dibutuhkan,” ucap Yulius.
Peserta terpilih program ini sebanyak 500 pelaku usaha mikro yang telah diseleksi kembali oleh Tim Pelaksana UGM dan sebanyak 120 pelaku usaha mikro yang telah diseleksi kembali oleh Tim Pelaksana ITB.
“Kami yakin, dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang baik, kita akan mampu mewujudkan cita-cita untuk menjadikan usaha mikro di Indonesia semakin maju dan berdaya saing,” kata Yulius.
Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana Program Mikro Mandiri, Prof Sang Kompiang Wirawan, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung apa yang dilakukan KemenkopUKM. Program yang dilakukan KemenkopUKM bersama UGM ini mengundang dan menghadirkan ratusan mitra dalam rangka saling berkalaborasi untuk keberlanjutan UMKM.
“Semangat ini harus terus menerus dikobarkan sampai Indonesia menjadi negara produsen,” ujar Prof Sang Kompiang Wirawan. ***
Bogordaily.net — Maling gasak laptop dan proyektor di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bojong Sempu 02, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 9 Oktober 2024.
Diketahui, sejumlah barang berharga dari sekolah tersebut hilang, di antaranya tujuh unit laptop merek RO Comp, dua unit proyektor merek Infokus, dan satu tabung gas 3 kg. Dengan total kerugian yang dialami pihak sekolah ditaksir mencapai Rp98 juta.
Kapolsek Parung AKP Doddy Rosjadi mengatakan bahwa, kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang petugas keamanan berinisial W yang menemukan pintu ruang kantor dalam keadaan terbuka.
“Setelah melakukan pengecekan, W melihat lemari besi di dalam kantor telah dirusak dan barang-barang berharga yang tersimpan di dalamnya hilang. W segera melaporkan temuan ini kepada seorang guru berinisial E yang kemudian menghubungi kepala sekolah,” kata AKP Doddy Rosjadi, Rabu 9 Oktober 2024.
Menurut Kapolsek Parung, modus operandi yang digunakan maling adalah dengan merusak gembok dan mencongkel pintu kantor. Barang-barang yang dicuri merupakan inventaris sekolah yang disimpan di lemari besi yang kuncinya telah dirusak.
Lebih lanjut AKP Doddy Rosjadi menjelaskan, pihak kepolisian telah mengumpulkan bukti-bukti tambahan, termasuk memeriksa apakah ada CCTV di sekitar lokasi, serta menggali keterangan dari saksi-saksi untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.
“Pihak kepolisian akan segera mendapatkan petunjuk lebih lanjut untuk mengungkap pelaku di balik aksi pencurian ini dengan para pelaku yang terlibat dalam kasus ini akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” ungkapnya. (Albin Pandita)
Bogordaily.net — Barisan Relawan Rudy Susmanto Jaro Ade (Barraja) siap memenangkan pasangan Rudy Susmanto-Jaro Ade dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2024.
Hal tersebut dilakukan melalui Deklarasi dukungan yang berlangsung di Hotel Gerbera, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor pada Rabu 9 Oktober 2024.
Ketua Barraja Kabupaten Bogor, Rausan Ali Syahnurqi mengatakan bahwa, sosok Rudy Susmanto dan Jaro Ade memiliki kualitas dan kapasitas yang luar biasa dalam dunia politik.
Menurutnya, pasangan Rudy Susmanto-Jaro Ade mampu membangun Kabupaten Bogor ke arah yang lebih baik, sesuai dengan visinya untuk menjadikan daerah tersebut “gemilang dan istimewa.”
“Kami akan terus berjuang bersama pak Rudy untuk membangun Kabupaten Bogor yang gemilang dan istimewa, dan itu jadi visi misinya Rudy Susmanto,” kata Rausan, Rabu 9 Oktober 2024.
Sementara itu, Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto memberikan apresiasinya kepada para relawan Barraja atas perjuangan untuk kemenangan Rudy-Jaro pada Pilkada 2024.
Ia turut memberikan apresiasinya terhadap relawan Barraja dan menganggap jika perjuangan Barraja bukan untuk Rudy Susmanto dan Jaro Ade, tetapi perjuangan mereka itu untuk Kabupaten Bogor.
“Kita bersilaturahmi lalu saya mengapresiasi rekan-rekan relawan Barraja, kita gak minta apapun tapi mereka berjuang dari hati menggunakan apa yang mereka miliki,” ujar Rudy Susmanto.
“Mereka berjuang bukan untuk Rudy Susmanto dan Jaro Ade, tapi berjuang untuk Kabupaten Bogor menjadikan kami sebagai wadah perjuangan untuk bersama-sama,” tambahnya.
Lebih lanjut kata Rudy, relawan Barraja diisi oleh kaum milenial dan Gen Z, Rudy berikan semangat kepada para relawan dan generasi muda untuk membangun bersama Kabupaten Bogor. Kemudian Ia harap anak muda selalu menyalurkan hal-hal yang positif.
“Salurkan segala kegiatan anak-anak muda untuk hal-hal yang positif, tidak ada gunanya kita pakai narkoba, tidak ada gunanya kita meminum minuman keras, lebih baik hari ini salurkan ide dan gagasan nya dalam pemilu kepala Daerah 27 November 2024,” ungkap Rudy Susmanto. (Albin Pandita)
Bogordaily.net – Calon Wakil Bupati Bogor nomor urut 2 Musyafaur Rahman atau Kang Mus gunakan metode kampanye door to door kepada masyarakat untuk meningkatkan elektabilitasnya di Pilkada Kabupaten Bogor 2024.
Hal tersebut ia sampaikan usai mengikuti rapat koordinasi dan sosialisasi pelaksanaan kampanye di kantor Bawaslu Kabupaten Bogor, pada Rabu 9 Oktober 2024.
“Ya masih door to door tetap, karena bagi saya bertemu dengan masyarakat penting. Kita punya brosur kampanye yang isinya program-program,” kata Musyafaur Rahman atau Kang Mus kepada wartawan, Rabu 9 Oktober 2024.
Menurut Kang Mus, pihaknya ingin agar masyarakat dapat memilih pasangan calon memiliki program serta visi misi yang jelas untuk memajukan masyarakat Kabupaten Bogor.
“Saya pengin 3,9 juta pemilih ini megang brosur itu supaya mereka tau janji politik kita itu apa, kalo milih pasangan nomor urut 2 keuntungannya apa buat mereka? itu ada disana. Berikutnya klo ini dipegang oleh tiap-tiap orang mereka jadi bisa nagih kalo kami ingkar janji supaya kami tetap amanah kalo seandainya Allah izin kami jika terpilih,” jelasnya.
Dengan begitu kata dia, masyarakat juga bisa menilai dan juga menagih janji para pasangan calon jika nantinya terpilih menjadi Bupati Bogor.
“Itu tujuannya kenapa kita brosur dan kita bagi, supaya setiap orang pegang. Jarang loh, kalo sekedar cuma janji bisa lupa, berikutnya itu bisa jadi alasan untuk pemimpin jika ingkar janji,” ujar Kang Mus.
“Saya ingin semuanya pegang brosur program-program janji-janji kita supaya kita berjuang bareng. Saya nggak mau memilih saya nggak ngerti milih saya untungnya apa,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya turut menanggapi hasil lembaga survei yang menunjukan pasangan Bayu-Musya mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
“Alhamdulillah, kami sangat hormat dengan survei-survei yang dilakukan oleh lembaga manapun selama dia independen, hasilnya apapun ceritanya kami pasti akan jalan sampai masa kampanye berakhir,” ungkap Kang Mus. (Albin Pandita)
Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menekankan bahwa setiap Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM harus mulai fokus mengembangkan produk unggulan setiap daerah sesuai dengan potensinya.
“Ini nanti yang akan kita prioritaskan,” ujar MenKopUKM, Teten Masduki, pada acara penganugerahan PLUT Award 2024 di Jakarta, Rabu (9/10).
Selain itu, Menteri Teten juga merujuk pentingnya upaya memperkuat brand produk dan akses kepada pasar luar. “Yang juga tak kalah penting adalah melakukan inovasi produk, baik melalui akses teknologi produksi yang lebih modern maupun model bisnisnya,” ujar Menteri Teten.
Bahkan, sertifikasi dan legalitas usaha juga harus terus didorong, baik sertifikasi produk halal maupun keamanan pangan. “Salah satu market terbesar UMKM adalah kebijakan belanja pemerintah 40% untuk memperkuat pasar produk lokal yang harus dimanfaatkan,” ucap Menteri Teten.
MenKopUKM, Teten Masduki, pada acara penganugerahan PLUT Award 2024 di Jakarta, Rabu (9/10).
Oleh karena itu, MenKopUKM mendorong fungsi PLUT yang penting untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan konsultan serta pendampingnya. “Ini harus betul dikelola mereka yang kompeten, karena outputnya akan diukur apakah setiap PLUT mampu menghasilkan produk yang unggul atau tidak,” kata MenkopUKM.
Bagi Menteri Teten, PLUT bukan hanya sekadar tempat Center of Excellence, tapi juga memperluas market dan jejaring. Nantinya, bisa dihubungkan dengan pembangunan Rumah Produksi Bersama, dengan mengacu data unggulan di masing-masing PLUT.
“Tidak mungkin produk UMKM kita punya daya saing global kalau hanya menggunakan teknologi produksi rumahan yang sederhana, kita mulai konsolidasi, kita bangunkan tempat maklon yang jadi bagian hilirisasi,” kata MenKopUKM.
Lebih dari itu, Menteri Teten juga mengulas peranan PLUT dengan memperkuat kolaborasi bersama lebih banyak stakeholder. “UMKM rata-rata tidak memiliki supply chain, ini harus diperkuat baik dengan lembaga keuangan, lembaga riset, swasta, komunitas, media, hingga lembaga inkubator,” ucap MenkopUKM.
Dalam kesempatan itu, MenKopUKM memberikan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan, dan berharap mereka terus melakukan inovasi dan mencari produk yang menjadi unggulan masing-masing daerah.
“Lakukan hilirisasi sehingga ke depan desain UMKM bukan lagi sekadar ekonomi subsisten atau skala rumah tangga. Ke depan, UMKM harus jadi bagian industrialisasi hingga menjadi bagian pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar MenkopUKM.
Dalam ajang PLUT Award 2024 kali ini, Provinsi Sumbar, DI Yogyakarta, dan Sumut untuk Kategori Provinsi, masing-masing sebagai pemenang satu, dua, dan tiga. Di Kategori Kabupaten/Kota, posisi pertama diraih Kabupaten Pacitan, selanjutnya ditempati Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Bandung.
Untuk Kategori Pendamping/Konsultan PLUT Terbaik diraih Siti Deanti Amatilah (Kabupaten Tasikmalaya), Bhakti Darmawan (Jember, Jatim), dan Gina Wahyuni dari Sumbar. Sedangkan Konsultan PLUT Terfavorit diraih Nurul Qamariyah dari Kota Batam. Untuk Kategori Pemda Terkontributif diraih DI Yogyakarta (provinsi) dan Kabupaten Bangli (kabupaten/kota).
Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM Yulius menjelaskan bahwa
PLUT Award yang merupakan agenda dua tahunan, dilaksanakan untuk memberikan penghargaan atas kinerja dan kontribusi PLUT KUMKM dalam pemberdayaan KUMKM.
“Juga bertujuan untuk mendorong inovasi dan kolaborasi PLUT KUMKM dalam meningkatkan peran pendampingan bagi pelaku KUMKM guna mencapai kemandirian dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Yulius.
Saat ini, jumlah PLUT KUMKM sebanyak 100 unit yang tersebar di 26 provinsi dan 74 kabupaten/kota. Jumlah PLUT KUMKM yang telah berstatus UPTD sebanyak 31, sedangkan yang telah UPTD secara bertahap akan didorong untuk menerapkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Peningkatan legalitas PLUT-KUMKM menjadi UPTD dan menerapkan BLUD adalah dalam rangka menjadikan PLUT-KUMKM agar lebih mandiri dan tidak bergantung pada dukungan APBN/APBD.
“Program pengembangan PLUT KUMKM tahun 2024 yang kami lakukan seperti penguatan kelembagaan, peningkatan aktivitas di PLUT KUMKM, hingga dukungan pengembangan ekosistem PLUT KUMKM,” ujar Yulius. ***
Bogordaily.net – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor melaksanakan rapat koordinasi dan sosialisasi aturan pelaksanaan kampanye kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor pada Rabu 9 Oktober 2024.
Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut digelar di Gedung Bawaslu Kabupaten Bogor, dengan dihadiri langsung Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2 Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman.
Serta Calon Wakil Bupati nomor urut 1 Ade Ruhandi atau Jaro Ade yang datang sendiri tak didampingi oleh Rudy Susmanto.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Ridwan Arifin mengatakan bahwa, dalam rapat tersebut pihaknya membahas berbagai poin seperti pelarangan, serta apa saja yang diperbolehkan dalam pelaksanaan kampanye yang telah diatur dalam PKPU.
“Tadi ada beberapa hal yang dibahas seperti pelarangan, yang diperbolehkan. Ya disampaikan juga pelarangan (kampanye) ditempat ibadah, tempat pendidikan, sarana pemerintah yang memang diatur oleh PKPU,” kata Ridwan Arifin kepada wartawan usai kegiatan, Rabu 9 Oktober 2024.
Menurutnya, untuk saat ini kedua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor belum terbukti melakukan pelanggaran, terlebih dengan beberapa pemberitaan yang diisukan saat ini masih ditindaklanjuti oleh Bawaslu.
“Untuk calon yang ada atau tidak, memang kan begini kemarin di salah satu Kecamatan pada posisinya hari ini sedang pendalaman, kedua itu sudah diputuskan oleh Panwascam adapun nanti seperti apanya kita akan plenokan,” jelasnya.
Lebih lanjut kata Ridwan, untuk jenis bentuk pemberian dalam kampanye diperbolehkan asalkan bukan berbentuk uang tunai, dan tidak boleh melebihi angka Rp 100 ribu.
“Terkait dengan tadi boleh tidak memberikan makan minum, boleh tetapi bukan berbentuk uang, kedua tadi transport boleh tidak, ya boleh asal bukan berbentuk uang, terus bolehkah memberikan kerudung, sticker apapun, boleh saja asal nilai barang tersebut tidak boleh dari Rp. 100 ribu,” ujar Ridwan.
Selain itu Ridwan berharap, melalui rakor aturan pelaksanaan kampanye tersebut dapat dipahami oleh kedua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor, sehingga meminimalisir terjadinya pelanggaran pelanggaran dalam kampanye.
“Banyak yang komunikasi tim kampanye ada beberapa hal, makanya kita kumpulkan semua termasuk yang membuat regulasi KPU, jadi semua tadi mendengar mudah mudahan kedepan bisa dipahami oleh pasangan calon baik nomor 1 dan 2,” ungkapnya.***
Bogordaily.net – Calon Wali Kota Bogor 2024, Dokter Rayendra, menggelar dialog dan silaturahmi bersama tokoh Katolik Keuskupan Bogor di Gereja Katedral Bogor.
Kedatangan doktor jebolan S3 IPB University itu, disambut hangat oleh Mgr. Paskalis Bruno Kardinal Syukur, O.F.M selaku Uskup Keuskupan Bogor dan Romo Mikail Indro, selaku Romo Vikep Kemasyarakatan Keuskupan Bogor.
Dialog juga diikuti para pengurus Pemuda Katolik Kota Bogor. Obrolan dilangsungkan di ruang pertemuan Katedral.
Calon Wali Kota Bogor 2024, Dokter Rayendra, menggelar dialog dan silaturahmi bersama tokoh Katolik Keuskupan Bogor di Gereja Katedral Bogor.
Dalam dialog yang begitu hangat, Dokter Rayendra menyampaikan ucapan terimakasih atas penerimaan dirinya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat untuk Mgr. Paskalis yang 6 Oktober lalu diumumkan sebagai kardinal oleh Paus Fransiskus.
“Saya bersyukur diterima sangat baik di sini layaknya keluarga. Saya juga bersyukur karena Bapak Uskup terpilih menjadi kardinal. Mudah-mudahan terus sehat sampai pelantikan di Vatikan pada bulan Desember,” ucap Dokter Rayendra, Selasa (8/10/2024).
Dokter Rayendra selanjutnya menyampaikan harapan untuk kehidupan beragama di Kota Bogor. Ia menekankan, hadirnya tokoh agama turut berperan dalam menjaga budaya toleransi dan kehidupan beriman.
“Semoga harmoni keberagaman di Kota Bogor dapat terus terjaga, tentunya dengan hadirnya tokoh agama yang selalu berperan,” ujar Dokter Rayendra.
Sementara Mgr. Paskalis memberikan apresiasi tinggi untuk Dokter Rayendra. Ia menilai, Dokter Rayendra punya semangat tinggi dalam berkontribusi untuk kepentingan orang banyak, khususnya warga Kota Bogor.
“Saya ucapkan terimakasih, sebab kita perlu orang-orang berani yang mau memikirkan kepentingan bersama. Dalam konteks ini Pak Dokter yang mau mendayagunakan kekayaan pikiran dan gagasan untuk membawa kebaikan bagi umum,” ujar Mgr. Paskalis.
Lebih jauh, Mgr. Paskalis juga memuji perihal ihwal majunya Dokter Rayendra dalam Pilwalkot Bogor 2024.
“Bahwa hati adalah modal utama memang betul. Artinya panggilan jiwa untuk mengabdikan diri bagi masyarakat. Dan Pak Dokter sudah melakukan itu lebih dari dua tahun, bertemu masyarakat semua golongan. Saya kira, untuk menjadi pemimpin ya harus seperti itu,” jelas Mgr. Paskalis.
“Pemimpin bukanlah orang administratif kalo menurut saya. Pemimpin adalah orang yang memang menjumpai banyak masyarakat, dan melihat hal yang perlu dibenahi, kemudian dia menjawab tantangan itu,” lanjutnya.
Mgr. Paskalis pun menyatakan dukungannya untuk Dokter Rayendra maju sebagai pemimpin Kota Bogor.
“Jadi, saya dukung, orang-orang seperti Pak Dokter yang mau mengejar panggilan hati dalam membawa sesuatu yang baik untuk masyarakat,” ujarnya.
Hal senada diutarakan Romo Indro. Ia turut mendoakan Dokter Rayendra yang membawa niat baik untuk Kota Bogor.
“Kita doakan untuk Pak Dokter dapat memimpin masyarakat. Kami mendukung dan mendoakan,” ucap Romo Indro.
Tak lupa, Romo Indro menyampaikan harapannya apabila Dokter Rayendra terpilih dalam Pilwalkot Bogor. Ia mengharapkan perhatian untuk guru-guru agama Katolik yang masih luput dari perhatian.
Selain itu, ia juga menyampaikan keluh kesah perihal sulitnya lahan pemakaman, terkhusus bagi jemaat Katolik yang kurang mampu. Hal ini disebabkan semakin sedikitnya lahan pemakaman yang ada di Kota Bogor.
Dokter Rayendra yang telah lebih dulu mengamati masah itu pun memberi jawaban.
“Itu memang menjadi program kami, yakni penyediaan lahan pemakaman. Sebab masyarakat di wilayah sudah banyak yang mengeluhkan pada saya tentang mahalnya biaya pemakaman. Maka dari itu, saya bertekad merealisasikan pemakaman gratis lewat program Bogor Tersenyum,” jawabnya.
“Lahan akan kita siapkan, jadi warga tidak usah memikirkan dan tidak usah bayar lagi 1,5 juta untuk pemakaman. Nanti tanggung jawab pemkot untuk melakukan itu,” lanjut Dokter Rayendra.
Selain itu, program Bogor Tersenyum juga menawarkan layanan gratis untuk ibu-ibu hamil yang akan melahirkan, sesuai permintaan warga.
“Saya punya mimpi bahwa nanti di Bogor ibu-ibu melahirkan bisa gratis, tapi hanya untuk istri pertama saja, soalnya saya di pesan dari ibu-ibu bikin aturan istri pertama. Istri kedua tidak boleh dibayarkan,” ujar Dokter Rayendra.
Mendengar jawaban itu, Romo Indro makin mantap. Namun ia menyampaikan satu harapan lagi untuk Dokter Rayendra.
“Kami juga menitipkan satu hal lagi dari gereja Katolik, masih ada PR gereja yang nanti mungkin bisa Pak Dokter pertimbangkan ketika menjabat, yakni kami belum ada penyelenggara Katolik sendiri di Kementrian Agama,” kata Romo Indro.
“Secara konstitusi, 6 agama diakui. Maka diperlukan juga perwakilan dari gereja Katolik untuk menjadi penyelenggara. Kami bukan bicara soal anggaran, tapi soal hak beragama,” lanjutnya.
Mendengar itu, Dokter Rayendra menyampaikan konitmen untuk memperhatikan kehidupan beragama yang masih luput dari perhatian. Salah satunya menyoal penyelenggara keagamaan.
Setelah dialog berlangsung lebih dari satu jam, tokoh Katolik yang hadir melangsungkan doa bersama untuk majunya Dokter Rayendra jadi Wali Kota Bogor. Doa berlangsung dengan khidmat sesuai cara berdoa masing-masing.
Mgr. Paskalis memimpin langsung doa yang diikuti tokoh dan pemuda Katolik.
“Mudahkanlah jalan Dokter Rayendra yang mau memikirkan dan melaksanakan kebaikan di Kota Bogor ini. Mudahkanlah Dokter Rayendra yang mau mengabdikan dirinya di kota ini. Terimakasih kepada-Mu, kami mohon berkat-Mu,” tutur Mgr. Paskalis memimpin doa.
Setelah dialog usai, Pemuda Katolik mengajak Dokter Rayendra berkeliling menengok lingkungan Gereja Katedral. Para jemaat yang menyadari Cawalkot nomor 5 itu berkunjung pun antusias.
Mereka bergantian meminta swafoto atau bersalaman langsung dengan dokter bergelar fellow kedokteran Asia itu.
Dokter Rayendra yang sedang berkeliling pun turut disambut hangat oleh Romo Paulus Haruno, Pastor Kepala Katedral Bogor.
Meski berlangsung singkat, pertemuan Dokter Rayendra dan Romo Paulus Haruno penuh makna. Romo Paulus tak mau kalah dengan jemaat untuk mengajak Dokter Rayendra berswafoto.
Setelahnya, ia mengucapkan harapan agar Dokter Rayendra sukses dalam kehidupannya. (*)
Bogordaily.net – Para kader Posyandu mengungkapkan bahwa mereka membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah, terutama dalam hal peningkatan Bantuan Operasional Posyandu (BOP). Hal ini juga menjadi perhatian calon Wali Kota Bogor Dokter Rayendra.
Sejauh ini, BOP yang diterima oleh para kader posyandu begitu sangat minim. Menanggapi hal tersebut, Dokter Rayendra menegaskan bahwa jika ia terpilih sebagai Wali Kota Bogor, peningkatan BOP bagi Kader Posyandu akan menjadi prioritasnya.
“Kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Saya akan memastikan bahwa BOP Posyandu dinaikkan agar mereka dapat bekerja lebih maksimal dalam melayani masyarakat,” ujarnya Dokter Rayendra.
Lebih lanjut, Dokter Rayendra berjanji untuk menyiapkan layanan darurat yang lebih baik.
Bahkan Dokter Rayendra berencana membentuk call center khusus yang akan dilengkapi dengan ambulans dan tenaga medis yang siap siaga.
“Dengan begitu, warga yang membutuhkan bantuan medis bisa mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat,” ucap Dokter Rayendra yang juga lulusan S3 IPB University.
Selama dialog interaktif dengan warga, Dokter Rayendra juga, banyak masukan dan keluhan yang disampaikan terkait masalah BPJS, seperti sulitnya mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran dan kurangnya pelayanan yang memadai.
Dokter Rayendra berharap dapat menyampaikan visinya kepada masyarakat bahwa perubahan di Kota Bogor bisa terwujud jika warga dan pemimpin bekerja bersama.(*)