Thursday, 7 May 2026
Home Blog Page 1319

Makan Siang di Payung Hujan Patio Dining Dapat Promo Voucher Treatment di Besthetic Clinic Bogor

0

Bogordaily.net – Restoran bernuansa Bali, Payung Hujan Patio Dining, yang berlokasi di Jalan GOR Barat Pakansari, Cibinong, menghadirkan promo menarik bagi para pengunjung. Dengan menikmati makan siang di Payung Hujan Patio Dining pelanggan berkesempatan mendapatkan voucher promo treatment di Besthetic Clinic Bogor.

Promo ini memberikan nilai tambah bagi para pecinta kuliner yang juga peduli dengan perawatan kecantikan.

Selain voucher treatment di Besthetic Clinic, pelanggan juga bisa menikmati diskon 10 persen untuk semua item menu selama jam makan siang di Payung Hujan Patio Dining.

Menu Makan Siang di Payung Hujan Patio Dining
Makan Siang di Payung Hujan Patio Dining.(Istimewa/bogordaily.net).

Diskon ini berlaku setiap hari dari pukul 09:00 hingga 14:00 WIB. Untuk mendapatkan promo ini, pengunjung hanya perlu melakukan pembelian dengan minimal transaksi Rp 120 ribu.

Supervisor Payung Hujan Patio Dining, Ridzky Rohmat Saputra, menjelaskan bahwa promo ini dihadirkan untuk memanjakan pelanggan yang ingin menikmati suasana makan siang dengan nuansa Bali sembari mendapatkan keuntungan tambahan.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para pengunjung, tidak hanya dari segi kuliner tapi juga dari kesempatan untuk mendapatkan perawatan kecantikan dengan promo voucher di Besthetic Clinic,” ujar Ridzky, Rabu 9 Oktober 2024.

Bagi masyarakat Cibinong dan sekitarnya, Payung Hujan Patio Dining bisa menjadi pilihan ideal untuk menikmati makan siang yang memanjakan lidah sekaligus memberikan keuntungan lebih dalam perawatan kecantikan.

Promo ini tentunya menjadi kabar baik bagi mereka yang ingin bersantap sekaligus memperhatikan kecantikan dan kesehatan kulit.

Jangan lewatkan kesempatan menarik ini dan nikmati sensasi kuliner yang berbeda di Payung Hujan Patio Dining! (Ibnu Galansa)

 

ClayDerm Aesthetic Clinic Hadirkan Promo Spesial Skincare Selama Oktober 2024

0

Bogordaily.net – ClayDerm Aesthetic Clinic memberikan penawaran menarik sepanjang Oktober 2024. Berbagai produk skincare unggulan bisa didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau, menjadikan momen ini sebagai kesempatan terbaik untuk merawat kulit secara menyeluruh.

Selama sebulan penuh, ClayDerm menawarkan promo berbeda setiap harinya, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perawatan kulit pelanggan.

Mulai dari perawatan wajah untuk pencerahan, perlindungan kulit dari sinar matahari, hingga perawatan tubuh dan rambut, semuanya tersedia dengan harga hemat.

Berikut adalah rangkaian promo skincare yang ditawarkan setiap harinya di ClayDerm:

Promo Senin: Bodycare Day
Buy 1 get 1 untuk produk Frangipani Triple Crease, hanya dengan Rp 100 ribu. Pelanggan bisa mendapatkan dua produk perawatan tubuh dengan harga satu produk, menjadikan ini pilihan ideal untuk menjaga kelembapan dan kecantikan kulit tubuh.

Promo Selasa: Paket 5 Item SO
Dapatkan rangkaian produk SO yang terdiri dari SO FW, SO toner, SO serum, SO sunscreen, dan Brightening Cream dengan harga hanya Rp 350 ribu. Paket ini dirancang khusus untuk perawatan wajah lengkap, mulai dari pembersihan hingga perlindungan dari sinar matahari.

Promo Rabu: Bodycare Lotion
Buy 1 get 1 untuk Bodycare Lotion dengan harga Rp 75 ribu. Promo ini cocok bagi yang ingin merawat kulit tubuh agar tetap lembap dan halus sepanjang hari.

Promo Kamis: Body & Face Care
Dapatkan Chamomile Rejuve Essence dan Frangipani Day Care Lotion hanya dengan Rp 125 ribu. Perawatan ini ideal untuk meremajakan kulit wajah dan tubuh dengan kandungan chamomile yang menenangkan.

Promo Jumat: Combo Bodycare
Paket Frangipani Day Care Lotion dan Frangipani Triple Crease tersedia dengan harga Rp 100 ribu. Perawatan tubuh ini membantu menjaga kulit tetap lembut dan ternutrisi.

Promo Sabtu: Combo Cerah
Kombinasi Sweet Orange Serum dan Tea Tree Serum dengan harga Rp 125 ribu. Paket ini sempurna untuk kulit yang ingin tampil lebih cerah dan bebas masalah kulit, seperti jerawat.

Dengan promo ini, ClayDerm Aesthetic Clinic menjadi pilihan utama bagi pelanggan yang menginginkan produk perawatan kulit berkualitas dengan harga terjangkau.

Tentang ClayDerm Aesthetic Clinic

ClayDerm Aesthetic Clinic merupakan klinik kecantikan berbasis aromaterapi yang berlokasi di Ruko 2, Jalan Achmad Adnawijaya Nomor 10-11, Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut bisa menghubungi ClayDerm Aesthetic Clinic melalui nomor WhatsApp 0851-7527-7507. Atau cek Instagram ClayDerm Aesthetic Clinic di @clayderm.id.

ClayDerm Aesthetic Clinic berkomitmen memberikan layanan berkualitas dan mendukung kepercayaan diri melalui perawatan kulit dan kecantikan. Jangan ragu, yuk kunjungi ClayDerm Aesthetic Clinic dan lakukan perawatan sesuai keinginan kamu. (Ibnu Galansa)

Mahasiswa IUQI Bogor Magang di MI Al Hidayah, Jalin Kemitraan Pendidikan

Bogordaily.net – Kelompok 10 magang Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor (IUQI) melaksanakan pembukaan magang di MI Al Hidayah, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Selasa (1/10/2024).

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kerjasama antar institusi pendidikan, Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor (IUQI) menjalin kerjasama dengan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hidayah.

Kerjasama ini ditandai dengan dimulainya program magang bagi mahasiswa IUQI di MI Al-Hidayah.

Program magang ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa IUQI, khususnya program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh di bangku kuliah secara langsung.

Selama magang, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas pembelajaran, seperti membantu guru dalam proses mengajar, membuat bahan ajar, serta berinteraksi langsung dengan mahasiswa.

Acara pembukaan magang tersebut dihadiri oleh kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) yaitu Bapak Ahmad Sutisna, S. Pd. I., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Ibu Dr. Ria Rizki Agustini M. Pd., Bapak/Ibu guru MI Al-Hidayah dan mahasiswa magang IUQI.

Acara tersebut dimulai pada pukul 10.00 WIB yang dipandu oleh MC, yaitu Silvi Sulistiany Azzahra Futri, dengan susunan acara pembukaan, dilanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Halimatul Sa’diyah, dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Sheila Latifah, dilanjut dengan sambutan-sambutan, dilanjutkan dengan simbolis serah terima magang IUQI, dan ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh M. Iqbal Al-Ghifari.

Di dalam sambutan, Ibu Dr. Ria Rizki Agustini M.Pd (Dosen Pembimbing Lapangan) dari IUQI, mengungkapkan bahwa program magang ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. “Program magang ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang telah mereka pelajari di bangku kuliah secara langsung. Selain itu, mereka juga dapat mengembangkan soft skills yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja.” Ujarnya.

Selama menjalani magang, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas pembelajaran, seperti membantu guru dalam proses mengajar, membuat bahan ajar, serta berinteraksi langsung dengan siswa.

Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan soft skills seperti komunikasi, kerja sama tim, dan problem-solving.

“Kami berharap program magang ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh di bangku kuliah,” ujar Ahmad Sutisna S. Pd. I.

“Selain itu, kami juga ingin memberikan pengalaman yang berharga bagi siswa kami dengan kehadiran mahasiswa magang yang penuh semangat dan ide-ide kreatif,” tambahnya. ***

Jamin Kebebasan Beribadah Umat Kristiani, Sendi-Melli Komitmen Jaga Kerukunan Beragama

0

Bogordaily.net — Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut satu, Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa (Sendi-Melli) menegaskan bakal komitmen dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Bogor.

Salah satunya, Sendi-Melli menjamin kebebasan beribadah bagi umat Kristiani di Kota Bogor, yang saat ini beribadah di ruko maupun mal.

Hal itu diungkapkan Calon Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah saat bertemu dengan puluhan pemuka agama umat kristiani, belum lama ini.

Sendi Fardiansyah berjanji untuk melindungi mereka sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 29.

Selama proses perizinan sudah dilakukan dan tidak menimbulkan konflik sosial dengan warga sekitar.

“Selama kita semua mematuhi aturan yang berlaku dan proses administrasi sudah dilakukan dengan benar, jika saya diamanati menjadi Wali Kota, maka tidak ada alasan saya untuk menghambat maupun menghalangi peribadatan ibu-ibu dan bapak-bapak,” kata dia.

Sendi juga berjanji untuk membuka pintu dialog sebesar-besarnya untuk setiap permasalahan yang dihadapi umat Kristiani di Kota Bogor.

Sendi melanjutkan, pihaknya tidak akan membuat kebijakan yang berkaitan dengan umat Kristiani tanpa terlebih dahulu melakukan dialog.

“Kunci dari hubungan yang rukun dan harmonis adalah tersedianya ruang dialog. Insyaallah jika saya terpilih, ruang-ruang itu (dialog) akan selalu saya buka demi menjaga kondusifitas bermasyarakat,” terang Sendi.

Di sisi lain, Sendi Fardiansyah juga akan memasukan insentif bagi petugas pengelola gereja atau koster dalam program yang akan dijalankan.

Yakni pemberian dan kenaikan tunjangan atau biaya operasional untuk petugas pengelola masjid, gereja, RT, RW dan lainnya.

“Saya punya program untuk menaikkan kesejahteraan para penjaga rumah ibadah. Bukan hanya marbut masjid, tapi juga koster di gereja. Ini di luar BOP untuk RT dan RW, ya,” ujar Sendi.

Selain itu, penataan PKL dan lalu lintas di seputar Kota Bogor juga akan menjadi perhatian pria asal Bojong Neros ini sehingga umat Kristiani tidak terhambat saat pergi ke gereja atau tempat peribadatan. ***

KemenKopUKM Ungkapkan Capaian 10 Tahun Pengembangan Usaha Mikro

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) mengungkapkan capaian kinerja 10 tahun program strategis pengembangan usaha mikro di Indonesia.

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM Yulius dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa 8 Oktober 2024 mengatakan KemenKopUKM terus mendorong pertumbuhan bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang telah berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Dukungan pun diberikan mulai dari kemudahan akses permodalan, pemasaran, legalitas hingga pemanfaatan teknologi.

“Walaupun skala usahanya kecil, tetapi kontribusinya cukup besar bagi perekonomian. Usaha mikro juga melakukan penyerapan tenaga kerja, dan ekonomi digital yang cukup besar,” ucapnya.

Yulius menegaskan, transformasi usaha mikro menjadi penting karena secara jumlah, usaha mikro mencapai 99 persen menempati porsi terbesar dalam struktur pelaku usaha nasional dan telah berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Namun diakuinya, mereka masih menghadapi hambatan dalam pengembangan usahanya. Mulai dari akses permodalan, aspek pemasaran, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, bahan baku, pemenuhan legalitas dan sertifikasi usaha, serta kapabilitas SDM (Sumber Daya Manusia) dalam pengelolaan bisnisnya.

“Kondisi ini berimbas pada belum optimalnya kemampuan beradaptasi dan daya saingnya dalam dinamika lingkungan bisnis dan perubahan teknologi yang cepat,” kata Yulius.

Untuk itu, KemenKopUKM, khususnya di Deputi Bidang Usaha Mikro selama 10 tahun terakhir juga telah melaksanakan berbagai program atau kegiatan strategis untuk mengakselerasi transformasi usaha mikro agar naik kelas.

Yulius merinci sejumlah program yang telah dilakukan di antaranya dukungan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Bagi UMKM, dengan menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) telah tersalurkan kepada 24,8 juta usaha mikro dengan nilai total bantuan sebesar Rp44,16 triliun.

BPUM merupakan salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bertujuan agar pelaku usaha mikro tetap dapat bertahan di tengah pandemi, sehingga mampu menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi COVID-19 pada kurun 2020-2021.

“Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, program BPUM telah terbukti sangat membantu 24,8 juta usaha mikro di seluruh Indonesia untuk dapat tetap melanjutkan usahanya,” ucapnya.

Tercatat, penyaluran BPUM di tahun 2020 mencapai 12 juta pelaku UMi (Usaha Mikro), dengan nilai bantuan Rp28,8 triliun. Di tahun 2021 sebanyak 12,8 juta pelaku UMi, dengan nilai bantuan Rp15,3 triliun.

Selanjutnya, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2015-30 September 2024 (triwulan III-2024) sebesar Rp1.739 triliun kepada 48 juta debitur UMKM (SIKP, 2024).

“KUR menawarkan suku bunga yang rendah dan syarat yang lebih mudah, sehingga pelaku usaha dapat memanfaatkan kredit tersebut untuk pengembangan usaha, peningkatan produksi, dan penciptaan lapangan kerja,” katanya.

Yulius juga menyebutkan, beberapa hasil monitoring dan evaluasi hasil KUR pada 2023 yaitu, sebesar 93 persen debitur KUR digunakan untuk modal kerja, 6 persen digunakan untuk investasi, dan 1 persen digunakan untuk keperluan lainnya.

“Dari sebanyak 894 debitur KUR Skema Mikro dan Super Mikro, terdapat sebanyak 16 persen atau sebanyak 144 orang, dikenakan agunan tambahan untuk pinjaman KUR di bawah Rp100 juta,” ucapnya.

Terkait legalitas usaha mikro, tercatat Surat Izin Usaha 71,8 persen masih mengajukan kreditnya memakai Surat Keterangan Usaha (SKU), sekitar 27,3 persen memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan 0,9 persen memiliki PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga).

Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Kemenko Bidang Perekonomian, capaian KUR triwulan I-2024, terjadi peningkatan kualitas KUR dari sisi jumlah debitur baru, debitur yang mengalami graduasi, dan penyaluran KUR di sektor produksi.

“Tercatat, capaian debitur baru sebesar 90,74 persen. Debitur KUR yang mengalami graduasi ke skema pembiayaan yang lebih tinggi sebesar 18,76 persen, dan penyaluran KUR di sektor produksi sebesar 55 persen,” katanya.

Selanjutnya, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2015-30 September 2024 (triwulan III-2024) sebesar Rp1.793 triliun kepada 48 juta debitur UMKM (SIKP, 2024).

Dari sisi formalisasi legalitas usaha, berdasarkan data OSS BKPM September 2024, sebanyak 10 juta pelaku usaha mikro telah terdaftar dalam Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Di tahun 2021 hingga 2024, telah difasilifasi Pendampingan NIB dan Sertifikasi Produk oleh Deputi Usaha Mikro kepada 662.516 usaha mikro,” ujarnya.

Lalu Pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT-KUMKM), sampai 2024, telah dibangun 107 PLUT KUMKM di 26 provinsi, 81 kabupaten/kota.

Capaian tersebut, terdiri dari PLUT Eksisting sebanyak 74 unit, DAK Fisik 2022 sebanyak 13 unit, DAK Fisik 2023 sebanyak 13 unit, dan DAK Fisik 2024 sebanyak 7 unit (dalam proses pembangunan).

Yulius menuturkan, dalam mendukung optimalisasi salah satu layanan PLUT-KUMKM, di tahun 2023- 2024 telah disediakan layanan pengembangan kemasan di 31 lokasi (5 provinsi, 26 kabupaten/kota) yang dikelola oleh PLUT-KUMKM/koperasi.

“Tahun 2023 tersebar di 13 lokasi, dan tahun 2024 tersebar di 18 lokasi, ada yang dalam proses pengadaan dan pecah DIPA tahap 2 untuk 8 lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, dalam program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) Bidang KUMKM, realisasi yang telah dilaksanakan oleh KemenKopUKM menyasar 9.360 Usaha Mikro yang dilaksanakan dengan pendekatan langsung, menyasar masyarakat miskin ekstrem maupun tidak langsung menyasar masyarakat miskin ekstrem.

“Sesuai mandat Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022, KemenKopUKM fokus pada strategi Peningkatan Pendapatan masyarakat yaitu untuk melakukan fasilitasi akses pembiayaan, akses pasar, serta pendampingan dan pelatihan bagi koperasi dan Usaha Mikro,” sebutnya.

Yulius menegaskan, atas berbagai program tersebut, KemenKopUKM juga mencatat manfaat program peningkatan kapasitas SDM usaha mikro melalui pelatihan dan pendampingan di tahun 2023.

Yakni, terjadi pertumbuhan omzet bisnis sebesar 36 persen dan peningkatan kompetensi tenaga kerja sebesar 23 persen setelah mengikuti program pendampingan.

KemenKopUKM juga mencatat, sebanyak 133 pelaku usaha mikro terhubung dengan 114 mitra dan stakeholder termasuk perusahaan besar dan organisasi seperti Krishna (retail), Hamzah Batik (produk batik), Yomart (e-commerce), Evermos (platform reseller), dan lainnya.

Kemudian, pelaku usaha mikro berhasil terhubung dan mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan. Seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Pegadaian, PT Bank CIMB Niaga, dan DBS.***

Pj. Bupati Bogor Tinjau Pembangunan Flyover Stasiun Krl Commuterline Tenjo

0

Bogordaily.net – Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri meninjau langsung proses pembangunan Flyover Stasiun Krl Commuterline Tenjo, Kecamatan Tenjo pada Selasa 8 Oktober 2024.

Dalam kesempatan tersebut, turut dihadiri Kepala Daops I Jakarta PT. KAI, perwakilan Podomoro Group, dan Forkopimcam Tenjo.

Pj. Bupati Bogor juga melihat langsung beberapa pembangunan infrastruktur di Kecamatan Tenjo.

Pj. Bupati Bogor mengatakan bahwa, hari ini pihaknya melihat langsung perkembangan pembangunan flyover di area Stasiun Tenjo.

Pembangunan flyover ini dalam rangka mengurangi kemacetan, utamanya di jalan yang melewati perlintasan area Stasiun Tenjo ini.

”Semoga dengan dibangunnya flyover ini, kemacetan di Kecamatan Tenjo bisa diatasi. Dan kami berharap pembangunan flyover ini dapat selesai tepat waktu, sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Bachril Bakri, Selasa 8 Oktober 2024.

Sementara itu, Camat Tenjo, Yudhi Utomo menjelaskan bahwa, Pj Bupati Bogor dapat hadir ke Kecamatan Tenjo untuk yang pertama kalinya, dalam rangka membahas tentang penanganan masalah yang ada di sekitar Stasiun Kereta Api Tenjo.

“Saat ini pembangunan flyover dan JPO Stasiun Tenjo progresnya sudah 75 persen, insya Allah akan selesai pada bulan Desember 2024,” jelas Yudhi.

“Setelah itu, bapak Pj. Bupati meninjau Transit Oriented Development (TOD) Kota Podomoro Tenjo, dan beberapa pembangunan infrastruktur di Kecamatan Tenjo,” tambahnya.(Albin Pandita)

UPH Berikan Pelatihan Sabun Ramah Lingkungan di Desa Wisata Batulayang

0

Bogordaily.net – Universitas Pelita Harapan (UPH) memberikan pelatihan pembuatan sabun ramah lingkungan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Wisata Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Adapun dalam pelatihan pada hari kedua yang berlangsung pada Selasa, 8 Oktober 2024 diikuti oleh kurang lebih 20 peserta yang berfokus pada pembuatan dan desain sabun ramah lingkungan dengan dipandu oleh Dr. Theodosia Christhe N., S.ST. Par, M.M.

Dosen Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr Yustisia Kristiana mengatakan bahwa, pelatihan dimulai dengan pengenalan mengenai konsep sabun alami dan pentingnya memproduksi sabun sendiri.

Salah satu alasan utamanya adalah, untuk menghindari penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya yang biasanya terkandung dalam sabun komersial.

Seperti Sodium lauryl sulfate (SLS). Bahan ini sering ditemukan pada produk sabun di pasaran dan dapat menyebabkan iritasi kulit serta berdampak buruk pada lingkungan jika terus-menerus digunakan.

“Dengan membuat sabun alami sendiri, masyarakat dapat memilih bahan-bahan yang lebih aman dan ramah lingkungan, serta sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Dr Yustisia Kristiana kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, Desa Wisata Batu Layang, yang mengusung konsep wisata berkelanjutan, sangat memerlukan produk-produk yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Sabun alami menjadi salah satu produk unggulan yang memiliki banyak manfaat.

Selain dapat digunakan oleh masyarakat desa sendiri, sabun ini juga bisa disediakan untuk para wisatawan yang menginap di homestay.

Dengan menyediakan produk lokal yang ramah lingkungan, desa ini menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam sekaligus menciptakan pengalaman yang autentik bagi para wisatawan.

“Selain itu, produk ini berpotensi dijadikan oleh-oleh yang menarik bagi wisatawan, menciptakan peluang ekonomi tambahan bagi penduduk setempat,” jelasnya.

Lebih lanjut, dalam sesi pelatihan, para peserta diajarkan mengenai bahan-bahan dasar yang digunakan, peralatan yang diperlukan, serta tahapan-tahapan dalam proses pembuatan sabun ramah lingkungan.

Kemudian, para peserta juga diajak untuk mendesain kemasan sabun yang menarik, sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya fungsional tetapi juga dapat memiliki nilai jual.

Produk sabun yang dihasilkan dari pelatihan ini diberi nama “Aroma Layang”, sebuah nama yang menggambarkan identitas lokal Desa Wisata Batu Layang.

“Nama ini tidak hanya mewakili aroma sabun yang wangi dan segar, tetapi juga mencerminkan komitmen desa dalam menghasilkan produk ramah lingkungan,” ungkap Dr Yustisia Kristiana.

Dorong Produk Ramah Lingkungan

Sementara itu, melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Wisata Batu Layang dapat terus mengembangkan keterampilan mereka dalam pembuatan produk ramah lingkungan. Serta mampu mengoptimalkan potensi ekonomi dari sektor pariwisata melalui produk-produk kreatif yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, dalam pelatihan yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 7-8 Oktober 2024 ini merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Batulayang.

Dalam kegiatan ini diinisiasi oleh tim pengabdian yang diketuai oleh Dr. Theodosia Christhe N., S.ST. Par, M.M., dengan dukungan dari dua dosen lainnya, yaitu Dr. Yustisia Kristiana, S.ST., M.M., CPHCM, dan Dr. Nonot Yuliantoro, S.Sos., M.M.

Kemudian, program ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk tahun anggaran 2024.

Selain itu, kegiatan ini juga terintegrasi dengan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), sehingga mahasiswa turut berperan serta dalam proses pelatihan, memberikan mereka pengalaman langsung di lapangan.(Albin Pandita)

Pelatihan Pengolahan Sayur dan Buah di Bogor: Inovasi Kuliner dari Universitas Pelita Harapan untuk Pokdarwis

0

Bogordaily.net – Universitas Pelita Harapan (UPH) menggelar pelatihan pengolahan makanan dan minuman berbahan sayur dan buah untuk Pokdarwis di Desa Wisata Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Diketahui, pelatihan yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 7-8 Oktober 2024 ini merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, yang bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Batulayang.

Dalam kegiatan ini diinisiasi oleh tim pengabdian yang diketuai oleh Dr. Theodosia Christhe N., S.ST. Par, M.M., dengan dukungan dari dua dosen lainnya, yaitu Dr. Yustisia Kristiana, S.ST., M.M., CPHCM, dan Dr. Nonot Yuliantoro, S.Sos., M.M.

Kemudian, program ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk tahun anggaran 2024.

Selain itu, kegiatan ini juga terintegrasi dengan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), sehingga mahasiswa turut berperan serta dalam proses pelatihan, memberikan mereka pengalaman langsung di lapangan.

Dosen Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr. Yustisia Kristiana mengatakan bahwa, tujuan dari program ini tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan produk lokal yang ramah lingkungan.

Namun, juga untuk mendorong terciptanya ekonomi berkelanjutan melalui produk-produk inovatif yang dapat menarik minat wisatawan.

“Melalui inisiatif ini, diharapkan Desa Wisata Batulayang dapat terus berkembang dan menjadi contoh desa wisata yang sukses dan berkelanjutan,” kata Dr Yustisia Kristiana, kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, pelatihan ini berlangsung dalam dua sesi yang dirancang untuk memperkuat keterampilan masyarakat dalam bidang kuliner, berbahan dasar alami dan manajemen desa wisata yang berkelanjutan.

Fokus dari sesi ini adalah bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan bahan-bahan lokal yang tersedia di sekitar desa, untuk diolah menjadi makanan dan minuman yang sehat dan bernilai ekonomi.

“Salah satu yang diajarkan adalah pemanfaatan buah semangka dan nanas, dua jenis buah yang melimpah di Desa Wisata Batu Layang, sebagai pengganti sumber protein hewani serta sebagai upaya mendukung konsep zero waste,” jelasnya.

Di sini, buah semangka diolah menjadi nugget yang kemudian diberi nama “Nusa Layang”. Nama ini merupakan akronim dari Nugget Samangka (semangka) dan Layang yang menggambarkan Desa Wisata Batu Layang.

Lebih lanjut kata Dr Yustisia, inovasi ini memberikan alternatif pangan yang sehat dan menarik bagi wisatawan. Selain itu, nanas diolah menjadi rendang yang diberi nama “Renas Layang”, di mana Renas berarti Rendang Nanas dan Layang tetap merujuk pada Desa Wisata Batu Layang.

“Kedua olahan ini tidak hanya mencerminkan kreativitas masyarakat, tetapi juga mendukung keberlanjutan pangan dengan memanfaatkan produk lokal,” ujar Dr Yustisia Kristiana.

Selain itu, masyarakat juga diajarkan cara membuat variasi minuman sehat. Dua minuman yang diajarkan adalah “Hehejoan ti Layang” dan “Embun ti Layang”. Hehejoan ti Layang adalah minuman berwarna hijau yang terbuat dari campuran bayam dan nanas.

Di mana, bayam berfungsi untuk menetralisir getah nanas, menjadikan minuman ini kaya nutrisi dan menyegarkan. Minuman kedua, Embun ti Layang, merupakan perpaduan semangka dengan jahe.

“Semangka memberikan kesegaran, sementara jahe memberikan rasa hangat yang menyegarkan ketika diminum,” imbuhnya.

Sementara itu, dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapatkan keterampilan baru dalam bidang kuliner dan manajemen wisata, tetapi juga didorong untuk terus berinovasi guna meningkatkan daya tarik Desa Wisata Batu Layang.

“Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas di sektor pariwisata,” ungkap Dr Yustisia Kristiana.(Albin Pandita)

Survei Charta Politika Indonesia: Dedie Rachim Jenal Mutaqin Juara di Pilkada Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Pasangan Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin unggul dalam survei elektabilitas terbaru yang dilakukan oleh Charta Politika Indonesia menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024.

Survei yang berlangsung pada 20-25 September 2024 ini melibatkan 400 responden yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor, dengan menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dan memiliki margin of error sebesar ±4,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Dedie A. Rachim – Jenal Mutaqin berhasil meraih tingkat elektabilitas tertinggi di antara calon lainnya, dengan 39,8% responden memilih pasangan ini.

Angka ini menempatkan mereka unggul jauh di atas pasangan Atang Trisnanto – Annida Allivia yang meraih 21,8%, serta pasangan Sendi Ferdiansyah – Melli Darasa dengan 14,0%.

Pasangan Raendri Rayendra – Eka Maulana memperoleh 8,5%, sementara pasangan Rena Da Frina – Teddy Risandi hanya mengumpulkan 3,8% suara.

Sisanya, sebanyak 12,3% responden masih belum menentukan pilihan atau tidak menjawab (TT/TJ).

Survei ini juga menunjukkan bahwa Dedie A. Rachim unggul dalam elektabilitas calon Walikota secara individu, dengan tingkat dukungan mencapai 39,3%.

Ia berada jauh di depan pesaing terdekatnya, Atang Trisnanto, yang mendapatkan 21,8%, diikuti oleh Sendi Fardiansyah dengan 13,5% dan Raendri Rayendra yang meraih 9,8%.

Sementara itu, di posisi calon Wakil Walikota, Jenal Mutaqin memimpin dengan 26,8%, diikuti oleh Annida Alivia dengan 18,8%, Melli Darsa dengan 13,5%, serta Eka Maulana yang memperoleh 8,5%.

Sebanyak 28,0% responden masih belum menentukan pilihan untuk posisi Wakil Walikota.

Menariknya, hasil survei juga mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat Kota Bogor dalam menghadapi Pilkada 2024.

Sebanyak 89,0% responden menyatakan mengetahui adanya Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024, dan 92,0% di antaranya mengaku akan berpartisipasi dalam pemilihan tersebut.

Alasan utama para responden dalam memilih calon Walikota didominasi oleh faktor pengalaman di pemerintahan, dengan 16,0% responden menyatakan bahwa mereka memilih kandidat berdasarkan pengalaman calon dalam mengelola pemerintahan.

Dengan hasil survei ini, pasangan Dedie Rachim Jenal Mutaqin semakin menunjukkan potensi besar untuk memenangkan Pilkada Kota Bogor 2024, mengungguli para pesaing mereka dalam perolehan suara sementara.*** 

Pelatihan Table Manner di Hotel Amaroossa Royal Dorong Mahasiswa UMB Siap Hadapi Dunia Profesional

0

Bogordaily.net – Hotel Amaroossa Royal Bogor menjadi pilihan kegiatan table manner yang diikuti oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bogor (UMB).

Table Manner bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan mengenai etika makan yang baik dan benar, terutama bagi mereka yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.

Kegiatan ini dipandu oleh Bapak Syaifudin, selaku Assistant Food & Beverage Service Manager di hotel tersebut.

Beliau membuka acara dengan menjelaskan pentingnya table manner dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan kerja dan bisnis.

“Etika makan yang baik bukan hanya mencerminkan diri kita, tetapi juga menghormati orang lain di meja makan,” ujarnya.

Acara dimulai dengan penjelasan mengenai berbagai jenis peralatan makan, termasuk sendok, garpu, dan pisau, serta penggunaannya yang benar. Bapak Syaifudin juga menunjukkan cara duduk yang sopan dan bagaimana cara bersikap selama makan, seperti menjaga pembicaraan yang santun dan tidak mengganggu orang lain.

Setelah sesi teori, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan ilmu yang telah mereka pelajari. Dalam suasana yang santai namun tetap formal, mereka mencoba berbagai hidangan terbaik yang disajikan oleh tim Kitchen Amaroossa Royal Bogor. Kegiatan ini tidak hanya mengasah keterampilan makan, tetapi juga menjaga sopan santu di meja makan.

Dalam kesempatan ini, Bapak Syaifudin memberikan pertanyaan kepada setiap peserta, membantu mereka memahami arti dari table manner tersebut.

“Yang terpenting adalah kepercayaan diri dan kesopanan,” tambahnya.

Mahasiswa tampak antusias dan banyak yang mengajukan pertanyaan, menunjukkan ketertarikan mereka untuk belajar lebih lanjut.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan pembagian sertifikat kepada peserta yang telah aktif berpartisipasi.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bogor merasa senang dan puas dengan pengalaman yang mereka dapatkan, serta berharap bisa menerapkan keterampilan yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan kerja nanti.

Kegiatan table manner ini tidak hanya bermanfaat untuk pengembangan pribadi mahasiswa, tetapi juga sebagai langkah positif dalam mempersiapkan mereka untuk menghadapi dunia profesional yang lebih kompetitif.

Hotel Amaroossa Royal Bogor pun menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pendidikan dan pengembangan keterampilan generasi muda***