Thursday, 7 May 2026
Home Blog Page 1323

Lahirkan Bayi Kembar, Biaya Persalinan Mpok Alpa Ditanggung Raffi Ahmad

0

Bogordaily.net – Nama Mpok Alpa mendadak viral lantaran melahirkan bayi kembar. Bukan itu saja, biaya persalinan yang mencapai Rp150 juta jadi pembicaraan karena ditanggung Raffi Ahmad.

Mpok Alpa melahirkan bayi kembarnya berjenis kelamin laki-laki di Rumah Sakit Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 7 Oktober 2024.

Menjelang proses persalinan, Mpok Alpa menunjukkan kondisinya dengan perut yang sudah sangat besar. Ia mengatakan ada rasa deg-degan ketika akan memasuki ruang operasi.

“Sebenarnya deg-degan, sudah mau masuk ruang operasi,” kata Mpok Alpa yang ditanya langsung oleh Melaney Ricardo dalam siaran langsung FYP Trans 7.

Pada momen persalinannya kali ini, Mpok Alpa meminta agar suaminya, Ajie Darmaji (Idung), menemaninya di ruang operasi. Sebab, saat melahirkan anak pertamanya, sang suami disebut tidak sempat menemaninya. Sekitar pukul 08.30 WIB Mpok Alpa mulai menjalani prosedur caesar.

“Ini momen anak kembar, gue mesti ditemenin sama lo. Mau lo pingsan kek, pokoknya lo temenin,” tutur perempuan berusia 37 tahun itu.

Sekitar pukul 09.28 WIB, Melaney Ricardo mengabarkan Mpok Alpa sudah melahirkan anak kembarnya. Ia juga menjelaskan, tangisan kedua bayi sahabatnya itu terdengar jelas.

“Bayi sudah lahir ditangani oleh dr Gorga. Sekarang sedang operasi tutup rahim. Sekarang bayinya sedang ditangani dokter anak. Kalau kondisinya sudah oke, bisa skin to skin,” ujar salah satu dokter obgyn yang ikut mendampingi proses Mpok Alpa melahirkan

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina langsung menjenguk Mpok Alpa setelah bayi kembarnya lahir. Raffi Ahmad masih memakai kemeja putih berlogo Kadin (Kamar Dagang Indonesia) di dada kiri.

Ayah tiga anak ini baru saja mendapatkan jabatan baru dari Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie sebagai wakil ketua umum bidang pariwisata dan ekonomi kreatif periode 2024-2029.

Nagita Slavina yang mendampingi suami tampak mengenakan overalls atau baju monyet monokrom, garis hitam putih dipadukan dengan kaus kuning.

Namun sayangnya, wajah bayi kembar Mpok Alpa masih dirahasiakan. Pengumumannya akan segera ditayangkan FYP edisi Kamis, 10 Oktober mendatang.

Beberapa waktu lalu, Mpok Alpa juga menyebut bahwa biaya pemeriksaan hingga persalinan bayi kembarnya dibantu oleh Raffi Ahmad.

Tak tanggung-tanggung, bahkan Raffi telah menentukan rumah sakit yang akan menangani Mpok Alpa melahirkan.

“Insya Allah mau dibayarin A Raffi mulai dari pemeriksaan sampai persalinan, anak kan kembar biayanya juga dua kali lipat,” kata Mpok Alpa.

“Rezeki, kita nggak minta, dia nawarin, memang rezeki nih anak,” lanjutnya. ***

Pemberdayaan BRI Tingkatkan Skala Usaha Klaster Usaha Rumput Laut Semaya di Nusa Penida

0

Bogordaily.net – Siapa sangka rumput laut dapat menjadi sebuah bagian dari kisah yang besar bagi Dusun Semaya, Desa Suana, Nusa Penida, Bali sejak tahun 2012.

Rumput-rumput laut tersebut pun tetap dijaga kualitasnya hingga sekarang, agar tetap stabil di pasaran.

Sebagai upaya untuk tetap dapat menjaga kapasitas dan kualitas produk rumput laut masyarakat di Dusun Semaya membentuk kelompok petani rumput laut.

Ketua Klaster, I Nyoman Sudastra menjelaskan bahwa kelompok ini didirikan dengan tujuan untuk menyatukan pandangan para petani sekaligus menjaga kualitas produk dengan mempersiapkan lahan hingga mencari bibit yang berkualitas.

“Kami memilih bibit yang berkualitas untuk memastikan pertumbuhan yang optimal, dan menyiapkan lahan dengan teliti. Panen biasanya dilakukan setiap bulan, namun bisa lebih sering tergantung pada luas lahan yang kami kelola,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa mayoritas warga Dusun Semaya saat ini adalah petani rumput laut, dan pendapatan dari budidaya ini telah memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Tak hanya laki-laki saja yang terlibat dalam budidaya, tetapi perempuan pun berperan aktif. Contohnya, Ni Wayan Sari Warningsih, anggota klaster yang berinovasi mengolah rumput laut menjadi produk bernilai tambah seperti kerupuk rumput laut.

Sementara itu, untuk meningkatkan kapasitas produksi sebagian besar petani rumput laut pun telah mendapatkan dukungan permodalan dari BRI melalui KUR BRI. Tidak hanya itu, para petani juga diberikan edukasi dan kemudahan dalam transaksi keuangan melalui BRImo.

Wayan Sugarta berterima kasih kepada BRI yang selama ini telah memberi dukungan pemberdayaan sarana pendukung produksi seperti jaring dan tali sehingga sangat membantu kelompok meningkatkan kapasitas produksi rumput laut.

Kalau transaksi jual belinya kita memakai BRImo dari pabrik juga baik itu juga eksportir kalau kita kirim transfer lewat BRImo. Berbicara permodalan dari BRI itu sangat luar biasa sekali terus terang karena mengawali saya untuk melakukan satu usaha itu memang dibantu oleh BRI mangkanya saya sering bilang BRI itu orang tua kedua saya untuk membantu segala usaha saya,” terang Wayan Sugarta.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa Klaster Usaha merupakan pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan usaha dalam satu wilayah, sehingga tercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatan maupun pengembangan usaha para anggotanya.

Hingga akhir Agustus 2024 tercatat BRI telah memiliki 32.449 klaster usaha yang tergabung dalam program Klasterku Hidupku. BRI juga telah menyelenggarakan lebih dari 2 ribu pelatihan dalam program Klasterku Hidupku tersebut.

Supari menambahkan bahwa program Klasterku Hidupku menjadi salah satu bentuk strategi yang mengutamakan pada pemberdayaan.

“Secara umum, strategi bisnis mikro BRI di 2024 akan fokus pada pemberdayaan berada di depan pembiayaan. BRI sebagai bank yang berkomitmen kepada pelaku UMKM telah memiliki kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar, integrasi, hingga interkoneksi,” ujar Supari. ***

5 Alasan Forum Aktivis Lintas Generasi IPB Dukung Atang – Annida di Pilwalkot Bogor 2024

0

Bogordaily.net – Pasangan Pilwalkot Atang Trisnanto dan Annida Allivia mendapat dukungan dari Forum Aktivis Lintas Generasi Keluarga Mahasiswa IPB, yang terdiri dari para alumni pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) IPB.

Ketua Forum Deni Kurniawan menyebut Atang dikenal luas sebagai sosok yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia aktivisme.

“Sejak masa kuliah di IPB, Atang telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dengan menjabat sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB 2001-2002” kata Deni dalam keteranganya, Senin (7/10/2024)

Dari sana, Atang dikenal kerap memimpin berbagai gerakan mahasiswa yang bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat serta terlibat aktif dalam isu-isu sosial.

Sebagai mantan Presiden BEM KM IPB, Atang memahami dengan baik bagaimana membangun kolaborasi antar elemen masyarakat untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

“Aktivisme dan kepemimpinan yang ia tunjukkan di masa mahasiswa menjadi cikal bakal perannya saat sebagai Ketua DPRD Kota Bogor 2019-2024, di mana ia terus memperjuangkan kepentingan masyarakat luas,” paparnya.

Kata Deni, sebagai bagian dari forum yang mengedepankan nilai-nilai aktivisme dan kolaborasi lintas generasi, melihat sosok Atang tidak hanya sebagai pemimpin yang berintegritas tetapi juga sebagai representasi dari aspirasi masyarakat, terutama anak muda yang menginginkan perubahan nyata bagi Kota Bogor.

Untuk memperjuangan Atang-Annida untuk menjadi pemimpin Kota Hujan dalam Pilwalkot Bogor, Deni menyebut beberapa alasan.

Diantaranya, pemimpin berbasis aktivisme dan kolaborasi. Kata Deni, pengalaman Atang sebagai seorang aktivis mahasiswa dan mantan Presiden BEM KM IPB menjadi fondasi kuat bagi pendekatannya dalam memimpin.

Atang dinilai memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan dan selalu berupaya menjembatani dialog antara pemerintah dan masyarakat.

“Kepemimpinan berbasis aktivisme yang inklusif ini menjadikan Atang sebagai sosok yang tepat untuk menggerakkan Kota Bogor menuju arah yang lebih maju dan berdaya saing,” paparnya.

Kedua, Atang-Annida berkomitmen untuk menciptakan kebijakan yang memprioritaskan pendidikan dan pengembangan kapasitas generasi muda. Kata Deni, pengalaman Atang dalam memperjuangkan pendidikan berkualitas bagi semua lapisan masyarakat, serta dedikasi Annida dalam isu sosial, menjadikan mereka pasangan yang mampu merancang program-program strategis yang memperkuat peran pemuda dalam pembangunan kota.

Dalam sisi kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi berkeadilan, lanjut Deni, Atang-Annida membawa visi ekonomi inklusif yang mendorong pertumbuhan berbasis pada pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif.

“Kami percaya bahwa pendekatan ini sangat relevan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bogor, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Atang-Annida juga berkomitmen untuk mendorong kebijakan yang adil dan berkelanjutan, agar tidak ada masyarakat yang tertinggal,” jelas Deni.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Kota Bogor, Atang dinilai  menunjukkan dedikasi dalam memperjuangkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah.

“Kolaborasinya dengan Annida, seorang tokoh perempuan dengan pengalaman yang luas di bidang sosial, memperkuat keyakinan kami bahwa pasangan ini akan memimpin Kota Bogor dengan integritas tinggi, mengedepankan pemerintahan yang bersih, dan memastikan keberlanjutan program-program yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ucap Deni.

Sedangkan alasan kelima, kepedulian Atang-Annida terhadap isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan Kota Bogor ke depan. Dengan karakteristik lingkungan Kota Bogor yang unik, memerlukan pemimpin yang mampu merancang kebijakan ramah lingkungan.

“Kami percaya bahwa kepemimpinan mereka akan mampu menghadirkan solusi bagi tantangan perkotaan, seperti kemacetan, banjir, dan polusi,” katanya.

Dengan lima alasan itulah, Forum Aktivis Lintas Generasi Keluarga Mahasiswa IPB sepenuhnya yakin bahwa Atang-Annida adalah pasangan yang tepat untuk memimpin Kota Bogor menuju masa depan yang lebih baik.

“Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat Bogor, khususnya alumni IPB dan generasi muda, untuk memberikan dukungan penuh kepada pasangan nomor urut 2 ini,” tambah Deni.

Dengan kepemimpinan yang kolaboratif dan berbasis pada partisipasi masyarakat, Kota Bogor akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan menjadi kota yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan ke depan. ***

Pengacara Razman Arif Nasution Polisikan Nikita Mirzani

0

Bogordaily.net – Pengacara Razman Arif Nasution melaporkan artis Nikita Mirzani atas pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Iya betul Razman mempolisikan Nikita Mirzani terkait Undang-Undang ITE,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi.

Nurma mengatakan laporan itu dilayangkan pada hari Minggu (6/10). Saat ini Kepolisian masih dalam proses penyelidikan dan mendalami laporan yang diterima.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membenarkan terkait pelaporan artis Nikita Mirzani terhadap seorang pengacara bernama Razman Arif Nasution terkait pelanggaran data pribadi sebagaimana diatur di dalam UU Nomor 27 tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi pasal 67 ayat 2 jo pasal 65 ayat 2.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi menjelaskan Nikita melaporkan Razman karena merasa dirugikan karena terlapor diduga menunjukkan foto hasil ultrasonografi (USG) milik anak korban.

Ade Ary menambahkan selanjutnya akan melakukan pendalaman terkait laporan tersebut yang telah teregistrasi dengan nomor STTLP/B/5969/X/2024/SPKT/P866zolda Metro Jaya.

Razman Nasution Tanggapi Laporan Nikita Mirzani terkait Penyebaran USG
Razman Arif Nasution, pengacara Vadel Badjideh, menanggapi laporan yang dilayangkan oleh artis Nikita Mirzani terkait dugaan penyebaran hasil ultrasonografi (USG) anaknya, LM (16). Nikita Mirzani melaporkan Razman atas tuduhan tersebut.

Razman dengan tegas merespons laporan tersebut. Bagi Razman, laporan yang dilayangkan Nikita Mirzani tidak membuatnya gentar.

“Yang dilaporkan itu bukan hanya saya, tapi tim hukum. Kalau saya nggak salah dengar, ada juga kawan-kawan termasuk Fahmi (Fachmi Bachmid, pengacara Nikita-red),” ujar Razman kepada media di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2024) malam.

Sebagai kuasa hukum Vadel Badjideh, Razman menjelaskan bahwa ia bertindak sesuai kapasitasnya untuk membela klien. Menurutnya, kliennya berhak memberikan klarifikasi atas tuduhan yang dilayangkan oleh Nikita Mirzani.

“Kita hanya menyampaikan hak jawab bagi klien, apalagi kalau klien sudah meminta kita untuk memberikan klarifikasi demi kebaikan,” kata Razman.

Razman juga menegaskan bahwa pihaknya memperlihatkan hasil USG untuk menanggapi tuduhan bahwa LM hamil, yang sempat disampaikan oleh Nikita Mirzani. “Karena NM (Nikita Mirzani) bilang anaknya hamil, katanya ada tukang semir dan lain-lain, jadi kami menjawabnya,” tambahnya.

Meskipun demikian, Razman tidak merasa khawatir dengan laporan yang dilayangkan oleh Nikita.

“Kalau ada laporan, silakan saja. Tapi, Anda harus paham bahwa jika pengacara dipersoalkan terus, ya negara ini bisa bubar,” tegasnya.

Sementara Nikita Mirzani, bunda Laura Meizani atau Lolly tidak takut dengan laporan Razman Arif Nasution (RAN), pengacara Vadel Badjideh, yang mempolisikan dirinya atas dua tuduhan.

“Bagus laporin gue ke polisi, bagus gue tunggu. Sudah gue bilang, gue enggak ada takutnya ama elu, elu laporin gue ke polisi, cepat,” kata Nikita Mirzani dikutip dalam akun Instagram pribadinya.

Nikita Mirzani mengatakan semua kasus yang ditangani Razman Arif Nasution tidak pernah menang. “Yang ada, klien cewe elu diajakin mesum, elu minta perlihatkan tok#*t,” kata Nikita. ***

 

Viral! Gadis Ini Batal Menikah Setelah Calon Suami Tewas Kecelakaan

0

Bogordaily.net – Nama Shintia Monica dan Rija Syahputra viral di media sosial. Ini karena kisah pilu keduanya batal menikah karena sang calon suami meninggal dunia usia kecelakaan.

Rija Syahputra tewas dalam kecelakaan tragis sehari sebelum akad nikah mereka. Rija, yang seharusnya menikah pada Jumat, 4 Oktober 2024, terlibat dalam kecelakaan tunggal saat dalam perjalanan menuju rumah Shintia.

Rencana pernikahan yang telah disiapkan sejak lama, termasuk acara resepsi pada Sabtu, 5 Oktober 2024, kini hanya tinggal kenangan. Melalui unggahan di akun Instagramnya, Shintia mengenang percakapan terakhirnya dengan almarhum, di mana Rija sempat berjanji akan menemaninya mengunjungi makam ibunya setelah mereka menikah.

“Nanti udah menikah, kita ke kuburan mama ya, sayang,” tulis Rija dalam pesan yang dipamerkan Shintia dengan penuh haru.

Rasa sedih semakin mendalam bagi Shintia karena tidak hanya kehilangan calon suami, tetapi juga ibunya yang telah tiada. Dalam curhatannya, Shintia mengungkapkan bagaimana Rija selalu mendukung dan menguatkannya di masa-masa sulit, terutama saat ia merindukan sosok sang ibu.

“Sesayang itu kamu sama aku,” tulis Shintia dalam unggahan tersebut, menggambarkan betapa besar cinta dan dukungan Rija selama ini.

Kesedihan mendalam juga dirasakan oleh sahabat-sahabat Rija, termasuk pemilik akun TikTok @masdurrr1 yang menceritakan bahwa Rija sempat mengundang teman-temannya untuk berkumpul sebelum pernikahannya. Ironisnya, undangan tersebut kini berubah menjadi momen berkumpul dalam suasana duka.

“Seharusnya kami hadir untuk pesta, tapi kini kami mengantarmu ke pusara,” tulis salah satu sahabatnya dengan nada pilu.

Unggahan di TikTok tersebut juga memperlihatkan foto-foto prewedding dan undangan pernikahan Rija, yang menambah kesedihan orang-orang terdekatnya. Momen-momen bahagia yang seharusnya terjadi kini sirna seiring dengan kepergian Rija untuk selama-lamanya.

Shintia Monica kini harus merelakan dua kehilangan besar dalam hidupnya, ibunya dan calon suaminya. Di tengah rasa sakit dan duka yang mendalam, Shintia berjanji akan terus mengenang cinta dan perjuangan Rija.

“Aku doakan kamu dan sedekah sebagai bentuk cinta aku yang tidak akan putus,” tutupnya dengan penuh haru.***

KemenkopUKM Inginkan Koperasi dan UMKM Naik Kelas: Terbitkan 7 Buku Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UKM

0

Bogordaily.net — Kementerian Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KemenkopUKM) menegaskan komitmennya bahwa koperasi dan UMKM harus segera naik kelas. Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki, menginginkan UMKM bukan sekadar buffer (penyanggah/bantalan) ekonomi.

“Ke depan, UMKM diharapkan tidak lagi jadi buffer economy, tetapi harus diikutkan dalam program hilirisasi dengan beragam sumber dayanya. UMKM harus jadi backbound ekonomi nasional, jadi industri berkelanjutan yang berbasis pada keunggulan domestik sebagai pilar industri yang berkelanjutan,” ungkap Teten Masduki dalam Forum Diskusi Menteri Koperasi dan UKM Bersama Redaktur Media bertema ‘Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UKM’, di Gedung Kemenkop UMKM, Jakarta, Senin, 7 Oktober 2024.

Guna koperasi naik kelas serta dalam rangka menciptakan awareness masyarakat terhadap peran penting koperasi dan UKM dalam perekonomian nasional, Kemenkop dan UKM menerbitkan tujuh serial buku tentang berbagai strategi, kebijakan, dan panduan praktis sebagai bentuk capaian kinerja dalam mewujudkan
Koperasi dan UMKM yang maju dan berkelanjutan.

Tujuh serial buku serial Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UKM tersebut, yaitu: Summary Ringkasan (Inovasi Membentuk UMKM & Koperasi Masa Depan); Rumah Produksi Bersama dan Minyak Makan Merah (Koperasi Modern Memutar Roda Hilirisasi & Industri Menengah Nasional); Korporatisasi Petani dan Koperasi Multipihak (Koperasi Kekinian); Transformasi Pembiayaan UMKM (Daya Ungkit Menuju Kemapanan); Solusi Nelayan (Mengurai Paradoks si Miskin di Negara Maritim); Entrepreneur Hub & Digitalisasi (Embrio Pengembangan Startup); dan Reformasi BLU (LPDB-KUMKM & SMESCO Modal Lancar, Jualan Gencar).

Teten Masduki menjelaskan bahwa ketujuh buku serial tersebut terbit berdasarkan hasil penelitian, kondisi rill perkoperasian dan UMKM saat ini, upaya-upaya yang telah dan akan dilakukan, serta hasil diskusi panjang para pejabat dan deputy.

“Tujuh serial buku ini dapat menjadi panduan, gambaran, dan pijakan ke depan bagi Menteri Koperasi dan jajarannya yang baru dalam memajukan koperasi dan UMKM,” sebutnya.

Dipaparkannya, Indonesia memiliki segudang potensi dan sumber daya yang menjadi bahan baku dalam program hilirisasi, yang bukan hanya industri manufaktur yang saat ini berpusat di Jawa.

Sehingga ke depan, diharapkan stereotip UMKM bukan sekadar kripik atau anyam-anyaman, tetapi terwujudnya industri UMKM dengan sentuhan modern di mana produk-produknya diolah hasil teknologi.

Teten mencontohkan, potensi industri pengolahan kelapa sawit selama ini sangat besar dan crude palm oil (CPO) Indonesia adalah terbaik di dunia. Namun disayangkan masih dikuasai/dikapitalisasi oleh segelintir pihak. Sedangkan petani sawit justru tak dapat menikmati hasilnya.

“Maka di sini Kemenkop UMKM hadir melakukan intervensi dengan membangun rumah produksi bersama yang disediakan untuk para petani mengolah kelapa sawit menjadi minyak makan merah di antaranya di Sumatera Utara dan Kalimantan. Kualitas minyaknya cukup bersaing dan harga terjangkau. Hanya saja rumah produksi bersama ini dikhususkan bagi anggota koperasi, sesuai arahan pak Presiden,” katanya.

Selain kelapa sawit, potensi besar bahan baku lainnya yang bisa dihilirisasi oleh koperasi dan UMKM antara lain susu ikan, benang rami, pengolahan daging ayam, ikan laut, daun keratom, hingga aneka kerajinan.

“Produksi susu dan daging sapi saat ini di Indonesia sangat kekurangan sehingga impor. Ini akibat kebutuhan lahan untuk peternakan sapi yang terbatas. Padahal kita memiliki jutaan potensi susu dari ikan yang bisa dikembangkan. Kemudian daun keratom, sejenis bahan minuman energizer, potensinya sangat luar biasa di mana ekstraknya bisa mencapai harga Rp90 juta per kilogramnya,” bebernya.

Tak dipungkiri, lanjut Teten, selama ini pelaku UMKM kebanyakan mandiri dan harus bersaing dengan industri besar. Ketika produk UMKM masuk ke ranah e-commerce (penjualan online) mereka tetap kalah bersaing karena masih tetap dikuasai oleh investor asing yang membanjiri dengan produk yang jauh lebih berkualitas, murah, bertahan lama, serta memiliki ketersediaan produk yang lebih ready.

Oleh karenanya, salah satu intervensi yang dilakukan Kemenkop UMKM adalah mengusulkan agar 40 persen belanja negara untuk produk UMKM lokal. Terkait hal ini, Kemenkop UMKM terus mendorong agar pelaku UMKM memiliki e-catalog serta melakukan pendampingan agar pelaku usaha UMKM juga mulai berbasis Internet of Think (IOT) maupun Artificial Intelligence (AI).

“Dukungan pembiayaan dari pemerintah untuk koperasi dan UMKM hari ini baru skala mikro, pembiayaan sebagai buffer economy. Maka ke depan perlu penambahan pembiayaan skala menengah atas agar bisa bersaing dengan industri besar. Saat ini saja masih ada 30 juta pelaku UMKM yang belum mendapatkan akses pembiayaan.

“Maka di sini perlunya hilirisasi dari jutaan potensi UMKM, proteksi dengan kebijakan, serta dukungan dari kementerian lain. Sedangkan koperasi sebagai agregator bergabungnya berbagai pelaku usaha kecil yang menjembatani kepada market dan sumber pembiayaan yang pas sesuai kebutuhannya. Melalui program Pre-Financing, koperasi juga para pelaku usaha bisa mengajukan pembiayaan tanpa agunan yang selama ini menjadi kendala di perbankan,” papar Teten.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah deputy Kemenkop UMKM juga menyampaikan hasil pertemuan dengan sejumlah negara terkait upaya menaikkan derajat koperasi dan UMKM.

Cina misalnya, telah menetapkan 200 cluster UMKM dengan sentuhan penerapan high technology untuk membidik pasar dunia. Sedangkan Peru lebih menitikberatkan sentuhan APBN-nya secara besar-besaran untuk UMKM-nya.

Sedangkan Indonesia butuh perbanyakan rumah produksi bersama dan rumah kemasan bersama yang dikelola oleh koperasi, teknologinya diintervensi oleh pemerintah, serta peningkatan pembiayaan APBN serta non-APBN.
(Acep Mulyana)

Pecinta Olahraga, Dokter Rayendra – Eka Maulana Siapkan Bibit Atlet Berbakat di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Dokter Rayendra – Eka Maulana telah menyiapkan program khusus bagi para pecinta olahraga di Kota Bogor.

Dua sosok pecinta olahraga dengan segudang prestasi itu, juga berjanji akan menciptakan lebih banyak atlet-atlet muda berbakat di Kota Bogor, seperti halnya Iqbal Iskandar yang saat ini menjadi Kapten Timnas Futsal Indonesia.

“Kami akan mendukung pembinaan atlet sedari dini agar ke depannya kita bisa memiliki atlet yang berbakat dan bisa menjadi andalan Indonesia,” ungkap Eka.

Komitmen lain yang dijanjikan oleh pasangan ini adalah memberikan prioritas bagi warga Kota Bogor yang berprestasi untuk bisa masuk ke universitas di Kota Bogor.

“Nanti, jika ke depannya saya sudah dilantik, saya pastikan bahwa prestasi akademis maupun atletis bisa digunakan untuk masuk ke sekolah negeri maupun universitas,” pungkas Eka.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk figur olahraga, pasangan Dokter Rayendra-Eka Maulana diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi perkembangan prestasi di Kota Bogor, baik dalam hal pendidikan maupun olahraga.

Multitalenta Dokter Rayendra-Eka Maulana dalam Bidang Olahraga

Dokter Rayendra dan Eka Maulana, ternyata memiliki segudang prestasi di bidang olahraga yang menguatkan profil mereka sebagai sosok multitalenta.

Keduanya tak hanya aktif di dunia kesehatan dan pendidikan dan profesional, tetapi juga menorehkan berbagai pencapaian di ranah olahraga

Untuk Dokter Rayendra beliau sangat mahir dalam berbagai cabang olahraga, seperti sepak bola, tenis meja dan joging.

Bahkan, saat masih menjadi mahasiswa di Universitas Padjadjaran (Unpad), ia berhasil meraih gelar juara dalam kompetisi tenis meja.

Kecakapannya dalam olahraga ini membuat Dokter Rayendra memiliki stamina yang prima dan ketahanan fisik yang luar biasa.

Selain berprestasi di tenis meja, Rayendra juga aktif dalam sepak bola dan joging.

Dengan kemampuannya tersebut, tak heran jika ia memiliki napas yang panjang dan daya tahan tubuh yang kuat, meskipun padat dengan berbagai aktivitas keseharian.

Sementara itu, Eka Maulana, calon Wakil Wali Kota Bogor, memiliki kecintaan mendalam pada olahraga basket, bulutangkis dan futsal.

Tidak hanya piawai di basket, Eka juga berpengalaman dalam olahraga futsal.

Dukungan untuk Para Atlet

Komitmen Eka terhadap perkembangan olahraga terlihat dari keseriusannya untuk mendukung generasi muda Bogor menjadi lebih berprestasi, baik di bidang akademis maupun atletis.

Eka Maulana menyatakan keseriusannya untuk mendukung peningkatan prestasi generasi muda Kota Bogor melalui penyediaan fasilitas yang memadai, serta perbaikan sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Insyaallah, jika saya dan Dokter Rayendra diberikan amanah untuk memimpin Kota Bogor, kami akan lebih memperhatikan jalur prestasi, baik itu di bidang akademis maupun atletis, untuk mempermudah masuk ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Eka menyoroti kendala pada jalur prestasi (Japres) yang sering menjadi hambatan bagi siswa berprestasi untuk masuk ke sekolah negeri.

“Kami berkomitmen untuk memperbaiki sistem PPDB, terutama dengan menambah kuota Japres agar siswa yang memiliki prestasi bisa lebih terakomodir di sekolah negeri,” tegasnya.

Selain itu, Dokter Rayendra-Eka Maulana berencana membangun fasilitas olahraga yang memadai di seluruh wilayah Kota Bogor.

“Dengan adanya Alun-Alun Kampung Glowing nanti, kalian bisa menggunakan fasilitas lapangan untuk latihan maupun sparing bola, dan itu gratis,” jelasnya***

Rudy Susmanto Bertemu Pokwan DPRD: Refleksi 5 Tahun Perjalanan Bersama Media

0

Bogordaily.net – Calon Bupati Bogor Rudy Susmanto bersilaturahmi dengan Kelompok Kerja Wartawan (Pokwan) DPRD Kabupaten Bogor, pada Senin 7 Oktober 2024.

Adapun, Rudy Susmanto datang menggunakan motor dengan didampingi langsung Ketua DPRD Sastra Winara, membahas berbagai pesan dan masukan kepada para media untuk bersama-sama dalam membangun Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy Susmanto menjelaskan perjalanan selama 5 tahun bersama-sama.

Menurutnya, Bogor selalu punya cerita dan sejarah apalagi periode 2019-2024 Kabupaten Bogor dipimpin oleh 4 kepala daerah.

Melihat sejarah pemimpin Kabupaten Bogor, yang pertama Ade Yasin, kedua Iwan Setiawan, kemudian Asmawa Tosepu dan saat ini Bachril Bakri memiliki kesamaan yakni membangun Kabupaten Bogor.

“Dan kita mengiringi perjalanan itu bersama-sama. Saya baru dilantik menjadi ketua DPRD di 2019 akhir atau tanggal 1 Januari 2020, saya sama-sama kantornya pindah kewilayah barat, bencana tanah longsor Bogor Barat,” kata Rudy Susmanto, Senin 7 Oktober 2024.

“Kita bersama-sama kembali melalui badai covid selama kurang lebih 2 tahun, setelah itu kita melalui ujian dan cobaan lagi bersama-sama, tentunya 5 tahun ini sangat berarti buat saya,” tambahnya.

Kemudian saat ini, Ketua DPRD Kabupaten Bogor dipimpin oleh Sastra Winara yang dinilai sudah cukup nyaman.

“Dulu saya pas duduk kali pertama, hari kedua sampai tahun kedua mengkritisi saya luar biasa dari rekan-rekan media, jejak digital tidak bisa hilang,” jelas Rudy.

Kemudian kata Rudy, peran media dinilai cukup penting, karena, tanpa ada yang mengkritik, maka kelompok masyarakat bergerak, dan kelompok-kelompok lainpun memberikan sumbangsih, pro kontra itu dinilai menjadi hal biasa dalam perjalanan politik.

“Tetapi hal ini mungkin bukan menyerang, namun memberikan kritik memberikan masukkan, tapi terus terang kalianlah para media yang mendidik saya yang menjadikan saya Rudy Susmanto menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” imbuhnya.

“Tanpa rekan-rekan media, tanpa ada yang mengkritik saya, dengan saya dikritisi maka kelompok masyarakat bergerak, dan kelompok-kelompok lainpun memberikan sumbangsih, pro kontra itu biasa dalam perjalanan politik,” tutur Rudy.

5 Tahun Karir

Namun kata Rudy, hal yang paling positif adalah dengan rekan-rekan media mengkritisi saya dalam 5 tahun perjalanan karir politiknya di DPRD Kabupaten Bogor, ia menjadi lebih lincah.

Kemudian jadi bisa belajar menjawab jawaban iya seakan-akan tidak, jawaban tidak seakan-akan iya, dan peran media lah yang dinilai menyertai perjalanan Rudy Susmanto selama ini.

“Mudah-mudahan dalam 5 tahun Kedepan Bupati Bogor tidak pernah berubah, Bupati Bogor itu Raden Ipik Gandamana, saya hanya meneruskan, kalo tuhan meridhoi masyarakat Bogor memberikan mandat kepada saya,” ujarnya.

Selain itu Rudy berharap, nantinya siapapun yang akan memimpin Kabupaten Bogor kedepan, tentunya akan yakin dan percaya 2 pasangan calon yang ada pasti hati dan pikirannya sayang dan cinta terhadap Kabupaten Bogor.

“Kontestasi nya hanya sebentar kurang lebih hanya 50 hari lagi, siapapun Bupatinya nanti, tentunya harus bisa bersinergi sama-sama dengan DPRD Kabupaten Bogor, dan tentunya wajib bisa bersinergi bersama-sama dengan seluruh rekan-rekan media yang ada di kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.(Albin Pandita)

Polresta Bogor Kota Ringkus Aktor Utama Preman di Pasar Merdeka

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota berhasil meringkus J (28) yang menjadi aktor utama preman yang melakukan aksi pungutan liar di Pasar Merdeka.

Tersangka J diringkus beserta barangbukti senjata tajam jenis golok, selongsong peluru, dan juga ia positif menggunakan sabu-sabu.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, J ditangkap terkait premanisme di pasar tumpah di Jalan Merdeka, Kota Bogor.

“Yang bersangkutan dites urine, hasilnya positif. Selanjutnya kita melakukan penahanan terhadap tersangka,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.

Bismo mengatakan, J melakukan aksi premanisme dengan cara meminta sejumlah uang disertai ancaman dan kekerasan kepada pedagang di Pasar Merdeka.

Tersangka J, lanjut Bismo, merupakan warga Dramaga, Kabupaten Bogor. Ia sudah melancarkan aksi premanismenya sejak 2020 lalu.

“Kepada tersangka akan kami jerat dengan pasal Pasal 2 ayat (1) UU RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” jelas Bismo

Ia menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas aksi premanisme dan gangguan keamanan di Kota Bogor.

Bismo menghimbau kepada masyarakat harus berani melaporkan dan menjadi saksi kepada Kepolisian apabila ada informasi tentang aksi premanisme.

“Apabila masyarakat mengetahui adanya tindak pidana ataupun preman di pasar Merdeka atau di mana pun dapat menghubungi melalui nomer aduan Kapolresta Bogor Kota di 087810010057,” tutup Bismo.(Muhammad Irfan Ramadan)

Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong Gandeng Koperasi untuk Giatkan Inisiatif Dekarbonisasi dan Pemberdayaan Masyarakat

0

Bogordaily.net – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong, yang merupakan anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk – SIG, kembali bekerja sama dengan Koperasi Konsumen Swadaya Pribumi Klapanunggal (KKSPK) dalam kegiatan penanaman pohon dan pelepasan EcoEnzyme di Rawa Jejed, Klapanunggal, yang dikemas dalam program Sedekah Seribu Pohon Untuk Anak Cucu (Serbu Pacu), 4 Oktober 2024.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program inovasi sosial SBI Pabrik Narogong yang bernama “PAKU BUMI as Empowerment Hub” (Penguatan Lembaga Keuangan Pro BUMI sebagai Poros Pemberdayaan) ini, turut dihadiri oleh para pemangku kepentingan seperti MUSPIKA Klapanunggal, Kepala Desa Kembang Kuning, perwakilan tim DESTANA dari 5 desa, perwakilan bank sampah, satgas lingkungan hidup, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.

General Manager SBI Pabrik Narogong, Muhamad Istifaul Amin mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk perwujudan komitmen SBI untuk berkontribusi dalam pencapaian target-target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

General Manager SBI Pabrik Narogong, Istifaul Amin (kiri), bersama dengan para pemangku kepentingan melepaskan cairan eco enzyme untuk menjaga kualitas air di Rawa Jejed, Klapanunggal.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Kami menyadari bahwa kolaborasi adalah aspek penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Karena itu, kami sangat mengapresiasi sambutan baik dan dukungan instansi pemerintah dan lembaga kemasyarakat dalam program penanaman pohon ini, demi menciptakan kondisi hidup yang baik dan sehat sekaligus memperkuat fondasi menuju masyarakat yang berkelanjutan”, tutur Muhamad Istifaul Amin.

Dalam kesempatan baik ini, Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong dan KKSPK mengajak para pemangku kepentingan yang hadir untuk menandatangani pakta integritas gerakan Serbu Pacu, serta membagikan 1.000 bibit pohon kepada perwakilan DESTANA dan bank sampah binaan, yang mewakili semangat tanggung jawab bersama dalam mengelola lingkungan di wilayah Kecamatan Klapanunggal.

Sejak tahun 2020, SBI telah berkolaborasi dengan KKSPK untuk melakukan penanaman pohon berbasis masyarakat yang telah mencapai 47.900 pohon dengan potensi serapan CO2 sebesar 8,6 juta ton CO2.

General Affairs & Community Relations SBI Pabrik Narogong, Nur Lailiyah, mengatakan untuk mencapai tujuan keberlanjutan, kepedulian terhadap lingkungan harus terus didorong dengan dukungan yang lebih luas agar dapat menciptakan dampak yang lebih signifikan dalam menjaga kelestarian alam.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang menjaga alam, tetapi bagaimana kita semua berupaya untuk menciptakan bumi yang lebih baik kedepannya. Melalui PAKU BUMI, kami ingin membantu metamorfosis KKSPK dari lembaga simpan pinjam, menjadi koperasi serba usaha yang berkomitmen dan peduli terhadap kondisi sosial, ekonomi, budaya dan lingkungan. Dengan demikian, keterlibatan serta peran dari seluruh anggota koperasi dan para pemangku kepentingan akan semakin memperkuat ikhtiar kita untuk mewujudkan lingkungan yang lebih lestari demi masa depan yang kita mau”, ujar Laily.

Berkat kolaborasi yang terjalin bersama SBI Pabrik Narogong dalam mengelola dan menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah Kecamatan Klapanunggal, KKSPK mendapatkan penghargaan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bogor untuk program gerakan Serbu Pacu dan Kelompok Usaha Mikro Peduli Bumi (aKU BUMI) serta apresiasi dari Kecamatan Klapanunggal sebagai “Koperasi Inovatif Berwawasan Lingkungan”.

Para pemangku kepentingan menandatangani pakta integritas gerakan Serbu Pacu sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mengelola lingkungan di wilayah Kecamatan Klapanunggal.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Keberhasilan KKSPK menjadi bukti bahwa tanggung jawab dan kerja keras dapat menghasilkan dampak yang besar bagi ekosistem di Kecamatan Klapanunggal. Semoga inisiatif yang luar biasa ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan sekitar”, tutur Sekretaris Camat Klapanunggal, Iwan Setiawan S.Sos, M.Si.

KKSPK merupakan salah satu kelompok masyarakat binaan yang dibentuk oleh Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong pada tahun 2006 untuk membuka akses pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah (UMKM) di sekitar area operasional.

Sejak tahun 2018, KKSPK telah dipercaya oleh SBI Pabrik Narogong dan menjadi mitra dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Hingga saat ini, penerima manfaat dari layanan KKSPK sudah mencapai lebih dari 8.500 orang.***