Home Blog Page 1325

Viral! Polisi Kawal Pasangan Pacaran di Puncak Bogor

0

Bogordaily.net – Momen unik viral di media sosial, ketika seorang anggota polisi mengawal pasangan yang sedang pacaran di kawasan Puncak Bogor. Kejadian ini langsung memicu perbincangan hangat di kalangan netizen.

Kabar tersebut bahkan sampai ke jajaran Satlantas Polres Bogor. Tak butuh waktu lama, polisi langsung mengambil langkah tegas dengan menindak anggotanya yang terlibat dalam pengawalan kendaraan wisatawan tersebut.

Kejadian ini mencuat setelah video aksi pengawalan itu diunggah oleh salah satu pihak yang dikawal.

Dalam video tersebut, pengunggah mengaku bahwa pengawalan terjadi secara tidak sengaja.

Ia menjelaskan, dirinya tengah terburu-buru menggunakan kendaraan kekasihnya untuk mengantar saudara yang sakit.

Kebetulan, ia berpapasan dengan anggota polisi yang kebetulan searah. Sang anggota pun kemudian membantu pengawalan hingga ke arah bawah.

Namun, unggahan ini ternyata dibuat untuk keperluan konten setelah pasangan tersebut menikmati liburan di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor.

Menanggapi viralnya video ini, Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizki Guntama Ganda Permana, memberikan penjelasan bahwa tugas pengawalan oleh polisi memang diperbolehkan, namun hanya dalam kondisi tertentu yang bersifat mendesak.

“Pengawalan itu merupakan bagian dari pelayanan untuk masyarakat, asalkan ada urgensi yang memang membutuhkan pengawalan dari pihak kepolisian,” jelasnya kepada wartawan pada Senin (16/12/2024).

Namun, dalam kasus ini, AKP Rizki menegaskan bahwa tindakan anggota tersebut tidak dapat dibenarkan.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan sanksi kepada anggota yang mengawal menggunakan kendaraan dinas roda dua dengan atribut resmi.

“Kami sudah proses kasus ini di Propam, dan anggota tersebut telah kami bebastugaskan dari tugas pengawalan motor,” ujarnya menanggapi aksi viral polisi di kawasan puncak tersebut.***

Dukung Prestasi Olahraga Basket Tanah Air, SIMBA Kembali Berkolaborasi dengan RSB di IBL 2025

0

Bogordaily.netDukung prestasi olahraga basket tanah air, SIMBA mengumumkan kembali berkolaborasi dengan tim basket RANS Simba Bogor (RSB) untuk ajang Indonesian Basketball League (IBL) musim 2025.

Adapun, SIMBA merupakan salah satu produk andalan dari Combiphar Group yang sejak 2024 lalu telah mengusung tagline ‘SIMBA, Juaranya Keluarga Sehat’ akan pentingnya asupan sarapan bernutrisi.

Tagline tersebut sejalan dengan komitmen Combiphar Group dalam ‘Championing A Healty Tomorrow’ atau mempelopori hari esok yang lebih sehat melalui berbagai inisiatif, seperti mendukung gaya hidup sehat dan aktif pada generasi muda.

Direktur SIMBA Indosnack Makmur dan Air Mancur Group, Arief Effendy mengatakan bahwa, dukungan tersebut mempertegas komitmen SIMBA untuk mendukung keluarga, serta generasi muda dalam memulai gaya hidup sehat guna mendongkrak prestasi di Indonesia.

“Kolaborasi kami dengan RSB yang sudah berlangsung sejak akhir 2023, merupakan langkah konkret dalam mewujudkan komitmen kami untuk mendukung Indonesia yang lebih sehat,” kata Arief Effendy kepada wartawan di Fullbelly kota Bogor, Senin, 16 Desember 2024.

Ia menambahkan, dengan mengedepankan gaya hidup sehat serta pola makan yang seimbang diharapkan bisa mendorong masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat dan aktif.

“SIMBA terus memperkenalkan produk-produk inovatif yang mendukung pola makan sehat, salah satunya Simba Magic Rainbow,” jelasnya.

“Produk baru ini menawarkan rasa buah yang enak dan bernutrisi serta dapat menjadi pilihan sarapan sehat yang kaya alan gizi, terutama bagi anak-anak dan keluarga Indonesia,” tambah Arif Effendy.

Selain itu kata dia, RANS Simba Bogor sebagai tim basket yang bermarkas di Bogor tersebut telah menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya berolahraga.

Sementara itu ditempat yang sama, Komisaris Utama RSB, Raffi Ahmad berharap dengan adanya kolaborasi antara SIMBA dan Combiphar bisa mendongkrak prestasi RSB di 2025 mendatang.

“Kami berharap bisa membawa tim RSB menuju prestasi lebih tinggi, termasuk menargetkan pencapaian semi final pada musim 2025,” ujar Raffi Ahmad.

Lebih lanjut, Raffi mengungkapkan untuk mencapai prestasi tersebut saat ini RSB telah diisi beberapa punggawa baru di timnya.

“Kami juga membawa wajah-wajah baru sebagai bagian dari tim RSB untuk mencapai target ini,” ungkapnya.(Albin Pandita)

Hari Jalan 20 Desember: Menapak Sejarah Ruas Jalan dan Jembatan Penyatu Nusantara, Teknologi Nasional Paten Internasional

0

Bogordaily.net – Jalan raya dan jembatan adalah infrastruktur yang menjadi saksi pertumbuhan bangsa Indonesia. Selain menjadi urat nadi perekonomian juga memberikan andil dalam pembangunan ke seluruh pelosok Nusantara. Sederet ruas jalan dan jembatan di negeri kita telah menjadi ikon kebanggaan bangsa. Contohnya Jembatan Semanggi, di Ibu Kota Jakarta. Pembangunannya diinisiasi Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik Ir Sutami, dan diresmikan Gubernur Jakarta Soemarno Sosroatmodjo pada 19 Juli 1962.

Inilah jembatan nasional pertama yang menerapkan teknologi beton pratekan, dan dibangun khusus saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games IV (24 Agustus 4 September 1962).

(ket foto : Erianto, Juara Favorit Lomba Foto Bina Marga dalam Rangka Hari Jalan 2024)

Konstruksi Jalan Raya Indonesia Diakui Dunia

Itu baru sepenggal kisah tentang ruas Semanggi. Masih banyak jembatan dan jalan raya di Indonesia bernilai historis, sarat teknologi, serta menjadi bagian dari perjalanan bangsa.

Seperti Jagorawi sebagai cikal bakal perkembangan jalan tol di Indonesia, di mana Ir Sutami pada 9 Januari 1970 mengusulkan pembangunan Djakarta By Pass dari Cililitan ke Ciawi sepanjang 50 km kepada Presiden Soeharto. Gagasan direalisasikan tiga tahun kemudian, melalui kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat. Dana mencapai USD 10.371.648 dari Indonesia dan USD 22.835.329 dari Amerika Serikat.

Inisiatif pembangunan jalan dari Jakarta ke Bogor dan Ciawi itu sejatinya mengemuka pada 1955 dari Walikota Jakarta, Raden Sudiro. Namun berkaitan dengan kemampuan keuangan pemerintah, maka saat itu belum ditanggapi serius dari pemerintah provinsi mau pun pusat.
Presiden Soeharto meresmikan Jalan Tol Jagorawi pada 9 Maret 1978, sebagai jalan tol pertama di Indonesia.

Kemudian Indonesia juga memiliki jalan nasional pertama yang menggunakan pondasi Konstruksi Cakar Ayam. Yaitu Jalan Tol Prof. Dr. Sedyatmo yang menghubungkan Pluit – Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, diresmikan Presiden Soeharto pada 28 Maret 1985.

Konstruksi Cakar Ayam adalah hasil penemuan Prof. Dr. Sedyatmo pada 1962 saat memimpin proyek pembangunan tujuh menara listrik di daerah berawa kawasan Ancol. Karya ini mendapatkan pengakuan secara global dan telah memperoleh hak paten internasional dari beberapa negara, seperti Indonesia, Jerman, Inggris, Prancis, Italia, Belgia, Kanada, Amerika Serikat, Belanda, sampai Denmark.

Selanjutnya Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono–dinamai sebagai bentuk penghargaan kepada mantan Kepala Sub Direktorat Perencanaan Jalan Kota Direktorat Jenderal Bina Marga sekaligus teknisi pembangunan jalan yang meninggal saat menjalankan tugas. Jalan Tol Layang Cawang – Tanjung Priok yang disebut sebagai Cawang Interchange ini dibangun pada 1987 dan diresmikan Presiden Soeharto pada 9 Maret 1990.

Pembangunan jalan layang sepanjang 15,66 km yang menghubungkan Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit itu dijalankan PT Citra Marga Nusaphala Persada, sebuah konsorsium dari tujuh perusahaan swasta nasional. Terdiri dari PT Lamtorogung Persada, PT (persero) Hutama Karya, PT Pembangunan Jaya, PT Indocement, PT Yala Perkasa Internasional, PT Krakatau Steel, dan Yayasan Bank Dagang Negara

Jalan layang ini menyandang reputasi sebagai jalan layang terpanjang di Asia pada masanya, dengan mengusung teknologi baru Sistem Landasan Putar Bebas Hambatan (LPBH) yang kondang disebut Konstruksi Sosrobahu.

Teknologi ini diciptakan Tjokorda Raka Sukawati, alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) kelahiran Ubud, Bali. Berdasarkan hitungan eksak, teknologi konstruksi Sosrobahu mampu bertahan sampai satu abad atau 100 tahun.

Konstruksi Sosrobahu asal Indonesia ini telah diterapkan di banyak negara. Seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Singapura, Filipina, Malaysia, dan Thailand. Kemudian Jepang memberikan hak paten pada 1992. Sementara dari dalam negeri Direktorat Jenderal Hak Cipta Paten dan Merek memberikan paten pada 1995.

Selain aplikasi teknologi tinggi dari ruas-ruas jalan tadi, sudah lebih dari setengah abad Indonesia memiliki jembatan ikonik yang menjadi destinasi wisatawan domestik dan mancanegara. Yaitu Jembatan Ampera.

Ide pembuatan Jembatan Ampera mengemuka awal 1950-an dan Presiden Soekarno melakukan pemancangan tiang pertama pada 10 April 1962, dengan pendanaan dari pampasan perang zaman Jepang. Dalam pengerjaan tiga tahun, jembatan sepanjang 1.177 meter, lebar 22 meter serta tinggi 11,50 meter di atas permukaan Sungai Musi ini diresmikan Gubernur Sumatera Selatan Abujazid Bastomi pada 10 November 1965.

(ket Foto : Yogie Imail Bathin, Juara 2 Lomba Foto Bina Marga dalam Rangka Hari Jalan 2024)

Periodisasi Pembuatan Jalan dan Tol di Indonesia

Selain jembatan, jalan, sampai ruas tol kebanggaan bangsa Indonesia tadi, pembangunan infrastruktur ini memiliki periodisasi panjang. Meliputi berbagai area di Tanah Air.

Sebagai negara yang merdeka dan berdaulat setelah dikumandangkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pada 1 April 1949 telah direalisasikan pembangunan jalan Batavia-Kebajoran, Jembatan Bandjir Kanal, dan jalur kereta api. Lantas 17 Juli 1957 dimulai pembangunan jalan darat dari pusat Kota Palangkaraya ke Sampit atas kerja sama Pemerintah Indonesia dan Uni Soviet.

Pada 1961 dimulai pelaksanaan proyek pembangunan jalan Balikpapan – Samarinda (Balsam). Berlanjut pelebaran Jalan M.H. Thamrin di Jakarta menjadi 49 meter yang terinspirasi dari jalan-jalan lebar di kota-kota modern dunia.

Pada 17 Desember 1962 dilangsungkan pembangunan fondasi Jalan Rusia di Kalimantan Tengah yang dikenal sebagai Jalan Palangkaraya – Tangkiling. Kemudian diteruskan sampai
Pangkalan Bun dan Sampit.

Selanjutnya, kurun 1969-1974 berlangsung proyek khusus Jalan Raya Sumatera, sedangkan 1974-1979 digarap proyek Jalan Kalimantan, dan proyek Jalan Lintas Sulawesi. Pada masa 1989-1994 pembangunan Jalan Banjarmasin – Batas Kalteng serta Jembatan Barito direalisasikan.

Teknologi canggih juga mewarnai perjalanan pembuatan jembatan di Indonesia setelah era Konstruksi Cakar Ayam dan Sosrobahu. Yaitu Teknologi antigempa pertama yang diterapkan atas Jembatan Pasupati di Bandung, Jawa Barat pada 2005.

Selanjutnya menyusul pembangunan Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur dengan Bangkalan, Madura. Kemudian Jembatan Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.

Pada 2013, pembangunan Jembatan Kelok 9 di Sumatera Barat dituntaskan. Sedangkan Underpass Dewa Ruci, Bali rampung pada 2018. Masih di tahun yang sama, pembangunan jalan baru dilangsungkan di perbatasan Kalimantan 734 km, Trans Papua Barat, sampai
perbatasan Timor Leste dengan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dan pembangunan Underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA), Jembatan Musi IV (Sumatera Selatan), serta JembatanYoutefa (Papua) rampung pada 2019.

Ada pun deretan jalan tol di Nusantara juga terus dilaksanakan setelah perdana Jalan Tol Jagorawi (9 Maret 1978). Tercatat Jalan Tol Ciujung dan Serang (28 Januari 1984), Jalan Tol Prof. Dr. Sedyatmo (1 April 1985), Jalan Tol Makassar (26 September 2008) sebagai jalan tol pertama di Sulawesi, Jalan Tol Bali Mandara (23 September 2013) sebagai jalan tol pertama di Bali, Jalan Tol Balsam atau Balikpapan-Samarinda (17 Desember 2019) sebagai jalan tol pertama di Kalimantan, sampai Tol Trans Jawa tersambung dari Merak hingga Pasuruan (20 Desember 2018).

Siapakah Institusi Penyelenggara Pembuatan Jalan Raya, Jalan Tol, serta Jembatan di Negeri Kita?

Pembuatan ruas jalan sampai jembatan digarap Departemen Pekerjaan Umum (DPU) yang berdiri pada 19 Agustus 1945, dengan Jawatan Jalan-Jalan dan Lalu-Lintas. Kemudian 20 Desember 1949, namanya menjadi Departemen Perhubungan, Tenaga dan Pekerjaan Umum.

Mulai 25 Mei 1965 pelaksana realisasi infrastruktur jalan dan jembatan di Republik Indonesia bernama Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga,Direktorat Jenderal Bina Marga.

Kurun 1966–1968 menjadi Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga. Kemudian periode 1970-1975 disebut Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik, Direktorat Jenderal Bina Marga.

Pada 1982-1988 juga periode 1989-1999 namanya dipertahankan sebagai Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga.

Mulai 2000-2001 memperoleh nama baru Departemen Permukiman dan Pengembangan Wilayah, dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Prasarana Wilayah. Akan tetapi periode 2004-2006 namanya kembali menjadi Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga.

Pada 2006-2009, Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga memiliki 7 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sebagai bagian dari Direktorat Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan 3 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) sebagai perpanjangan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di daerah yang membidangi infrastruktur jalan.

Periode 2010-2014 Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga memiliki 8 BBPJN dan 2 BPJN. Selanjutnya, kurun 2015-2018 namanya menjadi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga dengan 8 BBPJN dan 10 BPJN.

Pada 2019 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga memiliki 8 BBPJN dan 14 BPJN. Dan mulai 2020 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga memiliki 7 BBPJN serta 26 BPJN.

Kemudian, di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Kabinet Merah Putih, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dijadikan dua bagian terpisah, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Menteri PUPR periode 2014 – 2024 Basuki Hadimuljono secara resmi menyerahkan jabatan kepada Menteri PU Dody Hanggodo dan Menteri PKP Maruarar Sirait di Jakarta, 21 Oktober 2024.

Keberadaan Jalan Raya, Ruas Tol dan Jembatan Diabadikan dalam Hari Jalan Nasional

Berangkat dari momentum peresmian tiga ruas tol Trans Jawa oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Desember 2018, telah terbit Surat Keputusan Menteri PUPR No. 1511 Tahun 2021 tentang Hari Jalan untuk diperingati setiap 20 Desember.

Tujuannya memberikan motivasi bagi penyelenggara jalan agar selalu bekerja lebih baik serta berinovasi dalam membangun dan mengelola jalan di Indonesia. Sekaligus sebagai tonggak monumen atau pengingat tentang eksistensi jalan di negeri kita.

Berdasarkan hasil penjejakan terhadap Jalan Nasional dan Jembatan Nasional negeri kita, khususnya Jalan Nasional dan Jembatan Nasional yang dibangun semasa kemerdekaan, bisa direkomendasikan beberapa Jalan Nasional dan Jembatan Nasional sebagai dasar penetapan Hari Jalan. Berikut ini adalah kriteria singkat, di mana objektivitas dikedepankan agar terhindar dari situasi subjektivitas:

1.Jalan yang akan ditetapkan sebagai hari jalan adalah jalan dengan status Jalan Nasional atau jembatan dengan status Jembatan Nasional. Bisa berupa jalan arteri primer menghubungkan antaribukota provinsi, dan jalan strategis nasional, serta jalan tol.

2. Jalan Nasional atau Jembatan Nasional yang akan ditetapkan sebagai hari jalan adalah jalan yang beridentitas. Identitas jalan bisa mencakup tanggal, bulan, dan tahun. Bisa berkaitan dengan waktu pertama dibuat, dimulainya pembangunan, peresmian, sampai perdana digunakan. Tanpa identitas, tertutup peluang direkomendasikan sebagai dasar penetapan hari jalan.

3. Jalan Nasional atau Jembatan Nasional yang akan ditetapkan sebagai hari jalan adalah jalan dan jembatan beridentitas yang dibangun atau diinisiasi bangsa Indonesia.

4. Jalan Nasional dan Jembatan Nasional yang akan ditetapkan sebagai hari jalan memiliki makna penting bagi bangsa dan negara Indonesia. Seperti teknologi penemuan baru pembuatan jalan dan pendapat pengakuan internasional, sampai melayani kepentingan perbatasan antarnegara, untuk fungsi pertahanan dan keamanan negara.***

 

 

 

Tok! Megawati Resmi Pecat Jokowi, Gibran dan Bobby Nasution

0

Bogordaily.net – PDI Perjuangan secara resmi memecat Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi dan juga putranya Gibran Rakabuming Raka dari keanggotaan partai.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPP PDIP bidang Kehormatan, Komarudin Watubun melalui video yang diperoleh Suara.com, Senin (16/12/2024).

Dalam video tersebut tampak Komarudin menyampaikan kabar pemecatan tersebut didampingi sejumlah petinggi PDIP lainnya seperti Olly Dondokambey, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, hingga Said Abdullah.

“Merdeka! Saya Komarudin Watubun, Ketua Bidang Kehormatan PDI Perjuangan. Bersama ini, tanggal 16 Desember 2024, saya mendapat perintah langsung dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk mengumumkan secara resmi sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai, di depan seluruh jajaran Ketua DPD Partai se-Indonesia,” kata Komarudin dikutip dalam video, Senin (16/12/2024).

“DPP Partai akan mengumumkan surat keputusan pemecatan terhadap Saudara Joko Widodo, Saudara Gibran Rakabuming Raka, dan Saudara Bobby Nasution, serta 27 anggota lain yang kena pemecatan. Adapun surat SK, saya baca sebagai berikut,” sambungnya.

Dalam hal ini Komar juga mengumumkan menantu Jokowi, Bobby Nasution telah dipecat. Komar menyampaikan jika pemecatan tersebut merupakan sanksi organisasi.

Ia juga menegaskan ketiga orang tersebut dilarang untuk berkegiatan, menjabat mengatasnamakan PDIP.

“Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan ditinjau kembali dan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya,” katanya.

“Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Desember 2024, Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ditandatangani, Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto ditandatangani,” pungkasnya.

Isi Surat Pemecatan

Berikut isi surat keputusan pemecatan secara lengkap:

Satu, surat keputusan nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024 tentang Pemecatan Joko Widodo dari Keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menimbang, dan seterusnya. Mengingat, dan seterusnya. Memperhatikan, memutuskan. Satu, menetapkan.

Satu, memberi sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Joko Widodo dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dua, melarang saudara tersebut di atas, pada diktum satu di atas untuk tidak melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apapun yang mengatasnamakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Tiga, terhitung setelah dikeluarkannya surat pemecatan ini, maka DPP PDI Perjuangan tidak ada hubungan dan tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dilakukan oleh saudara Joko Widodo.

Empat, DPP PDI Perjuangan akan mempertanggungjawaban surat keputusan ini pada Kongres yang akan datang.

Lima, surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan ditinjau kembali dan dilakukan perbaikan sebagaimana mesti.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2024. Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ditandatangani, Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto ditandatangani.

Dua, surat keputusan nomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024 tentang Pemecatan Gibran Rakabuming Rak dari Keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, memutuskan, menetapkan, satu, memberi sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Gibran Rakabuming Raka dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Dua, melarang saudara tersebut pada diktum satu di atas, melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apapun yang mengatasnamakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Tiga, DPP PDI Perjuangan akan mempertanggungjawabkan keputusan ini pada Kongres yang akan datang. Empat, surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan, akan ditinjau kembali dan dilakukan perbaikan sebagaimana sendiri.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Desember 2024. Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ditandatangani, Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto ditandatangani.

Surat keputusan nomor 1651/KPTS/DPP/XII/2024 tentang pemecatan Muhammad Bobby Afif Nasution dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Tiga, Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, memutuskan, menetapkan, satu, memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Muhammad Bobby Afif Nasution dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Dua, melarang saudara tersebut pada diktum satu di atas melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apapun yang mengatasamakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Tiga, DPP-PDI Perjuangan akan mempertanggungjawabkan surat keputusan ini pada kongres yang akan datang.

Empat, surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan ditinjau kembali dan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Desember 2024, Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ditandatangani, Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto ditandatangani.(suara.com)

Video Viral Daster Pink Diserbu Netizen!

0

Bogordaily.net – Video viral daster pink Sidoarjo yang berdurasi 7 menit diserbu netizen setelah viral di tiktok.

Video itu menghebohkan jagat media sosial, terutama TikTok, video yang disebut sebagai “daster pink Sidoarjo” itu jadi gunjingan.

Video ini mendadak viral dan menjadi salah satu topik pencarian teratas di platform tersebut.

Banyak warganet yang penasaran dan mencoba mencari tahu isi dari video yang sedang ramai diperbincangkan ini.

Video Viral Daster Pink

Video berdurasi 7 menit ini disebut-sebut berisi sesuatu yang kontroversial, sehingga memicu rasa penasaran banyak orang.

Salah satu akun TikTok, @penyebarlinkk***, membahas video tersebut dengan deskripsi yang menarik perhatian.

Dalam unggahannya, ia menuliskan,
“Ya ampun opo iki, 7 menit Sidoarjo daster pink nang pawon (Ya ampun apa ini, 7 menit Sidoarjo daster pink di dapur).”

Unggahan ini langsung ramai dengan lebih dari 30 ribu like dan ratusan komentar dari warganet yang ingin tahu lebih lanjut.

Banyak pengguna TikTok mencoba menemukan link video tersebut, sementara lainnya hanya menebak-nebak isi videonya.

Ada yang meyakini video itu asli, namun tidak sedikit pula yang meragukan kebenarannya.

Reaksi Netizen

Beragam reaksi muncul di kolom komentar unggahan TikTok yang membahas video ini.

Beberapa warganet bahkan menulis komentar yang cukup menggelitik, seperti:
“Sidoarjo banyak gebrakan,” tulis @pi***l.

Banyak dari mereka yang menduga-duga isi video tersebut, namun hingga kini belum ada informasi pasti mengenai siapa sosok yang terlibat atau apa yang sebenarnya terjadi dalam video berdurasi 7 menit itu.

Video daster pink Sidoarjo berdurasi 7 menit memang menjadi perbincangan hangat di TikTok dan media sosial lainnya. Meski begitu, isi dan kebenaran video ini masih belum dapat dipastikan.

Demikian informasi dan ulasan mengenai video viral daster pink yang kini jadi perbincangan di jagat maya.***

Satlantas Polres Bogor Siapkan 250 Personel Amankan Kawasan Puncak Jelang Nataru

0

Bogordaily.net – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Satlantas Polres Bogor menyiapkan sebanyak 250 personel untuk mengamankan kawasan Puncak Bogor.

Adapun, 250 personil tersebut terdiri dari Lantas, Sabhara, dan instansi terkait, baik TNI, Dishub, Satpol PP Basarnas dan lainya.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama mengatakan bahwa selain personel pihaknya juga menyiapkan beberapa kebutuhan lainya seperti toilet dan juga ambulans.

“Kemudian di Puncak kami mempersiapkan dua toilet dan damkar, dan eskavator untuk mengantisipasi adanya bencana, dan ambulan di Gunung Mas maupun di Gadog,” kata AKP Rizky Guntama, kepada wartawan di Mapolres Bogor, Cibinong, Senin 16 Desember 2024.

Menurutnya, Satlantas Polres Bogor telah mengantisipasi agar kejadian crowded atau macet horor beberapa waktu lalu agar tak terulang kembali.

Yaitu, dengan menyiapkan beberapa unit ambulan dan juga tenaga kesehatan yang akan disebar di beberapa titik.

“Kita mengantisipasi kejadian seperti kemarin dengan adanya para wisatawan yang membutuhkan ambulance dan tenaga kesehatan,” jelasnya.

Satlantas Polres Bogor juga akan melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Puncak, yakni pemberlakukan one way dan ganjil genap.***

Albin Pandita

Jelang Nataru, Pemkab Bogor dan Perumda Pasar Tohaga Gelar Gerakan Pangan Murah 

0

Bogordaily.net – Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Perumda Pasar Tohaga  terus berupaya menekan angka inflasi, dengan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM), salah satunya di Pasar Leuwiliang.

“Dalam rangka pengendalian inflasi, pemerintah pusat dan daerah berkewajiban untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan menggelar Gerakan Pangan Murah Keliling (GPM),” kata Pj Bupati Bogor Bachril Bakri, Senin 16 Desember 2024.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah (GPM) ini bertujuan untuk menyediakan pangan pokok berkualitas baik dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Kegiatan itu sebagai upaya dalam memastikan ketersediaan dan aksesibilitas pangan bagi masyarakat dapat terpenuhi.

“Saya berharap GPM di Kecamatan Leuwiliang ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat langsung, guna mengantisipasi lonjakan harga barang menjelang Nataru,” jelasnya.

Bachril juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah.

Ia mengimbau kepada seluruh stakeholder terkait, atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin baik selama ini, agar dapat dipertahankan dan terus diperkuat dalam upaya pengendalian inflasi dan penurunan angka kemiskinan ekstrim di Kabupaten Bogor.***

Albin Pandita

 

Kader PDI Perjuangan Sesalkan Perlakuan Keras Terhadap Anggota DPRD Pasca Penertiban Kios

0

Bogordaily.net – Pengurus PDI Perjuangan Kota Bogor menyesalkan tindakan sejumlah orang yang mengaku sebagai warga pendukung penertiban kios pedagang di Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah.

Penertiban tersebut didasarkan pada Perda Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Perlindungan Masyarakat.

Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, hadir memenuhi undangan pedagang pada Jumat 13 Desember 2024 untuk meninjau langsung kondisi di lokasi.

Namun, kedatangannya diwarnai protes keras dari sejumlah orang yang mengaku mewakili warga setempat.

Menanggapi hal itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Bogor Utara, Denny Siregar, mengecam tindakan yang dianggap kurang tepat tersebut.

“Saya menyesalkan perlakuan tidak seharusnya disampaikan kepada anggota DPRD yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor. Seharusnya ada etika baik dalam menyampaikan aspirasi,” ujarnya, Minggu 16 Desember 2024.

Hal senada diungkapkan Sekretaris PAC Bogor Tengah, Dayat Iskandar, menurutnya, perbedaan pandangan soal penertiban kios seharusnya disampaikan dengan cara yang beretika.

“Dialog seharusnya tidak dibatasi. Kehadiran anggota DPRD bertujuan mencari solusi terbaik untuk pedagang yang merasa dirugikan,” katanya.

Dayat menambahkan, protes dengan nada tinggi dan tudingan bahwa Atty Somaddikarya memprovokasi pedagang adalah tindakan yang tidak pantas.

“Sebagai wakil rakyat, Atty hadir atas undangan pedagang untuk membela hak mereka. Pedagang hanya ingin keadilan atas kebijakan yang mereka anggap tidak bijak,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua PAC Bogor Timur, Rahmat Heryana, juga mengungkapkan kekecewaannya atas insiden tersebut.

Ia menegaskan bahwa anggota DPRD memiliki hak imunitas untuk menyampaikan pendapat dalam kapasitasnya sebagai wakil rakyat.

“Perilaku tidak terpuji dari orang yang tidak dikenal yang melontarkan argumen dengan nada tinggi menjadi catatan kami. Wakil rakyat hadir untuk memperjuangkan hak rakyat kecil yang merasa dirugikan,” tandas Rahmat.

Sebelumnua, Atty Somadikarya menekankan pentingnya edukasi dan fasilitas bagi pedagang untuk mematuhi regulasi. Ia juga mengimbau kader PDI Perjuangan untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi.

“Kami di DPRD Kota Bogor terus mencari solusi yang adil bagi semua pihak. Dukungan bagi pedagang tetap ada selama mereka mematuhi aturan,” ujar Atty.

Ia juga berharap polemik ini menjadi pelajaran untuk semua pihak agar lebih mengedepankan dialog yang lebih konstruktif. “Kami berupaya mencarikan jalan keluar terbaik yang sesuai regulasi, agar tidak ada pihak yang dirugikan,” pungkasnya.***

Ibnu Galansa

BNNK Bogor dan Yayasan Asy Griya Mandiri Jajaki Kerjasama

0

Bogordaily.net – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor melakukan kunjungan kerja ke Rehabilitasi Sosial Yayasan Asy Griya Mandiri, Senin 16 Desember 2024, sebagai langkah awal dalam mempersiapkan Perjanjian Kerjasama serta Penilaian Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait program rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika.

Kunjungan ini diwakili oleh Ema dari Bidang Rehabilitasi BNNK Bogor, yang diterima langsung oleh Bonni Sofianto selaku perwakilan Yayasan Asy Griya Mandiri.

Pertemuan ini evaluasi standar dan prosedur pemulihan sesuai SNI, serta penjajakan kolaborasi untuk meningkatkan pelayanan rehabilitasi sosial.

Dalam pertemuan tersebut, Ema menyampaikan, bahwa inisiatif kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan upaya pemulihan dan pemberdayaan masyarakat yang terdampak narkotika.

“Kunjungan ini merupakan langkah awal menuju kerjasama yang lebih erat dan sinergis antara BNNK Bogor dan Yayasan Asy Griya Mandiri,” ujar Ema.

Ditempat yang sama, Bonni Sofianto menegaskan pentingnya kerjasama tersebut dalam mendukung peningkatan mutu layanan rehabilitasi di yayasan yang dikelolanya.

“Kerjasama ini akan membantu meningkatkan kualitas pelayanan rehabilitasi kami dan memberikan harapan baru bagi korban penyalahgunaan narkotika,” jelasnya.

Kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi intensif dalam menyusun kerangka kerjasama yang komprehensif.

Diharapkan, sinergi ini mampu memberikan dampak signifikan bagi upaya pencegahan dan pemulihan dari penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Bogor.

Melalui kolaborasi ini, BNNK Bogor dan Yayasan Asy Griya Mandiri berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada aspek pemulihan, tetapi juga meminimalisir permasalahan sosial akibat narkotika serta meningkatkan kesehatan masyarakat secara luas.***

Ibnu Galansa

8 Rekomendasi Universitas Swasta Terbaik di Yogyakarta dengan Akreditasi Kampus Unggul

0

Bogordaily.netJogja merupakan salah satu kota nyaman dan menjadi tujuan favorit untuk wisatawan, selain itu Daerah Istimewa ini juga dikenal dengan kota pelajar yang mana kita tau bahwa meski Yogyakarta tidak memiliki daerah yang luas seperti provinsi lainnya namun kota ini memiliki banyak sekali kampus negeri dan kampus swasta terbaik yang ada di kota gudeg ini.

Berbicara masalah kota pelajar tentunya Jogja ini tidak diragukan lagi bahwa bapak Pendidikan yang di Akui oleh Bangsa Indonesia ini berasal dari Yogyakarta. Selain itu jogja memiliki kampus negeri yang masuk kampus terbaik di Indonesia yakni Universitas Gajah Mada.

Dilansir Bogordaily.net, Dari Berita Headline, Selain UGM, Jogja juga memiliki beberapa kampus negeri lainnya seperti UNY, ISI, UIN Jogja, dan beberapa kampus negeri lainnya. Lalu bagaimana dengan kampus Swastanya? Nah untuk kampus swasta Jogja memiliki puluhan bahkan ratusan kampus swasta yang tersebar di 5 Kabupaten dan kota di Yogyakarta.

Nah buat kamu yang berasal dari luar DI Yogyakarta bertanya kampus swasta terbaik di jogja mana saja? Nah tentunya berikut ini adalah Rekomendasi Universitas Swasta Terbaik di Jogja yang sudah diakui dengan memiliki akreditasi unggul dari Lembaga akreditasi terpecaya. Berikit ini adalah daftarnya:

1. Universitas Islam Indonesia

Universitas Islam Indonesia (UII) dengan bangga meraih predikat akreditasi Unggul, berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 2003/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/PT/XII/2022. Status ini resmi berlaku sejak 28 Desember 2022 hingga 28 Desember 2027, menegaskan kualitas unggul institusi ini dalam dunia pendidikan tinggi.

Berlokasi di Sleman, Yogyakarta, kampus ini memiliki daya tarik geografis yang khas—berjarak hanya sekitar 20 km dari puncak Gunung Merapi. Tak hanya lokasinya yang menarik, sejarah berdirinya UII pun memiliki keunikan tersendiri. Didirikan pada 8 Juli 1945, sebelum Indonesia merdeka, UII menjadi saksi pergerakan bangsa, dengan tokoh besar seperti Dr. Moh. Hatta turut berperan dalam pendiriannya.

UII menawarkan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program diploma hingga sarjana. Untuk program diploma, UII menyediakan jurusan Akuntansi, Analisis Kimia, Manajemen, serta Perbankan dan Keuangan.

Sementara itu, program sarjana yang tersedia sangat beragam, mencakup jurusan-jurusan populer seperti Kedokteran, Farmasi, Arsitektur, hingga program berbasis teknik seperti Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Rekayasa Tekstil. Tak ketinggalan, UII juga menawarkan jurusan di bidang sosial dan humaniora, seperti Hubungan Internasional, Hukum, Psikologi, dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Dengan kombinasi sejarah yang kuat, lokasi strategis, dan beragam pilihan program studi, UII terus membuktikan eksistensinya sebagai salah satu universitas swasta terbaik di Yogyakarta.

2. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan bangga menyandang akreditasi Unggul, sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 2002/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/PT/XII/2022. Sertifikat prestisius ini berlaku mulai 28 Desember 2022 hingga 28 Desember 2027, menjadi bukti komitmen UMY dalam memberikan pendidikan berkualitas.

Kini, mari kita menuju Bantul, Sobat! Di wilayah ini berdiri sebuah universitas swasta terkemuka di Jogja, yaitu UMY, yang telah berdiri kokoh sejak 1 Maret 1981. Dengan perjalanan panjang dan reputasi yang terus meningkat, UMY saat ini menaungi delapan fakultas unggulan.

Lantas, apa saja pilihan jurusan jika kamu memilih kuliah di salah satu universitas swasta terbaik di Jogja ini? UMY menawarkan berbagai program studi menarik, mulai dari bidang ekonomi seperti Ekonomi, Akuntansi, dan Manajemen, hingga program berbasis keagamaan seperti Syariah Economics, Pendidikan Agama Islam, dan Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Tak hanya itu, UMY juga menyediakan jurusan di bidang sosial dan politik, seperti Ilmu Hukum, Ilmu Pemerintahan, Hubungan Internasional, dan Ilmu Komunikasi. Sementara untuk program berbasis teknik dan sains, tersedia pilihan seperti Teknologi Informasi, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Agroteknologi, dan Agribisnis.

Bagi kamu yang tertarik di dunia pendidikan, UMY juga menawarkan program Pendidikan Bahasa Jepang, Pendidikan Bahasa Arab, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Selain itu, UMY memiliki program unggulan di bidang kesehatan, yakni Farmasi, Keperawatan, Kedokteran Gigi, dan Kedokteran.

3. Universitas Alma Ata

Universitas Alma Ata (UAA) kembali mencetak prestasi membanggakan dengan meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pengakuan ini diberikan melalui Surat Keputusan BAN-PT Nomor 2187/SK/BAN-PT/Ak/PT/XII/2024, menegaskan kualitas unggul yang ditawarkan oleh salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Yogyakarta.

Dalam perjalanan menuju puncak prestasi, Universitas Alma Ata telah menunjukkan perkembangan luar biasa. Dari peringkat 2928 pada tahun 2016, kini UAA berhasil menempati peringkat 1 PTNU se-Indonesia, peringkat 2 Perguruan Tinggi Swasta terbaik di D.I. Yogyakarta, dan peringkat 9 Perguruan Tinggi Swasta se-Indonesia pada tahun 2023. Pencapaian ini membuktikan bahwa UAA terus bertransformasi menjadi kampus unggulan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Untuk mendukung calon mahasiswa, UAA menyediakan berbagai jalur seleksi seperti PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan), PBUD (Penelusuran Bibit Unggul Daerah), dan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer). Selain itu, tersedia program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau), Profesi, Magister, hingga program untuk International Student.

Salah satu program studi unggulan di UAA adalah Sistem Informasi, yang menawarkan prospek karir cerah di era teknologi. Program ini menggabungkan keahlian ilmu komputer dengan bisnis dan manajemen, menjadikannya pilihan tepat bagi kamu yang ingin menguasai teknologi sekaligus memahami kebutuhan dunia usaha.

Di Prodi Sistem Informasi, kamu akan mempelajari bagaimana menganalisis kebutuhan dan proses bisnis perusahaan berdasarkan data, lalu merancang sistem teknologi yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Selain kemampuan teknis seperti pemrograman, mahasiswa juga akan dibekali pemahaman mendalam tentang proses bisnis, sehingga mampu menciptakan solusi berbasis teknologi yang praktis dan bermanfaat.

Lulusan Prodi Sistem Informasi UAA diharapkan mampu mengembangkan sistem pengolahan data yang efektif, menghadirkan informasi strategis bagi perusahaan, dan menjadi tenaga profesional yang siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.

4. Universitas Ahmad Dahlan

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) semakin menunjukkan eksistensinya sebagai perguruan tinggi unggulan dengan meraih akreditasi Unggul berdasarkan Surat Keputusan (SK) Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 393/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/V/2023. Prestasi ini berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 30 Mei 2023 hingga 11 Oktober 2027, menandai komitmen UAD dalam menjaga standar pendidikan tinggi yang berkualitas.

Berdiri sejak 18 November 1960, UAD memiliki sejarah panjang sebagai salah satu perguruan tinggi swasta tertua di Yogyakarta. Awalnya dikenal sebagai IKIP Muhammadiyah Yogyakarta, kampus ini kemudian bertransformasi menjadi universitas yang kini berlokasi strategis di kawasan Umbulharjo, Yogyakarta.

Sebagai salah satu universitas swasta terbaik di Jogja, UAD menawarkan berbagai program sarjana yang tersebar di banyak bidang keilmuan.

5. Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta

Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih akreditasi Unggul berdasarkan SK Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 8/SK/BAN-PT/Ak/PT/I/2024. Pencapaian ini menjadi bukti kualitas pendidikan tinggi yang ditawarkan oleh Unisa, dengan total nilai penilaian sebesar 369.

Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Yogyakarta, Unisa Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan standar akademik yang tinggi, mencetak lulusan berdaya saing, dan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang relevan di era globalisasi.

Dengan akreditasi ini, Unisa tidak hanya memperkokoh reputasinya di tingkat nasional, tetapi juga semakin memantapkan posisinya sebagai pilihan utama bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan berkualitas.

6. Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kembali membuktikan keunggulannya dengan meraih akreditasi Unggul, sebagaimana tertuang dalam SK Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 335/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/V/2023. Pencapaian ini berlaku sejak 10 Mei 2023 hingga 28 Maret 2028, menjadi bukti nyata atas komitmen UAJY dalam menjaga mutu pendidikan tinggi.

Sebagai salah satu universitas swasta ternama di Yogyakarta, UAJY terus berinovasi dalam menyediakan lingkungan akademik yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan akreditasi ini, UAJY semakin memperkokoh posisinya sebagai pilihan utama bagi calon mahasiswa yang mencari pendidikan berkualitas dan berorientasi global.

7. Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta

Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta sukses meraih akreditasi Unggul, sebagaimana diresmikan dalam SK Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 992/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/XI/2023. Surat Keputusan ini resmi ditandatangani pada 28 November 2023, mengukuhkan UKDW sebagai salah satu perguruan tinggi swasta dengan mutu pendidikan terbaik di Indonesia.

Pencapaian ini menjadi bukti dedikasi UKDW dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan akreditasi Unggul ini, UKDW semakin memperkuat posisinya sebagai kampus unggulan yang mengedepankan inovasi, kreativitas, dan keunggulan akademik.

8. Universitas Sanata Dharma

Universitas Sanata Dharma (USD) berhasil meraih akreditasi Unggul, sebagaimana diresmikan dalam SK Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 614/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/IX/2023. Sertifikat akreditasi ini berlaku mulai 12 September 2023 hingga 21 Desember 2026, menjadi bukti komitmen USD dalam menyediakan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berstandar nasional.

Sebagai salah satu universitas swasta terkemuka di Yogyakarta, USD terus memperkuat posisinya dalam mencetak generasi penerus yang unggul, berintegritas, dan berkontribusi bagi masyarakat. Pencapaian ini juga menegaskan peran USD dalam mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era modern.***