Friday, 8 May 2026
Home Blog Page 1331

Miris Lihat UMKM di Kota Bogor Tak Berkembang, Rena Siap Lakukan Ini

0

Bogordaily.net – Calon Wali Kota Bogor Rena da Frina berjanji mewujudkan sentra kreatif Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berbasis di setiap kecamatan.

Selama ini, Rena mengatakan, merasa miris sebab banyak potensi yang dapat ditonjolkan dari produksi UMKM Kota Bogor namun tidak berkembang dengan berbagai faktor kendala.

“Miris rasanya mengetahui UMKM di Kota Bogor seperti diam di tempat. Saya ingin nanti seluruh pelaku UMKM di Kota Bogor dapat ruang ekspresi memamerkan produknya yang dekat dengan wilayah usaha mereka,” ucap Rena, Jumat 4 Oktober 2024.

Bahkan, Rena berjanji, dalam menghadirkan sentra Rumah UMKM di setiap kecamatan di Kota Bogor tidak hanya mengandalkan anggaran keuangan daerah karena pasti terbatas.

Bukan hanya itu, Rena melanjutkan, juga ingin meningkatkan keterampilan dan pengetahuan manajemen pengelolaan UMKM yang modern dan mampu berdaya saing.

Dengan begitu, papar Rena, setiap pelaku UMKM di Kota Bogor bukan hanya dilengkapi dengan dukungan modal, tetapi juga kebutuhan lainnya guna mendorong kesuksesan usahanya.

“Kalau bantuan modal atau kemudahan kredit usaha itu sudah pasti saya juga berikan. Hanya saja pelaku UMKM bukan butuh itu saja. Mereka juga ingin ada tempat yang dapat menampung produksi mereka tanpa diberatkan biaya,” ujar Rena.

Rena menyebut, meski produk UMKM di Kota Bogor banyak yang bagus namun tidak ada lokasi untuk menyebarluaskannya, maka dirasa sama saja tidak berarti dapat diketahui masyarakat.

“Jadi dengan adanya Rumah UMKM di setiap kecamatan maka para usahawan UMKM tidak bingung lagi ingin menaruh produknya. Mereka bisa mudah menjangkaunya,” imbuh Rena.

Menurut Rena, melalui keberadaan Rumah UMKM di setiap kecamatan di Kota Bogor akan memantik semangat maupun inovasi warga untuk berwirausaha. Dari situ berdampak juga pada pertumbuhan lapangan kerja di Kota Bogor.

Rena Da Frina merupakan birokrat karier di Kota Bogor yang pernah menjabat Lurah, Camat, hingga Kepala Dinas PUPR. Ia berpasangan dengan calon Wakil Wali Kota Bogor Achmad Teddy Risandi. (Ibnu Galansa)

Kata Warga Bogor, Dokter Rayendra – Eka Maulana Pasangan Paling Ganteng

0

Bogordaily.net – Warga dibuat terkesima dengan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor 2024, Dokter Rayendra – Eka Maulana.

Hal ini salah satunya tampak saat Dokter Rayendra blusukan menggelar dialog Ngariung Sehat di Kelurahan Cikaret, pada Rabu (2/10/2024) sore.

Kedatangan Dokter Rayendra disambut teriak antusias ratusan warga Cikaret. Warga rela mengantri untuk dapat bersalaman langsung dengan dokter bergelar Fellow kedokteran tingkat Asia itu.

“Ini mah (Dokter Rayendra) kelihatan lebih ganteng aslinya dari pada di foto,” ucap sejumlah warga.

Dokter Rayendra yang mendengar ucapan warga itu sontak tertawa. Lantas dengan hangat ia bercengkrama bareng warga.

“Alhamdulillah, Ibu-Ibu. Ah, saya jadi malu,” ujar Dokter Rayendra melempar candaan.

Tak mau kalah, warga kembali memberi candaan pada Dokter Rayendra. Mereka berujar bahwa Dokter Rayendra dan Eka Maulana adalah pasangan paling ganteng.

“Kang Eka juga, Dok. Pokonya mah ini pasangan paling kasep,” kata emak-emak.

Tak mau kehilangan kesempatan, emak-emak menyerbu Dokter Rayendra untuk berswafoto. Dokter Rayendra tampak bahagia melayani antrean warga untuk berfoto.

Warga juga melantangkan jargon saat foto bareng. Dengan semangat mereka mengacungkan lima jari yang jadi nomor andalan Dokter Rayendra – Eka Maulana.

“Udah waktunya Bogor glowing! Coblos nomor lima!” lantang warga. ***

Jelang Akhir Tahun, Harga Komoditi Sayuran di Pasar TU Kemang Stabil

0

Bogordaily.net – Menjelang akhir tahun 2024 yang tinggal dua bulan lagi sering kali membuat harga komoditi sejumlah bahan pokok terutama sayuran umbi-umbian mengalami kenaikan.

Namun, komoditi sayuran seperti cabai merah di Pasar TU Kemang, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, harganya berangsur stabil.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Jenal Abidin menyebut saat ini harga cabai merah tengah turun.

Komoditas yang awalnya seharga Rp18 ribu per kilogram (Kg) itu kini dijual dengan harga Rp15 ribu per Kg. Sementara untuk cabai rawit yang awalnya seharga Rp40 ribu per Kg menjadi Rp35 ribu per Kg.

“Penurunan terjadi sejak pekan ini. Namun tidak terus turun karena masih ada fluktuasi harga,” terang Jenal.

Ia memastikan pihaknya akan menjaga kestabilan harga dengan menjamin tersedianya barang dan memastikan harga barang tersebut masih tetap terjangkau oleh masyarakat.

Sehingga masyarakat yang berbelanja ke Pasar TU Kemang bisa menjangkau semua kebutuhan pokok yang mereka inginkan.

Sementara Itu, Sidiq Rijaldi (27) salah seorang pedagang sayuran di Pasar TU Kemang menyebut, komoditi cabai merah seringkali mengalami kenaikan jika menjelang pergantian tahun.

Namun, kata Sidiq, saat ini justru harga cabai merah masih stabil kisaran Rp 15 ribu per kilogramnya.

“Biasanya naiknya ga langsung, perlahan kalau mau akhir taun mah. Misalnya awal Rp 15 ribu naik perlahan jadi Rp 16, 17, 18 ribu, tapi kali ini mah stabil harganya,” tutup Sidiq. (Muhammad Irfan Ramadan)

Perumda PPJ Kota Bogor Bakal Revitalisasi Pasar TU Kemang

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) bakal revitalisasi Pasar TU Kemang, yang terletak di wilayah Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Namun proses revitalisasi Pasar TU Kemang, kata Dirut PPJ Jenal Abidin, belum bisa dilakukan dengan segera. Karena masih ada beberapa faktor yang harus diselesaikan.

“Saat ini proses aset Pasar TU Kemang masih dalam proses penyelesaian antara Pemkot Bogor dengan PT Galvindo Ampuh,” kata Dirut PPJ Jenal Abidin kepada wartawan

Jenal berharap, pada tahun 2026 seluruh aset Pasar TU Kemang akan dimiliki oleh Pemkot Bogor dan dikelola Perumda PPJ Bogor sepenuhnya.

Sehingga, lanjut Jrnal, pada tahun 2027 Perumda PPJ sudah mulai revitalisasi untuk Pasar TU Kemang tersebut.

“Sementara sekarang masih bersifat pengelolaan yang kami lakukan,” ujar Jenal

Jenal menambahkan, saat ini pihaknya berfokus menata sarana dan prasarana yang ada di Pasar TU Kemang.

Sehingga para pembeli merasa nyaman dan aman saat berbelanja kebutuhan pokok jika semua fasilitas dan infrastruktur terbangun dengan baik.

“Me-manage agar layanan pada masyarakat dan pedagang dari sisi kenyamanan, kebersihan, ketertiban, perparkiran, MCK, bongkar muat berjalan dengan baik,” sambung Jenal.

Sebelumnya, kondisi infrastruktur Pasar TU Kemang, Kecamatan Tanah Sareal, yang memprihatinkan menjadi sorotan Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari.

Dalam inspeksinya pada Kamis (3/10/2024), Hery mengatakan, terdapat beberapa bagian Pasar Induk TU Kemang yang memerlukan perhatian. Di antaranya bagian atap dan bangunan pasar.

“Ini menjadi atensi bagi saya. Namun karena skema kerja sama (di Pasar TU Kemang) belum secara penuh (dipegang Pemkot Bogor) maka belum bisa diintervensi. Sekarang masih ada konsesi dengan pihak ketiga jadi masih menunggu sampai tahun 2025,” ujarnya.(Muhammad Irfan Ramadan)

Sembilan Bintang Ditunjuk Sebagai Kuasa Hukum Dr. Yenti Garnasih Untuk Mengusut Kasusnya

0

Bogordaily.net – Dunia pendidikan di Kota Bogor sempat diwarnai polemik serius pada awal 2022, terkait dinamika yang terjadi di Fakultas Hukum Universitas Pakuan (Unpak).

Permasalahan ini mencuat ketika sejumlah dosen di Fakultas Hukum Unpak membuat petisi yang meminta Dekan Fakultas Hukum saat itu, Dr. Yenti Garnasih, untuk mundur atau diberhentikan dari jabatannya.

Para dosen menduga Dr. Yenti telah melakukan tindakan yang bertentangan dengan peraturan, baik aturan umum maupun khusus.

Petisi tersebut kemudian tersebar luas ke publik, sehingga memicu kekisruhan di lingkungan internal kampus Universitas Pakuan, khususnya di Fakultas Hukum.

Situasi ini memuncak dengan adanya aksi unjuk rasa pada 7 Maret 2022 di halaman Gedung Rektorat Universitas Pakuan dan Gedung Pembelajaran Fakultas Hukum.

Unjuk rasa tersebut digelar oleh sejumlah mahasiswa dan pengajar dengan tujuan mengkritisi kebijakan Dr. Yenti Garnasih selama menjabat sebagai dekan.

Mereka menuntut agar rektor Unpak, Prof. Bibin Rubini, segera memberhentikan Yenti dari jabatannya.

Beberapa isu yang disorot dalam aksi tersebut antara lain adalah masalah tata kelola fakultas, kebijakan yang dianggap mengabaikan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dugaan konflik kepentingan, serta gaya kepemimpinan Yenti.

Setelah berbagai desakan, pada 25 Maret 2022, Rektor Universitas Pakuan, Prof. Bibin Rubini, secara resmi memberhentikan Dr. Yenti Garnasih dari jabatannya sebagai Dekan Fakultas Hukum Unpak.

Namun, Dr. Yenti menolak tuduhan yang dilayangkan oleh para dosen terhadap dirinya.

Ia merasa tuduhan tersebut tidak berdasar dan menganggap bahwa ada upaya yang mengada-ada untuk melengserkannya dari jabatan dekan. Dalam keterangannya, Yenti menyatakan,

“Persoalan yang terjadi merupakan kewenangan dan tanggung jawab Rektorat Universitas Pakuan, bukan saya!,” katanya.

Sebagai bentuk respons atas tuduhan-tuduhan tersebut, pada 26 April 2022, Dr. Yenti Garnasih membuat laporan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik melalui media sosial yang dilakukan secara terbuka tanpa adanya klarifikasi.

Laporan kepolisian itu teregistrasi dengan Nomor: LP/B/0202/IV/2022/SPKT/Bareskrim Polri. Namun, selama dua tahun, laporan ini terkesan tidak ditindaklanjuti, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum.

Merasa diperlambat dalam proses hukumnya, pada September 2024, Dr. Yenti Garnasih mengajukan permohonan bantuan hukum kepada Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners. Abdul Rozak, S.H., salah satu anggota tim kuasa hukum Dr. Yenti, mengonfirmasi bahwa Yenti telah meminta bantuan hukum terkait kasus yang mandek tersebut.

“Kami sedang mendalami kasus ini dan akan segera melakukan konferensi pers dalam waktu dekat. Dari bukti-bukti yang telah diserahkan, kami menemukan adanya indikasi kuat tindak pidana yang layak mendapat perhatian serius dari penyidik Bareskrim Mabes Polri,” ujar Abdul Rozak.

Selain itu, tim kuasa hukum Dr. Yenti juga mengungkap adanya dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang melibatkan sejumlah oknum pengajar dan pejabat struktural di Unpak, baik di tingkat rektorat maupun di Fakultas Hukum. Dugaan KKN tersebut ditemukan dalam data yang saat ini tengah dipelajari oleh tim hukum.

“Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap permasalahan ini. Tunggu saja tanggal mainnya!” tegas Abdul Rozak.

Kisruh yang terjadi di Fakultas Hukum Unpak ini masih terus bergulir, dan publik tengah menunggu perkembangan lebih lanjut dari kasus yang telah mencoreng dunia pendidikan di Kota Bogor tersebut. (Ibnu Galansa)

Dokter Rayendra Bawa Kabar Baik, Siap-siap Warga Kota Bogor Mudah Kaya

0

Bogordaily.net – Dokter Rayendra menjadi tempat curhat paling asyik warga Kota Bogor. Setiap Ngariung Sehat, acara unggulan calon walikota nomor 5 itu,  Dokter Rayendra pasti mendapat keluhan soal mahalnya pendidikan, kesehatan, dan melambungnya harga kebutuhan pokok.

Termasuk saat menghadiri acara Ngariung Sehat bersama ratusan warga di Kelurahan Loji, Kota Bogor pada Kamis (3/10/2024).

Di kesempatan itu, Dokter Rayendra memaparkan berbagai program unggulan yang diusungnya dalam Pilwalkot Bogor 2024. Terlebih di tiga bidang mendasar: kesehatan, pendidikan dan ekonomi.

Di bidang ekonomi, warga mengeluhkan tentang semakin naiknya biaya kebutuhan hidup. Misalnya, harga sembako yang semakin naik. Sejumlah warga juga merasa kesulitan memenuhi biaya pendidikan dan kesehatan.

Salah satu warga yang mengikuti Ngariung Sehat sore itu mempertanyakan tentang dana bantuan sosial (bansos) pada Dokter Rayendra.

“Kami kekurangan duit Pak Dokter. Kalau Pak Dokter jadi wali kota Bogor, apakah akan ada bansos buat masyarakat?,” ujar warga spontan menanggapi pemaparan program Dokter Rayendra.

Dengan arif, dokter yang juga doktor jebolan S3 IPB University itu memberi jawaban. Alih-alih memberi janji manis bansos, Dokter Rayendra lebih memilih komitmen meningkatkan daya perekonomian warga.

“Terpenting adalah bagaimana warga di wilayah bisa berdaya. Kita tingkatkan ekonomi warga,” kata Dokter Rayendra.

Dokter Rayendra juga menjelaskan rancangan yang bisa dilakukan Pemkot untuk meningkatkan ekonomi warga. Salah satunya lewat pemberdayaan UMKM.

Rayendra yang juga pengusaha sukses di bidang kesehatan kulit tak ingin program pemberdayaan warga lewat UMKM hanya sekedar seremonial. Ia menegaskan tekadnya menciptakan UMKM untuk seluruh warga yang membutuhkan dari hulu ke hilir, mulai pra produksi hingga tahap penjualan.

Dengan salah satu rancangan itu, Dokter Rayendra yakin dapat membantu warga berdikari secara ekonomi. Tekad kuat ini senada dengan cita-cita kepemimpinannya untuk memajukan Kota Bogor mulai dari kemandirian keluarga.

“Caranya meningkatkan ekonomi warga gimana? Banyak. Yang penting, Pemkot mau turun langsung dan mau mengentaskan kemiskinan di wilayah,” pungkas Dokter Rayendra.(*)

Yantie Rachim Sapa Warga di Empang, Ajak Hidup Sehat Melalui Program Bogor Sehat

0

Bogordaily.net – Istri dari calon Wali Kota Bogor nomor urut 3, Dedie A Rachim, Yantie Rachim sapa warga di Jalan Lolongok Tengah, RT.04/RW.03, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat, 4 Oktober 2024.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan program “Bogor Sehat” kepada masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Yantie mengajak warga untuk terus menjaga kesehatan dengan aktif bergerak dan menjalin silaturahmi.

“Walaupun program Bogor Sehat belum sepenuhnya diterapkan di lapangan, di mana pun kita berada, penting untuk mencari keringat dan tetap bersilaturahmi,” ungkap Yantie.

Antusiasme warga sangat tinggi, bahkan Yantie merasa kewalahan menghadapi semangat para peserta yang kebanyakan sudah berusia lanjut.

“Antusiasnya luar biasa, heboh sekali. Saya saja sampai kewalahan. Meskipun banyak yang sudah berusia di atas 60 tahun, semangat mereka luar biasa. Alhamdulillah, terima kasih,” ujarnya.

Selain mengajak warga untuk hidup sehat, Yantie juga membagikan alat peraga kampanye (APK) untuk mengingatkan warga tentang calon nomor urut 3, Dedie A Rachim dan pasangannya Jenal.

“Kami membawa APK ini supaya mereka selalu teringat dengan nomor 3, dan tentunya dengan Pak Dedie dan Pak Jenal,” tambahnya.

Yantie juga menegaskan bahwa “Bogor Sehat” adalah bagian dari misi “Bogor Beres” yang menjadi prioritas Dedie A Rachim dalam program kerjanya.

“Iya, Bogor Sehat ini adalah salah satu misi dari program Bogor Beres. Itu adalah turunannya, dan kami akan terus menggalakkan program ini,” jelasnya.

Ke depannya, Yantie juga merencanakan kegiatan olahraga yang melibatkan bapak-bapak di wilayah tersebut.

“Mungkin nanti kita akan buat senam untuk bapak-bapak juga, supaya mereka bisa ikut merasakan manfaat dari program ini,” ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan semakin banyak warga yang mendukung program Bogor Sehat serta menyadari pentingnya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.(Ibnu Galansa)

Hemat Bahan Bakar dan Ramah Lingkungan, Begini Cara Aktifkan Fitur Idling Stop System

0

Bogordaily.net – Idling Stop System (ISS) adalah fitur canggih yang disematkan pada motor Honda, dirancang untuk membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dan menekan emisi gas buang.

Fitur ini secara otomatis akan mematikan mesin ketika motor tidak bergerak, seperti saat berhenti di lampu merah atau terjebak macet.

Dalam waktu hanya 3 detik setelah motor berhenti, ISS akan menonaktifkan mesin secara otomatis, sehingga bahan bakar tidak terbuang percuma, dan emisi gas buang dapat ditekan.

Lalu, bagaimana cara mengaktifkan fitur ISS ini? Berikut panduan lengkapnya:

Menghidupkan Kembali Mesin Setelah ISS Aktif

Ketika ISS telah mematikan mesin, lampu indikator akan berkedip, menandakan bahwa fitur ini sedang aktif.

Untuk menghidupkan mesin kembali, Anda hanya perlu memutar tuas gas seperti biasa. Tidak perlu menekan tombol starter lagi.

Throttle Position Sensor (TP Sensor) akan memberi sinyal ke ECM (Engine Control Module) untuk memerintahkan alternator menghidupkan mesin secara otomatis.

Namun, jika tombol ISS berada pada posisi “Stop” (dengan menekan bagian atas tombol), fitur ini tidak akan bekerja. Jadi, pastikan tombol dalam posisi yang benar agar ISS berfungsi.

Cara Mengaktifkan Fitur ISS

Untuk mengaktifkan fitur Idling Stop System, cukup tekan tombol ISS di stang sebelah kanan ke posisi “Idling” (tekan bagian bawah tombol).

Saat tombol ini aktif, lampu indikator pada panel meter akan menyala, menunjukkan bahwa ISS siap beroperasi. Begitu motor berjalan, sensor akan memberi perintah ke ECM untuk mulai mengaktifkan sistem tersebut.

Syarat Agar ISS Bekerja Optimal:

  1. Tombol ISS harus berada di posisi “Idling Stop”.
  2. Putaran mesin harus pada kisaran 1.700 rpm +/- 100.
  3. Suhu mesin harus melebihi 60 derajat Celsius.
  4. Motor telah mencapai kecepatan lebih dari 10 kilometer/jam.
  5. Handle gas (throttle) harus dalam posisi tertutup penuh.

Dengan fitur ISS, berkendara jadi lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan, tanpa repot mematikan dan menyalakan mesin secara manual di setiap pemberhentian.

Pastikan Anda memanfaatkan teknologi ini untuk mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih efisien.***

Momen Quartararo Tak Sungkan Beri Duit ke Bocil saat Menarik Uang

0

Bogordaily.net – Aksi pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, di ajang MotoGP Mandalika 2024, baru-baru ini menjadi sorotan publik, namun bukan karena penampilannya di lintasan balap.

Quartararo, yang dikenal dengan julukan “El Diablo,” tertangkap kamera sedang berbagi kebaikan dengan seorang anak kecil di sebuah minimarket, yang membuat para penggemarnya semakin mengagumi sisi humanis sang juara dunia.

Insiden ini terjadi pada Minggu, 29 September 2024, dan pertama kali tersebar melalui media sosial.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @im_donutss, terlihat Fabio tengah menarik uang di ATM BRI yang ada di minimarket tersebut.

Saat itu, seorang bocah yang tampaknya adalah salah satu penggemar Fabio, mendekatinya dengan penuh rasa kagum.

Tidak hanya tersenyum ramah, Fabio pun secara spontan memberikan sejumlah uang kepada bocah tersebut.

Momen itu tertangkap kamera dan langsung membuat warganet heboh. Banyak yang memuji aksi kedermawanan Quartararo, yang menunjukkan bahwa ia tidak hanya berbakat di lintasan balap, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya.

Video aksi ini kemudian diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya akun @sasideerhan di platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).

Unggahan tersebut langsung mendapat perhatian dari banyak netizen, dengan video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 350 ribu kali.

Komentar-komentar positif pun berdatangan, banyak di antaranya memuji sikap rendah hati Quartararo, bahkan beberapa penggemar mengaku semakin mengidolakan pembalap asal Prancis ini.

Aksi berbagi Quartararo ini juga menuai pujian dari sesama atlet dan penggemar MotoGP.

Beberapa selebritas dan influencer ikut menyebarkan video tersebut, membuat nama Quartararo semakin melekat sebagai pembalap yang peduli pada masyarakat.

Tidak sedikit juga warganet yang menganggap aksi tersebut mencerminkan kepedulian sosial yang sering kali kurang ditonjolkan oleh publik figur lainnya.

Fabio Quartararo

Fabio Quartararo sendiri adalah salah satu pembalap top di ajang MotoGP yang selalu menjadi sorotan.

Prestasinya di dunia balap motor membuatnya menjadi idola banyak orang, dan tindakan seperti ini semakin menambah kesan positif di mata para penggemarnya.

MotoGP Mandalika 2024 menjadi ajang yang semakin mengukuhkan nama Quartararo, tidak hanya sebagai pembalap tangguh, tetapi juga sebagai sosok yang penuh empati di luar lintasan.***

Diseruduk Babi Hutan di Sukamakmur, Dua Warga Terluka Parah

0

Bogordaily.net – Dua orang warga terluka parah akibat diseruduk babi hutan yang mengamuk di wilayah Desa Sukamakmur. Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, pada Kamis 3 Oktober 2024.

Diketahui, dua orang tersebut yakni Dedi, (35) dan Baden (30), asal Desa Sukamakmur Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor mengalami luka robek dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Sukamakmur Iptu Supratman mengatakan bahwa, peristiwa tersebut terjadi kemarin sekira pukul jam 13.30 WIB siang.

Awalnya ketika korban sedang membetulkan saluran air tiba tiba datang seekor babi hutan dan langsung menyeruduk badannya.

“Sehingga korban mengakibatkan luka robek sepanjang 10 cm di bagian pinggang sebelah kiri,” kata Iptu Supratman Jumat 4 Oktober 2024.

Menurut Kapolsek, babi tersebut semakin mengamuk dan berlari ke arah kampung lain dan menyeruduk korban lainnya yang tengah berada disekitar.

“Kemudian, babi hutan tersebut lari ke arah Kampung Cidurian dan menyeruduk korban kedua yang mengakibatkan luka robek sepanjang 5 cm di bagian lutut sebelah kanan,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Kapolsek, pihaknya bersama warga melakukan pencarian dan memburu Babi hutan tersebut dan sekira pukul 15.00 WIB, babi hutan tersebut dapat dilumpuhkan.

“Akibat dari kejadian tersebut kedua korban di bawa ke Puskesmas Sukamakmur untuk dilakukan pengobatan dan mendapatkan perawatan,” ungkap Kapolsek.(Albin Pandita)