Wednesday, 6 May 2026
Home Blog Page 1342

Rebutan Cewe, Dua Pemuda di Ciampea Bogor Saling Bacok

0

Bogordaily.net – Ciampea, Kabupaten Bogor, mendadak heboh akibat insiden duel berdarah antara dua pria yang terlibat konflik asmara alias rebutan cewe.

Pertikaian tersebut melibatkan pria berinisial J sebagai korban, yang mengalami luka bacokan serius.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (26/9/2024) dan dipicu oleh perselisihan asmara antara korban dengan pelaku berinisial MR.

Menurut Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, perkelahian tersebut berawal dari rasa sakit hati korban terhadap MR yang diduga mendekati kekasihnya.

“Korban merasa sakit hati karena pelaku mendekati pacarnya,” ujar Suminto pada Jumat (27/9/2024).

Tantangan Duel di Perumahan

Perselisihan tak hanya berakhir dengan kemarahan verbal. J yang tidak terima dengan pendekatan MR kepada kekasihnya, menantang MR untuk duel di sebuah perumahan.

Tantangan ini akhirnya disambut oleh MR, yang datang bersama rekan-rekannya. Bentrokan fisik pun tak terhindarkan. Dalam duel tersebut, J terluka akibat senjata tajam yang digunakan oleh MR dan rekannya.

Aksi Warga, Duel Dihentikan

Warga setempat yang menyaksikan insiden brutal tersebut segera melerai keduanya sebelum keadaan semakin memburuk.

Namun, luka yang diderita J akibat bacokan cukup parah, sehingga harus segera mendapatkan perawatan medis.

“Terjadilah penganiayaan tersebut sampai dilerai oleh warga sekitar,” lanjut Suminto dalam penjelasannya.

Setelah menerima laporan dari warga, pihak kepolisian bergerak cepat untuk menangkap pelaku.

Hingga kini, dua orang yang diduga terlibat dalam pembacokan, termasuk MR, telah diamankan oleh pihak berwajib.

Mereka ditangkap dengan barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit yang digunakan dalam aksi tersebut.

Namun, pihak kepolisian masih memburu satu pelaku lain yang diduga terlibat dalam penganiayaan.

“Kami sudah mengamankan dua pelaku dan masih melakukan pengejaran terhadap satu orang lainnya,” tutup Suminto.

Peristiwa duel berdarah di Ciampea ini menambah daftar panjang kasus kekerasan yang dipicu oleh konflik asmara.

Kepolisian mengimbau agar masyarakat lebih bijaksana dalam menghadapi masalah pribadi dan tidak menjadikan kekerasan sebagai solusi.***

Cooking Class Seru untuk Anak-anak: Membuat Burger dan Lychee Yakult

0

Bogordaily.net – Siapa bilang memasak hanya untuk orang dewasa? Kini anak-anak bisa belajar menjadi chef cilik dalam kegiatan yang seru dan edukatif.

Dengan harga terjangkau hanya Rp. 60.000 per anak, acara Cooking Class for Kids ini siap mengajak si kecil membuat Burger dan minuman segar Lychee Yakult.

Pengalaman Menjadi Chef Sehari

Cooking class ini diadakan oleh @lakulakugril dan akan berlangsung pada tanggal 6 Oktober 2024, pukul 13.00 WIB.

Tidak hanya sekadar belajar memasak, anak-anak juga akan mendapatkan pengalaman lengkap seperti seorang chef sungguhan. Setiap peserta akan mendapatkan:

  • Sertifikat sebagai tanda keikutsertaan mereka
  • Topi chef untuk melengkapi penampilan mereka di dapur
  • Apron agar mereka siap beraksi tanpa khawatir kotor
  • Voucher diskon 10% yang dapat digunakan di Lakulaku Grill

Kegiatan yang Seru dan Edukatif

Acara ini tidak hanya mengajarkan cara membuat burger dan minuman, tapi juga melatih keterampilan motorik dan kreativitas anak-anak dalam menyusun hidangan.

Dengan bimbingan dari para chef profesional, si kecil akan merasa seperti koki andal di dapur.

Selain itu, kegiatan memasak ini juga bisa menjadi cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar tentang bahan-bahan makanan yang sehat, serta pentingnya mengikuti langkah-langkah resep dengan teliti.

Lokasi dan Reservasi

Cooking class ini akan diadakan di lokasi yang nyaman, yakni di:

Jl. Wr. Borong No. Km 12 No. 1, Bojong Rangkas, Kec. Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Bagi Anda yang ingin mendaftarkan putra-putri tercinta untuk mengikuti kegiatan ini, segera lakukan reservasi melalui nomor berikut:

📞 0852-1045-5883
📞 0815-8499-6087

Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan anak-anak Anda sekarang juga untuk merasakan serunya menjadi chef sehari penuh dan membawa pulang pengalaman yang tak terlupakan.***

Cerita Menyentuh Saat Dokter Rayendra Jelaskan Manfaat BPJS untuk Periksa Mata Nenek

0

Bogordaily.net – Dalam kunjungannya di tengah masyarakat, dalam rangka blusukan Dokter Rayendra, calon Wali Kota nomor lima, menunjukkan kepedulian dan perhatian yang besar terhadap kesehatan warganya, khususnya bagi mereka yang mengalami masalah pada penglihatan (Katarak).

Hal itu terlihat ketika Dokter Rayendra melihat seorang ibu-ibu yang mengalami masalah penglihatan di wilayah Tegal Gundil, Kota Bogor.

Pada kesempatan tersebut, seorang warga mengungkapkan bahwa dirinya kesulitan melihat dan tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari.

“Tidak bisa ngapa-ngapain matanya,” ujar warga tersebut.

Dokter Rayendra kemudian menanyakan lebih lanjut, “Tidak melihat?”

“Dua-duanya,” jawab sang warga, mengonfirmasi bahwa kedua matanya terkena gangguan.

Dokter Rayendra langsung menanggapi dengan pertanyaan penting,

“Punya BPJS nggak?” Setelah mendapat konfirmasi bahwa warga tersebut memiliki BPJS, Dokter Rayendra memberikan solusi dengan meminta agar si ibu segera dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan rujukan.

Menurutnya, dengan memanfaatkan BPJS, pengobatan katarak dapat dilakukan tanpa biaya.

“Katarak ini mah, kasian bisa ngaji lagi,” ungkap Dokter Rayendra sambil meyakinkan warga tersebut bahwa tindakan operasi dapat dilakukan dengan biaya gratis menggunakan BPJS.

“Gratis dioperasi mah, lensa juga gratis. Ibu bisa ke Puskesmas, minta rujukan ke RSUD. Nanti di RSUD ibu dioperasi, setelah itu ibu bisa melihat lagi,” tambahnya.

Di akhir perbincangan, Dokter Rayendra menyampaikan pesan penuh makna kepada warga tersebut:

“Kasih sayang adalah obat mujarab yang tidak ternilai,” tutupnya. Pesan tersebut menggarisbawahi pentingnya perhatian dan dukungan, selain perawatan medis, bagi kesembuhan pasien.

Dengan penjelasan yang rinci, Dokter Rayendra menekankan bahwa program BPJS Kesehatan memiliki manfaat besar, termasuk untuk operasi katarak yang sering kali menjadi kendala bagi masyarakat kurang mampu.

Beliau berharap agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan program tersebut untuk memperoleh layanan kesehatan yang maksimal dan berkualitas.***

Sendi Melli Punya Tim DOKI, Program Jemput Bola Tingkatkan Kesehatan Warga Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Pasangan Calon Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah-Melli Darsa (Sendi Melli) punya program andalan yang ditawarkan jika nanti terpilih dan memenangkan Pilkada Kota Bogor 2024.

Salah satunya, Sendi Melli menjanjikan program DOKI, yakni tim Dokter Ontrog Ka Imah.

Dengan program ini, warga bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus datang ke puskesmas atau rumah sakit.

Tim DOKI akan langsung datang ke rumah-rumah untuk melayani kesehatan warga.

Dalam program ini, Sendi Melli ingin meningkatkan kesehatan warga tidak hanya dengan aksi kuratif, tapi juga preventif.

“Saya pengen upaya meningkatkan kesehatan warga itu bukan cuma ditangani dengan aksi kuratif. Tapi juga preventif,” kata Bakal Calon Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah, Jumat 27 September 2024.

“Nah, program DOKI (Dokter Ontrog Ka Imah) ini saya hadirkan, agar warga gak perlu ke Puskesmas atau Rumah Sakit. Cukup nanti ada tim nakes (tenaga kesehatan, red) yang akan datang ke rumah-rumah warga,” imbuh dia.

Ia menjelaskan, tim Dokter Ontrog Ka Imah (DOKI) berisikan seorang dokter umum, perawat, bidan dan bila perlu dilengkapi dengan seorang psikolog.

Tim ini bertugas melakukan pemantauan kondisi kesehatan warga, pemeriksaan kesehatan awal, dan konseling kesehatan atau psikologis.

“Kita siapkan tim nakes di tiap-tiap Kelurahan. Tiap hari mereka keliling ke rumah warga. Satu tim terdiri dari 3-4 personel. Ada dokter, perawat, bidan, dan psikolog,” ujar dia.

Menurut Sendi, program ini akan sejalan dengan program yang dicanangkan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Diketahui, Presiden terpilih Prabowo Subianto mewacanakan _medical check-up_ gratis mulai tahun depan.

Target awal adalah 55 juta penduduk dengan perkiraan biaya Rp3 triliun hingga Rp5 triliun.

“Ini selaras dengan program yang akan dicanangkan Presiden terpilih, Pak Prabowo. Insyaallah kalau diberikan kesempatan, kita siap _support_,” kata dia.

Dalam program ini, ada beberapa hal yang akan diterapkan.

Mulai dari pemeriksaan kesehatan fisik, ibu hamil, ibu dan bayi, prevalensi stunting, tubercolosis, kepesertaan BPJS dan kebersihan kondisi lingkungan alias bebas buang air besar.

Sebagai target awal, kata dia, ada 57 kelurahan se-Kota Bogor yang masuk dalam SK kumuh. Tim DOKI akan bekerja dengan mitra setempat, mulai dari RT dan RW, posyandu hingga PKK.***

Berikan Bukti Nyata, Eka Maulana Bangun Sumur Bor dan Rehab Total MCK di Cipaku

0

Bogordaily.net – Tidak hanya bicara keprihatinan, Calon Wakil Walikota Bogor Eka Maulana kembali datang membawa bantuan ke MCK Cipaku yang mengalami krisis air.

Bahkan, putra pertama dari Elief Djehan, tokoh senior politik itu tak ragu ikut serta membantu warga setempat yang sedang bergotong royong membangun kembali MCK yang sebelumnya dinilai tidak layak.

Syarif Hidayatullah, Ketua RT 03/RW 15, Kampung Legok Muncang, Kelurahan Cipaku menuturkan, kondisi krisis air yang dialami warganya sudah berlangsung lama.

Dirinya juga sudah berkali-kali meminta perhatian ke IPA Dekeng PDAM Tirta Pakuan agar mendapat bantuan. “Setelah pak Eka kesini, baru mereka datang kesini untuk survei jalur,” kata Syarif.

Syarif menuturkan, kondisi MCK hasil swadaya warganya itu memang apa adanya. Hanya ada dua kamar toilet dan dua keran yang biasa dipakai kaum ibu mencuci pakaian.

“Alhamdulillah MCK sedang direnovasi total oleh kang Eka dan tim. Kami sangat berterimakasih atas kepedulian kang Eka Maulana,” ungkapnya.

MCK yang segera beroperasi dengan tambahan 2 kamar toilet baru, tempat wudhu dan tempat mencuci pakaian yang dibangun Eka Maulana itu, kata Syarif, akan dipergunakan oleh 40 Kepala Keluarga (KK).

“Disini ada 80 KK, yang menggunakan sekitar 40 KK. Dengan adanya penambahan 2 kamar dan keran air baru ini, Alhamdulillah mengurangi antrean warga. Biasanya kalau pagi, bapak-bapak mengalah ke anak-anak yang mau sekolah jadi pada mandi di sungai,” paparnya.

Pasangan Dokter Rayendra dengan nomor urut 5 di kontestasi Pilkada Kota Bogor itu tak datang dengan tangan hampa. Ia membawa serta beragam kebutuhan renovasi MCK hingga pembangunan sumur bor baru.

Eka Maulana juga menyiapkan tiga orang pekerja lengkap dengan perlengkapan kerja yang memadai untuk mempercepat proses pembangunan 2 ruang toilet tambahan, area wudhu perempuan dan laki-laki serta auning agar warga lebih nyaman beraktivitas.

“Semoga apa yang kami lakukan saat ini dapat memberikan manfaat untuk warga Kampung Legok Muncang,” ujar Eka.

Eka juga berharap, dengan adanya renovasi MCK yang lebih layak, dapat meningkatkan pola hidup sehat masyarakat setempat.

“Semoga aktivitas masyarakat semakin baik, lingkungannya semakin sehat dan tentunya mendatangkan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.***

Bawaslu Kabupaten Bogor Gelar Media Gathering Ajak Bersama Awasi Pilkada 2024

0

Bogordaily.net — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor menggelar Media Gathering dengan bertemakan “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu” di Villa Leuweung Geledegan Ecolodge, Tamansari, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 27 September 2024.

Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi antara Bawaslu, masyarakat, dan media dalam menciptakan Pemilu yang damai dan adil.

Melalui acara ini, Bawaslu juga turut meningkatkan komitmennya untuk memastikan bahwa Pemilu berlangsung tanpa pelanggaran, demi mewujudkan keadilan yang sebenar-benarnya.

Dengan pengawasan yang ketat, Bawaslu berupaya menjaga agar setiap proses Pemilu, mulai dari kampanye hingga pencoblosan, berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Namun, masyarakat masih banyak yang belum mengetahui siapa saja calon yang akan bertarung di Pilkada 2024 yang rencananya akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

Hal ini menjadi perhatian penting terkait sejauh mana sosialisasi telah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Kabupaten Bogor, Burhanudin menjelaskan bahwa, tugas Bawaslu dan KPU dalam sosialisasi memiliki porsi yang berbeda.

“Kami mengawasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan KPU. Jadi kalau KPU sosialisasi, baru kami awasi, apakah sifatnya murni sosialisasi atau ada unsur kampanye. Jika masyarakat ingin sosialisasi lebih intens, sebaiknya berkomunikasi langsung dengan KPU,” kata Burhanudin.

Menurut Burhanudin, Bawaslu tidak memiliki kewenangan langsung untuk mensosialisasikan Pemilu kepada masyarakat.

“Peran kami sebagai Bawaslu lebih kepada mengawasi apakah sosialisasi yang dilakukan KPU sesuai aturan atau tidak,” ungkap Burhanudin.***

Albin Pandita

Ribuan Peserta Ikuti Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Piala Kasad 2 2024 Tingkat Nasional di Pakansari

0

Bogordaily.net – Ribuan peserta ikuti kejuaraan terbuka pencak silat piala Kasad 2 2024 tingkat nasional di Gor laga tangkas Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Jum’at 27 September 2024.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Republik Indonesia (RI), Maruli Simanjuntak mengatakan bahwa, dengan adanya perlombaan kejuaraan nasional pencak silat itu bisa mempertahankan sekaligus melestarikan warisan budaya yang dimiliki oleh Indonesia.

“Setiap bangsa memiliki warisan yang dapat dibanggakan termasuk bangsa Indonesia yang terdiri dari ribuan suku  memiliki banyak warisan dari para leluhur dan salah satu warisan bangsa Indonesia yaitu pencak silat,” kata Maruli Simanjuntak.

Menurutnya, olahraga pencak silat merupakan olahraga yang harus dipelajari oleh setiap orang. Sebab olahraga pencak silat tidak hanya menyehatkan jiwa dan raga seseorang tetapi didalamnya memiliki unsur estetika dan seni.

“Pencak silat sendiri cabang olahraga bela diri asli Nusantara yang memiliki unsur seni dan nilai budaya, bahkan menuntut konsentrasi tinggi dan pikiran mendalam,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Maruli, kejuaraan yang diikuti oleh 3.004 peserta, olahraga pencak silat tidak hanya terkenal hanya sebatas di negara Indonesia saja tetapi harus terkenal di kancah Internasional

Ia berharap, dengan adanya Piala pencak silat ini, diharapkan bisa melahirkan bibit – bibit unggul untuk berkompetisi di International.

“Semoga kejuaraan ini melahirkan atlet atlet yang tangguh dan handal sehingga mampu berkiprah yang lebih baik pada event yang lebih tinggi di tingkat internasional,” ungkap Maruli.***

Albin Pandita

Aptiknas dan Epson Gelar Seminar: Dorong Penggunaan Produk TKDN Menuju Indonesia Emas 2024

0

Bogordaily.net – Asosiasi Pengusaha TIK Nasional Indonesia (Aptiknas) DPD Bogor bersama Epson menyelenggarakan seminar bertema “Mendorong Penggunaan Produk TKDN Menuju Indonesia Emas 2024” di Ballroom IPB International Convention Center (ICC).

Acara ini berfokus pada penerapan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dalam industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Ketua Aptiknas DPD Bogor, Azka Bazil Danish Rahmat, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan produk ber-TKDN tinggi, khususnya dalam pengadaan barang di instansi pemerintah.

“Yang menjadi fokus utama adalah prioritas penggunaan produk dalam negeri dengan kandungan lokal tinggi dalam proses pengadaan pemerintah,” kata Azka.

Meski tidak semua teknologi diproduksi dalam negeri, lanjut Azka, beberapa produk turunan dari Epson sudah mulai diproduksi secara lokal, menunjukkan komitmen yang signifikan.

“Kolaborasi kami bersama Epson dan Pemerintah Kota Bogor tidak hanya untuk memasarkan produk, tetapi juga dalam upaya meningkatkan ekonomi dengan melibatkan sumber daya manusia dan alam lokal,” tambahnya.

Head of Sales Epson, Muhammad Husni Nurdin, mengungkapkan bahwa Epson sangat mendukung kebijakan TKDN pemerintah. Selain fokus pada produksi, mereka juga meningkatkan kegiatan edukasi dan komunikasi terkait TKDN.

“Tahun ini, kami mengadakan tiga kali lebih banyak kegiatan dibandingkan tahun sebelumnya untuk memastikan pemahaman yang menyeluruh,” katanya.

Menurut Husni, Epson juga bekerja sama dengan asosiasi dan instansi daerah untuk memastikan kebijakan TKDN dipahami oleh semua pihak terkait.

“Fokus kami tidak hanya di produksi, tapi juga dalam mengedukasi para pemangku kepentingan agar kebijakan ini bisa berjalan optimal,” tambahnya.

Sekretaris Diskominfo Kota Bogor, Oki Tri Fasiasta Nurmala Alam, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa kebijakan TKDN sudah menjadi mandatori bagi instansi pusat maupun daerah dalam pengadaan barang dan jasa.

“Di Kota Bogor, komitmen perencanaan TKDN sudah mencapai 93,8 persen dengan realisasi 83,8 persen,” ungkap Oki.

Namun, Oki juga menyebut bahwa masih ada tantangan dalam memenuhi TKDN untuk beberapa produk, terutama di sektor telematika.

Ia menekankan bahwa penerapan TKDN adalah langkah strategis untuk mendukung pengembangan industri nasional, khususnya di sektor TIK.

“TKDN merupakan kewajiban yang harus terus diupayakan untuk mendukung industrialisasi teknologi di Indonesia,” pungkasnya.***

Ibnu Galansa

Asosiasi Pengusaha TIK Nasional Indonesia (Aptiknas) DPD Bogor bersama Epson menyelenggarakan seminar bertema “Mendorong Penggunaan Produk TKDN Menuju Indonesia Emas 2024. (Ibnu/bogordaily.net).

Empat Musim Mendapat Dukungan BRI, Kualitas Kompetisi BRI Liga 1 Terus Membaik dan Ciptakan Perputaran Ekonomi Hingga Rp10,4 triliun

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga nasional melalui dukungan penuh terhadap kompetisi sepak bola profesional BRI Liga 1 selama 4 musim berturut-turut pada kompetisi musim 2021/2022, 2022/2023, 2023/2024, dan pada kompetisi BRI Liga 1 musim 2024 – 2025.

Keterlibatan BRI sebagai sponsor utama/titling sponsor kompetisi kasta tertinggi di Indonesia yang melibatkan klub-klub sepak bola terbaik di tanah air ini telah menjadi simbol kebangkitan sepak bola Indonesia pada tahun 2021 dimana pada saati itu kompetisi terhenti karena adanya pandemi Covid-19.

Sebagai sponsor utama BRI terus mendorong perbaikan mutu BRI Liga 1 agar levelnya naik di Asia dan ASEAN. Tak hanya itu, BRI juga berharap terciptanya kompetisi yang aman dan nyaman bagi penonton tetap menjadi prioritas di setiap musim baru liga.

Sejumlah aturan baru BRI Liga 1 diterapkan untuk meningkatkan kualitas kompetisi dan mutu klub-klub peserta, sehingga bisa lebih bersaing di level Asia. Salah satunya adalah penggunaan VAR di 2024/2025 bertujuan agar pertandingan berjalan lebih bersih dan bisa dipertanggung jawabkan.

Sebagai sponsor utama BRI Liga 1, BRI berupaya untuk tidak hanya memajukan kualitas kompetisi, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi seluruh ekosistem sepak bola di Indonesia.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa alasan utama BRI kembali menjadi sponsor untuk empat tahun berturut turut tak lepas dari komitmen perseroan untuk terus meng-create economic value dan men-deliver social value di tengah masyarakat.

Pertama, sepak bola masih menjadi olahraga rakyat yang paling digemari di Indonesia bahkan Dunia, dan hal ini sesuai dengan profil BRI yang memiliki keinginan untuk melayani masyarakat luas dari berbagai segmen yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Oleh karena itu, kami menilai kompetisi BRI Liga 1 menjadi sarana yang efektif dan efisien untuk meningkatkan eksposure layanan dan produk BRI, terutama super apps digital banking yang menjadi andalan BRI yakni BRImo,” ujar Sunarso.

Partisipasi BRI sebagai sponsor utama Liga 1 dalam 3 tahun ke belakang telah berdampak positif terhadap peningkatan awareness masyarakat terhadap brand korporat BRI dan juga brand produk BRI khususnya BRImo.

Sunarso juga menambahkan alasan BRI mendukung perhelatan BRI Liga 1 2024 – 2025 tak lepas dari faktor ekonomi yang diciptakan dengan bergulirnya kompetisi. Menurut survei dari LPEM Universitas Indonesia tahun 2020, perputaran ekonomi dari kompetisi Liga 1 diproyeksikan dapat menciptakan perputaran uang antara Rp 2,7 hingga Rp 3 triliun dalam satu tahun. N

amun, berdasarkan dari hasil riset terbaru yang dilakukan oleh BRI Research Institute yang dirilis pada Juli 2024, penyelenggaraan BRI Liga 1 berpotensi menciptakan perputaran uang (output ekonomi) yang jauh lebih besar bagi perekonomian Indonesia, yakni mencapai sekitar Rp10,42 Triliun dan dari perputaran uang tersebut, dapat tercipta nilai tambah ekonomi (PDB) sebesar Rp5,93 triliun.

Selain itu terdapat tambahan pendapatan rumah tangga pekerja sebesar Rp2,27 triliun, potensi pendapatan pajak tidak langsung bagi pemerintah sebesar Rp866 miliar serta penciptaan kesempatan kerja sekitar 45 ribu orang.

“Berdasarkan hasil riset tersebut, kompetisi BRI Liga 1 musim 2024-2025 kami proyeksikan juga akan memberikan dampak positif secara ekonomi bagi stakeholder utamanya untuk menghidupkan mata rantai ekonomi kerakyatan dan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM,” jelas Sunarso.

“BRI tentu berharap berjalannya kompetisi BRI Liga 1 ini dapat memberi dampak positif terhadap iklim kompetisi sepak bola nasional, sehingga liga ini dapat mencetak talenta-talenta muda berbakat yang akan mendorong prestasi sepak bola Indonesia di panggung global,” imbuh Sunarso.

Sunarso pun menambahkan, BRI berharap agar perhelatan kompetisi tahun ini dapat berjalan dengan lancar, serta dapat terus meningkat kualitasnya.

“Seperti yang kita rasakan bersama, terus meningkatnya prestasi timnas sepak bola Indonesia yang saat ini dicapai tidak lepas dari bergulirnya kompetisi BRI Liga 1 yang juga semakin baik. Oleh karena itu, BRI berkomitmen untuk mendukung sepak bola Indonesia semakin bersinar di pentas global,” pungkas Sunarso. ***

2,6 Juta Pelaku UMKM Dapatkan Akses Pembiayaan KUR BRI di Sepanjang Tahun 2024

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku UMKM.

Hingga akhir Agustus 2024 BRI telah berhasil menyalurkan KUR kepada 2,6 juta debitur UMKM dengan total nilai mencapai Rp126,12 triliun.

Penyaluran KUR BRI hingga akhir Agustus 2024 setara dengan 76,44% dari total target penyaluran di tahun 2024 sebesar Rp165 triliun.

Apabila dirinci, mayoritas penyaluran KUR BRI didominasi oleh sektor produksi sebesar 59,41%. Sektor produksi ini diantaranya sektor pertanian, perikanan, industri dan jasa lainnya. Di sisi lain, BRI juga berhasil menjaga kualitas KUR yang disalurkan. Hal ini tercermin dari rasio NPL KUR yang berada di kisaran 2,31%.

Penyaluran KUR oleh BRI ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen BRI dalam mendukung sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Dengan bunga yang rendah dan persyaratan yang mudah, KUR BRI diharapkan mampu meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya.

Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa pihaknya menyadari pentingnya peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Oleh karena itu, BRI terus mengakselerasi penyaluran KUR untuk memastikan bahwa pelaku UMKM di berbagai pelosok negeri mendapatkan akses modal yang mereka butuhkan untuk bangkit dan berkembang,” imbuhnya.

BRI tidak hanya memberikan akses pembiayaan yang inklusif melalui KUR, tetapi juga mendukung pelaku usaha melalui pendampingan dan edukasi. BRI aktif memberikan pelatihan manajemen keuangan, pengembangan usaha, serta strategi digitalisasi untuk memperkuat daya saing pelaku UMKM di era ekonomi digital.

Dengan demikian, para penerima KUR tidak hanya mendapatkan pembiayaan, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.

Menurut Sunarso terdapat lima hal yang perlu diedukasi kepada UMKM. Pertama, tentang spirit atau semangat kewirausahaan. “Itu yang harus kita educate kepada UMKM. Karena pelaku UMKM sangat banyak sehingga masih beragam level-nya,” ujar Sunarso.

Kedua yaitu tentang kemampuan mereka melakukan administrasi dan manajerial. Menurut Sunarso ini merupakan pekerjaan rumah yang penting. Sebab kedua hal tersebut masih merupakan area yang sangat luas untuk dikerjakan.
Ketiga, tentang aksesibilitas UMKM terhadap informasi, pasar, teknologi dan pendanaan.

Keempat, Sunarso mengatakan UMKM juga harus diedukasi soal keberlanjutan. Baik itu tentang keberlanjutan bisnis terlebih juga keberlanjutan lingkungan.

Terakhir, Sunarso menekankan pentingnya edukasi soal prinsip Good Corporate Governance kepada UMKM. “Kita perlu educate UMKM untuk menjalankan bisnis dengan prinsip-prinsip GCG dengan baik. Itulah yang akan menjadikan UMKM bertumbuh dan berkembang berkelanjutan,” tandasnya. ***