Home Blog Page 1353

Tok! PDIP Pecat Jokowi, Gibran, dan Bobby Nasution

0

Bogordaily.net – PDI Perjuangan (PDIP) pecat Jokowi, Gibran dan Bobby Nasution jadi perbincangan politik nasional.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka hingga Bobby Nasution, bukan lagi menjadi bagian dari PDIP.

“Saya tegaskan kembali bahwa Pak Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2024).

Hasto menyampaikan, partai telah menilai jika praktik-praktik politik yang dijalankan Jokowi dan keluarganya sudah tidak lagi sejalan dengan cita-cita partai yang telah diperjuangkan sejak masa Bung Karno.

“Sehingga itulah yang terjadi, dan kemudian kita melihat bagaimana ambisi kekuasaan ternyata juga tidak pernah berhenti,” ujarnya.

Hasto menyampaikan keanggotaan PDIP bukanlah semata-mata pada ada atau tidaknya kartu keanggotaan saja, tetapi pada komitmennya di dalam membangun peradaban kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik.

“PDI Perjuangan percaya pada nilai-nilai Satyam Eva Jayate. Sehingga mereka yang menahan angin akan menuai badai. Itulah yang kita yakini sebagai suatu bangsa. Karena di dalam sejarah peradaban keempat manusia, tidak ada kekuasaan otoriter sekuat apa pun mampu bertahan, kecuali mereka-mereka akhirnya menjadi sisi-sisi gelap dalam sejarah,” tuturnya.

Dalam proses yang dilakukan oleh PDI Perjuangan ini, Hasto memastikan partai tidak akan pernah kehilangan gagasan-gagasan ideal bahwa dari seorang rakyat biasa bisa berproses menjadi seorang pemimpin.

Namun, praktik-praktik politik yang dilakukan Jokowi dan keluarga tentunya harus bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi semua pihak, utamanya bagaimana menjalankan disiplin partai.

“Kemudian bagaimana rapat Kerja Nasional yang ke V, kami juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat Indonesia tentang seorang pemimpin yang karena kekuasaannya kemudian bisa berubah dan mengubahkan cita-cita yang membentuknya,” ucapnya.***

Rumah Sakit Islam Bogor Buka Fasilitas Audiometri untuk Deteksi Gangguan Pendengaran

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) kini menyediakan fasilitas Audiometri di unit Medical Check Up (MCU) sebagai upaya membantu masyarakat mendeteksi gangguan pendengaran lebih awal.

Menurut dr. Vera Virmala, Dokter Kepala Unit MCU RSIB, audiometri adalah tes pendengaran yang dilakukan oleh audiologis, seorang profesional kesehatan yang mengkhususkan diri pada masalah pendengaran.

“Tes ini digunakan untuk mengevaluasi kemampuan pendengaran seseorang. Gangguan pendengaran bisa terjadi secara tiba-tiba, tetapi lebih sering terjadi bertahap dan sering kali tidak disadari pada awalnya,” jelas dr. Vera, Kamis 5 Desember 2024.

Gejala Awal Gangguan Pendengaran
Dr. Vera menambahkan bahwa ada beberapa tanda awal yang perlu diwaspadai, seperti meminta orang lain untuk mengulang perkataannya secara berulang.

Merasa kelelahan atau stres karena harus berkonsentrasi untuk mendengarkan. Kesulitan mendengar dering telepon atau bel pintu dan Kesulitan menentukan arah sumber suara.

Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala-gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan audiometri di RSIB.

“Tes ini dapat membantu mendeteksi gangguan pendengaran sejak dini dan memungkinkan penanganan yang tepat,” katanya.

Untuk informasi lebih lanjut atau pendaftaran, kunjungi unit MCU RS Islam Bogor atau menghubungi ke nomor 0878-9707-6002. Jangan abaikan kesehatan pendengaran Anda!***

Ibnu Galansa

1,6 Juta Warga Kabupaten Bogor Pilih Golput di Pilkada 2024

0

Bogordaily.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 1,6 juta warga Bogor enggan memilih alias golput di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor Muhammad Adi Kurnia mengatakan bahwa, berdasarkan hasil rekapan KPU, dari sebanyak sekitar 3,9 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Bogor, 1,6 juta diantaranya memilih golput.

Artinya, masih banyak warga yang lebih memilih untuk tidak datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Tahun 2024.

“Kalo dilihat di rekapan sementara yang datang ke TPS 2.300, artinya dengan 3,9 ada kurang lebih 1,6 juta yang ga dateng ke TPS,” kata M Adi Kurnia, Kamis 5 Desember 2024.

Menurut Adi, untuk jumlah persentase pemilih pada Pilkada tahun ini hanya mencapai 60 persen. Disisi lain, KPU Kabupaten Bogor sebelumnya telah menargetkan angka partisipasi di Pilkada kali ini yaitu 85 persen.

“Sekitar 58 sampai 60 persen,” tambahnya.

Adi menjelaskan, rendahnya partisipasi pemilih tersebut dikarenakan animo masyarakat untuk memilih Pasangan Kepala Daerah masih kurang, dibandingkan dengan Pilpres dan Pileg beberapa waktu lalu.

“Kalo dilihat fenomena skrg ya memang animo masyarakat untuk datang ke tps memang aga berkurang,” ungkap Adi.

Sementara itu kata Adi, rendahnya partisipasi pemilih dalam Pilkada Tahun 2024 bukan hanya saja terjadi di Kabupaten Bogor. Namun juga di wilayah-wilayah lainnya di Indonesia.***

Albin Pandita

 

Peran Aktif BRI Dukung Ketahanan Pangan, Salurkan Kredit Senilai Rp199,83 Triliun Di Sektor Pertanian

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menunjukkan komitmennya dalam berperan aktif mendukung ketahanan pangan nasional.

Hingga akhir September 2024, BRI (bank only) telah berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp199,83 triliun kepada sektor pertanian, kehutanan dan pertanian.

Langkah ini sejalan dengan visi BRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor-sektor prioritas yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa sektor pertanian memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

“Kami memahami bahwa sektor pertanian bukan hanya tulang punggung perekonomian nasional, tetapi juga kunci dalam memastikan ketahanan pangan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami terus memperluas akses pembiayaan kepada para pelaku di sektor ini, termasuk petani, UMKM, dan pelaku agribisnis lainnya,” ujar Sunarso.

Kredit yang disalurkan BRI mencakup berbagai subsektor pertanian, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, hingga peternakan dan perikanan. Pendekatan yang diambil BRI tidak hanya fokus pada penyaluran dana, tetapi juga mencakup pemberdayaan petani melalui program pendampingan, pelatihan, dan digitalisasi sektor pertanian.

Sunarso mengungkapkan bahwa BRI akan terus berkomitmen dalam mendukung ketahanan pangan, karena melalui ketahanan pangan Indonesia dapat keluar dari perangkap pendapatan menengah (middle income trap).

“Berdasarkan kajian Bappenas, Indonesia diperkirakan akan keluar dari jebakan kelas pendapatan menengah pada tahun 2041 jika asumsi rata-rata pertumbuhan ekonomi minimal 6% terpenuhi,” kata Sunarso.

Untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah, menurut Sunarso, pendapatan per kapita Indonesia harus berada di atas US$ 4.465 (sumber: World Bank). Terkait hal tersebut, Sunarso mengungkapkan dalam kajian BRI bahwa faktor yang paling menentukan pertumbuhan ekonomi 6% adalah investasi pada human capital atau nilai ekonomi dari pengalaman dan keterampilan pekerja.

Pembentukan human capital juga perlu didorong oleh tiga faktor.

Pertama, Indonesia harus fokus dalam memaksimalkan kebutuhan nutrisi dan pangan. “Maka menjadi penting, kita fokus untuk memiliki strategi yang khusus, spesifik, dan visioner untuk masalah ketahanan pangan,” ujar Sunarso.

Kedua, negara punya tugas untuk menyejahterakan rakyat dan ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi. Sunarso mengatakan bahwa cara terbaik untuk menyejahterakan rakyat adalah dengan memberikan mereka pekerjaan.

“Jadi semua orang pada usia produktif memang harus bekerja. Kalau begitu, pemerataan kesempatan kerja itu menjadi penting,” jelasnya.

Ketiga, adalah pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Untuk mendapatkan pemerataan kesempatan kerja dibutuhkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dimana di dalamnya juga ada unsur pemerataan serta partisipasi masyarakat untuk ikut tumbuh dan berkembang.

“Investasi yang penting adalah human capital, dan kalau mau memperbaiki human capital, perbaiki dulu nutrisi dan pangan. Dan kemudian kita tunggu, untuk pemerataan butuh inklusivitas pertumbuhan,” ujar Sunarso.***

Key Boutique Bogor Tawarkan Pakaian Menarik dari Thailand dengan Harga Terjangkau

0

Bogordaily.net – Bagi Anda yang sedang mencari pakaian berkualitas dengan desain menarik dan khas dari Thailand, Key Boutique Bogor bisa menjadi pilihan yang tepat.

Berlokasi di Jalan Jend. Sudirman Gang Lb Pilar No. 40B, RT.01/RW.03, Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Key Boutique Bogor menyediakan berbagai pilihan busana yang cocok untuk berbagai kesempatan.

Menurut Amieh Uwie, Manager Key Boutique Bogor, Key Boutique Bogor menghadirkan koleksi pakaian langsung dari Thailand dengan harga yang terjangkau.

“Dengan harga mulai dari Rp 180 ribu, pelanggan sudah bisa mendapatkan pakaian cantik dari Thailand. Kami memastikan kualitas dan desain yang unik untuk memenuhi selera masyarakat Bogor,” ujar Amieh, Kamis 5 Desember 2024.

Key Boutique Bogor menawarkan beragam pakaian yang tidak hanya stylish, tetapi juga nyaman dipakai.

key Boutique Bogor ini menjadi destinasi menarik bagi mereka yang ingin tampil beda dengan sentuhan mode dari luar negeri.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk berbelanja di Key Boutique Bogor. Temukan koleksi busana favorit Anda dan tampil memukau dengan pakaian khas Thailand!.***

Ibnu Galansa

RS Islam Bogor Tawarkan Paket Medical Check Up Khusus Calon Jemaah Haji

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) menyediakan paket medical check up (MCU) khusus bagi calon jemaah haji, guna memastikan kesehatan mereka sebelum melaksanakan ibadah haji.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memenuhi standar kesehatan sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan RI.

Dua Pilihan Paket MCU Haji

Menurut dr. Vera Virmala, Dokter Kepala Unit MCU RSIB, terdapat dua pilihan paket pemeriksaan kesehatan yang ditawarkan.

1. Paket Medical Check Up Haji
Dengan biaya sebesar Rp 725.000, calon jemaah akan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan lengkap yang meliputi pemeriksaan dokter MCU, pemeriksaan darah lengkap + LED.

Kemudian golongan darah, kolesterol total, gula darah puasa dan gula darah 2 jam PP, HbA1C, fungsi hati (SGOT, SGPT), fungsi ginjal (ureum, kreatinin), pemeriksaan urine lengkap, foto thorax dan Elektrokardiografi (EKG).

2. Paket Pemeriksaan Penunjang Haji
Paket ini ditawarkan dengan harga Rp 225.000 dan mencakup dua pemeriksaan penting, yaitu EKG dan foto thorax.

“Medical check up yang kami sediakan dirancang lengkap dan sesuai standar Kemenkes RI, sehingga dapat membantu calon jemaah haji mempersiapkan diri dengan optimal,” jelas dr. Vera, Kamis 5 Desember 2024.

Sebagai informasi RSIB juga memberikan informasi tambahan bagi jemaah perempuan. Biaya paket belum termasuk tes kehamilan, yang diperlukan sesuai aturan kesehatan haji.

Untuk informasi lebih lanjut atau pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi nomor 0878-9708-6002.

Dengan layanan ini, RSIB berharap dapat membantu para calon jemaah haji memastikan kondisi kesehatan mereka dalam keadaan prima sebelum menjalankan ibadah ke Tanah Suci.***

Ibnu Galansa

Perumda PPJ Kota Bogor Tekankan Pentingnya Penertiban PKL di Luar Pasar

0

Bogordaily.net – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor menekankan soal pentingnya penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di luar pasar.

Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, mengatakan, para PKL yang berjualan di luar pasar-pasar yang dikelola PPJ agar bisa ditertibkan dan dialokasikan ke dalam pasar.

“Pentingnya penertiban PKL yang berjualan di luar pasar. Para pedagang tersebut dapat dialokasikan ke dalam pasar untuk menciptakan persaingan yang sehat,” ujarnya

Jenal menyebut, pihaknya akan cek kios-kios kosong yang dikelola Perumda PPJ untuk menampung para PKL.

Kemudian juga akan berdiskusi dengan Pemerintah Kota Bogor untuk mencari solusi terbaik bagi para PKL.

Selain itu, Jenal juga mengajak dan mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja di pasar tradisional sebagai upaya mendukung keberlanjutan pasar lokal.

Jenal mengaku, himbauan dari Pemkot Bogor kepada para ASN untuk berbelanja di pasar tradisional juga dinilai berhasil.

Jenal memaparkan, para ASN dan BUMD yang datang ke pasar tradisional, disambut antusias pedagang. Tentunya langkah ini bisa membantu perputaran ekonomi yang positif.

“Tak hanya staf ASN saja, yang datang berbelanja di pasar tradisional. Para pimpinan SKPD hingga direksi BUMD juga ikut datang berbelanja,” jelasnya.

Jenal menyebut, agar hal ini dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, Pemkot Bogor pun sudah menjadwalkan agenda berbelanja. Hal ini agar setiap hari para ASN maupun BUMD dipastikan akan datang ke pasar. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Dicopot dari Ketua KPU Provinsi Jabar, Ummi Wahyuni Ajukan Banding ke PTUN

0

Bogordaily.net – Ummi Wahyuni angkat bicara terkait dengan pemberhentiannya sebagai Ketua KPU Provinsi Jawa Barat (Jabar) oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang terbit pada Senin 2 Desember 2024 kemarin.

Ia memastikan dirinya tidak akan tinggal diam, dan akan mengajukan banding terhadap putusan tersebut kepada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Kemudian, dengan apa yang telah diputuskan oleh DKPP ia akan menghormati keputusan tersebut selaku kode etik penyelenggara pemilu.

“Namun di sisi lain ketika menerima hal itu saya juga akan menggunakan hak saya untuk mencari keadilan sebagai penyelenggara dengan menindaklanjuti dari KPU RI melalui jalur hukum yang lain,” kata Ummi Wahyuni kepada wartawan saat jumpa pers di Asimetri Kopi Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 4 Desember 2024.

Menurutnya, pasca putusan DKPP tersebut, ia ingin memastikan kepada seluruh masyarakat di Jawa Barat bahwa tidak akan mengganggu tahapan pilkada Jawa Barat, yakni Pilgub Jabar.

“Karena putusan itu adalah personal etik dan saya secara pribadi sangat menghormati apapun putusan DKPP hari ini,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Ummi, nantinya DKPP akan mengintegrasikan KPU RI untuk membuat sk pemberhentian dirinya sebagai KPU Provinsi Jawa Barat.

Dikarenakan pemberhentian nya bukan memberhentikan sebagai komisioner atau anggota KPU Jabar.

“Kabarnya hari ini sudah ada surat pemberhentian saya dari kpu RI, tapi saya belum menerima,” ujar Ummi.

Kemudian dalam Pemilu menganut asas keadilan, bagi peserta pemilu. Oleh karena itu, ia menggunakan hak untuk mencari keadilan selaku penyelenggara pemilu. Namun, akan tetap menghormati terkait dengan putusan DKPP terhadapnya.

“Itu diperbolehkan sebagai bentuk bukan saya menginginkan jabatan tapi saya lebih hampir 15 tahun saya menjadi penyelenggara saya ingin membuktikan kalau saya tidak melakukan pelanggaran kode etik tersebut,” ungkapnya.(Albin Pandita)

353 Kades se-Kabupaten Bogor Ikuti Bimtek di Bali, Ketua DPC Apdesi: Kalau Perlu Belajar ke Cina

0

Bogordaily.net – Sebanyak 353 Kepala Desa (Kades) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Bali pada Selasa 3 hingga Jum’at 6 Desember 2024. Pelaksanaan bimtek tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor, Abdul Azis Anwar mengatakan bahwa, kegiatan bimtek bagi para kades di Bali ini ditujukan untuk mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Bogor.

“Kita bisa belajar wisatanya. Kita perlu merintis dan mengembangkan wisata di desa kita masing². Wisata alam (gunung, bukit, lembah, sungai, setu, dll), wisata kuliner, wisata olahraga, dan ide² wisata lainnya,” kata Abdul Azis, Rabu 4 Desember 2024.

Kemudian kata dia, dalam kegiatan bimtek tersebut sekaligus mengajak para Kades untuk belajar budaya dan tata krama masyarakat yang ada Bali.

“Dengan bagaimana sikap mereka menyambut tamu, berbicara, bersikap, dan berkreasi yang menarik minat orang luar datang bahkan kembali datang,” jelasnya.

Abdul Azis mengatakan, para kades diminta juga untuk belajar bagaimana pemda dan Pemprov di Bali bisa memberikan dana bagi hasil ke desa dengan adil, cepat, mudah, dan memotivasi untuk kesejahteraan warganya.

Sehingga, para warga dapat ditanggung jaminan kesehatannya, kematiannya, pendidikan dan kelahirannya

“Kita juga bisa belajar kondisi lingkungan di sana agar selalu bersih dan rapih, tertata dengan baik dan menjadi tempat singgah yang nyaman,” ujar Abdul Azis.

Lebih lanjut, pihaknya turut mengamati bagaimana kemampuan bahasa asing warga yang berada di Bali.

“Seperti penjaga warung, pengemudi ojol, pemandu wisata, penyewa selancar, tukang pijit urut, dan kebanyakan anak muda dan lainnya,” ucapnya.

Selain itu, ia berharap, dengan adanya bimtek tersebut dapat membentuk dan mengembangkan desa wisata, meningkatkan kemampuan diri, dan membuka peluang usaha kreatif untuk lulusan sekolah yg belum bekerja nantinya, di wilayah Kabupaten Bogor.

“Perjalanan pembelajaran kita ke Bali nanti penuh manfaat dan membawa hasil yg berpengaruh buat warga dan lingkungan kita masing²,” ungkap Abdul Azis.

Sementara itu, Abdul Azis menilai para Kades juga diminta sesekali perlu membuka wawasan nusantara, kepulauan dan kebangsaan yang luas di luar desa. Serta, tidak hanya terbatas di lingkup wilayah Desa, Kecamatan dan Kabupaten Bogor.

“Bahkan kalau perlu kita belajar ke desa terbaik sedunia yg ada di Cina. Ternyata pesan mulia belajarlah hingga ke negeri Cina juga berlaku untuk belajar desa ke Cina,” tuturnya.(Albin Pandita)

RS Islam Bogor Terima Hibah Ventilator dan Monitor dari YBM BRI

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit (RS) Islam Bogor dengan penuh rasa syukur menerima hibah berupa satu unit ventilator dan satu unit monitor pasien dari Yayasan Baitul Maal BRIlian (YBM BRI), Rabu 4 Desember 2024.

Bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen YBM BRI dalam mendukung pelayanan Kesehatan yang bermanfaat untuk umat.

Sebagai rumah sakit wakaf berbasis syariah di Kota Bogor, RS Islam Bogor menyambut baik hibah ini untuk memperkuat upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Acara serah terima hibah ini berlangsung dengan penuh rasa syukur di Rumah Sakit Islam Bogor, dihadiri oleh perwakilan YBM BRI, manajemen RS Islam Bogor, serta perwakilan yayasan pengelola rumah sakit.

Direktur Rumah Sakit Islam Bogor, dr.E. Alfian Sutandi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada YBM BRI atas kontribusi penting ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada YBM BRI yang telah mewakafkan 1 ventilator dan monitor pasien ini ke RS Islam Bogor sebagai rumah sakit wakaf, bantuan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan. Semoga kebaikan ini menjadi keberkahan bagi YBM BRI dan terus memberikan manfaat yang luas bagi umat,”ujarnya.

Senada dengan itu, Perwakilan Yayasan Pengelola RS Islam Bogor, Ust. H. Hendry Tanjung, Phd, juga mengungkapkan kegembiraannya atas hibah ini.

“Terimakasih kepada YBM BRI yg telah memberikan ventilator dan monitor karna ini sangat bermanfaat, kami pihak yayasan sangat berbahagia dan banyak terimakasih, atas hibahnya kepada RS Islam Bogor semoga dengan ini YBM BRI terus bisa memberikan manfaat untuk umat dan pemimpinya bisa diberikan kesehatan kenikmatan, semoga ini menjadi wasilah RSI bisa membantu banyak umat atau pasien RSi,” pungkasnya.

Perwakilan dari YBM BRI Bapak Dwi Iqbal selaku General Manager YBM BRILian turut menyampaikan harapan besar di balik hibah ini.

“Kami senantiasa berupaya untuk memberikan bantuan yang cepat, tepat, dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga hibah ini menjadi jembatan kebaikan yang mempermudah RS Islam Bogor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat. Kami juga mohon maaf jika masih jauh dari harapan, namun kami berharap ini menjadi langkah awal untuk kerja sama lebih besar di masa depan dan menjadi masalah,” tutupnya.

Hibah ventilator dan monitor pasien ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, Rumah Sakit Islam Bogor optimis dapat terus melayani umat dengan maksimal.

Tentang Rumah Sakit Islam Bogor

RS Islam Bogor merupakan Rumah Sakit Tipe C Terakreditasi Paripurna, memiliki 21 Poliklinik, didukung oleh 18 Dokter Umum, 4 Dokter Gigi, 38 Dokter Spesialis, dan 325 karyawan dengan kapasitas 114 tempat tidur serta Fasilitas Penunjang lainnya.

Pada saat ini Rumah Sakit Islam Bogor menuju Rumah Sakit Syariah. Rumah Sakit Syariah adalah rumah sakit yang aktivitasnya berdasarkan Maqashid al Syariah al Islamiyah.

Dalam rangka terus berkhidmat melayani ummat, Rumah Sakit Islam Bogor berupaya melengkapi kebutuhan fisik bangunan, alat kesehatan serta sumber daya insani.

Kehadiran RS Islam Bogor diharapkan dapat menjadi rumah sakit Wakaf di Kota Bogor yang representatif dan Islami (Syariah), sehingga menjadi kebanggaan ummat Islam di Kota Bogor serta menjadi rujukan utama dalam berobat sekaligus meningkatkan keimanan.

Rumah Sakit Islam Bogor adalah Rumah Sakit Wakaf milik ummat. Mari bersama memajukan Rumah Sakit Wakaf ini dengan memanfaatkannya dan berkontribusi dalam pengembangannya.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran program, masyarakat dapat menghubungi CSO RS Islam Bogor atau melalui platform pendaftaran digital yang disediakan.

Tentang YBM BRI

Yayasan Baitul Maal Brillian (YBM BRI) adalah lembaga amil zakat nasional yang didirikan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). YBM BRI aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kesehatan sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.***