Wednesday, 6 May 2026
Home Blog Page 1360

Warga Gunungputri Bogor Dianiaya dan Dicongkel Kedua Bola Matanya Saat Festival Car Skuter

0

Bogordaily.net – Polisi menindaklanjuti aksi penganiayaan terhadap seorang warga di Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, yang terjadi pada Sabtu 14 September 2024 lalu saat acara Festival Car Skuter.

Dalam penganiayaan tersebut, pelaku bahkan dengan tega melakukan pencongkelan kedua bola mata korban.

Kapolsek Gunungputri AKP Aulia Robby mengatakan bahwa, pihaknya telah menerima laporan dari pihak keluarga atas kejadian tersebut sejak Minggu 15 September 2024.

“Jadi hari Minggu tanggal 15 itu keluarga dari korban penganiayaan melaporkan bahwa hari Sabtu malam minggu tanggal 14 jam 22.30 ada peristiwa penganiayaan,” kata AKP Aulia Robby kepada wartawan Kamis 19 September 2024.

Menurutnya, untuk saat ini pihak kepolisian telah mengantongi identitas pelaku dan juga memeriksa saksi saksi, dan akan segera memburu pelaku.

“Kalo motifnya sampai saat ini kita masih dialami sementara saksi yang kita periksa itu tiga orang sampai saat ini untuk identitas pelaku nya sendiri sudah kami kantongi saat ini tim sedang melakukan pengejaran,” jelasnya.

Kapolsek menjelaskan, kejadian tersebut terjadi tadi sebuah acara komunitas scuter atau vespa di Desa Gunungputri, dan hingga saat ini belum mengetahui motif pelaku melakukan tindakan tak terpuji tersebut.

“Ya memang ada acara komunitas scuter tepatnya di lapangan binawarga desa Gunung putri, Kecamatan Gunung Putri,” ujar Kapolsek.

Selain itu, untuk kondisi korban saat ini  masih dalam perawatan di rumah sakit dan belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.

“Alhamdulillah sudah stabil udah sadar masa kritis sudah lewat saat ini sedang mendapatkan perawatan medis, dan masih nunggu keterangan visum dari dokter,” ungkapnya menjelaskan peristiwa penganiayaan warga di Gunungputri Bogor saat acara festival car skuter tersebut.***

Albin Pandita

KemenKopUKM Yakin ICS Permudah Akses Kredit UMKM dan Tetap Menjaga Risiko NPL

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) meyakini, usulan penerapan Innovative Credit Scoring (ICS) semakin mendorong terbukanya akses penyaluran kredit terhadap UMKM yang juga diharapkan bisa diimplementasikan secara mandatory dengan metodologi yang seragam khusus pada progam Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Keyakinan tersebut, berdasarkan hasil pilot project yang dilakukan KemenKopUKM dengan menggunakan 72.004 data kredit produktif. Dan hasilnya, tingkat persetujuan kredit bertambah 5 persen, dengan tingkat risiko kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) tetap terjaga pada nilai yang sama dengan skoring data konvensional, yaitu antara 0,6-0,7 persen.

“Artinya lembaga keuangan dapat meningkatkan penyaluran kredit dengan tingkat risiko yang tetap aman,” ucap Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM Yulius dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/9/2024).

Credit Scoring merupakan sistem penilaian terhadap kemampuan seseorang dalam membayar kewajiban pinjamannya yang dilakukan oleh Lembaga Penilaian Kredit. Hal ini, bukan merupakan hal baru di bidang perkreditan.

Yulius menegaskan, salah satu masalah utama yang dihadapi UMKM adalah kesulitan mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan formal.

Hal ini terjadi karena UMKM sering kali tidak memenuhi syarat penilaian kelayakan kredit, seperti persyaratan agunan tambahan dan persyaratan memiliki riwayat kredit sebelumnya. Untuk mengatasi masalah ini, KemenKopUKM pun mengusulkan penggunaan ICS.

Pada awalnya credit scoring hanya menggunakan data konvensional, seperti data identitas, data biro kredit dan data perbankan.

Namun dalam perkembangannya data tersebut tidak cukup untuk dijadikan penilaian, karena masih terdapat UMKM yang sebenarnya layak, namun tidak memperoleh kredit.

“ICS yang kami usulkan menggunakan dimensi data alternatif. Seperti data telekomunikasi, BPJS (jaminan sosial), penggunaan listrik, transaksi e-commerce, dan lainnya, sehingga lebih menunjukan kondisi sebenarnya calon debitur UMKM. Data-data tersebut diproses menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML),” katanya.

Yulius juga menyampaikan, progress yang sudah dilakukan sampai saat ini, Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki telah melakukan audiensi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pada 11 Juli 2024, di Kantor Kementerian Keuangan.

“Dan Menkeu merespons positif serta mendukung inisiasi penerapan ICS,” ujarnya.

Tak hanya itu, MenKopUKM juga telah melakukan audiensi dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar pada 30 Juli 2024, di Kantor OJK. Ketua OJK menyatakan setuju serta mendukung inisiasi penerapan ICS.

Terakhir, MenKopUKM juga telah melakukan audiensi dengan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartanto pada 12 September 2024, di Kantor Kemenko Ekonomi. Dan Menko Airlangga turut mendukung inisiasi penerapan ICS.

“Kami mengusulkan ICS untuk diterapkan secara mandatory dan dengan metodologi yang seragam khusus pada progam KUR, dengan beberapa pertimbangan,” ucapnya.

Apalagi KUR adalah program yang dikembangkan pemerintah untuk pemberdayaan UMKM, sehingga pemerintah memiliki kewenangan penuh dalam menentukan syarat dan mekanisme penyaluran KUR.

“Pemerintah dapat mengarahkan Bank Penyalur KUR untuk menggunakan ICS sebagai alat utama untuk penilaian kelayakan kredit UMKM,” ujar Yulius.

Ia mengatakan, dengan menerapkan ICS, Pemerintah dan bank penyalur KUR dapat lebih prediktif dalam menilai kemampuan UMKM untuk membayar kewajiban pinjamannya, sehingga dapat membantu menjaga tingkat NPL.

ICS kata Yulius, dapat mempermudah persyaratan proses pengajuan KUR, karena tidak banyak memerlukan dokumen tambahan, sekaligus mempercepat proses penyaluran KUR.

Menurutnya, dengan menerapkan ICS yang menggunakan data alternatif, UMKM yang sebelumnya tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan KUR.

“Khususnya UMKM yang tidak memiliki riwayat kredit dan agunan tambahan, kini berpotensi untuk meningkat skor kreditnya dan disetujui, sehingga, ICS diharapkan dapat digunakan sebagai pengganti agunan tambahan pada program KUR,” ujarnya.

Diungkapkannya, sudah ada beberapa Bank penyalur KUR, seperti Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan beberapa BPD (Bank Pembangunan Daerah) sudah menerapkan sistem ICS.

“Terdapat 10 perusahaan ICS yang terdaftar di OJK. Namun belum ada yang bekerja sama dengan lembaga keuangan penyalur KUR. Sebagian besar perusahaan ICS bekerja sama dengan bank swasta, multifinance dan fintech,” katanya.

Yulius menegaskan, jika ICS ini bisa diterapkan, maka dapat mendorong percepatan akses pembiayaan UMKM dan kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipenuhi, sehingga menggerakan perekonomian rakyat.

“Dari 64 juta pelaku UMKM, baru sekitar 30 persen UMKM yang bankable. Sementara, kredit UMKM di perbankan yang ditargetkan mencapai 30 persen baru mencapai sekitar 20 persen. Ini menjadi tantangan yang luar biasa,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Asisten Deputi Pembiayaan Usaha Mikro KemenKopUKM Irene Swa Suryani mengatakan, selama ini data historis di SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) OJK belum terhubung dengan data alternatif lain. Sehingga UMKM yang belum pernah meminjam ke lembaga pembiayaan tidak mempunyai catatan historis kredit.

“Padahal belum terdapat di SLIK bukan berarti UMKM tidak layak. Hanya saja belum pernah melakukan pinjaman apapun,” ucapnya.

Adanya ICS, kata Irene, diharapkan data-data sekunder, baik dari pembiayaan telepon, BPJS, e-commerce, hingga pajak, bisa digunakan para penyakur kredit, sehingga pelaku UMKM bisa dipermudah mengakses kredit.

Bentuk Konsorsium

Yulius juga menjelaskan, bersama Kemenkeu, Kemenko Perekonomian, KemenKopUKM dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), akan segera membentuk konsorsium yang bertugas untuk mengatur, mengawasi, dan menentukan kriteria ICS sebagai pedoman perbankan.

Selanjutnya, konsep tersebut akan diusulkan dibahas dalam Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan Pembiayaan bagi UMKM (Rakor Komjak).

Yulius juga menyebutkan beberapa contoh negara yang sudah menerapkan ICS dan didukung oleh kebijakan, serta infrastruktur data yang terintegrasi. Di antaranya, Inggris, India, Korea Selatan (Korsel), China, dan Amerika.

“Di Inggris ini berhasil meningkatkan persetujuan kredit sebesar 14 persen, tanpa meningkatkan risiko NPL sebagaimana studi empiris pada kerja sama Aire (ICS) dan Experian,” ujarnya.

Di India, ICS berhasil meningkatkan inklusi keuangan masyarakat, dari 40 persen meningkat menjadi 80 persen masyarakat yang bankable dan berpotensi mengakses kredit.

Kemudian di Korsel, ICS berhasil meningkatkan inklusi keuangan masyarakat, di mana sebesar 95 persen masyarakat memiliki akun bank dan berpotensi mendapat akses kredit.

Selain itu, ICS juga telah berhasil meningkatkan penyaluran kredit sebesar 15 persen dan mengurangi risiko NPL sebesar 12 persen dengan proses yang lebih efektif dan efisien. (Studi empiris pada Lenddo/ICS).

Di China, konsep ini berhasil membantu meningkatkan akses kredit bagi masyarakat yang unbankable, terutama masyarakat pedesaan.

Dan di Amerika Serikat, berhasil meningkatkan persetujuan kredit 20 persen dengan tetap menjaga tingkat NPL yang sama. (Studi empiris pada FICO Score).***

RSUD Cibinong Raih Penghargaan Faskes Berkomitmen Dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tingkat Nasional

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong meraih penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan sebagai fasilitas kesehatan berkomitmen dalam pelayanan kesehatan program JKN tingkat nasional tahun 2024. Penghargaan diterima Direktur RSUD Cibinong, dr Yukie Meistisia A Satoto, di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis (19/9).

RSUD Cibinong meraih penghargaan terbaik kedua kategori fasilitas kesehatan Rumah Sakit Kelas B. Selain RSUD Kabupaten Bogor, Klinik Qita Saja di Kabupaten Bogor juga meraih penghargaan sebagai terbaik kedua Faskes tingkat pertama berkomitmen dalam pelayanan kesehatan program JKN tingkat nasional.

Pemberian penghargaan dilaksanakan pada acara Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan tahun 2024. Hadir Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, Wakil Ketua KPK RI, Alexander Marwata, Dewan Pengawas dan jajaran direksi BPJS Kesehatan. Acara diikuti para pimpinan fasilitas kesehatan, para Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan se-Indonesia.

Direktur RSUD Cibinong, Yukie Meistisia A. Satoto mengungkapkan, alhamdulillah hari ini kami mendapatkan penghargaan tersebut, ini berkat arahan dari Pj. Bupati Bogor dan kolaborasi antara jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor beserta stakeholder terkait. Berkat kerjasama, kolaborasi, dan sinergi tersebut hal ini bisa terwujud,

“Tentunya ke depan kami akan terus meningkatkan mutu pelayanan kami, agar para pasien khususnya pasien BPJS mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat dan setara,” ungkap Yukie.

Yukie menjelaskan, Kabupaten Bogor sudah Universal Health Coverage (UHC), sebagai fasilitas kesehatan rujukan regional, tentunya kami harus selalu menjaga mutu layanan dan akuntabel. Mudah-mudahan ke depan mutu layanan kami bisa terus meningkat.

“Terima kasih kepada Kepala Cabang BPJS Cibinong yang selalu memberikan arahan dan membangun sinergi yang baik untuk meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat. Kemudian juga kepada seluruh civitas hospitalia RSUD Cibinong yang selama ini sudah sama-sama berjuang,” jelas Yukie.

Selanjutnya, Kepala BPJS Cabang Cibinong Ichwansyah Gani menuturkan, kami turut bangga atas pencapaian RSUD Cibinong hari ini, ini adalah bentuk kolaborasi yang baik antara BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit. Kolaborasi ini akan terus kami tingkatkan agar kedepan pelayanan kepada peserta JKN lebih baik lagi.

“Harapan kami ke depan dapat terus menjaga kemitraan yang sudah terjalin dengan baik, dan penghargaan ini bisa menjadi pemicu bagi RSUD Cibinong untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, tidak hanya RSUD Cibinong, namun semua rumah sakit lainnya di wilayah Kabupaten Bogor,” tutur Ichwansyah.

Sementara itu, dalam arahannya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Republik Indonesia, Ali Ghufron Mukti, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mensukseskan program JKN tahun 2024. Dimana kita ditargetkan meraih UHC, dan alhamdulillah Indonesia sudah mencapai itu dalam kurun waktu 10 tahun, yang merupakan tercepat di dunia.

Kalau kita berkolaborasi dan berkomitmen penuh untuk mewujudkannya ternyata bisa. Ke depan mari kita sukseskan optimalisasi program JKN. Hari ini kita berikan apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang senantiasa berkomitmen menjaga mutu pelayanan BPJS yakni mudah, cepat dan setara,” kata Ali Ghufron.

Ia menambahkan Inovasi Mobile JKN Indonesia sudah sangat maju dibandingkan dengan negara lainnya termasuk Amerika serikat, dan sudah mendapatkan pengakuan. Saat ini kita kembangkan command center yang bisa memonitor faskes seluruh Indonesia bukan hanya rumah sakitnya tapi juga dokter-dokternya.

“Terima kasih dan selamat kepada para peraih penghargaan, ke depan masih banyak yang harus kita sempurnakan. Dengan kolaborasi yang dibangun dengan baik, saya yakin semua bisa kita capai,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Republik Indonesia, Ali Ghufron Mukti.***

Dedi Mulyono Nyatakan Dukungan Penuh Ungkap Pungli di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PKS, Dedi Mulyono, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pengungkapan dan pemberantasan praktik pungutan liar (pungli) yang diduga melibatkan oknum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor.

Dugaan pungli ini mencuat setelah adanya penangkapan lima anggota ormas yang diduga memungut uang secara ilegal dari pedagang di Pasar Merdeka.

“Kami di DPRD Kota Bogor, mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam mengusut tuntas kasus ini. Pungli merupakan tindakan yang sangat merugikan masyarakat, khususnya para pedagang kecil, dan kami tidak akan mentoleransi praktik semacam ini,” ujar Dedi Mulyono

Dedi juga mengapresiasi kinerja kepolisian dan Tim Saber Pungli yang telah berhasil mengantongi identitas dua oknum DLH yang diduga terlibat dalam aliran uang pungli tersebut.

Menurutnya, pengungkapan kasus ini merupakan langkah penting untuk membersihkan birokrasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Saya mendesak agar proses hukum berjalan secara transparan dan tegas. Siapapun yang terbukti terlibat harus diberikan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku. Ini adalah momentum penting untuk memperbaiki sistem dan memastikan tidak ada lagi praktik pungli di Kota Bogor,” tegasnya.

Dedi menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus ini dan siap memberikan dukungan penuh kepada aparat untuk mengusut tuntas hingga ke akar-akarnya.

Sebelumnya, Polresta Bogor Kota menangkap lima preman yang diduga melakukan pungli di pasar tumpah Jalan Merdeka, Kota Bogor. (Muhammad Irfan Ramadan)

 

RS Murni Teguh Sudirman Jakarta Tawarkan Layanan Endoskopi untuk Diagnosis Penyakit Saluran Cerna

0

Bogordaily.net – RS Murni Teguh Sudirman Jakarta kini memberikan pelayanan terbaik untuk diagnosis penyakit saluran cerna melalui metode Endoskopi, yang terbukti efektif dalam mendeteksi masalah pada sistem pencernaan.

Layanan Endoskopi ini meliputi dua jenis pemeriksaan, yaitu Gastroskopi dan Kolonoskopi.

Gastroskopi, dengan harga Rp 7.875.000, mencakup pemeriksaan menyeluruh pada saluran cerna bagian atas, termasuk esofagus, lambung, dan usus dua belas jari.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi kelainan atau gangguan pada bagian-bagian tersebut.

Sementara itu, Kolonoskopi dengan harga Rp 9.450.000 memberikan pemeriksaan pada saluran cerna bagian bawah, yang mencakup usus besar dan usus dua belas jari.

Kedua layanan ini sudah termasuk jasa dokter, sehingga pasien dapat memperoleh perawatan yang komprehensif dan profesional.

Promo layanan Endoskopi di RS Murni Teguh Sudirman Jakarta ini berlaku hingga 31 Oktober 2024.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi nomor 0811-1589-911.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas demi menjaga kesehatan saluran cerna Anda.

Untuk diketahui, RS Murni Teguh Sudirman Jakarta merupakan RS umum kelas B dengan jumlah tempat tidur 102 bed, dilengkapi dengan IGD 24 jam, radiologi (X-ray, CT Scan 128 slices, MRI 1,5 tesla, fluoroskopi, USG), Laboratorium patologi klinik, PCR, ESWL, Hemodialisa, artroskopi, NICU/PICU, ICU, IVF (Reproduksi Berbantu/Bayi Tabung) dan home care.

RS juga menyediakan pelayanan spesialis dan subspesialis yang lengkap antara lain: penyakit dalam, bedah, anak, obgyn, anestesi, urologi, ortopedi, saraf, paru, bedah plastic, fertilitas, dermato-venereologist, dan lainnya. (Ibnu Galansa)

Perayaan Housekeeping Week Seru di The Alana Sentul dan NEO+ Green Savana Sentul

0

Bogordaily.net – Memperingati Housekeeping Week 2024, The
Alana Sentul dan NEO+ Green Savana Sentul dengan bangga menyelenggarakan berbagai kegiatan yang seru dan penuh hiburan bagi seluruh karyawan.

Salah satu kegiatan unggulan yang akan menjadi pusat perhatian adalah Bed Making Competition, sebuah perlombaan yang diharapkan dapat memberikan kegembiraan sekaligus mengakrabkan seluruh karyawan lintas divisi.

Perayaan Housekeeping Week ini bukan hanya sekadar apresiasi bagi tim housekeeping, tetapi juga dirancang untuk melibatkan seluruh karyawan dari berbagai divisi di kedua hotel.

Penghargaan spesial untuk para peserta yang tampil sebagai pemenang.

Dengan adanya perlombaan bed making ini, para peserta tidak hanya ditantang untuk menunjukkan keterampilan dan kecepatan mereka dalam menata tempat tidur, tetapi juga diharapkan bisa bersenang-senang dan membangun semangat kebersamaan.

Selain memberikan tantangan yang menyenangkan, perlombaan ini dilengkapi dengan hadiah menarik bagi para pemenang. Berbagai penghargaan telah disiapkan untuk memacu semangat kompetisi yang sehat di antara para karyawan.

Tidak hanya itu, acara ini juga akan dihiasi dengan berbagai hiburan menarik, yang dirancang untuk memberikan suasana segar di tengah rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Kegiatan Housekeeping Week ini merupakan upaya dari manajemen The Alana Sentul dan NEO Green Savana Sentul untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan inklusif.

Dengan melibatkan seluruh divisi, acara ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarkaryawan dan menciptakan suasana kerja yang harmonis serta penuh kebersamaan.

“Acara seperti ini bisa membuat seluruh pegawai merasa senang dan menyatukan
kekompakan dalam seluruh divisi” ujar Deny Syachbudin selaku Executive Housekeeper, The Alana Hotel & Conference – Sentul City.

“Kami percaya bahwa momen-momen seperti ini dapat membuat para pegawai lebih kompak sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat,” katanya. ***

Dokter Spesialis Bedah Mulut RS Murni Teguh Sudirman Jakarta Bahas Impaksi Gigi Bungsu dan Prosedur Odontektomi

0

Bogordaily.net – Dokter Spesialis Bedah Mulut di RS Murni Teguh Sudirman Jakarta, drg. Erza Kurniawan, Sp.BM memberikan penjelasan mengenai impaksi gigi bungsu. Suatu kondisi umum yang sering dialami oleh banyak orang.

Impaksi gigi bungsu terjadi ketika gigi bungsu tidak dapat tumbuh secara normal karena posisinya yang tidak sesuai atau karena lengkung rahang yang tidak cukup untuk mendukung pertumbuhannya.

Prosedur Odontektomi: Solusi untuk Impaksi Gigi Bungsu

Dalam penanganan kasus impaksi gigi bungsu, drg. Erza menjelaskan bahwa tindakan yang perlu dilakukan adalah odontektomi.

Odontektomi merupakan prosedur bedah yang dilakukan untuk mengangkat gigi bungsu yang terpendam.

Prosedur ini bisa dilakukan dengan anestesi lokal atau general anestesia, tergantung pada tingkat kompleksitas kasus.

“Sebelum tindakan odontektomi, pasien harus menjalani pemeriksaan rontgen terlebih dahulu,” ujar drg. Erza, Kamis 19 September 2024.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui secara jelas posisi gigi bungsu dan kondisi rahang pasien, sehingga prosedur bisa dilakukan dengan aman dan efektif.

Gejala dan Waktu yang Tepat untuk Konsultasi

drg. Erza juga menekankan pentingnya berkonsultasi dengan dokter gigi ketika mulai merasakan keluhan pada area gusi, khususnya di sekitar gigi bungsu.

Gejala yang perlu diwaspadai meliputi nyeri gigi bungsu hingga sakit kepala yang terus menerus.

“Jika gejala ini dibiarkan tanpa penanganan, dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius,” tambahnya.

Bagi yang ingin berkonsultasi lebih lanjut atau menjalani tindakan odontektomi, drg. Erza Kurniawan, Sp.BM, menyarankan untuk langsung datang ke RS Murni Teguh Sudirman Jakarta, di mana pasien bisa mendapatkan penanganan terbaik untuk masalah gigi bungsu mereka. (Ibnu Galansa)

Satpol PP Kota Bogor Klaim Penertiban PKL di Jalan Mayor Oking Tertib Tanpa Penolakan

0

Bogordaily.net – Satpol PP Kota Bogor mengklaim penertiban 120 Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Mayor Oking berjalan tertib tanpa adanya penolakan.

Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kota Bogor Surya Dharma mengatakan, sebagian besar PKL di Jalan Mayor Oking membongkar sendiri lapak mereka.

“Sebelum penertiban dilakukan, Satpol PP Kota Bogor telah memberikan surat pemberitahuan kepada para pedagang. Langkah preventif ini diambil agar para pedagang dapat mempersiapkan diri,” kata Surya Dharma.

Surya menyebut, penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut atas banyaknya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan kondisi kawasan Jalan Mayor Oking yang dianggap semrawut akibat banyaknya PKL yang berjualan di area tersebut.

Penertiban juga dilaksanakan sebagai bentuk respons Pemkot Bogor terhadap aduan masyarakat yang resah dengan menjamurnya lapak PKL di kawasan Jalan Mayor Oking itu.

Padahal ruas jalan tersebut merupakan akses masuk dan keluar masyarakat atau pengguna Kereta Commuter Line menuju Stasiun Bogor.

Untuk memastikan agar PKL tidak kembali berjualan di lokasi, Satpol PP Kota Bogor akan melakukan pengawasan dengan menempatkan personel di area tersebut.

Penertiban ini juga menyasar berbagai pelanggaran, termasuk parkir liar, angkutan kota (angkot) yang ngetem, anak jalanan, gelandangan dan pengemis (anjal gepeng), serta sampah yang menumpuk di sepanjang jalan tersebut.

“Kemudian, petugas akan terus memantau kawasan tersebut dengan menugaskan 15 personel setiap harinya untuk memastikan situasi tetap kondusif,” jelas Surya.

Meski penertiban telah sering dilakukan, namun beberapa PKL kembali berjualan saat petugas tidak berada di lokasi.

Untuk memastikan agar PKL tidak kembali berjualan di lokasi, Satpol PP Kota Bogor akan melakukan pengawasan dengan menempatkan personel di area tersebut. (Muhammad Irfan Ramadan)

Viral Video Lolly, Anak Nikita Mirzani Teriak-teriak Saat Dijemput Pulang

0

Bogordaily.net – Jagat maya tengah dihebohkan dengan video viral anak Nikita Mirzani, Laura Meizani Mawardi atau Lolly yang menangis histeris saat dijemput untuk pulang.

Selain menangis dan berteriak, Lolly juga mengeluarkan kata-kata kurang pantas saat beberapa orang termasuk polisi menyantroninya di apartemen.

Dalam video siaran langsung dokter Oky Pratama, terlihat proses penjemputan Lolly berlangsung rusuh. Anak 17 tahun tersebut teriak-teriak minta tolong karena merasa dirinya dipaksa untuk ikut.

“Tolong, tolongin gue. Tolong. Gue capek,” ujar Lolly, dikutip Bogordaily.net, Kamis (19/9/2024)

Mendengar Lolly histeris, dokter Oky mencoba menenangkan dan minta Lolly untuk ikut dengan baik-baik.

“Lolly, jangan halu-halu nak. Sudah nak, sudah, capek kan. Lolly yakin, nggak diapa-apain nak,” ucap dokter Oky.

“Bukan nggak diapa-apain, gue punya buktinya. Lepasin. Gue dipaksa kan,” jawab Lolly masih histeris.

Meski rusuh, namun akhirnya proses penjemputan tersebut berhasil. Sambil teriak dan menangis, Lolly digendong beberapa orang laki-laki untuk masuk ke dalam mobil dan dibawa.

Dokter Oky sendiri sudah memamerkan dirinya berada di dalam mobil bersama dengan Lolly. Dalam video yang diunggah, tampak Lolly duduk di kursi penumpang sambil menangis.

Menurut keterangan yang didapat, Lolly akan dibawa ke rumah sakit untuk divisum sebelum akhirnya ke kantor polisi untuk diperiksa.

Untuk diketahui, kisruh antara Nikita Mirzani dan Lolly kembali timbul usai dugaan Lolly hamil dan aborsi. Isu tersebut pertama kali dimunculkan oleh Nikita Mirzani.

Saat ini juga Nikita Mirzani tengah memproses laporan polisi terhadap Vadel Badjideh, kekasih Lolly atas dugaan persetubuhan dan aborsi.

Namun begitu, hingga sekarang Lolly masih bersikeras membantah seluruh tuduhan Nikita Mirzani. ***

Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Bogor, Ini yang Dilakukan Pemkab Bogor

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bogor terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem yang terjadi di wilayahnya.

Pj Sekretaris Daerah, Suryanto Putra mengungkapkan bahwa, saat ini tercatat sebesar 0,76 persen yang masih dikategorikan sebagai kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Bogor.

“Yang masih menjadi target kita adalah kemiskinan ekstrem tuh harus 0 kita masih 0,76 berarti kita harus nurunin nih sampai 0,” kata Suryanto Putra kepada wartawan, Kamis 19 September 2024.

Menurut Suryanto, langkah dalam mengatasi kemiskinan tersebut salah satunya bekerja sama dengan perusahaan – perusahaan yang ada di Kabupaten Bogor.

Adapun untuk saat ini, Pemkab Bogor sudah berhasil menggandeng 52 perusahaan yang ada di Kabupaten Bogor.

“Se-Kabupaten pasti banyak tapi okelah kita terus himbau semua harus bergerak, karena perusahaan juga punya tanggung jawab sosial, minimal setiap perusahaan pengampu di wilayahnya dia satu desa,” jelasnya.

Lebih lanjut Suryanto menambahkan, untuk dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Bogor, Pemkab membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

“Jadi kolaborasi dari seluruh stakeholder mudahan – mudahan bisa berjalan semua jadi harapan kita semua,” ungkap Suryanto Putra.

Sementara itu, Dalam Rakor Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024, Wapres Ma’ruf Amin meminta pemda yang menerima dana insentif mempergunakannya untuk program penanggulangan kemiskinan ekstrem dengan tepat sasaran.

“Maksimalkan pemanfaatan dana insentif fiskal ini untuk memperkuat program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, terutama untuk kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Ma’ruf Amin.

Wapres Ma’ruf meminta agar upaya penentuan target penerima program kemiskinan ekstrem menggunakan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (Data P3KE).

Apabila hal itu dapat dijalankan dengan baik, akan menjadi lebih tepat sasaran dengan mengutamakan kelompok masyarakat miskin dengan akses terbatas, penduduk lansia, dan penyandang disabilitas.

“Intensifkan sinergi dan kolaborasi antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan industri di sektor potensial,” sebutnya.

Ma’ruf mengingatkan penanggulangan kemiskinan di berbagai tingkatan pemerintahan harus bersifat inklusif, sinergis, dan tepat sasaran.

Menurutnya, selain pemanfaatan Data P3KE, sistem pensasaran yang berlaku nasional dan terintegrasi juga perlu terus dikembangkan agar berbagai data yang ada di kementerian/lembaga terhubung satu sama lain.

“Data (P3KE) ini telah digunakan lebih dari 26 kementerian/lembaga dan sudah lebih dari 93 persen pemerintah daerah memanfaatkan untuk basis data pensasaran program,” tutur Wapres. (Albin Pandita)