Bogordaily.net – Keluarga Besar Masyarakat Indonesia Timur mendeklarasikan dukungannya kepada Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin.
Adapun, deklarasi dukungan ke Pasangan Dedie-Jenal di Pilkada 2024 Kota Bogor ini berlangsung di Posko Bogor Beres yang berlokasi di Jalan Ciremai Ujung, Kecamatan Bogor Tengah pada Minggu, 8 September 2024.
Ketua Keluarga Besar Masyarakat Indonesia Timur, Faisal Abdul Hadji mengatakan, sebenarnya dukungan kepada Pasangan Dedie-Jenal ini sudah direncanakan sejak lama.
“Ini adalah bagian dari pada deklarasi pernyataan sikap, bahwa benar apa yang kita ucapkan itu betul nyata, maksudnya tidak hanya ucapan,” kata Faisal Abdul Hadji.
Menurut pria yang juga selaku Ketua Maluku Satu Rasa Dalam Sarane Bersatu Kota Bogor itu, dengan adanya deklarasi ini Keluarga Besar Masyarakat Indonesia Timur siap mengawal dan memenangkan pasangan Dedie-Jenal di Pilkada 2024 Kota Bogor.
“Kebetulan membawa bagian dari pada keluarga organisasi Timur, sudah jelas sikap kita dukung beliau Dedie A Rachim sebagai Wali Kota dan Jenal Mutaqin sebagai Wakil Wali Kota Bogor,” ucap dia.
Tidak hanya mengawal dan memenangkan pasangan Dedie-Jenal, setelah terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor 2024-2029, Keluarga Besar Masyarakat Indonesia Timur juga akan membantu dan mendukung program pasangan tersebut.
“Kita juga mendukung dan memiliki konsep mungkin bisa membantu program-program kedepannya. Harapan kita bahwa akan memberikan ruang-ruang nantinya,” imbuh dia.
Adapun, ditambahkan dia, pada kegiatan deklarasi ini, kurang lebih pihaknya membawa sekitar 150 orang perwakilan dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia Bagian Timur.
Sementara itu, Bacalon Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim merasa tersanjung dan terhormat dengan kedatangan serta dukungan dari Keluarga Besar Masyarakat Indonesia Timur.
“Semua yang hadir saya merasa tersanjung dan terhormat, hari ini kedapatan saudara-saudara kita yang dari Indonesia Timur. Ini kesempatan kita membangun demi kebersamaan Kota Bogor kedepan,” kata Dedie A Rachim.
Ia menyebutkan, ketika nanti Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin memenangkan Pilkada 2024 Kota Bogor, pihaknya akan memprioritaskan persoalan pendidikan dan lainnnya.
“Ketika saya sampai nanti bisa memenangkan Pilkada Insya Allah Kota Bogor untuk semua, prioritas saya bagaimana menyelesaikan persoalan pendidikan,” ucap dia.
“Orang Timur tidak boleh ada yang tidak sekolah. Orang Indonesia Timur orang-orang yang rajin penuh semangat menghadapi tantangan, saya dukung dan dorong pendidikannya untuk mensejahterakannya,” ujar Dedie A Rachim. (Ibnu Galansa)
Bogordaily.net – Ribuan pendukung pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Atang dan Annida memadati Gedung Putih Tio MA di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, pada Minggu 8 September 2024.
Mereka hadir untuk mengikuti peluncuran program kerja dan doa kemenangan yang menjadi momen penting dalam perjalanan politik Atang dan Annida.
Dalam acara yang dihadiri oleh ribuan peserta ini, Atang – Annida memanfaatkan kesempatan untuk memperkenalkan program kerja yang akan diusung dalam kontestasi politik mendatang.
Program-program ini diharapkan mampu membawa perubahan yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Bogor.
Adityawarman, Ketua Tim Pemenangan Atang – Annida, dalam orasinya mengajak seluruh kader dan pendukung untuk terus berkomitmen bersama-sama mengawal program-program kerja yang sudah disusun.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja keras dan persatuan.
“Kehadiran ribuan kader dan simpatisan hari ini adalah bukti bahwa semangat persatuan dan kerja keras tidak pernah padam. Kami bersama-sama berjuang demi kemenangan yang akan memberikan manfaat besar bagi seluruh masyarakat,” ungkap Adityawarman dalam sambutannya
Ribuan pendukung pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Atang Trisnanto dan Annida memadati Gedung Putih Tio MA di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, pada Minggu 8 September 2024.
Kehadiran ribuan kader yang begitu antusias menambah keyakinan bahwa gerakan ini tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga solid dalam semangat dan tujuan.
Dengan rangkaian program kerja yang disusun secara matang, Atang Annida berharap dapat merangkul semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Bogor yang lebih baik di masa mendatang.
Acara yang berjalan dengan tertib ini ditutup dengan rasa optimisme yang tinggi, dengan harapan besar untuk kemenangan yang akan datang. (Muhammad Irfan Ramadan)
Bogordaily.net – Forum Komunikasi Ormas Islam atau FKOI Kota Bogor menekankan pentingnya kepemimpinan dalam Islam sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menanggapi pentingnya kriteria kepemimpinan tersebut, FKOI Kota Bogor pun mengeluarkan rekomendasi kriteria untuk calon wali kota dan wakil wali kota Bogor pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ketua PD Al Washliyah Kota Bogor, Ustad Syamsuddin didampingi Ketua IKADI Kota Bogor, Ustad Hepi Andi mengatakan bahwa kepemimpinan memiliki peran krusial dalam menciptakan kemaslahatan bagi seluruh warga negara, khususnya umat Islam, serta menjamin keberagamaan, jiwa, keturunan, akal, dan harta masyarakat.
“Rekomendasi ini disusun berdasarkan keputusan rapat bersama yang merujuk pada Al-Qur’an, Sunnah, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” ucapnya pada Minggu, 8 September 2024.
Adapun kriteria rekomendasi kepemimpinan yang diusulkan oleh FKOI Kota Bogor diantaranya: Memenuhi persyaratan pencalonan sesuai peraturan KPU yang belaku. Memiliki Akhlakul Karimah.
Bebas Buta Huruf Al-Qur’an komitmen Terhadap Sholat Lima Waktu Berjamaah. Orang muda, cerdas, dan mandiri yang berpikir maju. Peduli terhadap anak, perempuan dan ketahanan keluarga.
Peduli Terhadap Permasalahan Ummat Islam. Memiliki komitmen menjalankan pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme. Memiliki Orientasi Pelayanan Terbaik bagi kemashlahatan dan kesejahteraan warga Kota Bogor. Siap menerima kritik dan aspirasi Masyarakat.
“Masalah kepemimpinan ini masalah yang urgent bagi umat sehingga kami merasa bertanggungjawab sebagai ormas Islam khususnya agar masyarakat dapat memilih yang terbaik bagi Kota Bogor,” jelasnya.
“Oleh karena itu kita membuat kriteria, tidak menunjuk orang per orang tetapi kriteria terbaik dalam hal kepemimpinan menurut agama Islam khususnya dan berdasarkan perundang-undangan di Indonesia,” tambahnya.
Kendati demikian, Ustad Syamsuddin menegaskan bahwa FKOI Kota Bogor tidak mengarahkan masyarakat untuk memilih siapa dan siapa, melainkan kriteria ini sebagai rekomendasi untuk masyarakat bisa memilih.
“Jadi masyarakat bisa menilai sendiri setiap calon yang ada di Kota Bogor ini apakah ada yang sesuai dengan kriteria yang kami berikan,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua IKADI Kota Bogor, Ustad Hepi Andi menyebut bahwa FKOI ini dibentuk untuk merumuskan kriteria calon pemimpin agar masyarakat tidak bingung sehingga menghasilkan sembilan kriteria ini yang akan disampaikan ke masyarakat.
“Dalam penentuan pilihan itu, biarlah masyarakat yang memilih karena kami harus netral dan tidak tergabung dalam struktur partai manapun, tetap kami berkepentingan untuk mengedukasi masyarakat agar mereka tidak bingung atau jangan pilih “Kucing dalam karung”,” katanya.
Sementara itu, turut hadir saat simbolis penandatanganan kesepakatan bersama dalam menentukan rekomendasi kriteria calon wali kota dan wakil wali kota Bogor yakni M. Ichsan sebagai Sekretaris FKOI, Hepi Andi sebagai Ketua IKADI Kota Bogor, Syamsuddin sebagai Ketua PD Al Washliyah Kota Bogor, Muhtadin sebagai Ketua FUHAB Bogor, Maulana Abdurahman Wahid sebagai Sekretaris PD Muhammadiyah Kota Bogor.
Jodi Setiawan sebagai perwakilan KAMMI Bogor, Ratnih Suratnih sebagai perwakilan PD Salimah Kota Bogor, Muhammad Iskandar sebagai perwakilan AMPUH Bogor Lutfhi sebagai perwakilan IGTA Kota Bogor, Obay Sobari,l sebagai perwakilan ADDAI Jawa Barat, Erick Wahyudyono sebagai perwakilan Pemuda ICMI Orwilsus Bogor dan M. Nazib sebagai perwakilan IMM Bogor Raya.
Inilah 9 rekomendasi Kriteria Kepemimpinan Wali Kota Bogor tersebut adalah sebagi berikut :
1. Memenuhi persyaratan pencalonan sesuai peraturan KPU yang belaku
2. Memiliki Akhlakul Karimah
3. Bebas Buta Huruf Al-Qur’an komitmen Terhadap Sholat 5 Waktu Berjamaah
4. Orang muda, cerdas, dan mandiri yang berpikir maju
5. Peduli terhadap anak, perempuan dan ketahanan keluarga
6. Peduli Terhadap Permasalahan Ummat Islam
7. Memiliki komitmen menjalankan pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme.
8. Memiliki Orientasi Pelayanan Terbaik bagi kemaslahatan dan kesejahteraan warga Kota Bogor
9. Siap menerima kritik dan aspirasi Masyarakat. (Ibnu Galansa)
Bogordaily.net – Inspirasi tak terduga ternyata bisa menuntun seseorang membuat usaha baru dan sukses. Hal ini dialami oleh Adang, seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Bandung, yang berhasil mengoptimalkan bambu menjadi berbagai jenis kerajinan dan produk olahan makanan dan terkenal hingga di tingkat internasional.
Inspirasi itu diaku Adang datang pada suatu malam 30 April 2011, ketika ia tengah diam bersila di sebuah masjid. Ia melihat bilah-bilah bambu di lingkungan tempat ibadah itu. Esok harinya ketika Ia menyaksikan sebuah tayangan orkestra di televisi, sebuah biola merasuk perhatiannya. Sekaligus, menjadi jawaban atas pertanyaan semalam.
“Ya, saya akan membuat biola bambu,” padahal pemilik nama lengkap Adang Muhidin itu sama sekali tak bisa bermain alat musik.
Inspirasi tak terduga itu ternyata menuntunnya pada gerbang usaha baru, usaha kerajinan bambu membawanya keluar dari masa-masa sulit kebangkrutan usaha-usaha lama. Menjadi titik penting bagi hidup Adang beserta keluarga.
Bermodal uang sendiri, Adang mulai belajar tentang bambu, melakukan serangkaian penelitian dan percobaan semampunya. “Saya pernah jalan kaki ke Kota Bandung untuk belajar soal bambu,” kata Adang di kediamannya, Desa Cimareme, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Sekitar tahun 2013, Adang berhasil membuat biola bambu pertamanya, diikuti alat musik lain seperti gitar dan bas. Mulanya bambu-bambu itu, kata Adang, adalah hasil meminta dari kebun ke kebun. Kegigihan dan buah karyanya mulai diketahui, hingga ia dan tim pun diundang ke gelaran acara festival musik di Jakarta.
Mulanya, Adang merasa minder. “Tapi ternyata booth kami dipenuhi pengunjung,” cerita Adang setengah tak menyangka.
Dari sana, biola bambu karya pertamanya dibeli orang Jepang dengan harga Rp3,5 juta. Gitar bambunya pun ternyata laku di harga Rp4 juta. Adang pulang membawa Rp7,5 juta dari Jakarta, yang kemudian dijadikan suntikan modal usaha.
Virage Awie yang mulanya dirintis Adang hanya berdua bersama seorang rekanannya, kini bisa menjadi ladang usaha berkelanjutan bagi ratusan orang lainnya.
“Jumlah orang yang turut bekerja mencapai 200 orang, memang tidak semuanya bertahan. Sekarang ada 4 orang yang jadi pemilik Virage Awie ini dengan tim inti 7 orang. Tim lainnya ada 47 orang, belum lagi khusus kelompok usaha ibu-ibu di kuliner itu mencapai 30 orang. Kebanyakan adalah single parent. Ada juga disabilitas yang pernah dilatih hingga 35 orang, dan sekarang yang bekerja di sini ada 8 orang,” beber Adang.
Terkait pemasaran produk, kata Adang, peminat produk-produk bambu karya Virage Awie itu datang tidak hanya dari dalam negeri tapi luar negeri. Bahkan alat musik itu, katanya, 90% pembelinya berasal dari luar negeri beberapa di antaranya adalah Jepang, India, Rumania, Jerman, Inggris, Singapura, dan Malaysia.
“Kami kerap diajak pameran oleh BRI di luar negeri, terakhir di Singapura. Dari pameran itu kita bertemu dengan para buyer,” katanya.
Alat musik produk Virage Awi, UMKM di Bandung yang maju berkat pemberdayaan dari BRI. (Dok BRI)
Bisa disebut bahwa salah satu produk unggulan Virage Awie memang alat musik. Saat ini, harga alat musik itu sudah kian meningkat seiring dengan perkembangan kualitasnya. Harga untuk gitar misalnya itu dimulai dari Rp14 juta-Rp25 juta. Sementara drum bambu bisa mencapai Rp50 juta.
“Kami produksi secara eksklusif, setahun kami hanya menjual gitar secara terbatas hanya 36 gitar. Pembelinya 90% dari luar negeri. Produk kuliner itu itungannya paling baru, mulai benar-benar dipasarkan pada 2022-2023 lalu. Untuk kerajinan bambu lainnya seperti jam tangan itu peminatnya sebagian besar dari dalam negeri,” kata Adang.
Adang berharap usahanya ini bisa terus menjulang seperti jajaran bambu di kebun-kebun yang memberikan kesejukan, kerindangan dan manfaat bagi banyak orang. “Jangan lupa bantu orang lain. Semoga dengan Virage Awie ini kami bisa membantu orang lain, tidak muluk-muluk,” imbuhnya.
Terus Berkembang Berkat Pemberdayaan dari BRI
Perjalanan usahanya diakui Adang makin berkembang ketika mendapat dukungan dari BRI. Virage Awi, nama usaha kerajinan bambu milik Adang, diketahui menjadi salah satu klaster usaha binaan BRI. “Tahun itu saya ketemu BRI akhirnya alat musik kami punya HAKI (Hak Kekayaan Intelektual),” kata dia.
Selain itu, di awal merintis, ia juga sempat mengajukan pendanaan usaha lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR). Lain dari itu, Virage Awi mendapat bantuan penyediaan alat produksi. Dengan bantuan alat produksi, diakuinya bisa membantu para perajin binaannya untuk bisa menghasilkan produk olahan bambu lebih banyak.
Kerajinan bambu Virage Awi pun terus berkembang seperti tidak hanya memproduksi alat musik saja, juga merambah ke kerajinan lainnya seperti jam tangan bambu, alat makan bambu, wadah minum bambu, speaker bambu, konstruksi bangunan, hingga kuliner.
Tidak hanya fokus di aspek produksi, Virage Awi kini menjadi akedemi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pelatihan usaha, termasuk untuk para disabilitas.
Beberapa kelompok usaha itu di antaranya Kelompok Wanita Kreatif Tanginas yang olahan kuliner berbahan dasar anak buluh bambu atau rebung, contohnya diolah menjadi mustofa rebung, simping rebung, semprong, pangsit hingga brownis rebung.
Adapula, Kelompok Wanita Kreatif Motekar yang produksi kerupuk daun bambu. Selain itu, Kelompok Usaha Kerajinan Difabel.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa pemberdayaan Klaster Usaha merupakan pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan usaha dalam satu wilayah, sehingga tercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatan maupun pengembangan usaha para anggotanya.
Hingga akhir Juli 2024 tercatat BRI telah memiliki 31.488 klaster usaha yang tergabung dalam program Klasterku Hidupku. BRI juga telah menyelenggarakan 2.184 pelatihan dalam program Klasterku Hidupku tersebut.
Supari menambahkan bahwa program Klasterku menjadi salah satu bentuk strategi yang mengutamakan pada pemberdayaan. “Secara umum, strategi bisnis mikro BRI di 2024 akan fokus pada pemberdayaan berada di depan pembiayaan. BRI sebagai bank yang berkomitmen kepada pelaku UMKM telah memiliki kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar, integrasi, hingga interkoneksi,” ujar Supari. ***
Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar rapat koordinasi Desk Pilkada Kota Bogor 2024 di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Jumat (6/9/2024).
Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari menjelaskan, Desk Pilkada bertugas melakukan pemantauan pelaksanaan Pilkada 2024, inventarisir dan mengantisipasi permasalahan terkait pelaksanaan Pilkada, memberikan saran terhadap penyelesaian-penyelesaian permasalahan tersebut dan melaporkan kepada pemerintah pelaksanaan Pilkada di Kota Bogor kepada Kementerian Dalam Negeri.
Dalam kesempatan itu juga Hery mengingatkan dan menegaskan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor maupun pihak lain yang harus netral.
Desk Pilkada Kota Bogor 2024 disebutkan Hery sebagai komunikasi untuk mengawal Pilkada Kota Bogor agar berjalan aman, damai, kondusif, lancar dan sukses.
“Hari ini kita memasuki tahapan milestone yang cukup signifikan, mengingat kemarin sudah dilakukan pendaftaran oleh lima calon pasangan yang berkontestasi disamping Pilkada Provinsi Jawa Barat Tahun 2024. Hati-hati untuk semua pihak yang harus netral,” tegas Hery.
Hery berharap, komitmen dan dukungan semua pihak di Kota Bogor, khususnya yang tergabung dalam Desk Pilkada Kota Bogor 2024 berjalan sesuai harapan, mulai dari pendaftaran hingga nanti pelantikan kepala daerah.
“Harapan kita masyarakat mengikutinya dengan riang gembira serta menghasilkan pemimpin Kota Bogor yang amanah dan terbaik melalui proses legitimasi yang baik dan kondusif, diterima masyarakat. Disamping itu diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sabagai pemilih,” ungkap Hery.
Selain itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor diharapkan menyampaikan materi-materi dan rambu-rambu terkait pelaksanaan kampanye Pilkada, tidak hanya bagi pasangan calon tetapi juga tim sukses agar tidak melewati batasan-batasan yang bisa mewarnai Pilkada Kota Bogor.
Potensi-potensi kerawanan yang mungkin timbul dan ada harus diantisipasi dengan melakukan koordinasi dan komunikasi secara cepat dan intens.
Isu SARA dan agama tidak luput menjadi hal yang diingatkan Hery untuk diantisipasi bersama agar pelaksanaan Pilkada di Kota Bogor berjalan kondusif, aman, damai, lancar, baik dan sukses. ***
Bogordaily.net – Nama aktor senior Epy Kusnandar saat ini tengah viral. Ini lantaran pemain Preman Pensiun itu sudah bebas.
Ya, Epy Kusnandar sudah menyelesaikan masa rehabilitasi karena tersandung kasus penyalahgunaan narkoba.
Istri Epy Kusnandar, Karina Ranau membenarkan bahwa suaminya itu telah selesai menjalani masa rehabilitasi pada bulan Agustus 2024.
“Alhamdulillah (sudah selesai rehab). Agustus saat perayaan Indonesia merdeka (selesai rehab),” kata Karina
Kemudian, saat ditanya apakah Epy Kusnandar sudah kembali menjalani aktivitas syuting sebagai seorang aktor. Karina tidak memberi jawaban gamblang. Ia hanya meminta didoakan.
“Alhamdulillah mohon doanya,” kata Karina.
Sebagai informasi, Epy Kusnandar diamankan oleh pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Barat karena kasus penyalahgunaan narkoba, pada Kamis, 9 Mei 2024.
Hasil tes urine, Epy dinyatakan positif narkoba jenis ganja. Epy Kusnandar diamankan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.
Epy diamankan bersama dengan aktor lainnya yang berinisal YG. YG diamankan terlebih dahulu lalu kemudian Epy. Keduanya diamankan di kawasan yang sama. ***
Bogordaily.net – Kabar duka datang dari veteran pejuang kemerdekaan, Kolonel Purnawirawan Sjamsoedien. Pada Sabtu 7 September 2024, ia telah tutup usia.
Kabar ini disampaikan pihak keluarga. Purnawirawan Kolonel Sjamsoeddin dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam mengajarkan serta menyebarkan informasi sejarah kepada generasi muda sepanjang hidupnya.
Selain pengabdiannya di dunia militer, kontribusi Purnawirawan Kolonel Sjamsoeddin dalam bidang pendidikan sejarah menjadi salah satu warisan berharga yang dikenang banyak pihak.
Bahkan video Purnawirawan Kolonel Sjamsoeddin menceritakan bagaimana kondisi Indonesia di masa perjuangan yang diposting di Instagram @tni_update viral. Video pun sempat diunggah di akun Instagram @bogordailynews dan mendapat komentar positif dari netizen.
Ucapan duka cita dan doa terus mengalir agar almarhum diberikan ampunan atas segala dosanya, dilimpahkan rahmat oleh Allah SWT, serta mendapatkan tempat terbaik di surga-Nya.
“Husnul khatimah, aki,” ucap salah satu netizen.
“Innalillahi wainna roji’un, bapak mudanya pasti ganteng dan gagah. Kelihatan udah sepuh aja masih ganteng,” ujar yang lain.
“Rest in peace, colonel,” kata netizen lain.
Kisah Kolonel Purnawirawan Sjamsoedien tak Sengaja Jadi Tentara
Saat tahun lalu usianya 92 tahun, Sjamsoedien masih mengingat jelas pengalaman masa mudanya sewaktu perang kemerdekaan dahulu.
Kolonel Sjamsoedien menceritakan pengalaman masa mudanya kala tak sengaja diangkat menjadi Tentara kemerdekaan RI.
Sjamsoedin muda yang berusia 16 tahun terjebak dalam perang saat hendak pulang ke Bogor dari rumah kakeknya di Karawang. Hal tersebut dikarenakan karena tak ada transportasi yang beroperasi.
Karena keterpaksaan situasi, Sjamsoedien memutuskan untuk beristirahat di depan barak militer. Bahkan ia sempat diminta untuk membantu mencuci piring di barak tersebut demi bisa diperbolehkan tidur dan menginap di barak.
Sjamsoedin yang harus tidur di barak pada akhirnya diangkat untuk menjadi tentara pada Januari 1946 lalu. Bahkan ia sempat mendapat pangkat Prajurit Dua (Prada).
Dirinya pun sempat tak menyangka akan mendapat tawaran diangkat menjadi Tentara.
“Kalo sekarang strip satu merah, itu pun kalau masuk Setara, bukan sengaja,” ujar Sjamsoedin.
Sjamsoedin muda dikenal sebagai Staf Pribadi Komandan Batalyon IV XIII Divisi Siliwangi, Mayor Umar Wirahadikusuma (Wakil Presiden Soeharto) pada peristiwa Long March Siliwangi 1948.
Tahun lalu Sjamsoedin menikmati masa tuanya bersama keluarga di Kelurahan Sempur, Kampung Rambutan, Jakarta.
Beberapa foto dan kenang-kenangan di masa mudanya dulu masih terjaga dan terawat di kediamannya. ***
Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menekankan pentingnya edukasi dan literasi bagi konsumen di pasar ekonomi digital agar tidak tertipu dengan produk impor yang murah namun ternyata tidak berkualitas bagus.
“Konsumen kita di pasar online itu begitu mudah tergiur dengan produk impor karena harga murah. Sehingga, mereka banyak yang tertipu dengan kualitas produknya,” ucap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara peringatan Hari UMKM Nasional bersama Komunitas Mitra Merchant Grab Indonesia di Jakarta, Sabtu 7 September 2024.
“Saya yakin bila konsumen kita terus diedukasi dan diliterasi dengan baik, akan meningkatkan pemasaran produk-produk lokal yang justru lebih berkualitas,” ucap MenKopUKM.
Menteri Teten mengakui, ekonomi digital tumbuh sangat pesat, namun juga mengakibatkan persaingan yang semakin ketat dengan perusahaan besar dan platform e-commerce internasional. “Ini juga yang menimbulkan tantangan, terutama dalam praktik harga predatory,” ucap Menteri Teten.
Bahkan, ujar MenKopUKM, dominasi produk impor di platform digital menjadi isu utama, dengan sekitar 90% barang yang dijual berasal dari impor. Ini mengurangi kesempatan bagi UMKM lokal untuk bersaing di pasar global.
“Kemudian, pemerintah berupaya melindungi UMKM melalui penerapan Permendag Nomor 31 Tahun 2023, yang bertujuan untuk memberikan perlindungan yang komprehensif bagi UMKM di era ekonomi digital,” ujar Menteri Teten.
Bagi Menteri Teten, digitalisasi merupakan akselerator perkembangan usaha UMKM. MSME Empowerment Report pada 2022 mencatat digitalisasi telah memberikan manfaat besar bagi peningkatan kinerja usaha UMKM. “Penjualan meningkat rata-rata 84,2%, efektivitas operasional meningkat 73%, perluasan pasar mencapai 62,8%, dan efisiensi biaya 50,7%,” kata Menteri Teten.
Oleh karena itu, MenKopUKM berharap sektor swasta salah satunya Grab Indonesia agar tetap konsisten untuk terus mengutamakan produk dalam negeri, berkolaborasi lebih erat dengan pelaku UMKM, pemerintah, dan sektor swasta lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi menyatakan bahwa pihaknya akan terus fokus pada langkah edukasi dan literasi untuk membantu para pelaku UMKM untuk memasarkan produk di platform digital yang aman, cepat, dan mampu menjangkau pasar yang luas.
“Termasuk banyak pelatihan-pelatihan strategi, pemasaran, dan sebagainya, dalam upaya mendukung pengembangan UMKM,” kata Neneng.
Neneng menyebutkan, sejak 2020, tepatnya saat pandemi COVID-19, ada sekitar 2,3 juta peluang kerja di aplikasi Grab.
“Bahkan, sudah tersalurkan sebanyak Rp1 triliun bagi 25 ribu pelaku UMKM lewat aplikasi Grab Modal,” ucap Neneng.
Neneng menegaskan, Grab akan terus meningkatkan langkah dan upaya-upaya tersebut agar lebih banyak lagi pelaku UMKM bisa naik kelas, hingga mampu bermain di pasar ekspor. “Saya percaya UMKM Indonesia semakin mampu dan berdaya saing tinggi,” kata Neneng.
Neneng juga mengapresiasi kolaborasi dengan KemenkopUKM selama lima tahun terakhir ini dalam upaya mendukung pemberdayaan UMKM di Indonesia melalui digitalisasi.
“Kita berkolaborasi sejak pandemi COVID-19 terjadi pada 2020 hingga saat ini ketika bisnis UMKM mengalami pertumbuhan yang semakin signifikan melalui digitalisasi atau pemasaran online,” ucap Neneng.***
Bogordaily.net – Ramalan cuaca menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bogor akan hujan ringan, Sabtu 7 September 2024.
Pukul 17.00 WIB, cuaca berawan tebal. Memiliki suhu 27⁰ Celcius, kelembaban 53 persen, dengan kekuatan angin 18 km/jam dari Utara.
Pukul 18.00 WIB, berawan. Memiliki suhu 27⁰ Celcius, kelembaban 55 persen, dengan kekuatan angin 4 km/jam dari Utara.
Pukul 19.00 WIB, cuaca hujan ringan dengan suhu 27⁰ Celcius, kelembaban mencapai 69 persen, serta kekuatan angin 11 km/jam dari Selatan.
Pukul 20.00 WIB cuaca berawan dengan suhu 25° Celcius. Kelembaban mencapai 75 persen, dengan kekuatan angin 11 km/jam dari Selatan.
Pukul 21.00 WIB, cuaca berawan dengan suhu 24° Celcius, kelembaban 77 persen. Serta memiliki kekuatan angin yang mencapai 10 km/jam dari Selatan.
Pukul 22.00 WIB, cuaca cerah berawan dengan suhu 23° Celcius, 80 persen. Dengan kekuatan angin 10 km/jam dari Selatan.
Bagi kamu yang hendak beraktivitas, agar selalu membawa jas hujan.
Kemudian jaket tebal serta minum vitamin setiap hari saat beraktivitas. Untuk menjaga imunitas tubuh.
Perlu diketahui informasi soal cuaca setiap harinya disampaikan oleh BMKG.
Tak hanya Bogor, seluruh daerah di Indonesia juga memiliki perkiraan cuacanya masing-masing yang perlu dicek secara rutin.
BMKG, merilis data tentang prakiraan cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin hingga tingkat kelembapan udara, di semua wilayah di Indonesia, termasuk Kota Bogor.
Untuk informasi lebih lanjutnya, kamu bisa cek akun sosial media Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (Ramalan Cuaca Sabtu Malam 7 September 2024, Hujan atau Tidak?BMKG) di Instagram maupun Twitter.
Demikian ramalan cuaca menurut BMKG 7 September 2024 di Kota Bogor.***
Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga terus menggencarkan program digitalisasi di pasar tradisional Kabupaten Bogor dengan pembayaran melalui metode QRIS.
Program pembayaran dengan metode QRIS tersebut diketahui telah diresmikan oleh Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan pada 25 Oktober 2022 lalu.
Usai diterapkan sejak dua tahun lalu, para pedagang pasar merespons positif dan menyebut sistem menggunakan QRIS mempercepat proses pembayaran ditengah keramaian.
“Bagus, karena kan sekarang kebanyakan orang ga bawa uang cash jadi dengan QRIS ini cukuplah membantu,” kata Tanto seorang pedagang beras kepada wartawan, Sabtu, 7 September 2024.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengatakan, digitalisasi pasar merupakan salah satu program utama yang sedang dicanangkan Perumda Pasar Tohaga hingga saat ini.
Ia mengatakan, untuk menciptakan ekosistem digital di lingkungan pasar tentunya perlu kolaborasi yang sinergis dengan semua stakeholder termasuk dengan pihak perbankan dan pedagang yang merupakan mitra utama.
“Kita mulai dengan QRIS dan E-KTB semoga dukungan dari semua pihak guna terciptanya ekosistem digital di pasar,” ungkap Haris Setiawan.
Sebagai informasi, saat ini sudah ada di beberapa pasar yang menerapkan pembayaran dengan Qris, salah satunya di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor.
Tentu hal tersebut merupakan upaya dari Perumda Pasar Tohaga untuk menginisiasi delapan dari 30 pasar rakyat tradisional, untuk menerapkan digitalisasi tanpa menghilangkan kearifan lokalnya.
Delapan pasar tersebut antara lain adalah pasar Cibinong, Ciawi, Cariu, Cisarua, Cigombong ,Leuwiliang, Ciluar dan Ciseeng.(Albin Pandita)