Thursday, 30 April 2026
Home Blog Page 1447

Dishub Kabupaten Bogor Akan Terapkan Pembayaran Parkir Non Tunai

0

Bogordaily.net – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan segera menerapkan parkir liar dengan metode pembayaran non tunai atau Qris di sepanjang jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Dadang Kosasih, mengatakan bahwa, pihaknya akan melakukan uji coba pada 19 Agustus 2024 yang melibatkan 35 anggota dishub untuk melakukan kebijakan tersebut.

“Kami memutuskan kebijakan ini karena banyaknya aduan dari masyarakat terkait parkir liar di sepanjang jalan Tegar Beriman,” kata Dadang Kosasih.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Bogordaily.net di lokasi terlihat, pada Senin 12 Agustus 2024 rambu larangan parkir di sepanjang jalan Tegar Beriman sudah berganti dengan rambu diperbolehkan parkir.

Kini, juru parkir di sekitar jalan Tegar Beriman kebingungan mempertanyakan pekerjaan yang sudah mereka jalani selama ini, karena juru parkir akan digantikan dengan anggota Dishub

“Belum tau ini ke depannya, apa nanti kita ikut kerja terus sistem gaji atau bagaimana,” kata Ahmad kepada wartawan Senin 12 Agustus 2024.

Ia juga turut mempertanyakan dengan adanya aturan tersebut dan khawatir tidak dapat pekeraan lagi untuk menafkahi keluarganya.

“Nanti nasib kita ini bagaimana, okelah kalau saya gampang, tapi anak istri saya gimana, misal saya dari jam delapan sampe jam empat pulang ga bawa hasil,” jelasnya.

Lebih lanjut ia berharap, jika aturan parkir non tunai itu benar-benar sudah berjalan dengan efektif, Dishub Kabupaten Bogor harusnya melibatkan juru parkir yang ada di jalan Tegar Beriman untuk ikut bekerja, sehingga dirinya bisa mendapatkan penghasilan.

“Kalau misal kita jadi karyawan gitu kan jelas, inimah kalau misal kita cuma honor atau seperti apa suatu saat aturannya berubah, mau gimana lagi,” ungkap Ahmad.(Albin Pandita)

Sinopsis Film Sumala, Kisah Mistis Nyata Anak Iblis dari Semarang 

0

Bogordaily.net – Sinopsis Film Sumala menarik untuk dibahas setelah trailernya resmi dirilis dan siap tayang di bioskop tanah air.

Adalah artis Luna Maya yang akan kembali bermain film horor. Sempat disebut sebagai titisan dari ratu film horor Suzanna. 

Kini dia kembali memerankan peran sentral di film horor yang diangkat dari kisah nyata dari Semarang Jawa Timur berjudul Sumala.

Ia akan beradu akting dengan Darius Sinathrya.

Rumah Produksi Hitmaker Studios sedang menggarap film Sumala yang dibintangi oleh Luna Maya dan Darius Sinathrya.

Film tersebut diangkat dari kisah nyata di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang terjadi tahun 1948.

Sinopsis Film Sumala

Sumala mengisahkan seorang gadis kecil dengan kelainan fisik yang memiliki kepribadian sangat berbeda pada malam hari.

Saat ia dewasa, desa tempat ia tinggal mulai mengalami serangkaian kejadian mengerikan, termasuk kasus anak hilang yang semakin sering terjadi.

Cerita ini berlatar di sebuah desa terpencil di Kabupaten Semarang, di mana nama Sumala sangat ditakuti oleh penduduk.

Sumala dipercaya sebagai sosok yang sudah ada sejak zaman dahulu, jauh sebelum para penduduk desa lahir.

Nama Sumala menjadi momok yang mengubah kedamaian desa menjadi ketakutan yang mendalam.

Penduduk desa bahkan enggan menyebut nama Sumala, karena mereka percaya bahwa hanya dengan memikirkannya saja bisa memanggilnya.

Sumala tidak menginginkan bunga atau persembahan darah, melainkan anak-anak mereka.

Diangkat Dari Kisah Nyata yang Viral

Kisah horor Sumala sendiri diangkat dari thread viral di X dari akun Betz Illustration @BangBetz_.

Pada tahun 1970 an banyak anak-anak di desa tersebut yang hilang secara misterius.

Kasus hilangnya anak-anak di desa ini masih belum terpecahkan hingga sekarang, dan hanya satu nama yang mereka yakini sebagai pelakunya SUMALA.

Warga kampung pernah melihat Sumala memakan ayam hidup dari kandang!”

Betz sendiri mendapatkan informasi tersebut dari anak Abdi. Ketika masih kecil, Abdi adalah orang yang pernah melihat Sumala secara langsung pada tahun 1970-an.

Berawal dari sebuah dm instagram yang nyeritain kalo bapaknya dulu sempat hampir jadi “korban” dari sosok tersebut.

Tepatnya pada tahun 1976, pak abdi (bapak pengirim cerita) yang masih berumur 8 tahun pernah mengalami kejadian yang ngeri banget dan gak bakal pernah bisa dia lupain.

Di desa tersebut, anak-anak dilarang keluar setelah Maghrib. Namun Abdi dan temannya, Sutrisno tidak mengindahkan larangan tersebut. Saat itu mereka sedang bermain bola di ladang jagung. Namun bola mereka tina-tiba hilang.

Abdi sudah berkali-kali mengajak sutrisno untuk pulang saja, karena hari mulai gelap, sampai tiba tiba ada suara yang memanggil mereka berdua dari arah hutan jati di samping kebun itu.

Mereka berdua melihat ada gadis kecil dengan rambut panjang agak kusut dengan memakai dress pendek berwarna putih lusuh sedang memegang bola milik sutrisno kemudian lari masuk ke hutan.

Sutrisno pun spontan mengejar duluan, sehingga abdi tertinggal. saat berhasil menyusul, Abdi kaget melihat sutrisno sudah terkapar di tanah dengan kepala hancur separuh, sementara gadis itu masih terus memukul-mukul kepala sutrisno dengan batu yang ada di dalam bola miliknya.

Karena shock, Abdi langsung lari pulang dan cerita ke bapaknya, lantas bersama warga lain mereka cek lokasi yg Abdi sebutkan, tapi ngga ditemukan apapun… 2 hari setelahnya, ada warga yg nemuin jasad Sutrisno di sungai dengan kondisi kepala persis seperti yang abdi jelaskan.

Keluarga Sutrisno ga terima dan sempet nuduh Abdi yg dorong anaknya jatuh ke sungai, sementara beberapa lainya percaya dg apa yg abdi ceritain hari itu, karena memang gambaran abdi soal sosok gadis kecil lusuh itu serupa dengan sosok SUMALA – si anak iblis yang diyakini masih ada”.

Sosok Sumala 

Betz menceritakan, berdasarkan legenda, Sumala adalah salah satu anak kembar dengan fisik yang mengerikan.

“Siapa sih sebenernya SUMALA?

Singkat cerita, di tahun 1948 

Ada sebuah keluarga yg memiliki rumah 2 lantai, perkebunan jagung yg luas dan peternakan di desa ini.

Namun setelah belasan tahun menikah pasangan ini belum juga dikaruniai anak.

Si istri yang bernama Sulastri merasa tertekan, sampai akhirnya, ia memutuskan untuk mendatangi seorang dukun dari desa seberang yang dipercaya bisa membantunya memiliki keturunan lewat sebuah ritual.

Tak lama kemudian ritual itu pun berhasil dan si istri bisa hamil dan pasangan itu menyambutnya dengan penuh sukacita.

Demikian informasi dan ulasan mengenai sinopsis film Sumala, film horor terbaru yang dibintangi Luna Maya dan Darius Sinathrya.***

Tok! Nomor SIM Kini Sesuai NIK KTP  

0

Bogordaily.net – Nomor Surat Izin Mengemudi (SIM) menggunakan nomor NIK KTP mulai diberlakukan.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sudah mulai memadankan nomor surat izin mengemudi (SIM) sesuai dengan nomor induk kependudukan (NIK) KTP. Sudah berlaku sejak bulan lalu, nomor SIM kini sama dengan NIK KTP.

“(Sudah berlaku dari) Juli 2024,” kata Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol. Yusri Yunus kepada detikOto, Senin (12/8/2024).

Selain format SIM yang berubah sehingga bakal bisa digunakan di luar negeri, SIM sekarang juga memakai format penomoran sesuai NIK KTP. Jadi, setiap jenis SIM memiliki nomor yang sama.

Baru-baru ini kami melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C. Kedua jenis SIM kami itu memiliki nomor yang sama, yaitu seperti NIK KTP.

Alasan Nomor SIM sesuai NIK

Sebelumnya, Yusri menjelaskan alasan mengapa pihaknya mau mengganti nomor SIM dengan NIK KTP.

Menurutnya, kebijakan single data tersebut bertujuan untuk menertibkan data pribadi penduduk Indonesia agar tidak ganda.

Kata dia, sistem NIK yang tertera pada KTP sejatinya sudah bagus. Sebab, data penduduk bisa terekam dengan jelas hanya menggunakan satu NIK. Bahkan, kata dia, bayi yang baru lahir bisa langsung mendapat nomor registrasi tersebut.

Pihaknya berharap, SIM bisa menggunakan sistem yang sama seperti NIK. 

Sehingga, satu nomor bisa menghimpun banyak data personal, termasuk KTP, BPJS, KIS dan lainnya.

“Jadi, intinya bahwa kami buat single data. Paling bagus kalau NIK KTP, SIM, misalnya BPJS, kartu KS. Semua pakai NIK. Kan nomor NIK ini satu orang cuma satu di Indonesia,” ujar Yusri Yunus, dikutip dari Antara.

Hal itu berbeda dengan nomor SIM yang ada sebelumnya. Pada SIM sebelumnya, satu pemegang SIM di Jakarta mungkin bisa saja membuat SIM yang sama di wilayah berbeda. Sebab sebelumnya SIM hanya menggunakan nomor urut.

Kini, ketika nomor SIM sudah diganti NIK KTP dan menggunakan data tunggal, Yusri yakin, kejadian seperti itu tak akan terulang kembali.

“Dengan NIK tadi, petugas akan tahu ternyata yang namanya Rahmat sudah punya SIM A di Jakarta, enggak bisa lagi bikin di wilayah berbeda,” ungkapnya.

Dia kembali menegaskan, nomor SIM diganti NIK KTP merupakan langkah antisipasi agar tidak terjadi duplikasi kepemilikan SIM. Selain itu, single data juga membuat pendataan menjadi lebih efektif dan efisien.

Sementara itu, Kasubdit SIM Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Kombes Pol Heru Sutopo mengkonfirmasi penggunaan nomor NIK sebagai nomor SIM sudah mulai diberlakukan di Indonesia. Timnya terjun ke satpas-satpas untuk menyesuaikan format SIM yang baru.

“Tim IT terus ke satpas-satpas untuk upgrade perangkat guna menyesuaikan format baru,” kata Heru.***

 

Bukti Peninggalan Bangsa Tartaria, Bangsa Raksasa yang Jenius 

0

Bogordaily.net – Peninggalan bangsa Tartaria menarik untuk diulas, bangsa yang hingga kini menjadi misteri dan bahan diskusi di berbagai forum ilmiah.

Bangsa Tartaria adalah sebuah peradaban yang masih jadi diskusi diantara para peneliti peradaban di dunia.

Banyak yang percaya tapi ada juga yang menyebutkan bahwa itu tidak benar. 

Peradaban Dan Peninggalan Bangsa Tartaria

Arsitektur peradaban Tartarian yang sangat jauh melampaui teknologi bangunan apapun di masa kini dan catatan-catatan mengejutkan tentang teknologi mereka telah menerabas jauh ke diskursus ilmiah hingga teori konspirasi. 

Sejumlah foto dari abad 18 yang disebut bukti sisa-sisa warisan peradaban Tartarian tentu saja mengguncang dunia di era digital. 

Meskipun sebenarnya sudah sangat lama merayap dalam ‘keheningan literatur’ bahwa peradaban Tartarian pernah ada. 

Dengan bangunan-bangunan megah yang menjulang tinggi, lampu-lampu dari listrik nirkabel dan gratis, mobil-mobil terbang, kereta super cepat, hingga pesawat penumpang berukuran raksasa, peradaban maju dengan teknologi canggih milik bangsa Tartarian banyak mengerucut pada teori konspirasi yang menyebutkan ‘Great Reset’ atau penghapusan sejarah secara besar-besaran yang diduga sengaja dilakukan oleh elit global.

Logika dominan yang dilontarkan para penganut teori konspirasi mengacu pada ‘kerakusan elit global’ yang disebut-sebut sengaja menghapus dan menghancurkan warisan teknologi Tartarian untuk kepentingan elit global. 

Salah satunya adalah elit global tidak menghendaki ada energi gratis. Maka ‘dunia modern’ tidak boleh mengenal listrik gratis. Energi yang diperjualbelikan hanya untuk kepentingan elit global.

Pendukung teori tersebut mengatakan pernah ada peradaban raksasa yang maju yang mendominasi permukaan bumi; Tartaria. Pada 200 tahun yang lalu, banjir lumpur menghancurkan orang-orang ini dan sebagian besar bangunan mereka. Sejak saat itu, ada yang ditutup-tutupi. 

Capitol di Washington, Piramida di Mesir, dan Tembok Besar China dianggap sebagai sisa-sisa Tartaria. Terlalu besar untuk dihancurkan dalam banjir lumpur atau dihancurkan oleh tangan kecil modern kita, mereka berdiri tegak dan kuat sebagai petunjuk bahwa peradaban yang jauh lebih maju dari kita pernah menguasai dunia. Bangunan lain, seperti Old Penn Station di New York City dan Moir’s Chambers di Perth, sengaja dihancurkan untuk menyembunyikan sejarah Tartarian.

Dan jika mereka berhasil sampai ke Australia, tentu saja Tartarian berhasil sampai ke Selandia Baru. Berjalan-jalan di sekitar kota besar mana pun dan Anda akan melihat bangunan tertua memiliki langit-langit yang sangat tinggi. 

Siapa yang butuh plafon setinggi itu? Anda akan melihat jendela ruang bawah tanah, sering kali dipotong setengah oleh tanah. Siapa yang akan menempatkan setengah jendela ke ruang bawah tanah? Jawaban atas kedua pertanyaan ini, menurut para pendukung teori ini, adalah: ras raksasa ahli teknologi.

Sisa-sisa dari mereka tetap ada. Tempat-tempat seperti gedung pemerintahan lama di Christchurch, stasiun kereta Dunedin, dan Klub Utara Auckland terlalu besar dan kompleks secara teknis, klaim mereka, telah dibangun oleh beberapa pemukim Eropa yang tinggal di Selandia Baru pada abad ke-19. 

Bukti yang lebih jelas dari Tartaria mungkin sengaja dihancurkan pasca-lumpur. Luna Park di Auckland, dibakar, dan penganut teori tersebut percaya bahwa gempa bumi Napier tahun 1931 adalah kesempatan untuk menghancurkan arsitektur kota Tartarian.

Sejauh ini, Tartarian dan sejumlah misteri yang menyelubungi peradaban banyak mengacu pada sebuah buku yang sangat terkenal di dunia berjudul “The One World Tartarians – The Greatest Civilization Ever To Be Erased From History”, ditulis James Lee, diterbitkan Amazon Digital Services LLC – KDP Print US pada 2020, yang bisa menjadi buku sejarah revisionis terbesar yang pernah ditulis di zaman modern hingga saat ini.

Disebutkan dalam buku itu bahwa ada kebohongan terbesar tentang sejarah dunia kita bersama. 

Peradaban Tartaria dijelaskan mencakup sebagian besar dunia yang kita kenal sekarang. Dari Rusia ke Cina ke Afrika ke India ke Australia dan Selandia Baru ke Amerika Utara dan Selatan.

Untuk membantu cakrawala pemahaman kita mencerna buku itu, maka buku lain yang sangat populer berjudul “The Lost Civilizations of the Stone Age” yang ditulis oleh Richard Rudgley, diterbitkan Free Press pada tahun 2000, bisa membantu menyuguhkan literatur yang mencengangkan tentang ‘teori dan penemuan lain’ pada peradaban Zaman Batu yang sebenarnya. 

Buku itu menjelaskan bahwa kebangkitan peradaban sejarah 5.000 tahun yang lalu sering digambarkan seolah-olah masyarakat itu entah bagaimana diciptakan dari ketiadaan. 

Namun, penemuan baru-baru ini tentang pencapaian menakjubkan dari Zaman Neolitik – dalam seni, teknologi, penulisan, matematika, sains, agama, kedokteran, dan eksplorasi – menuntut pemikiran ulang mendasar tentang umat manusia sebelum sejarah tertulis.

Tartarian dalam berbagai diskursus yang tentu saja diwarnai pro kontra disebut-sebut sebagai sebuah peradaban dengan teknologi yang melampaui teknologi saat ini, yang pernah membentang di wilayah Rusia di masa lalu.

Kendati demikian, teori konspirasi mengenai sejarah kerajaan terkendala pada minimnya bukti-bukti yang mendukung. Satu-satunya catatan umum adalah bahwa teknologi yang dimiliki oleh Tartaria pada masanya diwariskan hingga sekarang dengan berbagai samaran dan modifikasi. Salah satu teknologi Tartaria adalah memiliki energi gratis.

Wilayah Tartaria 

Di wilayah Tartaria, bangunan seperti gereja, masjid, katedral, dan bangunan lainnya mirip piramida dan kuil yang tersebar di seluruh dunia memiliki fungsi sebagai pembangkit listrik eterik, stasiun air, dan pusat penyembuhan akustik yang beresonansi suara.

Pada masa Tartaria, bangunan ini digunakan sebagai rumah sakit, namun saat ini digunakan sebagai tempat ibadah. Setiap bangunan kekaisaran Tartaria dilengkapi dengan antena listrik eterik yang saling terhubung dan tertanam di setiap bangunan, sehingga berhasil mengubah Bumi menjadi papan sirkuit yang menggunakan tenaga eter.

Lampu pada masa Tartaria adalah antena listrik eterik yang menjulang tinggi dan memanfaatkan tenaga eterik yang ada di sirkuit eterik.

Bangsa Tartaria adalah Bangsa Raksasa?

Dalam buku “The One World Tartarians – The Greatest Civilization Ever To Be Erased From History” yang ditulis James Lee, disebutkan bahwa bangsa Tartarian adalah raksasa, manusia berukuran besar.

Uniknya, dalam buku itu dijelaskan bahwa bangsa Tartarian tidak membutuhkan makan minum. Mereka mengkonsumsi eter! Itulah sebabnya, dalam bangunan-bangunan dan kota-kota peninggalan mereka, tidak ditemukan toilet dan gorong-gorong.

Sementara itu, sejauh ini dalam berbagai literatur sejarah resmi, tidak ada bukti sejarah yang menunjukkan bahwa bangsa Tartaria adalah ras raksasa.

Buku-buku sejarah mainstream hanya menyebutkan bahwa Tartaria adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada wilayah yang terletak di Asia Tengah dan Timur pada masa lalu. 

Wilayah Tartaria pernah dikuasai oleh beberapa kerajaan dan kekaisaran, termasuk Kekaisaran Mongol dan Kekaisaran Rusia.

Sementara beberapa orang Tartar mungkin memiliki postur tubuh yang tinggi atau besar, tidak ada bukti yang mengindikasikan bahwa mereka secara umum dianggap sebagai raksasa.

Meski begitu, foto-foto ‘raksasa Tartarian’ yang beredar luas di internet sangat mencengangkan. 

Yang juga sangat menarik dicermati adalah bahwa sejauh ini belum ada bantahan ahli bahwa foto-foto tersebut adalah hoaks atau palsu.

Demikian informasi dan ulasan mengenai peninggalan bangsa Tartaria, bangsa raksasa yang menjadi misteri.***

20 Tempat Trekking di Bogor Paling Terkenal Dengan Keindahan Alamnya

0

Bogordaily.net – Tempat trekking di Bogor tersebar di berbagai wilayah dan menjadi salah satu tempat wisata yang kini jadi primadona.

Tempat-tempat trekking di Bogor ini terkenal dengan keindahan alam menakjubkan dan menyegarkan jiwa yang menarik untuk dicoba bareng teman atau keluarga.

Bogor, yang dikenal sebagai Kota Hujan, memiliki pesona alam yang tak tertandingi, menjadikannya destinasi favorit bagi para pecinta alam. 

Tempat trekking ini menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan dan menyejukkan jiwa, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung dengan rute yang beragam, mulai dari yang ramah bagi pemula hingga jalur menantang bagi yang berpengalaman, Bogor memberikan kesempatan untuk menyatu dengan alam. 

Di tengah hutan yang rimbun, di atas bukit yang diselimuti kabut, setiap langkah terasa seperti perjalanan menuju kedamaian dan kebahagiaan. 

Tak hanya memberikan keindahan visual, trekking di Bogor juga menawarkan udara segar yang mampu mengisi kembali semangat hidup. 

Pemandangan alam alami dan menenangkan inilah yang membuat Bogor terkenal sebagai surga bagi para trekker yang mencari petualangan dan ketenangan jiwa. 

Daftar Tempat Trekking di Bogor 

Berikut ini rekomendasi tujuh tempat trekking terpopuler di Bogor yang terkenal dengan pemandangan alam menakjubkan dan menyejukkan jiwa

Trekking Cisadon

Trekking Cisadon merupakan kegiatan olahraga yang melibatkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju sebuah kampung terpencil yang terletak di antara pegunungan yang lebat di Cisadon, Bogor.

Dengan memiliki beberapa titik awal perjalanan yang populer, seperti Gunung Pancar, Rawa Gede, Babakan Madang, Paseban, dan sebagainya.

Salah satu titik awal perjalanan yang sering digunakan untuk memulai trekking menuju Cisadon terletak di sekitar area kediaman Mantan Danjen Kopassus pada era pemerintahan Orde Baru, yaitu Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo di Babakan Madang Sentul. 

Rute trekking Cisadon dengan titik awal perjalanan dari kediaman mantan Danjen Kopassus ini memiliki jarak tempuh sekitar 8 kilometer yang dapat ditempuh dalam waktu sekitar 3-4 jam. 

Bagi mereka yang berpengalaman dalam bidang ini, terdapat juga opsi untuk melakukan perjalanan sejauh 16 kilometer agar kembali ke titik awal perjalanan. Namun, bagi pemula, jarak perjalanan yang dapat ditempuh dapat disesuaikan.

Trekking Gunung Pancar

Perjalanan trekking dari curug Bidadari menuju gunung Pancar menciptakan suasana romantis yang terbentuk dari pemandangan alam liar dan petualangan penjelajahan. 

Jalur trekking ini menawarkan berbagai pengalaman menakjubkan saat melintasi rute yang membentang antara curug Bidadari hingga gunung Pancar.

Perjalanan ini membutuhkan waktu sekitar 6-8 jam dengan memulai perjalanan di curug Bidadari dan berakhir di Taman Wisata Alam Gunung Pancar Karang Tengah, Babakan Madang, Bogor. 

Medan yang beragam sepanjang jalur trekking antara curug Bidadari dan gunung Pancar menawarkan berbagai pengalaman menarik, meskipun tantangan harus dihadapi pada setiap tahapnya.

Trekking Puncak

Berlokasi di kawasan pariwisata Paseban yang menarik di punggungan barat, perjalanan trekking ini akan dimulai dari titik kumpul di Highland Camp atau Geger Paseban Trekking Basecamp. 

Terdapat beberapa rute penjelajahan dengan durasi dan tantangan yang berbeda-beda, yang dapat dijangkau dalam waktu sekitar 1,5-2 jam perjalanan dengan melewati sungai, air terjun, dan hutan menuju Curug Panjang. Rute ini dirancang khusus untuk kegiatan trekking bersama keluarga.

Rute hiking kedua menuju Curug Bulao, dimulai dari Highland Camp melalui jalur Curug Panjang dan berakhir di Curug Bulao. Jalur trekking ini memakan waktu sekitar 2-3 jam perjalanan, melintasi hutan, sungai lembah, dan perbukitan. 

Rute ketiga adalah trekking menuju puncak Kencana, dengan waktu tempuh sekitar 4-5 jam perjalanan. Dan terakhir, terdapat rute trekking ke Curug Cilember.

Trekking Curug 7 Cilember

Jalur trekking di Puncak Bogor dengan rute dari Paseban menuju Curug 7 Cilember melintasi hutan pegunungan bawah yang menghubungkan antara Bumi Perkemahan Highland Camp dengan destinasi air terjun Cilember di sebelah barat. Jalur trekking ini melewati dua perbukitan di kaki Gunung Paseban dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam. 

Perjalanan akan mencapai destinasi air terjun ketujuh atau air terjun tertinggi di kompleks Curug Cilember, dan kemudian melanjutkan perjalanan melewati ketujuh air terjun tersebut hingga mencapai air terjun pertama. Mari menjelajahi dan dapatkan pengalaman yang menakjubkan!.

Trekking di Taman Nasional

Terdapat banyak tempat untuk hiking di Halimun-Salak, namun yang paling populer adalah jalur pendakian menuju Puncak Salak 1 (2.211 Mdpl) dan Puncak Salak 2 (2.190 Mdpl). Untuk mencapai Puncak Salak, para pendaki dapat memilih melalui pintu Pondok Cangkuang atau pintu Pasir Reungit/Gunung Bunder Bogor, keduanya merupakan jalur pendakian resmi yang telah ditetapkan. 

Selain itu, terdapat juga jalur hiking menuju Kawah Ratu, dengan tiga jalur resmi yang dapat digunakan untuk mencapainya. Jalur pertama adalah melalui Bumi Perkemahan Gunung Bunder dengan waktu tempuh sekitar 3-4 jam hiking. Sedangkan pintu lainnya adalah Pasir Reungit dan Bumi Perkemahan Cangkuang.

Lokasi hiking lainnya yang terdapat di Halimun adalah jalur interpretasi atau loop trail sepanjang sekitar 3,8 km di Citalahab-Cikaniki. Di sepanjang jalur interpretasi Citalahab-Cikaniki, para pendaki dapat menikmati keindahan berbagai jenis anggrek hutan, kantong semar, suplir, serta pepohonan yang telah berusia ratusan tahun. Selain itu, terdapat pula keberagaman fauna hutan yang dapat ditemui selama perjalanan hiking.

Trekking Kawah Ratu

Salah satu daya tarik yang memukau di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak adalah Kawah Ratu yang terletak di lereng barat Gunung Salak, pada ketinggian 1.437 Mdpl. Untuk mencapainya, saya akan mengajak Anda berjelajah melalui jalur resmi atau jalur terbaru yang masih eksotis, yang kita sebut jalur perawan. 

Dengan menggunakan jalur ini, perjalanan menuju Kawah Ratu dapat ditempuh dalam waktu sekitar 90-120 menit. Jalur ini melibatkan perjalanan menanjak melalui jalanan setapak yang berbatu, kadang-kadang melewati sungai dan persawahan, serta melewati jalanan yang lembab di bawah tajuk-tajuk pepohonan.

Trekking Curug Cibeureum

Trekking ke Curug Cibeureum melalui Cibodas Puncak adalah kegiatan olahraga yang melibatkan perjalanan dengan berjalan kaki sambil menikmati keindahan hutan hujan tropis yang terletak di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. 

Jalur trekking Curug Cibeureum merupakan rute pendakian menuju puncak Gunung Gede Pangrango yang diatur dengan baik oleh Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Jalur ini menjadi salah satu trek paling ramai dan favorit di Jawa Barat yang sering dilewati oleh pengunjung dan pendaki baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Air terjun Curug Cibeureum yang terletak di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dapat dicapai melalui pintu masuk Cibodas Puncak dengan berjalan kaki sejauh 2,8 km, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan. 

Jika memulai perjalanan dari Cipelang Sukabumi, dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 2-2,5 km melalui jalanan setapak yang berada di dalam kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. 

Demikian informasi dan ulasan mengenai tempat trekking di Bogor yang terkenal dengan keindahan alamnya.***

Klasemen Indonesia di Olimpiade Paris 2024 Lampaui Israel hingga Thailand

0

Bogordaily.net  – Klasemen Akhir Olimpiade Paris 2024, Indonesia berhasil melampaui Israel dan Thailand setelah gelaran dunia itu resmi berakhir.

Indonesia berhasil menduduki peringkat ke 39. Indonesia sukses memboyong dua medali emas dan satu perunggu. Capaian itu mengulangi sukses 32 tahun silam saat Olimpiade Barcelona 1992.

Sementara itu, Amerika Serikat kembali menunjukkan kekuatan besar dengan menjadi juara umum. Negeri Paman Sam memperoleh 40 emas, 44 perak, dan 42 perunggu.

AS menyamakan perolehan emas China dengan 40 keping medali setelah di cabor basket putri mengalahkan Perancis, 67-66. Namun mereka lebih berhak berada di puncak klasemen karena unggul jumlah perak dan perunggu.

China sendiri harus puas mengakhiri Olimpiade dengan duduk di peringkat dua lewat torehan 40 emas, 27 perak, dan 24 perunggu.

Sementara tim tuan rumah Prancis harus puas berada di peringkat lima dengan torehan 16 emas, 26 perak, dan 22 perunggu.

Indonesia Peringkat ke-39

Di sisi lain, Indonesia sukses memboyong dua medali emas dan satu perunggu. Capaian itu mengulangi sukses 32 tahun silam saat Olimpiade Barcelona 1992.

Indonesia finish di peringkat ke-39 di klasemen akhir perolehan medali dengan dua emas dari cabang olahraga angkat besi Rizki Juniansyah dan panjat tebing Veddriq Leonardo, serta satu perunggu dari pebulu tangkis Gregoria Mariska Tunjung.

Posisi kontingen Merah Putih berada di atas Israel (41), Thailand (44), Argentina (52) hingga Portugal (50).

Klasemen Akhir Olimpiade Paris 2024

Berikut ini klasemen akhir Olimpiade Paris 2024:

Indonesia sukses memboyong dua medali emas dan satu perunggu. Capaian itu mengulangi sukses 32 tahun silam saat Olimpiade Barcelona 1992.

Labkesda Kota Bogor Sediakan Berbagai Layanan

0

Bogordaily.net – Pembenahan sektor kesehatan menjadi atensi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan visi Indonesia Maju. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional tahun 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu 24 April lalu.

Pemerintah daerah diminta untuk turut serta dan andil dalam melakukan peningkatan kesehatan yang utamanya melalui upaya preventif serta peningkatan fasilitas kesehatan serta tenaga kesehatan dan penunjang lainnya.

Menjadi bagian dari konsep Megacities, Kota Bogor terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kesehatan secara mandiri, dengan menjalankan program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Transformasi Kesehatan Menuju Indonesia Maju, yang juga mendukung Pembangunan Indonesia Sentris di sektor kesehatan sebagai penunjang peningkatan sumber daya manusia (SDM) unggul dalam mempersiapkan bonus demografi.

Labkesda Kota Bogor Sediakan Berbagai Layanan

Kota Bogor memiliki laboratorium tingkat dua, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang sejak tahun 2021 telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Kota Bogor yang berlokasi di Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo, Tanah Sareal. Labkesda ini sebagai laboratorium kesehatan masyarakat dan laboratorium klinik yang bisa diakses oleh masyarakat di wilayah Jabodetabek, Sukabumi bahkan Cianjur.

Pada tahun 2023 Labkesda Kota Bogor telah menyelesaikan pembangunan gedung baru sebanyak tiga lantai dengan fasilitas lantai 1 sebagai ruang tunggu, pendaftaran dan konsultasi, lantai dua sebagai laboratorium dan lantai tiga yang direncanakan sebagai ruang rapat, aula, dan sebagainya.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena mengatakan, Kota Bogor ikut mendukung dalam percepatan transformasi kesehatan dalam mendukung Pembangunan Indonesia sentris sehingga tidak hanya berpusat di pulau Jawa.

Di samping itu, keberadaan Labkesda juga sebagai penunjang dari capaian Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kepesertaan jaminan kesehatan nasional. Di Kota Bogor sudah mencapai 100 persen lebih dan secara nasional hingga April keaktifannya sudah mencapai 96,91 persen sehingga jaminan kesehatan di Kota Bogor bisa terlayani.

“Labkesda Kota Bogor memiliki peran penting dalam integrasi layanan primer yang saat ini sudah menjadi laboratorium tingkat kedua yang memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium klinis dan laboratorium masyarakat serta menerima rujukan dari laboratorium puskesmas yang merupakan labkesmas tingkat 1,” ujar Erna belum lama ini.

Labkesda Kota Bogor Sediakan Berbagai Layanan

Kepala Labkesda Kota Bogor, Selamat Djaya mengatakan, saat ini Labkesda dalam sehari melayani 30 hingga 50 pasien, tidak hanya dari Kota Bogor namun juga dari luar wilayah Kota Bogor.

“Labkesda garda terdepan, sehingga desainnya sudah tingkat dua. Karena kita belajar saat Covid-19 lalu ini menjadi garda dalam memeriksa hasil lab. Sehingga, keberadaan Labkesda yang sudah ditingkatkan ini bisa melakukan deteksi dini, seperti pemeriksaan untuk anak stunting, penyakit emergency yang sifatnya virus, jadi itu bisa kita periksa sehingga ini bisa menjadi pusat penelitian di Kota Bogor,” ujar Selamat.

Jenis layanan yang bisa diakses adalah Laboratorium klinik melayani, Hematologi, Kimia Klinik, Mikrobiologi dan Parasitologi, Imunologi, Serologi dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat yakni Kualitas air, hygiene dan sanitasi jasa boga, bahan tambahan makanan, kualitas lingkungan.

“Untuk pasien atau individu mayoritas melakukan konsultasi atau pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan check up atau pengambilan sampel darah,” kata Selamat.

Ia menambahkan, selain itu Labkesda juga ikut dalam pemeriksaan sampel makanan di sekolah atau di pusat jajanan untuk memastikan anak-anak mendapatkan jajanan yang sehat.

“Kemudian ada juga pihak swasta, grup atau perusahaan yang mengakses layanan kesehatan masyarakat, seperti pengecekan sampel air bahan makanan dan sebagainya,” katanya.

Dengan peningkatan kesehatan yang bisa diakses oleh daerah di sekitar Kota Bogor, tentu ini menjadi peningkatan kesehatan yang bisa diakses secara luas.

Sehingga, mendukung Indonesia Sentris dalam pemerataan kesehatan baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa, agar pemerintah pusat bisa fokus untuk penanganan di seluruh wilayah yang memerlukan bantuan peningkatan kesehatan.

Daftar Tarif

Labkesda Kota Bogor Sediakan Berbagai Layanan

AP Pemeran Pria di Video Audrey Davis Ditangkap Polisi

0

Bogordaily.net – Pemeran pria di video viral Audrey Davis kini jadi perbincangan Netizen di jagat maya.

Selain itu, polisi juga kini sudah berhasil menangkap pemeran pria dalam video viral Audrey Davis tersebut 

AP Pemeran Pria di Video Audrey Davis Ditangkap 

Polisi mengungkap perkembangan terkini kasus video syur viral yang melibatkan wanita AD, anak dari musisi Indonesia David Bayu. 

Terkini, pemeran pria dalam video syur tersebut sudah ditangkap.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan tersangka AP (27) ditangkap di kediamannya pada Sabtu (10/8/2024) dini hari. 

AP sudah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan.

“Selanjutnya penyidik mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap tersangka AP dan dilanjutkan dengan pemeriksaan AP sebagai tersangka,” kata Ade Safri kepada wartawan, Senin (12/8/2024).

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui AP merupakan pemeran pria dalam video syur tersebut. 

Ia juga diduga sebagai penyebar pertama video asusila tersebut.

“Memerankan (sebagai pemeran pria) dan merekam video bermuatan melanggar kesusilaan dan atau pornografi pada tanggal 19 Des 2022. Menyebarkan video bermuatan melanggar kesusilaan dan atau pornografi melalui media sosial Twitter atau X dengan akun S*** username @b*****,” jelasnya.

Audrey Davis Akui Sebagai Pemeran di Video 

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap anak David Bayu, AD. Hasilnya, AD mengakui sosok pemeran dalam video syur tersebut adalah dirinya.

“Dari hasil pemeriksaan lanjutan yang dilakukan terhadap saksi AD, saksi AD mengakui bahwa sosok wanita dalam video tersebut adalah dirinya,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (7/8).

Ade mengatakan ada 27 pertanyaan yang diajukan penyidik selama pemeriksaan yang berlangsung 3 jam itu. Menurut dia, AD juga menyerahkan beberapa dokumen terkait kasus tersebut.

“Saat pemeriksaan terhadap saksi AD, saksi AD juga menyerahkan beberapa dokumen kepada penyidik dan akan dilakukan analisa oleh tim penyidik terkait dugaan tindak pidana yang terjadi,” jelasnya.

“Dari keterangan saksi AD, penyidik mendapatkan beberapa keterangan baru yang akan didalami oleh penyidik untuk pengembangan hasil penyidikan dalam penanganan perkara a quo. Sementara kami belum bisa sampaikan karena merupakan materi penyidikan, nanti akan kami update perkembangannya,” imbuhnya.***

 

Peringati Hari UMKM Nasional, KemenKopUKM Konsisten Percepat UMKM Naik Kelas

0

Bogordaily.net – Seiring peringatan Hari UMKM Nasional, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas UMKM agar dapat naik kelas dalam rangka mendukung pencapaian visi Indonesia Emas di tahun 2045.

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM Yulius mengatakan, saat ini pelaku UMKM mendominasi lebih dari 99 persen dari keseluruhan unit usaha di Indonesia. Di sisi lain pelaku UMKM nasional belum banyak yang terhubung ke dalam rantai pasok industri dan jauh dari akses inovasi teknologi serta akses pembiayaan.

Padahal, kata Yulius, salah satu prasyarat utama untuk mencapai target Indonesia Emas yaitu meningkatkan pendapatan per kapita menjadi 30.300 dolar AS atau setara Rp475 juta per tahun pada tahun 2045 dari saat ini sebesar 4.900 dolar AS. Salah satu strategi untuk meningkatkan pendapatan per kapita adalah dengan mengubah struktur usaha dari mikro menjadi kecil dan kecil ke menengah.

“Tantangan kita memang tidak mudah, karena perekonomian yang ditandai dengan adanya krisis pangan, krisis ekonomi, krisis iklim, atau bahkan krisis geopolitik yang melanda dunia,” kata Yulius dalam sambutannya pada acara Simposium Hari UMKM Nasional dan MSME Innovation Expo 2024 dengan tema “UMKM Maju Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045” di Jakarta, Senin (12/08).

Demi mendorong daya saing dan peran sektor UMKM terhadap pertumbuhan perekonomian nasional, dibutuhkan ekosistem yang dapat menghasilkan usaha bernilai tambah dan dapat menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. Strateginya dengan memastikan pelaku usaha UMKM dapat terhubung dalam rantai pasok atau suplai chain dalam roda bisnis sektor usaha besar.

“Inilah tugas kita bersama, peran dan kolaborasi dari berbagai pihak menjadi hal yang sangat penting guna melengkapi ekosistem usaha rakyat agar dapat tumbuh dan terhubung ke dalam rantai pasok industri nasional dan global,” kata Yulius.

Untuk itu KemenKopUKM telah merumuskan tujuh strategi dalam melakukan transformasi pembangunan sektor UMKM dan koperasi untuk mengakselerasi pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Pertama, memperluas akses dan inovasi pembiayaan usaha kemudian kedua, meningkatkan peran UMKM dalam rantai nilai industri.

Ketiga, melalui pemanfaatan hasil riset dan teknologi. Keempat, perlindungan dan resiliensi usaha. Strategi kelima, dengan penerapan prinsip berkelanjutan pada usaha dan melalui pengembangan kewirausahaan inklusif serta penguatan UMKM halal dan koperasi syariah.

“Sejalan dengan semakin banyaknya pihak-pihak yang berkolaborasi dalam pengembangan dan penguatan UMKM maka semakin banyak dan cepat UMKM kita bisa naik kelas,” kata Yulius.

Di tempat yang sama Ketua Umum Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) Cahyadi Joko Sukmono percaya bahwa UMKM masih konsisten menjadi tulang punggung bagi perekonomian nasional. Untuk menuju Indonesia Emas di tahun 2045, sektor UMKM wajib meningkatkan kontribusinya terhadap PDB nasional.

Dalam mendorong UMKM naik kelas, Cahyadi menyebutkan pentingnya peranan aggregator baik di bawah binaan pemerintah atau swasta. Menurutnya keberadaan aggregator berperan signifikan terhadap percepatan perubahan status UMKM dari informal ke formal atau dari usaha skala mikro ke kecil atau menengah.

“Solusi yang kami usulkan adalah dengan memperkuat aggregator baik itu koperasi, Pemda (pemerintah daerah) hingga peran dari pemerintah desa sehingga dapat lebih optimal dalam mendampingi pelaku UMKM,” kata Cahyadi.

Sementara itu Bupati Mimika Papua Johannes Rettob mengatakan sektor UMKM berbasis sumber daya alam di wilayahnya sangat potensial untuk dikembangkan. Namun terdapat beberapa kendala yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemda Mimika yaitu akses bahan baku yang sulit, dan tingginya biaya logistik sehingga menghambat pemasaran produk UMKM.

“Saluran pemasaran produk UMKM ke luar Pulau menjadi hambatan utama, hingga kini kami terus mencari solusi untuk memperluas jaringan pemasaran ini,” kata Johannes.

Atas permasalahan tersebut, Johannes berharap KemenKopUKM dapat membantu mencari solusi agar produk UMKM dari Mimika bisa lebih mudah dipasarkan di pasar nasional hingga pasar ekspor. Selama ini pihaknya sudah bermitra dengan swasta untuk menyelesaikan berbagai hambatan tersebut namun belum dapat berjalan dengan optimal.

“Kami berharap Kementerian Koperasi dan UKM ini dapat memberikan dorongan kepada kami. Saya optimistis dengan masa depan UMKM di Mimika, dengan dukungan dari berbagai pihak terutama dari Kementerian, Apindo, pihak swasta dan stakeholder lainnya,” kata Johannes.***

Arsitek IKN Siapa? Yuk Kenal  I Nyoman Nuarta, Arsitek Istana Garuda IKN  

0

Bogordaily.net – Arsitek IKN siapa? Sosoknya jadi perhatian setelah viral di media sosial disebut mirip kelelawar dan banjir kritik.

Arsitek itu adalah I Nyoman Nuarta. Ia pun banyak dicari setelah bentuk Istana Garuda IKN menjadi sorotan dan viral karena disebut mirip sarang kelelawar.

Mendengar soal kritikan terhadap karyanya, I Nyoman Nuarta pun memberikan tanggapan. 

Perancang patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini mengatakan bahwa penilaian karya memang kembali ke masing-masing orang.

“Jadi kalau itu menjadi aura mistis ada segala macam,ya itu terserah masing-masing lah, tapi kita membuat itu tentu Istana agar berwibawa, kita butuh wibawa itu,” ujar I Nyoman.

Arsitek IKN Siapa? Inilah Profil I Nyoman Nuarta

I Nyoman Nuarta lahir di Tabanan, Bali dan merupakan seorang pematung ternama Indonesia.

Anak ke-6 dari sembilan bersaudara ini diduga memiliki darah seni dari sang paman yakni Ketut Dharma Susila yang merupakan guru seni rupa.

Alumni ITB 

Ilmu seni semakin ia tekuni di bangku kuliah. Nyoman Nuarta berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan seni lukis. Namun setahun berjalan, ia memilih pindah ke jurusan patung.

Nama I Nyoman Nuarta sudah mulai dikenal di dunia seni ketika ia berhasil memenangkan lomba patung proklamator Republik Indonesia di tahun 1979.

Sebelum akhirnya membuat desain Istana Garuda, I Nyoman Nuarta sudah membuktikan bakatnya melalui patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang merupakan salah satu objek wisata ikonik di Bali. 

GWK sendiri mulai dibangun pada 1998, kemudian tertunda karena krisis moneter dan akhirnya selesai pada 2018.

Berkat kepiawaiannya tersebut, Nyoman Nuarta juga ditunjuk untuk mendesain Istana Garuda IKN (Ibu Kota Nusantara).

Demikian informasi dan ulasan mengenai arsitek IKN Siapa setelah viral karena Istana Garuda IKN disebut mirip kelelawar.***