Home Blog Page 1450

Selebgram Alnaura Karima Pramesti yang Diburu Interpol dan Ditangkap di Jepang. Siapa dia?

0

Bogordaily.net – Selebgram Alnaura Karima Pramesti ditangkap di jepang setelah jadi buronan interpol.

Selebgram asal Palembang itu, kini menjalani hukuman atas kasus penipuan investasi yang menyeret namanya sejak tahun 2021.

Alnaura, atau yang akrab dipanggil Naura, terkenal lewat bisnis yang ia jalani, termasuk usaha makanan “Pentol dan Seblak Begal” yang memiliki banyak cabang di Palembang serta produk kecantikan yang ia jual di platform online.

Namun, namanya menjadi perbincangan hangat ketika terlibat kasus hukum karena penipuan investasi dengan iming-iming keuntungan tinggi.

Kronologi Kasus Selebgram Alnaura Karima

Kasus ini berawal pada tahun 2021 ketika Alnaura menawarkan investasi dalam bisnis pakaian dengan janji keuntungan sebesar 9 persen per bulan.

Investasi ini ternyata adalah penipuan, dan pada April 2022, Pengadilan Negeri Palembang memvonis Naura bersalah.

Upaya banding ke Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan sempat membuahkan hasil dengan keputusan bebas bagi Naura pada Mei 2022.

Namun Jaksa Penuntut Umum membawa kasus ini ke Mahkamah Agung, yang akhirnya memutuskan bahwa Naura bersalah dan menetapkan hukuman dua tahun penjara pada November 2022.

Setelah putusan ini, jaksa melakukan pemanggilan untuk eksekusi namun Naura tidak memenuhi panggilan dan bahkan melarikan diri ke luar negeri.

Kejaksaan kemudian menetapkan Naura sebagai buronan melalui daftar pencarian orang (DPO) dan mengeluarkan red notice yang diterbitkan oleh Interpol pada awal tahun 2024.

Naura berhasil ditangkap oleh Tim Intelijen Kejaksaan Agung di Jepang dan dibawa kembali ke Indonesia pada Oktober 2024 untuk menjalani hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan Wanita di Palembang.

Profil Alnaura Karima Pramesti

Naura lahir pada 9 Agustus 1992 di Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan, sehingga kini berusia 32 tahun.

Naura tidak hanya dikenal sebagai selebgram, tetapi juga pebisnis dengan beberapa usaha di bidang makanan dan kecantikan.

Di tengah pelariannya, Naura tetap aktif di media sosial, bahkan menawarkan jasa titip (jastip) barang dari luar negeri yang diminati banyak pengikutnya.

Tak hanya kasus penipuan investasi, Naura juga kerap terseret kontroversi dengan berbagai pihak.

Nama Naura beberapa kali disebut dalam perseteruan di media sosial, termasuk dengan M. Irman dan Icha Atazen ‘Tante Yuhu’.

Selain itu, ia beberapa kali menjadi topik pembicaraan publik karena unggahan dan interaksi kontroversial di media sosial, di mana ia aktif melakukan promosi berbayar atau paid promote.

Biodata Alnaura Karima Pramesti

  • Nama Lengkap: Al Naura Karima Pramesti binti Alamsyah Nas
  • Tempat, Tanggal Lahir: Tanah Abang, Sumatera Selatan, 9 Agustus 1992
  • Usia: 32 tahun
  • Bisnis: Pentol dan Seblak Begal, produk kecantikan, jastip
  • Akun Instagram: @alnauraakpp

Demikian informasi dan ulasan mengenai selebgram Alnaura Karima Pramesti yang jadi buronan Interpol dan berhasil ditangkap dan Jepang.***

Simak Harga Emas LM Antam Pagi Ini Senin 28 Oktober 2024, Cek!

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam terkini yang dijual per gram oleh Pegadaian malam ini per gram, Senin 28 Oktober 2024.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam

Segini harga emas produksi Antam :

Harga Emas Antam di Pegadaian 0,5 gram: Rp 838.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 1 gram: Rp 1.573.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 2 gram: Rp 3.084.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 3 gram: Rp 4.600.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 5 gram: Rp 7.632.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 10 gram: Rp 15.206.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 25 gram: Rp 37.887.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 50 gram: Rp 75.692.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 100 gram: Rp 151.303.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 250 gram: Rp 377.985.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 500 gram: Rp 755.753.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 1000 gram: Rp 1.511.465.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian Senin 28 Oktober 2024.***

Persis Kota Bogor Dukung Rena Da Frina-Teddy Risandi

0

Bogordaily.net – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 4, Rena Da Frina dan Teddy Risandi, mendapat dukungan dan apresiasi dari Keluarga Besar Persatuan Islam (PERSIS) Kota Bogor.

Dukungan tersebut diberikan karena Rena dan Teddy menunjukkan komitmen yang kuat terhadap hak-hak umat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan guru ngaji serta memperkuat pendidikan keislaman di wilayah Bogor.

Ketua Pimpinan Daerah PERSIS Kota Bogor, H. Slamet Ibnu Hamzah, menyatakan bahwa pasangan ini memiliki visi yang sesuai dengan misi PERSIS, terutama dalam hal membangun pondasi agama yang kokoh di tengah masyarakat melalui perhatian terhadap kesejahteraan guru ngaji.

Menurutnya, pasangan Rena dan Teddy memahami pentingnya pendidikan agama dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, sehingga PERSIS merasa langkah ini layak untuk diberikan apresiasi.

“Tim siyasah jamiyyah dari PERSIS akan mempertimbangkan rekomendasi dan dukungan terhadap calon kepala daerah di tingkat provinsi maupun kota. Hal ini didasarkan pada kesamaan ideologi dan visi-misi untuk memajukan Jawa Barat, khususnya Kota Bogor, serta dukungan terhadap program strategis Persatuan Islam,” jelas H. Slamet, Ketua PD PERSIS Kota Bogor.

Rena Da Frina dalam beberapa pertemuan menekankan bahwa para guru ngaji harus menjadi perhatian pemerintah.

Sebagai bentuk pengakuan atas jasa mereka, Rena dan Teddy merencanakan anggaran khusus untuk meningkatkan kesejahteraan guru ngaji, serta memperkuat infrastruktur keagamaan di Kota Bogor.

Tidak hanya fokus pada kesejahteraan guru ngaji, pasangan ini juga berkomitmen membangun dan memperbaiki sarana ibadah seperti masjid dan mushola untuk menciptakan lingkungan yang lebih religius.

Dalam program kerja 100 hari pertama, Rena-Teddy telah mencantumkan rencana pemberian insentif bagi para guru ngaji, dengan nilai Rp400 ribu per orang.

Bahkan, mereka juga berencana untuk memberikan insentif serupa kepada petugas rumah ibadah dari berbagai agama, baik yang beragama Islam maupun non-Islam, dengan nominal yang sama.***

Ibnu Galansa

Dedie Rachim Janjikan Pemetaan Fasilitas Kesehatan di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Calon Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menyoroti fasilitas kesehatan di Kota Bogor yang masih terbatas. Saat dirinya melakukan kegiatan kewilayahan, Dedie Rachim melihat banyak kebutuhan masyarakat.

Dedie Rachim menemukan masalah banyak titik kunjungannya yang ternyata jaraknya lumayan jauh dari fasilitas kesehatan.

“Misalnya di wilayah Bogor Selatan, ada beberapa daerah yang kami jumpai yang contournya sulit,” tutur dia baru baru ini.

Mengetahui hal itu, calon wali Kota Bogor yang berpasangan dengan Jenal Mutaqin itu akan secepatnya melakukan pemetaan kembali. Mana saja wilayah yang diperlukan atau puskesmas yang yang perlu dibantu.

Meski begitu, Dedie menyadari, untuk merumuskannya, dia harus lebih dulu menghitung ketersediaan tenaga medis dan dokter, agar bisa memenuhi sarana dan prasarana fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bogor.

“Masalah penambahan fasilitas kesehatan juga harus diimbangi dengan jumlah tenaga medis juga dokternya. Ini harus betul betul dihitung, tidak bisa berspekulasi,” urai dia.

Apalagi, ungkap dia kembali, temuan masalah fasilitas kesehatan ini harus sesegera mungkin diatasi.

“Puskesmas di Kota Bogor itu ada 27, sementara jumlah kelurahan ada sekitar 68. Jika ditanya kurang, sudah pasti kurang,” tegas dia.

Selain itu, Dedie Rachim juga melihat banyak sekali masalah ambulans. Jika mengacu pada peraturan Kementerian Kesehatan, harus menyertai tenaga medis dan dokter. Jadi ambulans yang ada sekarang masih tidak mengcover semua kelurahan.

“Untuk sementara (masalah ambulans) kita pakai kendaraan serba guna dulu. Itu sudah jadi rencana kami ketika terpilih nanti,” ungkapnya.***

Ibnu Galansa

Dorong Pemberantasan Narkotika, Hj Hakanna Temuin Penggiat Anti-Narkotika

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor Komisi I, Hj. Hakanna mengadakan pertemuan dengan penggiat permasalahan narkotika, Bonni Sofianto, dari Yayasan Asy Griya Mandiri di Gedung DPRD Kota Bogor, Minggu 27 Oktober 2024.

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai tantangan terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang kian meresahkan di Kota Bogor.

Diskusi ini menjadi langkah konkret bagi Pemerintah Kota Bogor, khususnya pihak legislatif, untuk menggali lebih dalam tentang permasalahan narkotika yang ada di tengah masyarakat.

Hj. Hakanna yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Khusus Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di Kota Bogor menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan organisasi masyarakat sangat penting dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.

“Kami ingin mendapatkan pandangan dari berbagai pihak, termasuk komunitas dan organisasi yang fokus pada penanggulangan narkotika, agar kita bisa merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Hj. Hakanna.

Sementara itu, menurut Bonni Sofianto dari Yayasan Asy Griya Mandiri keterlibatan berbagai elemen masyarakat akan mempermudah proses pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kota Bogor.

“Kita harus mulai dari akar masalah, memberikan edukasi dan pemahaman yang benar kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar mereka tidak mudah terjebak dalam lingkaran narkotika,” katanya.

Pertemuan ini juga membuka peluang untuk kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat dalam mencari solusi efektif untuk masalah narkotika di Kota Bogor.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat langkah-langkah strategis yang akan diambil ke depan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika,” tandasnya.****

Ibnu Galansa

Ikhtiar Pemkot Bogor Menurunkan Angka Stunting, Intervensi Baduta Jadi Fokus Kelurahan dan Kecamatan

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggerakkan jajaran kecamatan hingga kelurahan untuk menangani stunting. Bahkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bogor juga turun langsung mencari langkah terbaik intervensi stunting.

Hubungan antara sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama dalam penanganan stunting dan program Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari buang air besar sembarangan sangatlah penting. Hal itu ternyata berkorelasi erat.

“Pada saat ini kami mengevaluasi data stunting, ternyata stunting beririsan dengan kondisi fisik lingkungan yang kumuh. Di daerah yang ODF-nya tinggi, angka stunting juga tinggi. Makanya, pendekatan sanitasi menjadi sangat penting dalam penanganannya,” ujar Syarifah saat Evaluasi dan Monitoring TPPS di Bogor Creative Center (BCC) belum lama ini.

Dirinya menegaskan pentingnya implementasi yang konsisten dan komitmen dari seluruh perangkat daerah untuk mempercepat penanganan ODF. Oleh karena itu, Pemkot Bogor telah membentuk tim khusus percepatan penurunan ODF.

“Kami telah bergerak secara bertahap, dimulai dari dua kelurahan yang telah ODF, kemudian bertambah menjadi 18, dan ke depannya akan ada lebih banyak lagi kelurahan yang dibantu,” ungkapnya.

Begitu juga terkait stunting. Ekspos di hadapan semua lurah dan OPD pendampingnya. Ada dua target sasarannya.

‘’Pertama, menurunkan stunting, kedua, keluarga berisiko stunting tidak menjadi stunting alias tidak ada stunting baru,” ujar Syarifah.

Syarifah mengatakan, pada ekspos ini camat menampilkan data-data stunting berdasarkan by name by address setiap anak di bawah umur dua tahun (Baduta). Dari data ini akan terlihat anak-anak mana yang sudah atau yang belum diintervensi, baik dari corporate social responsibilities (CSR), pemberian makanan tambahan, dan lainnya.

“Setiap anak punya persoalan kasus yang berbeda-beda. Misalnya, ada anak yang belum punya Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS, ada juga faktor risiko dari orang tua. Pendekatan ini diharapkan bisa menurunkan stunting dan mencegah stunting baru,” jelasnya.

Ia menerangkan, strategi penurunan stunting dengan intervensi langsung kepada Baduta ini menjadi fokus perhatian kelurahan dan kecamatan. Sementara itu, keluarga berisiko stunting yang lain, seperti Calon Pengantin (Catin), Ibu Hamil (Bumil), dan Ibu Menyusui (Busui), diintervensi jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) dan puskesmas yang memang sudah memiliki program untuk penambahan vitamin dan pemeriksaannya.

“Provinsi Jawa Barat menargetkan 15 persen penurunan stunting selama enam bulan ini, tapi target ini sangat berat karena penurunan 0,5 persen saja dilakukan selama satu tahun penanganan,” ucap Syarifah.

“Data keseluruhan angka stunting pada 2022, dari 2.300 anak stunting, turun menjadi 1.808 anak. Di data penimbangan bulan Agustus 2024, angka stunting kembali turun menjadi 1.588 anak atau turun 2,3 persen,” sambungnya.***

Penjual Roti Bakar Tewas Tertabrak Kereta Api di Tanah Sareal Bogor

0

Bogordaily.net – Penjual roti bakar tewas tertabrak kereta api di perlintasan rel KRL di kawasan Tanas Sareal Bogor.

Korban bernama Mustari (59). Ia ditemukan tewas di sekitar rel kereta api kawasan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat. Mustari tewas usai tertabrak kereta api.

“Menurut keterangan saksi, bahwa korban sejak tiga hari ini sering bolak balik melintas rel kereta api, tepatnya di belakang warung bubur,” kata Kapolsek Tanah Sareal Kompol Ariani kepada wartawan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (27/10) sekitar pukul 18.10 WIB. Mustari diduga tidak mendengar suara kereta yang melintas.

“Diduga korban tidak mendengar suara tanda kereta api melintas dari arah Jakarta menuju Bogor,” jelasnya.

Korban kemudian terlihat tergeletak di sisi rel. Ariani mengatakan Mustari sempat terlempar.

“Kemudian diketahui korban dan didapati sudah meninggal dunia di tempat dengan keadaan luka pada bagian kepala,” ujarnya.

Polisi kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah korban. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Bogor.

Korban yang diketahui sebagai penjual roti bakar itu tertabrak kereta dari arah Jakarta menuju Bogor dengan kecepatan sekitar 80-100 kilometer perjam.

Polisi yang mendapat laporan tersebut bergegas menuju lokasi kejadian. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke untuk pemeriksaan lebih lanjut.***

Waspada Hujan, Simak Ramalan Cuaca Bogor BMKG Senin 28 Oktober 2024

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bogor cerah sampai sore hari Senin 28 Oktober 2024.

Pukul 09.00 WIB, cuaca cerah berawan. Memiliki suhu 31⁰ Celcius, kelembaban 50 persen, dengan kekuatan angin 5 km/jam dari Utara.

Pukul 10.00 WIB, cuaca cerah. Memiliki suhu 32⁰ Celcius, kelembaban 45 persen, dengan kekuatan angin 5 km/jam dari Utara.

Pukul 12.00 WIB, cuaca cerah berawan. Memiliki suhu 34⁰ Celcius, kelembaban 37 persen, dengan kekuatan angin 5 km/jam Timur Laut.

Pukul 13.00 WIB, cuaca cerah berawan dengan suhu 35⁰ Celcius, kelembaban mencapai 35 persen, serta kekuatan angin 5 km/jam Timur Laut.

Pukul 15.00 WIB cuaca udara kabur dengan suhu 33° Celcius. Kelembaban mencapai 40 persen, dengan kekuatan angin 3 km/jam Utara.

Pukul 17.00 WIB, cuaca hujan ringan dengan suhu 29° Celcius, kelembaban 56 persen. Serta memiliki kekuatan angin yang mencapai 3 km/jam dari Utara.

Pukul 20.00 WIB, cuaca hujan ringan suhu 27° Celcius, kelembaban 71 persen. Serta memiliki kekuatan angin yang mencapai 1 km/jam dari Tenggara.

Pukul 22.00 WIB, cuaca hujan ringan dengan suhu 26° Celcius, 75 persen. Dengan kekuatan angin 1 km/jam dari Tenggara.

Bagi kamu yang hendak beraktivitas, agar selalu membawa jas hujan.

Kemudian jaket tebal serta minum vitamin setiap hari saat beraktivitas. Untuk menjaga imunitas tubuh.

Perlu diketahui informasi soal cuaca setiap harinya disampaikan oleh BMKG.

Tak hanya Bogor, seluruh daerah di Indonesia juga memiliki perkiraan cuacanya masing-masing yang perlu dicek secara rutin.

BMKG, merilis data tentang prakiraan cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin hingga tingkat kelembapan udara, di semua wilayah di Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Untuk informasi lebih lanjutnya, kamu bisa cek akun sosial media Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Instagram maupun Twitter.

Demikian ramalan cuaca menurut BMKG Senin 28 Oktober 2024 di Kota Bogor.***

Wantannas Gelar Diskusi “Bahasa Indonesia Jembatan Menuju Peradaban Maju”

0

Bogordaily.net – Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI menggelar diskusi bahasa dan kebudayaan dengan tema “Bahasa Indonesia Jembatan Menuju Peradaban Maju” yang digelar di Nautic Coffe, Jakarta Pusat, Minggu 27 Oktober 2024.

Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) 2024 serta Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.

Pembicara utama dalam diskusi ini adalah Sekretaris Jenderal (Sesjen) Wantannas Laksamana Madya TNI T.S.N.B Hutabarat.

Sementara yang menjadi narasumber diskusi yakni Wadek FBS Universitas Indraprasta PGRI Jakarta Bambang Sumadya, Dosen FIPB Universitas Indonesia Syahrial, serta Peneliti Sastra dan Ilmu Sosial Budaya Imam Muhtarom.

Diskusi yang dimoderatori Dosen DKV Universitas Indraprasta PGRI Jakarta Puguh TjS Warudju ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari pengajar, pegiat sastra dan bahasa, sejumlah jajaran Wantannas RI, insan pers, hingga mahasiswa.

Laksdya Hutabarat dalam pemaparannya menekankan pentingnya memelihara dan menyebarluaskan penggunaan bahasa Indonesia di masyarakat.

“Bahasa Indonesia harus dipelihara dan ditumbuhkembangkan pada masyarakat Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia agar mengglobal,” tuturnya.

Dengan begitu, lanjutnya, bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa akan menjadi jembatan menuju peradaban yang maju, yang membawa Indonesia menjadi bangsa terkemuka di masa mendatang.

“Saya yakin penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, serta sebagai kebanggaan bangsa, maka bahasa Indonesia ini akan bisa menjadi global dan Indonesia akan menjadi negara yang terkemuka,” tutup Laksdya Hutabarat. (Gibran)

Pemkab Bogor Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Hadapi Bencana Melalui Tangguh Festival

0

Bogordaily.net – Dalam rangka Bulan Pengurangan Risiko Bencana, Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Tangguh Festival tahun 2024, yang berlangsung di halaman kantor BPBD Kabupaten Bogor, Sabtu (26/10/24). Ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.

Mewakili Pj. Bupati Bogor, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Kabupaten Bogor Zainal Ashari mengatakan, bahwa bulan pengurangan risiko bencana adalah momen reflektif sekaligus strategi untuk meningkatkan kesadaran dan koordinasi dalam menghadapi risiko bencana yang semakin meningkat.

Pendekatan kolaborasi pentahelix dalam pengurangan risiko bencana, yang melibatkan lima sektor utama yaitu pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, serta media massa. Menawarkan kerangka kerja komprehensif guna memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman alam.

“Tangguh Festival ini merupakan upaya konkret untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam upaya mengurangi risiko bencana. Melalui berbagai kegiatan yang menarik dan edukatif, kami ingin menanamkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Aspem Kesra.

Menurutnya, ancaman terhadap megathrus di Kabupaten Bogor lebih dari kepada guncangan gempa yang kuat dan bisa menimbulkan kerusakan struktur rumah dan bagunan sebagaimana potensi gempa lainnya yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Bogor. Selain megathrust Kabupaten Bogor juga terancam oleh sesar aktif yakni sesar Cimandiri, sesar Lembang dan yang paling panjang sesar Baribis, yang membentang dari Tangerang melewati Depok dan Kabupaten Bogor hingga ke Majalengka. Jika caesar Baribia terjadi gempa besar akan berdampak di wilayah Kabupaten Bogor.

“Dengan memahami potensi risiko dan mengintegrasikan upaya mitigasi yang komprehensif, kita dapat mengurangi dampak bencana yang mungkin terjadi, melindungi populasi dan menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah tantangan geologis yang dihadapi, sehingga dampak negatif dari bencana alam dapat diminimalisir,” tegasnya.

Selanjutnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat menyampaikan, Kabupaten Bogor memiliki potensi bencana alam dampak dari sesar Baribis merupakan sebuah patahan Bumi terpanjang yang berada di pulau Jawa dimulai dari Tangerang Selatan masuk ke Jakarta Selatan kemudian masuk ke wilayah Depok bergeser ke arah Bekasi, ke Cileungsi lalu Citeureup kemudian Karawang dan berakhir di Majalengka. Sesar ini aktif yang bergerak di 5 mm setiap tahun dan pada tahun 1943 pernah terjadi gempa diatas 7.0 SR dan menyebabkan korban dan segala infrastruktur rusak.

“Kami para relawan hadir menyelenggarakan kegiatan ini bukan untuk menakut-nakuti, sesar Baribis megathrust itu merupakan potensi bencana, dan sampai hari ini tidak ada satu alat pun yang paling canggih di dunia pun bisa mendeteksi kapan gempa bumi itu terjadi, tidak ada satu orang ahli pun yang bisa meramalkan gempa bumi itu terjadi. Tetapi ancaman ini merupakan sebuah ancaman yang nyata, oleh karena itu kami dari BPBD dari pemerintah Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FRB) menggugah kesadaran kita bahwa sungguh kita harus bergerak mempersiapkan diri apabila terjadi bencana, itu tujuan utama diadakannya festival ini,” tegas Ade Hasrat.

Di tempat yang sama, Ketua FRB Kabupaten Bogor Witoro menjelaskan, bulan Oktober ini merupakan bulan pengurangan risiko bencana, hari ini merupakan puncaknya acara bulan PRB dengan menggelar Bogor tangguh festival.

Insya Allah kegiatan ini akan berlangsung 2 hari rangkaian dari pagi sampai malam, akan ada kopi santai bersama seluruh relawan yang ada di Kabupaten Bogor dan luar Kabupaten Bogor, kemudian sosialisasi dan edukasi tentang bagaimana mitigasi bencana, yang mudah-mudahan besok pagi kita sambung perlombaan tanggap bencana perlombaan-perlombaan dimana kita mengantisipasi ketika kita ada bencana, dari seluruh relawan yang ada dan sekolah-sekolah yang akan hadir,” imbuhnya.***