Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 1480

Kantongi Surat DPP Gerindra, Jenal Mutaqin Jawab Siapa Kawan Duetnya di Pilwalkot Bogor 2024

0

Bogordaily.net – Jenal Mutaqin sudah mengantongi surat sakti dari DPP Partai Gerindra untuk maju sebagai calon Walikota di Pilwalkot Bogor 2024.

Ia akan jadi lawan calon petahana Dedie Rachim atau justru jadi teman duetnya, belum ada kepastian. Atau justru sudah punya kandidat.

Tapi, dia menegaskan politik sangat dinamis dan semua kemungkinan bisa saja terjadi.

Jenal Mutaqin mengatakan, dengan diterimanya surat tugas, ia akan fokus melaksanakan 6 tugas yang diisyaratkan oleh DPP Gerindra dalam menghadapi pilwalkot Bogor 2024.

“Tahapan – tahapan tentu akan saya lakukan sesuai dengan arahan DPC dan BAPPDA Gerindra Kota Bogor, itu yang menjadi fokus dan konsen saya untuk mendapatkan rekomendasi,” ungkap Jenal.

Ia akan berencana berkomunikasi dengan partai – partai dan Bakal Calon Walikota Kota Bogor. Walau ia mengakui untuk membangun komunikasi tidak mudah untuk dilaksanakan.

“Peluang – peluang Walikota atau Wakil Walikota tentu sangat dinamis, tergantung upaya saya untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas,” tambahnya.

Namun untuk Calon Walikota, menurutnya tidak menutup kemungkinan selama survei yang didapat dapat menandingi calon – calon yang lain.

“Namun semua serba dinamis, dan DPP mempunyai pandangan komprehensif tentang siapa dengan partai apa, itu yang akan kita laporankan sehingga Pusat membuat pertimbangan yang akan menjadi keputusan,” tandasnya.

Sementara itu, Partai Gerindra sudah menyerahkan surat tugas kepada Jenal Mutaqin sebagai calon kepala daerah untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024.

Surat tugas tersebut diserahkan langsung di Kantor DPC Gerindra yang berlokasi di Jalan Achmad Adnawijaya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor, Minggu 28 Juli 2024.

Pengurus DPP Gerindra, Rizaldi mengatakan, proses penunjukan surat tugas untuk Kang JM Sapaan akrab Jenal Mutaqin sudah sesuai mekanisme partai.

Dimana DPC Gerindra Kota Bogor telah mengadakan seleksi atau penjaringan kemudian diusulkan kepada DPD untuk kemudian DPP mengeluarkan surat tugas

“Jadi per hari ini posisi DPP Partai Gerindra sudah clear dengan adanya surat tugas ini, per hari ini yang mendapatkan surat tugas dari DPP Gerindra adalah namanya Kang Jenal Mutaqin, selain itu belum ada,” kata Rizaldi.***

Ibnu Galansa

Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kasus Suap Oknum Pejabat Disdik Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Praktisi Hukum Amir Amiruloh, SH menyoroti empat pejabat  Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor yang menjadi korban pemerasan oleh pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan.

Adapun kasus ini mencuat dugaan adanya seangkarut permasalahan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, yang menjadi tempat kerja PNS tersebut.

Dewan Pembina JPKPN sekaligus Praktisi Hukum Amir Amiruloh, SH mengatakan bahwa, pemerasan ini mengindikasikan adanya persoalan serius dalam internal di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

“Tidak mungkin pemerasan ini bisa terjadi jika tidak ada indikasi masalah penyalahgunaan kewenangan di dalamnya,” kata Amir Amiruloh saat dikonfirmasi Bogordaily.net, Senin 29 Juli 2024.

Menurutnya, kasus ini membuka mata kita semua bahwa ada celah yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi kriminal.

“Ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih waspada dan segera melakukan audit menyeluruh di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Kemudian kata H Amir, hingga saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Namun masyarakat berharap agar pihak berwenang khususnya KPK segera melakukan investigasi mendalam.

Tentunya, untuk memastikan tidak ada lagi praktik penyalahgunaan wewenang di lingkungan pemerintahan khususnya di sektor Pendidikan, yang seharusnya menjadi tulang punggung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.

Ia mengatakan, kasus ini menjadi cermin bahwa integritas dan transparansi di tubuh pemerintahan harus terus dijaga dan ditingkatkan, masyarakat menunggu langkah tegas dari pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini.

Serta mengambil tindakan yang diperlukan demi memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali. Selain itu dugaan adanya dana besar yang dikeluarkan oleh pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor semakin memperkuat spekulasi tentang potensi penyalahgunaan dana.

Ia menambahkan, transparansi dalam pengelolaan dana pendidikan sangat penting untuk mencegah tindak pidana korupsi dan memastikan dana tersebut digunakan sesuai peruntukannya.

“Jumlah total dana sebesar Rp. 700 juta yang diberikan dalam tiga tahap tersebut, uang siapa dan berasal dari mana karena nilainya cukup besar yang dikeluarkan oleh oknum pegawai Dinas Pendidikan untuk menyuap oknum KPK gadungan harus segera diaudit secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan,” ujar Amir Amiruloh SH.

“Lebih lanjut, masyarakat Kab. Bogor berharap audit tersebut dapat mengungkap fakta-fakta yang terjadi dan memberikan gambaran jelas mengenai penggunaan dana di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Jagokan Timnas U-19 Indonesia Kalahkan Thailand di Final AFF Cup 2024

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto optimis skuad Garuda Nusantara atau Timnas U-19 Indonesia akan mengalahkan Thailand dalam laga puncak Piala AFF U-19 yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin, 29 Juli 2024 pukul 19: 30 WIB.

Mekipun, Rudy Susmanto tengah sibuk menjalankan tugasnya melayani aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor serta disibukan dengan rutinitasnya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor ia tetap mengikuti perkembangan dari perjuangan skuad Garuda Nusantara atau Timnas Merah Putih pada ajang AFF Cup U-19 yang dilangsungkan di Kota Surabaya.

Rudy Susmanto menilai kans Timnas U-19 Indonesia menjadi Kampiun AFF Cup U-19 sangat besar.

“Apalagi skuad besutan Indra Sjafri akan didukung ribuan pendukung Merah Putih yang memadati Gelora Bung Tomo, ” ujar Rudy Susmanto, Senin, 29 Juli 2024.

Menurutnya, keberhasilan Timnas U-19 dalam merebut kampiun U-19 tentunya akan menjadi kado istimewa bagi bangsa Indonesia yang akan merayakan HUT Kemerdekaan ke-79 yang jatuh pada 17 Agustus 2024.

Secara kualitas, tambah Rudy Susmanto, timnas Garuda Nusantara saat ini sudah sangat bagus dan berada dalam top performanya usai mengalahkan Malaysia dengan skor 1-0 dibabak Semifinal lalu.

” Sebagai anak bangsa mari kita doakan dan dukung perjuangan skuad Timnas U-19 Indonesia yang akan jumpa Thailand dalam laga puncak AFF Cup U-19 tahun ini,” papar Wasekjen DPP Partai Gerindra.***

Rudy Susmanto Apresiasi, Atlet Disabilitas Kabupaten Bogor Gathering Ke Taman Safari 

0

Bogordaily.net – Para Atlet Satlak Olahraga Disabilitas (SOD) Kabupaten Bogor mengikuti Gathering Kebahagian atau jalan-jalan ke Kawasan Wisata Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, Minggu 28 Juli 2024.

Dalam kegiatan tersebut, dilepas langsung Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto yang turut memberikan apresiasi kepada para atlet disabilitas.

Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M. Misbach mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, atas perhatian kepada para atlet disabilitas yang masuk dalam program Satlak Olahraga Disabilitas (SOD) Kabupaten Bogor.

“Saya kagum dengan sosok Rudy Susmanto yang benar-benar perhatian kepada masyarakat disabilitas di Kabupaten Bogor, terutama kepada para atlet-atlet masa depan yang tergabung di SOD Kabupaten Bogor,” kata M Misbach, Minggu 28 Juli 2024.

Menurutnya, salah satu bentuk perhatian Rudy Susmanto adalah memberi hadiah jalan-jalan atlet SOD Kabupaten Bogor ke Kawasan Wisata Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua.

“Kegiatan jalan-jalan ini diikuti para atlet SOD bersama para pelatih, pengelola dan pengurus NPCI, SOIna dan PPDI Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Ia menambahkan, para atlet SOD Kabupaten Bogor sangat gembira dan ceria dengan acara jalan-jalan ke Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua.

“Ini merupakan salah satu perhatian dan kepedulian yang tulus dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto yang ingin memberikan kebahagiaan kepada para atlet disabilitas yang tergabung dalam program SOD Kabupaten Bogor,” ungkap M Misbach.***

Albin Pandita

Peluang dan Tantangan Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

0

Bogordaily.net – Percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia memerlukan upaya kerja sama berbagai pihak.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerjasama dengan United Nations Development Programs (UNDP) Indonesia melaksanakan program Enhancing Readiness for The Transition to Electric Vehicles (ENTREV).

Program ini bertujuan untuk membangun dan menguatkan ekosistem Electric Vehicle (EV) atau Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.

Demikian disampaikan National Project Manager Enhancing Readiness for the Transition to Electric Vehicles (ENTREV) di Indonesia, Eko Adji Buwono, dalam webinar nasional bertajuk ‘Migrasi ke Energi Baru Terbarukan, yuk!’, Sabtu 27 Juli 2024.

“Program ENTREV sendiri adalah program global. Kita bagian dari Global e-Mobility Ecosystem yang di Asia itu di-lead oleh The United Nations Environment Programme (UNEP) dan Asian Development Bank (ADB),” ujarnya.

Eko menyampaikan, proyek ENTREV berdurasi 4 tahun (2023-2027) dan menggunakan National Implementation Modality (NIM) di mana mitra pelaksana adalah Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik).

“Jumlah dana untuk program ENTREV totalnya sekitar USD 1,8 juta, di mana pendanaan kerja sama tersebut melalui Globally Environment Facility (GEF), dananya ada di Kementerian ESDM tepatnya di Ditjen Gatrik,” kata Eko.

Eko mengatakan, kehadiran ENTREV adalah untuk mendukung pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam mempersiapkan kebijakan, kelembagaan, dan kesiapan teknis untuk transisi menuju mobilitas listrik.

“Kita punya kegiatan yang mengadvokasi kebijakan nasional atau kebijakan pusat dengan melibatkan berbagai pihak yang
terdiri dari lembaga-lembaga pemerintah yang terhubung,” ucap dia.

Dijelaskannya, ada tiga tujuan utama dari proyek ENTREV dalam transisi menuju mobilitas listrik yang akan mengarah pada pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Pertama, emisi GRK langsung dihindari sebagai hasil dari peningkatan penggunaan BEV (kendaraan listrik baterai) dan emisi tidak langsung yang difasilitasi proyek (total 473,8 ktCO2).

Kedua, peningkatan Volume investasi yang dimobilisasi dan dimanfaatkan oleh GEF untuk pembangunan yang GRK rendah (sebesar USD 13,4 juta)

Ketiga, jangkauan jumlah penerima manfaat langsung proyek yang dipilah berdasarkan jenis kelamin (87.851 perempuan dari total 321.612 orang).

“Proyek ini juga melibatkan publik. Jadi tidak harus beli mobil atau motor listrik, tapi juga bisa berkontribusi dalam ekosistem EV,” tutur Eko.

Saat ini, beber Eko, pemerintah fokus pada kebijakan untuk bisa mendukung industri kendaraan listrik masif di Indonesia sebagai upaya menumbuhkan ekosistem kendaraan listrik di masyarakat.

“Kebijakan pemerintah saat ini banyak menguntungkan, banyak memudahkan kepemilikan, produsen atau manufaktur kendaraan listrik,” terangnya.

Peluang dan dukungan pemerintah terhadap percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terangkum dalam empat hal sebagai berikut:

Pertama, pemerintah fokus pada kebijakan untuk melonggarkan semua regulasi guna mendorong ekosistem EV untuk tumbuh secara eksponensial

Kedua, berbagai insentif telah diberikan kepada konsumen untuk memperoleh 2-W (roda 2) dan 4-W (roda 4).

Ketiga, Indonesia memiliki sumber daya mineral yang besar untuk memproduksi baterai lokal, sehingga dapat membuat harga EV lebih terjangkau.

Keempat, sektor swasta bekerja sama dengan badan usaha milik negara PLN untuk memasang stasiun pengisian daya di seluruh negeri, dengan tarif tambahan untuk pengisi daya.

Eko menekankan bahwa dalam percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia memerlukan upaya kerja sama berbagai pihak.

Tak hanya Government to Government tetapi juga dengan swasta, BUMN serta lembaga keuangan untuk bisa memudahkan ekosistem kendaraan listrik masif di Indonesia.

“Jadi kita kolaborasinya bukan hanya dengan sektor-sektor tertentu, tapi seluruh sektor berkolaborasi. Bahkan bukan hanya nasional, tapi juga secara global,” jelasnya.

Diakui Eko, dalam menjalankan proyek ENTREV ini ada sejumlah tantangan yang dihadapi seperti kendaraan listrik masih dianggap mahal, pasar baterai bekas belum ada, pun pasar sekunder kendaraan listrik belum ada.

“Kemudian industri keuangan masih menunggu dan melihat perkembangan terkait pembiayaan kepada pelanggan pengguna akhir, serta pembiayaan bagi penyedia industri pengisian daya (EVCS dan BSS),” ungkapnya.

Sebagai informasi, webinar nasional bertajuk ‘Migrasi ke Energi Baru Terbarukan, Yuk!’ terselenggara berkat kerja sama Netralnews dengan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI), Universitas Negeri Malang (UM), dan Sinau Cagar Budaya (Sigarda), serta didukung oleh Pertamina New Renewable Energy (NRE), Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB), serta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Nusantara Power.***

(Acep Mulyana)

Bakti Sosial FEB UIKA Bogor 2024 Memperingati Milad UIKA Bogor Ke-63

0

Bogordaily.net – Bakti Sosial ini merupakan salah satu program kerja dari Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMMJ) UIKA Bogor.

Kegiatan ini rutin dilakukan oleh HMMJ setiap 1 periode sekali dan merupakan bagian dari program kerja Divisi Kerohanian.

Bakti Sosial 2024 dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2024 di Panti Asuhan PYI Yatim dan Zakat Cab. Heulang Tanah Sareal Bogor.

Tema dari kegiatan Bakti Sosial 2024 FEB UIKA BOGOR yaitu “Menciptakan Kebersamaan dan Menumbuhkan Kepedulian dengan Berbagi Kebahagiaan”.

Kegiatan Bakti Sosial 2024 ini berkolaborasi dengan pihak Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun Bogor, dalam rangka memperingati Milad UIKA Bogor ke-63.

Tujuan dari kegiatan Bakti Sosial 2024 ini yaitu melakukan satu langkah kecil guna menumbuhkan rasa kepedulian yang besar, memberikan kontribusi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh anak-anak tersebut, serta mempererat tali persaudaraan.

Isi dari kegiatan ini yaitu sesi pengenalan, sambutan-sambutan, games menyusun puzzle, cerdas cermat, serta sharing season dan ditutup dengan memberikan santunan kepada anak yatim sejumlah 20 orang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Dakwah FEB UIKA Bogor Ibu Hurriyaturrohman, S.E. M.M., CAP., CCSME., CTM., CPFB.

Dalam sambutannya Ibu Hurri menyampaikan bahwa Keutamaan menyantuni anak yatim yang pertama adalah dekat dengan Rasulullah SAW di surga.

Bahkan kedekatan tersebut seperti jarak antara jari telunjuk dan jari tengah sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

“Aku dan orang yang memelihara anak yatim itu akan masuk surga seperti ini,”. Nabi memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggang keduanya. (HR. Bukhari).

Selain itu hadir juga Bapak Sekretaris Prodi Manajemen FEB UIKA Bogor, serta Relawan Dinas Sosial Kota Bogor.

Donasi yang diberikan oleh HMMJ dan FEB UIKA Bogor yaitu berupa sembako, perlengkapan sekolah, dan uang tunai.

Donasi dikumpulkan dari beberapa donatur salah satunya yaitu dari Dinas Sosial Kota Bogor, serta uang infaq yang diberikan oleh Mahasiswa/i prodi Manajemen FEB UIKA Bogor.

Harapan kami semoga apa yang telah diberikan bermanfaat dan kami bisa terus melaksanakan kegiatan yang positif seperti ini kedepannya.***

Kejut Politik Rena Da Frina, Keberanian Seorang Birokrat Perempuan

0

Bogordaily.net – Suhu politik jelang pemilihan Kepala Daerah Kota Bogor tahun 2024, semakin menarik perhatian publik Kota Bogor, ketika seorang birokrat perempuan, Rena Da Frina muncul Sebagai Calon Walikota Bogor, ditengah banyaknya calon yang bermunculan untuk ikut dalam kontestasi Pilwalkot, yang didominasi kaum Adam.

Dari kalangan birokrat yang berani ambil bagian, dalam kontestasi Pilwalkot hadir sosok perempuan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina sudah menyatakan diri maju dalam Pilwalkot yang akan diselenggarakan November mendatang.

Hal tersebut menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk kalangan Ormas, Subhan Murtadla Ketua Pimpinan Cabang Syarikat Islam Kota Bogor.

“Munculnya Sosok Bu Rena yang siap maju dalam pemilihan Walikota Bogor, cukup mengejutkan publik, Rena cukup mewakili kaum Hawa, ini sebuah keberanian dan menunjukan kapasitasnya dalam politik,” kata Subhan Murtadla Ketua Pimpinan Cabang Syarikat Islam Kota Bogor.

Selama ini, ia sudah menjadi Lurah, Camat dan Kepala Dinas PUPR, Rena juga cakap dalam mengeksekusi program, serta cukup cermat dan cerdas.

“Saya melihatnya kecakapan, kecermatan Bu Rena kalau dipasangkan dengan Calon dari Politisi, seperti Kang Dedie menjadi Kombinasi yang Harmonis dalam menjalankan Roda Pemerintahan, seperti Harmonisnya pasang Adam dan Hawa. Ini menjadi pasang yang sangat menarik dan semakin dinanti,” ujarnya.

Ditempat terpisah, RDFSQUAD (Relawan Rena Da Frina), Fauzan Al Fath, menyampaikan akan bekerja keras dalam sisa waktu ini, mensosialisasikan Figur Rena.

Paling tidak ada beberapa strategis dalam mensosialisasikan Rena. Pertama figur perempuan, Rena punya segmen pemilih kaum perempuan.

“Saya melihat selama ini yg muncul banyaknya figur laki-laki, ini menjadi modal keunggulan bagi calon kami,” ungkapnya.

Kedua, Rena berlatarbelakang Birokrat, yang mengetahui secara mendalam tentang permasalahan dan memberikan solusi cepat dan tepat.

“Tentu saja ketika Rena mampu mengambil simpati dari para elit partai politik akan menjadi tawaran menarik dari kalangan birokrat. Terlebih birokratnya berasal dari pemerintah Kota Bogor sendiri,” tambahnya.

Ketiga, Rena cukup aktif di media sosial, dikenal di kalangan masyarakat, aktifitas di media sosial cukup manarik simpati pada pemilih muda.

“Pemilih muda itu cukup signifikan dalam pemilihan pilwalkot, konsentrasi kami pada generasi Z dan Milineal dalam meraih dukungan suara,” pungkasnya.***

Tim Karate Beregu Usia Dini Putri Bogor Sabet Emas di Kejuaraan Nasional

0

Bogordaily.net – Tim Karate Beregu Usia Dini Putri asal Bogor, yakni KIRANA CS (Kirana, Nia, dan Delisha), berhasil meraih medali emas di ajang National Open Karate Championship 2024.

Kejuaraan yang berlangsung di Gor Laga Tangkas Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, dari tanggal 26 hingga 28 Juli 2024 ini memperlihatkan kemampuan luar biasa dari tim muda tersebut.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh ketiga atlet muda. Kirana cs rutin berlatih, bahkan intensitas latihan mereka meningkat menjadi latihan penuh seminggu sebelum kejuaraan dimulai.

“Persiapan itu seminggu full latihan, sebelumnya juga sempet ikut beberapa pertandingan dan kejuaraan, diatas 10 kali dari tingkat kota, Provinsi hingga nasional,” jelas Andry Orang Tua dari Kirana, Minggu, 28 Juli 2024.

Andry, yang juga sangat bangga atas pencapaian putrinya. Ia, menyatakan bahwa hasil ini adalah buah dari usaha keras dan dukungan penuh dari keluarga.

“Kesan saya sebagai orang tua, saya sangat bangga. Anak itu bisa mendapatkan hasil dari usaha dan kerja kerasnya dan kami selalu suport sebagai orang tua nya,” ungkapnya.

Kirana, yang saat ini masih duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri Sukadamai 3 Kota Bogor, sudah mengantongi berbagai gelar juara di tingkat kota hingga nasional.

Prestasi ini menunjukkan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mencapai puncak prestasi, asalkan diiringi dengan tekad dan latihan yang konsisten.

“Karate itu kan dibedakan berdasarkan kelas usia, jadi seusia anak saya itu porsi latihannya berbeda, minimal seminggu itu tiga kali.” Tambahnya.

Ia berharap agar Kirana cs tetap konsisten dalam berlatih, mengingat kompetisi di tingkat provinsi dan nasional akan semakin ketat.

“Harapannya untuk Kirana cs ke depannya konsisten latihan, karena karate itu perlu latihan rutin agar bisa terus lebih baik lagi,” tutupnya.***

(Ade Nur Khoirudin)

Seminar Nasional Industri Agromaritim di IPB University, Ade Wardhana Bakal Jadi Narasumber

0

Bogordaily.net – IPB University bakal menggelar seminar nasional dengan tema “Industrialisasi Kawasan Agromaritim untuk Ketahanan Pangan Indonesia” pada Kamis, 15 Agustus mendatang.

Akademisi, praktisi, hingga pakar bakal meramaikan acara di IICC Botani Square tersebut untuk berbagi wawasan dan pengalaman.

Salah satunya, pengusaha Bogor, Ade Wardhana Adinata, yang akan membawakan materi bertajuk “Meningkatkan Nilai Tambah Produk Agromaritim melalui Industrialisasi”.

Seperti diketahui, Ade Wardhana Adinata dikenal sebagai founder perusahaan eksportir tanaman hias, Minaqu Indonesia. Perusahaan ini telah mengekspor jutaan jenis native plant asal Indonesia ke negara-negara Eropa hingga Amerika.

Meski baru berusia 5 tahun, Ade telah menginisiasi ekspansi berbagai produk agromaritim. Tak hanya tanaman hias, ia sukses memasarkan produk-produk pertanian lainnya seperti kayu-kayu tua hingga sekam bakar.

“Indonesia ini sebenarnya kaya dengan sumber daya alam, khususnya agromaritim. Banyak potensi yang hanya dimiliki oleh kita dan tidak dimiliki oleh negara lain. Potensi-potensi inilah yang sebetulnya kalau dimaksimalkan bisa menjadi lumbung pendapatan yang jauh lebih besar, termasuk di dunia industri,” papar Ade Wardhana.

Ade sendiri sudah bolak-balik menyambangi mitra-mitra perusahaannya di Eropa. Ia sering berdiskusi dengan para pelaku industri serupa dari mancanegara.

Tak heran, ia pun banyak mendapatkan wawasan dan pengalaman mengenai hulu dan hilir industri agromaritim. Hanya dalam waktu singkat, Ade mampu menyelami peluang-peluang di bidang agromaritim dan memperkenalkannya ke dunia internasional.

Untuk diketahui, seminar nasional tersebut merupakan rangkaian dari acara yang dilaksanakan Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB University.

Mereka menghadirkan berbagai kalangan yang memiliki peran penting dalam upaya industrialisasi kawasan agromaritim untuk ketahanan pangan Indonesia.

Seminar tersebut bakal menghadirkan peserta dari banyak sektor dan kalangan. Mulai dari kementerian dan lembaga,
Pelaku Usaha Industri Agromaritim (Sektor Swasta), rektor dan pimpinan perguruan se-Indonesia, kepala daerah, akademisi dan peneliti, pemerintah dan pembuat kebijakan, ormas dan LSM,
investor, hingga mitra strategis.***

Upaya Nyata Menyelamatkan Lahan Kritis Akibat Abrasi, BRI Salurkan Ribuan Bibit Mangrove Kelompok Tani di Muaragembong

0

Bogordaily.net – Hampir dua dekade lalu, Muaragembong, Kabupaten Bekasi Jawa Barat dipenuhi dengan tanaman Mangrove. Namun seiring berjalannya waktu, Muaragembong mengalami abrasi. Pohon mangrove yang seharusnya jadi ‘sabuk’ perlahan longgar dan kehilangan fungsinya. 

Kecamatan Muaragembong memiliki enam desa, dimana dua di antaranya, yaitu Desa Pantai Bahagia dan Desa Pantai Bakti merupakan wilayah dimana lahannya hampir tergerus abrasi. Endang selaku Bendahara Kelompok Tani Sumber Makmur bercerita, lahan di kedua desa tersebut mulai tergerus abrasi sejak 2005 hingga kemudian mulai rusak parah sekitar tahun 2010.

“Permukaan air laut mulai meninggi, green belt dari mangrove di pesisir berkurang yang bikin air laut masuk karena nggak ada penahannya. Dulunya, lahan di desa adalah tambak produktif, bisa tanam udang, bandeng, dan lainnya. Sekarang karena terkena abrasi, permukaan air meninggi, pohon berkurang, maka jadi seperti lautan kecil,” ujar Endang saat dihubungi, Selasa (23/7). 

Ekosistem mangrove yang seharusnya kaya dengan fungsi dan manfaatnya, yaitu sebagai green belt atau penghalang dari gempuran pancaran gelombang air laut di Muaragembong pun menjadi rusak. Terdapatnya ancaman kerusakan lingkungan dan berkurangnya jumlah sumber daya alam yang makin melebar, tentu membuat masyarakat di Kampung Solokan Kendal, Desa Pantai Bahagia, Muaragembong khawatir. 

“Datarannya sudah hampir tergerus abrasi. Ada sekitar 2500 hektar dari dua desa, di Desa Pantai Bahagia dan Desa Pantai Bakti yang tergerus abrasi karena faktor iklim dan tempat tidak dikelola masyarakat secara maksimal,” cerita Endang. 

Menurut Endang, tempat tinggalnya sejak lahir itu perlu mendapat perhatian khusus. Kemudian pada tahun 2021 2023, masyarakat Kampung Solokan Kendal mendapat bantuan dari BRI lewat Program BRI Menanam – Grow & Green Penanaman 10.000 bibit mangrove dan mereka mengambil langkah inisiatif untuk menjaga lingkungan, dengan membentuk Kelompok Tani Sumber Makmur yang beranggotakan 24 orang. 

“Aktivitas kami sehari-hari adalah petani tambak. Sekarang posisinya tambak yang dikelola terancam abrasi karena gelombang pasang rob. Lalu dari BRI ada ngasih bantuan 10 ribu bibit mangrove untuk ditanam di pinggir tambak dan daerah pesisir, supaya tambak kami aman. Mangrove yang ditanam itu jadi green belt untuk mencegah abrasi,” kata Endang. 

Upaya Nyata BRI Lawan Perubahan Iklim 

Berkontribusi melestarikan lingkungan hidup, menjadi salah satu fokus BRI untuk memulihkan ekosistem di wilayah Muaragembong. Melalui Program BRI Menanam – Grow & Green Penanaman, bantuan bibit mangrove tersebut diharapkan dapat memberi dampak positif bagi lingkungan, seperti pengurangan emisi karbon atau menyerap polusi udara, termasuk menciptakan keanekaragaman hayati yang menjadi habitat hewan kecil di sekitar Muaragembong.

Endang bercerita kalau anggota kelompoknya melakukan penanaman, pemeliharaan, dan pendataan kondisi perkembangan tanaman. Mereka juga mengukur potensi cadangan dan serapan karbon yang berjalan dari 2023-2026. 

“Kami melakukan pengukuran seperti ketinggian pohon, diameter batang untuk mangrove yang sudah ditanam, termasuk penyulaman kalau ada yang mati disulam untuk menjaga 10 ribu mangrove yang sudah ditanam. Lalu hal itu kami laporkan ke BRI per empat bulan sekali. Semua ada laporannya,” kata Endang yang juga menjelaskan kalau data monitoring itu akan menentukan kelulusan hidup bibit mangrove. 

Soal kelulusan hidup bibit mangrove, Endang mengatakan rata-rata angka kehidupan bibit mangrove dari BRI yang berhasil tumbuh sekitar 85-90%. Sisanya, kata dia, gagal hidup alias mati karena faktor cuaca dan hama ulat. 

“Ada juga karena faktor rob karena memang batang belum besar, sehingga sehingga akarnya belum kuat, kena ombak dan bisa cepat lepas,” katanya. 

Pada kesempatan terpisah, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, mengatakan BRI secara konsisten terus mendukung pelestarian alam dalam menjaga pesisir pantai dari abrasi serta mengembalikan habitat hutan mangrove yang ada di Tanah Air. Hal itu juga menjadi salah satu bentuk komitmen BRI untuk mendukung upaya Pemerintah agar bebas emisi karbon pada tahun 2060. 

“Kami berharap kegiatan penanaman mangrove yang telah dilakukan memberikan manfaat bagi keberlanjutan dan hidup masyarakat. Selain itu, proses pelestarian tidak dilakukan hanya sebatas awal fase penanaman semata, tetapi juga dilanjutkan dengan perawatan demi hasil yang maksimal, kami menitipkan kepada masyarakat untuk dapat menjaga dan melestarikannya,” ujar Catur.

Catur menambahkan, selain penyaluran bantuan bibit Mangrove, upaya nyata BRI dalam melawan perubahan iklim dalam program BRI Menanam Grow & Green juga dilakukan dengan penanaman pohon di lahan-lahan kritis dan kegiatan transplantasi terumbu karang. 

 “BRI Menanam Grow & Green merupakan wadah  untuk mewujudkan praktik pembangunan berkelanjutan yang memliki tujuan untuk melestarian lingkungan, menyerap karbon, memberdayakan masyarakat dan meningkatan perekonomian,” tegas Catur.

Sejak Tahun 2023, program BRI Menanam – Grow & Green telah berhasil menanam bibit pohon sebanyak 42.800 bibit. Bibit pohon yang ditanam diantaranya mangrove, cemara laut, dan tanaman produktif (durian, kopi, aren, pinus, pala, dsb) serta men-transplantasi 2.430 fragmen terumbu karang di beberapa Pulau Indonesia. Secara keseluruhan, program ini berpotensi menyerap karbon sebesar 9.653,51 Ton CO2e/tahun.***