Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 1485

KemenKopUKM: Program EFF 2024 Dukung Pengembangan Wirausaha dan Startup

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) sukses meluncurkan program Entrepreneur Financial Fiesta (EFF) 2024 setelah berhasil menjaring dan mengkurasi untuk tahap awal program sebanyak 164 wirausaha dan startup.

Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah mengatakan, EFF merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan wirausaha dan startup di Indonesia.

“Saya mengapresiasi acara launching EFF serta kehadiran dari venture capital atas upayanya untuk bersama-sama, memberikan akselerasi dalam mendorong perubahan positif untuk wirausaha dan startup,” katanya dalam acara Launching EFF 2024 bertajuk ‘InnoFund Connect: Bridging Startups with Funding’ di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Kamis (25/7/2024).

EFF merupakan program akselerasi pembiayaan wirausaha dan startup berbasis ekosistem, dengan menghubungkannya ke lembaga keuangan skala nasional maupun global.

Kegiatan ini, merupakan bagian dari serangkaian tahapan Program EFF 2024 memberikan peluang bagi investor, wirausaha, dan startup untuk berkumpul, bertukar ide, dan mencari peluang baru untuk berkolaborasi.

Siti Azizah menyampaikan, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang bagi startup untuk menunjukkan inovasi dan kapabilitas mereka, tetapi juga menjadi sarana penting untuk mengakselerasi akses pembiayaan wirausaha dan startup dengan tujuan mengakseslerasi pertumbuhan bisnis.

Berdasarkan riset OJK pada tahun 2022, sebesar Rp1,519 triliun atau 55,43 persen dari total kebutuhan pembiayaan wirausaha belum dapat dipenuhi oleh perbankan. Hal ini menunjukkan bahwa potensi pembiayaan wirausaha Indonesia masih besar.

“Namun, kita juga harus mengakui bahwa di balik potensi, ada tantangan yang perlu diatasi. Banyak dari startup kita berjuang dengan tantangan pasar dan kurangnya dukungan finansial. Pembiayaan, terutama pada early stage dan growthstage, seringkali menjadi batu sandungan besar bagi mereka,” tuturnya.

Khusunya pada early-stage, startup akan kesulitan dalam membuktikan model bisnisnya sebagai unit ekonomi yang berkelanjutan, dikarenakan lembaga pembiayaan cenderung fokus kepada startup yang sudah bertumbuh dan memiliki profitability path.

“Pembiayaan konvensional, sayangnya, seringkali tidak bisa memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh para startup kita. Sulitnya akses dan keterbatasan penyaluran dana menjadi hambatan yang harus kita atasi bersama,” ucap Siti Azizah.

Itulah sebabnya, KemenKopUKM berkolaborasi dengan Security Crowdfunding (SCF),Fintech, dan venture capital. Kolaborasi ini bukan hanya tentang memberikan solusi finansial, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan inovasi.

“Melalui inisiatif seperti ini, kami bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi wirausaha dan startup, sebagaimana target Presiden agar tercapai 4 persen rasio wirausaha Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pembiayaan Wirausaha dan Pengelolaan Jabatan Fungsional Pengembang Kewirausahaan KemenKopUKM Edhi Kusdiyarwoko menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani wirausaha dan startup dengan lembaga pembiayaan, serta investor yang diawali dengan pembekalan mengenai kondisi makro dan mikro.

“Dari peserta yang mengikuti acara launching program EFF 2024, total kebutuhan pembiayaan dan investasi kepada wirausaha dan startup sebesar Rp41,9 miliar dengan 76 wirausaha yang mendapatkan pendanaan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan update mengenai program investasi untuk startup dari 500 startup yang mendaftar ke plattform eff.kemenkop.go.id, menghasilkan 164 startup yang lolos kurasi awal. “Dari 164 startup akan dilakukan profiling dan mapping untuk persiapan dipertemukan dengan venture capital,” kata Edhi.

Setelah proses ini kegiatan selanjutnya adalah business coaching agar startup dapat memberikan pitching yang baik sehingga mendapatkan pendanaan dari venture capital. “Total kebutuhan pembiayaan sebesar Rp4,09 miliar, dan kebutuhan investasi sebesar Rp87,6 miliar,” kata Edhi.

Diharapkan dari kegiatan ini para peserta wirausaha dan startup bisa mendapatkan wawasan dan informasi, peluang untuk terhubung, berkolaborasi, dan dapat memanfaatkan waktu untuk menilai peluang pembiayaan yang mungkin dilakukan, sehingga mampu menemukan solusi dari permasalahan yang selama ini menjadi kendala.

“Wirausaha dan startup dapat menjadi lebih kreatif, inovatif, serta mempunyai daya saing tinggi, sehingga bisa menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mengarah kepada Go Global,” katanya.***

Resmikan UMKM Center Makassar, BSI Perkuat Pemberdayaan UMKM di Indonesia Timur

0

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meresmikan UMKM Center keempat yang berada di Kota Makassar, tepatnya di Jl. Sungai Saddang Lama No.40, Maradekaya Selatan, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Peresmian UMKM Center Makassar merupakan upaya BSI untuk bisa mengoptimalkan peran pelaku ekonomi kerakyatan di wilayah Indonesia Timur.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan kehadiran pusat UMKM di Makassar merupakan upaya BSI untuk dapat menjaring dan menemukan potensi-potensi UMKM baru di Indonesia Timur. Apalagi BSI Region Makassar memiliki cakupan yang sangat luas, yaitu seluruh Pulau Sulawesi, Maluku, hingga Pulau Papua.

Hingga Juni 2024, BSI telah menyalurkan pembiayaan kepada UMKM sebesar Rp47,72 triliun atau tumbuh 14,54% secara tahunan. Dimana saat ini BSI memiliki lebih dari 3.281 UMKM binaan yang terus dibina dan ada yang berhasil go internasional.

Hery mengatakan UMKM Center BSI menjadi wadah bagi pelaku usaha segmen tersebut dalam mendapatkan pelatihan, pembinaan, pembiayaan, pendampingan bisnis, hingga membantu proses pemasaran produk. Menurut Hery, pelaku UMKM yang memanfaatkan program tersebut diharapkan dapat meningkatkan skala usahanya. Di antaranya melalui optimalisasi potensi bisnis hingga dukungan proses digitalisasi usaha.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan porsi pembiayaan pada UMKM dengan berbagai strategi, salah satunya melalui UMKM Center. Kami berharap BSI UMKM Center Makassar dapat bermanfaat untuk meningkatkan kelas bagi UMKM di Indonesia timur melalui berbagai program pembinaan,” kata Hery.

Sebelum di Makassar, perseroan sudah memiliki 3 UMKM Center yakni di Aceh, Yogyakarta, dan Surabaya. UMKM Center juga menjadi tempat untuk berkonsultasi dan mendapatkan sertifikasi halal yang difasilitasi BSI.

Hery pun menegaskan bahwa UMKM menjadi segmen yang akan terus didorong komposisi pembiayaannya oleh BSI. Kehadiran UMKM Center merupakan bagian dari upaya BSI meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha di segmen tersebut. Sehingga terbentuk suatu ekosistem UMKM Indonesia yang unggul dan berkualitas.

“Pembiayaan UMKM BSI berfokus pada bisnis-bisnis yang resilience, kuat, dan berkelanjutan. Agar pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnisnya secara modern, terdigitalisasi bahkan mampu memasuki pasar global,” tutur Hery.

Selain itu, BSI memiliki platform untuk mendukung UMKM yaitu Portal UMKM BSI dan Portal Salam Digital. Portal UMKM BSI merupakan platform yang mendukung pelaku UMKM Indonesia untuk meningkatkan kualitas produk lokal agar dapat berkompetisi di Pasar Global. Sedangkan Portal Salam Digital merupakan platform yang memudahkan masyarakat dalam mengajukan pembiayaan mikro secara digital, untuk memenuhi segala kebutuhan usaha dan investasi.

Sementara Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Fakrulloh mengatakan “Sulawesi Selatan adalah salah satu gate utama perdagangan di wilayah Indonesia Timur. Untuk itu dengan hadirnya BSI UMKM Center, kami berharap akan menjadi sebuah kolaborasi aktif yang menghubungkan UMKM dengan buyer sehingga mereka akan naik kelas dan mampu memberikan kontribusi ekonomi daerah serta membuka lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat Sulawesi Selatan.***

Satu Kepala Dinas di Pemkab Bogor Ikut Diangkut KPK 

0

Bogordaily.net – Satu Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Bogor ikut diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan kasus pemerasan oleh pegawai KPK gadungan.

Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu menyebutkan salah satu kepala dinas turut diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus pemerasan.

Ia mengungkapkan dari enam orang yang diamankan oleh KPK, satu orang di antaranya merupakan kepala dinas.

“Kasusnya pemerasan, satu orang sopir, dan empat orang PNS. Satu di antara PNS itu ada kepala dinas, hanya masih dicari tahu siapa,” kata Asmawa.

Ia mengaku masih melakukan penelusuran mengenai kasus pemerasan yang melibatkan empar orang ASN Pemerintah Kabupaten Bogor ini.

“Sekarang kita lihat dulu, seperti apa konstruksinya, apakan bagian dari pelaku, nanti diungkap. Pasti aparat penegak hukum akan mengungkap ini secara terang benderang,” ujarnya seperti diberitakan Antara.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap pelaku pemerasan terhadap salah satu pejabat di Pemkab Bogor yang mengaku sebagai pegawai KPK.

Pelaku itu bernama bernama Yusup Sulaeman. Dia mengaku sebagai pegawai KPK dan melakukan pemerasan terhadap pegawai di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Yusup Sulaeman saat ini tengah menjalani proses klarifikasi di Kantor KPK.

“Pada hari ini KPK telah mengamankan seseorang mengaku pegawai KPK yang melakukan pemerasan terhadap pegawai di Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis 25 Juli 2014.

Siapa Kepala Dinas yang Diamankan KPK

Tessa menuturkan KPK menerima informasi dari seorang pejabat di Kabupaten Bogor yang mengaku diperas oleh seseorang yang belakangan diketahui bernama Yusup Sulaeman. 

Atas laporan tersebut, tim KPK menurunkan tim yang terdiri dari penyelidik, penyidik dan inspektorat untuk memastikan apakah orang tersebut benar-benar merupakan pegawai KPK atau bukan.

“Setelah orang tersebut diketahui menerima uang dari pihak pelapor, tim mengamankan orang tersebut di rumah makan Mang Kabayan, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 13.30 WIB,” ucap Tessa.

“Yang diamankan 6 orang, 1 oknum, 1 sopir, 4 PNS Pemkab Bogor,” tambah dia.

Kemudian, tim KPK bersama terduga pelaku menuju kediamannya di perumahan Villa Bogor Indah di Kota Bogor dan selanjutnya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan klarifikasi.

Dari proses tersebut, diperoleh kesimpulan sementara Yusup Sulaeman bukan pegawai KPK.

Dalam penangkapan itu, Tessa mengatakan pihaknya mengamankan uang sejumlah Rp 300 juta, satu unit iPhone, dan satu unit mobil Porsche.

“Selanjutnya yang bersangkutan beserta uang, barang dan kendaraannya akan diserahkan KPK kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polres Bogor,” kata Tessa.

Meski demikian belum ada keterangan mengenai pejabat di Pemkab Bogor yang menjadi korban pemerasan tersebut.***

DPP PAN Siap All Out untuk Menjadikan Tutur Sutikno Wakil Bupati Bogor 2024-2029

0

Bogordaily.net – Pada konstestasi pilkada dari Kabupaten Bogor, muncul nama calon kuat wakil bupati Bogor, yakni Tutur Sutikno, yang telah resmi mendapat dukungan dari Partai Amanat Nasional.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) menyatakan dukungan penuh dan siap all out untuk mengusung Tutur, sebagai calon Wakil Bupati Bogor dalam Pilkada 2024.

Dukungan ini diumumkan dalam pertemuan strategis yang berlangsung di rumah dinas
Wakil Ketua MPR, Kemanggisan, Jakarta pada 15 Juli 2024.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Tutur Sutikno sebagai calon Wakil Bupati Bogor, Yandri Susanto, sebagai Wakil Ketua Umum PAN, dan Totok Daryanto sebagai Bendahara Umum PAN.

Diskusi berlangsung hangat dengan fokus utama pada pencalonan Tutur Sutikno sebagai
calon wakil bupati Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan itu, Tutur Sutikno menyampaikan komitmennya untuk maju di Pilkada
Kabupaten Bogor. Ia menjelaskan bahwa dirinya telah bekerja maksimal di Kabupaten Bogor untuk menggarap elektoral dan terjun untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Dengan daerah pemilihan pada pemilu sebelumnya DPR RI di Kabupaten Bogor, Tutur Sutikno optimis bahwa grassroot di wilayah tersebut telah tersentuh sebagian besar, mengingat ia telah tinggal di Kabupaten Bogor selama lebih dari 30 tahun.

Ia percaya bahwa hal ini akan memberikan pengaruh positif dalam kontestasi Pilkada 2024 mendatang. Yandri Susanto memberikan respon positif terhadap niat baik Tutur Sutikno.

“Ya kalau bang tutur yang maju kita senang dong, kan kader tulen ini. Sudah kita keluarkan untuk surat rekomendasi-nya juga. Bagi kita bang tutur ini politisi yang handal, kemudian punya komitmen. Jadi kalau dia bisa maju di Kabupaten Bogor dan itu ada calon bupati yang InsyaAllah bisa mengambil beliau sebagai wakil bupati, ya saya sebagai pribadi maupun sebagai wakil ketua umum PAN tentu senang dan bangga, dan kita sangat setuju ya. Mudahmudahan bang tutur jadi wakil bupati Bogor,” ujar Yandri Susanto.

Totok Daryanto juga menegaskan dukungannya. “Mas Tutur ini adalah kader sejati dari
PAN, tidak pernah menyerah. Jadi kalau dia diusung menjadi wakil bupati, siapapun bupatinya, dia pasti all out dan PAN akan dukung sepenuhnya. Kita akan turun menangkan Tutur bersama bupati yang dipasangkan,” ungkap Totok Daryanto.

Selain pertemuan di rumah dinas Wakil Ketua MPR, pada Kamis, 11 Juli 2024, Tutur
Sutikno juga bertemu langsung dengan Viva Yoga Mauladi, Wakil Ketua Umum PAN, di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, Viva Yoga Mauladi memberikan pernyataan dukungan yang kuat untuk Tutur.

“Masyarakat Kabupaten Bogor, saya Viva Yoga Mauladi Wakil Ketua Umum PAN
mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor yang memiliki hak pilih untuk memilih Kang Tutur Sutikno sebagai calon Wakil Bupati di Kabupaten Bogor. Saya tahu Kang Tutur ini memiliki visi yang jelas untuk pembangunan dan memiliki kapasitas intelektual,” tegas Viva Yoga Mauladi.

Tutur Sutikno, dalam pernyataannya, menyampaikan niat tulusnya untuk maju di
kontestasi Pilkada 2024. “Saya merasa terpanggil untuk membangun masyarakat Bogor
menjadi lebih baik, karena saya sudah tinggal di Kabupaten Bogor selama lebih dari 30 tahun,” kata Tutur Sutikno dengan penuh keyakinan.

Dukungan dan surat rekomendasi dari DPP PAN ini sangat penting bagi Tutur,
mengingat dalam kontestasi politik, seorang calon kepala daerah harus memiliki kendaraan politik yang solid. Dukungan resmi dari partai politik tidak hanya memberikan legitimasi, tetapi juga memobilisasi sumber daya dan jaringan yang diperlukan untuk memenangkan Pilkada.

Dengan dukungan kuat dari DPP PAN, Tutur Sutikno memiliki landasan yang kokoh
untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Bogor. Dukungan ini menjadi angin segar bagi
masyarakat Kabupaten Bogor yang menginginkan perubahan dan pembangunan yang lebih
baik.

Dengan surat rekomendasi dan dukungan penuh dari DPP PAN, Tutur Sutikno tentu akan menjadi magnet sebagai salah satu sosok calon wakil bupati yang akan dilirik oleh para calon bupati Kabupaten Bogor yang akan berkontestasi pada Pilkada 2024 nanti. Dengan pengalaman dan komitmen yang dimiliki, Tutur Sutikno siap mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Bogor periode 2024-2029.***

Kepala Dinas PUPR, Rena Da Frina Maju Pilwalkot Bogor

0

Bogordaily.net – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina resmi mengajukan diri dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bogor 2024.

Rena sendiri sebelumnya telah mengajukan cuti kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari pada Rabu, 24 Juli 2024.

Bahkan, Rena juga telah menemui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Herry Karnadi mengenai mekanisme cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan maju di Pilkada.

Keputusan majunya ke Pilwalkot Bogor itu sendiri dibenarkan oleh Rena Da Frina.

“Betul sudah menghadap Pj Wali Kota dan Kepala BKPSDM hari Rabu kemarin, untuk mengutarakan niatan saya yang Insya Allah saya akan maju di Pilwalkot Bogor tahun ini,” ujar Rena Da Frina kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis 25 Juli 2024.

Rena mengatakan, dalam niatnya tersebut mendapat respon yang positif dari Pj Wali Kota Bogor sehingga dirinya pun berterima kasih atas restu yang diberikan oleh Hery Antasari.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Pj Wali Kota Bogor, yang selama beberapa bulan ini sudah membimbing dan memberikan arahan kepada jajaran Dinas PUPR,” ucapnya.

Sedangkan saat bertemu Kepala BKPSDM Kota Bogor, Rena mendapat masukan untuk mengambil Cuti di Luar Tanggungan Negara (CLTN) yang membuat dirinya tidak akan menerima gaji dan tunjangan kinerja pegawai dalam statusnya sebagai ASN.

“Jadi selama CLTN ini saya tidak akan menerima gaji dan tunjangan kinerja pegawai meskipun status sebagai ASN tetap terjaga, dengan langkah CLTN ini juga berarti tidak ada beban negara untuk membayar ASN tersebut selama cuti,” tuturnya.

Rena menambahkan, dirinya juga telah surat pengajuan CLTN kepada Pj Wali Kota Bogor.

“Saya ikuti aturan main yang ada terutama terkait posisi ASN yang akan maju pilkada, Mudah-mudahan langkah ke depannya diberi kemudahan dan tak menemui hambatan,” tambahnya.

Namun, meski Rena telah terang-terangan untuk maju ke Pilwalkot nanti dirinya masih belum mau mengungkapkan terkait partai serta dengan siapa akan berpasangan.

Rena menambahkan, semua sudah dipikirkan matang-matang termasuk restu dari orang tua, suami, anak dan keluarga terkait keputusannya tersebut.

“Untuk peluang partai, pasangan, koalisi dan posisi akhirnya apakah jadi calon wali kota atau calon wakil wali kota, akan saya sampaikan nanti,” tutup Rena.***

Muhammad Irfan Ramadan

Instagram Ulum Dita Dynasty, CEO Kerjainplis yang Viral Diserbu Netizen 

0

Bogordaily.net – Instagram Ulum Dita Dynasty diserbu netizen setelah viral dan jadi trending di Twitter.

Sosok CEO startup joki tugas Kerjainplis ini viral dan jadi  trending di Twittter, setelah topik Joki tugas beberapa kali menjadi topik yang trending di platform media sosial Twitter atau X. 

Berkaitan dengan hal tersebut, sebuah startup joki tugas Kerjainplis pun muncul bersanding dengan nama Ulum Dita Dinasty dan langsung menjadi sorotan. 

Peristiwa ini bermula dari sebuah akun Twitter yang mengunggah tangkapan layar instansi penyedia jasa joki tugas kedokteran. 

Apa Itu Joki Tugas?

Diketahui joki tugas merupakan sebuah praktik penyedia jasa mengerjakan tugas atau ujian orang lain dengan imbalan uang. 

Adanya praktik ini tentu menimbulkan berbagai reaksi negatif, terutama dari orang-orang di lingkungan pendidikan. 

Disebut, jasa yang ditawarkan joki tugas mengotori integritas pendidikan karena merupakan kebohongan dan termasuk sebagai kegiatan ilegal. 

Berbagai komentar pun dilayangkan warganet hingga nama Ulum Dita Dinasty pun terseret ke dalam kasus ini. 

Sementara itu banyak netizen yang penasaran dan mencari akun Instagram Ulum Dita Dynasty setelah akun resmi Kerjainplis hilang.

Profil Ulum Dita Dynasty 

Ulum Dita Dynasty adalah sosok yang Chief Executive Officer (CEO) di Kerjainplis, perusahaan rintisan yang mempunyai jasa joki tugas rumah untuk mahasiswa. 

Kerjainplis disebut-sebut sebagai perusahaan stratup yang menyediakan jasa joki tugas kepada mahasiswa dengan berbagai tingkatan, termasuk skripsi. 

Melihat dari laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), nama Ulum Dita Dynasty tercatat sebagai mahasiswa jurusan Manajemen di Universitas Terbuka sejak tahun 2023. 

Data lain juga mencatat bahwa ia pernah terdaftar sebagai mahasiswa Agribisnis Unsoed tahun 2016, tetapi saat ini statusnya non-aktif. 

Hal menarik dari CEO Kerjainplis ini adalah ternyata ia pernah hadir sebagai pembicara dalam sebuah seminar yang diadakan di UGM. 

Kenapa Mendadak Trending 

Ulum Dita Dynasty, menjadi trending topik di Twitter karena banyak disoroti warganet. Pasalnya, Kerjainplis ini tak main-main dalam membangun branding bisnis perusahaannya. 

Beberapa influencer pernah menjadi mitra endorse penyedia jasa joki tugas ini hingga pengikutnya ada 300 ribu lebih. 

Tak hanya itu, perusahaan ini juga diketahui sudah berbadan hukum PT yang dinaungi oleh PT Gisaka Dinasti. 

Warganet pun banyak yang menyayangkan dan merasa prihatin dengan praktik perjokian ini. 

Adanya praktik joki tugas yang dilakukan secara terang-terangan ini tentu akan menjatuhkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Demikian informasi dan ulasan mengenai Instagram Ulum Dita Dynasty, CEO startup joki tugas Kerjainplis yang viral dan jadi perbincangan publik.***

Pejabat Pemkab Bogor Diperas Pegawai KPK Gadungan. Siapa Dia? 

0

Bogordaily.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap pelaku pemerasan terhadap salah satu pejabat di Pemkab Bogor yang mengaku sebagai pegawai KPK.

Pelakunya bernama Yusup Sulaeman. Dia mengaku sebagai pegawai KPK dan melakukan pemerasan terhadap pegawai di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Yusup Sulaeman saat ini tengah menjalani proses klarifikasi di Kantor KPK.

“Pada hari ini KPK telah mengamankan seseorang mengaku pegawai KPK yang melakukan pemerasan terhadap pegawai di Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis 25 Juli 2014.

Siapa Pejabat Pemkab Bogor yang Jadi Korban Pemerasan?

Tessa menuturkan KPK menerima informasi dari seorang pejabat di Kabupaten Bogor yang mengaku diperas oleh seseorang yang belakangan diketahui bernama Yusup Sulaeman. 

Atas laporan tersebut, tim KPK menurunkan tim yang terdiri dari penyelidik, penyidik dan inspektorat untuk memastikan apakah orang tersebut benar-benar merupakan pegawai KPK atau bukan.

“Setelah orang tersebut diketahui menerima uang dari pihak pelapor, tim mengamankan orang tersebut di rumah makan Mang Kabayan, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 13.30 WIB,” ucap Tessa.

“Yang diamankan 6 orang, 1 oknum, 1 sopir, 4 PNS Pemkab Bogor,” tambah dia.

Kemudian, tim KPK bersama terduga pelaku menuju kediamannya di perumahan Villa Bogor Indah di Kota Bogor dan selanjutnya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan klarifikasi.

Dari proses tersebut, diperoleh kesimpulan sementara Yusup Sulaeman bukan pegawai KPK.

Dalam penangkapan itu, Tessa mengatakan pihaknya mengamankan uang sejumlah Rp 300 juta, satu unit iPhone, dan satu unit mobil Porsche.

“Selanjutnya yang bersangkutan beserta uang, barang dan kendaraannya akan diserahkan KPK kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polres Bogor,” kata Tessa.

Meski demikian, KPK belum menyampaikan keterangan  mengenai siapa pejabat di Pemkab Bogor yang menjadi korban pemerasan tersebut.***

 

MenKopUKM: Hilirisasi Produk Kakao Jadi Sumber Ekonomi Baru

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan hilirisasi produk kakao menjadi sumber ekonomi baru dengan cara diolah menjadi produk bernilai tinggi (high end product), terlebih Indonesia merupakan salah satu produsen utama kakao di dunia.

MenKopUKM Teten Masduki saat meresmikan pabrik cokelat PT Rosso Bianco pemilik brand Pipiltin Cocoa di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/07), mengapresiasi Pipiltin yang sukses melakukan hilirisasi dari biji kakao menjadi cokelat yang siap mengisi pasar domestik dan ekspor.

“Saya kira ini bentuk nyata ekonomi baru karena ada produk baru. Kita punya potensi besar dari sini (kakao) karena sebelumnya kita hanya jual bahan baku mentahnya tapi karena hilirisasi yang dilakukan Pipiltin maka bisa menciptakan produk baru,” kata Menteri Teten Masduki.

Untuk menjadikan sumber ekonomi baru, perlu dilakukan pembenahan ekosistem atau rantai pasoknya agar permasalahan dari hulu – hilir dapat dituntaskan. Pasalnya banyak produk pertanian dan perkebunan menghadapi hambatan dalam pengembangannya karena ekosistem yang belum sempurna.

Sebagai contoh, kata Menteri Teten, produk perkebunan dan pertanian kerap mengalami fluktuasi harga saat panen raya sehingga petani merugi. Kemudian banyaknya tengkulak yang memainkan harga sesuka hati.

Di sisi lain produk pertanian dan perkebunan cukup sulit mempertahankan kualitas dan kuantitas atas hasil produksinya. Hal ini terjadi karena mayoritas petani hanya memiliki lahan garapan yang sempit sehingga semua itu perlu diagregasi dan disatukan dalam wadah koperasi (holding koperasi).

“Oleh karena itu petani perlu diagregasi supaya punya skala ekonomi sehingga proses penanaman efisien kemudian produktivitas bisa dinaikkan. Maka dengan model korporatisasi petani melalui koperasi menjadi solusi koperasi agar organisasinya kuat,” kata Menteri Teten.

Diakui Menteri Teten bahwa saat ini biji kakao sebagai bahan utama cokelat sedang menghadapi tantangan serius akibat penurunan pasokan dari Afrika. Kekurangan pasokan biji kakao dunia ini mendorong kenaikan harga biji cokelat global. Di sisi lain, industri fine flavour cocoa sedang berkembang di Indonesia dan dunia, dengan mayoritas pelaku industri adalah UMKM.

Untuk menghadapi tantangan ini, koperasi yang menaungi para petani kakao juga perlu melakukan konsolidasi dengan membentuk holding antar koperasi yang memiliki fokus bisnis yang sama. Dengan cara ini maka persoalan fluktuasi harga yang tinggi dapat teratasi.

Di sisi lain strategi ini juga akan mempermudah untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari lembaga pembiayaan baik bank, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM, Security Crowd Funding hingga dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Untuk mendukung hilirisasi dan mendukung UMKM naik kelas kita kembangkan model melalui koperasi multi pihak untuk mengkonsolidasi dan mengagregasi seluruh sirkular ekonomi sehingga lebih efisien dan saling menguntungkan dan sustain,” kata Menteri Teten.

Menteri Teten berkomitmen untuk turut serta terlibat aktif dalam memajukan hilirisasi komoditas kakao melalui berbagai program strategis. Upaya yang dilakukan KemenKopUKM di antaranya adalah memfasilitasi sertifikasi produk dan kemudahan akses pembiayaan hingga perluasan pasar.

“Mari kita ciptakan model bisnis yang ideal untuk kakao agar petani kita sejahtera dan rantai nilai semakin kuat. Kami siap berkolaborasi bersama-sama dan kami sudah melakukan exercise di beberapa tempat,” kata Menteri Teten Masduki.

Di tempat yang sama Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Made Marthini mengatakan bahwa hilirisasi produk kakao yang dilakukan oleh Pipiltin ini menjadi salah satu peluang untuk memajukan sektor pariwisata. Pasalnya tren saat ini industri pariwisata yang banyak diminati wisatawan yaitu ecotourism.

“Tren pariwisata saat ini adalah bagaimana memberikan layanan baru kepada turis untuk mendapatkan pengalaman saat berwisata. Jadi saya kira dengan model pengolahan biji kakao yang diproses dari hulu ke hilir ini bisa menjadi peluang ekonomi bagi kita,” kata Made.

Sementara itu Irvan Helmi, Co-founder Pipiltin Cocoa, bersyukur di tengah mahalnya harga biji kakao namun pihaknya tetap mampu melakukan ekspansi dengan mendirikan pabrik kedua di atas lahan seluas 1.000 meter persegi dengan kapasitas produksi 240 kg per jam.

“Pabrik pertama kami di Jakarta Selatan dan sekarang ini pabrik kedua. Ini menjadi milestone yang berharga bagi kami dan Indonesia sebagai keluarga besar dengan membuka pabrik baru,” kata Irvan.

Irvan mengapresiasi dukungan dari semua pihak khususnya para petani kakao yang tetap konsisten mendukung penyediaan bahan baku cokelat. Dia juga berterima kasih kepada pemerintah yang memberikan berbagai kemudian dalam menjalankan aktivitas usaha di tengah gejolak ekonomi nasional.

“Kita tidak mungkin jalan sendiri, sehingga kita perlu bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya. Kita harap pemerintah terus mendukung langkah para pelaku usaha agar terus berkembang,” kata Irvan.

Direktur Yayasan Kalimajari Agung Widiastuti bersyukur dapat bermitra dengan Pipiltin Cocoa karena petani kakao yang bernaung di bawah koperasi yang dipimpinnya kini bisa menikmati harga jual kakao yang lebih tinggi. Sejak 2014 koperasinya bermitra dengan Pipiltin para petani kakao di Bali konsisten mendapat harga jual yang layak meski di saat harga kakao anjlok. Hal ini terjadi karena Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya secara rutin menjadi offtaker bagi hasil panen kakao para petani.

“Di tahun 2010 – 2011 para petani kami sulit menemukan mitra yang ideal yang mau menghargai hasil jerih payah petani. Alhamdulillah kami bersyukur dipertemukan Pipiltin yang kami anggap bukan hanya sebagai pembeli saja tapi mitra yang ikut berperan dalam peningkatan kapasitas petani kakao kami,” kata Agung.***

MenKopUKM Resmikan Pabrik Cokat Pipiltin di Gunung Sindur Bogor

0

Bogordaily.net – MenKopUKM Teten Masduki meresmikan pabrik cokelat PT Rosso Bianco pemilik brand Pipiltin Cocoa di Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Kamis 25 Juli 2024.

Dalam kegiatan tersebut, sekaligus mengapresiasi Pipiltin yang sukses melakukan hilirisasi dari biji kakao menjadi cokelat yang siap mengisi pasar domestik dan ekspor.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan bahwa, hilirisasi produk kakao menjadi sumber ekonomi baru dengan cara diolah menjadi produk bernilai tinggi (high end product), terlebih Indonesia merupakan salah satu produsen utama kakao di dunia.

“Saya kira ini bentuk nyata ekonomi baru karena ada produk baru. Kita punya potensi besar dari sini (kakao) karena sebelumnya kita hanya jual bahan baku mentahnya tapi karena hilirisasi yang dilakukan Pipiltin maka bisa menciptakan produk baru,” kata Menteri Teten Masduki kepada wartawan, Kamis 25 Juli 2024.

Menurutnya, untuk menjadikan sumber ekonomi baru, perlu dilakukan pembenahan ekosistem atau rantai pasoknya agar permasalahan dari hulu – hilir dapat dituntaskan.

Pasalnya banyak produk pertanian dan perkebunan menghadapi hambatan dalam pengembangannya karena ekosistem yang belum sempurna.

Sebagai contoh, kata Menteri Teten, produk perkebunan dan pertanian kerap mengalami fluktuasi harga saat panen raya sehingga petani merugi. Kemudian banyaknya tengkulak yang memainkan harga sesuka hati.

Di sisi lain produk pertanian dan perkebunan cukup sulit mempertahankan kualitas dan kuantitas atas hasil produksinya. Hal ini terjadi karena mayoritas petani hanya memiliki lahan garapan yang sempit sehingga semua itu perlu diagregasi dan disatukan dalam wadah koperasi (holding koperasi).

“Oleh karena itu petani perlu diagregasi supaya punya skala ekonomi sehingga proses penanaman efisien kemudian produktivitas bisa dinaikkan. Maka dengan  model korporatisasi petani melalui koperasi menjadi solusi koperasi agar organisasinya kuat,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa, saat ini biji kakao sebagai bahan utama cokelat sedang menghadapi tantangan serius akibat penurunan pasokan dari Afrika.

Kekurangan pasokan biji kakao dunia ini mendorong kenaikan harga biji cokelat global. Di sisi lain, industri fine flavour cocoa sedang berkembang di Indonesia dan dunia, dengan mayoritas pelaku industri adalah UMKM.

Untuk menghadapi tantangan ini, koperasi yang menaungi para petani kakao juga perlu melakukan konsolidasi dengan membentuk holding antar koperasi yang memiliki fokus bisnis yang sama. Dengan cara ini maka persoalan fluktuasi harga yang tinggi dapat teratasi.

Di sisi lain strategi ini juga akan mempermudah untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari lembaga pembiayaan baik bank, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM, Security Crowd Funding hingga dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Untuk mendukung hilirisasi dan mendukung UMKM naik kelas kita kembangkan model melalui koperasi multi pihak untuk mengkonsolidasi dan mengagregasi seluruh sirkular ekonomi sehingga lebih efisien dan saling menguntungkan dan sustain,” ujar Menteri Teten.

Sementara itu, Menteri Teten berkomitmen untuk turut serta terlibat aktif dalam memajukan hilirisasi komoditas kakao melalui berbagai program strategis. Upaya yang dilakukan KemenKopUKM di antaranya adalah memfasilitasi sertifikasi produk dan kemudahan akses pembiayaan hingga perluasan pasar.

“Mari kita ciptakan model bisnis yang ideal untuk kakao agar petani kita sejahtera dan rantai nilai semakin kuat. Kami siap berkolaborasi bersama-sama dan kami sudah melakukan exercise di beberapa tempat,” ungkapnya.

Selanjutnya, Di tempat yang sama Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Made Marthini mengatakan bahwa, hilirisasi produk kakao yang dilakukan oleh Pipiltin ini menjadi salah satu peluang untuk memajukan sektor pariwisata. Pasalnya tren saat ini industri pariwisata yang banyak diminati wisatawan yaitu ecotourism.

“Tren pariwisata saat ini adalah bagaimana memberikan layanan baru kepada turis untuk mendapatkan pengalaman saat berwisata. Jadi saya kira dengan model pengolahan biji kakao yang diproses dari hulu ke hilir ini bisa menjadi peluang ekonomi bagi kita,” ungkap Made.

Sementara itu Irvan Helmi, Co-founder Pipiltin Cocoa, bersyukur di tengah mahalnya harga biji kakao namun pihaknya tetap mampu melakukan ekspansi dengan mendirikan pabrik kedua di atas lahan seluas 1.000 meter persegi dengan kapasitas produksi 240 kg per jam.

“Pabrik pertama kami di Jakarta Selatan dan sekarang ini pabrik kedua. Ini menjadi milestone yang berharga bagi kami dan Indonesia sebagai keluarga besar dengan membuka pabrik baru,” ucap Irvan.

Irvan mengapresiasi dukungan dari semua pihak khususnya para petani kakao yang tetap konsisten mendukung penyediaan bahan baku cokelat. Dia juga berterima kasih kepada pemerintah yang memberikan berbagai kemudian dalam menjalankan aktivitas usaha di tengah gejolak ekonomi nasional.

“Kita tidak mungkin jalan sendiri, sehingga kita perlu bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya. Kita harap pemerintah terus mendukung langkah para pelaku usaha agar terus berkembang,” kata Irvan.

Sementara itu, Direktur Yayasan Kalimajari Agung Widiastuti bersyukur dapat bermitra dengan Pipiltin Cocoa karena petani kakao yang bernaung di bawah koperasi yang dipimpinnya kini bisa menikmati harga jual kakao yang lebih tinggi.

Sejak 2014 koperasinya bermitra dengan Pipiltin para petani kakao di Bali konsisten mendapat harga jual yang layak meski di saat harga kakao anjlok. Hal ini terjadi karena Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya secara rutin menjadi offtaker bagi hasil panen kakao para petani.

“Di tahun 2010 – 2011 para petani kami sulit menemukan mitra yang ideal yang mau menghargai hasil jerih payah petani. Alhamdulillah kami bersyukur dipertemukan Pipiltin yang kami anggap bukan hanya sebagai pembeli saja tapi mitra yang ikut berperan dalam peningkatan kapasitas petani kakao kami,” ungkap Agung.***

Albin Pandita

Dedie Rachim Rayakan Hari Anak Nasional Bersama Disabilitas

0

Bogordaily.net – Bakal Calon Walikota Bogor, Dedie A Rachim memperingati Hari Anak Nasional dengan mengundang anak-anak disabilitas di Posko pemenangan, Jalan Ciremai, Bogor Tengah, Kamis 25 Juli 2024.

Dedie A Rachim menggelar acara tersebut dengan tujuan agar anak-anak disabilitas juga bisa mendapatkan hak yang sama dalam merayakan Hari Anak Nasional 2024.

“Hari ini kita memperingati Hari Anak, tentu anak inikan sifatnya universal ya dan kebetulan yang kita undang ada anak-anak disabilitas karena mereka berhak dan layak untuk memperingati hari anak,” ujar Dedie A Rachim.

Dalam acara itu, Dedie memberikan motivasi dan semangat kepada orang tua anak agar terus bersemangat dalam mengurus dan merawat anaknya yang disabilitas.

“Jadi namanya penanganan difabel, urusan kita semua. Urusan negara, swasta, pemerintah, dan semua urusan unsur masyarakat ada di dalamnya,” ucap Dedie.

Dedie menambahkan, anak disabilitas juga perlu diberi pendidikan yang layak agar bisa memiliki masa depannya cerah.

Lebih jauh, Dedie mengatakan bahwa peran orang tua sangatlah penting dalam membantu meningkatkan kualitas anak menjadi lebih baik.

“Kita persiapkan mereka dari sekarang dengan cinta, kebersamaan, kolaborasi, dan dengan sinegritas,” tuturnya.

Ia juga berharap, anak-anak khususnya di Kota Bogor menjadi generasi yang tumbuh dan berkembang dengan segudang prestasi serta keunggulan lainnya.

“Mudah-mudahan mereka menjadi generasi emas tahun 2045,” tambahnya.***

Muhammad Irfan Ramadan