Home Blog Page 1493

Goodyear Indonesia Luncurkan Ban Offroad Wrangler Duratrac RT Bersama Komunitas Mobil Offroad

0

Bogordaily.net – Menjawab tren hobi dan kebutuhan offroad yang semakin berkembang di Indonesia, Goodyear Indonesia meluncurkan ban offroad terbarunya, Wrangler Duratrac RT, dengan teknologi Tri-Shield.

Peluncuran dilaksanakan di Desa Pelangi, Sentul Bogor, bersama komunitas otomotif 4×4, yaitu IOF, FEVCI (Ford Everest Indonesia), Tetradrive.id (Fortuner), Land Rover Club Indonesia (LRCI), TLCI Jayaraya, Land Cruiser Owners Indonesia (LCO.ID), USLAP 4×4, Indonesia Motorhome Club, Prado Indonesia (Prado.ID), Dcab Indonesia (Dcab ID), dan MJI (Mercedes Jip Indonesia).

Para anggota komunitas berkesempatan merasakan pengalaman berkendara dengan ban Wrangler Duratrac RT di trek yang telah disiapkan oleh Goodyear Indonesia.

“Kami senang sekali atas kehadiran para pecinta otomotif, khususnya 4×4 hari ini. Peluncuran Wrangler Duratrac RT merupakan upaya kami untuk mendukung hobi dan kebutuhan offroad di Indonesia, agar komunitas 4×4 dan pengemudi dapat memiliki pengalaman berkendara offroad dengan aman dan nyaman di berbagai medan dan sekaligus meminimalisir dampak pada alam,” kata Presiden Direktur Goodyear Indonesia Iman Santoso.

Wrangler Duratrac RT menggunakan teknologi DuraEdge Traction Performance, sehingga memberikan daya cengkeram dan traksi superior, dan tersedia dalam ukuran bervariasi, mulai dari 265/65R17 hingga 275/70R18,  menjadikannya pilihan ideal untuk menjelajahi berbagai medan di Indonesia yang bervariasi.

”Wrangler Duratrac RT didesain telapak yang kokoh dan, dari berpasir hingga berbatu dan untuk melengkapi kendaraan offroad seperti Ford Ranger, GWM Tank 300, GWM Tank 500, Baic BJ40, Isuzu MU-X, dan  Nissan Terra. Kami senang sekali produk Goodyear Indonesia dapat menjadi bagian dari perjalanan offroad dari brand otomotif tersebut,” ujar Iman Santoso menambahkan.

Goodyear Indonesia meluncurkan ban offroad terbarunya, Wrangler Duratrac RT, dengan teknologi Tri-Shield.

Memiliki desain agresif, Wrangler Duratrac RT juga mempertimbangkan kelestarian lingkungan, dimana pola telapaknya dirancang untuk membantu mengurangi dampak negatif terhadap alam, sehingga penggemar dan pengguna kendaraan offroad dapat menikmati petualangan mereka sambil tetap menjaga ekosistem. Kemampuan Wrangler Duratrac RT dalam meminimalisir dampak terhadap alam menjadi penting mengingat meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan di kalangan komunitas offroad di Indonesia.

”Kami berharap produk ini dapat memenuhi ekspektasi para penggemar offroad di Indonesia.” Dengan Wrangler Duratrac RT, Goodyear Indonesia berharap dapat memberikan solusi yang seimbang bagi para penggemar dan pengguna kendaraan offroad, memungkinkan mereka untuk menikmati petualangan sambil menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Produk Wrangler Duratrac RT juga dilengkapi dengan program Worry Free Assurance dari Goodyear Indonesia, sebagai program yang menawarkan perlindungan tambahan bagi pelanggan, menjamin kualitas serta keandalan produk dan kenyamanan.

Selain itu, selama periode November-Desember 2024, setiap pembelian 2 buah ban Goodyear Wrangler DuraTrac RT akan disertai dengan hadiah spesial berupa multifunction box eksklusif Goodyear.

Untuk diketahui, Goodyear adalah salah satu perusahaan ban terbesar di dunia. Ini mempekerjakan sekitar 71.000 orang dan memproduksi produknya di 55 fasilitas di 22 negara di seluruh dunia. Dua Pusat Inovasinya di Akron, Ohio, dan Colmar-Berg, Luxembourg, berupaya mengembangkan produk dan layanan canggih yang menetapkan standar teknologi dan kinerja untuk industri. ***

KemenKopUKM Ungkap Capaian Sukses Pengembangan Koperasi dalam 10 Tahun

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melakukan berbagai terobosan untuk mendukung pengembangan koperasi di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Hasil dari kebijakan yang ditetapkan selama periode tersebut terbukti mampu mendorong peningkatan kontribusi usaha koperasi terhadap PDB nasional dari 5,7 persen menjadi 6,2 persen di tahun 2024.

Deputi Bidang Perkoperasian KemenKopUKM Ahmad Zabadi menjelaskan, beberapa kebijakan afirmatif yang telah diterapkan di antaranya adalah program koperasi modern yang dilaksanakan mulai 2020 hingga 2023 yang telah diintervensi sebanyak 400 koperasi dan akan menjadi 500 koperasi modern pada tahun 2024. Selain itu program korporatisasi petani yang menghadirkan ekosistem hulu hilir dengan menciptakan nilai tambah ekonomi bagi petani anggota koperasi. Dalam program ini petani menjadi penyedia bahan baku/supplyer dan koperasi menjadi konsolidator dan aggregator produk pertanian dengan mencari pasar/offtaker.

“Kami ingin koperasi menjadi bagian dari rantai pasok dari ekosistem bisnis dan terhubung dengan dunia usaha lain atau industri. Program hilirisasi koperasi kita dorong agar terintegrasi dari hulu ke hilir dalam konteks koperasi di sektor riil,” kata Ahmad Zabadi dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (11/10).

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir program pembenahan kualitas koperasi yang dilakukan KemenKopUKM telah terbukti membuahkan hasil di antaranya jumlah permodalan koperasi yang meningkat dari Rp200,66 triliun di tahun 2014 menjadi Rp275,06 triliun di tahun 2023 dan dari 23.506 usaha simpan pinjam koperasi yang telah mengikuti/masih berproses di self declare dalam rangka tindak lanjut UU P2SK tahun 2024 yaitu sebesar Rp235,7 triliun. Berdasarkan ODS per 31 Desember 2023, jumlah koperasi sebanyak 130.119 unit.

Program atau kebijakan lain yang ditempuh KemenKopUKM dalam pengembangan koperasi yaitu pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah (M3) berbasis koperasi. Melalui program ini petani sawit mendapat kepastian harga Tandan Buah Segar (TBS) dan memperoleh manfaat dari proses hilirisasi CPO sehingga kesejahteraan mereka meningkat. Saat ini sudah ada lima pabrik minyak makan merah yang sedang dibangun secara mandiri oleh koperasi.

“Kami harap akan ada 6 – 8 pabrik minyak makan merah yang nantinya dikelola oleh koperasi untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng yang lebih berkualitas dan bergizi,” kata Ahmad Zabadi.

KemenKopUKM juga mendorong program Solar Untuk Koperasi (Solusi) Nelayan untuk memenuhi kebutuhan solar bersubsidi bagi nelayan dengan pengelolaan SPBU Nelayan dilakukan oleh koperasi. Program ini sudah berjalan di 11 titik dengan volume BBM yang disalurkan mencapai 7.300 KL.

Selain itu juga ada program revitalisasi pasar rakyat untuk memberikan akses pemasaran kepada pelaku usaha mikro dan kecil sehingga dapat membangun eksosistem bisnisdi wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) melalui wadah koperasi. Dari tahun 2022 hingga 2024 telah dibangun 11 pasar melalui skema penganggaran tugas pembantuan.

“Pada tahun 2024 ini lokasi yang ditetapkan adalah Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Parigi Mountong, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sintang, Kabupaten Maybrat, dan Kabupaten Musi Rawas Utara,” kata Ahmad Zabadi.

Dalam rangka mendukung pengembangan ekosistem perkoperasian, KemenKopUKM juga aktif mendorong pelaksanaan revisi Undang-Undang Perkoperasian Nomor 25 Tahun 1992. Meski revisi Undang-Undang ini belum dilaksanakan pada periode 2019-2024, Ahmad Zabadi berharap di periode selanjutnya dapat ditetapkan regulasi baru yang diharapkan.

Menurut Ahmad Zabadi, regulasi perkoperasian yang berlaku saat ini sudah tidak relevan dengan perkembangan dan situasi yang ada. Dibutuhkan perlindungan yang lebih konkret oleh negara terhadap koperasi dan anggota karena banyaknya kasus koperasi gagal bayar. Melalui revisi Undang-Undang tersebut beberapa poin penting terkait pengawasan koperasi telah dirumuskan oleh KemenKopUKM.

“Dari RUU itu kita ingin koperasi itu seperti perbankan yang memiliki LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) jadi ketika koperasi ada guncangan likuiditas, anggota akan terlindungi karena dananya dijamin LPS,” kata Ahmad Zabadi.

Kemudian, dalam rangka mendorong kelembagaan koperasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, KemenKopUKM telah menerbitkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 8 Tahun 2021 tentang Koperasi dengan model Multi Pihak.

PermenKopUKM ini memungkinkan koperasi mengolaborasi aneka sumberdaya  seperti modal, tenaga, keterampilan, keahlian, kepakaran,berbagi  modalitas lain, seraya merekognisi keberadaan kelompok-kelompok anggota sesuai dengan peran dan kontribusinya.

“Ini merupakan salah satu regulasi agar koperasi terus diminati serta sebagai upaya dalam menciptakan ekosistem bisnis yang dinamis, adaptif, dan akomodatif bagi kepentingan anggota dan masyarakat,” kata Ahmad Zabadi.

Sementara itu terkait dengan kasus gagal bayar pada 8 koperasi bermasalah, Ahmad Zabadi memastikan akan terus memonitoring upaya pemenuhan keputusan sidang homologasi. Meski saat ini Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Koperasi Bermasalah telah berakhir tugasnya, namun KemenKopUKM terus mengawal kasus ini agar hak-hak anggota koperasi yang dirugikan dapat dibayarkan.

Setelah berakhirnya masa tugas Satgas Koperasi Bermasalah, KemenKopUKM telah menggantinya dengan Tim Pendamping dan Pemantau Koperasi Bermasalah. Dari catatan tim pendamping tersebut, tercatat ada total tagihan sebesar Rp26 triliun dan telah dibayarkan sebesar Rp3,4 triliun.

“Kami telah membentuk tim  pendamping 8 kop bermasalah yang diputus homologasi skema perdamaian PKPU di pengadilan niaga” kata Ahmad Zabadi.

Untuk penguatan memperkuat Pengawasan Koperasi, Deputi Bidang Perkoperasian telah melakukan Pendidikan dan Pelatihan bagi Pejabat Funsional Pengawas Koperasi (PFPK) sebanyak  1.732 orang terdiri dari 1.461 orang PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja sebanyak 271 orang. Kedepan Kementerian Koperasi lebih siap dalam pengawasan koperasi, harapannya jumlah koperasi bermasalah akan terus berkurang Tegas  Zabadi.***

Ajat Rochmat Jatnika Dilantik Sebagai Sekda Definitif Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Ajat Rochmat Jatnika dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif menggantikan jabatan Pj Sekda Kabupaten Bogor, Suryanto Putra di Gedung Tegar Beriman, Cibinong Jumat 11 Oktober 2024.

Pj Bupati Bogor Bachril Bakri melantik langsung dan menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memiliki nahkoda baru di jajaran birokrasi.

Bachril Bakri mengatakan bahwa hari ini melantik Sekda Kabupaten Bogor yang sudah lama kosong sejak Mei 2024 hingga saat ini.

Prosedur dan langkah-langkah tahapan ditempuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Artinya semua sudah melalui proses izin dari KSN, BKN, juga Provinsi, jadi tidak ada hal-hal yang dilanggar saya sebagai Pj. Bupati Bogor dalam melantik dan mengisi jabatan Sekda pada hari ini,” kata Bachril Bakri, Jum’at 11 Oktober 2024.

Menurutnya, Ajat Rochmat Jatnika memiliki potensi dan integritas yang tinggi sebab berdasarkan pengamatan selama tiga minggu bersama.

Kemudian, ia melihat kemampuan Ajat Rochmat Jatnika untuk mengkoordinasikan seluruh perangkat daerah sangat baik terlebih beliau menjabat sebagai Kepala Bappedalitbang yang fungsinya adalah sebagai kepala koordinasi.

“Saya yakin beliau ini sangat cocok diangkat sebagai Sekretaris Daerah definitif di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, sesuai arahan Pj. Bupati Bogor  Sekda sebagai pembantu bupati.

Selain itu, ada  beberapa prioritas yang harus disikapi. Pertama,  bagaimana memfasilitasi Pilkada, menindaklanjuti APBD 2025 dan beberapa prioritas strategis termasuk permasalahan stunting.

“Saya kira memang konsen dan fokus kita adalah penuntasan penataan Puncak, menjaga kondusifitas dan lainnya. Utamanya saya akan melakukan koordinasi dan silaturahmi ke beberapa perangkat daerah,” ungkap Ajat.***

Albin Pandita

Tradisi Mengerikan Di Indonesia, Potong Jari hingga Potong Kepala

0

Bogordaily.net – Tradisi mengerikan di Indonesia ternyata sangat beragam bahkan ada yang tak masuk akal.

Tradisi merupakan salah satu dari bagaimana peradaban yang terus berkembang.

Tapi tahu Anda ada sejumlah tradisi unik dan mengerikan di Indonesia?

Indonesia memiliki beragam tradisi dan budaya yang selalu membuat penasaran. Selain tradisinya yang unik dan menarik terdapat juga tradisi yang sangat mengerikan bagi masyarakat Indonesia.

Mulai dari tradisi pemenggalan jari sampai pemenggalan kepala dilakukan oleh suku-suku di Indonesia.

Tradisi di Indonesia yang mengerikan

Berikut ini beberapa tradisi yang ada di Indonesia:

Tradisi Mas Kawin Kepala Manusia, Suku Naulu Maluku

Pernikahan tentunya menjadi momen yang paling bahagia bagi sepasang kekasih. Biasanya yang menarik dari pernikahan adalah acara pra pernikahan, seperti memilih mas kawin yang akan diberikan dari pihak calon suami kepada calon istri.

Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan mas kawin yang indah dan memorable bagi sang mempelainya.

Namun, ternyata terdapat mas kawin yang menyeramkan yaitu mas kawin kepala manusia. Penyerahan mas kawin tersebut dilakukan oleh suku Naulu di Maluku. Tradisi ini hanya dilakukan ketika melamar anak raja Naulu.

Suku Naulu merupakan suku yang tersebar di Pulau Seram, yaitu Dusun Nuanea dan Dusun Sepa.

Tradisi ini mengharuskan calon menantu sang raja untuk membawakan kepala manusia sebagai mas kawin. Penyerahan mas kawin ini ditujukan sebagai simbol kejantanan dan keberanian sang pria.

Orang-orang Suku Naulu juga sempat meyakini jika persembahan kepala akan menyenangkan arwah para leluhur sehingga mereka dapat menjaga anak cucunya dengan baik.

Namun, tidak perlu khawatir tradisi ini sudah lama ditinggalkan sejak tahun 1990 walaupun sempat muncul kembali pada tahun 2005.

Tradisi Potong Jari, Suku Dani Papua

Tradisi potong jari merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Papua terutama Suku Dani.

Tradisi ini disebut dengan Ikipalin dan dilakukan bagi keluarga yang sedang berkabung karena anggota keluarga yang meninggal.

Orang-orang Suku Dani mempercayai bahwa dengan memotong jari, keluarga yang ditinggalkan akan terhindar dari sial dan bencana.

Suku Dani menjadikan tradisi potong jari sebagai ungkapan rasa sakit dan pedih yang mereka rasakan walaupun mereka sadar jika ritual ini sangat menyakitkan namun mereka rela melakukan apa saja demi bukti cinta terhadap keluarga mereka.

Kini tradisi potong jari sudah jarang dilakukan oleh Suku Dani namun tradisi ini tetap dijaga oleh mereka hingga saat ini.

Tradisi Ma’Nene, Suku Toraja Sulawesi

Suku Toraja dikenal dengan tradisinya yang beragam, salah satunya yaitu penghormatan kepada leluhur.

Tradisi yang dinamakan Ma’Nene ini merupakan tradisi membersihkan jenazah yang telah lama meninggal puluhan bahkan ratusan tahun yang sudah berbentuk mumi.

Masyarakat Suku Toraja akan membersihkan jasad leluhur mereka dan menggantikan baju jenazah yang telah usang dengan baju yang baru dan bersih.

Tradisi Ma’Nene diikuti juga dengan tradisi mayat berjalan, mereka melakukan tradisi ini setiap tiga tahun sekali serentak dengan warga desa lain.

Prosesi Ma’Nene bisa memakan waktu sampai satu minggu. Tradisi ini dilakukan pada bulan Agustus yaitu setelah musim panen.

Masyarakat percaya bahwa tradisi ini tidak boleh dilakukan sebelum masa panen karena dianggap bisa membawa sial hasil panen seperti sawah dan ladang yang mengalami kerusakan.

Awal tradisi ini dimulai dari seorang pemburu binatang bernama Pong Rumasaek, ia menemukan jenazah dengan kondisi yang memprihatinkan dan akhirnya ia membawanya ke rumah untuk dipakaikan baju yang layak.

Sejak saat itu ia mendapatkan banyak berkah seperti panen yang lebih cepat atau hasil buruannya yang baik. Ia merasa bahwa menghormati orang itu perlu dilakukan sekalipun orang tersebut sudah tidak ada dan salah satunya merawat jenazahnya.

Tradisi Ngayau, Suku Dayak Kalimantan

Ngayau merupakan salah satu tradisi masyarakat Suku Dayak dengan cara memenggal kepala musuh dan membawanya sebagai piala.

Tradisi perburuan kepala ini membuat Suku Dayak menjadi suku yang paling ditakuti diantara suku-suku yang ada di Indonesia. Tradisi ngayau dilakukan oleh orang Iban pada zaman dahulu untuk mempertahankan kaumnya dari musuh. Mereka akan memilih musuh lelaki dewasa untuk dipenggal kepalanya dan dibawa ke rumah.

Rambut dari kepala yang mereka penggal dijadikan sebagai hiasan pada perisai dan pedang. Kepala musuh akan dikeringkan dan digantung di rumah mereka. Mereka menganggap dengan membawa kepala musuh yang mereka penggal menjadikan simbol keberanian dan penolak bala.

Pemenggalan kepala biasanya dilakukan oleh laki-laki dan akan disematkan gelar “Bujang Berani” yang artinya raja berani atau pahlawan ulung.

Tradisi Pengusiran Begu Ganjang, Suku Batak Sumatera Utara

Begu Ganjang merupakan makhluk halus yang dipercaya oleh etnis Batak Toba terutama di Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Hantu ini dinamakan begu ganjang yang artinya hantu panjang. Sosok ini konon berwujud tinggi besar dengan rambutnya yang panjang dan wajah yang mengerikan. Keberadaan hantu ini dipercaya oleh masyarakat Batak sebagai pembawa keburukan atau kesialan seperti warga yang meninggal secara tiba-tiba dan jatuh sakit.

Tradisi ini mereka lakukan dengan mendatangkan dukun yang akan memimpin ritual untuk membersihkan desa mereka dari ilmu hitam termasuk begu ganjang.

Hantu ini merupakan kepercayaan sebagian masyarakat saja, dan menjadikannya sebagai peliharaan.

Tradisi ini termasuk tradisi kepercayaan yang berbahaya, karena orang-orang yang memelihara begu ganjang ini kerap dibunuh oleh orang-orang yang membenci ilmu-ilmu hitam karena dianggap meresahkan.

Demikian informasi dan ulasan mengenai tradisi mengerikan di Indonesia.***

Calon Gubernur Jabar Ahmad Syaikhu Kunjungi Kota Bogor, Dorong UMKM Naik Kelas

0

Bogordaily.net – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu, mengadakan kunjungan ke Kota Bogor pada Jum’at, 11 Oktober 2024.

Dalam rangkaian kunjungannya, Syaikhu memulai kegiatan dengan mengikuti senam pagi di SKI Tajur, yang kemudian dilanjutkan dengan menjadi khotib dalam Salat Jum’at di Masjid Universitas Ibn Khaldun (UIKA), Tanah Sareal.

Selepas itu, pada pukul 14.00 WIB, Ahmad Syaikhu mengunjungi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sindang Barang, yang menjadi bagian dari program “UMKM Naik Kelas”.

“Persoalan pertama adalah permodalan. Kita bersyukur bahwa Jawa Barat memiliki Bank BJB yang merupakan PSP (Pemegang Saham Pengendali). Namun, tantangannya kini adalah soal kebijakan. Jika pemerintah provinsi dapat menggulirkan kebijakan yang memperbesar kredit usaha mikro khususnya bagi UMKM, ini akan memberikan dorongan besar bagi mereka untuk berkembang,” ungkap Syaikhu kepada awak media.

Selain permodalan, ia juga menyoroti masalah pengemasan produk yang sering kali masih kurang menarik.

“Kita punya produk-produk berkualitas, tapi karena kemasan yang kurang menarik, produk tersebut tidak menjadi daya tarik bagi pembeli. Ini perlu pelatihan agar mereka bisa meningkatkan kualitas pengemasan,” lanjutnya.

Tantangan berikutnya adalah pemasaran. Menurut Ahmad Syaikhu, banyak UMKM yang masih mengandalkan pemasaran konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital.

“Saat ini, pemasaran masih terbatas, hanya berputar di lingkungan terdekat. Oleh karena itu, pelatihan digital marketing menjadi sangat penting agar pemasaran produk UMKM lebih masif dan menjangkau pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendukung pemasaran UMKM, khususnya di daerah.

“Contoh UMKM yang ada di desa, bagaimana mereka bisa dikenal oleh masyarakat perkotaan jika hanya berjualan antar tetangga? Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota harus menyediakan fasilitas khusus bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka, baik di lokasi-lokasi strategis maupun melalui kemitraan dengan usaha besar seperti minimarket,” paparnya.

Syaikhu berharap UMKM Jawa Barat dapat lebih maju melalui kebijakan yang tepat, terutama dalam hal permodalan, pengemasan, pemasaran digital, dan sinergi dengan sektor usaha lainnya.

Kunjungan Ahmad Syaikhu ini merupakan bagian dari upayanya untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan solusi bagi kemajuan UMKM, yang ia yakini sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi Jawa Barat.***

Ibnu Galansa

 

Viral Pelajar Martapura, Videonya Diserbu Netizen

0

Bogordaily.net – Viral video pelajar di Martapura menggegerkan jagat maya.
Di media sosial video sepasang pelajar di bawah umur ini beredar dan jadi buruan netizen.

Diduga pemeran dua sejoli tersebut merupakan siswa di salah satu SMP di Martapura, Kabupaten Banjar.

Viral Video Pelajar Martapura

Ada dua video yang beredar. Pertama video bedurasi 36 detik, yang memperlihatkan dua sejoli berseragam batik salah satu SMP di Martapura, sedang melakukan adegan dewasa di kamar.

Kedua, video berdurasi 3.40 detik. Dalam rekaman video ini tampak sepasang pelajar itu melakukan adegan tidak senonoh.

Keduanya mengenakan seragam Pramuka lengkap, bahkan masih pakai kaus kaki sekolah.

Aksi tersebut dilakukan bukan di lingkungan sekolah, melainkan di dalam kamar dan beralaskan kasur.

Klarifikasi Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjar, Liana Penny, meminta netizen agar bijak dalam menanggapi video beredar.

“Harapan kami, netizen bijak dalam berkomentar dan tidak perlu dicari-cari identitasnya. Ini demi menjaga kesehatan mental dan masa depan yang bersangkutan,” ucap Liana.

Liana menjelaskan, kejadiannya dilakukan di luar jam sekolah dan sudah lama.

Masalahnya pun sudah diselesaikan secara baik-baik bersama orangtua masing-masing siswa pada bulan lalu.

“Pihak sekolah kala itu memanggil orangtunya dan diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tuanya mangambil langkah memindahkan anak tersebut demi menghindari bullying dan tetap mendapat pendidikan dengan lancar,” papar Liana.

Liana menuturkan, pelajar apalagi masih di bawah umur merupakan tanggung jawab bersama, yakni sekolah, orangtua, dan masyarakat.

Di sisi lain, kata Liana, pihak sekolah juga tidak dapat mengawasi para siswanya ketika sudah berada di luar lingkungan sekolah.

Juga upaya sekolah juga sudah maksimal dalam pencegahan. Sudah sering digelar sosialisasi materi cyber crime maupun kenakalan dengan narasumber dari kepolisian hingga instansi perlindungan anak.

Menurutnya, keputusan yang diambil dalam musyawarah antara pihak sekolah dan para orangtua itu sudah yang terbaik.

“Sayangnya, meski masalahnya sudah clear, namun ada pihak yang menyebarkan kembali. Kalau di-blow up, kasian orangtua anak-anaknya. Saya berharap tidak perlu dicari-cari sekolah barunya, kasian nanti trauma dan tidak mau sekolah lagi,” tegas Liana.***

Pemdes Muarajaya Kick Off Samisade untuk Jaling dan TPT, BI Berikan Izin

0

Bogordaily.net — Pemerintah Desa (Pemdes) Muarajaya, Kecamatan Caringin kick off program Saru Miliar Satu Desa (Samisade) untuk membangun betonisasi jalan lingkungan (Jaling) dan Tembok Penahan Tebing (TPT), Jumat, 11 Oktober 2024.

Program Samisade atau bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur tahap pertama ini berlokasi di Kampung Nyenang RW 003, Desa Muarajaya, yang bersebelahan dengan Komplek Diklat Bank Indonesia (BI).

“Betonisasi jalan lingkungan dan TPT ini sesuai dengan program prioritas kebutuhan masyarakat. Kami akan laksanakan bantuan keuangan ini dengan sebaik-baiknya secara mandiri,” ucap Kepala Desa (Kades) Muarajaya, Awan Hermawan.

Dengan dimulainya pembangunan yang dibiayai Bankeu Infrastruktur dari Pemkab Bogor ini, Awan berharap dapat meningkatkan akselerasi percepatan pembangunan infrastruktur di desanya.

“Jadi yang sedang dilakukan ini sesuai tujuan dari program kami yakni dalam rangka meningkatkan percepatan transportasi baik barang maupun jasa, tentunya agar akses mobilisasi transportasi lancar dan peningkatan ekonomi warga lebih meningkat,” ujarnya.

Peroleh Izin BI

Awan mengakui, pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur memang mengalami keterlambatan. Hal ini lantaran adanya beberapa kendala yang harus diselesaikan terlebih dahulu dengan pihak lain salah satunya adalah pihak BI.

“Ya awalnya memang kami mengalami sedikit kendala, karena lahan yang akan kami bangun itu berada di atas tanah milik Bank Indonesia. Namun setelah mengalami proses dan tahapan prosedur, alhamdulillah pihak Bank Indonesia memberikan izin akses pakai untuk kegiatan pembangunan ini. Dan kami atas nama masyarakat serta Pemerintahan Desa Muarajaya mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank Indonesia yang sudah memberikan izin pakai lahannya,” terang Awan.

Sementara, perwakilan dari Bank Indonesia, Daniel Agus, membenarkan jika pihaknya telah memberikan izin pakai lahan tanah untuk kegiatan pembangunan TPT.

“Kami pihak Bank Indonesia hanya memberikan izin pakai lahan saja selagi untuk kepentingan masyarakat, jadi bukan memberi lahan ya,” tutur Daniel.

Meski demikian, sambungnya, pemberian izin pakai lahan dari BI kepada Pemdes Muarajaya untuk kegiatan pembangunan infrastruktur diperlukan waktu cukup lama. Hal ini karena, tanah yang akan digunakan merupakan aset negara.

“Semua ada tahapan-tahapannya, tidak semudah kami memberikan izin, apalagi ini tanah negara yang sesuatunya itu nanti akan diperiksa dan dipertanyakan pertanggungjawabannya lembaga negara terkait. Jadi sekecil maupun sejengkal apapun itu yang namanya mau memakai tanah negara harus melalui proses dulu, agar pada akhirnya nanti kita semua tidak ingin tersangkut oleh masalah hukum,” tegas Daniel.

Hadir pula dalam kick off Samisade Desa Muarajaya ini Sekretaris Camat Caringin, Kapolsek Caringin, Babinsa, Babinmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda.
(Acep Mulyana)

Pj Walikota Bogor Hery Antasari Motivasi Mahasiswa UIKA Penerima Beasiswa KIP

0

Bogordaily.net – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari memberikan dorongan semangat dan motivasi kepada mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam sebuah pengarahan di Universitas Ibn Khaldun (UIKA), Kota Bogor, Selasa (8/10/2024).

Hery menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Kota ( Pemkot) Bogor kepada pihak UIKA atas upaya mereka dalam memberikan beasiswa KIP bagi warga Bogor, serta menyatakan kebanggaan dan penghargaan yang tinggi kepada para mahasiswa penerima beasiswa.

“Beasiswa ini merupakan bentuk dukungan nyata dari pemerintah untuk memastikan pendidikan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat dan potensi akademis yang luar biasa,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Hery menyampaikan empat poin utama sebagai bekal motivasi. Pertama, mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan beasiswa ini sebaik mungkin untuk berprestasi, baik di bidang akademis maupun non-akademis. Kedua, pentingnya kesadaran akan tanggung jawab sebagai mahasiswa yang juga berperan sebagai agen perubahan. Ketiga, mahasiswa perlu menggali dan mengembangkan kemampuan baik hard skill maupun soft skill untuk membangun kepemimpinan yang baik serta mempelajari pola komunikasi. Terakhir, ia juga mengingatkan pentingnya lulus tepat waktu dengan mengatur timeline dan menetapkan langkah-langkah yang ingin dicapai setelah lulus.

“Belajar menjadi teladan, terus berinovasi, jangan pernah berhenti belajar,” tambahnya.

Rektor UIKA Bogor, Endin Mujahidin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi mahasiswa penerima beasiswa agar dapat memaksimalkan masa studi mereka di UIKA dan mempersiapkan diri untuk berkarya dan mengembangkan diri di masa depan. Endin menekankan bahwa Pj Wali Kota Bogor adalah contoh sukses seorang pejabat yang mampu beradaptasi dengan cepat dan melaksanakan berbagai program di Kota Bogor.

“Karena beliau contoh sukses seorang pejabat. Beliau ditempatkan di Kota Bogor cepat beradaptasi, melaksanakan berbagai program di Kota Bogor,” tuturnya.

Dengan pengarahan ini, harapannya dapat membantu mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu dan berhasil baik dalam karir maupun pengabdian kepada masyarakat.

Endin juga berharap agar sinergi antara pemerintah dan sektor pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga universitas, dapat terus ditingkatkan untuk mendukung partisipasi pendidikan di berbagai tingkatan.***

Komitmen Sendi-Melli Membangun Komunitas Basket Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Pasangan Calon Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 1 Sendi Fardiansyah – Melli Darsa (Sendi-Melli) menaruh perhatian terhadap dunia olahraga di Kota Bogor.

Salah satunya pasangan Sendi-Melli berkomitmen untuk membangun komunitas basket Kota Bogor.

Hal itu diungkapkan saat Sendi Fardiansyah beraudiensi dengan komunitas basket Sempur, belum lama ini.

Menurut Sendi, membangun komunitas basket Kota Bogor tidak hanya dengan menggelar pertandingan atau event sejenisnya.

“Tetapi juga mengadakan coaching clinic dengan mendatangkan pelatih bertaraf nasional bahkan internasional,” kata dia, Jumat 11 Oktober 2024.

Saat beraudiensi, Sendi dengan seksama mendengarkan permasalahan yang dihadapi para anggota komunitas basket.

Mulai dari tidak adanya perhatian Pemerintah Kota Bogor terhadap pemeliharaan sarana dan prasarana lapangan basket Sempur, minimnya pagelaran event di Lokasi tersebut hinga sulitnya mencari sponsorship karena terbentur perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Menurut dia, biaya yang dibebankan kepada pengguna lapangan memang tidak dapat dilepaskan dari tingginya biaya pemeliharaan lapangan, kebersihan, listrik, air dan lain-lain.

Jika terus digratiskan, kata Sendi, maka tidak akan muncul rasa memiliki dari para pengguna lapangan tersebut.

“Kalau digratiskan terus, ya ini menyangkut mental ya. Mereka akan menggunakan lapangan secara semena-mena sehingga peralatan atau lapangan lebih cepat rusak. Belum lagi yang buang sampah sembarangan. Agak sulit kalau kalau terus digratiskan,” tandas dia.

Walaupun demikian, Sendi berjanji akan berkonsultasi dengan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengenai permasalahan yang dihadapi oleh komunitas basket, termasuk pembuatan lapangan basket di Ganggang Olahraga (GOR) setiap kecamatan yang saat ini hanya ada lapangan mini soccer.

Jika tidak memungkinkan dibangun di GOR tersebut, Sendi berjanji akan membangun lapangan basket baru di aset tanah milik Pemerintah.

Berkaitan dengan sulitnya mendapatkan sponsorship dari pihak swasta terutama industri rokok, Sendi menilai perlunya revisi perda KTR untuk mendukung berbagai kegiatan baik di bidang ekonomi kreatif maupun di bidang olahraga.

Revisi perda KTR ini pada akhirnya akan memutar perekonomian masyarakat dari banyaknya gelaran kegiatan di Kota Bogor.

Sebagai langkah awal komitmen, pria asal Bojong Neros ini akan berkolaborasi dengan komunitas basket Sempur untuk mengadakan pertandingan mini-game sehari penuh yang akan dilaksanakan beberapa minggu ke depan di lapangan basket Sempur.***

KemenKopUKM Gelar MOFAM Dukung Visi Indonesia Jadi Pusat Modest Fashion Dunia

0

Bogordaily.net – Dalam rangka mengakselerasi gerakan untuk mendukung visi Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menggelar The 1st Modest Fashion Month (MOFAM) pada 13 Oktober 2024 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sebagai langkah awal mengglorifikasi modest fashion di Indonesia.

Plt (Pelaksana Tugas) Deputi Bidang UKM KemenKopUKM, Temmy Satya Permana, mengatakan The 1st MOFAM adalah momen penting untuk mengembangkan industri modest fashion Indonesia. Acara ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing, tetapi juga merayakan dan mempromosikan gaya berpakaian yang modis dan sopan, mencerminkan nilai-nilai keberagaman, inklusivitas, dan ekspresi diri.

“Acara ini nantinya akan mempertemukan desainer, influencer, dan pecinta fashion dalam satu forum untuk berbagi ide, inspirasi, dan inovasi dalam dunia mode yang inklusif bagi semua kalangan,” kata Temmy di Jakarta, Kamis (10/10).

Mengusung tema Modest X Streetwear: The Fusion of Modesty, Urban Style & Ready-to-Wear, acara ini tidak hanya mempromosikan karya desainer lokal melainkan sebuah afirmasi sebagai persiapan bagi Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia.

Temmy mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar menjadi kiblat fashion dunia. Mengingat, ada sekitar 229 juta populasi dengan konsumsi industri fashion terbesar ketiga di dunia.

“Modest fashion Indonesia memiliki keunikan yang potensial diangkat ke pasar global. Dengan peningkatan kualitas produk, inovasi desain, dan daya saing, kami optimistis modest fashion Indonesia akan semakin siap bersaing di pasar internasional,” kata Temmy.

Temmy menjelaskan berdasarkan data dari State of Global Islamic Economic Report 2023, konsumsi masyarakat Muslim dunia mencapai 2,29 triliun dolar AS pada tahun 2022 dan diproyeksikan meningkat hingga 3,1 triliun dolar AS pada tahun 2027, di mana sektor modest fashion menjadi salah satu kontributor terbesar dari pertumbuhan tersebut.

“Oleh karena itu, pengembangan dan perluasan pasar sektor modest fashion Indonesia di pasar internasional sangat penting untuk memperkuat posisi Indonesia menjadi pemain utama di pasar fashion dunia,” kata Temmy.

The 1st MOFAM diharapkan dapat meningkatan citra Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia. Apalagi ada kontribusi signifikan sektor fashion pada kinerja ekspor Indonesia.

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB ini akan menampilkan karya lebih dari 10 desainer lokal dan 50 UMKM dari seluruh Indonesia. Beragam kegiatan menarik juga akan digelar, seperti Zumba, Makeover Challenge, Talkshow, Fashion Show, Kuliner, Bazaar, dan penampilan spesial dari Abang None Jakarta 2024. Acara ini juga akan dimeriahkan oleh Gery Gany dan D’Masiv, serta terbuka gratis untuk umum.***