Home Blog Page 1559

Satpol PP Kota Bogor Klaim Penertiban PKL di Jalan Mayor Oking Tertib Tanpa Penolakan

0

Bogordaily.net – Satpol PP Kota Bogor mengklaim penertiban 120 Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Mayor Oking berjalan tertib tanpa adanya penolakan.

Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kota Bogor Surya Dharma mengatakan, sebagian besar PKL di Jalan Mayor Oking membongkar sendiri lapak mereka.

“Sebelum penertiban dilakukan, Satpol PP Kota Bogor telah memberikan surat pemberitahuan kepada para pedagang. Langkah preventif ini diambil agar para pedagang dapat mempersiapkan diri,” kata Surya Dharma.

Surya menyebut, penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut atas banyaknya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan kondisi kawasan Jalan Mayor Oking yang dianggap semrawut akibat banyaknya PKL yang berjualan di area tersebut.

Penertiban juga dilaksanakan sebagai bentuk respons Pemkot Bogor terhadap aduan masyarakat yang resah dengan menjamurnya lapak PKL di kawasan Jalan Mayor Oking itu.

Padahal ruas jalan tersebut merupakan akses masuk dan keluar masyarakat atau pengguna Kereta Commuter Line menuju Stasiun Bogor.

Untuk memastikan agar PKL tidak kembali berjualan di lokasi, Satpol PP Kota Bogor akan melakukan pengawasan dengan menempatkan personel di area tersebut.

Penertiban ini juga menyasar berbagai pelanggaran, termasuk parkir liar, angkutan kota (angkot) yang ngetem, anak jalanan, gelandangan dan pengemis (anjal gepeng), serta sampah yang menumpuk di sepanjang jalan tersebut.

“Kemudian, petugas akan terus memantau kawasan tersebut dengan menugaskan 15 personel setiap harinya untuk memastikan situasi tetap kondusif,” jelas Surya.

Meski penertiban telah sering dilakukan, namun beberapa PKL kembali berjualan saat petugas tidak berada di lokasi.

Untuk memastikan agar PKL tidak kembali berjualan di lokasi, Satpol PP Kota Bogor akan melakukan pengawasan dengan menempatkan personel di area tersebut. (Muhammad Irfan Ramadan)

Viral Video Lolly, Anak Nikita Mirzani Teriak-teriak Saat Dijemput Pulang

0

Bogordaily.net – Jagat maya tengah dihebohkan dengan video viral anak Nikita Mirzani, Laura Meizani Mawardi atau Lolly yang menangis histeris saat dijemput untuk pulang.

Selain menangis dan berteriak, Lolly juga mengeluarkan kata-kata kurang pantas saat beberapa orang termasuk polisi menyantroninya di apartemen.

Dalam video siaran langsung dokter Oky Pratama, terlihat proses penjemputan Lolly berlangsung rusuh. Anak 17 tahun tersebut teriak-teriak minta tolong karena merasa dirinya dipaksa untuk ikut.

“Tolong, tolongin gue. Tolong. Gue capek,” ujar Lolly, dikutip Bogordaily.net, Kamis (19/9/2024)

Mendengar Lolly histeris, dokter Oky mencoba menenangkan dan minta Lolly untuk ikut dengan baik-baik.

“Lolly, jangan halu-halu nak. Sudah nak, sudah, capek kan. Lolly yakin, nggak diapa-apain nak,” ucap dokter Oky.

“Bukan nggak diapa-apain, gue punya buktinya. Lepasin. Gue dipaksa kan,” jawab Lolly masih histeris.

Meski rusuh, namun akhirnya proses penjemputan tersebut berhasil. Sambil teriak dan menangis, Lolly digendong beberapa orang laki-laki untuk masuk ke dalam mobil dan dibawa.

Dokter Oky sendiri sudah memamerkan dirinya berada di dalam mobil bersama dengan Lolly. Dalam video yang diunggah, tampak Lolly duduk di kursi penumpang sambil menangis.

Menurut keterangan yang didapat, Lolly akan dibawa ke rumah sakit untuk divisum sebelum akhirnya ke kantor polisi untuk diperiksa.

Untuk diketahui, kisruh antara Nikita Mirzani dan Lolly kembali timbul usai dugaan Lolly hamil dan aborsi. Isu tersebut pertama kali dimunculkan oleh Nikita Mirzani.

Saat ini juga Nikita Mirzani tengah memproses laporan polisi terhadap Vadel Badjideh, kekasih Lolly atas dugaan persetubuhan dan aborsi.

Namun begitu, hingga sekarang Lolly masih bersikeras membantah seluruh tuduhan Nikita Mirzani. ***

Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Bogor, Ini yang Dilakukan Pemkab Bogor

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bogor terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem yang terjadi di wilayahnya.

Pj Sekretaris Daerah, Suryanto Putra mengungkapkan bahwa, saat ini tercatat sebesar 0,76 persen yang masih dikategorikan sebagai kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Bogor.

“Yang masih menjadi target kita adalah kemiskinan ekstrem tuh harus 0 kita masih 0,76 berarti kita harus nurunin nih sampai 0,” kata Suryanto Putra kepada wartawan, Kamis 19 September 2024.

Menurut Suryanto, langkah dalam mengatasi kemiskinan tersebut salah satunya bekerja sama dengan perusahaan – perusahaan yang ada di Kabupaten Bogor.

Adapun untuk saat ini, Pemkab Bogor sudah berhasil menggandeng 52 perusahaan yang ada di Kabupaten Bogor.

“Se-Kabupaten pasti banyak tapi okelah kita terus himbau semua harus bergerak, karena perusahaan juga punya tanggung jawab sosial, minimal setiap perusahaan pengampu di wilayahnya dia satu desa,” jelasnya.

Lebih lanjut Suryanto menambahkan, untuk dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Bogor, Pemkab membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

“Jadi kolaborasi dari seluruh stakeholder mudahan – mudahan bisa berjalan semua jadi harapan kita semua,” ungkap Suryanto Putra.

Sementara itu, Dalam Rakor Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024, Wapres Ma’ruf Amin meminta pemda yang menerima dana insentif mempergunakannya untuk program penanggulangan kemiskinan ekstrem dengan tepat sasaran.

“Maksimalkan pemanfaatan dana insentif fiskal ini untuk memperkuat program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, terutama untuk kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Ma’ruf Amin.

Wapres Ma’ruf meminta agar upaya penentuan target penerima program kemiskinan ekstrem menggunakan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (Data P3KE).

Apabila hal itu dapat dijalankan dengan baik, akan menjadi lebih tepat sasaran dengan mengutamakan kelompok masyarakat miskin dengan akses terbatas, penduduk lansia, dan penyandang disabilitas.

“Intensifkan sinergi dan kolaborasi antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan industri di sektor potensial,” sebutnya.

Ma’ruf mengingatkan penanggulangan kemiskinan di berbagai tingkatan pemerintahan harus bersifat inklusif, sinergis, dan tepat sasaran.

Menurutnya, selain pemanfaatan Data P3KE, sistem pensasaran yang berlaku nasional dan terintegrasi juga perlu terus dikembangkan agar berbagai data yang ada di kementerian/lembaga terhubung satu sama lain.

“Data (P3KE) ini telah digunakan lebih dari 26 kementerian/lembaga dan sudah lebih dari 93 persen pemerintah daerah memanfaatkan untuk basis data pensasaran program,” tutur Wapres. (Albin Pandita)

Konsisten Tegakkan Perda KTR, Pemkot Bogor Raih Penghargaan Asean Smoke Free Award 2024

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mendapat prestasi gemilang. Kali ini, ikhtiar dalam mewujudkan kawasan sehat atau Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Ya, Kota Bogor mewakili Indonesia berhasil menyabet Kategori Silver dalam ajang penilaian Asean Smoke Free Award (ASA). Penghargaan berupa tropi dan medali itu diterima Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Laos, Kamis, 8 Agustus lalu.

Petugas Dinkes Kota Bogor konsisten mengawasi peredaran dan penjualan rokok di minimarket hingga warung-warung yang berada di pelosok Kota Bogor.

Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno memaparkan penghargaan itu diraih setelah Kota Bogor berhasil melalui seluruh proses seleksi ASA yang dilakukan dengan evaluasi secara menyeluruh dan sistematis berdasarkan 11 indikator bebas asap rokok.

Dimulai dari penyerahan dokumen, menyaring semua dokumen untuk memastikan dokumen tersebut memenuhi kriteria dan kelengkapan yang diperlukan, meninjau peringkat yang diberikan pada formulir peringkat ASA, dengan cermat memeriksa bukti yang diberikan untuk setiap indikator.

Petugas Dinkes Kota Bogor konsisten mengawasi peredaran dan penjualan rokok di minimarket hingga warung-warung yang berada di pelosok Kota Bogor.

Kemudian juga wawancara kepada setiap nominasi ASA untuk memvalidasi informasi dan memastikan pemahaman yang komprehensif.

“Alasan Kota Bogor terpilih menjadi perwakilan Indonesia di tingkat ASEAN dalam ASA salah satunya karena memiliki regulasi terkait larangan total iklan rokok di luar ruang yang ditetapkan dalam Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 3 Tahun 2014 tentang Larangan Penyelenggaraan Reklame Produk Rokok di Kota Bogor dan larangan untuk menerima pensponsoran dalam kegiatan apapun dari perusahaan rokok,” papar Retno sapaan Kadinkes.

Petugas Dinkes Kota Bogor konsisten mengawasi peredaran dan penjualan rokok di minimarket hingga warung-warung yang berada di pelosok Kota Bogor.

Keberhasilan ini juga karena konsistensi Kota Bogor dalam menjalankan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang telah diterapkan sejak tahun 2009 silam.

“Salah satu kunci keberhasilan di Kota Bogor dalam menerapkan Perda KTR, yaitu adanya Komitmen Politik (Political Will). Hal tersebut ditunjukkan dengan komitmennya terhadap pengembangan regulasi dan kebijakan untuk KTR serta mengalokasikan anggaran tahunan untuk kegiatan KTR,” ucap Retno.

Selain itu, Pemkot Bogor juga selalu terlibat dalam setiap kegiatan KTR, termasuk inspeksi mendadak, tindak pidana pelanggaran ringan, Monitoring dan Evaluasi KTR di 9 kawasan dan pertemuan terkait Kawasan Tanpa Rokok.

Kota Bogor terpilih bersama 10 Kabupaten, Kota, Provinsi usulan nominasi ASA lain di antaranya Provinsi DKI Jakarta, Kota Depok, Kota Metro, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Siak. ***

Umrah Bersama Kiai di Bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Ini Doa Calon Bupati Bogor Rudy Susmanto dari Tanah Suci

0

Bogordaily.net – Calon Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Mekah pada momen istimewa bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal atau Senin, 16 September 2024.

Dalam perjalanan spiritual ini, Rudy Susmanto berziarah ke beberapa lokasi sakral bagi umat Islam, meneladani perjalanan hidup Baginda Besar Nabi Muhammad SAW.

Ibadah umrah yang dilakukan Rudy Susmanto ini juga diiringi oleh doa-doa khusus untuk masyarakat Bogor. Ia berharap agar seluruh masyarakat Bogor senantiasa dilimpahi kesejahteraan, keberkahan, serta kemakmuran.

Dalam kunjungan suci ini, Rudy didampingi oleh KH Agus Salim Mawardi, KH. Aim Zaimmudin, dan Gus Irvan yang turut membimbingnya dalam menjalankan ibadah.

Rudy mengungkapkan, kunjungannya ini adalah bentuk rasa syukur dan sekaligus sebagai momentum untuk memperdalam spiritualitas di tengah prosesnya sebagai calon pemimpin daerah.

“Semoga doa-doa ini dikabulkan Allah SWT, dan masyarakat Bogor dapat hidup dalam kedamaian dan kesejahteraan,” ungkap Rudy, Kamis, 19 September 2024.

Momen ibadah ini dirasakan sangat spesial oleh Rudy Susmanto, mengingat dilaksanakan tepat di bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tokoh besar dalam sejarah Islam yang menjadi panutan bagi umat Muslim di seluruh dunia.

“Saya berharap dapat membawa nilai-nilai kepemimpinan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam memimpin dan melayani masyarakat,” ucap dia.

Ibadah umrah ini juga menjadi bagian dari ikhtiar spiritual Rudy Susmanto dalam menyongsong Pilkada Bogor mendatang, sembari memohon petunjuk dan kekuatan dari Allah SWT untuk memimpin daerahnya ke arah yang lebih baik. ***

Dedie A Rachim Gelar Ngopi Bareng Pecinta Kucing, Bahas Fasilitas Kesehatan Hewan di Bogor

0

Bogordaily.net – Bakal calon Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengadakan acara bertajuk Ngopi Bareng bersama komunitas pecinta kucing di Kota Bogor.

Acara ini berlangsung di Jalan Ceremai No. 12, Bogor Utara, dengan menghadirkan beberapa narasumber terkemuka di bidang kesehatan hewan, yakni Drh. Dodi Irwan Suparno, Achmad Rifki Alaydrus, dan Drh. Nuruh Anjar Prastiwi.

Dalam kesempatan tersebut, Dedie A Rachim menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk respons terhadap aspirasi dari pecinta hewan di Bogor, khususnya terkait perlunya fasilitas pelayanan kesehatan hewan di kota tersebut.

“Ini permintaan dari pecinta hewan di Kota Bogor yang ingin berdiskusi. Intinya, mereka punya harapan bahwa suatu saat nanti Kota Bogor memiliki fasilitas pelayanan kesehatan hewan,” ujar Dedie kepada Bogordaily.net pada Kamis 19 September 2024.

Dedie juga menegaskan bahwa kesehatan hewan kini menjadi perhatian yang tidak kalah penting dari kesehatan manusia.

“Kita anggap ini sebagai masukan yang sangat baik. Saat ini bukan hanya manusia saja yang harus kita perhatikan kesehatannya, tetapi hewan juga perlu mendapat perhatian khusus,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, Dedie menambahkan bahwa pihaknya akan membicarakan hal ini dengan berbagai pihak terkait, terutama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang memiliki Fakultas Kedokteran Hewan.

“Kami akan coba bicara dengan berbagai pihak, khususnya dengan keberadaan IPB yang memiliki Fakultas Kedokteran Hewan. Harapannya, bisa terjalin kerja sama untuk menyediakan layanan kesehatan hewan yang lebih baik di Kota Bogor,” tambahnya.

Para narasumber yang hadir juga turut berbagi informasi penting terkait kesehatan hewan, khususnya kucing, mulai dari pentingnya vaksinasi hingga perawatan sehari-hari yang baik untuk hewan peliharaan.

Acara ini mendapatkan sambutan positif dari komunitas pecinta hewan di Kota Bogor, yang berharap kelak kota ini dapat memiliki fasilitas khusus untuk kesehatan hewan.

Sehingga para pemilik hewan tidak perlu khawatir jika hewan peliharaan mereka membutuhkan perawatan medis.

Melalui acara-acara seperti ini, Dedie berharap bisa terus mendekatkan diri kepada warga Bogor dan memahami kebutuhan-kebutuhan yang ada di lapangan.

Dengan semakin banyaknya pemilik hewan peliharaan di Kota Bogor, diskusi terkait fasilitas kesehatan hewan dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan hewan serta kenyamanan para pemilik hewan. (Ibnu Galansa)

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Akan Terus Meningkatkan Pelayanan Terhadap Masyarakat

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor akan terus meningkatkan mutu pelayanan terhadap masyarakat.

Hal ini menjadi bukti bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya terbatas pada penyediaan air bersih berstandar mutu nasional, tetapi juga pada pengalaman positif yang diberikan kepada pelanggan.

Direktur Utama Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Tedi Kurniawan menekankan pentingnya inovasi teknologi dalam meningkatkan pelayanan.

Hal tersebut seusai dengan tema “Senyum Pelanggan Adalah Energi Kami,” Tedi Kurniawan menegaskan bahwa tema ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran.

Tentunya untuk terus memberikan pelayanan air bersih sesuai standar mutu yang diatur oleh Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.

“Kegiatan ini tidak hanya sekedar seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menyerap aspirasi pelanggan sebagai bahan evaluasi dalam upaya kami menjadi perusahaan air minum terbaik di Indonesia,” kata Tedi.

Kemudian, pihaknya akan terus meningkatkan sistem layanan berbasis teknologi informasi, sehingga pelanggan dapat mengakses layanan dan melaporkan pengaduan secara online.

“Selain itu, kami juga akan memperluas pilihan kanal pembayaran melalui bank dan PPOB,” jelasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan Survei Kepuasan Pelanggan (SKP) tahun ini, indeks kepuasan pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mencapai 82,65% dengan kategori BAIK.

Sementara indeks loyalitas pelanggan mencapai 83,75% dengan kategori LOYAL. Data ini akan menjadi acuan bagi manajemen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang. (Albin Pandita)

 

Peringati Hari Pelanggan Nasional, Direksi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Berikan Penghargaan Kepada Pelanggan Teladan

0

Bogordaily.net – Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2024, jajaran Direksi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyapa dan memberikan penghargaan kepada para pelanggan teladan di Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Rabu 18 September 2024.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Tedi Kurniawan, didampingi oleh Direktur Umum Abdul Somad dan Direktur Operasional Asep Wildan, menyampaikan rasa terima kasih atas kesetiaan pelanggan, khususnya dalam pelaporan kebocoran serta ketepatan waktu pembayaran tagihan air.

Selain itu, jajaran Direksi Perumda Tirta Kahuripan turut memberikan berbagai hadiah menarik kepada pelanggan teladan mulai dari souvenir, voucher belanja untuk 360 pelanggan rumah tangga, hingga hadiah utama berupa satu tiket ibadah umroh.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu pelanggan, Aus Haeriah, menyampaikan apresiasi atas kegiatan Hari Pelanggan Nasional ini.

“Acara ini sangat baik, dan saya mengajak pelanggan lain untuk membayar tagihan lebih tepat waktu, yaitu setiap tanggal 1 setiap bulannya,” ungkap Aus.

Sebagai informasi, berdasarkan Survei Kepuasan Pelanggan (SKP) tahun ini, indeks kepuasan pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mencapai 82,65% dengan kategori BAIK.

Sementara indeks loyalitas pelanggan mencapai 83,75% dengan kategori LOYAL. Data ini akan menjadi acuan bagi manajemen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang. (Albin Pandita)

5 Preman yang Lakukan Pungli di Pasar Tumpah Ditangkap Polisi

0

Bogordaily.net – Praktik pungutan liar atau pungli di Pasar Tumpah Jalan Merdeka Kota Bogor ternyata benar adanya. Ini terbukti dengan ditangkapnya lima orang yang diduga melakukan pungli di pasar tersebut.

Dari hasil razia, Polresta Bogor Kota menangkap lima orang yang diduga melakukan pungli terhadap pedagang di pasar tumpah Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin, Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso di Kota Bogor, Rabu, mengatakan pihaknya melakukan razia preman yang kerap memalak para pedagang.

Kelima pelaku inisial IR, AS, DS, K, dan NM telah dibawa ke kantor Polresta Bogor Kota.

“Kami mengamankan dan melakukan interogasi terhadap pelaku pemalakan yang dibawa ke Kantor Polresta Bogor Kota, lalu dilimpahkan ke tim yustisi Saber Pungli,” ujarnya.

Bismo mengatakan, dari keterangan para pelaku, uang yang dikutip dari para pedagang dikumpulkan kemudian dilakukan bagi hasil ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor dengan alasan untuk kebersihan pasar.

“Pelaku melakukan pemungutan liar kepada para pedagang dengan nominal Rp40 ribu sampai Rp100 ribu. Para pelaku melakukan pemungutan dengan alasan untuk kebersihan pasar,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi Nugroho mengatakan bahwa kelima pelaku merupakan oknum salah satu ormas.

Selain itu, kata Aji, polisi juga sudah mendapat dua nama diduga oknum DLH Kota Bogor untuk pendalaman oleh Tim Satuan Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli).

“Iya kita sudah mengantongi dua nama oknum DLH-nya. Pendalaman dilakukan oleh Tim Saber pungli,” ucapnya.

Sebelumnya, Polresta Bogor Kota menyelidiki dugaan Pungli di Pasar Tumpah Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah yang viral di media sosial. Hasil penyelidikan terungkap, pungli diduga dilakukan oleh preman dengan nilai mencapai Rp80 ribu sampai Rp100 ribu.

Bahwa yang melakukan pungli saudara J dan E, dikenal sebagai preman pasar dan orang-orang yang merupakan gabungan ormas. Kemudian oknum dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan atas nama kebersihan. ***

KemenKopUKM Perkuat SDM Sektor Usaha Mikro Melalui Pelatihan Berjenjang

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor usaha mikro melalui berbagai pelatihan dan pendampingan dengan tujuan mendorong sektor usaha ini agar tumbuh secara mandiri dan kompetitif.

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM Yulius mengatakan bahwa pemerintah berkepentingan mendorong pelaku usaha mikro agar memiliki landasan yang kuat untuk tumbuh dan berkembang, sehingga dapat berkontribusi lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Terlebih jumlah sektor usaha mikro mendominasi dari total UMKM di Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memberdayakan usaha mikro agar lebih tangguh dan berdaya saing,” ucap Deputi Bidang Usaha Mikro Yulius dalam sambutannya pada pembukaan pelatihan Pengembangan Kapasitas SDM Usaha Mikro Bidang Manajerial dengan Skema Berjenjang Level 3 di Semarang, Rabu (18/09).

Rangkaian dari pelatihan pengembangan kapasitas SDM ini para pelaku usaha mikro akan dilatih mulai dari pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, hingga inovasi produk dan layanan. Kegiatan ini disusun secara berjenjang, dengan harapan setiap peserta dapat meningkatkan kapasitasnya secara bertahap sesuai dengan perkembangan usahanya.

“Selain itu, ada pendampingan oleh tenaga pendamping yang kompeten. Para tenaga pendamping akan bekerja secara intensif dan terarah untuk membantu peserta mengatasi hambatan dan tantangan dalam bisnis pelaku usaha mikro,” kata Yulius.

Yulius berharap ke depan program pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro dapat terus berlanjut sehingga sektor usaha mikro dapat lebih mudah berkembang dan naik kelas. Diakui bahwa untuk mendorong daya saing UMKM dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak terutama pemerintah daerah, swasta, dan stakeholder terkait lainnya.

“Kami berharap kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin untuk menyukseskan program pengembangan SDM pelaku usaha mikro nasional,” kata Yulius.

Di tempat yang sama Direktur Pengembangan UMKM dan Koperasi Kementerian PPN/Bappenas Mahatmi Parwitasari Saronto mengapresiasi kegiatan pelatihan peningkatan SDM yang dilaksanakan oleh KemenKopUKM. Menurutnya dengan program pelatihan dan pendampingan yang intensif, peluang pelaku usaha mikro untuk dapat mengembangkan usahanya semakin besar.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat buat mereka karena ini mendorong mereka menjadi paham bagaimana mengatur usaha mereka, tahu bagaimana manajerial membuat mereka makin disiplin dan lebih memahami bagaimana cara meningkatkan usahanya,” kata Mahatmi.

Dikatakan bahwa salah satu persoalan yang dihadapi pelaku usaha mikro adalah terkait dengan kemampuan mengelola keuangannya. Untuk itu pelatihan manajerial menjadi salah satu solusi jitu mengatasi permasalah tersebut.

“Semoga dengan pelatihan ini mereka menjadi lebih sukses dan lebih mendisiplinkan dirinya dan lebih bisa meningkatkan kapasitas usahanya sehingga pada akhirnya bisa berkontribusi lebih besar bagi perekonomian terutama di Jawa Tengah,” kata Mahatmi.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Eddy S. Bramiyanto membenarkan bahwa dengan pelatihan manajerial yang rutin digelar oleh KemenKopUKM memberikan dampak positif bagi pelaku usaha berupa kenaikan omzet, jumlah tenaga kerja hingga meningkatnya aset.

“Kami mengapresiasi Deputi Bidang Usaha Mikro yang juga telah menyusun silabi nasional pelatihan bagi UMKM yang didalamnya terdapat pelatihan peningkatan kapasitas usaha dengan skema berjenjang,” kata Eddy.

Menurutnya pelatihan manajerial bagi UMKM merupakan program pelatihan pengembangan kapasitas pelaku usaha yang dilaksanakan dengan sistem berjenjang (leveling) pada masing-masing pelatihannya. Peserta pelatihan dipastikan akan langsung dimentori oleh pelaku bisnis dan konsultan yang sudah berpengalaman dalam membina dan membentuk pelaku usaha.

“Konsep pelatihan berjenjang ini dapat diadopsi serta menjadi pedoman bagi pemerintah daerah lainnya untuk melakukan pelatihan terstruktur bagi peningkatan dan pengembangan SDM UMKM,” katanya.***