Home Blog Page 156

Didukung Kemenag Kota Bogor, Sekolah Berbasis Negeri SD Negeri Margajaya 1 Konsisten Cetak Hafidz Al-Qur’an Hingga 5 Juz

0

bogordaily.net — SD Negeri Margajaya 1, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, menggelar kegiatan Empat Kali Khotmil Qur’an dan Penghargaan Hafidz-Hafidzah 5 Juz Al-Qur’an Angkatan ke-4 Tahun 2026 M / 1447 H di Aula Kementerian Agama Kota Bogor, Jumat, 24 April 2026.

Kepala Subbagian Kementerian Agama Kota Bogor, Ujang Supriyatna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Al-Qur’an akan senantiasa membawa keberkahan bagi siapa pun yang mempelajari dan mengamalkannya.

“Ayah dan Bunda tidak perlu khawatir terhadap anak-anak penghafal Al-Qur’an. Mereka akan menjadi pribadi yang berkualitas, selama mampu menjaga hafalannya sepanjang hayat. Jangan berhenti sampai jenjang Sekolah Dasar. Saat melanjutkan ke SMP, pilihlah sekolah yang memiliki program tahfidz agar hafalan terus berlanjut,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Agama Kota Bogor sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan produktif, khususnya di bidang keagamaan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Guru PAI, Ustaz Sugiarto Kasirin yang merupakan Alumni Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng dan Ibu Apipah Fauziah, telah menunjukkan bahwa sekolah negeri pun mampu melakukan perubahan besar, khususnya dalam program khataman Al-Qur’an. Masya Allah, ini sudah empat kali khataman dan memasuki angkatan ke-4. Artinya, program ini berjalan konsisten dan terus berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Bogor Barat, Edih Hambali, menekankan pentingnya pembelajaran Al-Qur’an sejak usia dini.

“Pembelajaran Al-Qur’an sangat penting diterapkan sejak sekolah dasar, terlebih jika disertai dengan program menghafal. Terus tingkatkan, insya Allah akan membawa keberkahan bersama Al-Qur’an,” ujarnya.

Kepala SDN Margajaya 1, Ahmad Sopian, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah menjadi identitas sekaligus keunggulan sekolahnya.

“Program Baca Tulis Hafal Al-Qur’an (BTHQ) merupakan identitas SDN Margajaya 1. Meskipun sekolah negeri, kami berkomitmen menerapkan pembelajaran Al-Qur’an secara serius,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag Kota Bogor, Muhammad Fadli, yang mengaku terharu atas capaian tersebut.

“Kami sangat terharu. Sekolah negeri mampu menghadirkan program luar biasa ini hingga melahirkan hafidz Al-Qur’an sampai 5 juz. Ini menunjukkan keseriusan guru PAI dalam membina pendidikan agama,” ungkapnya.

Sebagai informasi, sebelum mengikuti kegiatan ini, para peserta terlebih dahulu menjalani Tes Uji Kompetensi Tahfidz oleh Kementerian Agama Kota Bogor. Jumlah peserta sebanyak 46 siswa, dengan capaian hafalan yang beragam, mulai dari 1 juz, 2 juz, hingga 5 juz. Bahkan pada tahun 2024, terdapat siswa yang berhasil menghafal hingga 10 juz Al-Qur’an.

Program ini menunjukkan perkembangan yang konsisten setiap tahunnya: angkatan pertama melaksanakan satu kali khotmil Qur’an, angkatan kedua dua kali, angkatan ketiga tiga kali, dan angkatan keempat mencapai empat kali khotmil Qur’an. Secara keseluruhan, melalui program BTHQ, SDN Margajaya 1 telah melaksanakan khataman Al-Qur’an sebanyak sepuluh kali.

Kegiatan ini juga turut dihadiri Wakil Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Bogor, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Jaenudin, serta puluhan orang tua/wali murid.

Magang Nasional Batch I Ditutup, Kemnaker Perkuat Sertifikasi Kompetensi dan Akses Kerja

0

bogordaily.net – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menutup Program Pemagangan Nasional Batch I yang diikuti 16.112 peserta pada periode Oktober 2025 hingga April 2026. Penutupan program dilakukan di Jakarta, Jumat 24 April 2026.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam sambutannya menegaskan bahwa program pemagangan merupakan bagian dari strategi penguatan kompetensi tenaga kerja nasional yang tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membangun kesiapan kerja berbasis keterampilan.

Sejalan dengan itu, setelah menyelesaikan program, peserta akan melanjutkan ke tahap sertifikasi kompetensi sebagai bentuk pengakuan atas keterampilan yang telah diperoleh di dunia kerja.

“Kami mengajak adik-adik peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini karena sertifikasi kompetensi diberikan secara gratis sebagai pengakuan atas keterampilan yang dimiliki,” ujar Yassierli.

Untuk itu, ia juga meminta para peserta mempersiapkan diri dengan belajar sebelum mengikuti uji kompetensi di balai pelatihan Kemnaker maupun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang bermitra dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Lebih lanjut, Yassierli menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch I.

Dari hasil evaluasi tersebut, Kemnaker menekankan pentingnya pemerataan pelaksanaan program agar tidak terpusat di Pulau Jawa, melainkan lebih merata di seluruh Indonesia guna memperluas kesempatan bagi putra-putri daerah.

Selain pemerataan wilayah, program juga akan diperluas agar terbuka bagi seluruh program studi, tidak terbatas pada jurusan tertentu.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan, Kemnaker turut mengkaji penguatan keterlibatan perusahaan, termasuk skema kontribusi yang lebih terstruktur untuk mendukung pembinaan peserta.

Menurut Yassierli, sejumlah perusahaan telah menunjukkan praktik baik dalam pemagangan melalui pemberian proyek kerja, evaluasi berkala, hingga pendampingan langsung, yang akan terus diperkuat dalam skema kemitraan yang lebih luas.

“Tahun ini fokusnya memberikan pengalaman kerja. Ke depan, kami ingin tidak hanya pengalaman kerja, tetapi juga memastikan peserta memiliki sertifikat kompetensi dan peluang lebih besar untuk diserap oleh industri,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari penguatan tersebut, Yassierli menyampaikan bahwa Kemnaker terus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan melalui pengembangan platform SiapKerja, termasuk fitur KarirHub yang menyediakan informasi lowongan kerja dari berbagai sektor.

“Kami terus mengintegrasikan SiapKerja dengan portal-portal swasta agar seluruh lowongan kerja, baik di dalam maupun luar negeri, dapat terkonsolidasi dalam satu platform,” katanya.

Melalui platform tersebut, ia mendorong peserta untuk memanfaatkan KarirHub sebagai sarana mencari peluang kerja, sekaligus mengajak perusahaan lebih aktif membuka lowongan agar akses kerja semakin luas.

Di akhir pernyataannya, Yassierli menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan mitra dan mentor atas kontribusinya dalam menyukseskan Program Pemagangan Nasional Batch I.

Biro Humas Kemnaker

Potong Rambut, Rey Mbayang Idap Psoriasis Autoimun

0

Bogordaily.net – Kabar terkait kondisi kesehatan datang dari Rey Mbayang. Suami dari Dinda Hauw ini mengungkap bahwa dirinya tengah berjuang melawan penyakit autoimun psoriasis.

Informasi tersebut disampaikan langsung melalui Instagram story pribadinya pada Kamis, 23 April 2026. Dalam unggahannya, Rey menjelaskan bahwa dirinya mengidap kondisi autoimun yang memengaruhi tubuhnya dalam beberapa bulan terakhir.

Selama kurang lebih empat bulan, ia merasakan berbagai keluhan yang tidak ringan. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kulit, tetapi juga memicu gangguan lain seperti masalah pada tulang serta kerontokan rambut yang cukup parah.

Perubahan ini tentu memengaruhi aktivitas sehari-hari dan kenyamanan dirinya secara keseluruhan.

Berbagai upaya pengobatan telah dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Namun hingga saat ini, hasil yang didapat belum menunjukkan perubahan yang signifikan.

Dalam prosesnya, Rey bahkan sempat mempertimbangkan langkah transplantasi rambut sebagai solusi atas kerontokan yang dialaminya.

Meski begitu, keputusan tersebut akhirnya ditunda karena ia memilih fokus menyelesaikan akar masalah terlebih dahulu agar kondisi tidak kembali berulang.

Sebagai bagian dari langkah penanganan, Rey memutuskan untuk mencukur habis rambutnya.

Keputusan ini diambil agar proses perawatan menjadi lebih mudah, sekaligus mengurangi beban pikiran yang muncul akibat kondisi rambutnya.

Pilihan tersebut juga menjadi bentuk adaptasi terhadap situasi yang sedang dihadapinya.

Di sisi lain, Rey turut menyoroti respons dari netizen terhadap perubahan penampilannya. Ia mengaku kerap dibandingkan dengan orang lain setiap kali mengubah gaya rambut.

Hal ini menunjukkan bahwa selain menghadapi kondisi kesehatan, ia juga harus berhadapan dengan penilaian publik terhadap penampilannya.

Perjalanan yang dijalani Rey Mbayang menggambarkan bahwa kondisi kesehatan, terutama yang bersifat autoimun seperti Psoriasis, tidak hanya berdampak secara fisik tetapi juga mental.

Penanganannya membutuhkan waktu, konsistensi, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.***

Pemkab Bogor Tata Simpang Pasir Muncang Hingga Simpang Taman Safari, Bangunan Langgar Sempadan Ditertibkan

0

Bogordaily.net – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, upaya penataan kawasan rawan macet di Kabupaten Bogor mulai menunjukkan progres. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penataan Bangunan Kelas A Wilayah II, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) bersama dinas terkait telah melakukan pendataan di tujuh titik simpang, mulai dari kawasan Pasir Muncang hingga Simpang Taman Safari, sebagai langkah awal mengurai kemacetan yang selama ini belum tertangani secara optimal.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penataan Bangunan Kelas A Wilayah II, Agung Tarmedi mengungkapkan, pendataan tersebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.

Dari hasil yang dihimpun, sebagian sudah dilimpahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

“Atas arahan Bupati Bogor, kami bekerja sesuai tupoksi, yaitu melakukan pendataan, inventarisasi, serta memberikan teguran awal. Untuk penindakan dan penataan lanjutan menjadi kewenangan dinas teknis dan Satpol PP,” ujar Agung, pada Jumat.

Selain memetakan titik kemacetan, UPTD Penataan Bangunan Kelas A Wilayah II juga menginventarisasi bangunan di sepanjang ruas jalan, khususnya yang diduga melanggar garis sempadan.

Terhadap pelanggaran tersebut, telah dilakukan teguran secara bertahap sebelum akhirnya dilimpahkan kepada instansi berwenang.

“Penataan kawasan ini dinilai penting mengingat Simpang Pasir Muncang menjadi salah satu titik kemacetan yang sudah berlangsung lama dan sulit diurai,” tandasnya.

Ia menambahkan, karena itu, optimalisasi fungsi jalan menjadi fokus utama, termasuk mendorong rencana pelebaran jalan.

Sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut menjadi lebih lancar. Pelebaran jalan dinilai menjadi salah satu solusi untuk mengurangi hambatan kendaraan, terutama di titik keluar-masuk simpang yang selama ini kerap tersendat.

“Ke depan, penataan akan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai perangkat daerah, guna memastikan kawasan jalan tidak lagi terganggu oleh bangunan tanpa izin maupun aktivitas yang menghambat lalu lintas,” pungkasnya.***

Dedie Rachim Tinjau Program Pemilahan Sampah, Targetkan Pengurangan Sampah ke TPA

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mendorong dan mendukung pemilahan sampah dari hulu atau dari sumbernya.

Seperti yang dilakukan oleh warga RW 10, Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Bekerja sama dengan Dietplastik Indonesia, para relawan, serta perangkat wilayah, hal ini dilakukan dalam upaya melakukan pemilahan sampah dari sumbernya menuju RW bebas sampah sekaligus upaya mengurangi sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), guna memperbaiki kualitas udara.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung ke lokasi untuk melihat dan mendengarkan proses serta kebutuhan dalam mendukung kegiatan ini.

“Ini menjadi pembelajaran bagi warga agar memilah sampah lebih efektif. Mudah-mudahan ikhtiarnya maksimal. Ujungnya nanti kita membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), namun sampahnya harus terpisah. Sampah yang tidak memiliki nilai lagi, termasuk popok dan pembalut. Kalau yang masih bermanfaat, silakan dipilah untuk dimanfaatkan,” ujar Dedie Rachim, Jumat 24 April 2026

Ia juga memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada Dietplastik Indonesia, para relawan, dan warga dan juga mengajak untuk bersama-sama berjuang dan tidak mudah menyerah dalam mengatasi masalah sampah.

Saat ini, Pemkot Bogor berkomitmen dan konsisten tidak hanya mendorong penanganan sampah di hulu, tetapi juga di bagian hilir yang akan diproses menjadi energi listrik.

“Pembangunan instalasi pembangkit listrik tenaga sampah di Kota Bogor mewajibkan adanya arah kebijakan penanganan persampahan dari hulu ke hilir, termasuk pemilahan sampah. Hari ini, salah satunya di RW 10 Kelurahan Situgede, bekerja sama dengan Dietplastik, lurah, camat, RT, RW, LPM, dan DKM, bersama-sama memulai sosialisasi kepada masyarakat tentang pemilahan sampah,” ujarnya.

Program Dietplastik Indonesia ini bermula dari ikhtiar untuk memperbaiki kualitas udara melalui program FIREFLIES, yang merupakan inisiatif untuk mengatasi polusi dari pembakaran sampah rumah tangga.

Dimulai sejak Desember 2025, dengan pendekatan kepada warga selama sepekan terakhir, Dietplastik Indonesia telah membantu 150 rumah bersama para relawan untuk terus mengedukasi warga dalam memilah dan mengurangi sampah. Setiap rumah disediakan ember pemisah untuk sampah organik dan nonorganik, sehingga sampah tidak tercampur.

Penanggung jawab Program Dietplastik Indonesia, Farhan, mengatakan bahwa solusi untuk memperbaiki kualitas udara agar warga tidak membakar sampah adalah melalui pemilahan dari sumbernya.

“Artinya, sampah terpilah dari rumah-rumah, kemudian kita dorong agar setiap jenisnya dapat dikelola dengan cara tersendiri. Misalnya, sampah organik dikelola dengan maggot, biodigester, atau dijadikan kompos,” ujarnya.

Ia menambahkan, sampah nonorganik yang bernilai dapat disalurkan kepada petugas pemilah untuk memiliki nilai ekonomi. Dengan begitu, hanya sampah residu yang akan dibuang ke TPA oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ujarnya.

Dalam program ini, pihaknya melakukan tiga riset, yakni riset antropologi sosial, bekerja sama dengan peneliti dari Universitas Indonesia (UI), riset WACS untuk mengetahui komposisi sampah di RW 10, serta riset pemantauan kualitas udara.

“Kami membuat sensor untuk mendeteksi kualitas udara dan menangkap asap yang dihasilkan dari pembakaran. Alat ini masih dalam tahap kalibrasi dan akan segera dioperasikan,” ujarnya.***

Ramalan Cuaca Kota Bogor Sabtu 25 April 2026 di Wilayah Ini

0

Bogordaily.net – Simak ramalan cuaca terbaru untuk Kota Bogor pagi hari ini, Sabtu 25 April 2026 menurut BMKG akan berawan sepanjang hari di beberapa wilayah.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terga nggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Sabtu 25 April 2026

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Berawan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan:67–98%

Bogor Timur

Cuaca: Berawan
Suhu: 23-29°C
Kelembapan:95–97%

Bogor Tengah

Cuaca: Berawan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan:62-98%

Bogor Barat

Cuaca: Berawan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan:64–95%

Bogor Utara

Cuaca: Berawan
Suhu: 24-30°C
Kelembapan: 64–96%

Tanah Sareal

Cuaca: Berawan
Suhu: 24-31-°C
Kelembapan:64–95%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Sabtu 25 April 2026. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Perkuat UMKM Pertanian, Kementerian UMKM Dorong Akses Pasar dan Pembiayaan

0

Bogordaily.net — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung UMKM nasional.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menegaskan sektor pertanian memiliki peran dominan dalam ekosistem UMKM Indonesia dan menjadi prioritas strategis dalam kebijakan penguatan ekonomi rakyat.

“Ketika kita berbicara tentang UMKM, maka kita juga berbicara tentang sektor pertanian. Ini menjadi prioritas bersama karena kontribusinya yang sangat besar terhadap perekonomian nasional,” ujar Riza saat menyampaikan keynote speech dalam acara Stadium Generale & International Conference bertema Human + Tech: Sustainable Agripreneurs di Universitas Hindu Indonesia, Denpasar, Bali, Jumat (24/04).

Riza mengungkapkan, dari total sekitar 56–60 juta UMKM di Indonesia, hampir separuhnya bergerak di sektor pertanian dan pangan. Kondisi ini menegaskan penguatan UMKM tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani dan pelaku usaha di sektor pangan.

Meski memiliki peran strategis, UMKM sektor pertanian masih menghadapi berbagai tantangan struktural. Di antaranya adalah skala usaha dan kapasitas produksi yang relatif kecil dibandingkan jumlah pelaku usaha yang besar, serta keterbatasan dalam integrasi pasar.

Riza menyoroti banyak petani masih menghadapi kesulitan dalam mengakses pasar dan memperoleh harga jual yang layak.

“Sering kali petani sudah menghasilkan produk, tetapi belum memiliki kepastian pasar maupun harga yang menguntungkan. Ini menjadi perhatian serius yang harus kita selesaikan bersama,” katanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian UMKM mendorong pembangunan ekosistem UMKM yang terintegrasi, mulai dari perluasan akses pembiayaan, penguatan inovasi produk, hingga peningkatan konektivitas dengan pasar dan industri yang lebih besar.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan rasio kewirausahaan nasional, tetapi juga memperkuat daya saing UMKM, khususnya di sektor pangan.

Dalam aspek pembiayaan, pemerintah terus memperluas akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM. Dari total alokasi Rp295 triliun, hingga 21 April 2026 penyaluran KUR telah mencapai Rp84,8 triliun. Dari jumlah tersebut, sektor pertanian menyerap sebesar Rp32,73 triliun, mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap penguatan sektor produktif.

“Kami ingin memastikan bahwa pembiayaan benar-benar mendorong sektor produktif, khususnya pertanian. Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan, porsi pembiayaan untuk sektor produksi akan terus meningkat,” ujar Riza.

Selain itu, Kementerian UMKM juga mendorong penguatan inovasi dan hilirisasi produk melalui pengembangan ekosistem kewirausahaan berbasis kolaborasi. Sinergi dengan perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah penting untuk menciptakan UMKM yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Riza menegaskan, keberhasilan penguatan UMKM sektor pertanian memerlukan kolaborasi lintas sektor yang solid dan berkelanjutan.

“Agenda besar ini tidak dapat kita jalankan sendiri. Kolaborasi menjadi kunci dalam membangun ekosistem UMKM yang kuat, inklusif, dan berdaya saing,” katanya.***

Sekda Kota Bogor Ajak KNPI Aktif Tangani Isu Sosial dan Lingkungan

0

Bogordaily.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Bogor di Agria Hotel Bogor, Jalan Tajur.

Dalam sambutannya, Denny Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada KNPI Kota Bogor sebagai wadah berbagai organisasi kepemudaan yang berperan penting dalam menghimpun dan memberdayakan potensi pemuda.

Ia menilai kontribusi pemuda selama ini terbukti nyata dalam pembangunan Kota Bogor, sehingga KNPI menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Salah satunya dalam program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bogor yang akan segera dibangun sebagai solusi penanganan sampah.

“Pemuda memiliki peran strategis sebagai agent of change, kontrol sosial, sekaligus kekuatan moral bangsa. Di tengah berbagai tantangan zaman seperti disrupsi digital, pengangguran, dan krisis nilai, pemuda dituntut adaptif, inovatif, dan berintegritas, serta menjadi pelaku utama dalam menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Denny Mulyadi, Jumat 24 April 2026

Ia berharap Rakerda tidak sekadar menjadi forum formalitas, tetapi mampu menghasilkan program kerja yang konkret, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan pemuda. KNPI juga diminta menyelaraskan program kerjanya dengan visi pembangunan Kota Bogor agar sinergi yang terbangun berdampak luas dan berkelanjutan.

Denny Mulyadi menambahkan, beberapa isu prioritas yang perlu menjadi perhatian bersama antara lain peningkatan kapasitas dan keterampilan pemuda guna menciptakan sumber daya manusia yang unggul, penguatan kewirausahaan pemuda, serta peran aktif pemuda dalam menjaga ketertiban sosial dan memperkuat nilai-nilai toleransi.

Selain itu, pemuda juga diharapkan berkontribusi dalam pembangunan serta pengawasan kebijakan publik secara konstruktif.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan memerlukan kolaborasi antara pemerintah, KNPI, dunia usaha, dan masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terbuka untuk kerja sama dalam berbagai program kepemudaan.

“Mari bersama membangun ekosistem pemuda yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Saya mengajak seluruh pemuda untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi daerah yang kita cintai,” ucapnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

DPRD Usulkan BPBD Kota Bogor Naik Status Jadi Tipe A, Penanganan Bencana Dinilai Bisa Lebih Cepat

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor mengusulkan peningkatan status Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari Tipe B menjadi Tipe A guna mempercepat respons penanganan bencana.

Usulan tersebut dinilai penting mengingat selama ini proses penanganan kerap terkendala prosedur birokrasi yang cukup panjang. Dengan peningkatan status, BPBD diharapkan memiliki kewenangan lebih luas untuk bertindak cepat di lapangan.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda BPBD, Nasya Kharisa Lestari, mengatakan bahwa usulan ini merupakan bentuk keberpihakan kepada masyarakat. Menurutnya, regulasi tersebut bersifat sosial karena berfokus pada perlindungan warga, bukan pada keuntungan materi.

“Kota Bogor dengan jumlah penduduk sekitar 1,1 juta jiwa memiliki potensi risiko bencana yang cukup tinggi, khususnya di wilayah Bogor Selatan dan Bogor Barat. Kondisi ini membutuhkan sistem penanganan yang lebih cepat dan efektif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, status BPBD yang saat ini masih Tipe B membuat proses pengambilan keputusan harus melalui tahapan administratif, termasuk persetujuan pejabat daerah. Hal tersebut dinilai dapat memperlambat penanganan bencana di lapangan.

Dengan peningkatan menjadi Tipe A, kepala BPBD akan setara dengan eselon II atau kepala dinas, sehingga memiliki kewenangan lebih besar dalam mengambil keputusan secara cepat tanpa mengabaikan aspek akuntabilitas.

Nasya juga menyoroti dampak keterlambatan penanganan bencana yang berpotensi meningkatkan beban anggaran, seperti lamanya masa hunian sementara (huntara) bagi korban.

DPRD menargetkan pembahasan Raperda ini dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan sebelum penyusunan anggaran berikutnya. Bahkan, usulan ini disebut berpotensi menjadi yang pertama di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus, Murtadlo, menambahkan bahwa keterlambatan bantuan di lapangan masih kerap terjadi. Ia mencontohkan distribusi bantuan darurat yang baru tiba beberapa hari setelah kejadian akibat terbatasnya kewenangan BPBD.

“Dengan peningkatan status menjadi Tipe A, struktur organisasi akan lebih kuat, koordinasi lebih cepat, serta dukungan anggaran dan sumber daya manusia dapat ditingkatkan,” katanya.

Ia juga membuka peluang penguatan fungsi BPBD ke depan, termasuk dalam aspek penyelamatan yang saat ini masih ditangani oleh dinas lain, agar penanganan darurat dapat berjalan lebih terpadu dan responsif.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Akibat Rem Mendadak, Dua Minibus Terlibat Kecelakaan hingga Terbalik di Exit Tol Sentul Bogor

Bogordaily.net – Dua minibus terlibat kecelakaan hingga terbalik di exit tol Sentul City, Kabupaten Bogor, pada Jumat 24 April 2026 siang.

Ka Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.50 WIB.

Adapun, dua Minibus tersebut melibatkan Daihatsu Granmax dengan Honda HRV hingga terguling dan mengeluarkan asap, serta mengalami kerusakan.

“Iya, diduga kurang antisipasi jaga jarak aman,” kata Kompol Akhmad Jajuli.

Awalnya, kendaraan Grand Max melaju dari arah Jakarta menuju Sentul dan berhenti mendadak. Sehingga, minibus HRV menabrak bagian belakang hingga terbalik.

“Kedua kendaraan datang dari arah Jakarta menuju sentul setiba di tkp kr daihatsu gran max berhenti di lajur satu datang kurang 2 menabrak kr1, posisi akhir kr 1 normal di lajur satu kr 2 terbalik roda kanan diatas arah timur,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa akibat kecelakan tersebut, sementara itu, pihaknya kini telah mendatangi lokasi dan berhasil mengevakuasi kedua kendaraan.

“Mengamankan TKP dan mendata identitas pengemudi dan kendaraan,” ungkap Kompol Akhmad Jajuli.

(Albin)