Home Blog Page 1566

KemenKopUKM Berkomitmen Akselerasi Program Startup Go Global Perluas Akses Pasar

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menyatakan peluang startup nasional untuk go global sangat terbuka lebar, syaratnya tiga tantangan utama harus dapat ditangani dengan optimal.

“Ada tiga tantangan utama yang kerap dihadapi para startup,” kata MenkopUKM Teten Masduki dalam sambutannya pada acara Sharing Session Startup Go Global 2024 bertema Peningkatan Daya Saing Startup Indonesia from Local to Global di Jakarta, Selasa (17/9).

Pertama, soal akses ke pasar global dimana startup nasional harus memiliki pemahaman mendalam tentang pasar internasional, termasuk regulasi, budaya bisnis, dan preferensi konsumen di negara-negara target.

Kedua, terkait kapasitas dan skalabilitas yang mengharuskan startup wajib membangun kapasitas dan strategi untuk melakukan ekspansi, baik dari sisi teknologi, sumber daya manusia, maupun modal.

Ketiga, terkait kolaborasi dan jaringan internasional dimana startup mutlak harus mampu menjalin kemitraan dengan berbagai pihak di luar negeri, baik itu pemerintah, lembaga riset, maupun korporasi global.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh bagi startup Indonesia melalui berbagai program strategis. Namun, kami menyadari bahwa upaya ini tidak dapat dilakukan sendirian,” kata Menteri Teten.

Sampai dengan September 2024, KemenKopUKM telah berhasil melakukan pendampingan akselerasi dan inkubasi kepada 713 startup. Menteri Teten juga menyatakan bahwa pihaknya telah menjalankan program Startup Go Global, yang melibatkan 7 Lembaga Inkubator dan 11 Startup yang diikutsertakan dalam short course dan study visit ke Belanda dan Australia.

“Para startup ini kita harapkan menjadi enterpreneur kelas dunia yang ke depan mampu melahirkan sumber pertumbuhan baru dan sumber ekonomi baru,” kata MenkopUKM Teten.

Menteri Teten menambahkan, saat ini Indonesia merupakan salah satu negara dengan ekosistem startup yang paling dinamis di dunia. Dari sisi jumlah startup, terdapat lebih dari 2600 startup yang aktif, ini sekaligus menempatkan Indonesia di peringkat ke-6 di dunia dengan jumlah startup terbanyak.

Untuk mengakselerasi pertumbuhan startup tersebut, Menteri Teten menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi dari Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia dan berbagai lembaga pendidikan dalam membangun kapasitas sumber daya manusia serta menciptakan inovasi yang berdaya saing.

“Kita lihat di banyak negara bahwa ekosistem mereka (startup) sangat terbuka bagi kita untuk memanfaatkannya, kita sudah kerja sama dengan DBS Singapura, dengan Australia, Belanda, Korea Selatan, dan lainnya untuk mendorong lebih banyak startup Indonesia go internasional,” ujar Menteri Teten.

Menteri Teten menyatakan telah membuka komunikasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengkomersialisasi hasil riset dari para akademisi atau profesional. Hal ini dapat menjadi peluang bagi para startup untuk dapat melanjutkan hasil riset tersebut menjadi produk yang siap dipasarkan.

“Jadi para startup harus paham dulu bahwa bisnis yang mau dijalankan apa sehingga teknologi digitalnya harus mengikuti bisnisnya, bukan sebaliknya,” kata Menteri Teten.

Di tempat yang sama Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah mengatakan, program sharing session yang dilaksanakan tersebut menjadi wadah strategis bagi para startup untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta wawasan kepada para stakeholder, mitra, dan Lembaga Inkubator.

“Kita akan mendalami bagaimana lembaga inkubasi di negara maju seperti Belanda dan Australia bertumbuh, berkembang, dan membentuk ekosistem bisnis yang solid melalui jejaring yang saling mendukung,” kata Siti Azizah.

KemenKopUKM, ujar Siti Azizah, secara konsisten memberikan akses yang lebih luas bagi startup dalam memenuhi kebutuhan mereka baik dalam hal pembiayaan, akses pasar, maupun dukungan teknis. Agenda ini juga menjadi langkah lanjutan dari serangkaian program untuk melahirkan startup-startup baru yang dapat berkontribusi pada pencapaian target pertumbuhan wirausaha nasional sebesar 3,95 persen pada tahun 2024.

“Saya sangat berharap kegiatan ini akan memberikan manfaat yang besar, baik dalam pengembangan kapabilitas lembaga inkubator maupun peningkatan daya saing startup Indonesia,” kata Siti Azizah.

Dalam sharing session ini, KemenKopUKM memfasilitasi pertemuan antara lembaga inkubator dari Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi – Institut Pertanian Bogor (IPB), UNS Innovation Hub – Universitas Sebelas Maret Surakarta, Inkubator Bisnis Teknologi Science Techno Park (STP) – Universitas Hasanuddin, Inkubator Bisnis STIKOM Bali – Institut Bisnis dan Teknologi STIKOM Bali, Inkubasi Bisnis dan Inovasi Bersama (IBISMA) – Universitas Islam Indonesia, Innovative Academy – Universitas Gadjah Mada, dan Bandung Techno Park – Telkom University.

Sementara startup program inkubator yang diikutsertakan yaitu Jokeen ID, Surya Agro Nusantara, Ruang Halal, Aquafish, Cocovine, Cube Studio, Agroyasa, Silang.id. Sedangkan E-Hub yaitu Petani Muda Keren, HMNS dan Elevarm.

Sementara itu Perwakilan dari Queenland University of Technology (QUT) Australia Hellen Wallace mengapresiasi sinergi dan kerja sama yang dijalin dengan KemenKopUKM terkait upaya penguatan dan pengembangan SDM startup.

Melalui kerja sama yang dijalin selama ini, QUT membuka kesempatan bagi startup atau lembaga Inkubator Indonesia untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengembangan industri agribisnis yang telah terbukti sukses di Australia. Dia berharap praktik baik di QUT dapat diadopsi oleh startup dan inkubator Indonesia untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis mereka di pasar global.

“Kami merasa terhormat bisa tergabung dalam program ini (startup go global). Kami berharap kerja sama ini dapat terjalin erat dan saling memberikan manfaat yang luas bagi kemitraan kedua negara,” katanya. ***

Perumda PPJ Kota Bogor dan Bank Raya Kolaborasi Digitalisasi Pasar

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya atau PPJ Kota Bogor dan Bank Raya berkolaborasi mendorong digitalisasi transaksi pedagang pasar tradisional melalui kerja sama penyediaan layanan perbankan, yakni digital saving dan loan.

Melalui kerja sama tersebut, Perumda Pasar Pakuan Jaya juga berperan dalam mendorong keberlanjutan pedagang pasar tradisional agar terus memiliki daya saing di era digital, sehingga kerjasama dengan Bank Raya penting untuk memastikan akselerasi bisnis mereka.

Saat ini, Perumda Pasar Pakuan Jaya telah mengelola sebanyak 14 pasar yang tersebar di Kota Bogor dan sekitarnya, dengan lebih dari 6.000 kios pedagang.

Hal ini membuat Perumda Pasar Pakuan Jaya juga berperan dalam mendorong keberlanjutan pedagang pasar tradisional, agar terus memiliki daya saing di era digital.

Untuk itu, kolaborasi bersama Bank Raya turut berperan penting untuk memastikan akselerasi bisnis para pedagang pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin optimistis dengan adanya kolaborasi bersama Bank Raya ini, percepatan digitalisasi bisa tercapai.

“Pedagang pasar dapat semakin terpenuhi dengan berbagai opsi pembayaran non tunai dan permodalan usaha maka pedagang dapat semakin produktif dan terus bertumbuh,” kata Jenal.

Sementara itu Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra mengatakan kerjasama dengan Perumda Pasar Pakuan Jaya ini selaras dengan upaya perseroan mendorong pertumbuhan para pelaku usaha di pasar, terutama agar mereka dapat memanfaatkan teknologi untuk kemajuan usahanya.

“Kami juga akan melakukan berbagai pendampingan agar mereka dapat menggunakan berbagai produk dan fitur Bank Raya secara tepat sasaran menyesuaikan dengan kebutuhan usaha mereka. Sehingga ke depannya dapat membantu menopang kegiatan transaksi non tunai dan permodalan di pasar tradisional,” jelasnya

Kicky menambahkan bahwa disamping dapat membantu mengelola usaha mereka dengan lebih baik, para pedagang pasar juga dapat memanfaatkan berbagai fitur pembayaran digital untuk membantu operasional usaha mereka.

Seperti pembayaran retribusi harian pedagang melalui Raya Apps, juga melayani konsumen dengan lebih baik melalui berbagai fitur pembayaran digital di Raya Apps seperti QRIS Bisnis.

QRIS Bisnis Bank Raya juga telah terintegrasi dengan Saku Bisnis, yaitu fitur digital saving Bank Raya yang diperuntukkan bagi para pelaku usaha untuk mengatur keuangan dan transaksi harian. Sehingga nasabah dapat memisahkan antara tabungan personal dan tabungan bisnis mereka.

Saat ini pengguna aplikasi Raya tercatat lebih dari 890 ribu dan diharapkan dapat terus bertumbuh positif dari waktu ke waktu, Per Agustus 2024 jumlah transaksi di Raya Apps tercatat sebesar 2,2juta transaksi, atau naik sebesar 83% dari Agustus 2023 yaitu sebesar 1,2juta transaksi (yoy). (Muhammad Irfan Ramadan)

Ketapang Kabawa, Percontohan Ketahanan Pangan Desa Banjarwaru

0

Bogordaily.net – Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor menjadi percontohan program ketahanan pangan. Melalui Ketapang Kabawa atau Ketahanan Pangan Kambing Banjarwaru, Desa Banjarwaru mengembangkan ternak kambing.

Ketapang Kabawa ini diresmikan oleh Sekretaris Camat Ciawi Denny Kuswara dan Kepala Desa Banjarwaru Abdurrahman yang berlokasi di Kampung Kubang RT 02/09, Selasa 17 September 2024.

Di Ketapang Kabawa ini, dibangun kandang berkapasitas 24 ekor kambing berikut rumah tunggu yang dilengkapi dengan fasilitas Sarana Air Bersih (SAB), dapur, hingga wifi.

Peresmian Program Ketahanan Pangan melalui Ketapang Kabawa (Ketahanan Pangan Kambing Banjarwaru) di Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Selasa, 17 September 2024.

Pantauan di lokasi, kandang kambing Ketapang Kabawa dibangun cukup representatif terbuat dari baja ringan, tembok, dan kayu. Di sekitar lokasi juga tersedia pakan rumput yang melimpah serta air bersih.

Kepala Desa Banjarwaru, Abdurrahman, mengatakan, Ketapang Kabawa dibangun di atas tanah milik PT Traya. “Ternak kambing ini difokuskan untuk penggemukan dan pengembangbiakan. Yang mengurus kelompok petani dan peternak,” ujarnya.

Peresmian Program Ketahanan Pangan melalui Ketapang Kabawa (Ketahanan Pangan Kambing Banjarwaru) di Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Selasa, 17 September 2024.

Program ketahanan pangan Ketapang Kabawa ini, kata Abdurrahman, akan terus berkesinambungan. “Ke depan setiap RW akan diberikan kambing, setidaknya agar membantu kalau perlu untuk peringatan hari besar islam. Potensi keuntungan dari ternak kambing ini selain untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Desa Banjarwaru juga ada peluang usaha dari penjualan pupuk kandang. Mudah-mudahan membawa manfaat dan keberkahan untuk masyarakat,” paparnya.

Sekcam Ciawi, Denny Kuswara, menyebutkan bahwa program ketahanan pangan yang dikembangkan desanya ini plus.

“Manfaatnya sudah bisa dirasakan untuk masyarakat meski ternak kambing baru dimulai. Ada banyak manfaat lain yang bisa dirasakan, bukan sekedar kandang ternak kambing. Ini bisa jadi percontohan. Saya berharap launchingnya bukan hanya sekarang tapi ada launching-launching selanjutnya,” ungkapnya.

Dwi, penyuluh UPT Puskeswan Wilayah II Disnakan Kabupaten Bogor, yang hadir dalam acara tersebut menyatakan siap melakukan pembimbingan terhadap kelompok peternak Ketapang Kabawa.

“Di dinas ada pengobatan gratis dan vaksinasi bagi ternak. Kami siap melakukan bantuan dana pendampingan. Mudah-mudahan Ketapang Kabawa ini juga bisa dikembangkan ke depannya sebagai salah satu destinasi wisata,” ujarnya diamini Pendamping Desa, Hendi.

Peresmian acara ini dihadiri pula oleh pengurus LPM, Linmas,
Kadus, RT, RW, kelompok ternak Kabawa, Ketua TP PKK dan ibu-ibu kader.
(Acep Mulyana)

Tim Gabungan Satpol PP Kota Bogor Tertibkan dan Normalisasikan Kawasan Mayor Oking

0

Bogordaily.net – Tim gabungan dari Satpol PP Kota Bogor, DLH, Dishub, TNI, dan Polri melaksanakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bogor Tengah, pada Selasa, 17 September 2024.

Penertiban ini juga menyasar berbagai pelanggaran, termasuk parkir liar, angkutan kota (angkot) yang ngetem, anak jalanan, gelandangan dan pengemis (anjal gepeng), serta sampah yang menumpuk di sepanjang jalan tersebut.

Kabid Trantibum Linmas Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar Wahyudianto mengatakan, penertiban PKL yang dilakukan oleh Tim Gabungan tersebut bertujuan untuk menormalisasikan kembali kawasan Jalan Mayor Oking.

“Menormalisasi kembali kawasan ini, baik dari PKL, parkir liar, angkot mengetem, sampah maupun anjal gepeng,” ungkap Kabid Trantibum Linmas pada Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar Wahyudianto kepada wartawan.

Andry menjelaskan, bahwa kegiatan ini berawal dari banyaknya aduan masyarakat yang masuk ke Pemkot Bogor, terutama terkait kemacetan dan kekumuhan di kawasan Jalan Mayor Oking.

Penertiban ini, lanjut Andry melibatkan 120 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), Tim Tangkas, Dinas Sosial (Dinsos), TNI, dan Polri.

“Aduan terkait dengan jalan sering macet karena PKL, parkir liar dan lainnya. Kami berkoordinasi dengan Dishub Kota Bogor dan OPD terkait untuk penertiban,” jelas Andry

Dalam penertiban kali ini, sekitar 120 PKL berhasil ditertibkan. Kemudian, petugas akan terus memantau kawasan tersebut dengan menugaskan 15 personel setiap harinya untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Meski penertiban telah sering dilakukan, namun beberapa PKL kembali berjualan saat petugas tidak berada di lokasi.

“Relokasi sementara belum ada, PKL di sini ‘kucing-kucingan’ atau saat ada petugas bubar dan saat tidak ada baru mereka berdagang,” tutup Andry. (Muhammad Irfan Ramadan)

Polresta Bogor Kota Ringkus Puluhan Tersangka Narkotika

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota Berhasil meringkus puluhan tersangka kasus narkotika yang beroperasi di wilayah Kota Bogor.

Para tersangka dihadirkan dalam jumpa per di Mako Polresta Bogor Kota pada Selasa 17 September 2024.

Barang bukti narkotika yang berhasil diamankan tersebut yaitu ganja, sabu, tembakau sintetis, dan obat obatan keras psikotropika.

Kepala Polresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, puluhan tersangka kasus narkotika tersebut berhasil diamankan dalam kurun waktu 1,5 bulan terakhir di wilayah Kota Bogor.

“Barang bukti yang berhasil disita dalam operasi ini meliputi 1,5 kilogram sabu-sabu, 289,92 gram ganja, 550,57 gram tembakau sintetis, dan 3.151 butir obat keras,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso

Bismo juga menyoroti pengungkapan kasus besar di Kelurahan Bantarjati, di mana dua tersangka berhasil ditangkap dengan barang bukti 784 gram sabu-sabu.

“Kedua tersangka sebelumnya sudah mengedarkan 1 kilogram sabu-sabu dan berencana mengirimkan 1 kilogram lagi. Namun, baru 200 gram yang berhasil diedarkan, sementara sisanya 784 gram berhasil kami sita,” jelasnya.

Sementara itu Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Eka Chandra Mulyana menambahkan, barang bukti sabu-sabu tersebut diperoleh dari jaringan teman lama para tersangka yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Sabu-sabu itu disamarkan dalam bungkus teh China untuk mengelabui petugas. Kasus ini diduga terkait jaringan internasional,” ujarnya.

Atas perbuatan mereka, para tersangka kasus sabu-sabu dijerat dengan Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka kasus ganja dikenai Pasal 111 Ayat 1 UU Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Adapun tersangka kasus obat keras dijerat Pasal 436 UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, dengan ancaman 5 tahun penjara. (Muhammad Irfan Ramadan)

Tanggapi Kemacetan Horor di Kawasan Puncak, Dedi Mulyadi Beri Solusi Ini Untuk Pemerintah

0

Bogordaily.net – Calon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi kemacetan horor yang terjadi di kawasan Puncak Bogor Jawa Barat.

Diketahui, kemacetan horor terjadi di kawasan Puncak Bogor pada momen libur panjang maulid Nabi, pada Minggu 15 September 2024.

Dimana ratusan ribu kendaraan tumpah ruah menuju kawasan puncak untuk berwisata, bahkan membuat seorang wisatawan asal Jakarta meninggal dunia di kawasan Puncak.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi menyoroti permasalahan kemacetan yang memang sudah menjadi hal lumrah di kawasan Puncak ketika masuknya waktu weekend dan libur panjang.

“Ya saya tadi monitor itu dan saya dari kemarin posisi di Bogor, ya memang problem berulang ulang dari dulu bahwa puncak selalu jadi problem kemacetan ketika sabtu dan minggu dan kemudian ketika libur. Sehingga ke depan diperlukan solusi,” kata Dedi Mulyadi kepada wartawan.

Menurut Dedi, solusi yang bisa diterapkan oleh Pemerintah untuk meminimalisir terjadinya kemacetan horor tersebut, yakni dengan membangun jalan yang menghubungkan antara wilayah Cianjur dan Bogor melewati kota lain dari yang sudah ada saat ini.

“Jadi solusi membangun jalan yang menghubungkan antara Cianjur dan Bogor yang melewati wilayah lain agar tidak terjadi kemacetan di Puncak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan, untuk usulan tersebut sudah dibahas di rapat Komisi V DPR RI dan rencananya akan segera terealisasi pada tahun 2026 mendatang.

“Usulan itu (jalur Puncak 2) sebetulnya sudah disampaikan oleh pak mulyadi, saya memantau betul rapatnya pak mulyadi di Komisi V DPR RI sehingga mudah mudahan jalur Puncak 2 itu bisa terwujud nanti di 2025 atau 2026,” ungkap Dedi Mulyadi. (Albin Pandita)

SD Negeri Curug 1 Kota Bogor Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Pendekatan Kreatif

0

Bogordaily.net – SD Negeri Curug 1 Kota Bogor menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Belajar Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW”.

Kepala Sekolah SD Negeri Curug 1, Idap Jubaedah, mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk menginspirasi dan memotivasi para siswa dalam meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, kami melaksanakan program peringatan hari besar Islam yang bertepatan dengan Maulid Nabi. Tema yang kami ambil tahun ini adalah belajar meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, karena beliau adalah contoh terbaik yang harus kita teladani,” ujar Ida Jubaedah kepada bogordaily.net, Selasa 17 September 2024.

Menurut Ida, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk lebih memahami dan mencontoh akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, peringatan ini juga menjadi silaturahmi antara pihak sekolah dan komite sekolah.

Tujuan utama dari acara Maulid Nabi ini, lanjut Ida, adalah untuk menanamkan keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW tidak hanya kepada siswa, tetapi juga kepada guru dan orang tua.

“Keteladanan akhlak Nabi sangat penting, bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk para guru dan orang tua. Kita berharap acara ini bisa mempererat silaturahmi antara sekolah dan komite,” jelasnya.

Ida juga menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi dapat meningkatkan semangat siswa dalam belajar.

“Tentu saja, kegiatan ini sangat berpengaruh dalam memotivasi anak-anak untuk semangat sekolah. Apalagi, kami mengundang penceramah yang insya Allah membuat anak-anak tertarik, yaitu dengan menggunakan boneka,” tambahnya.

Salah satu keunikan dalam peringatan Maulid Nabi adalah penggunaan boneka oleh penceramah untuk menarik minat siswa.

“Kami berupaya agar hikmah dari Maulid ini bisa masuk dan mengena di hati anak-anak. Oleh karena itu, kami membutuhkan variasi dalam penyampaian ceramah, salah satunya dengan memanggil pendongeng anak Indonesia yang menggunakan boneka,” ungkap Ida.

Melalui kegiatan ini, Ida Jubaedah berharap agar siswa SD Negeri Curug 1 dapat menjadi anak yang lebih saleh dan salehah, serta lebih giat dalam belajar.

“Harapan kami, anak-anak menjadi lebih saleh dan salehah, serta lebih giat dalam belajar. Melihat sejarah Nabi Muhammad yang meski yatim piatu namun tetap semangat dalam menyebarkan ajaran Islam, semoga semangat itu juga tertular kepada anak-anak dalam menjalani pendidikan,” ungkapnya. (Ibnu Galansa)

Max-Max Bogor Cafe & Resto Hadirkan Live Perform dari Powod Zenie

0

Bogordaily.net – Max – Max Bogor Cafe & Resto yang terletak di Jalan A. Yani No.48, RT.02/RW.01, Tanah Sareal, Kota Bogor, kini semakin menarik perhatian dengan menampilkan live performance dari grup musik lokal, Powod Zenie, setiap hari Selasa dan Minggu.

Penampilan live performance dari Powod Zenie ini untuk memberikan pengalaman makan yang berbeda dan menyenangkan bagi para pengunjung.

General Manager Max – Max Bogor Cafe & Resto, Ira Handayani, menyatakan bahwa penampilan musik live ini merupakan bagian menyajikan hiburan berkualitas kepada pelanggan.

“Kami ingin memberikan sesuatu yang spesial dan unik kepada para pengunjung. Live music dari Powod Zenie setiap Selasa dan Minggu diharapkan dapat menambah keseruan dan kenyamanan saat bersantap di tempat kami,” ujar Ira, Selasa 17 September 2024.

Powod Zenie dikenal sebagai grup musik yang memiliki ciri khas dalam membawakan berbagai genre musik, mulai dari pop, rock, hingga jazz.

Dengan kualitas musikalitas yang tinggi dan penampilan yang enerjik, mereka selalu berhasil menghidupkan suasana dan membuat para penonton terhibur.

Selain menyajikan hiburan live music, Max-Max Bogor Cafe & Resto juga menawarkan beragam menu lezat yang menggugah selera.

Dari makanan tradisional Indonesia (Sunda) hingga hidangan barat modern, kafe dan resto ini selalu mengutamakan kualitas dan cita rasa dalam setiap sajiannya.

Beberapa menu favorit yang banyak dipesan pengunjung antara lain Nasi Goreng Max-Max dan aneka minuman segar.

Ira menambahkan bahwa Max-Max Bogor Cafe & Resto juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua pelanggan.

“Kami tidak hanya fokus pada kualitas makanan, tetapi juga pada kenyamanan dan kepuasan pengunjung. Dengan adanya live music dari Powod Zenie, kami berharap bisa memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan,” jelasnya.

Bagi yang ingin menikmati sajian makanan enak sambil ditemani alunan musik live, Max-Max Bogor Cafe & Resto adalah pilihan yang tepat.

Pertunjukan live music oleh Powod Zenie dimulai pukul 20.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.

Untuk memastikan mendapatkan tempat duduk, para pengunjung disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, terutama pada akhir pekan yang biasanya ramai pengunjung.

Dengan perpaduan antara kuliner lezat dan hiburan berkualitas, Max-Max Bogor Cafe & Resto menjadi tempat favorit bagi para pencinta kuliner dan musik di Kota Bogor.

“Kami berharap Max-Max Bogor Cafe & Resto bisa menjadi tempat berkumpul yang menyenangkan bagi keluarga, teman, dan komunitas,” katanya. (Ibnu Galansa)

Pengaliran Air Perumda Tirta Kahuripan Bogor Dihentikan Sementara, Ini Daftar Wilayah Terdampak

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menginformasikan masyarakat terkait terhentinya pengaliran air untuk sementara.

Hal tersebut dilakukan sehubungan dengan adanya pekerjaan pemeliharaan teknis jaringan listrik, perubahan sistem dan pemangkasan pohon dan PLN yang mengalami penurunan.

Adapun waktu pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada esok hari Selasa 17 September 2024. Mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.

Kemudian, estimasi normalisasi pengaliran pada hari yang sama yaitu Selasa 17 September 2024. Mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai.

Beberapa wilayah yang kemungkinan terdampak diantaranya, Kampung Tengek, Caringin Maseng, Cimande, Caringin, Curug Dengan, Bukit Caringin Residence dan sekitarnya.

Selanjutnya, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memohon untuk pelanggan agar dapat menampung air bersih sesuai dengan kebutuhan disaat pengaliran masih normal.

Turut hadir manajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.(Albin Pandita)

Pj Bupati Bogor Akan Evaluasi Menyeluruh Penataan Kawasan Puncak Imbas Kemacetan Horor

0

Bogordaily.net – Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait penataan imbas kemacetan horor di kawasan Puncak Bogor Jawa Barat.

Hal itu imbas kejadian meninggal dunia seorang wisatawan dalam kemacetan horor yang terjadi di Puncak pada libur panjang maulid nabi Minggu 15 September 2024 kemarin.

Kemudian tak lupa, ia juga turut menyampaikan belasungkawa atas meninggal dunia nya satu orang wisatawan Puncak Bogor.

“Pertama saya berbelasungkawa kepada keluarga wisatawan yang meninggal dunia di kawasan wisata Puncak,” kata Asmawa Tosepu, Selasa 17 September 2024.

Menurut Asmawa, dalam kejadian kemacetan sehingga menelan korban jiwa tersebut, menjadi perhatian khusus pemerintah daerah dalam melakukan penataan Puncak Bogor.

“Ini menjadi perhatian pemda dalam melakukan penataan kawasan puncak sebagai destinasi wisata unggulan secara komprehensif dan terintegrasi dengan berbagai fasilitas yang ada dan dibutuhkan pengunjung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Asmawa menyebut tingginya antusiasme masyarakat berkunjung ke Puncak Bogor menjadi dasar semangat untuk terus melakukan penataan Puncak.

“Saya berharap dengan tingginya antusiasme masyarakat berkunjung ke Puncak dapat menambah semangat jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memaksimalkan penataan kawasan wisata ini,” tuturnya.

Selain itu, maksud penataan kawasan Puncak yang berdampak kepada kepadatan pengunjung bahkan ada yang meninggal dunia, pihaknya hanya ingin mengembalikan kelestarian Puncak seperti beberapa tahun lalu.

“Karena melalui penataan ini kami bertekad menjadikan Puncak kembali asri seperti 20-30 tahun lalu,” ungkap Asmawa.(Albin Pandita)