Home Blog Page 1569

Program “Jumat Barokah” RS Islam Bogor untuk Pelayanan Kesehatan Gratis

0

Bogordaily.net – Dalam rangka mewujudkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Rumah Sakit (RS) Islam Bogor menghadirkan program pelayanan spesial bertajuk “Jumat Barokah”.

Program ini digelar setiap hari Jumat dengan memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, sebagai bagian dari komitmen RSIB untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan di lingkungan sekitar.

Pelayanan yang ditawarkan dalam program “Jumat Barokah” mencakup beberapa jenis pemeriksaan kesehatan yang sangat dibutuhkan, seperti USG kehamilan 4D untuk ibu hamil, pemeriksaan gula darah, kolesterol, hingga layanan fisioterapi.

Selain itu, RSIB juga menyediakan snack gratis bagi para pengunjung yang hadir untuk memanfaatkan layanan tersebut.

Program ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian RSIB terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di Kota Bogor.

Melalui ‘Jumat Barokah’, semakin banyak masyarakat yang terbantu untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa biaya.

Program ini akan terus dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat. Diharapkan, program “Jumat Barokah” ini dapat memberikan dampak positif yang nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Dengan berbagai layanan kesehatan yang ditawarkan secara gratis, RSIB berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal serta berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara luas.

Masyarakat yang berminat dapat datang langsung ke RSIB untuk mengikuti program ini setiap Jumat.***

Ibnu Galansa

Lagi Tayang di Bioskop, Ini 7 Fakta Film Laura

0

Bogordaily.net – Sejak tayang perdana pada 12 September 2024, film Laura sudah ditonton 541.388 orang sampai hari ini. Film Laura mendapat perhatian masyakarat karena diangkat dari kisah nyata.

Laura merupakan film asli Indonesia yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan ditulis Edelenyi Laura Anna dan Alim Sudio. Film berdurasi 1 jam 44 menit ini di antaranya dibintangi oleh Amanda Rawles, Kevin Ardilova, dan Carissa Perusset.

Film bergenre biografi drama ini mengisahkan Laura (Amanda Rawles) yang selamat dari kecelakaan maut bersama sang pacar. Kehidupan Laura yang dulu berbahagia, mendadak berbalik 180 derajat dengan kecelakaan tersebut.

Kini, Laura harus menghabiskan hari-harinya terbaring di atas kasur. Beruntung, sang pacar, Jojo (Kevin Ardilova), dan keluarga Laura tetap mendukungnya sepenuh hati. Hingga, suatu saat, terjadi pertikaian yang menyebabkan hubungan keduanya kandas.

Film Laura ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga sebuah perjalanan emosional yang menginspirasi. Penonton juga akan terhanyut dalam kisah seorang perempuan muda yang gigih dan tak pernah menyerah. Berikut sejumlah fakta film Laura:

1. Diangkat dari kisah nyata seorang selebgram

Film ini mengisahkan perjalanan hidup seorang perempuan bernama Edelenyi Laura Anna, seorang selebgram yang dikenal akan penampilan memesona dan punya pengaruh tersendiri di media sosial.

Film ini mengajak penonton untuk mengikuti kehidupan Laura, mulai dari momen-momen kebahagiaannya sebagai seorang influencer yang sukses hingga masa-masa sulit setelah mengalami kecelakaan tragis.

Insiden tersebut mengubah hidup Laura secara drastis, bahkan membuatnya harus berjuang melawan keterbatasan fisik akibat kelumpuhan. Meski begitu, Laura tetap menunjukkan ketabahan dan semangat pantang menyerah.

2. Menggunakan barang asli milik Laura sebagai properti film

Untuk memberikan sentuhan yang lebih personal dan autentik, proses pembuatan film ini melibatkan penggunaan beberapa barang pribadi yang dimiliki oleh Laura Anna semasa hidupnya.

Salah satu barang yang paling penting adalah kursi roda yang menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian Laura setelah kecelakaan. Kursi roda seolah menjadi simbol perjuangan Laura dalam menghadapi keterbatasan fisik.

Selain itu, boneka-boneka milik Laura Anna juga digunakan dalam beberapa adegan, sehingga membawa nuansa kehangatan dan kedekatan emosional. Dengan menghadirkan barang-barang asli ini, tim produksi berharap mampu membangun ikatan yang lebih dalam antara penonton dan kisah hidup Laura.

Setiap detail yang diambil dari kehidupan nyata Laura diharapkan dapat memperkuat pesan emosional yang disampaikan oleh film ini. Dengan begitu, penonton tidak hanya menyaksikan perjalanan hidupnya, tetapi juga merasakan kekuatan, ketabahan, dan semangat pantang menyerah yang ia tunjukkan di setiap langkah hidupnya.

3. Karakter Laura diperankan oleh Amanda

Aktris muda berbakat, Amanda Rawles, dipercaya untuk memerankan sosok Laura Anna dalam film yang sangat dinantikan ini. Peran tersebut tentu tidak mudah, mengingat Laura adalah sosok yang begitu dikenal dan dicintai banyak orang.

Namun, Amanda berhasil menunjukkan kemampuannya membawakan karakter Laura. Ia tidak hanya menampilkan sisi ceria dan penuh energi dari seorang selebgram yang selalu tampak bahagia di layar media sosial, tetapi juga menunjukkan kehangatan dan pesona alaminya yang membuat Laura begitu dicintai.

Selain sisi keceriaan itu, Amanda juga berhasil menonjolkan ketangguhan Laura dalam menghadapi tragedi besar yang mengubah hidupnya.Dengan detail dan emosi yang tepat, Amanda membawa penonton menyelami perjuangan berat Laura setelah kecelakaan yang membuatnya lumpuh. Amanda mampu membuat kisah perjuangan Laura terasa hidup dan nyata saat angkat dalam sebuah film.

4. Amanda mengaku pernah didatangi Laura

Salah satu kisah menarik yang muncul selama proses pembuatan film ini adalah pengalaman pribadi Amanda Rawles. Amanda mengungkapkan bahwa ia pernah didatangi oleh Laura Anna dalam mimpi. Pengalaman itu tentu sangat berkesan bagi Amanda yang didatangi langsung oleh sang tokoh asli Laura Anna melalui mimpi.

Mimpi tersebut memperdalam keterhubungannya dengan karakter, memungkinkan Amanda menggambarkan perjuangan Laura dengan lebih autentik serta memberikan dorongan emosional tambahan pada penampilannya.

5. Melibatkan sutradara ternama

Film Laura disutradarai oleh Hanung Bramantyo, seorang sutradara terkemuka Indonesia yang terkenal dengan karya-karyanya.Dengan pengalaman luasnya, Hanung berhasil mengadaptasi kisah hidup Laura menjadi sebuah film yang penuh emosi dan makna.

Sentuhan sutradara ini memberikan kedalaman dan keaslian pada cerita, sehingga menjadikannya sebuah karya yang menyentuh hati.

6. Soundtrack yang bikin galau mengajak penonton menyelami kisah Laura

Salah satu daya tarik utama dari film Laura karena pemilihan soundtrack ‘Sekarang Esok Selamanya’ oleh Nuca dan ‘Laura’ oleh Raissa Ramadhani yang sangat menyentuh hati. Setiap lagu dipilih dengan seksama untuk mendukung alur cerita dan menciptakan resonansi emosional yang mendalam bagi penonton.

Musik dalam film ini tidak hanya melengkapi visual dan narasi, tetapi juga memperkuat pengalaman emosional yang ingin disampaikan oleh cerita. Soundtrack ini dirancang untuk menyatu dengan momen-momen kunci dalam film, sehingga menambah kekuatan dan kedalaman setiap adegan.

7. Jadwal tayang mendekati hari ulang tahun Laura

Laura tayang perdana di bioskop pada tanggal 12 September 2024. Tanggal penayangan ini tidak dipilih secara kebetulan, melainkan memiliki arti yang sangat istimewa karena hanya beberapa hari sebelum hari ulang tahun mendiang Laura Anna, yakni pada 20 September.

Penayangan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap kisah hidup Laura, tetapi juga sebagai cara untuk mengenang sosoknya. ***

Nelangsa, Cerita Pengendara Yang Terjebak Kemacetan 7 Jam di Puncak

0

Bogordaily.net – Cerita pengendara roda empat yang terjebak kemacetan di Kawasan Puncak sejak pagi hari pada libur panjang Maulid Nabi, Senin 16 September 2024 sungguh miris.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net di lokasi terlihat para pengendara roda empat yang didominasi oleh plat B tersebut tengah bersabar menunggu untuk dibukanya kembali penerapan one way arah Puncak.

Mereka bahkan sudah menunggu di area Simpang Gadog sejak pagi hari dan hampir 7 jam berada di dalam kendaraan miliknya.

Salah satu pengendara asal Jakarta Suryo mengatakan bahwa, ia bersama kelurga sengaja datang untuk berlibur ke kawasan  hotel di Puncak.

“Dari jam 7 pagi, belum tau one way kepastian nya sampe kapan. Paling nunggu, soalnya istri anak udah naik ojek duluan,” kata Suryo kepada Bogordaily.net, Senin 16 September 2024.

Menurutnya, kemacetan hingga menunggu waktu berjam jam ini baru kali ini ia rasakan, dan juga membuatnya sempat ingin putar balik.

“Sering sih, tapi macet parah nya baru kali ini ngerasain,” jelasnya.

Selanjutnya, pengendara lainya asal Bekasi Yudi mengatakan bahwa, ia bersama keluarganya hendak menuju rumah sakit paru Goenawan di Kawasan Puncak untuk menjenguk anggota keluarganya yang sedang sakit.

Namun, ia bersama keluarganya terjebak di kemacetan dan juga menunggu penerapan one way arah Jakarta untuk dibuka kembali.

“Pagi jam 6 an, ini katanya denger denger malem juga dibuka, kita juga gatau. Pernah juga, tapi ini mau ke rumah sakit, tujuan nya mau jenguk sodara bukan weekend,” ujar Yudi.

Lebih lanjut, Yudi menambahkan, pihaknya telah mengirim anggota keluarganya untuk menjenguk menggunakan sepeda motor, namun tak lama akan kembali meninggalkan kawasan Puncak.

“Udah ada yang wakilin juga jenguk ke sana, jadi sebagian kesana dan saya nunggu mereka kesini lagi baru saya puter balik, saya gabisa nengokin,” ungkapnya.

Sementara itu diketahui, untuk saat ini Satlantas Polres Bogor baru melakukan penormalan arus lalu lintas dua arah untuk mengurangi kemacetan di Kawasan Puncak sejak Pukul 16.00 WIB.***

Albin Pandita

Cerita Pengendara yang Terjebak Kemacetan Hingga 7 Jam, Minta Oneway Arah Puncak segera Dibuka

0

Bogordaily.net – Cerita pengendara roda empat yang terjebak kemacetan di Kawasan Puncak sejak pagi hari pada libur panjang Maulid Nabi, Senin 16 September 2024.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net di lokasi terlihat para pengendara roda empat yang didominasi oleh plat B tersebut tengah bersabar menunggu untuk dibukanya kembali penerapan oneway arah Puncak.

Mereka bahkan sudah menunggu di area Simpang Gadog sejak pagi hari dan hampir 7 jam berada di dalam kendaraan miliknya.

Salah satu pengendara asal Jakarta yang terjebak kemacetan, Suryo mengatakan bahwa, ia bersama keluarga sengaja datang untuk berlibur ke kawasan hotel di Puncak.

“Dari jam 7 pagi, belum tau oneway kepastiannya sampe kapan. Paling nunggu, soalnya istri anak udah naik ojek duluan,” kata Suryo kepada Bogordaily.net, Senin 16 September 2024.

Menurutnya, kemacetan hingga menunggu waktu berjam jam ini baru kali ini ia rasakan, dan juga membuatnya sempat ingin putar balik.

“Sering sih, tapi macet parah nya baru kali ini ngerasain,” jelasnya.

Selanjutnya, pengendara lainya asal Bekasi Yudi mengatakan bahwa, ia bersama keluarganya hendak menuju rumah sakit paru Goenawan di Kawasan Puncak untuk menjenguk anggota keluarganya yang sedang sakit.

Namun, ia bersama keluarganya terjebak di kemacetan dan menunggu penerapan oneway arah Jakarta untuk dibuka kembali.

“Pagi jam 6-an, ini katanya denger denger malem juga dibuka, kita juga nggak tahu. Pernah juga, tapi ini mau ke rumah sakit, tujuannya mau jenguk sodara bukan weekend,” ujar Yudi.

Lebih lanjut Yudi menambahkan, pihaknya telah mengirim anggota keluarganya untuk menjenguk menggunakan sepeda motor, namun tak lama akan kembali meninggalkan kawasan Puncak.

“Udah ada yang wakilin juga jenguk kesana, jadi sebagian kesana dan saya nunggu mereka kesini lagi baru saya putar balik, saya nggK bisa nengokin,” ungkapnya.

Sementara itu diketahui, untuk saat ini Satlantas Polres Bogor baru melakukan penormalan arus lalu lintas dua arah di Kawasan Puncak sejak pukul 16.00 WIB. (Albin Pandita)

Anggota DPRD Termuda Nurunnisa Setiawan Soroti Kemacetan Horor di Kawasan Puncak Bogor, Minta Pemerintah Evaluasi Menyeluruh

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kabupaten Bogor termuda dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Nurunnisa Setiawan menyoroti kemacetan horor yang terjadi di Kawasan Puncak Bogor pada Minggu 15 September 2024.

Diketahui, dalam momen libur panjang peringatan maulid Nabi, ratusan ribu kendaraan tumpah ruah menuju kawasan Puncak, bahkan membuat beberapa kendaraan stuck dan tidak dapat bergerak hingga 17 jam lamanya.

Melihat kejadian tersebut kata Nisa yang merupakan warga asli Puncak mengatakan, hal tersebut dapat menjadi pr bersama bagaimana mengantisipasi untuk menghadapi long weekend, yang mana hal ini sudah lumrah di Puncak namun kejadian ini tidak bisa diabaikan.

Kemudian ia meminta untuk dapat mengevaluasi secara menyeluruh kepada pemerintah dan berbagai pihak terkait kejadian kemacetan tersebut.

“Menanggapi hal ini saya berbela sungkawa atas kejadian tersebut. Karena yang kita tau dengan banyaknya volume kendaraan menuju Puncak hari libur namun rekayasa lalin ini hanya berlaku pada kendaraan roda empat,” kata Nurunnisa Setiawan.

“Namun tidak berlaku kepada kendaraan roda dua yang mana bisa kita saksikan kemaren banyak nya yang menumpuk adalah kendaraan roda, penambahan personel di titik krusial,” tambahnya.

Menurut Nisa, beberapa evaluasi dapat dilakukan oleh Pemerintah seperti dengan memaksimalkan jalur alternatif penggunaan Jalur Alternatif mendorong penggunaan jalur alternatif yang bisa mengurangi beban di jalur utama Puncak.

“Jalur jalur ini harus diperbaiki dan dijaga agar tetap aman serta layak untuk dilalui, terutama selama periode padat lalu lintas,” ujarnya.

Kemudian, perlu ada koordinasi dengan daerah-daerah sekitar Puncak untuk memastikan kelancaran akses jalur alternatif, termasuk perbaikan dan pengawasan jalan. Penambahan personel di jalur alternatif untuk mengarahkan.

Serta menempatkan tim medis dan ambulans di titik-titik tertentu, di sepanjang jalur Puncak agar dapat segera merespons jika ada situasi darurat kesehatan, terutama saat terjadi kemacetan panjang.

“Buat posko kesehatan dan informasi di sepanjang jalur untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi penting selama perjalanan. Contohnya dalam kejadian kemarin, di rest area gunung mas semestinya ada posko kesehatan jika menghadapi long weekend untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut kata Nisa, setiap selesai libur panjang, lakukan evaluasi tentang efektivitas pengaturan lalu lintas yang telah diterapkan. Apakah sistem buka-tutup berhasil, apakah jalur alternatif efektif, dan apakah layanan darurat mampu merespons dengan cepat.

Selanjutnya, pembenahan Infrastruktur seperti jalan raya, tempat istirahat, dan fasilitas umum harus selalu ditingkatkan untuk mengakomodasi volume kendaraan yang besar selama libur panjang.

Selain itu, pemerintah harus bekerja sama dengan pengelola tempat wisata untuk memaksimalkan penggunaan lahan parkir dan mengatur arus keluar-masuk kendaraan wisatawan.

“Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, kemacetan di kawasan Puncak selama libur panjang bisa dikelola dengan lebih baik, sehingga mengurangi risiko kecelakaan, masalah kesehatan, dan kenyamanan bagi wisatawan serta penduduk setempat,” ungkap Nurunnisa Setiawan. (Albin Pandita)

Polres Bogor Siagakan 300 Personel untuk Pertolongan Pengendara yang Terjebak Kemacetan di Kawasan Puncak

0

Bogordaily.net – Polres Bogor siagakan 300 anggota personel untuk memberikan pertolongan kepada pengendara yang terjebak kemacetan di kawasan Puncak, Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkapkan bahwa, pihaknya telah menyiagakan ratusan personel di beberapa titik kemacetan di kawasan Puncak.

Serta mengimbau kepada pengendara apabila membutuhkan pertolongan bisa langsung menghubungi anggota kepolisian di titik terjadinya kemacetan.

“Jadi saya imbau kepada seluruh pengguna khususnya dari atas kebawah apabila ada kesulitan butuh pertolongan, itu anggota saya tersebar kurang lebih 300 orang silahkan hubungi anggota Polri yang ada dilapangan apabila butuh pelayanan,” kata AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan, Senin 16 September 2024.

“Sehingga kalau misalkan ada kebutuhan apa apa pengendara ada didaerah puncak silahkan hubungi anggota polri setempat karena kita terdapat anggota Polri hingga ratusan orang,” tambahnya.

Menurut Kapolres, pihaknya saat ini masih memberlakukan one way dari arah Puncak menuju Jakarta untuk meminimalisir kemacetan.

“Kita akan memprioritaskan orang, dari Jakarta ke arah puncak sementara kita tutup, kita alihkan ke jalur jalur yang kecil,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Kapolres, pihaknya telah bekerja sama dengan Polres Cianjur untuk menguras kendaraan akibat kemacetan parah yang terjadi pada malam hari tadi.

“Sudah kita one way dari bawah dari atas kebawah kan terus kita kuras bersama Polres Cianjur kita kerja sama supaya terkuras semua, karena jumlah kendaraan itu sampai 150 ribu baik itu pemotor atau pengendara mobil,” ujar Kapolres.

Selain itu, untuk volume kendaraan hingga siang ini tercatat masih sekitar 80 ribuan kendaraan yang masih berada di kawasan Puncak Bogor.

“Sekarang sudah terkuras, dan kurang lebih sekitar 80 ribuan ada di atas,” ungkapnya. (Albin Pandita)

Pasca Kasus Perselingkuhan, Pratama Arhan Unggah Foto Romantis dengan Azizah Salsha

0

Bogordaily.net – Pratama Arhan kembali menarik perhatian publik lewat unggahan terbarunya. Setelah beredarnya rumor perselingkuhan, pemain Timnas Indonesia ini akhirnya membagikan momen manis bersama sang istri, Azizah Salsha.

Foto tersebut diambil setelah isu yang menimpa rumah tangga mereka mulai mereda, seolah ingin menunjukkan bahwa hubungan keduanya masih kuat.

Azizah Salsha ternyata ikut hadir di Gelora Bung Karno (GBK) saat Arhan membela Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.

Meskipun kebersamaan mereka tidak terlihat oleh publik saat itu, setelah pertandingan beredar potret Arhan yang terlihat menggandeng erat istrinya.

Potret kebersamaan itu diunggahnya di akun TikTok pribadinya, @pratamaa_arhann, membuat netizen heboh.

Dalam unggahan tersebut, Arhan membagikan 12 foto, sebagian besar memperlihatkan dirinya dalam aktivitas sepak bolanya.

Namun, di slide terakhir, Arhan memberikan kejutan manis dengan satu foto hitam-putih yang menampilkan dirinya bersama sang istri.

Keduanya tampak bahagia, tersenyum, dan wajah mereka sangat berdekatan. Meski tak ada keterangan, Arhan memilih lagu My Love Mine All Mine sebagai backsound.***

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Beri Imbauan Masyarakat Terkait Pemasangan Meter Induk di Booster Bukit Damar Citra Indah Jonggol

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menginformasikan masyarakat terkait terhentinya pengaliran air untuk sementara.

Hal tersebut dilakukan sehubungan dengan akan dilakukannya pemasangan Meter Induk di Boster Bukit Damar Perumahan Citra Indah Jonggol.

Adapun waktu pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada esok hari Selasa 17 September 2024. Mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.

Kemudian estimasi normalisasi pengaliran pada hari yan sama yaitu Selasa 17 September 2024. Mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai.

Beberapa wilayah yang kemungkinan terdampak diantaranya, Lotus, Teratai, Damar, Ebony, Latana, Melia  Cordia, dan Carbera.

Selanjutnya, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memohon untuk pelanggan agar dapat menampung air bersih sesuai dengan kebutuhan disaat pengaliran masih normal

Serta turut manajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut. (Albin Pandita)

5 Kuliner Bogor yang Wajib Dicoba, Enak dan Sempat Viral!

0

Bogordaily.net – Selain terkenal dengan keindahan alamnya, Bogor juga menjadi surga kuliner yang selalu menggugah selera dan enak.

Di antara banyaknya pilihan makanan, ada beberapa kuliner yang lagi viral dan wajib kamu coba. Berikut lima kuliner enak di Bogor yang pernah hits:

1. Laksa Bogor

Laksa Bogor merupakan makanan khas yang unik dengan kuah santan kuning yang kaya rempah.

Disajikan dengan bihun, telur rebus, tauge, dan potongan oncom, laksa ini memberikan perpaduan rasa gurih yang khas. Salah satu tempat yang terkenal adalah Laksa Gang Aut yang selalu ramai dikunjungi.

2. Toge Goreng

Toge goreng adalah salah satu ikon kuliner legendaris Bogor. Makanan ini terbuat dari tauge yang ditumis dengan bumbu khas yang terdiri dari tauco, oncom, dan kecap manis, lalu disiram dengan kuah kacang yang gurih.

Salah satu yang paling terkenal adalah Toge Goreng Haji Omah, yang sudah berdiri sejak puluhan tahun.

3. Soto Mie Bogor

Bicara soal kuliner Bogor, Soto Mie Bogor tidak bisa dilewatkan. Soto yang berisi mie kuning, potongan daging, risol, dan sayuran ini disiram dengan kuah kaldu yang segar.

Cita rasanya makin mantap dengan tambahan jeruk limau dan sambal. Soto Mie Agih menjadi salah satu tempat favorit untuk menikmati hidangan ini.

4. Asinan Bogor

Jika mencari camilan yang segar, Asinan Bogor bisa jadi pilihan terbaik. Kombinasi buah-buahan atau sayuran segar yang direndam dalam kuah asam pedas membuat hidangan ini selalu bikin ketagihan.

Asinan Gedung Dalam adalah salah satu yang paling terkenal dan banyak diburu wisatawan karena rasanya yang khas dan segar.

5. Doclang

Doclang merupakan hidangan tradisional yang mirip dengan lontong sayur. Isinya terdiri dari potongan ketupat, tahu, kentang, dan telur rebus yang disiram dengan bumbu kacang.

Kuliner yang satu ini sangat populer dan mudah ditemukan di penjuru Bogor. Salah satu tempat terbaik untuk mencicipinya adalah Doclang Pak Odik.

Dengan berbagai pilihan kuliner yang lezat ini, kamu pasti tidak akan kehabisan ide untuk mencoba makanan enak saat berkunjung ke Bogor.

Pastikan untuk memasukkan kelima kuliner ini ke dalam daftar kunjunganmu!***

Kepadatan Masih Terjadi, Arus Lalu Lintas Kawasan Puncak Diberlakukan One Way Arah Jakarta

0

Bogordaily.net – Arus lalu lintas di kawasan Puncak Bogor pada libur panjang maulid nabi masih diberlakukan one way arah Jakarta, pada Senin 16 September 2024.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB, terlihat kepadatan kendaraan roda dua dan roda empat masih terjadi di sekitaran Jalan Raya Puncak akibat macet selama 17 jam yang terjadi pada malam hari tadi.

Beberapa kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta langsung tancap gas meninggalkan kawasan wisata. Namun sebaliknya, kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak masih tertahan di Simpang Gadog akibat adanya pemberlakukan one way arah Jakarta.

Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan bahwa, pihaknya hingga siang hari ini masih melakukan one way arah Jakarta dan belum melakukan kembali one way ke arah Puncak.

“Situasional, kita nunggu arus dari Cianjur nya tipis langsung kita lakukan penormalan,” kata AKP Rizky Guntama kepada wartawan, Senin 16 September 2024.

Menurutnya, beberapa titik kemacetan saat ini masih terjadi diantaranya di Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Masjid Attaawun, kemudian di Rest Area Gunung Mas.

“Untuk sekarang ada di cipayung daerah Puncak baja, terus cipayung sendiri, itu sudah mulai hambatan hambatan karena banyak yang berhenti dijalan,” jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini pihak Satlantas Polres Bogor tengah melakukan penguraian kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta, dan masih belum menentukan kapan one way arah Jakarta dibuka kembali

“Dari atas ke bawah, dari Cianjur masih ada walau sudah terserap tadi sebagian. Sementara kami tutup untuk dari arah Jakarta menuju Puncak,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Rizky, pihaknya masih memprioritaskan untuk para pengendara yang sudah menginap ataupun yang sedang berwisata di atas untuk kembali ke arah Jakarta.

“Jadi, kita hari ini full untuk memprioritaskan teman teman yang sedang berwisata,” ungkap AKP Rizky Guntama. (Albin Pandita)