Home Blog Page 1578

Gegara Masalah Ini Chikita Meidy Dilaporkan ke Polisi

0

Bogordaily.net – Nama Chikita Meidy mendadak viral usai dilaporkan ke polisi. Ya, mantan artis cilik itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik.

Laporan ini dibuat oleh Shilda Oktavia Rosa dan telah terdaftar dengan nomor LP/B/5482/IX/2024/SPKT POLDA METRO JAYA pada 12 September 2024.

Chikita Meidy dilaporkan ke polisi atas dugaan pelanggaran Pasal 27 A Juncto Pasal 45 Ayat (4) UU ITE, serta beberapa pasal dalam KUHP, yaitu Pasal 310, 311, dan 315 KUHP.

“Kami melaporkan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh akun TikTok Chikita Meidy terhadap klien kami, Shilda Oktavia,” ujar kuasa hukum Shilda, Erik Hutajulung.

Shilda mengungkapkan hubungan mereka awalnya murni bisnis, di mana Chikita meminta bantuan Shilda untuk mempromosikan produk skincare.

Namun, beberapa tahun kemudian, Chikita diduga menuduh Shilda sebagai penyebab kerugian dalam bisnisnya. Kecewa dengan tuduhan tersebut, Shilda memutuskan untuk menempuh jalur hukum.

“Sebelum 2018, kami berteman. Chikita meminta bantuan saya untuk mempromosikan krim wajahnya, tanpa ada perjanjian resmi. Setelah saya berhenti bekerja sama dengannya, dia mulai menuduh saya sebagai dalang kerugian bisnis tersebut,” ungkap Shilda.

Hingga kini belum ada klarifikasi apapun dari Chikita Meidy. Seperti diketahui artis  bernama asli Chika Cecilia Oktaviany lahir di Jakarta pada 22 Oktober 1990. Chikita Meidy dulunya dikenal sebagai artis dan penyanyi cilik.

Perempuan berusia 33 tahun tersebut merupakan anak pertama dari 4 bersaudara. Chikita putri dari pasangan Tofna Meddy Emde dan Alfi Khairi. Adapun agama yang dianut Chikita yaitu agama Islam.

Untuk pendidikannya, Chikita pernah bersekolah di sekolah Islam Al Azhar Kelapa Gading. Ia juga lulusan S1 jurusan Ekonomi di salah satu universitas di Jakarta. Pada tahun 2017, Chikita juga berhasil lulus S2 Manajemen dari Kwik Kian Gie School.

Pada tahun 2018, tepatnya saat berusia 27 tahun, Chikita melangsungkan pernikahan dengan Indra Adhitya. Dari pernikahannya tersebut, mereka dikaruniai seorang putra bernama Javier Raesha Aditya. ***

Tiga Tahun Holding Ultra Mikro BRI Group Layani 176 juta Nasabah Simpanan dan 36,1 Juta Debitur

0

Bogordaily.net –  Menginjak usia tiga tahun, Holding Ultra Mikro (UMi) mencatatkan berbagai pencapaian positif dalam upayanya meningkatkan inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Indonesia.

Sejak resmi berdiri pada 13 September 2021, Holding Ultra Mikro yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan akses layanan keuangan bagi pelaku UMKM, utamanya segmen ultra mikro.

Melalui sinergi yang kuat antara BRI, Pegadaian, dan PNM, ekosistem Ultra Mikro telah melayani lebih dari 176 juta nasabah simpanan dan 36,1 juta nasabah pinjaman/debitur dengan total penyaluran pembiayaan yang mencapai lebih dari Rp622,3 triliun.

Terkait dengan capaian tersebut, Direktur Utama BRI Sunarso menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak dalam perjalanan tiga tahun Holding Ultra Mikro.

“Kami berterima kasih kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo, Kementerian BUMN RI, regulator, seluruh nasabah dan masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami. Tiga tahun ini merupakan awal dari langkah panjang kami untuk terus meningkatkan inklusi keuangan dan memberdayakan pelaku usaha ultra mikro di Indonesia”, ungkapnya.

Sunarso menambahkan bahwa ke depan, BRI berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam menciptakan layanan keuangan yang lebih inklusif, mudah diakses, dan berkelanjutan.

“Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membantu mewujudkan visi pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas,” jelasnya.

Pada kesempatan terpisah, Menteri BUMN Erick Thohir keberadaan holding Ultra Mikro yang telah menginjak usia 3 tahun merupakan upaya Kementerian BUMN dalam menyatukan ekosistem antara BRI, Pegadaian dan PNM untuk meningkatkan daya saing UMKM. Erick mengatakan, BUMN dan UMKM harus terus berkolaborasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan jumlah UMKM yang mencapai 65 juta, kontribusinya tidak main-main bagi ekonomi Indonesia dengan menyumbang 61% dari PDB, dan 97% penyerapan tenaga kerja pun berasal dari UMKM,” ucap Erick.

Erick menegaskan, Holding Ultra Mikro tidak akan berhenti melayani para pelaku usaha ultra mikro dan UMKM. Hal ini selaras dengan komitmen keberpihakan terhadap pelaku usaha ultra mikro dan UMKM.

Akses Pembiayaan Lebih Luas, Jangkau 36,1 juta Nasabah Pinjaman

Dalam tiga tahun perjalanannya, Holding Ultra Mikro berhasil meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro yang sebelumnya sulit mendapatkan akses layanan perbankan formal. Saat ini, ekosistem Ultra Mikro telah memiliki lebih dari 36,1 juta nasabah pinjaman/debitur, yang terdiri dari 13,4 juta debitur mikro BRI, 15 juta debitur wanita PNM dan 7,7 debitur gadai Pegadaian.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi kolaboratif yang memadukan kekuatan BRI dalam perbankan mikro, keahlian Pegadaian dalam layanan gadai, dan pengalaman PNM dalam pendampingan usaha mikro.

Peningkatan Inklusi Keuangan, Layani 176 juta Nasabah Simpanan
Sebagai bagian dari upaya untuk mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia, Holding Ultra Mikro terus berinovasi dalam mengembangkan layanan keuangan untuk memudahkan akses bagi masyarakat yang tidak terjangkau oleh layanan perbankan konvensional.

Jumlah nasabah simpanan mikro mencapai 176 juta nasabah simpanan dengan volume simpanan sebesar Rp 313,9 triliun. Selain Tabungan, masyarakat juga menikmati layanan 15,2 juta polis micro insurance, 3,1 juta nasabah tabungan emas serta 35,2 juta user super apps BRImo.

Inisiatif tersebut telah mendorong peningkatan inklusi keuangan, terutama di daerah-daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).

Sinergi dan Efisiensi Holding Melalui 1.025 Co-Location Senyum

Selama tiga tahun, Holding Ultra Mikro telah memperkuat sinergi antar-anggota holding untuk menciptakan ekosistem layanan keuangan yang terpadu dan berkelanjutan. Berbagai inisiatif seperti Sinergi Layanan Terintegrasi atau biasa disebut co-location Senyum (Sentra Layanan Ultra Mikro) telah diimplementasikan di 1.025 titik untuk memudahkan nasabah dalam mengakses berbagai produk dan layanan dari BRI, Pegadaian, dan PNM di satu tempat.

Selain itu, keberadaan ekosistem Ultra Mikro juga mengintegrasikan 75 ribu tenaga pemasar sehingga dapat memberikan akses keuangan yang lebih komprehensif. Dengan model ini, Holding Ultra Mikro mampu meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan layanan ke seluruh lapisan masyarakat.

Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Selain fokus pada pembiayaan, Holding Ultra Mikro juga berkomitmen untuk memberdayakan dan mengedukasi nasabah melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan usaha. Program seperti Literasi Keuangan melalui Link UMKM, BRI Menanam dan Program Menabung Kelompok Mekaar memberikan pelatihan kewirausahaan, manajemen keuangan, dan pemasaran digital bagi pelaku usaha ultra mikro. Hingga saat ini, jutaan pelaku usaha mikro dan ultra mikro telah merasakan manfaat dari program-program pemberdayaan ini, yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. ***

Pemkot Bogor Galakkan Cinta Pasar Tradisional, ASN dan BUMD Belanja Bergilir di Pasar Jambu Dua

0

Bogordaily.net – Upaya menggalakkan cintai pasar tradisional, perangkat daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), akan dibuat jadwal secara bergilir untuk belanja bersama-sama di pasar tradisional.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, pedagang eksisting Pasar Jambu Dua yang sebelumnya menempati lahan penampungan sementara, telah masuk ke dalam pasar.

Sehingga dari total 1.140 kios dan los, 50 persen nya sudah terisi oleh para pedagang.

“Dan jangan khawatir, ini tadi saya bicara dengan para pengunjung pasar yang belanja, disini (Pasar Jambu Dua) nyaman. Karena pasarnya juga bersih, penataannya rapi,” kata Syarifah.

Selain bersih dan tertata rapi, Pasar Jambu Dua juga memiliki akses strategis karena berada di tengah kota dan bisa diakses menggunakan transportasi umum Biskita ataupun angkutan lain.

“Akses menuju pasar ini juga bisa diakses dari dua pintu masuk yaitu di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pajajaran,” ujarnya.

Selanjutnya, secara bertahap pedagang Pasar Bogor yang juga sudah memiliki kios dan los di Pasar Jambu Dua akan pindah secara bertahap akan pindah ke Pasar Jambu Dua.

Secara keseluruhan Pembangunan Pasar Jambu Dua sudah sampai 96 persen dengan dibangunnya dua lantai yang kini diisi oleh pedagang sayur mayur, buah, daging, ikan, bumbu-bumbu, warung nasi dan sebagainya.

Sementara itu, untuk 4 persen penyelesaian pembangunan berada di lahan bekas penampungan sementara yang akan dibangun Blok C.

“Blok C ini peruntukannya nanti untuk buah, daging giling, ayam hidup, dan lain-lain. Sekarang sudah mulai penataan, lagi dibikin dulu drainasenya, supaya bagus, tanahnya dipadatkan, diratakan, lalu dibikin kios-kiosnya, rencana penyelesaian itu 1,5 bulan ini selesai,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Pakuan Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jenal Abidin mengatakan, berbelanjanya ASN dan BUMD ke pasar tradisional ini sudah berjalan kurang lebih dua minggu yang lalu.

“Alhamdulillah sudah mendapatkan surat edaran dari Pemkot Bogor untuk seluruh Dinas, BUMD untuk bergiliran berbelanja di pasar rakyat,” kata Jenal Abidin.

Menurut dia, tidak hanya staffnya saja yang belanja melainkan mulai dari kepala dinas, badan dinas, hingga direksi BUMD.

“Kedatangan para ASN, birokrasi kemudian BUMD datang ke pasar belanja jadi putaran ekonomi jalan, pedagang responnya sangat positif sekali,” ungkapnya.*

 

(Ibnu Galansa/Diki Sudrajat)

Saksi Ahli: Penyidikan IS Bisa Di-hold Sampai Ada Putusan Perdata

0

Bogordaily.net — Sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong yang dimohon Indra Surkana (IS), tokoh masyarakat Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, atas penetapan tersangka kepadanya oleh penyidik Unit III Polres Bogor makin menarik untuk disimak.

Pada Kamis, 12 September 2024, sidang beragendakan penyampaian pendapat para saksi ahli baik dari pemohon (IS) maupun termohon (Polres Bogor).

Saksi ahli pemohon diwakili oleh Dr. Iwan Darmawan, SH, MH., selaku Kaprodi Program Studi Ilmu hukum Pascasarjana Universitas Pakuan Bogor.

Sedangkan saksi termohon diwakili oleh Prof. Andre Joshua, P.hd selaku Dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Selepas persidangan, Jajang Furqon selaku kuasa hukum IS, menyampaikan ringkasan pendapat yang disampaikan saksi ahli pemohon dalam persidangan tersebut.

“Saksi ahli klien saya, pak Iwan Darmawan menitikberatkan bahwa apabila pada saat penyidikan perkara harta benda (harda) atau pertanahan ternyata para pihak sedang dalam perkara perdata maka agar proses lidik/sidik terhadap objek perkara tersebut ditangguhkan lebih dulu sampai ada putusan perdatanya sebagaimana diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 1956 dan Yurisprudensi, Telegram Kapolri No. ST/2540/XII/RES.7.5./2021 tgl 13 Desember 2021,” paparnya.

Jajang Furqon menegaskan bahwa kliennya telah mengajukan gugatan perdata untuk menguji keabsahan SHGB Nomor 6 Tahun 1997 milik PT BSS ke PN Cibinong jauh sebelum Polres menetapkan tersangka kepada IS.

“Artinya kalau mengacu kepada Perma, Telegram Kapolri, dan Yuriprudensi, penetapan tersangka kepada klien saya oleh Polres Bogor harus Di-hold atau ditangguhkan,” tegasnya.

Seharusnya, lanjut Jajang, untuk kasus ini didorong kepada restoratif justice karena masuk ranah tindak pidana ringan dengan masa kurungan paling lama tiga bulan sesuai laporan PT BSS ke Polres Bogor yang menilai IS melanggar Perppu No 51 Tahun 1960.

“Kasus ini bukan kejahatan, tapi lebih ke dugaan pelanggaran. Jadi masih bisa dimusyawarahkan. Dan selama terjadinya pelaporan tidak ada proses mediasi. Sehingga kami menduga mereka (PT BSS) mau pake pendekatan dengan cara menekan melalui kekuasaan dan diduga mau menzolimi klien saya secara pribadi,” imbuhnya.

“Kalau melihat sejarah penguasaan fisik lahan, klien saya sudah terlebih dahulu menguasai fisik lahan yang saat ini disengketakan termasuk pohon-pohonnya milik klien saya. Sedangkan PT BSS mengklaim punya SHGB No 6 yang keluar tahun 1997,” tandasnya.

Jajang sejauh ini meyakini keputusan majelis hakim praperadilan PN Cibinong pada hari Selasa, 27 September 2024 mendatang akan mengabulkan permohonannya.
(Acep Mulyana)

Pemkot Bogor Tingkatkan Keamanan Siber Smart City Lewat Tiga Pilar Kunci

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memperkuat keamanan siber melalui tiga pilar utama.

Sekretaris Diskominfo Kota Bogor, Oki Tri Fasiasta Nurmala Alam mengatakan, Tiga pilar utama tersebut yakni, manusia, proses dan teknologi.

“Peningkatan keamanan siber ini dibentuk melalui inside dan awareness. Jadi tiga-tiganya sifatnya linier tidak bisa tertinggal satu. Secara linier semua ditingkatkan levelnya. Salah satunya penanaman inside untuk seluruh stakeholder sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) dan Smart City di Kota Bogor,” kata Oki, Kamis 12 September 2024

Oki melanjutkan, pada pilar manusia, kompetensi kapasitas terus ditingkatkan dan diperbaharui dalam hal keamanan informasi untuk memperkuat SDM digital sehingga bisa menguasai kode-kode sumber.

Selanjutnya pilar proses, diperkuat melalui sistem informasi yang memiliki proses bisnis elektronik tertentu dalam kode sumber infrastruktur aplikasi.

“Kemudian pilar ketiga itu teknologi. Teknologi ini biasanya menjadi dasar bagaimana sistem itu dikembangkan untuk mengembangkan teknologi,” ujar Oki

Oki menambahkan, teknologi komputasi yang lebih tinggi, maka potensi virusnya akan lebih tinggi.

Oleh karena itu, semakin naik teknik komputasinya, maka serangan
keamanannya akan semakin canggih dan cerdas.

Oki menyebut, dalam upaya menjaga keamanan siber Diskominfo Kota Bogor telah menerapkan regulasi standarisasi aplikasi oleh tim standarisasi melalui proses asesmen yang ketat terhadap aplikasi yang akan dibangun.

“Jadi tiga pilar ini kita tingkatkan bersama,” tutup Oki. (Muhammad Irfan Ramadan)

Audiensi HMI, Asmawa Tosepu Sebut Aksi Demo Mengatasnamakan HMI Bogor

0

Bogordaily.net – Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu menerima audiensi dari Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor di Ruang Rapat Bupati, Cibinong, pada Kamis 12 September 2024.

Adapun, pihaknya menerima para pengurus lengkap ketua umum, sekretaris umum, dan bendahara umum serta beberapa kepala bidang di kepengurusan HMI Cabang Bogor. Serta didampingi langsung oleh pj Sekda Asisten Pemerintahan, dan Kepala satpol PP Kabupaten Bogor.

“Ya, audiensi dalam rangka bersinergi jadi mendiskusikan banyak hal terkait banyak hal bagiamana kita bersama-sama membangun Kabupaten Bogor. Karna sejatinya Bogor ini harus dibangun bersama-sama bukannya hanya pemerintah tetapi semua elemen, oleh semua pihak yang berkepentingan atau stakeholder terkait,” kata Asmawa Tosepu kepada wartawan, Kamis 12 September 2024.

Dalam hal ini, pengurus secara keseluruhan telah memberikan klarifikasi terkait dengan adanya aksi demo yang dilakukan pada hari Jumat minggu lalu dan Rabu kemarin di Kemendagri yang mengatasnamakan HMI MPO Kabupaten Bogor.

Menurut Asmawa, masa yang melakukan aksi di Pemkab Bogor dan Kemendagri bukanlah dari pengurus HMI MPO Kabupaten Bogor, namun masa yang hanya mengatasnamakan HMI MPO Kabupaten Bogor.

“Ternyata yang aksi demo itu bukan lah tidak bisa mengatasnamakan HMI MPO karna sesungguhnya pengurus yang legal sah adalah beliau ini,” kata Asmawa Tosepu kepada wartawan di Cibinong, Kamis 12 September 2024.

Lebih lanjut ia menjelaskan, mendapatkan informasi ini sebagai bentuk bahwa ternyata ada hal yang terjadi di lapangan dan kami jelaskan apa yang menjadi tuntunan itu sudah dijelaskan secara keseluruhan, baik masalah penataan kawasan puncak, penanganan parungpanjang, isu mutasi dan lain sebagainya, dan sudah dijelaskan secara clear.

“Intinya saya bersama jajaran pemerintah kabupaten bogor melaksanakan mengeluarkan menetapkan kebijakan apapun itu sesuai dengan ketentuan aturan, tidak ada yang berdasarkan kepentingan pribadi individu atau kelompok tertentu,” jelasnya.

Asmawa menambahkan, pihaknya tidak memiliki kewajiban untuk memanggil para pendemo, dikarenakan informasi yang mereka sampaikan tidak berdasarkan data non fakta dan tidak ada kewajiban tidak perlu diklarifikasi dan meminta agar masyarakat yang dapat menilai.

“Beliau-beliau ini justru hadir untuk bersilaturahmi membangun komunikasi dan kemudian sekaligus memberikan informasi yang sejatinya HMI MPO itu seperti ini,” ujar Asmawa.

“Jadi ini adalah bagian upaya bersama untuk membangun kabupaten Bogor jangan kita membuat perdebatan mengundang diundang siapa saja saya pikir boleh masukin memberikan saran, termasuk saran konstruktif yang disampaikan oleh pengurus HMI MPO ini cukup bagus mejadi bahan masukan pemkab Bogor dalam rangka membangun kabupaten Bogor ini,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga turut menerima berbagai masukan, salah satunya masukan terkait percepatan penataan kawasan puncak, yang ditata melalui penerangan jalan umum.

“Jadi dia untuk keamanan kenyamanan para pengguna jalan dan itu kita iyakan nanti kita koordinasikan karna ini menjadi kewenangan pemerintah pusat jalan nasional maka tentu kita akan lapor ke pemerintah pusat, tapi Pemkab Bogor pun tetap ada upaya,” ungkap Asmawa.(Albin Pandita)

Harga Emas Antam Malam Ini Kamis 12 September 2024, Cek di Sini!

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam terkini yang dijual per gram oleh Pegadaian pagi hari ini per gram, Kamis 12 September 2024.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam

Segini harga emas produksi Antam :

Harga Emas Antam di Pegadaian 12 September 2024
Harga Emas Antam di Pegadaian 0,5 gram: Rp 775.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 1 gram: Rp 1.447.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 3 gram: Rp 4.221.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 5 gram: Rp 7.001.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 10 gram: Rp 13.946.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 25 gram: Rp 34.735.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 50 gram: Rp 69.388.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 100 gram: Rp 138.095.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 250 gram: Rp 346.466.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 500 gram: Rp 692.716.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 1000 gram: Rp 1.385.390.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian Kamis 12 September 2024.***

Ramalan Cuaca Malam Ini Kamis 12 September 2024, Waspada Hujan Lagi

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bogor akan hujan sampai malam, Kamis 12 September 2024.

Pukul 18.00 WIB, hujan sedang. Memiliki suhu 26⁰ Celcius, kelembaban 86 persen, dengan kekuatan angin 2 km/jam dari Barat Laut.

Pukul 19.00 WIB, cuaca hujan lebat dengan suhu 28⁰ Celcius, kelembaban mencapai 63 persen, serta kekuatan angin 4 km/jam dari Utara.

Pukul 20.00 WIB cuaca hujan berawan dengan suhu 24° Celcius. Kelembaban mencapai 84 persen, dengan kekuatan angin 2 km/jam dari Selatan.

Pukul 21.00 WIB, cuaca masih berawan dengan suhu 24° Celcius, kelembaban 85 persen. Serta memiliki kekuatan angin yang mencapai 4 km/jam dari Selatan.

Pukul 22.00 WIB, cuaca berawan tebal dengan suhu 24° Celcius, 86 persen. Dengan kekuatan angin 4 km/jam dari Selatan.

Pukul 23.00 WIB, cuaca berawan tebal dengan suhu 23° Celcius, 88 persen. Dengan kekuatan angin 4 km/jam dari Selatan.

Bagi kamu yang hendak beraktivitas, agar selalu membawa jas hujan.

Kemudian jaket tebal serta minum vitamin setiap hari saat beraktivitas. Untuk menjaga imunitas tubuh.

Perlu diketahui informasi soal cuaca setiap harinya disampaikan oleh BMKG.

Tak hanya Bogor, seluruh daerah di Indonesia juga memiliki perkiraan cuacanya masing-masing yang perlu dicek secara rutin.

BMKG, merilis data tentang prakiraan cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin hingga tingkat kelembapan udara, di semua wilayah di Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Untuk informasi lebih lanjutnya, kamu bisa cek akun sosial media Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Instagram maupun Twitter.

Demikian ramalan cuaca menurut BMKG Kamis 12 September 2024 di Kota Bogor.***

Endah Purwanti Ingatkan Pemkot Bogor Menjamin Nasib Ribuan Pegawai PKWT

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PKS, Endah Purwanti mengingatkan Pemerintah Kota Bogor untuk menjamin ribuan pegawai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Endah menyebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah mengeluarkan Peraturan Menteri nomor 5 tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara.

Oleh karena itu, Endah Purwanti meminta Pemerintah Kota Bogor untuk menyiapkan skenario pelaksanaan peraturan tersebut.

Sebab, menurut Endah di dalam peraturan itu hanya ada dua jenis kategori pegawai yang bekerja di unsur pemerintahan, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sehingga keberadaan kurang lebih 6900 pegawai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) harus dijamin agar tidak terjadi pemberhentian massal.

“Dengan adanya aturan baru ini, Pemkot Bogor harus bisa menjamin dan menyiapkan skenario kepegawaian. Agar para pegawai yang saat ini masih PKWT mendapatkan kejelasan dan tidak di PHK,” jelas Endah, Kamis 12 September 2024

Lebih lanjut, Endah juga mengingatkan Pemkot Bogor terkait keberadaan PP nomor 49 tahun 2018 yang sudah menjadi pembahasan sejak 2022 saat ia menduduki posisi di Komisi I DPRD Kota Bogor.

Dua aturan yang mengikat terkait pengadaan ASN ini menurut Endah menjadi kunci dalam penyusunan APBD 2025 mendatang. Sebab, akan terjadi pergeseran anggaran guna menyesuaikan kebutuhan pembayaran gaji dan pengurangan biaya PKWT.

“Jadi ini harus diperhatikan dengan betul. Pak PJ Walikota juga kan Kepala BPSDM di Provinsi Jawa Barat, harusnya beliau lebih paham dan bisa mengatasi masalah ini,” tutup Endah.(Muhammad Irfan Ramadan)

Pemilih Rasional di Pilkada Kota Bogor 2024: 44% Berpotensi Ubah Pilihan

0

Bogordaily.net – Pengamat Politik dari Lembaga Survey (LS) Visi Nusantara (Vinus) Yusfitriadi menyebutkan bahwa pemilih di Kota Bogor dalam konteks Pilkada 2024 dinilai rasional.

Seperti diketahui, terdapat lima pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, diantaranya Dedie Rachim-Jenal Mutaqin, Sendi Fardiansyah-Melli Darsa, Raendi Rayendra-Eka Maulana, Rena Da Frina-Teddy Risandi, dan Atang Trisnanto-Annida Allivia.

Menurut Yusfitriadi, dalam pemilih di Kota Bogor yang sangat rasional itu disebabkan karena ia melihat masyarakat Kota Bogor, terdapat pembagian yang seimbang, yaitu 50:50.

Hal ini menunjukkan bahwa banyak pemilih di Kota Bogor memiliki potensi untuk mengubah pilihan mereka, dengan angka mencapai 44 persen.

“Oleh karena itu, saya merasa penting bagi pasangan calon atau partai pengusung untuk berhati-hati, karena potensi perubahan ini sangat besar,” kata Yusfitriadi kepada wartawan, Kamis 16 September 2024.

Ia mengatakan, tingkat pragmatisme di Kota Bogor tergolong sangat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa ketidakonsistenan pemilih di Kota Bogor sejalan dengan lemahnya pragmatisme di daerah ini.

“Artinya, pemilih di Kota Bogor cenderung bersikap rasional. Jika dianalisis lebih lanjut, pengaruh perubahan pilihan karena uang sangat kecil,” jelasnya.

Lebih lanjut, hal ini menunjukkan bahwa pemilih dapat mengubah pilihan mereka meskipun imbalan finansialnya rendah. Begitu juga, mereka akan tetap konsisten dalam pilihan mereka karena alasan yang sama.

“Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pragmatisme di Kota Bogor, dalam konteks pemilihan kepala daerah, sangat rasional,” ujar Yus.

Selain itu, pengaruh pemberian uang hanya berkisar 26 persen, yang sejalan dengan tingkat konsistensi pemilih, baik yang berubah maupun yang tetap.

Kemudian, kasus hukumlah yang berpotensi memengaruhi konsistensi masyarakat Kota Bogor dalam menentukan pilihan mereka.

“Dapat disimpulkan bahwa pengaruh pemberian uang dalam pemilihan kepala daerah di Kota Bogor sangat kecil,” imbuhnya.

“Intinya kasus hukum yang akan merubah konsistensi masyarakat kota Bogor dalam menentukan pilihan,” tambah Yusfitriadi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa faktor yang paling dominan dalam pemilihan ini adalah komunikasi. Karena Intensitas komunikasi antara pasangan calon dan masyarakat menjadi hal yang paling signifikan.

Bahkan ketika terjadi perubahan pilihan, isu terbesar yang memengaruhi adalah kasus korupsi.

“Oleh karena itu, penting bagi pasangan calon untuk menjaga isu ini, karena dapat berdampak besar pada elektabilitas mereka,” ungkapnya.(Ibnu Galansa)