Home Blog Page 1584

Cek Lokasi Layanan SIM Keliling Kota Bogor Rabu 11 September 2024 Hari Ini

0

Bogordaily.net – Berikut info lokasi layanan SIM keliling di Kota Bogor, Rabu 11 September 2024. Satuan Lalulintas Polresta Bogor memberikan layanan SIM keliling kepada masyarakat setiap harinya.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota setiap hari pelayanan keliling khusus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C.

Layanan SIM keliling Polresta Bogor Kota hanya melayani permohonan perpanjangan SIM A dan C, yang dapat dilakukan sebelum masa berlaku habis.

Hari ini lokasi dan jadwal layanan SIM keliling di Kota Bogor Rabu 11 September 2024 akan dilaksanakan di Mall BTW. Pendaftaran dimulai pukul 08.00 sampai 09.00 WIB.

Apabila masa berlaku SIM habis diberlakukan penerbitan seperti SIM Baru. Untuk itu, segera datang dan perpanjang SIM Anda ke lokasi yang sudah tertera.

Syarat Perpanjangan SIM

Berikut syarat perpanjangan SIM A atau C: Membawa KTP asli dan Foto Copy.
Membawa SIM asli yang masih berlaku. Uji Psikologi SIM (di Lokasi).

Surat Keterangan Sehat melalui Aplikasi Simpelpol

Untuk Aplikasi Simpelpol, pemohon SIM Keliling lebih dulu mengunduh aplikasi Simpel Pol kemudian melakukan registrasi.

Setelah itu pemohon dapat melakukan screening kesehatan dan hasilnya akan diberikan kepada petugas saat melakukan perpanjangan (di lokasi).

Sementara itu biaya perpanjangan berdasarkan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Untuk SIM A adalah Rp80.000. Sedangkan untuk perpanjangan SIM C Rp75.000.

Seperti diketahui, SIM (Surat Ijin Mengemudi) adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri.

Bukti tersebut diberikan kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani.

Kemudian memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan di jalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi.

Sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281.

Terdapat tiga jenis SIM C yang biasa digunakan, yaitu SIM C, SIM C1, dan SIM C2. SIM C ditujukan untuk kendaraan roda dua dengan mesin kurang dari 250 cc.

SIM C1 untuk kendaraan roda dua bermesin 250 cc hingga 500 cc, sedangkan SIM C2 digunakan untuk kendaraan roda dua dengan mesin lebih dari 250 cc.

Pengemudi wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Terutama, jika mereka memiliki kendaraan bermotor.

Baik itu sepeda motor, mobil, kendaraan umum, maupun kendaraan pengangkut barang, yuk segera melakukan perpanjangan SIM Anda, sebelum masa berlakunya habis. (Ibnu Galansa)

Meski Hujan, Masyarakat Rangga Mekar Tetap Antusias Nobar Timnas Bareng Dedie – Jenal

0

Bogordaily.net – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor rupanya tidak menyurutkan antusias dan keseruan warga Rangga Mekar, Bogor Selatan dalam acara Nonton Bareng (Nobar) laga Timnas Indonesia melawan Australia pada Selasa, 10 September 2024, malam.

Keseruan Nobar yang diselenggarakan oleh pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim-Jenal Mutaqin ini berjalan lancar meski cuaca kurang mendukung.

Beberapa di antaranya melindungi diri dengan mengenakan jas hujan dan payung.

Yantie Dedie Rachim yang turut hadir menyaksikan laga timnas ini menyampaikan rasa terimakasihnya kepada warga Rangga Mekar dan para relawan yang telah hadir ditengah guyuran hujan.

“Terimakasih warga Rangga Mekar. Saya terharu, ga nyangka antusias warga cukup tinggi meski diguyur hujan mau bertahan nonton Timnas,” kata Yantie Rachim, istri Dedie Rachim di lokasi.

Sejumlah relawan pendukung Dedie Rachim – Jenal Mutaqin pun nampak meramaikan nobar laga yang berakhir imbang 0-0 ini.

Relawan tersebut antara lain Repnas, Milliader, Tidar, Benteng Dedie Rachim, BKD, Kamikaz, Baladewa, serta relawan lainnya.

“Terimakasih juga kepada semua relawan Dedie Rachim-JM yang sudah hadir meramaikan nobar kali ini,” sambung Yanti Rachim.

Selain nobar, kegiatan ini juga diisi dengan bagi-bagi hadiah atau door prize. Sejumlah masyarakat terlihat begitu senang saat mendapatkan doorprize setelah menjawab pertanyaan yang diberikan.

Sebelumnya, calon Wali Kota Bogor Dedie Rachim yakin Timnas Indonesia bakal menang melawan Australia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia.

Diketahui, Timnas Indonesia bakal segera bertanding melawan Tim Australia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

“Timnas prediksi skor 2-1 Indonesia menang,” kata Dedie Rachim. (Anggita)

Relokasi PKL ke Gang Roda III, Pemkot Bogor Tata Ulang Kawasan Surken

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah bersiap untuk menata kembali kawasan Suryakencana atau Surken. Salah satu langkah terbaru yang akan diambil untuk menata ulang kawasa Surken adalah mempercantik Gang Roda III sebagai lokasi baru untuk relokasi para pedagang kaki lima (PKL).

Gang Roda III, yang terletak di dekat jalan utama Surken, rencananya akan diisi oleh para pedagang kuliner legendaris yang sebelumnya berjualan di pedestrian Jalan Suryakencana.

Penataan ini diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga memberikan ruang yang lebih tertib bagi para pedagang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati, menjelaskan bahwa kawasan Suryakencana memang sudah dikenal sebagai pusat kuliner yang ramai dikunjungi wisatawan.

Namun, kondisi trotoar yang dipadati pedagang memerlukan penataan agar tetap nyaman bagi pejalan kaki dan pengunjung.

“Kita punya tujuh Gang Roda, dan dulunya Gang Roda I dan II didesain untuk spot foto dengan ornamen khas Tionghoa. Karena belum ada tempat relokasi PKL, kita putuskan Gang Roda III akan dimanfaatkan untuk menampung mereka,” ujar Syarifah setelah meninjau langsung lokasi, Selasa 10 September 2024

Syarifah juga menambahkan bahwa Pemkot Bogor akan mencari dana melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendanai penataan ini, karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak bisa digunakan untuk membangun fasilitas publik semacam ini.

Nantinya, pedagang kuliner yang dipilih untuk menempati Gang Roda III adalah mereka yang telah lama dikenal dengan makanan legendaris khas Bogor.

“Kami ingin desainnya sederhana tapi tahan lama, tidak perlu mahal. Ornamen yang terlalu rumit justru cepat rusak karena ini fasilitas publik,” tambahnya.

Gang Roda III menjadi prioritas dalam rencana relokasi ini, dan diharapkan mampu menampung hingga 8 pedagang.

Dari total sekitar 50 pedagang di kawasan Suryakencana, pihak Pemkot akan melakukan kurasi untuk memilih pedagang yang akan menempati gang tersebut. (Muhammad Irfan Ramadan)

Max-Max Bogor Cafe & Resto Gelar Nonton Bareng Pertandingan Indonesia vs Australia

0

Bogordaily.net – Max-Max Bogor Cafe & Resto, yang terletak di Jalan Ahmad Yani No.48, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, kembali memanjakan para penggemar olahraga dengan mengadakan acara nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia vs Australia pada Selasa, 10 September 2024.

Acara ini diharapkan menjadi momen kebersamaan bagi para pecinta sepak bola yang ingin merasakan atmosfer pertandingan secara langsung di tempat yang nyaman dan penuh semangat.

Dengan layar besar dan kualitas suara yang menggelegar, Max-Max Cafe & Resto siap memberikan pengalaman nobar yang tak terlupakan bagi para pengunjung.

Selain menonton pertandingan, pengunjung juga bisa menikmati berbagai menu spesial yang disediakan oleh Max-Max Cafe & Resto.

Menu andalan seperti aneka kopi, hingga hidangan khas Indonesia akan tersedia untuk menemani jalannya pertandingan.

Dengan kapasitas tempat yang cukup luas, Max-Max Bogor Cafe & Resto siap menampung ratusan pengunjung yang ingin merasakan euforia bersama.

Tempat ini telah dikenal sebagai salah satu lokasi favorit di Kota Bogor untuk menggelar berbagai acara nobar.

Jadi, jangan sampai ketinggalan momen seru ini! Segera ajak teman dan keluarga untuk bergabung di Max-Max Bogor Cafe & Resto dan rasakan kemeriahan nobar Indonesia vs Australia bersama-sama. (Ibnu Galansa)

Di Kampus UGM, MenKopUKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha Ciptakan Ekonomi Baru

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menegaskan pentingnya membangun dan mengembangkan wirausaha muda berbasis riset agar mampu menghasilkan inovasi dan produk unggulan dalam mewujudkan ekonomi baru yang menyejahterakan.

“Wirausaha muda seperti itu harus dilakukan secara By-Design dari kalangan perguruan tinggi,” kata MenkopUKM Teten Masduki pada acara Entrepreneur Hub Goes to Campus Universitas Gajah Mada (UGM) di Yogyakarta, Selasa (10/9).

Di depan sekitar 600 wirausaha muda Yogyakarta, MenkopUKM menambahkan, langkah strategis tersebut bakal melibatkan hasil-hasil riset dari perguruan tinggi, kemudian diinkubasi, hingga mendapat pembiayaan.

“Berbasis riset agar bisa kompetitif. Beda dengan wirausaha By-Accident yang tidak punya akses ke teknologi dan pembiayaan,” kata Menteri Teten.

Dengan terciptanya wirausaha dari kalangan terdidik, Menteri Teten meyakini wirausaha yang tercetak akan lebih inovatif, tangguh, dan siap berkompetisi di pasar global. “Kita butuh wirausaha yang penuh dengan inovasi dan kreativitas,” ucap MenkopUKM.

Artinya, kata Menteri Teten, jangan lagi mencetak wirausaha yang itu-itu lagi seperti soto, warung, bakpia, keripik, dan sebagainya. “Kita harus meniru Jepang, Korsel, Australia, dan Belanda dalam mencetak entrepreneur dari kalangan kampus,” kata Menteri Teten.

Dengan begitu, kata Menteri Teten, bisa berdampak pada penciptaan lapangan kerja yang lebih berkualitas.

Namun, MenKopUKM mengakui, belum semua perguruan tinggi memiliki kurikulum yang mendukung anak muda menjadi wirausaha. Padahal, ada survei menyebutkan bahwa 72 persen anak muda kini bercita-cita menjadi pengusaha, ketimbang karyawan.

“Memang, ada beberapa kampus yang sudah berubah pola pikirnya. Mereka tidak lagi mewajibkan skripsi melainkan business plan sejak awal kuliah. Setelah lulus sarjana, dia menjadi pebisnis,” ucap Menteri Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat dan Alumni UGM Arie Sujito menyebutkan bahwa kolaborasi antara UGM dan KemenkopUKM bertujuan untuk membentuk wirausaha yang berdaya dan menciptakan ekosistem yang inklusif.

“Hal itu tidak mungkin hanya dinakhodai KemenkopUKM, tapi kita butuh kolaborasi,” tegas Arie.

Menurut Arie, Indonesia harus bersiap untuk menyambut bonus yang demografi, dan diharapkan mahasiswa bisa menjadi kekuatan entrepreneur.

“Berwirausaha bukan untuk berkarir, tapi terlibat untuk pemberdayaan. Bahkan, harus menjadi arena pembentukan karakter, pemberdayaan, dan ajang menuangkan kreativitas, serta inovasi. Karena, keberlanjutan itu sangat penting,” kata Arie.

Gelaran Entredev 2024

Masih di Yogyakarta, KemenkopUKM juga menggelar kegiatan lain, yaitu Offline Consultation Program Entrepreneur Development (Entredev) Tahun 2024 bertema Offline Consultation dan Entredev Nyomblangin.

Menurut Deputi Bidang Kewirausahaan KemenkopUKM Siti Azizah, kegiatan ini merupakan bagian inti dari tahapan Growth Sprint dalam Program Entredev 2024, karena memberikan kesempatan peserta untuk berkonsultasi langsung dan intensif dengan para pendamping (1 on 1).

“Tujuannya, untuk merealisasikan target jangka pendek bisnis yang telah direncanakan, serta menambah jaringan kemitraan bersama key stakeholder,” kata Azizah.

Acara itu diikuti 300 peserta yang terpilih dari 2.300 peserta Entredev, dan berhak mengikuti tahapan Growth Sprint di Yogyakarta. Dimana sebelumnya telah dilaksanakan tahapan kegiatan yang sama di Surabaya dan akan dilaksanakan selanjutnya di Bandung.

Bagi Azizah, Yogyakarta memiliki potensi besar dalam mencetak wirausaha muda inovatif, berbasis kearifan lokal, dan mampu memanfaatkan peluang. Sebagai kota pelajar dan budaya, Yogyakarta cenderung banyak dipenuhi ide kreatif dari mahasiswa dan anak muda.

“Ini bisa menjadi suatu kekuatan untuk membangun dan mengembangkan ekosistem startup digital dan wirausaha kreatif inovatif,” ujar Azizah. ***

RSUD Kota Bogor Gelar Podcast Kesehatan Mengenal Buta Warna, Ini Jadwalnya

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kota Bogor akan menggelar podcast kesehatan (podkes) yang bertema ‘Mengenal buta warna’.

Podkes tentang mengenal buta warna ini akan dilaksanakan secara live streaming melalui kanal Youtube RSUD KOTA BOGOR DAILY.

Kamu bisa mengikuti podcast ini pada Rabu 11 September 2024. Mulai pukul 13.00 WIB sampai selesai.

Podcast RSUD Kota Bogor tersebut akan diisi oleh narasumber yang ahli dalam bidang kesehatan yaitu dr. Mareta Gustia Ningsih, Sp.M (pembicara) dr. Agami Zulaiho (moderator).

Seperti yang diketahui, buta warna adalah kondisi ketika mata tidak mampu melihat warna secara normal.

Kondisi ini membuat penderitanya tidak bisa membedakan warna seluruhnya (buta warna total) atau warna tertentu (buta warna parsial).

Buta warna merupakan istilah umum untuk gangguan persepsi warna. Penderita buta warna kesulitan membedakan nuansa warna atau buta terhadap warna tertentu.

Buta warna tidak dapat disembuhkan. Menurut statistik, sekitar 5-8 persen laki-laki dan 0,5 persen perempuan menyandang buta warna.

Banyak orang yang tidak menyadari dirinya buta warna. Hal ini karena mereka umumnya bukan tidak dapat melihat suatu warna, tetapi hanya kesulitan membedakan nuansanya.

Namun, sebenarnya mereka bisa menyadarinya dari masalah-masalah yang sering dihadapi. Hal yang sederhana pada orang lain seringkali menjadi masalah bagi mereka.

Misalnya, ketika harus memilih sepasang kaus kaki dari kaus kaki lain yang warnanya mirip atau membedakan warna kabel.

Untuk itu, jangan lewatkan Podcast Kesehatan dari RSUD Kota Bogor untuk lebih mengenal mengenai buta warna. (Muhammad Irfan Ramadan)

Atang – Annida Perjuangkan PPDB Sistem Zonasi Dihapus

0

Bogordaily.net – Bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Atang Trisnanto dan Annida Allivia, berharap sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi di Kota Bogor dapat dihapus pada tahun ajaran 2024-2025.

Sistem zonasi pada PPDB sebelumnya menjadi polemik setelah masyarakat banyak yang menolak atas regulasi tersebut.

Atang menegaskan setelah terpilih sebagai Walikota Bogor, pihaknya akan temui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk minta PPDB sistem Zonasi dihapuskan

“Kami berharap di bulan Juni nanti, sistem PPDB zonasi bisa dihapuskan. Saya akan menggalang dukungan dari para kepala daerah yang sejalan dengan tujuan ini,” ujar Atang, Selasa (10/9/2024).

Selain fokus pada pendidikan, Atang juga menyoroti pentingnya komunikasi dengan kementerian di pusat agar dapat mendatangkan lebih banyak program pembangunan untuk Kota Bogor.

“Kebetulan saya pernah 5 tahun di Kementerian Pertanian, dan pengalaman ini akan saya manfaatkan untuk membangun jaringan di pusat,” katanya.

Dalam program kerjanya, pasangan Atang – Annida memiliki 27 program, termasuk 12 program prioritas. Beberapa program unggulan mereka antara lain Bogor Smart System, layanan hotline 24 jam, serta “Bogor Bekerja” yang ditargetkan menciptakan 40 ribu lapangan kerja baru.

Mereka juga merencanakan pembangunan enam SMP negeri baru untuk pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bogor.

“Program lain yang menjadi prioritas adalah Ruang UMKM, psikolog dan dokter keluarga, Pajajaran Sport International Center, serta pembangunan enam SMP negeri baru dalam lima tahun,” pungkasnya.***

Tokoh Warga Cijeruk Praperadilankan Polres Bogor

0

Bogordaily.net — Tak terima ditetapkan sebagai tersangka atas laporan penyerobotan lahan oleh PT Bahana Sukma Sejahtera (BSS), tokoh warga Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Indra Surkana, mempraperadilankan Polres Bogor.

Seperti diketahui, PT BSS mempolisikan Indra dengan dasar Perppu Nomor 51 Tahun 1960 pasal 6 ayat (1) tentang pemakaian tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya dengan ancaman hukuman maksimal tiga bulan penjara.

Sidang praperadilan telah berjalan sejak Senin, 9 September 2024. Agenda sidang masih berkutat seputar permintaan keterangan para saksi.

Kepada Bogordaily.net, Selasa 10 September 2024, Indra Surkana menegaskan bahwa gugatan praperadilan yang diajukannya didasarkan pada sejumlah alasan.

Pertama, Indra merasa tidak ada gelar perkara dalam kasus tersebut karena antara pelapor (BSS) dengan dirinya selaku terlapor belum pernah dimediasikan.

“Apalagi ini ancaman hukumnya adalah di tiga bulan. Seharusnya mengacu kepada restoratif justice di mana proses musyawarah lebih utama ditempuh. Sehingga tidak gampang menetapkan tersangka,” ujarnya.

Kedua, sebelum dirinya ditetapkan sebagai tersangka, Indra melalui kuasa hukumnya sudah terlebih dahulu mengajukan gugatan perdata keabsahan SHGB Nomor 6 Tahun 1997 milik PT BSS ke PN Cibinong.

“Keperdataannya dulu yang harus jalan. Dalam KUHP, jika sedang ada gugatan hukum maka statusnya menjadi quo. Harus menunggu terlebih dahulu keputusan hakim, baru bisa dilakukan tindakan apakah kasusnya dilanjutkan atau penetapan tersangka dibatalkan. Sebab, yang menjadi alat bukti pelaporan sehingga menetapkan tersangka itu kan SHGB nomor 6 milik PT BSS. Nah ini sedang saya uji, karena saya menggarap lahan jauh sebelum ada PT BSS,” ungkapnya.

Berdasarkan hal-hal tersebut, Jajang Furqon selaku kuasa hukum Indra Surkana menegaskan bahwa pihaknya menolak dengan tegas penetapan tersangka oleh Polres Bogor kepada kliennya.

“Kami anggap penetapan tersangka terhadap klien saya tidak sah dan batal demi hukum serta cacat hukum karena tidak ada gelar perkara sebelumnya dan tidak sesuai dengan prosedur KUHP, KUHAP, Perkap, maupun Perma. Ini juga yang menjadi dasar kami mengajukan gugatan praperadilan ke PN Cibinong demi tegaknya keadilan,” tegas Jajang.

Lebih lanjut Indra menduga bahwa di balik pelaporan dirinya sehingga menjadi tersangka telah terjadi upaya kriminalisasi.

“Sebab di antara para petani, warga, dan penggarap, saya yang paling vokal memprotes PT BSS karena selama ini menelantarkan tanahnya dan tiba-tiba melakukan kegiatan cut and fill di lereng Gunung Salak tanpa melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta belum mengantongi perizinan lengkap dari Pemkab Bogor,” imbuhnya.
(Acep Mulyana)

PPK Bogor Barat Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP Tingkat Kecamatan

0

Bogordaily.net – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Sekertariat PPK Bogor Barat menggelar Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) tingkat Kecamatan di Aula kantor Kecamatan Bogor Barat, Selasa 10 September 2024.

Camat Bogor Barat Dudi Fitri S, dalam sambutannya mengatakan bahwa jumlah yang cukup signifikan pemilih di Kecamatan Bogor Barat, selalu menekankan untuk netralitas ASN, mengajak seluruh elemen pemerintahan dan sipil untuk membantu mensosialisasikan Pilkada 2024 agar terpenuhi target partisipasi masyarakat 90 % pada Pemilihan serentak 2024.

Ketua PPK Bogor Barat Wahyudin, membuka acara Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi DPSHP, menginformasikan nantinya di bulan September dan Oktober akan ada sosialisasi Pilkada tingkat wilayah RW, Kelurahan, Kecamatan dan Kota Bogor.

Diantaranya dengan agenda jalan sehat dan Gebyar Pasar. Untuk mewujudkan target partisipasi masyarakat 90 % pada Pemilihan serentak 2024 yang akan dilaksanakan Pilih dan Hitung pada hari Rabu 27 November 2024 di masing-masing TPS.

Abdullah Nuruz Zaini anggota PPK Bogor Barat divisi data dan informasi, membeberkan rekapitulasi DPSHP, diantaranya jumlah pemilih baru 611, jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) 780, jumlah perbaikan data pemilih 1.408.

Sebanyak 184.152 data pemilih yang terdiri dari 91.236 pemilih laki-laki dan 92.916 pemilih perempuan dari 352 TPS se Kecamatan Bogor Barat, merupakan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) untuk nantinya dilaksanakan Pleno di tingkat Kota/Kabupaten oleh KPU Kota Bogor dan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Hadir pula perwakilan dari KPU Kota Bogor, Kapolsek Bogor Barat, Koramil Bogor Barat, FK LPM, FK Karang Taruna, Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Bogor Barat, serta LO Bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota.

Berikut rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) di tingkat Kelurahan yang digelar serentak di masing-masing Kelurahan se Kecamatan Bogor Barat pada tanggal 7 September 2024 :

1. PPS Menteng : 13.252 data pemilih dari 6.488 pemilih laki-laki dan 6.764 pemilih perempuan dari 25 TPS.
2. PPS Sindang barang : 14.532 data pemilih dari 7.172 pemilih laki-laki dan 7.360 pemilih perempuan dari 29 TPS.
3. PPS Bubulak : 13.108 data pemilih dari 6.598 pemilih laki-laki dan 6.510 pemilih perempuan dari 25 TPS.
4. PPS Margajaya : 5.087 data pemilih dari 2.464 pemilih laki-laki dan 2.623 pemilih perempuan dari 11 TPS.
5. PPS Balumbang Jaya : 9.685 data pemilih dari 4.920 pemilih laki-laki dan 4.765 pemilih perempuan dari 19 TPS.
6. PPS Situgede : 8.721 data pemilih dari 4.414 pemilih laki-laki dan 4.307 pemilih perempuan dari 17 TPS.
7. PPS Semplak : 9.613 data pemilih dari 4.674 pemilih laki-laki dan 4.939 pemilih perempuan dari 18 TPS.
8. PPS Cilendek Barat : 15.118 data pemilih dari 7.504 pemilih laki-laki dan 7.614 pemilih perempuan dari 28 TPS.
9. PPS Cilendek Timur : 14.308 data pemilih dari 7.128 pemilih laki-laki dan 7.180 pemilih perempuan dari 27 TPS.
10. PPS Curug Mekar : 10.431 data pemilih dari 5.068 pemilih laki-laki dan 5.363 pemilih perempuan dari 19 TPS.
11. PPS Curug : 10.122 data pemilih dari 5.008 pemilih laki-laki dan 5.124 pemilih perempuan dari 19 TPS.
12. PPS Pasir Jaya : 16.174 data pemilih dari 8.193 pemilih laki-laki dan 7.981 pemilih perempuan dari 30 TPS.
13. PPS Pasir Kuda : 12.172 data pemilih 5.997 pemilih laki-laki dan 6.175 pemilih perempuan dari 23 TPS.
14. PPS Pasir Mulya : 4.547 data pemilih dari 2.216 pemilih laki-laki dan 2.331 pemilih perempuan dari 9 TPS.
15. PPS Gunung Batu : 15.154 data pemilih dari 7.435 pemilih laki-laki dan 7.719 pemilih perempuan dari 30 TPS.
16. PPS Loji : 12.128 data pemilih dari 5.957 pemilih laki-laki dan 6.171 pemilih perempuan dari 23 TPS.***

Perspektif Kepemimpinan Dalam Islam

0

Akhir-akhir ini kita semua disuguhkan dengan ramainya berita tentang calon gubernur dan wakil gubernur, walikota dan wakil walikota serta bupati dan wakil bupati, sebagai calon kepala daerah atau pemimpin wilayah, mengingat tahun ini adalah tahun politik.

Kalo kita lihat secara seksama arti kata pemimpin dalam kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI).

“Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan di satu bidang, sehingga dia mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk tujuan tertentu pula.”

Dalam literatur bahasa Inggris, diksi (pemilihan kata) dengan arti kata pemimpin itu beragam.

Diantaranya Leader, Chief, Captain, Boss, Director, President dll. Bahasa arab pun juga demikian. Redaksi kata yang bisa dimaknai dengan kata pemimpin diantaranya adalah Imam, Rois, Roin (seperti dalam hadits), Mas’ul, atau Qiyadah dll.

Akan tetapi dalam artikel ini penulis tertarik untuk memilih kata pemimpin yang dimunculkan dalam Al Qur’an berupa redaksi kata “Khalifah”. Hal ini terdapat dalam dua surat yang berbeda. Pertama, Q.S Al-Baqarah ayat 30 dan yang kedua Q.S Shad ayat 26.
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” (Q.S Al-Baqarah ayat 30)
يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ
Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi. (Q.S Shad ayat 26)

Menurut Prof. Dr. M. Quraish Shihab ada dua penafsiran dari redaksi kata Khalifah ; (1) kata khalifah digunakan oleh Al-Qur’an untuk siapa saja yang diberi kekuasaan mengelola wilayah, baik luas maupun terbatas.Dalam hal ini Daud mengelola wilayah Palestina, sedangkan Adam secara potensial atau aktual diberi tugas mengelola bumi keseluruhannya pada awal masa sejarah kemanusiaan ; (2) Bahwa seorang khalifah berpotensi, bahkan secara aktual, dapat melakukan kekeliruan dan kesalahan akibat mengikuti hawa nafsu. Karena itu baik Adam maupun Daud diberi peringatan agar tidak mengikuti hawa nafsu (lihat QS 20:16 dan QS 38: 26).

وَ لا تَتَّبِعِ الْهَوى‏ فَیُضِلَّکَ عَنْ سَبِیلِ اللَّهِ
“Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.” (QS Shod 38: 26)

Hal menarik untuk diperbandingkan adalah QS 2 :30 Allah mengatakan sesungguhnya Allah menciptkan dan memilih Adam sebagai khalifah dengan redaksi kata tunggal “inni” (sesungguhnya Aku). Sedangkan Daud dijadikan pemimpin dengan redaksi kata jamk “inna” (sesungguhnya Kami) bentuk plural, bermakna mengandung keterlibatan pihak lain bersama Allah dalam pekerjaan yang ditunjuk-Nya, Allah mengisyaratkan bahwa Daud bukan saja dipilih oleh Allah tetapi juga diangkat oleh masyarakat untuk menjadi raja. Ada pemilihan (konsensus) dalam penentuan Daud sebagai khalifah.

Lalu bagaimana sudut pandang islam dalam perspektif kepemimpinan?
Ada 3 hal terkait kepemimpinan dalam perspektif Islam.
Pertama, Kepemimpinan dan Jabatan itu adalah sebuah Amanah
Dalam Al Qur’an dijelaskan bahwa kepemimpinan dan jabatan itu adalah sebuah amanah. Amanah itu pernah Allah tawarkan kepada langit, bumi dan gunung namun mereka menolak. Sebagaimana dijelaskan dalam QS Al-Ahzab (33) : 72
إِنَّا عَرَضۡنَا ٱلۡأَمَانَةَ عَلَى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱلۡجِبَالِ فَأَبَيۡنَ أَن يَحۡمِلۡنَهَا وَأَشۡفَقۡنَ مِنۡهَا وَحَمَلَهَا ٱلۡإِنسَٰنُۖ إِنَّهُۥ كَانَ ظَلُومٗا جَهُولٗا

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh. (QS Al-Ahzab : 72)

Kedua, Setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban.
Dalam hadits Riwayat imam Bukhori dan Muslim Nabi SAW bersabda
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
Artinya : Setiap orang adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya. (HR. Bukhori dan Muslim)

Berdasarkan hadits ini jelas bahwa setiap pribadi muslim memiliki kapasitas sebagai Apemimpin apapun level kepemimpinan tersebut.

Ada yang menjadi seorang gubernur, walikota, camat, lurah, ketua RT dan RW ataupun pemimpin lintas sectoral seperti dalam organisasi, yayasan, lembaga dll. Dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.

Ketiga, Kepemimpinan atau jabatan itu bisa memuliakan atau menghinakan
Dalam perspektif islam, kepemimpinan atau jabatan itu bisa mendatangkan dua hal yakni ; Kemuliaan atau kehinaan bagi yang mendapatkan posisi tersebut. lihat Qur’an Surat Ali Imron (3) : 26
قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاء وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاء وَتُعِزُّ مَن تَشَاء وَتُذِلُّ مَن تَشَاء بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَىَ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. (QS. Ali Imron : 26)

Sejarah mencatat bahwa para pemimpin yang dimuliakan disebabkan oleh pemimpin tersebut yang menjalankan perannya dengan amanah, jujur, adil dan menyejahterakan rakyatnya, mereka itulah para anbiya dan salafussaleh. Kitapun menyaksikan pula bahwa tidak sedikit para pemimpin yang dihinakan dikarenakan jabatan yang diembannya dijadikan sebagai ajang memperkaya diri sendiri, korupsi, penyalahgunaan wewenang dll.

Semoga kita termasuk orang dapat memikul amanah dengan baik.
Waallahu A’lam bisshowab.***

Ditulis Oleh : Abdul Ghofur, M. Pd (Ketua DPC PUI Tanah Sareal)

Penulis adalah seorang Kepala Sekolah Islam Terpadu SMPIT At Taufiq Bogor. Penulis juga aktif mengisi Khutbah jum’at dan kajian dibeberapa masjid dikota bogor. Saat ini penulis diamanahi sebagai Ketua DPC PUI (Persatuan Ummat Islam) Tanah Sareal Kota Bogor. Selain itu penulis juga sedang mengembangkan lembaga pendidikan sebagai Owner Sekolah Ibnu Ghaida Bogor.