Home Blog Page 1604

Lewat Diskusi Media di ITB Vinus, Para Akademisi Mengawal 100 Hari Kerja DPRD Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Institut Teknologi Bisnis Visi Nusantara atau ITB Vinus Bogor menggelar diskusi media bertemakan Akademisi Mengawal “100 Hari Kerja DPRD Kabupaten Bogor” pada Kamis 5 September 2024.

Dalam diskusi tersebut turut dihadiri Rektor ITB Vinus Bogor Zaedi Basiturrozak, Rektor IUQI Bogor Saiful Falah dan Rektor Institut Tazkia Ardhariksa Zukhruf dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor sementara, Rudy Susmanto.

Ketua Visi Nusantara (Vinus) Yusfitriadi mengatakan bahwa, para akademisi merupakan unsur yang penting dalam mengawal kebijakan pemerintah.

Menurutnya, saat ini berada di tengah kondisi kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berpotensi memecah konsentrasi anggota DPRD, khususnya Rudy Susmanto.

“Jadi kenapa 100 hari kerja DPRD harus dikawal? karena saat ini ada pada momentum pilkada. Karena sangat berpotensi juga anggota DPRD yang baru dilantik langsung mengawal kandidat calon yang berkontestasi di Pilkada dari partainya masing-masing. Sementara mereka sudah jadi wakil rakyat,” kata Yusfitriadi kepada wartawan, Kamis 5 September 2024.

Yusfitriadi mengatakan, dari jumlah 55 anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2024-2029 yang baru dilantik, sekitar 28 di antaranya merupakan orang baru.

Lebih lanjut, kata Yusfitriadi pada kondisi ini DPRD Kabupaten Bogor harus segera melakukan aksi. Memberikan peluang agar bisa menjadi wakil rakyat yang aspiratif.

“Performa awal (anggota DPRD) itulah harus digenjot, harus mampu mengembalikan kepercayaan publik. Karena satu periode pemerintahan di Kabupaten Bogor tidak itu menghadirkan leadership, sehingga banyak masalah,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bogor sementara, Rudy Susmanto menyampaikan ucapan terimakasih atas saran dan masukan konstruktif yang disampaikan para akademisi.

“Terimakasih atas saran dan masukan yang konstruktif buat kami. Tentunya DPRD Kabupaten Bogor periode 2024-2029 akan berupaya semaksimal mungkin untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Ia berharap kegiatan diskusi bersama para akademisi itu bisa dilakukan secara rutin. Sehingga, pemerintahan ke depan mampu dikawal dengan baik oleh orang-orang terdidik.

“Pemerintah daerah, baik eksekutif dan DPRD Kabupaten Bogor, tentunya hal-hal kegiatan seperti sekarang harus lebih sering, lebih rutin. Kita menerima dan mendengar saran dan masukan dari pihak terkait khususnya akademisi untuk membangun Kabupaten Bogor. Membangun Kabupaten Bogor tidak bisa sendirian, harus bersama-sama,” ungkapnya. (Albin Pandita)

DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Perhatikan Geografis dan Upaya Mitigasi Bencana

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor meminta Pemerintah Kota atau Pemkot Bogor memperhatikan kondisi geografis kota dan upaya mitigasi pasca kejadian bencana yang melanda beberapa hari lalu.

Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Bogor Rusli Prihatevy mengatakan, mitigasi bencana harus dilaksanakan berbasis peta wilayah bencana.

Ia menegaskan, peta wilayah bencana pernah disusun oleh BPBD Kota Bogor. Terkait daerah-daerah yang memang memiliki potensi bencana khususnya yang paling rawan.

Rusli juga meminta Pemkot Bogor mengawal Surat Keputusan (SK) Kebencanaan untuk bantuan korban.

“Di mana SK tersebut dikeluarkan BPBD Kota Bogor untuk ditindaklanjuti oleh Dinas PUPR atau Disperumkim memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana,” jelas Rusli

Langkah selanjutnya, kata Rusli, pemkot juga masuk ke dalam tim evakuasi korban. Baik dalam segi pengawasan anggaran dan kebijakan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 22 bencana menerjang wilayah Kota Bogor pada Senin 2 September 2024.

Kejadian tersebut disebabkan oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bogor sejak sore menjelang malam hari.

Bencana tersebar di enam wilayah yakni Kecamatan Tanah Sareal, Kecamatan Bogor Utara, Kecamatan Bogor Tengah, Kecamatan Bogor Barat, Kecamatan Bogor Timur dan Kecamatan Bogor Selatan. Peristiwa itu juga menyebabkan satu orang luka-luka.

Oleh karena itu, BPBD mengimbau aparat wilayah untuk memastikan dan mengedukasi warga terkait mitigasi di musim hujan.

Terutama untuk tidak berteduh di bawah pohon, serta memarkirkan kendaraan di bawah pohon saat hujan deras dan angin kencang. (Muhammad Irfan Ramadan)

Jalan di Tiga RW di Desa Cimande Hilir Dihotmix

0

Bogordaily.net — Masyarakat di tiga Rukun Warga (RW) yakni RW 03, 04, dan 05, Kampung Lembur Situ, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, sumringah. Jalan di kampung mereka kini mulus lantaran telah dihotmix oleh Pemerintah Desa Cimande Hilir.

Pengaspalan hotmix di tiga RW Kampung Lembur Situ tersebut sepanjang 1.347 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,03 meter.

Pengaspalan tersebut memanfaatkan bantuan keuangan (Bankeu) Infrastruktur atau biasa disebut Samisade dari APBD Kabupaten Bogor tahun 2024.

Selain pengaspalan, pengecoran jalan di Kampung Cimande Hilir juga dilakukan sepanjang 400 meter yakni di RT 04 dan 05 RW 02 yakni dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 cm.

“Bantuan keuangan untuk pembangunan infrastruktur yang dibiayai APBD Kabupaten Bogor kepada Pemdes Cimande Hilir ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan, memperlancar mobilisasi warga, dan meningkatkan ekonomi warga,” kata Sekretaris Desa Cimande Hilir Mulyadi, saat memantau pekerjaan.

Dia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan jalan tersebut dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang didalamnya tim ahli dan masyarakat setempat sehingga mampu memberikan dampak positif dari pembangunan tersebut.

“Kalau pelaksanaan program ini banyak melibatkan masyarakat sesuai dengan kebutuhan dalam pelaksanaannya,” ungkapnya.

Dia berharap, dengan pembangunan jalan pengaspalan dan pengecoran tersebut mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. “Dengan akses jalan yang sudah mulus pertama yang akan terjadi adalah meningkatkan harga jual tanah, yang kedua angkutan barang hasil bumi akan lebih mudah dan lancar sehingga meminimalisir biasa angkut. Jalan sudah bagus, sekarang giliran warga untuk merawatnya, jangan sampai jalan cepat rusak,” paparnya.

Sementara itu, Ketua TPK, Cecep S, menyatakan terimakasihnya kepada Pemkab Bogor yang sudah mengucurkan bantuan keuangan infrastruktur.

“Alhamdulillah pembangunan desa ini sangat terbantu dengan adanya bantuan Samisade, karena kalau mengandalkan ADD dan Dana Desa akan lambat, tidak akan ter-cover semuanya apalagi dengan anggaran satu miliar. Kami sebagai warga banyak berterimakasih dan terbantu dengan bantuan ini, jalan yang tadinya tidak mungkin kini sudah dibangunkan hingga ke pelosok kampung,” pungkasnya.
(Acep Mulyana)

Diduga Menipu, Oknum Ustadz di Bojonggede Digugat Warga

0

Bogordaily.net – Sudah diberi hati malah minta tulang. Oknum ustadz yang satu ini terpaksa harus berurusan dengan hukum lantaran diduga melakukan aksi tipu-tipu.

Oknum ustadz tersebut bernama Haji Faidy Rohmat (HFR) asal Kecamatan Bojonggede. Sedangkan korbannya adalah Diding Solehudin, warga Kampung Sukamaju, Desa Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kasus ini berawal dari transaksi jual beli kendaraan antara Diding dan HFR. Diding telah menyerahkan uang sebesar Rp340 juta untuk membeli mobil Mitsubishi Pajero dari HFR. Namun HFR tidak menyerahkan unit kendaraan beserta BPKB-nya kepada Diding.

Pada awalnya, Diding masih sabar. Meski terus ditagih, HFR terus mengulur waktu dengan berbagai alasan dan perjanjian.

Berdasarkan penyelidikannya, diketahui BPKB unit kendaraan yang dibeli oleh Diding ternyata digadaikan ke Leasing.

Merasa tak ada itikad baik dari HFR, Diding pun merasa ditipu. Diding lantas memutuskan untuk membawa kasus ini ke pengadilan. Ia menggugat perdata HFR ke Pengadilan Negeri (PN) Cibinong.

Sidang gugatan perdana kasus tersebut digelar di PN Cibinong, Kamis, 5 September 2024.

Kuasa Hukum Diding, Tomson Situngkir, mengatakan bahwa seharusnya kasus ini tidak perlu dibawa ke pengadilan jika tergugat mengembalikan uang kliennya.

“Ini karena tergugat tidak memiliki itikad baik dan terus melanggar perjanjian,” ujar Tomson dalam keterangannya sesuai sidang.

Tomson mengungkapkan, karena tak juga mampu mengembalikan uang kliennya, tergugat HFR pernah melakukan perjanjian dengan menyerahkan rumah miliknya kepada Diding.

Namun, meski sertifikat rumah telah berada di tangan Diding, lagi-lagi HFR berbuat ulah. HFR enggan meninggalkan rumahnya alias tidak mau mengosongkannya.

“Akibatnya gugatan harus diajukan. Sidang pertama berlangsung hari ini dan akan dilanjutkan pada 26 September 2024,” ujarnya.

Tomson mendesak HFR agar menyerahkan unit rumah dan mengosongkannya sebagai bentuk pengembalian uang Diding, mengingat tergugat sudah menyerahkan sertifikat.

Borok oknum ustadz HFR makin terbuka setelah sidang digelar tiba-tiba datang seorang pria bernama Suryo ke PN Cibinong.

Saat itu Suryo berniat mengejar HFR yang diduga telah melakukan penipuan terhadap Suryo.

Kata Suryo, dirinya telah menyerahkan uang sekitar Rp26 juta kepada HFR yang berjanji akan mengurus perizinan ruko milik Suryo.

“Saya telah memberikan uang Rp26 juta pada tahun 2021 secara cash dan transfer. Bukti dan saksinya juga ada. Namun perizinan tak kunjung selesai. HFR malah menghilang,” ungkap dia.

Sementara itu, Kuasa Hukum HFR menolak memberikan komentar saat dimintai konfirmasi.

Pada sidang perdana, Hakim PN Cibinong hanya melakukan absensi tanpa menghadirkan BPN yang seharusnya hadir. Sidang akan dilanjutkan pada 26 September 2024 dengan kehadiran pihak-pihak terkait, termasuk BPN Kabupaten Bogor.
(Acep Mulyana)

Cegah Tertular Mpox, Dinkes Bogor Ajak Masyarakat Biasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat

0

Bogordaily.net -Terkait ditemukannya tiga pasien suspek penyakit cacar monyet atau mpox, Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Bogor menegaskan bahwa dua diantaranya dinyatakan negatif dan satu pasien masih menunggu hasil laboratorium.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kabupaten Bogor, Adang minta masyarakat tak perlu panik dan biasakan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah tertular penyakit mpox.

Adang juga menjelaskan, gejala penyakit cacar monyet memang mirip gejala penyakit cacar pada umumnya, ada tiga pasien yang kita nyatakan suspek atau masih diduga terkena cacar monyet, setelah diambil sampelnya dan diuji, hasilnya dua pasien dinyatakan negatif, dan yang satu lagi masih menunggu hasil uji lab sekitar dua minggu ke depan.

“Penyakit ini disebabkan oleh virus, maka tipsnya adalah menjaga daya tahan tubuh kita dengan baik. Biasakan menjalankan pola hidup yang bersih dan sehat, jika ada yang sedang sakit dengan gejala demam tinggi, flu batuk, dan timbul bintik merah di badan, disarankan menggunakan masker,” jelas Adang.

Adang melanjutkan, sementara bagi yang disekitarnya ada orang dengan gejala penyakit tersebut, upayakan menjaga jarak dari dan sesering mungkin mencuci tangan menggunakan sabun.

Meski penyakit ini berpotensi menjadi wabah namun masyarakat tidak perlu panik, dan tetap menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup bersih dan sehat.

Pemkab Bogor terus memantau kondisi satu pasien yang belum keluar hasil ujinya, dan memantau kondisi di wilayah melalui Puskesmas.

“Seluruh fasilitas kesehatan milik Pemkab Bogor mulai dari Puskesmas tentunya sangat siap dengan prosedur penanganan sesuai SOP, bila ada pasien yang diduga terkena penyakit cacar monyet,” terang Adang.

Adang mengimbau bagi warga yang habis melakukan perjalanan luar negeri utamanya dari negara endemis cacar monyet seperti Amerika dan Afrika Selatan, jika terasa ada gejala demam, batuk flu dan timbul bintik di badan segera periksa ke Puskesmas atau faskes terdekat lainnya.(*)

Timnas Indonesia bakal Kerja Keras Taklukkan Arab Saudi

0

Bogordaily.net – Jelang laga babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Arab Saudi, pemain belakang Timnas Indonesia, Jay Idzes mengungkapkan kesiapannya.

Seperti dijadwalkan, laga Timnas Indonesia vss Timnas Arab Saudi akan digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah pada Jumat 6 September 2024 pukul 01.00 WIB nanti.

Idzes mengakui bahwa Arab Saudi memiliki kekuatan yang patut diwaspadai. Baik dari segi permainan, pelatih sampai komposisi pemain. Namun bagi dia, tidak ada yang tidak mungkin di pertandingan sepakbola.

“Kita tahu Arab Saudi adalah tim yang bagus. Memiliki pemain berkualitas di liga mereka. Tapi pada akhirnya ini adalah sepakbola. Jadi, apa pun bisa terjadi, selayaknya Arab Saudi yang mengalahkan Argentina 2-1 di Piala Dunia 2022 lalu,” kata Idzes.

Untuk itu, pemain klub Serie A, Venezia FC itu optimistis para penggawa Garuda akan tampil maksimal dan berjuang bersama.

“Ini adalah kesempatan baik untuk kita untuk lebih bekerja keras, semuanya akan berjuang untuk target yang sama. Semua bisa bisa terjadi di laga besok,” tegasnya.

Sementara Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku optimis menatap laga perdana babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Arab Saudi.

Meskipun akan melakoni laga tandang melawan Arab Saudi, Shin Tae-yong memastikan anak asuhnya tetap percaya diri.

“Kita memang berada di grup yang paling sulit. Tapi kita tidak akan menyerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya juga menegaskan skuat Garuda siap memberikan yang terbaik di sepanjang laga guna meraih hasil maksimal.

“Ketimbang memikirkan tekanan besar untuk saya dan tim, saya lebih memilih menikmati momen ini dan berusaha memberikan yang terbaik. Kami bersepakat ingin menunjukkan yang terbaik di laga nanti,” tambahnya.

Shin Tae-yong juga mengapresiasi pencapaian timnya yang sudah berhasil melangkah sejauh ini. Ia pun berharap dapat mengantisipasi kekuatan The Green Falcon dengan menyajikan perlawanan hebat.

”Di Piala Dunia 2018, saya memiliki kenangan melawan Jerman, dan kami memiliki pertandingan yang sangat bagus. Di sini kita terus melakukan persiapan yang baik,” kata Shin Tae-yong. ***

Diduga Stres Karena Himpitan Ekonomi, Pria di Cibinong Bogor Gantung Diri

0

Bogordaily.net – Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis 5 September 2024.

Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar jam 23.30 wib korban saat itu masih berkomunikasi dengan anaknya (R) dan menanyakan terkait biaya sekolah anaknya tersebut.

Diduga sementara motif korban melakukan gantung diri karena adanya permasalahan hutang dan faktor ekonomi.

“Biasanya almarhum sekitar jam 02.00 wib pergi ke pasar Tohaga Cibinong untuk berjualan ayam potong dan berpamitan kepada isterinya,” kata Kompol Waluyo, Kamis 5 September 2024.

Menurutnya, saat itu korban diketahui tidak berpamitan, dan ketika saksi (S) isteri korban akan buang air ke toilet, saksi mendapati pintu dapur sudah dalam keadaan terbuka.

“Selanjutnya saksi mencari suaminya sambil memanggil  “Mas,Mas,Mas,”. Namun tidak mendapat respon dan seketika saksi langsung keluar dapur mendapati korban sudah dalam kondisi menggantung di pojok rumah bagian belakang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Polisi mengatakan, saksi terkaget dan berteriak mengundang suara para kerabat berdatangan dan akhirnya dibantu kerabat menghubungi piket reskrim Polsek Cibinong.

Selanjutnya Piket reskrim beserta piket fungsi dipimpin pawas mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.

“Setelah dilakukan pengecekan terhadap jenazah korban, diketahui jika korban mengeluarkan cairan warna bening dari mulut, dan cairan dari kemaluan namun  tidak ditemukan tanda tanda kekerasan,” ujar Kapolsek.

Selain itu, untuk Identitas korban dari hasil pemeriksaan Pihak Kepolisian yaitu Sdr PAIDI, Jakarta 07-10-1971, Islam, wirasasta, alamat di Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor.

“Pihak keluarga tidak berkenan untuk di lakukan otopsi jenazah dan menerima ini sebagai musibah takdir dan rencana akan langsung di makamkan secara layak hari ini juga,” ungkapnya menjelaskan peristiwa gantung diri yang terjadi di Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor tersebut.***

Albin Pandita

22 Orang Meninggal Dunia Akibat Demam Berdarah di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan nya terhadap peningkatan kasus Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang (Kabid) P2P Dinkes Kabupaten Bogor Adang Mulyana mengatakan bahwa, faktor cuaca dan kondisi lingkungan saat ini bisa menjadi penyebab datangnya DBD.

“Pertama karena faktor cuaca. Cuaca (panca roba) menyebabkan perindukan atau tempat bertelur nyamuk atau genangan air sangat banyak dan akhirnya menetas secara bersamaan,” kata Adang Mulyana kepada wartawan, Kamis 5 September 2024.

Menurutnya, beberapa upaya paling penting PSN dengan gerakan bersama seluruh masyarakat. Salah satunya melalui fogging dengan populasi yang cukup tinggi dan sebaran yang luas hampir semua wilayah  tidak akan optimal mengendalikan populasi nyamuk Aedes sp.

“Yang kedua karena kondisi lingkungan. Masih adanya lingkungan yang kurang bersih dan banyaknya tempat perindukan nyamuk,” tambahnya.

Lebih lanjut, dari kedua faktor tersebut pihaknya meminta masyarakat agar bisa menjaga kesehatan, kenyamanan, kekebalan tubuh dan kebersihan.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor total kasus DBD dari bulan Januari – Agustus sebanyak 2718. Dengan kasus meninggal sebanyak 22 orang.

Sebaran kasus dengan kasus tertinggi:
Kecamatan Cibinong 386, Cileungsi 282, Jonggol 172, Gunung Putri 204, Bojong Gede 145

Sedangkan untuk kasus meninggal  sebanyak 22 ks. Diantaranya di Kecamatan Caringin 3 ks, Cigombong : 1 ks, Parung 1 ks, Rancabungur 1, Gunung Sindur 1 ks, Cibinong 2 ks, Sukaraja 1 ks, Babakan madang 1 ks.

Kemudian, Kecamatan Jonggol 1 ks, Gn putri 2 ks, Ciomas 2 ks, Cileungsi 1 ks, Tenjo  :1 ks, Ciampea : 1 ks, Sukaraja 1 ks, Cibungbulang 1 ks, dan Kecamatan Taman Sari 1 ks.

“Semua kasus meninggal sudah menjalani perawat di RS, upaya yang dilakukan di lokasi kasus meninggal, penyuluhan, PSN, Larvasida, Fogging focus,” ungkap Adang menjelaskan kasus Demam Berdarah di Kabupaten Bogor.***

Albin Pandita

Baru Dibuka, LAM-PTKes Asesmen Prodi Gizi UIKA Bogor

0

Bogordaily.net – Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) melakukan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka akreditasi Program Studi (Prodi) Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor.

Adapun tim asesor yang ditunjuk LAM-PTKes untuk asesmen lapangan Prodi Gizi adalah Prof. Dr. Mutalazimah, SKM., M.Kes. dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Dr. Sufiati Bintanah, SKM., M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Semarang.

Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si. mengatakan bahwa, pihaknya mengapresiasi dengan kegiatan tersebut, terlebih Prodi gizi adalah salah satu Prodi yang dibuka di UIKA Bogor.

“Prodi gizi memang salah satu Prodi yang baru kami buka, tetapi antusiasme masyarakat sangat tinggi, oleh karena itu kami sangat berharap nanti prodi Gizi ini menjadi salah satu Prodi unggulan di Universitas Ibn khaldun,” kata Rektor Endin, Kamis 5 September 2024.

Sementara itu, sebagai asesor yang bertugas, Prof. Mutalazimah menyampaikan terima kasih karena sudah disambut sedemikian rupa sejak kedatangannya pada Minggu lalu.

“Mudah-mudahan kebersamaan kita dua hari ke depan untuk asesmen ini penuh berkah, dimudahkan dan dilancarkan Allah SWT,” ungkap Prof. Mutazalimah.

Sebagai informasi, asesmen lapangan Prodi Gizi yang diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 02-03 September 2024 ini dihadiri Ketua Pengurus YPIKA, Rektor UIKA, Wakil Rektor, Direktur Sekolah Pascasarjana.

Kemudian Kepala KPMA, Kaprodi di Fakultas Ilmu Kesehatan serta para dosen, para tenaga kependidikan hingga mahasiswa turut hadir mensukseskan agenda tersebut.***

Albin Pandita

Tingkatkan Kompetensi Barista, KemenKopUKM Gelar Pelatihan Peningkatan SDM Di Pasuruan

0

Bogordaily.ne – Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM), Yulius membuka pelatihan pengembangan kapasitas SDM Barista di Pasuruan, Jawa Timur. Program pelatihan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kompetensi profesi barista agar menjadi peracik kopi yang unggul dan dapat mengikuti tren gaya hidup kekinian.

Yulius mengatakan bahwa saat ini barista dinilai sebagai profesi yang menjanjikan sehingga perlu dipadukan ditingkatkan kreativitasnya agar mampu menyajikan kopi dengan pengalaman yang berbeda ke penikmat kopi. Menjamurnya cafe di berbagai wilayah di Indonesia menjadi tanda bahwa penyerapan tenaga kerja sebagai barista sangat dibutuhkan.

Secara makro, perkembangan industri kopi, termasuk profesi barista, telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” ucap Deputi Bidang Usaha Mikro Yulius dalam keterangan resminya, Kamis (05/09).

Yulius menambahkan bahwa saat ini profesi barista tidak hanya terbatas pada meracik kopi, tetapi juga melibatkan kreativitas, seni, dan pemahaman yang mendalam tentang berbagai jenis biji kopi hingga teknik penyajian, dan pelayanan pelanggan yang baik. Oleh sebab itu Barista dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luas, keterampilan yang terasah, dan sikap profesional.

“Dalam dunia usaha yang sangat kompetitif, barista yang handal memiliki kemampuan untuk membangun relasi baik dengan pelanggan sehingga berdampak pada keberhasilan sebuah bisnis kopi,” kata dia.

Menurut Yulius, prospek usaha di bidang barista sangat menjanjikan, terutama dengan meningkatnya tren konsumsi kopi di kalangan masyarakat. Terlebih Indonesia menjadi salah satu produsen kopi terbesar dan terbaik di dunia sehingga potensi ini perlu dikembangkan.

“Banyak sekali peluang usaha yang bisa dikembangkan, mulai dari membuka kedai kopi mandiri, menjadi konsultan kopi, hingga menjadi pelatih atau instruktur barista. Semua ini membutuhkan komitmen, kerja keras, dan tentunya, kompetensi yang memadai,” sambungnya.

Yulius berharap melalui pelatihan pengembangan kapasitas SDM ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing Barista di Indonesia khususnya dari Pasuruan. Yulius mengapresiasi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Pasuruan dan PT Trans Indonesia Superkoridor yang memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Saya berharap, para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan semangat, serta mengambil manfaat sebanyak-banyaknya untuk kemajuan diri sendiri dan pengembangan usaha di bidang kopi,” ujarnya.***