Home Blog Page 1613

KemenKopUKM Tekankan Peran PLUT-KUMKM Sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menekankan pentingnya peran Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi UMKM (PLUT KUMKM) sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi di setiap daerah.

“Keberadaan PLUT-KUMKM diharapkan dapat menjadi tumpuan pengembangan koperasi dan UMKM sekaligus sebagai penggerak perekonomian daerah,” ujar Sekretaris Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM Bagus Rachman dalam kunjungan sekaligus studi pendalaman yang dilakukan Kementerian PPN/Bappenas ke PLUT-KUMKM Kota Bitung dan PLUT-KUMKM Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (3/9/2024).

Bagus mengatakan, kegiatan pendalaman yang dilakukan oleh Bappenas merupakan evaluasi terhadap peningkatan pelayanan PLUT-KUMKM di seluruh Indonesia.

“KemenKopUKM mengapresiasi kegiatan pendalaman itu mengingat pentingnya peningkatan layanan PLUT-KUMKM yang sudah berdiri sebanyak 100 unit di seluruh Indonesia,” katanya.

Bagus menuturkan, pihaknya sedang mempertimbangkan berbagai strategi untuk peningkatan pelayanan PLUT-KUMKM.

Menurutnya, saat ini yang perlu dilakukan adalah melakukan Re-Branding, sehingga selain sebagai One Stop Services bagi Koperasi dan UMKM di wilayah kerja para Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM, ini juga dapat membangun ekosistem bisnis karena seluruh sarana prasarana di PLUT-KUMKM bisa dimanfaatkan oleh pelaku KUMKM.

“Strategi yang perlu dilakukan secara komprehensif antara lain membangun Database KUMKM tenant PLUT-KUMKM dalam Sistem Digitalisasi PLUT-KUMKM, membangun kerja sama dengan seluruh stakeholder KUMKM, seperti dinas terkait, kampus, asosiasi UMKM, komunitas dan mitra usaha menengah dan besar,” ujar Bagus.

Bagus menegaskan, PLUT-KUMKM harus menjalankan fungsi inkubasi bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang akan naik kelas melalui formalisasi dan penyusunan model bisnis yang inovatif dalam kelembagaan koperasi.

“PLUT-KUMKM sudah seharusnya menjadi Rumah Bersama pelaku koperasi dan UMKM untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan UMKM dan Koperasi Kementerian PPN/Bappenas Mahatmi Parwitasari Saronto menyatakan, keberadaan PLUT KUMKM di beberapa daerah sudah berkembang secara mandiri dan mampu memberikan layanan yang komprehensif bagi UMKM.

Fakta itu dibuktikan saat Bappenas melakukan studi pendalaman terhadap layanan yang disediakan oleh PLUT. Studi tersebut dilakukan terhadap seluruh PLUT yang telah berdiri hingga tahun 2023, baik melalui kuesioner maupun melalui kunjungan lapangan.

“Namun demikian, hasil studi menemukan bahwa sebagian PLUT lain juga masih memerlukan peningkatan fungsi dan layanannya secara optimal,” ujarnya.

Mahatmi mengatakan, PLUT-KUMKM Kota Bitung dan PLUT Provinsi Sulawesi Utara misalnya yang masih menghadapi berbagai persoalan, baik dari sisi infrastruktur hingga pemanfaatan secara optimal.

”Komitmen dan dukungan pemerintah daerah perlu ditingkatkan sehingga semakin banyak kegiatan yang dapat dilaksanakan di PLUT dan semakin banyak KUMKM yang dapat terbantu oleh kehadiran PLUT,” katanya.

Saat kunjungan ke PLUT-KUMKM Provinsi Sulawesi Utara, Mahatmi mengatakan bahwa meskipun PLUT sudah dibangun sejak tahun 2014 dan saat ini sudah ada banyak dinas lain yang membina UMKM sekitar, namun Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Utara tetap harus mengoptimalkan fungsi PLUT-KUMKM untuk layanan pendampingan kepada KUMKM sekitar.

“Selain itu, masih diperlukan sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, hingga pihak swasta, untuk mengoptimalkan peran PLUT-KUMKM,” tuturnya. ***

Kunjungi Korban Bencana di Cikaret, Pemkot Bogor Serahkan Bantuan

0

Bogordaily.net – Penjabat Wali Kota Bogor, Hery Antasari didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Hidayatullah meninjau lokasi terjadinya bencana di Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (3/9/2024).

Di titik tersebut, satu orang atas nama Eneng yang tinggal di RT 03 RW 09 mengalami luka di kepala akibat terkena material atap rumah yang rusak dampak dari hujan lebat disertai angin kencang.

“Alhamdulillah, bahwa tidak ada korban jiwa, ada satu korban luka yang mengalami luka di kepala tapi berdasarkan laporan dari puskesmas dan RSUD sudah diperiksa ulang, tidak ada luka yang parah. Dan sekarang sedang istirahat tadi sudah saya cek dan tengok,” ujar Hery.

Peristiwa bencana ini merupakan fenomena yang tidak dapat diprediksi, kendati demikian, sebagai langkah antisipasi dan mitigasi, Pj Wali Kota Bogor meminta agar Kepala Pelaksana BPBD, unsur kewilayahan, dan perangkat daerah terkait siaga tetap terus melakukan koordinasi.

“Selalu memonitor juga BMKG, dan ketika sudah terlihat berawan, mendung semua harus bergerak memonitor wilayahnya masing-masing mengimbau warga waspada, kita tidak berharap kejadian terulang kembali tapi kita tidak bisa memprediksi, sehingga yang bisa kita lakukan adalah antisipasi,” ujar Hery.

Sementara itu, dari data BPBD Kota Bogor yang telah dilakukan asesmen hingga pukul 00.00 WIB Senin (2/9/2024) ada 16 peristiwa bencana, 14 pohon tumbang serta 4 atap rumah roboh. Dan untuk data yang diasesment pada selasa (3/9/2024) ada tiga pohon tumbang dan empat atap rumah roboh.

“Penanganan yang dilakukan yang utamanya adalah terhadap manusia, agar ditempatkan di tempat yang aman. Terkait kondisi rumah akan dilakukan pendataan setelah didata akan segera dilakukan perbaikan melalui jalur- jalur yang disiapkan,” kata Hery.

Selain meninjau lokasi bencana, Hery didampingi Camat Bogor Selatan, Irman Khaerudin, Dinas Sosial Kota Bogor serta kelurahan menyalurkan bantuan kepada korban untuk penanganan kedaruratan.

Terpisah Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Rakhmat Prasetia mengatakan dari analisis dampak cuaca ekstrem di Jawa Barat pada 2 September 2024 terjadi cuaca ekstrim di wilayah Bogor Raya.

“Dari data analisis hujan sangat lebat hingga ekstrem terjadi di wilayah Bogor Raya yang terekam pada data hujan di 8 pos hujan di kota maupun Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Dari prediksi cuaca, lanjut Rakhmat, sudah dilakukan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek sehingga masyarakat diminta waspada berkaitan dengan rekomendasi dan prospek cuaca ke fepan.

Sementara itu berdasarkan data, kesimpulan cuaca ekstrem yang terjadi di Bogor karena suhu muka laut di sebagian perairan Indonesia relatif hangat, mendukung penambahan suplai uap air ke wilayah wilayah Jawa Barat.

“Sehingga berdasarkan interpretasi citra radar, citra satelit dan alat pengukuran curah hujan di wilayah terdampak Kabupaten dan Kota Bogor terpantau pertumbuhan awan konvektif dengan jenis cumulonimbus dan terpantau hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem disertai angin kencang pada sore hingga menjelang malam hari,” ujar Rakhmat. ***

Pj Wali Kota Bogor Ingatkan Pedagang Jangan Berjualan di Badan Jalan

0

Bogordaily.net – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari meninjau langsung penataan kawasan Pedati dan Lawang Saketeng di Jalan Pedati, Kota Bogor, Selasa (3/9/2024).

Hery mengatakan, menata kota itu tidak harus selalu dengan membangun sesuatu yang baru, namun juga apa yang sudah ada harus dijaga dengan baik.

Seperti di Jalan Pedati yang pada 2021 digelontorkan anggaran APBD sebesar Rp 32 miliar untuk membangun trotoar dan paving block sepanjang ratusan meter.

Anggaran sebesar Rp 32 Miliar merupakan uang rakyat yang terserap dan digunakan untuk kepentingan masyarakat Kota Bogor.

“Kegiatan hari ini kegiatan yang sudah seharusnya kita lakukan secara rutin di beberapa titik kota, dalam rangka menjaga keindahan, kebersihan dan ketertiban kota (K3),” ujar Hery.

Ia menegaskan, pihaknya melakukan penataan dengan menghimbau pedagang agar tidak memakai badan jalan untuk berdagang dan langsung melakukan penyemprotan dengan air ke trotoar yang kotor dengan tanah dan lumpur akibat dipakai pedagang berjualan.

“Kalau dipakai untuk hal yang tidak sesuai fungsinya seperti sekarang ada lumpur, sampah yang akhirnya membuat fasilitas ini rusak sebelum waktunya, itu sama saja dengan korupsi terselubung yang dilakukan secara berjamaah oleh kita semua,” tegas Hery.

Ia melanjutkan, hal yang paling utama dari penataan ini yakni jalan difungsikan kembali sebagai jalan.

Kemudian, dipelihara trotoar dan jalannya agar tidak difungsikan sebagai pasar tumpah yang akan merusak kualitas jalan.

Dalam giat ini, Hery beserta jajaran melakukan pembersihan pada trotoar, jalan, dan menertibkan para pedagang yang masih kerap melanggar.

“Dan kita akan melakukan komunikasi dengan warga sekitar untuk kembali mengaktivasi jalan agar bisa dilewati kendaraan lagi. Kami tidak hanya sekedar menghimbau, ke depan besok, lusa, kalau masih ada seperti ini, kita angkut dagangannya karena sudah melanggar Perda K3,” tegas Hery.

Ia menambahkan, sebenarnya ada banyak solusi untuk permasalahan tata kota ini, namun solusinya terbatas waktu. Sehingga ia akan menitipkan konsep-konsep perencanaan tata kota kepada Wali Kota berikutnya.

Salah satunya mengaktivasi lagi keterlibatan komunitas, warga, para tokoh, yang ada di sekitar kelurahan ini untuk terlibat dalam menjaga K3 dan tidak bergantung pada Satpol PP.

“Solusi untuk penataan kota tidak bisa parsial. Harus ‘dikeroyok’ banyak OPD. Untuk tahun ini yang bisa dilaksanakan yakni dengan menertibkan, yang sudah bagus kita pertahankan,” ucap Hery.

Sebagai informasi, penataan kawasan Pedati dan Lawang Saketeng dilakukan jajaran OPD terkait, mulai dari Satpol PP, Dishub Kota Bogor, DLH Kota Bogor dan Pemadam Kebakaran demi mengaktivasi jalan dan pedestarian di wilayah tersebut agar bisa kembali dipergunakan untuk keluar masuk kendaraan. ***

BPKP Buka Lowongan CPNS, Sebulan Digaji Rp8 Juta sampai Rp11,5 Juta

0

Bogordaily.net – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) membuka 831 formasi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS. Peserta yang lolos seleksi CPNS BPKP berpeluang mendapatkan gaji hingga Rp 11,5 juta per bulan.

Pendaftaran CPNS BPKP terbuka untuk 18 jenis jabatan dengan formasi yang bervariasi. Adapun rentang pendapatan yang bisa didapatkan oleh pegawainya berkisar dari Rp 8 juta hingga Rp 11,5 juta per bulan.

Rincian mengenai jumlah formasi serta persyaratan peserta seleksi dapat ditemukan melalui laman resmi BPKP, termasuk informasi terkait nominal pendapatan untuk masing-masing jabatan.

Sebagai rincian, Auditor Ahli Pertama memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 10 juta – Rp 11,5 juta per bulan. Auditor Terampil memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 8 juta – Rp 9,5 juta per bulan.

Kemudian, pendapatan Analis Kebijakan Ahli Pertama berkisar antara Rp 10 juta – Rp 11,5 juta per bulan. Pendapatan Perencana Ahli Pertama berkisar antara Rp 10 juta – Rp 11,5 juta per bulan.

Selanjutnya, Konselor Sumber Daya Manusia memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 8,5 juta – Rp 10 juta per bulan. Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 10 juta – Rp 11,5 juta per bulan.

Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 10 juta – Rp 11,5 juta per bulan. Pendapatan Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur Terampil berkisar antara Rp 8 juta – Rp 9,5 juta per bulan.

Analis Hukum Ahli Pertama memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 10 juta – Rp 11,5 juta per bulan. Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Pertama memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 9,5 juta – Rp 11,5 juta per bulan.

Analis Anggaran Ahli Pertama memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 10 juta – Rp 11,5 juta per bulan. Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 10 juta – Rp 11,5 juta per bulan.

Pranata Keuangan APBN Terampil memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 8 juta – Rp 9,5 juta per bulan. Statistisi Ahli Pertama memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 10 juta – Rp 11,5 juta per bulan.

Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 10 juta – Rp 11,5 juta per bulan. Penata Laksana Barang Terampil memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 8 juta – Rp 10 juta per bulan.

Selain itu, gaji Arsiparis Terampil memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 8 juta – Rp 9,5 juta per bulan. Pranata Komputer Terampil memiliki kisaran pendapatan sebesar Rp 8 juta – Rp 9,5 juta per bulan.

Mengutip laman resmi BPKP, terdapat 831 formasi yang disediakan dalam CPNS 2024 ini. Jenis pekerjaannya pun beragam, mulai dari auditor, tenaga ahli, hingga analis di lingkungan BPKP.

Rinciannya, terdapat 100 formasi untuk jabatan Auditor Ahli Pertama. Syarat pendaftar CPNS untuk jabatan ini adalah lulusan D-IV atau S-1 dari berbagai bidang studi, seperti Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Pembangunan, Administrasi Negara, Administrasi Bisnis, Administrasi Publik, Teknik Informatika, Teknik Sipil, hingga Statistika dan Ilmu Hukum.

Kemudian, terdapat 500 formasi untuk posisi Auditor Terampil. Kriteria pendaftar diharapkan minimal lulusan D-III dari berbagai bidang studi, mulai dari Akuntansi Perpajakan, Manajemen, Administrasi, Statistika Bisnis, Administrasi Bisnis, hingga Manajemen Keuangan.

Posisi Analis Kebijakan Ahli Pertama dibuka untuk 6 formasi. Syarat pendaftar CPNS BPKP untuk jabatan ini mencakup lulusan S-1 dan D-IV dari bidang studi Administrasi Publik, Ilmu Pemerintahan, Studi Pemerintahan, Administrasi Negara, Manajemen, dan Studi Kebijakan Publik.

Berikutnya, terdapat 10 formasi untuk Perencana Ahli Pertama. Lulusan D-IV dan S-1 dari bidang studi Manajemen, Kebijakan Publik, hingga Administrasi Negara menjadi yang dicari.

Selanjutnya, posisi Konselor Sumber Daya Manusia dibuka untuk 34 formasi. Syaratnya adalah lulusan S-1 dari bidang studi Psikologi atau Bimbingan dan Konseling. Ada pula 6 formasi untuk Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, dengan kriteria lulusan S-1 Psikologi.

Kemudian, terdapat 20 formasi untuk Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama. Kualifikasi pendidikan yang dicari adalah lulusan D-IV dan S-1 dari jurusan Ilmu Pemerintahan, Manajemen, Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik, hingga Teknik Informatika.

Selanjutnya, Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur Terampil dibuka untuk 20 formasi, dengan kualifikasi lulusan D-III dari bidang studi Teknologi Informasi, Administrasi Negara, Manajemen Personalia, hingga Kesekretariatan dan Teknik Komputer.

Posisi Analis Hukum Ahli Pertama dibuka untuk 5 formasi, dengan kualifikasi pendidikan S-1 Hukum. Ada pula 7 formasi untuk Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Pertama, dengan kualifikasi lulusan S-1 Hukum.

Posisi Analis Anggaran Ahli Pertama dibuka untuk 3 formasi, dengan kualifikasi pendidikan S-1 dari jurusan Ekonomi, Hukum, Administrasi Bisnis, dan Administrasi Publik.

Selanjutnya, terdapat 10 formasi untuk Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama. Kualifikasi pendidikan yang dicari adalah lulusan D-IV dan S-1 dari jurusan Akuntansi Sektor Publik, Ekonomi, Ekonomi Pembangunan, Manajemen, hingga Hukum.

Posisi Pranata Keuangan APBN Terampil dibuka untuk 13 formasi, dengan kualifikasi pendidikan lulusan D-III dari jurusan Akuntansi, Manajemen, Perbankan dan Keuangan, Manajemen Pajak, hingga Administrasi Publik.

Berikutnya, terdapat 2 formasi untuk Statistisi Ahli Pertama, dengan kualifikasi pendidikan D-IV dan S-1 dari jurusan Sains Data Terapan, Statistika Terapan, Matematika, hingga Sains Data Spasial.

Posisi Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama dibuka untuk 3 formasi, dengan lulusan D-IV dan S-1 dari Manajemen Aset Sektor Publik, Manajemen, Ekonomi, hingga Ekonomi Pembangunan. Posisi Penata Laksana Barang Terampil dibuka untuk 31 formasi, dengan kualifikasi pendidikan D-III dari jurusan Akuntansi, Sistem Informasi Akuntansi, hingga Manajemen Aset.

Selanjutnya, posisi Arsiparis Terampil dibuka untuk 25 formasi, dengan kualifikasi pendidikan D-III dari jurusan Kearsipan, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Administrasi Perkantoran, hingga Administrasi Publik.

Terakhir, posisi Pranata Komputer Terampil dibuka untuk 36 formasi, dengan kualifikasi pendidikan D-III dari jurusan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi.

“Kami mengundang dan mengajak putra-putri terbaik bangsa Indonesia untuk bergabung bersama BPKP menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil BPKP,” ujar Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BPKP Raden Mas Aris Santosa.

Proses seleksi CPNS ini akan mengikuti prosedur Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui laman resmi https://sscasn.bkn.go.id.

Pengumuman terkait seleksi CPNS BPKP akan dimulai dari tanggal 20 Agustus hingga 3 September 2024. Sementara itu, pendaftaran bisa dilakukan mulai 20 Agustus hingga 6 September 2024. Para pelamar diimbau untuk melihat informasi lebih lanjut mengenai syarat dan prosedur seleksi melalui Pengumuman Penerimaan CPNS TA 2024 di website resmi BPKP yang dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/CPNSBPKP-2024.

BPKP menegaskan bahwa proses seleksi ini tidak memungut biaya apa pun. “BPKP mengimbau kepada seluruh pelamar CPNS BPKP agar tidak mempercayai apabila ada orang/pihak tertentu (calo) yang menjanjikan, dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk apa pun,” tegas Aris.

***

Ada Misa Paus Fransiskus, Azan Magrib di TV Diganti Running Text

0

Bogordaily.net – Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengeluarkan permohonan penyiaran Azan Magrib dan Misa bersama Paus Fransiskus Senin, 2 September 2024.

Surat yang ditandatangani Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Wayan Toni Supriyanto itu berisi tiga poin yang ditujukan untuk para direktur utama Lembaga Penyiaran dan Ketua Asosiasi dan Persatuan Lembaga Penyiaran.

Toni mengatakan, Misa yang akan dipimpin Paus Fransiskus di Stadion GBK, Jakarta pada 5 September 2024 pukul 17.00 sampai 19.00 WIB itu akan disiarkan langsung tanpa putus di seluruh tv nasional.

Selama berlangsungnya proses penyiaran, sekitar pukul 17.52 WIB, biasanya tv nasional akan menampilkan Azan Magrib bagi wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Maka, selama berlangsungnya Misa, Toni mengimbau agar tayangan Azan Magrib ditiadakan, dan diganti dengan running text.

“Sehubungan dengan hal tersebut, mohon kiranya penyiaran Azan Magrib dapat dilakukan dengan running text,” kata Toni.

Surat tersebut disampaikan kepada 38 direktur utama Lembaga Penyiaran dan ketua Asosiasi dan Persatuan Lembaga Penyiaran, termasuk Menteri Komunikasi dan Informatika.

Surat permohonan Kemenag kepada Kominfo terkait imbauan azan magrib menjadi running text saat misa bersama Paus Fransiskus berlangsung.

Kebijakan Kominfo ini merupakan tindak lanjut dari Kementerian Agama atau Kemenag yang sebelumnya berkirim surat untuk mengimbau televisi menampilkan running test saat azan Maghrib pada waktu misa bersama Paus Fransiskus, Kamis (5/9).

Hal ini juga berdasarkan surat Panitia Kunjungan Paus Fransiskus Nomor 350/PAN-EXT/KP/VIII/2024 (terlampir) tanggal 9 Agustus 2024.

“Kementerian Agama menyarankan agar Misa yang dipimpin oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 September 2024 pada pukul 17.00 s.d. 19.00 WIB disiarkan secara langsung dengan tidak terputus pada seluruh televisi nasional,” demikian pernyataan dari Ditjen Bimas Islam dan Katolik Kemenag, dikutip Selasa (3/9).

Sementara itu, menurut Kemenag, misa dilakukan di antara pukul 17.00 s.d. 19.00 WIB azan Maghrib juga disiarkan. Untuk imbauan running text dikeluarkan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, mohon kiranya penyiaran Azan Magrib dapat dilakukan dengan running text,” kata Kemenag.

Untuk penerapan ini, Kemenag kemudian menyurati Kominfo untuk mengimplementasikannya

“Teknis penayangan siaran kedua momen tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Pool TV,” katanya. ***

Nyanyi Bareng, Ini Respon Sintya Marisca Makin Gencar Dijodohkan dengan Abidzar Al Aghifari

0

Bogordaily.net – Nama Sintya Marisca mendadak viral usai duet dengan Abidzar Al-Ghifari. Keduanya semakin gencar dijodohkan oleh netizen.

Abidzar berhasil bikin kaget kala menyanyikan lagu “Inikah Cinta” ketika live bersama Sintya Marisca. Yang membuat hal ini lebih mengejutkan, ternyata saudara dari Adiba Khanza itu mempersembahkan lagu itu untuk Sintya Marisca.

Bintang sinetron Amanah Wali itu tak mau mengambil pusing soal kehebohan di media sosial antara dirinya dan putra Umi Pipik itu.

“Ya udah ya, hak mereka mau jodoh-jodohin aku sama siapa juga nggak masalah,” kata Sintya Marisca.

Perempuan yang berparas tomboy itu juga tak memungkiri jika ia ngefans dengan sosok Abidzar Al-Ghifari yang memang masuk dalam kriteria pria idamannya.

“Aku cuma dari kecil ‘eh ini anak manis’, nggak ada tendensi ‘gue harus sama dia’, nggak gitu, fans aja,” tutur Sintya Marisca.

“Aku suka cowok yang nggak terlalu gemuk, kurus-kurus tipis-tipis gitu tuh. Suka aja cowok-cowok yang manis,” terangnya.

Sama seperti Sintya, Abidzar pun tak ambil pusing soal perjodohan mereka. Abidzar menyebut hubungannya dengan Sintya Marisca sebatas teman dekat.

“Kita berteman baik, teman ngobrol saja,” ujar Abidzar dikutip dari channel YouTube, Selasa (3/9/2024).

“Kalau dijodohkan dari netizen ya enggak usah dilebayin juga, enggak harus direspons apa pun,” tuturnya.

Ia merasa tidak masalah atas perjodohan yang dilakukan netizen untuknya, apalagi perihal perjodohan dengan Sintya Marisca bukan kali pertama yang ditemuinya.

“Semua orang punya keinginan masing-masing termasuk netizen, kalau bicara dijodohin kan bukan cuma sama Sintya saja malah banyak, salah satunya gue pernah dijodohin sama Irish Bella. Jadi ya biasa saja,” ungkapnya.

Abidzar mengaku, sosok Sintya Marisca merupakan seorang perempuan yang memiliki karakter baik dan mudah untuk diajak berbicara.

“Dia (Sintya Marisca) orangnya baik, kita sama-sama suka motor dan sama-sama main motor jadi nyambung saja,” ujarnya.

“Kita semua punya jalan masing-masing, tetapi kita lihat bagaimana Allah membawa jalan setiap manusia,” lanjutnya.

Ia meminta kepada semua pihak termasuk netizen untuk tidak lagi menjodohkan dengan wanita mana pun. Pasalnya, hingga saat ini belum fokus untuk mencari pasangan.

“Kalau ada kabar gue menikah, kalian lebih tahu dan kalian akan tahu ternyata kriteria gue seperti itu tetapi kalau sekarang belum tahu dan belum ingin mencari, karena gue masih ingin sendiri. Siapa pun gue hanya menganggap teman,” tandasnya. ***

Presiden Jokowi Siap Sambut Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia

0

Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pernyataan kepada pers usai memimpin rapat terakhir persiapan kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia, Rabu (03/09/2024) di Istana Merdeka, Jakarta.

Rapat tersebut diikuti oleh Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Ketua Panitia Kedatangan Paus ke Indonesia Ignasius Jonan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi.

“Saya baru saja mengundang rapat terakhir untuk mengecek persiapan ketibaan Yang Teramat Mulia Paus Fransiskus. Sebentar lagi Yang Teramat Mulia Paus Fransiskus akan tiba di Jakarta,” kata Presiden Joko Widodo.

Presiden mengatakan bahwa kunjungan ini adalah kunjungan yang sangat bersejarah dan merupakan kunjungan ketiga setelah kunjungan Paus Paulus VI pada tahun 1970 dan kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.

“Kunjungan ini adalah kunjungan yang sangat bersejarah. Sudah direncanakan beberapa tahun yang lalu, tapi tertunda karena pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Presiden mengatakan bahwa Indonesia dan Vatikan memiliki komitmen yang sama dalam memupuk perdamaian dan persaudaraan serta menjamin kesejahteraan bagi umat manusia.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Paus Fransiskus selama empat hari kunjungan di Indonesia akan melakukan pertemuan kenegaraan, pertemuan dengan korps diplomatik dan wakil-wakil masyarakat. Paus Fransiskus juga diagendakan melakukan pertemuan dengan tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal dan memimpin misa Kudus di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

“Saya, atas nama rakyat Indonesia, menyambut hangat dan terima kasih atas kunjungan Yang Teramat Mulia Paus Fransiskus ke Indonesia. Selamat datang Yang Teramat Mulia Sri Paus Fransiskus ke Indonesia,” pungkasnya.

Mendampingi Presiden saat memberikan keterangan pers, yaitu Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Ketua Panitia Kedatangan Ignasius Jonan, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi. (*)

Sekolah Pemerintahan Desa Dapat Wujudkan Desa Presisi

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama IPB University membuka Sekolah Pemerintahan Desa angkatan ke-4 Tahun 2024, di Auditorium Fakultas Ekonomi IPB University, Dramaga, Selasa (3/9).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari mengatakan, Sekolah Pemerintahan Desa dapat mewujudkan desa presisi.

Sekolah Pemerintah Desa angkatan ke-4 tahun 2024 diikuti sebanyak 195 orang, yakni 65 kepala desa dan 130 staf desa yang terdiri dari satu operator spasial dan satu operator sosial. .

Dengan jangka waktu pembelajaran selama enam bulan, terhitung dari bulan Juli sampai dengan Desember 2024.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari menuturkan, pengayaan kapasitas melalui sekolah pemerintah desa ini menjadi penting. Mulai dari tata kelola pemerintahan desa, transformasi pembangunan desa, teknik pemetaan spasial, dan metode pendataan sosial, yang kurikulumnya sudah tentu disesuaikan dengan kearifan lokal Kabupaten Bogor.

“Dengan mengikuti sekolah pemerintahan desa, ke depan pemerintah desa dapat mewujudkan desa presisi yang dapat mewujudkan visi Kabupaten Bogor maju dan sejahtera berlandaskan iman dan takwa,” tutur Zaenal Ashari.

Zaenal mengungkapkan, pemerintah telah memberikan kewenangan dan anggaran yang cukup besar kepada desa, untuk melaksanakan pembangunan. Mulai dana desa, alokasi dana desa, bagi hasil pajak, dan program seperti Samisade dari Pemkab Bogor, yang semua itu merupakan bentuk dukungan finansial yang signifikan.

“Besarnya kewenangan dan dana yang diberikan kepada desa, menuntut adanya sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas. Kepala desa memiliki peran yang sangat penting dalam mengelola pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, serta memberdayakan masyarakat,” ungkapnya.

Zaenal menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Rektor IPB University beserta jajaran, Ketua Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB University, atas pembukaan sekolah pemerintahan desa angkatan ke-4 tahun 2024.

Hadir pada acara tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Alim Setiawan Slamet, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah, para Camat dan kepala desa se-Kabupaten Bogor.(*)

Data Tunggal KUMKM Jadi Kunci Perumusan Kebijakan Koperasi dan UMKM yang Akuntabel

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menekankan pentingnya pendataan lengkap dari Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PL-KUMKM) sebagai basis perumusan program dan kebijakan yang tepat sasaran, efektif, dan akuntabel.

Untuk itu KemenKopUKM mengembangkan Sistem Informasi Data Tunggal Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (SIDT-KUMKM) yang telah dimulai pada 2021. Melalui SIDT-KUMKM ini diharapkan akurasi data sebaran dan karakteristik koperasi dan UMKM nasional dapat termonitor secara berkala sehingga memudahkan stakeholder terkait dalam menyusun program lanjutan yang sesuai kebutuhan.

“Kita ingin ke depan program pengembangan UMKM tepat sasaran menggunakan data atau berbasis data,” kata Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemanfaatan Data KUMKM di Bali, Selasa (03/09).

Untuk progres pengembangan SIDT- KUMKM saat ini menurut lapangan usaha yaitu sektor perdagangan besar dan eceran sebanyak 7,17 juta UMKM atau 53,53 persen.

Kemudian diikuti oleh sektor/lapangan usaha penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum sebesar 18,79 persen, industri pengolahan sebesar 16,08 persen, dan selebihnya 11,59 persen merupakan lapangan usaha lainnya.

Sedangkan dari sisi sebaran UMKM menunjukkan 73,50 persen terkonsentrasi di Kawasan Barat Indonesia (Pulau Sumatera dan Jawa). Sebanyak 6,19 juta UMKM berlokasi di Pulau Jawa atau 46,20 persen dan 3,6 juta UMKM berlokasi di Pulau Sumatera atau sebesar 27,30 persen. Selebihnya berada di Kawasan Timur Indonesia dengan jumlah UMKM terbanyak di Pulau Sulawesi sebanyak 11,66 persen.

Menteri Teten mendorong agar pemerintah daerah di tingkat provinsi atau kabupaten kota yang membidangi KUMKM terus melakukan update secara berkala terkait kondisi riil KUMKM di wilayah kerjanya.

Untuk itu Menteri Teten berharap para pejabat daerah untuk aktif melakukan kunjungan langsung ke lapangan guna mengetahui secara riil kondisi KUMKM.

“Gunakan data yang sudah ada ini untuk menyusun perencanaan program yang lebih presisi. Lalu Bapak Ibu perlu sering turun ke lapangan untuk mendengarkan, melihat KUMKM mana yang berpotensi untuk dipush dan mana UMKM yang bersifat survival,” kata Menteri Teten Masduki.

Menteri Teten berpesan agar KUMKM yang memiliki potensi meningkat dapat terus dilakukan pendampingan dan pembinaan secara berkala agar bisa naik kelas.

Dengan cara ini maka struktur perekonomian nasional diharapkan dapat berubah karena saat ini sektor UMKM masih didominasi sektor mikro.

“Jadi dengan basis data yang lebih lengkap kita bisa membangun industri berbasis UMKM terutama yang bisa mengolah sumber daya yang kita miliki misalnya di sektor perkebunan, pertanian, atau perikanan untuk memproduksi produk setengah jadi atau barang jadi yang bisa masuk pasar global,” kata Menteri Teten.

Menteri Teten juga berharap SIDT-KUMKM dapat diintegrasikan dengan berbagai platform seperti big data SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) hingga Financial Technolgy (fintech) sehingga sistem ini bisa lebih akurat dan akuntabel.

“Di era digital seperti saat ini, saya kira banyak big data yang bisa kita koneksikan dengan SIDT-KUMKM. Kita sudah minta para pakar untuk melakukan koneksi misalnya sehingga data bisa terupdate setiap saat dan lebih riil,” ujar Menteri Teten.

Menteri Teten menambahkan, SIDT-KUMKM telah dimanfaatkan oleh beberapa Kementerian/Lembaga. Misalnya oleh Kementerian Agama, SIDT-KUMKM digunakan untuk mendorong percepatan penerbitan sertifikat halal bagi UMKM.

Kemudian oleh Kementerian Dalam Negeri, digunakan untuk keperluan pemantauan pertumbuhan calon wirausaha di daerah-daerah. Sedangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan digunakan untuk kepentingan merencanakan pengelolaan limbah B3 bagi UMKM.

“Dengan penggunaan basis data yang akurat kita bisa bersama-sama menyusun program yang presisi sehingga nantinya kita bisa melihat dampaknya (terhadap perekonomian). Jadi jangan terus mengulang-ulang kegiatan tanpa pendataan yang lengkap,” kata MenKopUKM.

Menteri Teten memastikan bahwa KemenKopUKM berkomitmen untuk menjadikan SIDT-KUMKM sebagai sumber data utama bagi semua program KUMKM. Dengan sistem ini diharapkan setiap program tepat yang dirancang pemerintah dapat tepat sasaran dan terukur.

“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung dan memanfaatkan dengan optimal SIDT-KUMKM ini,” kata Menteri Teten.

Sementara itu Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah mengatakan di tahun 2024 ini pihaknya akan melanjutkan pendataan lengkap di 4 provinsi dan 61 kabupaten/kota dengan target 4 juta UMKM.

Adapun hasil pendataan dari tahun 2022 menunjukkan ada 9.110.983 data usaha di 240 kabupaten/kota di 34 provinsi. Sedangkan pada tahun 2023 sebanyak 4.311.549 data usaha di 215 kabupaten/kota di 32 provinsi.

Siti Azizah berharap agar pemerintah daerah yang membidangi Koperasi dan UMKM yang mempunyai akun SIDT-KUMKM dapat berperan aktif dalam memperbaharui data secara berkesinambungan.

Dia meminta agar terus dilakukan sinkronisasi apabila di masing-masing pemerintah daerah sudah memiliki aplikasi atau sistem data serupa.

“Sampai 29 Agustus 2024 sudah ada 247 user nasional yang memiliki akses ke SIDT-KUMKM. Jadi hasilnya sudah dapat diakses oleh seluruh pihak yang memiliki akun di seluruh Indonesia,” kata Siti Azizah. ***

Pj Gubernur Jabar Kunjungi Korban Terdampak Angin Puting Beliung di Pamijahan Bogor

0

Bogordaily.net – Penjabat atau Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengunjungi korban terdampak angin puting beliung di Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan dan Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Selasa 3 September 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Bey Machmudin pmenyampaikan turut berduka cita dan minta agar segera melakukan asesmen terhadap rumah-rumah yang rusak.

Turut hadir mendampingi Camat Pamijahan, Kepala Desa Cimayang, Forkopimcam Pamijahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan bahwa, dirinya bersama Plh. Pj. Bupati Bogor meninjau dampak dari hujan ekstrem yang terjadi kemarin sore disertai angin puting beliung.

Intinya walaupun kita memasuki musim kemarau, bukan berarti tidak ada hujan. Karena daerah tertentu bahkan bisa terjadi hujan ekstrem maka harus hati-hati.

“Kami sampaikan turut berduka cita kepada korban, khususnya dua korban meninggal dan empat orang luka-luka,” kata Bey, Selasa 3 September 2024.

Lebih lanjut ia mengimbau, saat terjadi hujan ekstrem harus mencari tempat yang aman jangan sampai berada di ruang terbuka. Apalagi wilayah Kabupaten Bogor, hujan ekstrem selalu ada, jadi kami minta masyarakat untuk hati-hati dan waspada.

“Untuk rumah-rumah yang rusak, Pemkab Bogor akan menetapkan tanggap darurat, tapi tetap untuk rumah-rumah yang rusak harus diasesmen dulu seperti apa kerusakannya,” ungkapnya

Plh. Pj. Bupati Bogor, Suryanto Putra menjelaskan, hari ini kami melihat langsung kondisi pasca terjadinya bencana angin puting beliung, serta mengunjungi warga yang menjadi korban.

Besok rencananya sudah dilakukan asesmen, yang tentunya penanganannya sesuai kondisi kerusakan.

“Berikutnya kami akan tetapkan tanggap darurat atas kejadian ini, saat ini juga bantuan sudah kami salurkan, asesmen segera dilakukan setelah ada laporan dari Camat agar datanya akurat,” jelas Suryanto.

Suryanto meminta masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk waspada dan mempersiapkan diri. Dari segi mitigasinya dan lain sebagainya difasilitasi oleh BPBD.

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Bogor, Kronologi kejadian di Pamijahan bermula saat 6 orang pekerja buruh bangunan sedang ada di dalam bangunan gudang peralatan pembangunan kolam budidaya ikan hias untuk berteduh.

Namun hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang mengakibatkan bangunan gudang runtuh dan langsung menimpa 6 orang pekerja di dalamnya.

Empat orang pekerja mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan dan berhasil keluar dari reruntuhan, tetapi 2 orang pekerja meninggal dunia akibat tertimpa tembok bangunan.

Enam Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit RSUD Leuwiliang untuk dilakukan penanganan. (Albin Pandita)