Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 1629

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Mei 2024, Cek di Sini!

0

Bogordaily.net – Berikut daftar harga emas logam mulia (LM) Antam per gram yang dijual di Pegadaian sore hari ini, Jum’at 24 Mei 2024.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam

Segini harga emas produksi Antam :

  • Harga emas Antam hari ini 0,5 gram: Rp 731.000
  • Harga emas Antam hari ini 1 gram: Rp 1.359.000
  • Harga emas Antam hari ini 2 gram: Rp 2.655.000
  • Harga emas Antam hari ini 3 gram: Rp 3.957.000
  • Harga emas Antam hari ini 5 gram: Rp 6.560.000
  • Harga emas Antam hari ini 10 gram: Rp 13.064.000
  • Harga emas Antam hari ini 25 gram: Rp 32.531.000
  • Harga emas Antam hari ini 50 gram: Rp 64.980.000
  • Harga emas Antam hari ini 100 gram: Rp 129.880.000
  • Harga emas Antam hari ini 250 gram: Rp 324.428.000
  • Harga emas Antam hari ini 500 gram: Rp 648.641.000
  • Harga emas Antam hari ini 1000 gram: Rp 1.297.240.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian daftar harga emas LM Antam per gram sore ini, Jum’at 24 Mei 2024.***

Kota Bogor Deklarasi Geber Si Jumo dan Jamilah

0

Bogordaily.netKota Bogor mendeklarasikan Gerakan Bersama Literasi Stunting dan Imunisasi, Jumantik Cegah DBD serta Pengawasan Menelan Obat untuk Penanggulangan TBC (Geber Si Jumo), serta Jaga Ibu Hamil serta Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamilah) melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di SMP Negeri 11 Kota Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah secara langsung memimpin deklarasi yang dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Jawa Barat, Kamis 23 Mei 2024.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Irwan Riyanto, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Camat Bogor Tengah, Teofilo Patrocinio Freitas dan aparatur wilayah Kelurahan Sempur.

“Hari ini Kota Bogor bersyukur bisa deklarasi dan mudah-mudahan bisa kita eliminir TBC, stunting, dan DBD,” kata Sekda Kota Bogor Syarifah

Syarifah menyampaikan bahwa, gerakan ini untuk mengingatkan bersama sebagai aktivitas literasi dan eliminasi stunting, DBD, dan TBC serta literasi kesadaran masyarakat semua untuk melakukan imunisasi bagi anak-anaknya agar daya tahannya kuat.

“Karena ketiga penyakit tersebut tergantung dari ketahanan tubuh,” ujarnya.

Dia menyebutkan, salah satu cara yang dilakukan adalah menjaga lingkungan sekolah tetap bersih.

UKS, petugas di sekolah dan para guru serta para siswa yang telah dilatih sebagai Jumantik bersama-sama membersihkan lingkungan dan memastikan tidak ada air yang tergenang di sekolah.

Jangan sampai digigit nyamuk penyebar virus DBD yang suka dengan kondisi yang lembab, khususnya pagi dan sore hari.

Angka DBD di Kota Bogor

Syarifah mengingatkan kasus DBD di Jawa Barat termasuk Kota Bogor angkanya tinggi, tidak hanya orang tua yang terkena DBD dan TBC, anak-anak pun ada yang terkena bahkan sampai memakan korban jiwa.

Kondisi Kota Bogor, berdasarkan data triwulan I tahun 2024, kasus DBD tercatat 2.138 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 14 jiwa.

Untuk TBC tercatat 3.100 kasus, 546 diderita anak-anak, meninggal 312 dan sembuh sebanyak 4.646 dengan evaluasi dalam 6 bulan sehingga sebagian pengobatan masih berproses dan terus dimonitor.

Sebagai perbandingan pada tahun 2023 data menunjukkan DBD tercatat 1.474 kasus dengan kematian sebanyak 9 jiwa.

Untuk TBC ada 9.194 kasus, 1.707 diderita anak-anak, angka kesembuhan sebesar 5.968 dan kematian sebanyak 271. Untuk stunting ada penurunan, awalnya di angka 2.100-an sekarang di angka 1.700-an.

“Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) awalnya 18,7 persen menjadi 18,2 persen, sedangkan target nasional ada di angka 14 persen,” katanya.

Untuk DBD, upaya yang telah dilakukan dengan membentuk tenaga-tenaga untuk melakukan fogging.***

Ramalan Cuaca BMKG Bogor Sore ke Malam Jum’at 24 Mei 2024

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bogor akan hujan dari sore hari ke malam Jum’at 24 Mei 2024.

Pukul 07.00 WIB, cuaca cerah berawan. Memiliki suhu 24⁰ Celcius, kelembaban 85 persen, dengan kekuatan angin 10 km/jam dari Selatan.

Pukul 16.00 WIB cuaca hujan petir dengan suhu 27° Celcius. Kelembaban mencapai 85 persen, dengan kekuatan angin 10 km/jam dari Tenggara.

Pukul 19.00 WIB, cuaca di Kota Bogor hujan sedang dengan suhu 24° Celcius, kelembaban 90 persen. Serta memiliki kekuatan angin yang mencapai 10 km/jam dari Timur.

Pukul 22.00 WIB, cuaca hujan ringan dengan suhu 24° Celcius, 90 persen. Dengan kekuatan angin 0 km/jam.

Bagi kamu yang hendak beraktivitas, agar selalu membawa jas hujan.

Kemudian jaket tebal serta minum vitamin setiap hari saat beraktivitas. Untuk menjaga imunitas tubuh.

Perlu diketahui informasi soal cuaca setiap harinya disampaikan oleh BMKG.

Tak hanya Bogor, seluruh daerah di Indonesia juga memiliki perkiraan cuacanya masing-masing yang perlu dicek secara rutin.

BMKG, merilis data tentang prakiraan cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin hingga tingkat kelembapan udara, di semua wilayah di Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Untuk informasi lebih lanjutnya, kamu bisa cek akun sosial media Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Instagram maupun Twitter.

Demikian ramalan cuaca menurut BMKG Jum’at 24 Mei 2024 di Kota Bogor.***

Heboh, Aktris Korea Kim Go Eun Syuting Iklan di Garut

0

Bogordaily.net Kim Go Eun kabarnya sedang berada Garut, Jawa Barat. Keberadaan aktris asal Korea Selatan di Tanah Pasundan itu pun menyedot perhatian.

Kabarnya kehadiran Go Eun di Garut untuk syuting iklan produk kopi dan terungkap melalui unggahan Instagram Story miliknya @ggonekim.

Ia mengunggah sejumlah foto di media sosial miliknya. Salah satunya membagikan ulang postingan Instagram @wxczsz sedang berdiri di pintu beratap jerami dengan dres cokelat motif bunga dan rambut terurai. Dalam foto tertulis lokasi berada di Sunda Hejo Coffee Garut.  

Pada unggahan lainnya menampilkan Kim Go Eun memakai sepatu boots hitam sedang berada di dalam mobil.

Baca Juga: Syahrini Umumkan Hamil Anak Pertama, Ini Potretnya dengan Reino Barack

Kehadiran bintang film Exhuma di Garut viral di media sosial. Akun Instagram sang aktris @ggonekim turut dibanjiri komentar netizen Indonesia.

Sebagian besar warganet tidak menyangka sang idola berada di Indonesia khususnya Garut.

Sementara itu Kim Go Eun merupakan aktris Korea Selatan yang lahir di Korea Selatan, 2 Juli 1991 dan umurnya saat ini 32 tahun. 

Ia menjalani debut di film A Muse pada 2012 lalu tampil di film Monster tahun 2014. Ia juga berakting dalam Coin Locker Girl pada 2015 serta drama periode seni rupa bela diri Memories of the Sword di tahun yang sama. Sang aktris juga telah membintangi film Exhuma yang tayang 2024.***

 

 

Ketua Gibas Bogor Minta OTK Pelaku Penganiayaan Anggotanya hingga Meninggal Dunia Segera Ditangkap

Bogordaily.netKetua Gibas Resort Kota Bogor, Umar Jagad berharap orang tak dikenal atau OTK pelaku penganiayaan terhadap anggotanya hingga meninggal dunia segera ditangkap.

Rojali (45) menjadi korban penganiayaan OTK alias orang tak dikenal hingga meninggal dunia merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) Resort Kota Bogor.

Warga Gang Pasama, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor itu meninggal dunia usai dianiaya dan dibuang di kawasan BNR, Tamansari, Kabupaten Bogor.

Umar bersama jajaran pengurus dan sektor mendatangi Polresta Bogor Kota pada Jumat, 24 Mei 2024.

Baca Juga: Kronologi Pria Tewas Dianiaya OTK, Ditusuk lalu Dibuang ke Tamansari Bogor

“Kami mendatangi Polresta Bogor Kota untuk mempertanyakan proses penyelidikan kasus meninggalnya saudara kami RJ yang dianiaya dengan sadis. Korban dibuang oleh orang tak dikenal (OTK),” ujar Umar di Mapolresta Bogor Kota.

Umar mengutuk keras tindakan penganiayaan hingga menyebabkan nyawa melayang dan mendesak jajaran Sat Reskrim Polresta Bogor Kota untuk segera mengungkap motif pelaku dan menangkapnya.

“Kami mohon segera tangkap pelakunya agar masalah ini tidak berlarut-larut. Inilah tuntutan kami pada hari ini kepada Polresta Bogor Kota,” ujar Umar.

Menurut Umar, korban telah dimakamkan oleh keluarganya pagi hari ini, Jumat, 24 Mei 2024.

Ia pun mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangani kasus ini.

“Saya mendapat informasi bahwa pihak Sat Reskrim Polresta Bogor Kota sudah melakukan gelar perkara. Kami sangat mengapresiasi langkah dan gerak cepat jajaran kepolisian dalam mengungkap motif dan menangkap pelaku secepat mungkin,” ungkapnya.

Kronologi Pria Dianiaya OTK di Bogor

Menurut informasi, peristiwa berawal pada Kamis, 23 Mei 2024 dinihari, korban bersama rekannya terserempet kendaraan roda empat pelaku di sekitar kafe kawasan Merdeka.

Saat korban mencoba memberitahu pelaku, pelaku keluar dari mobilnya dengan sebilah golok. Pelaku diduga dalam keadaan mabuk sempat mencoba membacok korban tetapi tidak berhasil. Sehingga korban menyelamatkan diri ke arah Gang Menteng.

Setelah beberapa saat di Gang Menteng, korban kembali ke kendaraannya di Jalan Merdeka.

Pelaku yang masih berada di TKP lalu membacok korban hingga mengenai leher. Setelah pelaku menyeretnya ke dalam kendaraan dan membuangnya di wilayah BNR, Tamansari, Kabupaten Bogor dengan kondisi luka parah.

Korban lalu ditemukan oleh warga dan dilaporkan ke pihak kepolisian dan dibawa rumah sakit hingga meninggal dunia.

Polisi Buru Pelaku

Sebelumnya diberitakan petugas Polsek Tamansari menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan korban di kawasan BNR, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jumat, 24 Mei 2024.

Kapolsek Tamansari Iptu Jajang mengatakan penemuan korban pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar yang segera menghubungi pihak kepolisian.

“Kanit Reskrim Polsek Tamansari dan anggota piket segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta olah TKP setelah menerima laporan tersebut,” kata Iptu Jajang, Jumat 24 Mei 2024.

Iptu Jajang menjelaskan ditemukan dalam keadaan masih hidup lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kami sudah melakukan beberapa langkah di tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan dari para saksi-saksi yang ada di lokasi serta dan mencari apakah ada CCTV yang mengarah ke TKP,” ungkapnya.

Dari hasil olah TKP kata Iptu Jajang, lokasi kejadian awal masuk wilayah Polresta Bogor Kota sehingga kini penanganannya selanjutnya dilakukan di Kota Bogor.

Terpisah, sebelumnya Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan pihaknya masih menangani kasus tersebut.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kombes Pol Bismo, Jum’at 24 Mei 2024(Ibnu Galansa)

Pria Tewas Dianiaya OTK di Bogor Ternyata Anggota Gibas

Bogordaily.net  RJ (45) pria menjadi korban penganiayaan OTK alias orang tak dikenal hingga meninggal dunia merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) Resort Kota Bogor.

Rojali (RJ) warga Gang Pasama, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor meninggal dunia usai dianiaya dan dibuang di kawasan Tamansari.

Ketua Gibas Resort Kota Bogor, Umar Jagad bersama jajaran pengurus dan sektor mendatangi Polresta Bogor Kota pada Jumat, 24 Mei 2024. Ia menyebut RJ merupakan anggota Gibas.

Baca Juga: Kronologi Pria Tewas Dianiaya OTK, Ditusuk lalu Dibuang ke Tamansari Bogor

“Kami mendatangi Polresta Bogor Kota untuk mempertanyakan proses penyelidikan kasus meninggalnya saudara kami RJ yang dianiaya dengan sadis. Korban dibuang oleh orang tak dikenal (OTK),” ujar Umar di Mapolresta Bogor Kota.

Umar mengutuk keras tindakan penganiayaan hingga menyebabkan nyawa melayang. Ia mengaku sudah mendapatkan informasi mengenai olah TKP yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Saya mendapat informasi bahwa pihak Sat Reskrim Polresta Bogor Kota sudah melakukan gelar perkara. Kami sangat mengapresiasi langkah dan gerak cepat jajaran kepolisian dalam mengungkap motif dan menangkap pelaku secepat mungkin,” ungkapnya.

Kronologi Pria Dianiaya OTK di Bogor

Menurut informasi, kronologi berawal Kamis, 23 Mei 2024 dinihari, korban bersama rekannya terserempet kendaraan roda empat pelaku di sekitar kafe kawasan Merdeka.

Saat korban mencoba memberitahu pelaku, pelaku keluar dari mobilnya dengan sebilah golok.

Pelaku, yang diduga dalam keadaan mabuk, sempat mencoba membacok korban tetapi tidak berhasil, sehingga korban menyelamatkan diri ke arah Gang Menteng.

Setelah beberapa saat di Gang Menteng, korban kembali ke kendaraannya di Jalan Merdeka.

Pelaku yang masih berada di TKP, kemudian membacok korban dengan membabi buta di leher. Setelah itu menyeretnya ke dalam kendaraan dan membuangnya di wilayah BNR, Tamansari, Kabupaten Bogor dengan kondisi luka parah.

Korban ditemukan oleh warga dan dilaporkan ke pihak kepolisian dan dibawa rumah sakit hingga meninggal dunia.

Polisi Buru Pelaku

Sebelumnya diberitakan petugas Polsek Tamansari menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan korban di kawasan BNR, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jumat, 24 Mei 2024.

Kapolsek Tamansari Iptu Jajang mengatakan penemuan korban pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar yang segera menghubungi pihak kepolisian.

“Kanit Reskrim Polsek Tamansari dan anggota piket segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta olah TKP setelah menerima laporan tersebut,” kata Iptu Jajang, Jumat 24 Mei 2024.

Iptu Jajang menjelaskan korban ditemukan dalam keadaan masih hidup lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kami sudah melakukan beberapa langkah di tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan dari para saksi-saksi yang ada di lokasi serta dan mencari apakah ada CCTV yang mengarah ke TKP,” ungkapnya.

Dari hasil olah TKP kata Iptu Jajang, lokasi kejadian awal masuk wilayah Polresta Bogor Kota sehingga kini penanganannya dilanjutkan di Kota Bogor.

Terpisah, sebelumnya Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan pihaknya masih menangani kasus tersebut.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kombes Pol Bismo, Jum’at 24 Mei 2024(Ibnu Galansa)

SesKemenkopUKM: Pentingnya Kopontren Bangun Jejaring Bisnis Antar Ponpes

0

Bogordaily.net Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenkopUKM) Arif Rahman Hakim menekankan pentingnya koperasi pondok pesantren (Kopontren) untuk membangun jejaring bisnis antar pondok pesantren (Ponpes).

“Dalam pengembangan ekonomi umat, membangun jejaring antar ponpes itu penting. Terlebih lagi, jumlah ponpes seluruh Indonesia banyak, bisa mencapai puluhan ribu ponpes dengan jumlah santri mencapai 17 juta santri,” kata SesKemenkopUKM, Arif Rahman Hakim, pada Pelaksanaan Pembentukan Koperasi Bagi Kelompok Strategis, di Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat, 24 Mei 2024.

Arif berharap daerah mampu mengolah dan mengembangkan potensi yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Kita harus mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri, tanpa bergantung pada daerah lain,” jelas Arif.

SesKemenkopUKM mendorong kopontren dan ponpes, khususnya yang ada di Brebes, untuk berbagi peran dalam pengembangan produk unggulan untuk memenuhi kebutuhannya.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenkopUKM) Arif Rahman Hakim pada Pelaksanaan Pembentukan Koperasi Bagi Kelompok Strategis, di Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat, 24 Mei 2024. (Foto: Dok. KemenKopUKM)

Misalnya, ponpes A memiliki wilayah subur, maka didorong untuk mengembangkan sektor pertanian. Lalu, ponpes B mengembangkan sektor usaha lainnya.

“Ponpes juga harus bisa memproduksi sandal jepit. Bayangkan, ada berapa banyak kebutuhan sandal jepit bagi para santri. Setiap ponpes itu pasti memiliki keunggulan dan kemampuan masing-masing. Intinya, antar ponpes harus bisa saling mengisi aneka kebutuhan ponpes-ponpes yang ada,” kata Arif.

Ia mencontohkan potensi air bersih yang dimiliki Bumiayu, karena wilayahnya dikelilingi banyak pegunungan.

“Kopontren dan ponpes bisa mengolah potensi air bersih tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Dan teknologi air minum seperti itu tidak mahal,” ungkap SesKemenkopUKM.

SesKemenkopUKM meyakini upaya tersebut bisa terwujud bila antar kopontren dan ponpes memiliki kesepakatan.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenkopUKM) Arif Rahman Hakim. (Foto: Dok. KemenKopUKM)

“Di Jepang, masyarakatnya sudah bersepakat untuk memakai produk dalam negeri. Kita bisa meniru kesepakatan masyarakat seperti itu,” jelas Arif.

Pada kesempatan yang sama Asisten Deputi Pengembangan SDM Perkoperasian dan Jabatan Fungsional KemenkopUKM Nasrun Siagian menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat pola kolaborasi dalam membangun jaringan bisnis ponpes. Salah satunya, dengan Bank Indonesia (BI).

“Maka, pelatihan koperasi ini sebagai laboratorium bagi santri untuk berwirausaha. Kami yang akan menyiapkan tenaga pendamping untuk tata kelola dan manajemen koperasi, atau sesuai kebutuhan koperasi,” kata Nasrun.

Nasrun berharap, ponpes-ponpes yang ada mampu melahirkan sentra-sentra ekonomi baru yang mandiri.

“Sudah banyak kopontren dan ponpes yang sudah mampu memenuhi kebutuhannya sendiri sesuai dengan kearifan lokal yang dimiliki,” kata Nasrun.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tegal, Marwadi, menyatakan BI memiliki komitmen dalam pengembangan ekonomi syariah, keuangan syariah, dan edukasi masyarakat.

“Kita fokus mewujudkan ekosistem bisnis yang mapan dan mandiri,” kata Marwadi.

Terlebih menurut Marwadi, pondok pesantren memiliki potensi ekonomi yang sangat besar pada sektor syariah.

“Untuk itu, BI sudah mendorong pembentukan Holding Ekonomi Bisnis Pesatren, yang mengembangkan produk unggulan di wilayah masing-masing. Ini menjadi percontohan bagi gerakan ekonomi umat,” kata Marwadi.

BI juga sudah mendorong pondok pesantren mampu mengolah potensi ekonomi dalam ekosistem bisnis syariah.

“Ponpes Al Ittifaq di Ciwidey Bandung menjadi percontohan bagi ponpes seluruh Indonesia,” kata Marwadi.***

Kronologi Pria Tewas Dianiaya OTK, Ditusuk lalu Dibuang ke Tamansari Bogor

Bogordaily.net Seorang pria menjadi korban penganiayaan oleh OTK alias orang tak dikenal di Bogor tewas. Berikut kronologi penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun, korban RJ (45) warga Gang Pasama, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor sehari-hari bekerja sebagai tukang pasang tenda.

Peristiwa terjadi di depan toko baju bekas sekitaran Pasar Mawar, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, 23 Mei 2024 sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.

Korban tiba-tiba diserang dan ditusuk pada bagian leher oleh pelaku sebelum akhirnya diseret ke dalam mobil.

Baca Juga: Misteri Penganiayaan oleh OTK di Bogor Tengah, Polresta Periksa 4 Orang Saksi

Polisi menemukan sejumlah barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP) di antaranya motor korban, helm, baju, dan kain penutup wajah.

Korban lalu dibuang di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Ia ditemukan tergeletak di depan warung Jalan Raya Harmoni Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Kamis, 23 Mei 2024 sekitar pukul 08.30 WIB.

Selanjutnya dalam kondisi luka parah korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) PMI Bogor. Namun, RJ sekitar pukul 13.00 WIB, korban meninggal dunia saat mendapat pengobatan di rumah sakit.

Kronologi Pria Dianiaya hingga Tewas oleh OTK di Bogor

Sementara itu petugas Polsek Tamansari menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan korban di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jumat, 24 Mei 2024.

Kapolsek Tamansari Iptu Jajang melalui keterangannya mengatakan penemuan korban pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar yang segera menghubungi pihak kepolisian.

“Kanit Reskrim Polsek Tamansari dan anggota piket segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta olah TKP setelah menerima laporan tersebut,” kata Iptu Jajang, Jumat 24 Mei 2024.

Iptu Jajang menjelaskan, korban memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 165 cm dan berambut ikal. Ia ditemukan dalam keadaan masih hidup tetapi mengalami luka serius di bagian kepala.

Pihaknya segera membawa korban ke RS PMI Kota Bogor untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

“Polisi telah melakukan beberapa langkah di tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan dari para saksi-saksi yang ada di lokasi serta dan mencari apakah ada CCTV yang mengarah ke TKP,” ungkapnya.

Kapolsek menyebut polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Dari hasil olah TKP dimana TKP masuk wilayah Polresta Bogor Kota maka dari itu proses tindakan hukum dilanjutkan di wilayah hukum Polresta Bogor Kota,” imbuhnya.

Di tempat terpisah sebelumnya Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan pihaknya masih menangani kasus tersebut.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kombes Pol Bismo, Jum’at 24 Mei 2024. (Albin Pandita)

 

Dishub Kota Bogor Perketat Ramp Check Bus Study Tour, Pastikan Keselamatan Siswa

Bogordaily.net Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor akan melakukan ramp check atau pemeriksaan terhadap kendaraan atau bus yang akan digunakan untuk kegiatan study tour.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, dalam upaya memastikan keselamatan dan kelayakan jalan kendaraan tersebut.

“Kendaraan yang akan digunakan untuk study tour harus laik jalan, yang ditandai dengan masih berlakunya KIR. KIR itu kewajiban per 6 bulan. Kami akan melakukan pengecekan kepada kendaraan atau bus yang KIR-nya masih berlaku,” kata Marse, Jum’at 24 Mei 2024.

Marse menekankan tidak semua kendaraan di Kota Bogor melakukan uji KIR di Kota Bogor. Oleh karena itu, kendaraan yang ingin digunakan untuk study tour harus memiliki surat pengantar terlebih dahulu dari Dinas Pendidikan (Disdik).

“Setelah ada izin, pengantar permohonan dari Dinas Pendidikan (Disdik) terkait study tour,” jelas Marse.

Dishub Kota Bogor akan melakukan pembahasan bersama Disdik dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat untuk menentukan teknis perizinan penggunaan kendaraan untuk study tour.

Marse juga menambahkan ada beberapa sekolah yang telah mengajukan kelayakan kendaraan dengan melampirkan kartu pengawasan izin perusahaan bus atau pariwisata, terdaftar di aplikasi Mitra Darat, serta bukti uji KIR yang masih berlaku.

Sekolah di Bogor Ajukan Kelayakan Bus Study Tour

Ada beberapa sekolah yang mengajukan kelayakan kendaraan setelah ada pengantar dari Disdik atau KCD dengan melampirkan kartu pengawasan izin perusahaan bus/pariwisata, terdaftar di aplikasi Mitra Darat, serta bukti uji KIR yang masih berlaku.

“Namun, ada juga yang kita tolak karena KIR dan kartu pengawasannya tidak memenuhi syarat,” jelasnya.

Sebagian besar pengajuan study tour untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) adalah ke tempat wisata seperti Dufan atau Ancol.

Sementara untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), tujuan yang paling banyak diajukan adalah Bandung, meskipun ada juga yang memilih Yogyakarta sebagai destinasi.

“Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan kegiatan study tour dapat berjalan dengan lancar dan aman, memastikan keselamatan para siswa selama perjalanan,” ungkapnya.

Dishub Kota Bogor berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pengecekan demi kenyamanan dan keamanan bersama. (Ibnu Galansa)

Universitas Pembangunan Jaya Gelar Lomba Lari Comotion 2024, yuk Daftar

0

Bogordaily.net Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) menggelar lomba lari dalam COMOTION 2024. Kegiatan fun run bertema jungle ini bertujuan untuk membangun kedekatan keluarga melalui olahraga lari.

COMOTION 2024 yang digagas UPJ ini juga untuk meningkatkan keharmonisan keluarga dengan menyediakan wadah untuk melakukan kegiatan positif bersama, sambil mengambil inspirasi dari hewan-hewan jungle yang memiliki nilai-nilai kebersamaan, kesetiaan, dan perlindungan.

Acara ini akan digelar pada Minggu, 16 Juni 2024 pada pukul 05.00 hingga pukul 10.00 WIB.

Lokasi penyelenggaraan COMOTION 2024 berada di Universitas Pembangunan Jaya, Bintaro, Kota Tangerang Selatan.

Nah, bagi yang ingin mengikuti acara ini yuk mendaftar melalui link ini  https://comotion.upj.ac.id/

Biaya pendaftaran sebesar Rp179.000 untuk jarak 3 km dan Rp199.000 jika mengikuti lomba sejauh 5 Km.

Setelah mendaftar, pengambilan race pack dapat dilakukan pada Sabtu, 15 Juni 2024, pukul 09.00 sampai 15.00 WIB di lobby Gedung B Universitas Pembangunan Jaya Bintaro.