Home Blog Page 243

Top Up Kartu Elektronik BRIZZI Makin Praktis, BRI Bantu Pemudik Hindari Drama Antrean di Tol

0

 

Bogordaily.net – Momentum mudik Lebaran selalu menjadi waktu yang dinantikan masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Seiring meningkatnya mobilitas kendaraan selama periode tersebut, kelancaran transaksi di gerbang tol menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga arus lalu lintas tetap lancar.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengimbau para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi agar memastikan saldo kartu uang elektronik BRIZZI telah mencukupi sebelum memulai perjalanan.

Dengan saldo yang cukup, proses pembayaran di gerbang tol dapat berlangsung lebih cepat sehingga membantu meminimalkan antrean kendaraan.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa kesiapan saldo uang elektronik sebelum perjalanan merupakan langkah sederhana yang dapat membantu memperlancar mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“BRI mengimbau para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dan melintasi jalan tol untuk memastikan saldo kartu BRIZZI telah mencukupi sebelum perjalanan dimulai. Persiapan ini penting agar proses transaksi di gerbang tol dapat berjalan lebih cepat sehingga perjalanan mudik menjadi lebih nyaman dan lancar,” ujar Dhanny.

Dhanny menambahkan bahwa penggunaan uang elektronik juga menjadi bagian dari upaya mendorong transaksi non-tunai yang lebih praktis, aman, dan efisien, khususnya pada periode dengan mobilitas tinggi seperti musim mudik Lebaran.

Melalui aplikasi BRImo, pengguna dapat melakukan top-up BRIZZI secara praktis dengan memanfaatkan fitur Near Field Communication (NFC) pada ponsel.

Pengguna cukup menempelkan kartu BRIZZI pada perangkat yang telah mendukung fitur tersebut untuk melakukan pengisian maupun pembaruan saldo secara langsung.

Selain melalui BRImo, pengisian saldo BRIZZI juga dapat dilakukan dengan mudah melalui jaringan BRILink Agen yang tersebar luas di berbagai wilayah.

Hingga akhir tahun 2025, BRI tercatat memiliki lebih dari 1,2 juta BRILink Agen yang tersebar di lebih dari 66 ribu desa, sehingga masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi perbankan, termasuk pengisian saldo uang elektronik, secara real time dan online di dekat tempat tinggal mereka.

Kemudahan top-up BRIZZI juga didukung oleh berbagai mitra kerja sama BRI, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan kanal pengisian saldo.

Selain melalui BRImo dan BRILink Agen, top-up BRIZZI juga dapat dilakukan melalui berbagai jaringan ritel dan platform digital seperti Indomaret, Alfamart, DANA, serta Blibli.

BRIZZI sendiri merupakan kartu uang elektronik berbasis chip yang diterbitkan oleh BRI sebagai alat pembayaran non-tunai. Kartu ini memungkinkan proses transaksi dilakukan secara cepat dan praktis melalui metode tap pada mesin pembaca kartu.

Selain itu, BRIZZI juga bersifat unregistered sehingga dapat digunakan secara luas oleh masyarakat tanpa perlu terhubung dengan rekening tertentu.

Dalam penggunaannya, BRIZZI dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan transaksi sehari-hari. Selain untuk pembayaran tol, kartu ini juga dapat digunakan untuk pembayaran transportasi publik seperti KRL, MRT, dan LRT, pembayaran bus, parkir, hingga transaksi di berbagai merchant yang telah bekerja sama.

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transaksi cashless, penggunaan BRIZZI juga terus menunjukkan pertumbuhan. Sepanjang tahun 2025 tercatat terdapat penambahan sekitar 1,51 juta kartu BRIZZI yang beredar di masyarakat. Dengan penambahan tersebut, hingga akhir tahun 2025 jumlah kartu BRIZZI yang beredar telah mencapai 25,22 juta kartu.

Sebagai kartu uang elektronik berbasis chip, BRIZZI memiliki batas saldo maksimum hingga Rp2 juta dengan akumulasi top-up maksimal mencapai Rp20 juta per bulan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain menyediakan kemudahan transaksi, BRI juga terus memperkuat jaringan layanan guna mendukung kenyamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Salah satunya melalui kehadiran layanan BRI di sejumlah titik strategis jalur mudik, termasuk di rest area jalan tol, yang memungkinkan masyarakat melakukan berbagai kebutuhan transaksi perbankan selama perjalanan.

 

 

Di Mana Saja Titik Sholat Idul Fitri Muhammadiyah Kabupaten Bogor 2026? Catat Jadwal dan Lokasi Lengkapnya

Bogordaily.net – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah mengeluarkan ketetapan resmi mengenai jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 2026. Penetapan ini dijadwalkan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.

Di wilayah Kabupaten Bogor, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) telah menjadwalkan sebaran lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri di seluruh wilayah cabang.

Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan bagi para jamaah yang ingin melaksanakan ibadah di lokasi terdekat.

Pusat konsentrasi pelaksanaan salat Idul Fitri di Kabupaten Bogor diputuskan akan dipusatkan di Alun-alun Kecamatan Leuwiliang. Lokasi ini diperkirakan akan menampung jumlah jamaah terbesar pada hari raya nanti.

Daftar Lokasi Sholat Idul Fitri Muhammadiyah di Kabupaten Bogor

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Leuwiliang:

  • Halaman Gedung Muhammadiyah Islamic Center Cibeber (PRM Cibeber 1)
  • Lapangan MIM Cibeber 4
  • Halaman TPQ Al Huda Dahu (PRM Dahu)
  • Halaman MIM Dahu (PRM Dahu)
  • Lapangan Kp. Citeureup (PRM Dahu)
  • Alun-alun Kecamatan Leuwiliang (DKM Al-Awwalien)

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Puraseda:

  • Lapangan SMA Muhammadiyah Puraseda
  • Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pamijahan:
  • Halaman Gedung SMP Muhammadiyah
  • Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ciampea:
  • Lapangan Kampus 2 Umbara, Jl. Raya Cibadak Km 13, Desa Cibadak

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sukaraja:

  • Lapangan Bola Desa Cilebut Barat, Tugu Lonceng
  • Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cibinong:
  • Lapangan SD Muhammadiyah Cibinong
  • Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kemang:
  • Pesantren MBS Ki Bagus Hadikusumo
  • Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cileungsi:
  • Perguruan Muhammadiyah Cileungsi Kampus B
  • Perguruan Muhammadiyah Cileungsi Kampus C
  • Perguruan Muhammadiyah Cileungsi Kampus D
  • Perguruan Muhammadiyah Cileungsi Kampus E
  • SD Muhammadiyah Jonggol

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Nanggung:

  • Halaman Masjid Al-Furqon Kp. Cibeber Kulon, Desa Curugbitung

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojonggede:

  • Halaman SMA Muhammadiyah Bojonggede
  • Halaman SMP Muhammadiyah Pabuaran

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sukajaya:

  • Lapangan sepak bola Kp. Pasir Gabug
  • Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gunungputri:
  • Lapangan Hizbul Wathan – Masjid Baitul Ilmi (SMP Muhammadiyah Gunungputri)

Itulah tadi informasi terkait lokasi salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kabupaten Bogo besok, 20 Maret 2026.

(Muhammad Irfan Ramadan)

PLN ULP Bogor Timur Siaga Lebaran 2026, Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama Idul Fitri

0

Bogordaily.net – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PLN melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Timur melakukan langkah antisipatif guna menjaga keandalan pasokan listrik.

Salah satunya dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Kelistrikan yang dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026, di kantor PLN ULP Bogor Timur.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh sistem kelistrikan tetap stabil selama periode siaga Lebaran, ketika kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat.

Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Manager PLN ULP Bogor Timur, Setiadi. Dalam kegiatan ini, dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan personel, kendaraan operasional, hingga perlengkapan teknis yang akan digunakan selama masa siaga.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan seluruh tim dapat merespons dengan cepat jika terjadi gangguan listrik, khususnya di momen krusial seperti malam takbiran dan hari raya.

Selain itu, PLN juga memastikan seluruh sistem distribusi listrik dalam kondisi optimal untuk menghadapi potensi lonjakan beban pemakaian.

Fokus pada Titik Vital dan Area Padat Aktivitas

Dalam arahannya, Setiadi menegaskan bahwa perhatian utama difokuskan pada titik-titik strategis yang memiliki aktivitas tinggi selama Lebaran.

Mulai dari masjid, pusat keramaian, fasilitas publik, hingga kawasan permukiman menjadi prioritas pengamanan pasokan listrik.

​”Kami menyadari bahwa listrik menjadi kebutuhan krusial saat momen Lebaran. Oleh karena itu, personil kami akan bersiaga penuh 24 jam untuk memastikan infrastruktur kelistrikan dalam kondisi prima. Kami ingin masyarakat dapat beribadah dan berkumpul bersama keluarga dengan tenang tanpa ada kendala pasokan listrik,” ujar Setiadi.

​Untuk mendukung kelancaran operasional, PLN ULP Bogor Timur menyiagakan puluhan petugas teknis yang akan bertugas secara bergantian selama 24 jam penuh.

Mereka dilengkapi dengan armada operasional serta material cadangan yang cukup, sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.

Kesiapan ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam meminimalkan potensi pemadaman listrik yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat selama Hari Raya.

Utamakan Keselamatan Kerja (K3)

Selain memastikan keandalan pasokan listrik, PLN juga menekankan pentingnya aspek keselamatan kerja bagi seluruh personel di lapangan.

Setiadi mengingatkan agar setiap petugas selalu mematuhi standar prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), terutama saat melakukan perbaikan atau pemeliharaan jaringan listrik.

Hal ini penting untuk mencegah risiko kecelakaan kerja sekaligus menjaga kualitas layanan tetap optimal.

PLN memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi listrik saat malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri.

Untuk itu, berbagai langkah teknis telah disiapkan, termasuk penguatan jaringan dan pemantauan beban listrik secara real-time.

Dengan strategi tersebut, diharapkan suplai listrik tetap stabil meski terjadi lonjakan penggunaan di berbagai sektor, baik rumah tangga maupun fasilitas umum.

PLN memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi listrik saat malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri.

Untuk itu, berbagai langkah teknis telah disiapkan, termasuk penguatan jaringan dan pemantauan beban listrik secara real-time.

Dengan strategi tersebut, diharapkan suplai listrik tetap stabil meski terjadi lonjakan penggunaan di berbagai sektor, baik rumah tangga maupun fasilitas umum.

​”Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. PLN siap menerangi momen kebersamaan Anda bersama keluarga,” tutup Setiadi.

Lonjakan Penumpang Bus AKDP di Terminal Baranangsiang Jelang Lebaran 2026 Naik Hampir Dua Kali Lipat

0

Bogordaily.net – Aktivitas mudik Lebaran 2026 mulai terasa di Terminal Baranangsiang. Pergerakan penumpang bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di terminal utama Kota Bogor ini menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Lonjakan tersebut menjadi indikator awal meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya untuk perjalanan jarak dekat di wilayah Jawa Barat.

Kepala Terminal Baranangsiang, Moses Lieba Ary, mengatakan peningkatan tersebut terlihat dari data produksi harian hingga H-6 Lebaran atau Minggu 15 Maret 2026.

Berdasarkan data tersebut, pergerakan penumpang bus AKDP menuju berbagai wilayah di Jawa Barat melonjak tajam nyaris dua kali lipat hanya dalam kurun waktu tiga hari.

Pada H-8 atau Jumat 13 Maret 2026, tercatat sebanyak 781 penumpang berangkat menggunakan 70 armada bus AKDP.

Angka itu kemudian meningkat menjadi 1.252 penumpang dengan 72 armada pada H-7 Sabtu 14 Maret 2026, dan kembali naik menjadi 1.368 penumpang dengan 81 armada pada H-6.

“Trennya terus meningkat dan saat ini masih didominasi oleh rute dalam provinsi,” ujarnya

Tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan jarak dekat ini bahkan melampaui tren keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Pada periode yang sama, penumpang AKAP tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera tercatat sebanyak 766 orang pada H-8 dan meningkat menjadi 949 penumpang dengan 109 armada pada H-6.

Pihak terminal memprediksi volume pergerakan bus dan penumpang, baik jarak menengah maupun jauh, akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

(Muhammad Irfan Ramadan)

50 Ribu Pemudik Padati Kawasan Puncak Bogor Jelang Lebaran Idul Fitri

Bodordaily.net – Sebanyak 50 ribu Pemudik telah memadati kawasan Puncak Bogor pad momen mudik lebaran idul fitri 1447 Hijriyah.

Kapolres Bogor AKBP WIkha Ardilestanto menjelaskan bahwa, berdasarkan data yang dihimpun, volume kendaraan yang melintas menuju kawasan Puncak mencapai sekitar 43 ribu hingga 46 ribu kendaraan roda empat per hari, ditambah sekitar 10 ribu kendaraan roda dua.

Dengan demikian, total kendaraan yang menuju Puncak dapat mencapai sekitar 50 ribu unit per hari.

“Meski jumlahnya cukup besar, saya memastikan kondisi tersebut masih dapat dikendalikan dengan baik. Perlambatan arus yang terjadi rata-rata tidak lebih dari dua kilometer, sehingga masih dalam kategori terkendali,” kata AKBP Wikha kepada wartawan, Kamis 19 Maret 2026.

Menurut Wikha, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi lonjakan arus pada hari H Lebaran, khususnya pada hari kedua, yang biasanya diwarnai peningkatan aktivitas silaturahmi dan wisata.

“Kami akan melakukan apel kesiapan dan memperkuat pengamanan serta pengaturan lalu lintas di sepanjang jalur Puncak,” jelasnya.

Sementara itu, untuk sektor wisata, kondisi saat ini dinilai masih relatif landai, seiring belum tingginya tingkat okupansi hotel di kawasan Puncak.

Wikha menambahkan, di Kabupaten Bogor terdapat 16 pos yang disiagakan selama Operasi Ketupat Lodaya 2026, terdiri dari 14 Pos Pengamanan, satu Pos Pelayanan, dan satu Pos Terpadu.

“Seluruh pos tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat selama perjalanan mudik,” ungkap Kapolres.

(Albin)

Bupati Bogor dan Forkopimda Cek Kesiapan Pos Pengamanan Mudik Lebaran di Empat Titik

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan kesiapan Pos Pengamanan (Pos PAM) Lebaran di empat titik strategis, Rabu 18 Maret 2026.

Adapun, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sistem pelayanan dalam menghadapi lonjakan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bogor bersama jajaran Forkopimda mengecek langsung kondisi di lapangan, mulai dari kesiapan petugas hingga fasilitas pendukung bagi masyarakat.

Yakni Pos PAM Cileungsi, Pos PAM Tugu Panca Karsa, Pos PAM Sentul City, dan Pos PAM Hoegeng.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa, Kabupaten Bogor memiliki karakteristik pergerakan masyarakat yang lebih kompleks dibandingkan daerah lain, sehingga memerlukan penanganan yang lebih komprehensif.

“Bogor ini memiliki tiga potensi arus yang harus kita antisipasi secara bersamaan, yaitu arus mudik, arus balik, dan arus wisata. Ini yang membuat pengelolaan lalu lintas di Kabupaten Bogor membutuhkan perhatian khusus,” kata Rudy.

Kemudian, berdasarkan data yang ada, Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah dengan pergerakan masyarakat terbesar di Jawa Barat.

“Estimasi pergerakan masyarakat yang melintas di wilayah Kabupaten Bogor ini bisa mencapai kurang lebih 2 juta orang. Ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kita semua,” jelasnya.

Selain melakukan peninjauan, Bupati Bogor bersama Forkopimda juga menyerahkan bantuan logistik kepada para petugas yang berjaga di Pos PAM sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang tetap bertugas di tengah momentum Lebaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI, Polri, tenaga kesehatan, Satpol PP, BPBD, Damkar, serta seluruh pihak yang terlibat. Mereka tetap siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Rudy.

(Albin)

 

Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026 Hari Ini, Kemenag Umumkan 1 Syawal Malam Ini

0

Bogordaily.net – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal bulan Syawal 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026.

Agenda penting tersebut akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi mulai sore hari, sebagai bagian dari proses resmi penentuan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia.

Pelaksanaan sidang isbat dilakukan melalui beberapa tahapan yang telah disusun secara sistematis.

Kegiatan diawali pada pukul 16.30 WIB dengan seminar posisi hilal yang bersifat terbuka. Dalam sesi ini, para ahli akan memaparkan data astronomi terkait kemungkinan terlihatnya hilal pada akhir Ramadan.

Setelah memasuki waktu Maghrib, agenda dilanjutkan dengan sidang isbat utama yang dimulai sekitar pukul 18.45 WIB. Berbeda dengan seminar sebelumnya, sidang ini digelar secara tertutup karena membahas laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Tahap akhir dari rangkaian tersebut adalah pengumuman resmi yang dijadwalkan sekitar pukul 19.25 WIB. Dalam momen ini, pemerintah akan menetapkan secara resmi kapan 1 Syawal 1447 H jatuh.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad menyampaikan bahwa seluruh persiapan sidang telah dilakukan secara matang, baik dari sisi teknis maupun substansi.

Ia menegaskan bahwa proses penetapan awal Syawal dilakukan dengan menggabungkan metode hisab dan rukyat yang telah diverifikasi.

Sidang isbat tahun ini juga melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari pakar astronomi hingga perwakilan organisasi masyarakat Islam.

Beberapa lembaga yang terlibat di antaranya BMKG, BRIN, serta berbagai institusi seperti planetarium, observatorium, dan instansi terkait lainnya.

Pemantauan Hilal di Seluruh Indonesia

Untuk mendukung proses penetapan, Kementerian Agama Republik Indonesia telah melakukan pengamatan hilal di 117 titik yang tersebar di berbagai daerah.

Pemantauan ini melibatkan kantor wilayah Kemenag, kantor Kemenag kabupaten/kota, pengadilan agama, hingga organisasi kemasyarakatan Islam.

Langkah ini dilakukan guna memastikan data yang digunakan dalam sidang isbat memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat secara resmi sebelum menetapkan waktu perayaan Lebaran.

Keputusan yang diumumkan nantinya akan menjadi acuan nasional dalam menentukan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Pengumuman tersebut akan disampaikan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah seluruh proses sidang selesai dilakukan.

Dengan mekanisme yang terbuka dan melibatkan banyak pihak, sidang isbat diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang akurat serta diterima oleh seluruh umat Islam di Indonesia. (*)

Penghujung Ramadan, McDonald’s Bogor Area Gelar Aksi Bersih Masjid Raya Bogor

0

Bogordaily.net – McDonald’s Bogor menggelar kegiatan bersih-bersih di Masjid Raya Bogor, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Selasa, 17 Maret 2026.

Kegiatan ini, sebagai bagian dari program rutin “Jumat Berkah” yang diperluas pada momen Ramadan.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial McDonald’s Bogor terhadap masyarakat serta lingkungan sekitar, dengan fokus menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Selain itu, kegiatan juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pihak McDonald’s dengan pengurus masjid serta unsur pemerintahan setempat.

Pelaksanaan aksi bersih-bersih dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak Kecamatan Bogor Timur dan Kelurahan Baranangsiang. Masjid Raya Bogor dipilih, karena menjadi salah satu masjid besar dan pusat aktivitas ibadah masyarakat, terutama selama bulan Ramadan hingga pelaksanaan salat Idulfitri.

Sebanyak sekitar 65 orang terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari 30 orang dari McDonald’s, 15 orang dari pihak kecamatan, serta sekitar 20 orang dari pihak kelurahan. Keterlibatan McDonald’s juga berasal dari sejumlah gerai di wilayah Bogor, seperti Djuanda, Lodaya, dan Hero, serta dukungan dari unit di Depok dan Cibubur.

Pembersihan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan kondisi masjid tetap terjaga kebersihannya saat digunakan untuk berbagai aktivitas ibadah, seperti salat tarawih, iktikaf, hingga salat Idulfitri. Lingkungan yang bersih diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kekhusyukan jamaah.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen McDonald’s Bogor untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program sosial yang berkelanjutan. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai waktu yang tepat untuk meningkatkan kontribusi positif, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan lingkungan.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah setempat, McDonald’s Bogor juga mendorong terciptanya sinergi antara sektor swasta dan publik dalam menjaga fasilitas umum. Upaya bersama ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan, khususnya tempat ibadah.

Selain kegiatan bersih-bersih masjid, McDonald’s Bogor juga secara rutin menjalankan berbagai program sosial lainnya, seperti bantuan saat terjadi bencana, termasuk banjir, serta pemberian santunan kepada anak yatim.

Masih Diburu Warga, Harga Daging Sapi Merangkak Naik Jelang Lebaran di Pasar Jambu Dua

0

Bogordily.net – Menjelang Hari Raya Idul Fitri Kenaikan harga daging sapi mulai terasa di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor, pada Kamis, 19 Maret 2026.

Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp130 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp160 ribu per kilogram dan bisa saja naik kembali

salah satu penjual daging mengatakan meski mengalami lonjakan, kondisi pasar justru semakin ramai dipadati pembeli yang berburu kebutuhan jelang Hari Raya Idulfitri.

“Kalau dari kemarin memang sudah mulai naik, dari harga Rp130 ribu sekarang jadi Rp160 ribu per kilo,dan bisa saja naik kembali” ujar agung penjual daging

aktivitas jual beli meningkat sejak pagi hari. Para pedagang mengaku antusiasme warga terus bertambah seiring mendekatnya hari raya.

“Alhamdulillah, dari pagi sudah ramai banget, pembeli banyak yang cari daging untuk persiapan Lebaran,”

Lonjakan harga dan ramainya pembeli menjadi fenomena tahunan yang kerap terjadi di pasar tradisional menjelang Idulfitri.

(Fikri)

Dedie Rachim Puji Polresta Bogor Kota, Sukses Fasilitasi Mudik Gratis Lebaran 2026

0

Bogordaily.net  Pemerintah Kota Bogor memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polresta Bogor Kota yang dinilai tetap menunjukkan komitmen pelayanan publik di tengah padatnya penanganan berbagai persoalan kota.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Dedie A Rachim saat menghadiri pelepasan program mudik gratis yang digelar di Alun-alun Kota Bogor pada Senin, 16 Maret 2026.

Menurut Dedie, di tengah kesibukan aparat kepolisian menangani berbagai isu seperti tawuran, peredaran minuman keras, hingga pengaturan lalu lintas, Polresta Bogor Kota tetap mampu menghadirkan program yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Dalam program tersebut, sebanyak 300 warga diberangkatkan menuju kampung halaman menggunakan armada bus yang telah disiapkan.

Program mudik gratis ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pulang tanpa harus terbebani biaya transportasi, sekaligus meningkatkan aspek keselamatan perjalanan.

Pelepasan peserta dilakukan secara simbolis dengan dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolresta Bogor Kota Rio Wahyu Anggoro serta unsur Forkopimda Kota Bogor.

Tak Sekadar Mudik Gratis, Ada Layanan Pendukung

Dedie Rachim mengungkapkan bahwa inisiatif yang dilakukan Polresta Bogor Kota tidak hanya terbatas pada penyediaan transportasi gratis.

Ia juga menyoroti adanya fasilitas tambahan berupa layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang mudik, baik untuk sepeda motor maupun mobil.

“Kami juga mengapresiasi Polresta Bogor Kota yang menyiapkan parkir titipan gratis untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Tadi juga kami mengecek bersama Pak Kapolres bagaimana kondisi rumah masing-masing yang ditinggalkan,” ujarnya Dedie Rachim.

Kapolresta Bogor Kota, Rio Wahyu Anggoro menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Langkah ini dilakukan salah satunya untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Rata-rata masyarakat mudik menggunakan sepeda motor, sehingga kami berupaya mengurangi risiko atau potensi kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan atau yang sekarang sedang ramai dibicarakan, yaitu microsleep,” ucapnya.

Menurutnya, penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh memiliki risiko tinggi, terutama karena faktor kelelahan yang dapat memicu kecelakaan.

Rio juga menekankan bahwa program ini merupakan hasil sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah, tanpa adanya kepentingan sektoral.

“Jadi kami tidak memiliki ego sektoral. Semua yang kami lakukan adalah untuk menunjukkan rasa sayang dan cinta kami kepada masyarakat Kota Bogor,” ujarnya.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat berjalan optimal jika seluruh pihak bekerja bersama dengan tujuan yang sama.

Rute Perjalanan Menuju Jawa Tengah

Untuk rute perjalanan, Polresta Bogor Kota telah menyiapkan enam unit bus dengan tujuan berbeda.

Sebanyak tiga bus diberangkatkan menuju Semarang, sementara tiga lainnya menuju Cilacap melalui jalur selatan.

Penumpang yang memiliki tujuan ke kota-kota seperti Pemalang, Tegal, hingga Brebes juga dapat turun di titik yang telah disesuaikan sepanjang rute perjalanan.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang merasa terbantu karena dapat pulang kampung dengan lebih aman dan tanpa biaya.

Selain itu, adanya fasilitas pendukung seperti transportasi yang layak dan pengamanan kendaraan membuat perjalanan mudik menjadi lebih nyaman.

Inisiatif ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari upaya menciptakan mudik yang aman, tertib, dan berkesan bagi masyarakat. (*)