Wednesday, 22 April 2026
Home Blog Page 263

All New Honda Vario 125 2026: 5 Pembaruan Besar yang Bikin Makin Mirip Vario 160

0

Bogordaily.net – PT Astra Honda Motor (AHM) resmi membuat kejutan besar di penghujung tahun dengan meluncurkan All New Honda Vario 125.

Tak sekadar ganti kulit, generasi terbaru ini membawa sederet pembaruan masif mulai dari desain bodi hingga kehadiran varian anyar yang radikal.

Simak 5 perbedaan mencolok antara Vario 125 terbaru dengan model lawas yang wajib Anda ketahui sebelum meminangnya.

Transformasi Total Sang Skutik Idola

Peluncuran yang berlangsung di Cikarang, Jawa Barat (01/12) kemarin, menandai era baru bagi skutik 125cc terlaris Honda.

Pabrikan asal Jepang ini tampaknya tidak ingin setengah hati dalam memanjakan konsumen setianya di Indonesia.

Perubahan paling signifikan terasa pada karakter desain yang kini jauh lebih berani dan fungsionalitas yang ditingkatkan.

Berikut adalah bedah detail 5 poin pembaruan utama pada All New Honda Vario 125:

1. Varian Street: Sensasi Moge di Skutik Harian

Gebrakan paling menyita perhatian adalah hadirnya varian “Street” yang mengadopsi konsep stang telanjang (naked handlebar).

Sekilas konsepnya mirip dengan Honda BeAT Street, namun diaplikasikan pada bodi Vario yang lebih bongsor sehingga terlihat lebih kekar.

Penggunaan stang model motor sport ini bukan hanya soal kosmetik semata, melainkan mengubah ergonomi berkendara secara drastis.

Setang baru ini dirancang lebih lebar 70 mm dan lebih tinggi 40 mm dibandingkan model standar.

Hasilnya, pengendara mendapatkan posisi duduk yang lebih tegak dan rileks, sangat nyaman untuk membelah kemacetan kota.

2. Desain “Sport Progressive” Mirip Sang Kakak

Varian Street hadir dengan setang telanjang yang ergonomis dan posisi berkendara lebih tegak.

Desain bodi makin agresif mirip Vario 160 dengan bobot radiator lebih ringan.
Fitur praktis USB Type-C dan kompartemen depan lebih luas untuk akomodasi harian.

Jika diperhatikan seksama, garis desain All New Vario 125 kini mengadopsi DNA yang sangat mirip dengan sang kakak, Vario 160.

Honda menerapkan konsep desain Sport Progressive yang memusatkan karakter garis tajam ke arah ban depan.

Kemiripan visual dengan Vario 160 terlihat jelas pada bagian fascia depan, bentuk headlight, hingga tarikan garis bodi samping.

Bagian buritan pun tak luput dari revisi, mulai dari desain behel pegangan tangan hingga lampu rem (stoplamp) yang lebih modern.

Tampilan baru ini memberikan aura yang lebih premium dan padat dibandingkan generasi sebelumnya.

3. Diet Ketat pada Sektor Mesin & Kaki-kaki

Tak hanya tampilan luar, jeroan mesin khususnya sistem pendinginan juga mengalami upgrade teknis yang cukup krusial.

Komponen radiator kini menggunakan teknologi High-efficiency yang diklaim memiliki bobot 15 persen lebih ringan.

Kapasitas volume cairan pendingin (coolant) pun dibuat lebih ringkas hingga 14 persen tanpa mengurangi performa pendinginan.

Selain itu, bagian lengan ayun (swing arm) juga didesain ulang dengan bobot yang lebih enteng untuk meningkatkan kelincahan manuver.

4. USB Type-C: Bye-bye Adaptor Tambahan

Honda akhirnya mendengar keluhan konsumen modern dengan menyematkan fitur pengisian daya yang lebih praktis.

Anda tidak perlu lagi repot membeli dan membawa adaptor tambahan untuk mengisi daya smartphone di jalan.

All New Honda Vario 125 kini sudah dilengkapi dengan socket USB Type-C yang terintegrasi rapi.

Fitur ini menjadi nilai tambah krusial bagi anak muda atau ojek online yang mobilitasnya sangat bergantung pada gadget.***

Kapolresta Bogor Kota Berikan Kenaikan Pangkat dan Penghargaan kepada Anggota Berprestasi

0

Bogordaily.net – Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, memberikan Kenaikan Pangkat Pengabdian serta sejumlah penghargaan kepada personel berprestasi dalam upacara yang digelar di Mako Polresta Bogor Kota, Senin 2 Desember 2025.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kombes Pol Eko Prasetyo menyerahkan kenaikan pangkat pengabdian kepada Aiptu Anda Suhanda, Ba Sat Lantas, yang resmi naik pangkat menjadi Ipda menjelang purna tugasnya.

Selain kenaikan pangkat, Kapolresta juga memberikan penghargaan kepada sejumlah anggota yang dinilai memiliki kinerja luar biasa. Salah satunya adalah Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono,

“Penghargaan ini diberikan bentuk apresiasi atas aksi sigapnya mengawal seorang ibu hamil menuju Rumah Sakit Salak saat kondisi lalu lintas padat. Berkat pengawalan cepat tersebut, ibu tersebut dapat melahirkan dengan selamat,” ujarnya.
Kapolresta Bogor Kota Berikan Kenaikan Pangkat dan Penghargaan kepada Anggota Berprestasi

Kombes Pol Eko Prasetyo menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh anggota untuk terus menjaga profesionalitas, responsivitas, dan dedikasi dalam melayani masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kepada anggota yang telah bekerja melebihi tugas pokoknya. Kami berharap semangat pengabdian seperti ini terus tumbuh di seluruh jajaran,” kata Kombes Pol Eko Prasetyo.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono menyampaikan penghargaan ini adalah wujud pengabdian nyata kepada masyarakat.

“Saya berharap seluruh anggota tetap semangat dan ikhlas dalam memberikan pelayanan,” ujar Kompol Yudiono usai menerima penghargaan.***

Ibnu Galansa

Pemkab Bogor Galang Solidaritas, Fokus Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Sumatra

0

Bogordaily.net — Pemerintah Kabupaten Bogor memperluas gerakan solidaritas untuk membantu korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Aksi kemanusiaan ini diinisiasi melalui berbagai kegiatan publik, termasuk rangkaian acara besar yang berlangsung selama akhir pekan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi kepada komunitas Motor Besar Indonesia (MBI), jajaran Pemkab, serta masyarakat yang aktif menggalang donasi pada Bogor Bike Festival 2025 di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (29/11).

Menurutnya, kepedulian publik menjadi faktor krusial dalam mempercepat pemulihan para penyintas bencana.

“Dari Bogor kita kirim kepedulian, dari kebersamaan kita hadirkan harapan,” ujar Rudy, Senin (1/12).

“Kami turut menyampaikan duka mendalam sekaligus doa agar masyarakat yang terdampak diberi kekuatan.”

Rudy menegaskan bahwa rangkaian donasi tidak berhenti pada satu acara. Pemkab Bogor bakal melanjutkan penggalangan bantuan dalam agenda Car Free Day (CFD) untuk menjangkau partisipasi masyarakat yang lebih luas.

Seluruh bantuan—baik material, barang, maupun uang tunai—akan segera dikirim ke wilayah terdampak di Aceh dan Sumatra.

Di saat bersamaan, aparatur sipil negara (ASN) juga akan dikerahkan melalui surat edaran resmi yang meminta tiap perangkat daerah turut berkontribusi.

Tak hanya bantuan logistik, Pemkab juga menyiapkan dukungan langsung berupa tenaga profesional.

“Kita akan kirim tim dokter, perawat, dan relawan Kabupaten Bogor untuk membantu langsung di Aceh dan Sumatra,” tegas Rudy.

Menurut Rudy, bencana di Sumatra menjadi momentum memperkuat empati dan solidaritas kebangsaan. Ia berharap aksi ini menjaga semangat gotong royong lintas daerah sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan nasional.***

Instagram Exy Dwi Lestari Diserbu, Pramugari Viral Diduga Selingkuhan Direktur Maskapai

0

Bogordaily.net – Instagram Exy Dwi Lestari menjadi kata yang paling banyak diketik orang sejak pagi ini. Instagram Exy Dwi Lestari pula yang membuka babak baru drama rumah tangga seorang istri yang memilih melawan dalam diam.

Instagram Exy Dwi Lestari—yang kini justru sulit ditemukan karena akun aslinya menghilang—menjadi pusat sorotan dari sebuah kisah yang lebih mirip film dibanding kenyataan.

Pengguna Instagram (IG) hingga TikTok kembali digegerkan oleh kabar perselingkuhan. Kali ini, bukan sekadar rumor bisik-bisik: ada CCTV. Ada lift. Ada pramugari bernama Exy Dwi Lestari. Dan ada seorang direktur maskapai.

Video rekaman dari kamera pengawas itu beredar cepat. Viral dalam hitungan jam. Jagat maya pun langsung gaduh.

Kasus dugaan perselingkuhan itu dibongkar bukan oleh warganet, bukan oleh detektif digital, tapi oleh istri sahnya sendiri.

Ia bukan hanya tersakiti—ia telaten. Ternyata sejak 5 Oktober 2025, ia sudah curiga. Sudah mengumpulkan bukti. Sudah menahan diri. Baru setelah bukti CCTV lengkap, ia memilih mempublikasikan semuanya.

Dan benar saja, video yang ia unggah melalui akun @winnabalina pada Minggu, 30 Oktober 2025 langsung ditonton 13 juta kali. Angka yang cukup untuk mengguncang reputasi siapa pun.

Dalam video itu, sang pramugari tampak dua kali mendekatkan wajahnya ke dada sang suami. Adegan singkat yang cukup membuat publik menilai sendiri apa yang terjadi.

Istri sah pun akhirnya menyebutkan nama pramugari yang ia duga sebagai orang ketiga: Exy Dwi Lestari. Nama yang kini dicari di mana-mana, tetapi akun Instagram aslinya justru hilang. Yang muncul hanya banyak akun dengan nama serupa—empat di antaranya diduga bukan asli.

Dari penjelasan sang istri, Exy Dwi Lestari menepis tuduhan. Katanya, tidak pacaran. Tidak berniat menikah. Katanya: hanya teman.

“Lillahita’ala, demi Allah saya tidak pacaran… katanya cuma temenan,” tulis sang istri, mengutip pernyataan suaminya.

Netizen tidak percaya begitu saja. Komentar membanjir. Belasan ribu atensi masuk dalam hitungan jam—antara prihatin kepada istri sah dan geram kepada para pelaku.

Rumah tangga itu akhirnya benar-benar runtuh. Istri sah mengaku sudah ikhlas. Setelah 17 tahun menikah, ia memilih menyelamatkan mentalnya ketimbang mempertahankan rumah yang sudah retak terlalu dalam.

Begitulah akhir cerita yang viral hari ini.

Dan di tengah badai itu, satu nama masih dipertanyakan jejaknya: Instagram Exy Dwi Lestari.***

Peringati HUT KORPRI, Pemkot Bogor Angkat 3.868 PPPK Paruh Waktu

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjadi pembina upacara dalam Peringatan HUT ke-54 KORPRI tingkat Kota Bogor yang dilaksanakan di Lapangan Sempur, Senin (1/12/2025).

Pada puncak peringatan HUT KORPRI tingkat Kota Bogor ini, Dedie Rachim menyerahkan SK Pengangkatan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Melalui SK tersebut, sebanyak 3.868 orang PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkot Bogor diangkat, dengan rincian: Guru 200 orang, Tenaga Kesehatan 17 orang, dan Tenaga Teknis 3.651 orang, yang terbagi dalam empat jabatan, yakni Pengelola Umum Operasional 749 orang, Operator Layanan Operasional 2.492 orang, Pengelola Layanan Operasional 116 orang, dan Penata Layanan Operasional 294 orang.

Mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI dalam Mewujudkan Indonesia Maju” Dedie Rachim menegaskan bahwa KORPRI adalah tulang punggung birokrasi dan pelayanan publik.

“Di sinilah KORPRI memegang peranan strategis sebagai pelayan masyarakat dan garda terdepan dalam mewujudkan mimpi serta harapan warga Kota Bogor. Semua itu hanya bisa terwujud jika seluruh anggota KORPRI memiliki niat yang baik, kesungguhan, pengabdian, dedikasi, dan integritas yang tinggi,” ujar Dedie Rachim dalam sambutannya.

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini memiliki dasar hukum yang jelas, yaitu Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025, yang merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penataan tenaga non-ASN.

Di lingkungan Pemkot Bogor, pengangkatan PPPK Paruh Waktu ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 800.1.2.5/Kep.472-BKPSDM/2025 tentang Pengangkatan Calon PPPK Paruh Waktu di Lingkungan Pemerintah Kota Bogor, dengan penetapan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Oktober 2025 dan mulai melaksanakan tugas (SPMT) pada 1 Januari 2026.

“Jadi tanpa PPPK Paruh Waktu rasanya agak sulit juga jika hanya mengandalkan PPPK. Sehingga ini adalah bagian dari dukungan kepada pemerintah dalam meningkatkan kinerja dan memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga mengajak PPPK untuk peduli terhadap lingkungan, sebab berbagai peristiwa bencana juga dipicu oleh kerusakan alam dan lingkungan.

“Oleh karena itu, perlu dipersiapkan mitigasinya, kemudian langkah-langkahnya. Dan yang paling penting adalah pencegahannya,” ujarnya.

Di akhir, ia menegaskan, bahwa pelestarian lingkungan alam dan tidak membuang sampah sembarangan merupakan tanggung jawab semua pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.***

BRI Kembali Dinobatkan Sebagai Perusahaan dengan Tata Kelola Terbaik di Penghargaan Indonesia Trusted Companies 2025

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan dengan tata kelola terbaik di Indonesia melalui pencapaian predikat “Sangat Terpercaya” pada ajang penghargaan Indonesia Trusted Companies 2025 based on Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2024.

Penghargaan ini diberikan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Tahun ini, BRI menjadi salah satu dari 25 perusahaan yang berhasil meraih skor kategori tertinggi, menegaskan kualitas tata kelola BRI yang kuat dan sejalan dengan standar terbaik industri. Capaian ini menjadi semakin relevan mengingat kondisi perekonomian global yang terus menghadapi tantangan—mulai dari pertumbuhan ekonomi yang menantang hingga ketegangan geopolitik kawasan yang meningkatkan ketidakpastian pasar.

Di tengah situasi tersebut, tata kelola yang kokoh menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk menjaga ketahanan sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Direktur Human Capital & Compliance BRI, A. Solichin Lutfiyanto, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bukti komitmen seluruh insan BRI dalam menjaga standar tata kelola yang tinggi.

“Predikat Sangat Terpercaya pada CGPI 2024 merupakan hasil dari kerja keras seluruh Insan BRILian yang terus menjunjung tinggi nilai integritas serta prinsip-prinsip GCG dalam setiap aktivitas operasional. Bagi kami, tata kelola bukan sekadar kepatuhan, tetapi fondasi penting untuk memastikan keberlanjutan bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar A. Solichin.

Ia menambahkan bahwa BRI akan terus memperkuat kapabilitas organisasinya untuk menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.

“Konteks bisnis saat ini bergerak sangat cepat dan penuh ketidakpastian. Karena itu, BRI terus memperkuat kapabilitas dinamis serta membangun budaya perusahaan yang adaptif agar mampu mengidentifikasi peluang baru, berinovasi, dan menjaga daya saing secara berkelanjutan. Penerapan GCG yang kuat menjadi kunci dalam memastikan setiap langkah tersebut berjalan secara etis, terukur, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Tahun ini, program CGPI mengusung tema “Membangun Kapabilitas Dinamis Perusahaan dalam Kerangka GCG”, yang menekankan pentingnya kemampuan adaptif perusahaan dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang semakin cepat, tidak menentu, kompleks, dan ambigu. Di tengah tantangan era VUCA, disrupsi teknologi, serta dinamika global, perusahaan dituntut tidak hanya responsif, tetapi juga proaktif dalam mengelola sumber daya, mengidentifikasi peluang, dan membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Ajang Indonesia Trusted Companies 2025 diikuti oleh 52 perusahaan dari berbagai sektor, yang terbagi ke dalam tujuh kelompok industri. Seluruh peserta dinilai melalui rangkaian tahapan ketat mencakup self-assessment, penilaian dokumen, dan observasi langsung yang melibatkan Direksi, Dewan Komisaris, serta pemangku kepentingan internal dan eksternal. Penilaian dilakukan terhadap tiga aspek utama, yaitu struktur tata kelola, proses tata kelola, dan hasil tata kelola, dengan bobot yang ditentukan melalui panel ahli menggunakan metode Analytical Network Process (ANP). Skor akhir peserta kemudian dikelompokkan ke dalam tiga kategori: Sangat Terpercaya, Terpercaya, dan Cukup Terpercaya.

Pencapaian ini mencerminkan komitmen BRI dalam mengedepankan transparansi, akuntabilitas, integritas, serta prinsip kehati-hatian dalam setiap pengambilan keputusan dan proses bisnis. Melalui tata kelola yang kuat, BRI terus memastikan keberlanjutan kinerja sekaligus memperkuat kepercayaan pemegang saham, regulator, serta masyarakat luas.***

BRI Bogor Pajajaran Salurkan Rp240 Juta untuk Revitalisasi Masjid Al-Muslimun

0

Bogordaily.net – Pada Senin, 1 Desember 2025, Branch Office BRI Bogor Pajajaran menyerahkan bantuan revitalisasi Masjid Al-Muslimun di Jalan Kresna Raya No. 16, Bumi Indrafrasta I, Bantar Jati, Kota Bogor. Program ini merupakan bagian dari BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dengan total dana sebesar Rp240.035.000.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Manager Operasional BRI BO Bogor Pajajaran, Andi Ratno, mewakili Branch Office Head BRI Bogor Pajajaran, Hendra Satya Darma, kepada pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Al-Muslimun.

Branch Office Head BRI Bogor Pajajaran, Hendra Satya Darma, mengatakan bahwa dukungan tersebut merupakan wujud konsistensi BRI dalam memperhatikan lingkungan sosial di sekitar kantor.

“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BRI terhadap lingkungan yang ada di sekitar kantor BRI. Sebagai lembaga keuangan yang hadir untuk masyarakat, kami ingin memastikan bahwa keberadaan BRI memberi manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.

Hendra menjelaskan bahwa sebagai BUMN, BRI memiliki tanggung jawab sosial yang diwujudkan melalui berbagai program keberlanjutan.

“BRI turut melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial dengan menyisihkan laba yang kemudian digulirkan dalam bentuk tanggung jawab sosial, baik untuk pendidikan, keagamaan, ataupun sosial masyarakat. Di samping itu, kami juga membawa misi pemerintah dalam penguatan usaha rakyat, seperti penyaluran Program KUR sebagaimana arahan Presiden Prabowo untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” tutur Hendra.

Di sisi lain, Ketua DKM masjid al Muslimun, H. Alex Zulkarnaen menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan. Ia bahkan mengaku terkejut dengan besarnya dukungan yang diberikan pihak BRI.

“Jujur, apa yang diberikan oleh BRI lebih dari apa yang kami bayangkan. Kami tidak menyangka bahwa bantuan revitalisasi ini mencapai nilai sebesar itu. Tentu ini akan sangat membantu dalam memperbaiki fasilitas masjid dan memberi kenyamanan bagi jamaah,” katanya.

Ia juga berharap agar bantuan ini membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Semoga apa yang dikeluarkan BRI dan pihak yang terlibat menjadi amal jariyah serta dapat dimanfaatkan oleh kami dan warga sekitar. Mudah-mudahan masjid ini semakin makmur dan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang lebih baik,” ujarnya.

Dengan adanya revitalisasi ini, Masjid Al-Muslimun diharapkan dapat memberikan fasilitas ibadah yang lebih layak serta mendukung aktivitas sosial dan keagamaan warga Bantar Jati dan sekitarnya.

(Ibnu Galansa)

Menteri UMKM Tegaskan Pentingnya Sterilisasi Pasar Domestik dari Produk Impor

0

Bogordaily.net — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya pasar lokal bersih dari dominasi produk impor demi melindungi dan menguatkan para pengusaha UMKM Indonesia.

“Sedikit UMKM yang bisa bertahan karena pasar kita hari ini dibanjiri produk-produk dari luar negeri,” ujar Menteri Maman dalam sesi pembicara kunci pada Rapimnas Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) 2025 di Jakarta, Senin (1/12).

Maman menyoroti industri fesyen sebagai sektor yang paling terdampak oleh maraknya peredaran barang impor, terutama baju bekas impor dan produk white label yang dijual tanpa pengawasan.

Data menunjukkan peningkatan signifikan impor baju bekas setiap tahun. Pada 2021 masuk 7 ton baju bekas impor, disusul 12 ton pada 2022 dan 2023.

Tahun lalu, jumlahnya melonjak hingga 3.600 ton. Hingga Agustus 2025 saja, 1.800 ton baju bekas telah membanjiri pasar domestik. Kondisi ini semakin menekan ruang hidup pelaku usaha fesyen lokal.

Selain itu, peredaran pakaian white label yang diproduksi massal di luar negeri juga mengancam industri nasional. Produk ini sulit dilacak karena masuk tanpa standar pengawasan yang memadai.

“Sekuat apa pun akses pembiayaan pemerintah, sehebat apa pun pelatihan yang diberikan, dan sebaik apa pun strategi pemasaran yang dilakukan, selama pasar belum disterilisasi, UMKM tidak mungkin bisa bertahan,” katanya.

Ia menambahkan berbagai produk impor, khususnya dari China, turut mengganggu industri dalam negeri. Produk-produk tersebut masuk dengan sangat mudah karena tidak diwajibkan memenuhi perizinan yang ketat, berbeda dengan UMKM Indonesia yang harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), Standar Nasional Indonesia (SNI), Sertifikat BPOM, dan beragam persyaratan lainnya.

“Tuan rumah seharusnya diuntungkan, tapi hari ini justru berbeda bagi produk komunitas lokal Indonesia yang tidak mendapatkan perlindungan memadai,” kata Menteri Maman.

Menteri Maman menegaskan pentingnya memastikan pasar domestik bebas dari dominasi produk impor, sehingga tercipta ekosistem yang adil dan kondusif bagi produk-produk unggulan Tanah Air. Dengan penguatan pasar, industri lokal akan memiliki ruang yang lebih besar untuk tumbuh dan bersaing.

Sebagai langkah konkret, ia menyampaikan bahwa pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan akan bekerja sama menutup keran impor barang yang mengganggu pasar dalam negeri. Tanpa dominasi produk luar, kesempatan pengusaha UMKM untuk memperkuat produk lokal akan semakin besar.

“Ke depan, peluang sektor fesyen akan semakin terbuka bagi industri lokal. Saya mengajak teman-teman Kadin untuk ikut terlibat,” ujar Maman.

Ia menekankan kebijakan pembatasan impor akan disertai penentuan sektor-sektor strategis yang tetap diperbolehkan untuk melakukan impor guna menjaga keseimbangan industri nasional. Pemerintah juga mendorong pengusaha UMKM untuk masuk dalam rantai pasok usaha besar sebagai bagian dari strategi memperkuat industri dalam negeri.

“Kolaborasi lintas kementerian dibutuhkan untuk menderegulasi aturan impor agar UMKM betul-betul bisa menjadi pemain utama di negaranya sendiri,” katanya.

Upaya menahan dominasi produk impor dan menguatkan industri lokal menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan ekonomi Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan terdapat 23,85 juta penduduk miskin pada 2025, sementara 7,28 juta warga usia produktif masih menganggur. Dalam periode 2019–2024, penurunan jumlah lapangan kerja baru dan penyusutan kelas menengah juga menjadi tantangan serius.

UMKM dan kewirausahaan diyakini dapat menjadi solusi inklusif dan berkelanjutan untuk mengatasi persoalan tersebut. Pemerintah hadir untuk memastikan UMKM mendapatkan perlindungan dan dukungan yang kuat agar mampu menjadi penggerak ekonomi nasional yang berkeadilan.

Sempat Mengeluh Sakit, ASN di Kabupaten Bogor Meninggal saat Trekking di Bukit Paniisan 

Bogordaily.net – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor meninggal saat trekking di Bukit Paniisan, Kecamatan Babakan Madang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi pada Minggu 30 November 2025 sekitar pukul 12.46 WIB.

Menurut Adam, awalnya korban sewaktu di perjalanan menuju puncak Bukit Paniisan beberapa kali korban mengeluh sakit pada bagian dada.

“Ketika jalan korban selalu beristirahat karena merasakan sakit di bagian dada yang terus terasa kemudian korban pingsan tidak sadarkan diri,” kata Adam, Senin 1 Desember 2025.

Kemudian, beberapa saat setelah pingsan korban masih hidup namun setelah di cek kembali tidak ada nadi dan pelapor langsung mencari bantuan kepada masyarakat dan pihak terkait.

Adapun, korban yakni Rusli Permana (49) sebagai ASN Kabupaten Bogor dengan jabatan Kabid Pemanfaatan dan Pengamanan pada BPKAD Kabupaten Bogor.

“Beralamat tempat tinggal di Kampung Kedep RT. 02/17 Desa Tlajung Udik Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, kata Adam, korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dibantu masyarakat dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 14.30 WIB.

“Korban langsung dibawa ke RS EMC Sentul kemudian korban dibawa ke rumah duka,” ungkap Adam.

(Albin Pandita)

Bentuk Kepedulian, BSI Kirim Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengirimkan bantuan tanggap darurat untuk masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, khususnya di 17 kota/kabupaten terdampak.

BSI berkoodinasi dengan BPBA (Badan Penanggulangan Bencana Aceh) dan Pemerintah Provinsi Aceh, bantuan telah dikirimkan dalam beberapa tahap dengan total 15 ton.

Bantuan dikirimkan untuk membantu kebutuhan logistik masyarakat Aceh berupa perahu karet, sembako, susu, obat-obatan, serta kebutuhan lain termasuk alat pendukung komunikasi berupa starlink dan telepon satelit yang akan di gunakan mensupport komunikasi pemerintah daerah di dalam penanganan bencana.

Selain bantuan untuk masyarakat Aceh yang disampaikan melalui pemerintah provinsi, BSI juga berupaya mempercepat pemulihan layanan cabang agar segera beroperasi.

Berbagai perlengkapan seperti seperti alat bantu telekomunikasi (starlink), Genzet dan BBM juga disiapkan dan dalam perjalanan menuju lokasi. Adapun perahu karet sudah lebih dulu dikirimkan ke lokasi bencana untuk membantu evakuasi masyarakat.

Terdapat 66 kantor cabang di wilayah Aceh dan Cabang di Wilayah Sumatra Utara yang tidak dapat beroperasi karena terkendala akses dan sarana pendukung lainnya.

Saat ini sebagian mesin ATM sudah beroperasi melayani kebutuhan uang tunai nasabah. Sementara kantor cabang yang terdampak banjir juga sedang dalam proses pembersihan sehingga segera dapat melayani transaksi nasabah.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan keprihatinan dan empati yang mendalam atas musibah yang terjadi di sebagian Sumatra terutama di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang juga merupakan wilayah operasional BSI.

‘’Musibah ini tidak hanya berdampak pada masyarakat sekitar, tetapi juga pada aktivitas layanan perbankan di beberapa unit kantor kami,” kata Anggoro dikutip, Senin 1 Desember 2025.

‘’Hari ini, kita melepas tim tambahan untuk memperkuat upaya yang sudah berjalan. Relawan BSI yang berangkat akan menjadi representasi BSI di lapangan, menyampaikan bantuan, mendampingi pegawai dan nasabah, serta menghadirkan harapan bagi masyarakat yang sedang mengalami masa paling berat dalam hidup mereka,” tambahnya.

Pada tahap awal, kata Anggoro, prioritas BSI adalah keselamatan nasabah, karyawan, serta masyarakat serta percepatan untuk operasional cabang di wilayah terdampak bencana.

Karena itu, BSI mengambil langkah cepat untuk memastikan keamanan seluruh personel BSI serta melakukan penyesuaian operasional sesuai kondisi di lapangan.

BSI menyadari bahwa menjelang akhir bulan, kebutuhan transaksi keuangan masyarakat meningkat. Terlebih dalam kondisi bencana seperti ini. Upaya pemulihan layanan kantor diakukan sesegera mungkin.

Saat ini, kata Anggoro, BSI telah mengaktifkan tim BCM atau Tim Tanggap Darurat untuk memantau situasi secara langsung dan memastikan langkah mitigasi berjalan efektif. Setelah masa tanggap darurat selesai juga.

(Albin Pandita)