Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 281

STAI Al Hidayah Mulai KKM di Bogor Barat, Dorong Program Pembangunan Berkelanjutan

0

Bogordaily.net – Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) STAI Al Hidayah Bogor resmi dibuka pada Kamis, 20 November 2025 bertempat di kantor Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Dengan mengusung tema Penguatan Peran Pemuda, Keluarga dan Masyarakat dalam Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Pendidikan Agama, IPTEK, dan Ekonomi Produktif di kecamatan Bogor Barat”.

Kegiatan KKM tahun ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menghadirkan program pembangunan yang berkelanjutan dan adaptif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor STAI Al Hidayah Bogor Dr. Unang Wahidin, S.Pd., M.Pd.I., yang menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan dan penggerak kebaikan di tengah masyarakat.

Adapun Kecamatan Bogor Barat menjadi menjadi tempat ke 2 kali, sebelumnya sempat melaksanakan KKM pada tahun 2020.

Menurutnya, KKM adalah ruang aktualisasi diri mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat kesadaran sosial.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM STAI Al Hidayah, Dr. Muslim, S.Pd.I., M.M., juga memberikan arahan kepada seluruh peserta agar menjalankan program dengan pendekatan partisipatif, inovatif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia berharap mahasiswa mampu menghadirkan karya nyata yang berdampak pada penguatan kapasitas warga di berbagai kelurahan di Kecamatan Bogor Barat.

Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Sekretaris Kecamatan Bogor Barat, Citra Widya Lestari, yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi STAI Al Hidayah Bogor dalam membantu pemerintah daerah melalui program edukasi, pemberdayaan ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara kampus dan pemerintah sangat diperlukan untuk mempercepat tercapainya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu Zaki Ramdani selaku perwakilan ketua kelompok KKM di kecamatan Bogor Barat, menyampaikan rasa syukur dan komitmen untuk menjalankan pengabdian secara maksimal.

“Kami datang ke Kecamatan Bogor Barat bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai mitra masyarakat. Kami berharap melalui program-program yang telah kami rancang — mulai dari edukasi, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, hingga sosial keagamaan — dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi warga di setiap kelurahan. Kami siap berkolaborasi, belajar, dan berkontribusi sebaik mungkin selama pelaksanaan KKM ini,” ujarnya.

Kegiatan KKM STAI Al Hidayah Bogor akan berlangsung selama 40 hari ke depan dengan agenda pengabdian yang berfokus pada literasi keagamaan, lingkungan hidup, UMKM, ketahanan keluarga, serta peningkatan kapasitas masyarakat.

Mahasiswa berkomitmen menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kerja-kerja nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.***

Rakor KMP–SPPG, Bogor Barat Genjot Produk UMKM Masuk Layanan Publik Gizi

0

Bogordaily.net – Kecamatan Bogor Barat menggelar rapat koordinasi (rakor) Koperasi Merah Putih (KMP) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Kamis 20 November 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi dan dihadiri oleh Danramil, perwakilan Polsek Bogor Barat, para pengurus KMP dan SPPG beserta koordinator wilayah, serta pihak Yamaha dan BJB.

Dalam rakor tersebut, seluruh peserta sepakat untuk memperkuat sinergi antara KMP dan SPPG, terutama dalam upaya mengoptimalkan produk-produk UMKM binaan wilayah.

Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi mengapresiasi langkah kolaboratif yang telah berjalan di beberapa wilayah.

Ia mencontohkan, di Kelurahan Curug Mekar, produk UMKM yang dikelola KMP telah dibeli dan dimanfaatkan oleh beberapa SPPG di wilayah Yasmin.

Selain itu, KMP di Cilendek Timur juga telah menyalurkan beras ke sejumlah SPPG di Kecamatan Bogor Barat.

“Sinergi seperti ini diharapkan terus berkembang sehingga pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pemenuhan kebutuhan gizi dapat berjalan berdampingan,” ujar Dudi.

Rakor yang berlangsung kondusif tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa Kecamatan Bogor Barat siap memperkuat kolaborasi lintas sektor. ***

Ibnu Galansa

Jumlah Penduduk Miskin Kabupaten Bogor Tertinggi di Indonesia

0

Bogordaily.net – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait menyebut Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten dengan jumlah penduduk miskin tertinggi di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipaparkan Kementerian PKP, Kabupaten Bogor menempati posisi pertama dengan jumlah penduduk miskin mencapai 401,86 ribu jiwa.

“Dari 100 Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk miskin terbesar, paling tinggi Kabupaten Bogor, 401 ribu,” ujar Menteri Ara.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor Daryanto membenarkan data yang disampaikan oleh Menteri Ara.

Namun, kata Daryanto, jumlah penduduk miskin terbanyak dikarenakan jumlah penduduk Kabupaten Bogor juga terbanyak dengan total 5,7 Juta Jiwa.

“Kabupaten Bogor itu sekitar 400 ribuan termiskin karena Kabupaten Bogor itu jumlah penduduknya juga terbanyak penduduknya itu 5,7 juta,” kata Daryanto kepada wartawan, Kamis 20 November 2025.

Menurut Daryanto, persentase tersebut dinilai tidak selaras dikarenakan jumlah penduduk di Kabupaten Bogor terbanyak, berbanding dengan Kabupaten lainya di Jawa Barat bahkan di Indonesia.

“Jumlah penduduk miskin di Jawa Barat itu Kabupaten Bogor juga terbesar tapi persentasenya juga terbesar,” jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya memastikan bahwa, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bogor yang mencapai 6,26 jiwa bukan yang terbanyak di Indonesia.

“Jadi jangan salah persepsi terbesar persentasenya itu bukan. Yang benar itu angka kemiskinan Kabupaten Bogor, 6,26 persen,” ungkap Daryanto.***

Albin

Perumda Pasar Pakuan Jaya Lelang Bangunan Plaza Bogor dan Pasar Baru Bogor Rp 6,6 Miliar

0

Bogordaily.net-Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor akan melelang bangunan Plaza Bogor dan Pasar Baru Bogor pada Jumat, 28 November 2025. Lelang dilakukan tanpa kehadiran peserta (non-eksekusi wajib) melalui sistem Open Bidding pada laman resmi www.lelang.go.id

Objek yang dilelang berupa bangunan Plaza Bogor dan Pasar Baru Bogor yang berlokasi di Jalan Suryakencana Nomor 3, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah. Total luas bangunan meliputi Plaza Bogor seluas 25.709 m² dan Pasar Baru Bogor seluas 26.232 m².

Nilai limit lelang ditetapkan sebesar Rp 6.688.000.000 dengan uang jaminan Rp 3.344.000.000.

Pelaksanaan Lelang

Penawaran lelang dibuka sejak pengumuman tayang di aplikasi lelang dan ditutup sesuai jadwal batas akhir penawaran, yakni Jumat, 28 November 2025 pukul 10.30 WIB. Penetapan pemenang dilakukan setelah batas waktu penawaran berakhir.

Pelunasan harga lelang oleh pemenang wajib dilakukan maksimal 5 hari kerja setelah pelaksanaan lelang, ditambah pembayaran Bea Lelang Pembeli sebesar 2 persen dari harga terbentuk.

Aanwijzing dan Site Visit

Rapat Pemberian Penjelasan (Aanwijzing) dijadwalkan pada Senin, 24 November 2025 pukul 09.00 WIB di Ruang Rapat RB Kantor Perumda PPJ, Blok F Trade Center Lt. 3, Jalan Dewi Sartika, Bogor Tengah.

Calon peserta juga berkesempatan meninjau lokasi (site visit) pada 24–25 November 2025 pukul 10.00–15.30 WIB.

Perumda PPJ menegaskan bahwa calon peserta yang tidak mengikuti Aanwijzing dianggap telah memahami seluruh persyaratan lelang.***

Muhammad Irfan Ramadan

Aliansi Buruh Bogor Geruduk Pemkab, Bawa Tujuh Tuntutan Ketenagakerjaan

0

Bogordaily – Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bogor Bergerak menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor, Kamis 20 November 2025.

Massa dari 11 federasi serikat buruh itu datang dengan dua mobil komando dan membawa tujuh tuntutan utama yang mereka anggap mendesak untuk segera direspons pemerintah daerah.

Ketua KC FSPMI Bogor sekaligus Kordinasi Aksi, Komarudin, menegaskan bahwa seluruh tuntutan ini lahir dari kondisi kehidupan buruh yang semakin berat serta kebijakan-kebijakan ketenagakerjaan yang dianggap tidak berpihak.

Tujuh Tuntutan Buruh
Dalam aksinya, Aliansi Buruh Bogor Bergerak menyoroti tujuh poin tuntutan, yaitu:
1. Kenaikan UMK dan UMSK 2026 sebesar 8,5%, serta penolakan terhadap formula PP 51/2023.
2. Penghapusan sistem kerja PKWT, outsourcing, dan pemagangan.
3. Penerapan Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan untuk korban PHK dan pekerja pensiun.
4. Reformasi aturan perpajakan, termasuk kenaikan PTKP dan penghapusan pajak atas pesangon, THR, dan bonus.
5. Pembentukan tim monitoring norma ketenagakerjaan yang melibatkan pemerintah, Apindo, dan serikat pekerja.
6. Pembentukan desk ketenagakerjaan di Kabupaten Bogor.
7. Penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor.

Penjelasan Komarudin: Formula Upah Dinilai Tidak Adil

Komarudin menjelaskan bahwa penolakan mereka terhadap formula upah dalam PP 51/2023 berpusat pada penetapan indeks tertentu 0,2–0,7 yang tidak pernah dibahas bersama buruh.

“Kami tidak diajak diskusi. Kalau menggunakan formula itu, kenaikan UMK Bogor hanya sekitar Rp80 ribu. Tidak manusiawi,” tegasnya.

Ia menyebut bahwa kenaikan 8,5% adalah angka yang sangat rasional. Dengan UMK Bogor 2025 yang berada di sekitar Rp4,8 juta, kenaikan tersebut setara sekitar Rp350–400 ribu.

Problem Sistem Kerja Outsourcing dan PKWT: “Tidak Ada Kepastian, Tidak Ada Perlindungan”

Salah satu tuntutan yang penting adalah penghapusan PKWT, outsourcing, dan pemagangan. Menurut buruh, praktik ini sering disalahgunakan perusahaan untuk menghindari kewajiban dan menekan kesejahteraan pekerja.

Komarudin menegaskan bahwa outsourcing yang benar bukan memindahkan pekerja, tapi memindahkan pekerjaannya.

“Yang dialihkan itu pekerjaannya, bukan orangnya. Status karyawan tetap harus melekat pada perusahaan. Outsourcing hari ini membuat buruh bisa diberhentikan kapan pun,” tegasnya.

Buruh Sepakat Lanjutkan Aksi di Jakarta 24 November 2025

Komarudin juga memastikan bahwa aksi di Kabupaten Bogor merupakan bagian dari gerakan nasional. Buruh siap menggelar aksi lanjutan pada 24 November 2025 di Jakarta—baik di Istana Negara maupun di DPR RI—untuk menolak formula upah baru dan menuntut kebijakan upah layak.

“Kami menolak ketentuan upah yang dipengaruhi indeks tertentu 0,2 sampai 0,7. Kami akan aksi di Jakarta menuntut upah layak,” ujarnya.***

(M fidri takhrimsyah)

Lansia di Cibinong Jatuh dari Fly Over Hingga Tak Sadarkan Diri

0

Bogordaily.net – Pria lanjut usia (lansia) S (66) terjatuh dari flyover Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Cibinong, AKP Jony Handoko membenarkan adanya kejadian tersebut.
Menurut Handoko kejadian itu terjadi pada pukul 13.00 WIB.

Bermula saat penjaga palang pintu KRL berinisial AG melihat korban turun dari fly over dan berdiri diatas besi penyangga kabel KRL

“Tiba-tiba korban berjalan bolak-balik diatas besi penyangga kabel untuk jalur kereta listrik tersebut,” kata Handoko, Kamis 20 November 2025.

Kemudian, karena kkhawatir terjatuh, petugas penjaga palang pintu KRL itu meminta korban untuk naik kembali ke atas fly over.

“Tapi korban seperti orang linglung yang akhirnya terjatuh dari atas besi setinggi 5 meter dan tidak sadarkan diri,” jelasnya.

Lebih lanjut, setelah didekati, petugas tersebut ternyata mengenali korban yang merupakan orang tua dari salah satu guru di MTS Al Asiyah Cibinong.

“Petugas itu kemudian menghubungi anaknya korban yang seorang guru dan dievakuasi oleh keluarganya ke RSUD Bakti Pajajaran menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Handoko.

Sementara, akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka hingga patah tulang paha kanan usai terjatuh dari ketinggian 5 meter.

“Korban masih sadar diri hanya mengalami luka memar di dada tengah, memar di siku kanan dan kiri, memar di tulang pipi kanan, memar di rahang kiri, luka di tulang iga kanan dan kiri, luka robek di dagu bawah, patah tulang di paha kanan, dan muntah darah lima kali,” ungkapnya.***

Albin

Menkop Siapkan Embrio Hub Kopdes Merah Putih Sebagai Pusat Konsolidasi dan Interkoneksi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan embrio Hub Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai pusat konsolidasi, interkoneksi, dan orkestrasi antar Kopdes Merah Putih dari berbagai daerah.

“Kami berharap koperasi mitra LPDB dapat berkontribusi sebagai Kakak Asuh untuk memperkuat permodalan, pelatihan manajemen, suplai barang dan jasa, serta menjadi buyer/offtaker produk pertanian, perkebunan, dan usaha rakyat dari anggota Koperasi Merah Putih,” papar Menkop, pada acara Temu Mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, di Jakarta, Kamis (20/11).

Dengan menjadi Kakak Asuh dari Kopdes Merah Putih di daerah masing-masing, bakal ada pendampingan usaha hingga tercipta peningkatan ketrampilan dari para pengelola. Sehingga, Koperasi Desa Merah Putih bisa berjalan lebih baik.

Berikutnya, keberadaan Kopdes Merah Putih harus dijadikan sebagai sarana untuk membangun ekosistem kekuatan ekonomi baru. “Kita akan bangun jaringan usaha ekonomi Kopdes Merah Putih dengan koperasi yang sudah eksisting,” kata Menkop.

Bahkan, Menkop juga akan mengkonsolidasikan koperasi-koperasi kembali masuk ke sektor produksi, distribusi, industri, dan juga perkreditan untuk pembiayaan. “Termasuk mengkonsolidasikan kekuatan koperasi untuk menggolkan RUU Perkoperasian yang baru yang kita namakan UU Sistem Perkoperasian Nasional,” ucap Menkop.

Meski begitu, Menkop menekankan, adanya Kopdes Merah Putih bukan berarti akan menghilangkan koperasi-koperasi eksisting lainnya yang sudah ada maupun pelaku usaha lain. “Justru, diharapkan dapat terjadi kolaborasi yang saling menguntungkan dan kita akan bangun holding berbasis koperasi,” kata Menkop.

Pasalnya, lanjut Menkop, pada tahap operasionalisasi nanti, tentunya dibutuhkan peran dan dukungan dari seluruh pelaku usaha lain, terutama koperasi-koperasi besar yang lebih dulu ada sebagai Kakak Asuh.

Bahkan, ke depan, Menkop juga berharap alokasi dana bergulir kepada koperasi-koperasi dapat terus ditambah, LPDB Koperasi juga akan diperkuat, sehingga koperasi memiliki peran yang lebih besar dalam perekonomian yang berbasis Pancasila.

Lebih dari itu, koperasi memiliki peran strategis telah terbukti menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang berkeadilan. Dimana melalui usahanya, koperasi berperan meningkatkan kesejahteraan anggota dan mengurangi kesenjangan ekonomi.

“Koperasi juga menunjukkan sebagai suatu model bisnis yang tidak hanya mengutamakan keuntungan, tetapi juga aspek sosial,” imbuh Menkop.

Yang pasti, dalam eksistensi Kopdes Merah Putih ke depan, Menkop mendorong terciptanya ekosistem bisnis yang kuat dalam balutan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan BUMN dan swasta.

Menkop mendorong seluruh pelaku koperasi masuk ke dalam sektor produksi, industri, dan logistik. “Dimana nantinya seluruh hasil produknya bisa didisplay di Kopdes Merah Putih,” kata Menkop.

Dicontohkan, bakal ada kerjasama strategis antara Kopdes Merah Putih dengan BUMN listrik yakni PLN, dalam membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dikelola koperasi. Salah satunya, sudah groundbreaking di Pulau Galang.
“Pembangkit listrik seperti ini yang nantinya bakal mengaliri listrik ke desa-desa yang belum memiliki jaringan listrik,” ucap Menkop.

Sementara itu, Dirut LPDB Koperasi Krisdianto menegaskan bahwa temu mitra ini merupakan momentum penting untuk menggalang sinergi LPDB Koperasi dengan koperasi-koperasi penerima pembiayaan.
“Temu mitra ini menjadi wadah silaturahmi, komunikasi, koordinasi, sekaligus sosialisasi program-program strategis kementerian secara langsung dan interaktif,” kata Krisdianto.

Menurut Krisdianto, koperasi yang hadir adalah mitra terbaik LPDB, yang berkomitmen mendukung Kopdes Merah Putih sebagai Kakak Asuh dan mitra usaha di berbagai daerah.***

Perayaan Menyambut Tahun Baru 2026 Bertabur Hiburan dan Kuliner Berlimpah di The Sahira Hotel Bogor

0

Bogordaily.net – Menyambut tahun baru 2026, The Sahira Hotel Bogor kembali menghadirkan perayaan malam pergantian tahun pada 31 Desember 2025 bertajuk “Flavors Festival – New Year’s Eve 2026 Celebration”, sebuah acara spesial yang menggabungkan pengalaman kuliner dan hiburan dalam satu malam penuh keseruan.

The Sahira Hotel Bogor menawarkan paket menginap mulai dari Rp 1.188.000 nett/ malam untuk menginap di Deluxe Room, termasuk akses ke kemeriahan acara serta buffet makan malam, dan sarapan sepuasnya untuk 2 orang. Dapatkan early bird dengan harga lebih terjangkau di Rp 1.000.000 nett/ malam untuk pemesanan kamar hingga 30 November 2025. Tidak menginap? Tidak masalah! Cukup dengan Rp 300.000 nett/ pax, Anda sudah mendapatkan akses penuh ke buffet makan malam dan seluruh hiburan yang tersedia.

Flavors Festival menghadirkan rangkaian acara untuk malam yang istimewa antara lain live music dari Someday Band, badut akrobat favorit keluarga, dipandu oleh MC Baim Ali, dan penampilan spesial pemain sinetron juga penyanyi Ika Kartika. Kemeriahan dilengkapi dengan permainan interaktif bertabur hadiah hingga grand prize sepeda listrik yang bisa dibawa pulang oleh tamu yang beruntung.

Selama acara entertainment berlangsung, tim The Sahira Hotel Bogor menyiapkan berbagai hidangan spesial, mulai dari buffet tematik, live cooking station, barbecue, hingga dessert corner yang menambah kemeriahan makan malam. Pengalaman bersantap ini menjadi salah satu daya tarik utama paket malam tahun baru.

Dengan perpaduan hiburan, pilihan kuliner melimpah dan fasilitas hotel yang nyaman, Flavors Festival menjadi salah satu alternatif terbaik bagi masyarakat Bogor dan kota sekitarnya untuk merayakan pergantian tahun dengan suasana hangat dan berkesan. Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, hubungi The Sahira Hotel melalui Whatsapp di nomor +62 877-9040-0030 atau +62 819-5080-500.

Tentang The Sahira Hotel

The Sahira Hotel merupakan hotel yang mengusung konsep klasik elegan dan memadukan design kontemporer dengan sentuhan Khas Timur Tengah. Berlokasi di salah satu area utama pusat kota Bogor, hotel dikelilingi oleh gedung-gedung pusat pemerintahan, kuliner sampai oleh-oleh khas Bogor sehingga memiliki akses mudah ke destinasi yang wajib dikunjungi.

Akomodasi bintang 4 (empat) yang terletak di Jl Ahmad Yani no 17-23 Kota Bogor ini memiliki 122 kamar dengan 4 tipe berbeda, 12 ruang pertemuan dengan ballroom yang berkapasitas maksimal 250 orang, kolam renang dewasa dan anak-anak, fitness center, kids corner, Ajib Cafe, Rahisa Restaurant, serta Masjid Ass Safiri dengan luas yang mumpuni untuk melakukan ibadah berjamaah dengan nyaman dan lebih tenang.***

BNPB Catat 2.726 Bencana Hidrometeorologi Landa Indonesia Sepanjang Tahun 2025

0

Bogordaily.net – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) mencatat sebanyak 2.726 bencana hidrometeorologi melanda wilayah Indonesia sepanjang tahun periode Januari hingga November 2025.

Direktur Mitigasi Bencana BNPB, Zaenal Arifin menjelaskan bahwa, bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, pergerakan tanah, hingga kekeringan yang melanda di seluruh wilayah Indonesia mulai dari sabang hingga Merauke.

“BNPB itu telah mencatat kejadian bencana sebanyak 2.726 bencana dimana hampir 90 persen dari jumlah tersebut merupakan bencana hidrometeorologi, basah yaitu banjir, kemudian cuaca ekstrim, pergerakan tanah dan lahan, longsor serta kekeringan dan agrasi,” kata Zaenal Arifin kepada wartawan di Cibinong, Kamis 20 November 2025.

Kemudian, bencana tersebut tidak hanya berdampak terhadap banyaknya korban jiwa. Namun, terhadap kerusakan lingkungan, hingga kerugian ekonomi yang cukup signifikan.

“Intinya kejadian kejadian hari ini tidak hanya korban jiwa dan kerusakan lingkungan namun juga kerugian ekonomi yang sangat tinggi,” jelasnya.

BNPB menilai, kerugian akibat kejadian bencana itu mencapai Rp.22,8 Triliun, angka ini melebihi anggaran penanggulangan bencana dari Pemerintah yang disiapkan hanya Rp.3 hingga 10 Triliun.

“Total kerugian diperkirakan mencapai 22,8T  setiap tahun sedangkan pemerintah hanya menganggarkan 3-10 triliun per tahun Dengan dana cadangan 3-5 triliun per tahun,” ujar Zaenal.

Menurut Zaenal, wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke merupakan wilayah yang rentan terjadi bencana.

Oleh karena itu, BNPB mengajak kepada  masyarakat untuk turut serta dalam upaya penanggulangan atau mitigasi bencana. Serta terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaran penanggulangan bencana.

“Penanggulangan bencana kita tahu bahwa negara kita sangat rawan terhadap bencana di seluruh wilayah Indonesia adalah sangat rentan sekali, bencananya dari Sabang sampai Merauke itu semua adalah jaminan bahwa tidak ada sejengkal wilayah di Indonesia itu yang aman dari bencana,” ungkapnya.

(Albin Pandita)

Grand Opening LAPAK BSI Pertama di Indonesia Resmi Dibuka di Pasar Cisarua

0

Bogordaily.net – Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi melaksanakan Grand Opening LAPAK BSI di Pasar Cisarua, sebuah langkah strategis yang menjadikan pasar ini sebagai pilot project pertama di seluruh Indonesia.

Acara peresmian berlangsung meriah dengan kehadiran Ibu Safira, Manager BSI Area Bogor, Dewan Pengawas Perumda Pasar Tohaga, Direksi Perumda Pasar Tohaga, para pedagang, pengunjung pasar, serta stakeholder pemerintah dari Kecamatan Cisarua.

Pembukaan LAPAK BSI ini menambah fasilitas layanan keuangan syariah di lingkungan pasar, setelah sebelumnya tersedia mesin ATM BSI. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan akses layanan perbankan bagi pedagang dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Safira menyampaikan kebanggaannya atas peluncuran perdana LAPAK BSI di Kabupaten Bogor:

“Sales outlet LAPAK BSI pertama di seluruh Indonesia dibuka di Pasar Cisarua. Di pasar ini sebelumnya sudah tersedia ATM BSI, dan melalui LAPAK BSI kami ingin memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat sekitar, khususnya para pedagang Pasar Cisarua.”

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, turut memberikan dukungannya atas kehadiran fasilitas layanan keuangan syariah di Pasar Cisarua:

“BSI tepat sekali membuka LAPAK BSI di Pasar Cisarua, karena masyarakat dan pedagangnya dikenal religius. Kami membuka ruang selebar-lebarnya untuk BSI silakan membuka LAPAK BSI di seluruh pasar Tohaga di Kabupaten Bogor.”

Haris menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas:

“Ini adalah triger awal. Kami berharap kerja sama dengan BSI tidak hanya berhenti pada LAPAK BSI, tetapi juga dapat berkembang ke layanan lainnya seperti KUR dan pembiayaan syariah lainnya.”

Dengan hadirnya LAPAK BSI pertama ini, Pasar Cisarua semakin memperkuat posisinya sebagai pasar rakyat yang adaptif, modern, dan mendukung kemajuan ekonomi masyarakat melalui akses layanan keuangan yang mudah dan sesuai prinsip syariah.***