Home Blog Page 292

BRI Bogor Dewi Sartika Hadir di IPB Career Days, Sediakan Peluang Kerja untuk Alumni dan Umum

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) hadir diberbagai kegiatan positif. Salah satunya yaitu di kegiatan IPB Career Days.

Disini BRI Cabang Bogor Dewi Sartika turut serta memberikan sesi industrial insight bagi para alumni IPB dan juga masyarakat umum. Tak ketinggalan membuka lowongan pekerjaan di acara ini.

Pimpinan Cabang BRI Bogor Dewi Sartika, Fahmi Hidayat menjelaskan, kegiatan ini merupakan acara yang dilaksanakan oleh Alumni Career Center – Himpunan Alumni Sekolah Vokasi IPB University. Acara ini diselenggarakan pada Rabu – Kamis, 4 – 5 Februari 2026.

“Kami sebagai mitra turut mengisi di kegiatan kali ini,” ungkapnya.

Fahmi mengatakan, IPB Career Days dilaksanakan mulai pukul 08.30 hingga 16.30 WIB. Dimana ada 18 Perusahaan Mitra IPB, termasuk BRI Region 7/Jakarta 2 juga hadir dalam kegiatan ini.

“BRI terus hadir dalam berbagai kegiatan positif,” tegasnya.

Acara dilaksanakan di Gedung Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga. Dimana para peserta merupakan Mahasiswa dan Alumni IPB University. Kegiatan ini juga terbuka untuk masyarakat umum.

“Selain membuka lowongan pekerjaan, kegiatan ini diisi oleh sesi industrial insight dan sharing session alumni IPB University,” tutupnya.

Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berikhtiar memberikan pelayanan terbaik kepada warganya. Kali ini, Pemkot mulai membangun pengganti Jalan Saleh Danasasmita atau Jalan Batutulis yang terletak di Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan.

Senin (23/2/2026), merupakan tahap awal proses cut and fill lahan untuk Jalan Saleh Danasasmita. Tahap ini sekaligus penanda mulai pekerjaan fisik proyek tersebut. “Kita laksanakan cut and fill dan penebangan beberapa pohon sebagai bagian dari memulai proyek konstruksinya,” ujar Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Tahapan cut and fill ditargetkan rampung dalam satu hingga dua pekan ke depan. Proses ini dilakukan sembari menunggu hasil lelang konstruksi yang tengah berproses di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

“Kalau cut and fill ini menyiapkan trasenya. Supaya nanti ketika pemenang lelang sudah ada, jalurnya sudah terlihat,” ucapnya.

Dedie menjelaskan, trase pengganti Jalan Saleh Danasasmita dibangun sepanjang 230 meter dengan lebar kurang lebih 18 meter. Konstruksi jalan tersebut berdiri di atas lahan seluas 4.711 meter persegi yang sebelumnya dimiliki tiga warga.

Pembebasan lahan telah diselesaikan Pemkot Bogor pada tahun anggaran 2025 dengan total nilai mencapai Rp19.991.500.000.

“Kami Pemkot Bogor sudah menyiapkan lahannya dari pembebasan tahun anggaran 2025 kemarin, kemudian sekarang masuk ke fase berikutnya,” jelasnya.

Saat ini, Pemkot masih menunggu proses lelang konstruksi dari Pemprov Jawa Barat. Jika seluruh tahapan administrasi rampung, pengerjaan fisik proyek diperkirakan berlangsung selama enam hingga tujuh bulan.
Dedie berharap dukungan masyarakat agar proyek berjalan lancar dan dapat segera dimanfaatkan warga, khususnya mereka yang selama ini terdampak terganggunya akses Jalan Saleh Danasasmita.

“Mohon doa dari masyarakat untuk kelancaran proyek ini. Ini semata-mata agar kita bisa membantu masyarakat yang selama ini aksesnya terganggu,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemkot mengupayakan jalur alternatif yang lebih dekat dan dapat diakses oleh warga terdampak longsor di Jalan Saleh Danasasmita.

Sebelumnya jalur alternatif yang dapat dilalui masyarakat adalah melalui Jalan Cipinang Gading, yang tembus ke Bogor Nirwana Residence (BNR). Namun, karena ruas jalan yang tidak terlalu besar serta meningkatnya jumlah kendaraan, lalu lintas di jalur tersebut menjadi padat.

Pemkot melalui Dishub berkomunikasi dengan pengembang untuk membuka akses dari perumahan Perumahan Pakuan Hill. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Saat ini, Perumahan Pakuan Hill sudah dapat diakses oleh warga. Namun, karena daerah tersebut merupakan kawasan permukiman, terdapat syarat dan ketentuan bagi warga yang ingin melintas.

“Jadi, akses jalan hanya diperbolehkan untuk sepeda motor atau kendaraan roda dua. Selain itu, ada jam operasional yang harus dipatuhi, dan kendaraan dengan knalpot brong dilarang melintas,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

Aturan jalur alternatif melalui Pakuan Hill ini yakni hanya kendaraan roda dua dan waktunya pagi mulai pukul 05.00 – 09.00 WIB dan pukul 16.00 – 20.00 WIB.***

TMMIN Jadi Role Model Pelatihan Industri, MagangHub Pangkas Kesenjangan Dunia Kerja

0

Bogordaily.net – “Industri bukan lagi sekadar pemakai tenaga kerja, tapi harus menjadi laboratorium pencetak ahli. Kontribusi TMMIN dalam MagangHub ini adalah bukti bahwa kolaborasi nyata bisa memangkas jurang pemisah antara teori sekolah dan kebutuhan pabrik,” ujar Afriansyah.

TMMIN dinilai memiliki ekosistem pengembangan sumber daya manusia yang matang, mulai dari Vocation Program, Internship Program, hingga Praktik Kerja Lapangan (PKL) dengan jangkauan sekitar 250 orang per tahun. Untuk program MagangHub tahun ini, sebanyak 21 peserta mengikuti pelatihan intensi f di Plant 1.

“Dengan infrastruktur pelatihan yang sudah matang ini, TMMIN layak menjadi role model bagi perusahaan manufaktur lain. Kita ingin melihat standar pelatihan di sini ditiru oleh industri lain agar kompetensi tenaga kerja kita merata secara nasional,” tegasnya.***

FK LPM Bogor Selatan Curhat ke Ketua DPRD Kota Bogor, Persoalkan Batasan Usia di Perwali 28

0

Bogordaily.net – Forum Komunikasi (FK) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Bogor Selatan mendatangi pimpinan DPRD Kota Bogor pada Selasa 24 Februari 2026.

Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan aspirasi dan keberatan terkait Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 28 Tahun 2025 yang mengatur pembatasan usia dan syarat pendidikan bagi pengurus RT, RW, dan LPM.

Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Ketua DPRD, Lantai 2 ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, didampingi Wakil Ketua I DPRD, Rusli Prihatevy.

Ketua FK LPM Bogor Selatan, Rudi Yuniardi, mengungkapkan bahwa Perwali 28 Tahun 2025 yang disosialisasikan akhir tahun lalu memicu keresahan di tingkat wilayah. Aturan tersebut membatasi usia pengurus maksimal 55 tahun dengan alasan regenerasi.

Namun, Rudi menilai aturan ini justru berpotensi memangkas partisipasi tokoh masyarakat senior yang masih memiliki kapabilitas.

“Ada permasalahan penting terkait pembatasan usia dan syarat pendidikan bagi ketua RT, RW, dan LPM. Kami menilai aturan ini mendiskriminasi warga berusia di atas 55 tahun yang secara fisik dan mental sebenarnya masih sangat mampu memimpin,” ujar Rudi Yuniardi.

Selain soal usia, Rudi juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan LPM yang dirasa masih lemah. Ia juga menyampaikan aspirasi terkait kepastian pensiun bagi pengurus LPM.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, mengatakan bahwa Perwali Nomor 28 memang dinamika yang cukup tinggi di masyarakat.

Politisi PKS ini berjanji akan membawa masukan dari FK LPM Bogor Selatan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk dievaluasi.

“Insyaallah, DPRD mendukung adanya wacana penambahan batas usia atau perbaikan syarat pendidikan dalam Perwali tersebut. Masukan ini akan segera kami sampaikan ke Pemerintah Kota agar ada perbaikan kedepannya,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy, menekankan pentingnya peran LPM dalam membantu fungsi kelurahan. Menurutnya, LPM adalah pihak yang paling memahami peta permasalahan di wilayah masing-masing.

“LPM adalah garda terdepan yang mengidentifikasi masalah di wilayah. Kami menerima masukan dan saran ini, yang nantinya akan ditindaklanjuti. Memang dalam aturan itu, sesuai Perwali 28 LPM RT dan RW serentak 2030 di laksanakan pemilihan bersama,” pungkas Rusli.

Pertemuan ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi revisi aturan yang lebih inklusif, guna memastikan stabilitas dan keberlanjutan pembangunan di tingkat kelurahan se-Kota Bogor.***

BAZNAS Kota Bogor Buka 15 Gerai Zakat Selama Bulan Suci Ramadan

0

Bogordaily.net – Dalam rangka menyambut dan mengoptimalkan keberkahan bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Bogor menghadirkan 15 Gerai Zakat yang beroperasi selama bulan Ramadan di berbagai titik strategis di Kota Bogor.

Pembukaan Gerai Zakat ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara langsung, aman, dan terpercaya, di tengah meningkatnya semangat berbagi di bulan penuh rahmat ini.

Sebanyak 15 lokasi Gerai Zakat tersebar di pusat layanan publik, pusat perbelanjaan, kawasan pendidikan, hingga lingkungan pemukiman, yaitu:
Mall BTM Bogor, Ramayana Bogor Square, Disdukcapil Kota Bogor, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Pasar Kebon Kembang Blok F, ADA Swalayan Pajajaran, MAN 2 Kota Bogor, Samsat Kota Bogor (Induk), Bank Kota Bogor Kantor Pusat, RSUD Kota Bogor, Pasar Jambu Dua, Plaza Jambu Dua, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Bogor, Perumahan Botanica Cimahpar, serta Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor.

Selama bulan Ramadan, seluruh Gerai Zakat ini dilayani oleh para Duta Zakat dari kalangan mahasiswa, pelajar, dan pemuda, yang siap membantu masyarakat dalam menunaikan ZIS sekaligus mengedukasi pentingnya zakat sebagai bentuk kepedulian sosial.

Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, S.Ag., M.E, menyampaikan bahwa kehadiran Gerai Zakat selama Ramadan merupakan bagian dari komitmen untuk mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat.

Dengan hadirnya Gerai Zakat selama bulan suci Ramadan, diharapkan partisipasi masyarakat dalam berzakat semakin meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik serta memperkuat gerakan kepedulian sosial di Kota Bogor.***

11 Kontestan Lolos Spektakuler Show 5 Indonesian Idol 2026

0

Bogordaily.net – Indonesian Idol 2026 kembali memancing rasa ingin tahu publik. Malam hasil itu tidak sekadar pengumuman. Ia seperti panggung ujian mental. Tegang. Hening. Lalu pecah oleh nama-nama yang bertahan.

Kompetisi di ajang Indonesian Idol memang selalu menyisakan cerita manusia. Ada suara bergetar. Ada napas yang ditahan. Ada harapan yang diselipkan dalam setiap nada. Voting penonton dari seluruh Indonesia menjadi hakim yang tak terlihat, tetapi terasa kuasanya.

Daftar 11 kontestan yang melaju ke Spektakuler Show 5 akhirnya diumumkan.
Mereka adalah: Keenan. Niki Becker. Meidra. Ecky. Arrcely. Kezi Stephanie. Rio Lahskart. Josh Flo. Keiko Regine. Celyna Grace. Dandy Panjawi.

Mereka tidak hanya bernyanyi. Mereka bertaruh. Pada teknik. Pada rasa. Pada keberanian menampilkan diri apa adanya. Beberapa tampil dengan power vokal yang menekan kursi penonton. Sebagian lain memikat lewat warna suara yang tidak biasa—lirih, tapi menghunjam.

Studio menjadi saksi. Senyum lega berkelindan dengan air mata yang tak bisa disembunyikan. Pelukan hangat antar peserta terasa lebih jujur daripada kata-kata.

Indonesian Idol 2026 memasuki fase yang lebih kejam—fase konsistensi. Di titik ini, kesalahan kecil bisa berakibat besar. Lagu tidak lagi cukup dinyanyikan dengan benar. Ia harus dirasakan, lalu diserahkan kepada publik untuk diadili.

Para juri memberi catatan. Penonton memberi angka. Panggung memberi tekanan. Dan peserta—memberi segalanya.

Perjalanan tentu belum selesai. Spektakuler Show 5 justru awal dari ujian yang lebih sunyi: melawan diri sendiri. Siapa yang mampu menjaga napas panjang? Siapa yang goyah oleh ekspektasi?

Indonesian Idol 2026 telah menjawab satu pertanyaan: siapa yang bertahan. Namun pertanyaan yang lebih besar baru dimulai siapa yang benar-benar layak menjadi yang terakhir berdiri.***

Sidang Ijazah Jokowi di Pengadilan Negeri Kota Solo Berlanjut, Penggugat Minta Ijazah Asli Dihadirkan

0

Bogordaily.net – Sidang ijazah jokowi di solo kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Solo, Selasa (24/2/2026), dengan agenda mendengarkan keterangan dua saksi ahli tambahan dari pihak penggugat.

Persidangan gugatan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo melalui mekanisme citizen lawsuit (CLS) menghadirkan peneliti dan penulis Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) serta konsultan kebijakan publik Bonatua Silalahi sebagai saksi ahli dari pihak penggugat.

Kehadiran Dokter Tifa dalam sidang tersebut langsung mendapat keberatan dari kuasa hukum Joko Widodo, YB Irpan. Ia menyampaikan bahwa yang bersangkutan berstatus tersangka dalam laporan yang diajukan Jokowi di Polda Metro Jaya.

“Telah menjadi tersangka dengan perkara tersebut ada kaitannya dengan pokok perkara di dalam sengketa hubungan CLS, maka kami menyatakan keberatan,” kata Irpan di hadapan majelis hakim.

Sementara terhadap saksi Bonatua Silalahi, pihak tergugat tidak menyampaikan keberatan sehingga persidangan dilanjutkan dengan pemeriksaan keterangan ahli.

Sidang ijazah jokowi di solo ini diajukan oleh dua alumnus Universitas Gadjah Mada, yakni Top Taufan dan Bangun Sutoto. Pada persidangan sebelumnya, penggugat telah menghadirkan pakar telematika Roy Suryo dan ahli forensik digital Rismon Sianipar.

Dalam kesempatan itu, kuasa hukum penggugat Ahmad Wirawan Adnan memohon majelis hakim menerbitkan perintah agar Joko Widodo hadir langsung di persidangan dengan membawa serta menyerahkan ijazah asli sarjananya sebagai alat bukti.

Menurut Ahmad, permohonan tersebut didasarkan pada ketentuan pembuktian perkara perdata, termasuk Pasal 154, Pasal 138, dan Pasal 164, serta merujuk pada asas kepastian hukum dan penemuan kebenaran sebagaimana diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2015.

Ia juga menilai permohonan tersebut selaras dengan sejumlah pernyataan Joko Widodo dalam berbagai kesempatan yang menyatakan kesiapan untuk menunjukkan ijazahnya di forum pengadilan.

“Berdasarkan alasan-alasan tersebut, kami memohon kepada Majelis Hakim agar berkenan mengabulkan permohonan ini,” ujar Ahmad.

Sidang ijazah jokowi di solo selanjutnya dijadwalkan berlanjut dengan agenda pemeriksaan lanjutan sesuai ketetapan majelis hakim.***

Digelar Usai Tarawih, Cap Go Meh Bogor 2026 Optimistis Sedot 40 Ribu Pengunjung

0

Bogordaily.net – Panitia Bogor Street Festival Cap Go Meh (BSF–CGM) 2026 menargetkan sebanyak 30–40 ribu pengunjung hadir selama rangkaian perayaan Cap Go Meh yang tahun ini digelar bertepatan dengan bulan suci Ramadhan di kawasan Suryakencana, Kota Bogor.

Ketua Pelaksana BSF–CGM 2026, Arifin Himawan, mengatakan momentum pertemuan tradisi Cap Go Meh dengan suasana Ramadhan justru menjadi nilai lebih bagi festival tahun ini, yang dikemas dengan tema “Harmony in Diversity” atau harmonis dalam keberagaman.

“Menurut saya, momen CGM di bulan Ramadhan ini adalah momen yang terbaik, di mana dua kegiatan kita rangkum dalam satu kegiatan yang sama, satu bicara soal budaya dan satu bicara soal agama atau religi,” ujar Arifin di Bogor.

Ia menegaskan, penyelenggaraan Cap Go Meh di tengah umat Muslim menjalankan ibadah puasa sekaligus menjadi bukti bahwa Kota Bogor mampu merawat toleransi dan menerima perbedaan dalam satu ruang publik yang sama.

“Momen ini kita kemas dengan tema Harmony in Diversity, yang menunjukkan bahwa Bogor adalah kota yang toleran, kota yang bisa menerima perbedaan, yang bisa bersama-sama walaupun berbeda dalam satu tujuan,” katanya.

Arifin menjelaskan, rangkaian BSF–CGM 2026 pada 1–3 Maret akan diisi Pasar Malam Tempoe Doeloe yang menjadi pusat keramaian di kawasan Suryakencana.

Pasar malam ini dibagi menjadi tiga zona utama, masing-masing bernuansa Imlek dan Cap Go Meh, bernuansa Kopi Legend, serta bernuansa Ramadhan.

Di zona Kopi Legend, panitia menonjolkan keberadaan perusahaan-perusahaan kopi tua asal Kota Bogor yang telah berdiri puluhan hingga mendekati seratus tahun.

Sementara zona Ramadhan diisi suasana khas bulan puasa, termasuk kuliner untuk berbuka dan ornamen bernuansa religius.

“Kita bikin tiga kelompok itu, sehingga suasana itu tetap ada kebersamaannya,” ujar Arifin.

Terkait skala kegiatan, ia mengakui perayaan tahun ini tidak sebesar beberapa tahun sebelumnya yang sempat diperkirakan menembus 100 ribu pengunjung.

Namun, dengan keberadaan pasar malam dan penyesuaian jadwal, panitia tetap optimistis estimasi 30–40 ribu pengunjung akan tercapai.

“Walaupun event-nya tidak sebesar tahun lalu, melihat pengunjungnya, kita harapkan pengunjungnya kalau bisa seperti tahun lalu. Dan kalau saya perkirakan mungkin tahun ini ya sekitar 30–40 ribu orang sih pasti ada lah ya,” ujarnya.

Karena digelar di bulan Ramadhan, panitia juga membatasi durasi kegiatan malam hari agar tidak mengganggu warga yang harus mempersiapkan sahur. Puncak acara Cap Go Meh dijadwalkan berlangsung setelah pelaksanaan shalat tarawih, sekitar pukul 21.00 hingga 23.00 WIB.

“Acara ini kita akan laksanakan setelah tarawih. Jadi antara tarawih selesai jam 9 sampai jam 11 itu kan tidak terlalu lama, sehingga acaranya tidak terlalu banyak dan sebelum jam 12 kita selesai, mengingat warga masyarakat harus sahur untuk mempersiapkan puasa berikutnya,” kata Arifin.

Dari sisi pemerintah daerah, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor, Iceu Pujiati, menegaskan Pemkot Bogor akan terus mendukung penyelenggaraan Cap Go Meh sebagai agenda budaya sekaligus penggerak ekonomi. Ia berharap festival ini memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

“Pemerintah Kota Bogor insya Allah selalu men-support kegiatan Cap Go Meh ini. Kami berharap event Cap Go Meh ini memberi peningkatan terhadap ekonomi masyarakat, peningkatan para UMKM yang berpartisipasi atau berkolaborasi di dalam event kegiatan ini, sekaligus menarik ribuan wisatawan, baik dari Kota Bogor maupun luar kota,” ujar Iceu.

Untuk mendorong capaian kunjungan, panitia memanfaatkan berbagai saluran promosi, mulai dari media sosial, dukungan Kementerian Pariwisata di tingkat nasional, hingga peliputan media massa.

Menurut Arifin, bahkan sebelum konferensi pers digelar, masyarakat sudah lebih dulu banyak menanyakan kepastian pelaksanaan festival.
“Bahkan sebelum kita lakukan ini, masyarakat sudah bertanya, sudah ingin tahu. Cuma kami belum mau menyampaikan secara clear karena dalam proses persiapan. Alhamdulillah kita sudah konkretkan atas dukungan berbagai pihak dan pemerintah, sehingga hari ini kita mengadakan press conference,” katanya.

Panitia dan Pemkot Bogor berharap, selain menjadi hiburan dan daya tarik wisata, perayaan Cap Go Meh di bulan Ramadhan tahun ini dapat semakin meneguhkan citra Bogor sebagai kota yang toleran, sekaligus menjadi ruang kebersamaan yang menggerakkan ekonomi warga melalui kehadiran pasar malam dan UMKM lokal.***

(Abizar)

Menkop: Kolaborasi Lintas K/L Kunci Sukses Percepatan Integrasi Program PKH Dalam Ekosistem Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) serta Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait lainnya mengakselerasi tergabungnya para penerima manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Dengan demikian derajat kehidupan para penerima manfaat program tersebut dapat meningkat secara bertahap sehingga dapat lepas dari jerat kemiskinan ekstrim.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, menegaskan bahwa koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai wadah bisnis, tetapi juga memiliki peran sosial yang kuat.

Oleh karena itulah sinergi dengan lintas K/L tersebut mutlak diperlukan agar tingkat kemiskinan secara nasional dapat ditekan secara cepat dan tepat sasaran.

“Dengan tambahan dari penerima manfaat PKH Kemensos menjadi anggota (Kopdes Merah Putih) tentu akan menambah partisipasi masyarakat sehingga mereka bisa berbelanja kebutuhan sehari hari mulai dari bahan pokok hingga barang bersubsidi pemerintah,” kata Menkop Ferry dalam acara Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih Dengan Program Keluarga Harapan di Kopdes Merah Putih Ranjeng Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang, Selasa (24/2).

Hadir dalam acara tersebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Wakil Menteri Koperasi farida Farichah, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi, DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah serta para penerima program PKH di Desa Ranjeng.

Menkop Ferry kembali menegaskan bahwa Kopdes Ranjeng diharapkan untuk dapat dikelola dengan serius dari para pengurus/pengelola setelah seluruh bangunan fisik dinyatakan telah selesai dan memenuhi kelayakan untuk beroperasi.

Dengan bergabungnya para penerima program PKH maka jumlah anggota akan semakin besar sehingga potensi untuk tumbuh lebih cepat semakin terbuka.

“Kopdes ini akan menjadi instrumen pemutar uang di desa Ranjeng sehingga akan menjadi penggerak ekonomi di sini dan secara agregat akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional,” ucapnya.

Secara nasional saat ini sudah ada ribuan Kopdes/Kel Merah Putih yang dipastikan selesai pembangunan aset fisiknya berupa gerai, gudang dan sarana prasarana pendukung lainnya.

Sementara di Kabupaten Serang terdapat 8 unit Kopdes/Kel Merah Putih yang dinyatakan selesai 100 persen pembangunannya.

Kolaborasi yang dilakukan lintas K/L dalam percepatan pembangunan Kopdes/ Kel Merah Putih ini menjadi penegas bahwa pemerintahan di era Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen yang kuat untuk memastikan amanat UUD 45 khususnya pasal 33 dapat diwujudkan melalui Kopdes/Kel Merah Putih.

Sementara itu Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi antar kementerian untuk memajukan desa.

Ia menyebut Desa Ranjeng sebagai contoh nyata keberhasilan sinergi lintas sektor sehingga operasionalisasi Kopdes Merah Putih dapat berjalan dengan baik.

“Kopdes ini menjadi alat yang akurat dalam upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat benar-benar terjadi di desa, jadi semua harus berpihak dengan desa dengan memberikan afirmasi melalui bisnis perekonomian melalui Kopdes,” kata Yandri.

Ia berharap setelah Kopdes Merah Putih beroperasi di setiap desa, pemerintah daerah dapat melakukan pertimbangan yang lebih mendalam terkait perizinan baru pendirian gerai minimarket. Namun bagi minimarket yang sudah ada dan beroperasi, Mendes menegaskan untuk tetap menjalankan aktivitas bisnisnya.

“Mari kita sukseskan Kopdes ini dari, oleh, dan untuk rakyat karena sekurang-kurangnya 20 persen seluruh keuntungannya akan kembali sebagai pendapatan desa,” tegasnya.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menekankan bahwa penerima bantuan sosial tidak hanya menerima perlindungan, tetapi juga diarahkan menuju pemberdayaan melalui koperasi desa. Ia menegaskan pentingnya data akurat dalam pelaksanaan program sosial sesuai Instruksi Presiden No. 4/2025.

Melalui Kopdes Merah Putih ini, tiga strata kehidupan masyarakat akan terakomodir seluruhnya. Lebih lanjut, ia menegaskan transformasi penerima bansos menuju anggota koperasi desa menjadi suatu pilihan yang rasional.

“Kalau para penerima manfaat PKH ini masuk menjadi anggota Kopdes setiap akhir tahun akan dapat SHU (Sisa Hasil Usaha). Ini dimaksudkan agar bapak ibu lebih berdaya, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.

Di sisi lain Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menegaskan bahwa program kerakyatan seperti Kopdes Merah Putih, BUMDes, dan Sekolah Rakyat dijalankan secara sistematis dan masif secara simultan. Menurutnya, program-program tersebut sebagai wujud keberpihakan pemerintah kepada masyarakat terutama dari keluarga miskin.

BP Taskin hadir sebagai sebuah badan yang akan turut mensinergikan seluruh program prioritas kerakyatan tersebut agar upaya pengentasan kemiskinan dapat berjalan dengan cepat, tepat dan berkelanjutan.

“Selama ini bantuan orang miskin hanya charity. Dengan BP Taskin, kita membangun ekosistem agar masyarakat berdaya sendiri,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi menyebut Kopdes Merah Putih Desa Ranjeng sebagai percontohan nasional karena memiliki manajemen dan unit bisnis yang lengkap.

Pemerintah Daerah Serang berkomitmen untuk memastikan seluruh program prioritas pemerintah dapat berjalan dengan lancar di Kabupaten Serang sehingga dapat membantu upaya pengentasan kemiskinan secara lebih cepat.

 

Cari Catering Bogor untuk Buka Puasa Bersama? Daily Catering Hadirkan Paket Sekotak dan Kareem Spesial Ramadhan

0

Bogordaily.net – Memasuki bulan suci Ramadhan, aktivitas warga Bogor kian padat. Selain fokus menjalankan ibadah puasa, berbagai agenda sosial seperti berbagi takjil, sedekah makanan, hingga buka puasa bersama (bukber) menjadi tradisi yang selalu dinanti setiap tahun.

Namun di tengah kesibukan kerja dan mobilitas yang tinggi, menyiapkan konsumsi untuk puluhan bahkan ratusan orang tentu bukan perkara mudah.

Mulai dari belanja bahan, proses memasak, hingga distribusi makanan menjelang waktu Maghrib membutuhkan persiapan matang.

Menjawab kebutuhan tersebut, Daily Catering menghadirkan program spesial bertajuk “Daily Ramadhan”, yang dirancang untuk memudahkan masyarakat Bogor dalam menyiapkan hidangan berbuka maupun paket berbagi berkah.

Paket “Sekotak”: Praktis untuk Berbagi Sedekah di Bulan Penuh Berkah

Ramadhan identik dengan semangat berbagi. Banyak komunitas, keluarga, hingga perusahaan yang rutin membagikan nasi kotak untuk jamaah masjid, panti asuhan, hingga pekerja informal di jalanan Bogor.

Melalui paket “Sekotak”, Daily Catering menawarkan solusi yang praktis dan higienis:

  1. Praktis & Higienis:

Setiap nasi kotak dikemas rapi menggunakan bahan berkualitas, sehingga aman dan nyaman saat didistribusikan.

2. Menu Nusantara Favorit:

Pilihan lauk khas Indonesia yang akrab di lidah masyarakat Bogor, memastikan penerima bisa berbuka dengan hidangan lezat dan mengenyangkan.

3. Pengiriman Tepat Waktu”

Tim Daily Catering memastikan makanan tiba sebelum adzan Maghrib, sehingga momen berbuka tidak terlewat.

Paket ini sangat cocok untuk program sedekah keluarga, kegiatan masjid, CSR perusahaan, hingga komunitas sosial yang ingin berbagi kebaikan tanpa repot.

Paket “Kareem”: Bukber Lebih Elegan dengan Sajian Prasmanan

Selain berbagi, momen yang tak kalah dinanti adalah buka puasa bersama. Entah itu bersama keluarga besar, teman lama, hingga rekan kerja dalam agenda bukber kantor atau halal bihalal.

Untuk kebutuhan yang lebih formal dan eksklusif, Daily Catering menghadirkan paket “Kareem” dengan konsep prasmanan (buffet).

Keunggulan paket ini antara lain:

  1. Sajian Buffet Lengkap: Menghadirkan sensasi makan ala restoran langsung ke rumah atau kantor Anda.
  2.  Layanan All-In: Tidak perlu repot menyiapkan peralatan makan dan dekorasi meja. Tim profesional akan menangani seluruh kebutuhan acara.
  3. Menu Spesial Ramadhan :Mulai dari aneka takjil segar, hidangan utama yang kaya rempah, hingga dessert penutup yang menggugah selera.

Dengan sistem pelayanan yang terorganisir, paket Kareem cocok untuk acara skala kecil hingga besar.

Mengapa Daily Catering Direkomendasikan untuk Warga Bogor?

Sebagai penyedia jasa boga lokal, Daily Catering memahami karakter dan selera masyarakat Bogor. Ada beberapa alasan mengapa layanan ini layak dipertimbangkan:

1. Reputasi Lokal yang Teruji

Menggunakan bahan segar pilihan dan racikan bumbu yang pas di lidah warga Bogor.

2. Manajemen Pengiriman Profesional

Kemacetan menjelang waktu berbuka sering menjadi tantangan. Daily Catering memiliki sistem pengiriman yang terjadwal rapi sehingga pesanan sampai tepat waktu.

3. Harga Transparan dan Fleksibel

Menawarkan paket dengan harga kompetitif, cocok untuk kebutuhan pribadi maupun corporate.

Booking Lebih Awal Sebelum Kuota Penuh

Biasanya, memasuki minggu kedua Ramadhan, jadwal catering di Bogor mulai padat. Agar rencana berbagi atau acara bukber berjalan lancar, disarankan melakukan pemesanan lebih awal.

Untuk konsultasi menu dan reservasi, warga Bogor dapat menghubungi:

WhatsApp Official:
0811-1129-626 (Eko)
0822-9947-9947 (Dira)

Instagram: @dailycateringid

Alamat:
(Lantai 2 Hafa Coffee) Jl. Pandu Raya No.3 Blok G2, Tegal Gundil, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat 16152

Dengan berbagai pilihan paket yang fleksibel dan layanan profesional, Daily Catering siap menjadi solusi praktis untuk menyempurnakan momen Ramadhan Anda di Bogor, baik untuk berbagi keberkahan maupun menikmati kehangatan buka puasa bersama.