Monday, 20 April 2026
Home Blog Page 292

Dedie A. Rachim Resmikan Jazz Hujan, Wujud Identitas Baru Kota Bogor yang Kreatif dan Berbudaya

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim secara resmi meluncurkan Jazz Hujan di Jalan Kaum Sari No.1, Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Selasa 11 November 2025.

Acara ini menjadi tonggak penting dalam strategi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memperkuat city branding sebagai City of Gastronomy sekaligus memperluas citra Bogor sebagai kota yang kreatif, berbudaya, dan berkelanjutan.

Dedie menyebut, Jazz Hujan bukan hanya sekadar acara musik, tapi juga bagian dari upaya memperkenalkan sisi kreatif dan berbudaya dari Kota Bogor.

“Yang penting itu kan Bogor itu sudah banyak dikenal di manapun ya. Kita dikenal sebagai kota hujan. Selain itu juga kita sedang memperjuangkan capaian sebagai City of Gastronomy, karena kehidupan masyarakat dan pemasukan kota Bogor itu ditunjang dari kuliner,” kata Dedie kepada wartawan saat diwawancarai .

Ia menambahkan, dari sisi musik, Jazz Hujan menjadi identitas baru yang strategis untuk memperkenalkan Bogor ke luar.
“Kalau dari sisi musik mungkin ini adalah IP yang cukup strategis ya. Sebuah identitas baru kota Bogor sebagai kota musik jazz,” ujarnya.

Dedie juga menilai banyak musisi jazz asal Bogor yang sudah dikenal luas di dunia musik nasional.
“Banyak sekali penggemar dan pemusik jazz yang lahir dari Bogor. Termasuk dulu ada Kang Idang Rasidi, Eki Humania, Gary Herb, Iwan Bolor, Mas Yoyo, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Menurutnya, peluncuran Jazz Hujan juga menjadi bentuk penghargaan bagi para musisi asal Bogor.
“Nah ini bentuk penghargaan dan sekaligus juga kita ingin punya branding baru kota Bogor sebagai kota pertunjukan musik, termasuk antara lain jazz,” kata Dedie.

Sementara itu, penggagas Jazz Hujan, Yanti Rachim, dalam sambutannya menceritakan ide ini sudah muncul sejak 2019.

“Awal mula Jazz Hujan itu sudah ada di benak kami (saya dan suami) dari tahun 2019 yaitu saat kami menonton Java Jazz di Kemayoran Jakarta. Saat itu saya bilang ke bapak, kenapa kita nggak bikin aja di kota Bogor? Pasti semua orang suka,” ucap Yanti.

Ia berharap acara ini bisa menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang datang ke Bogor.
“Saya ingin memberikan kepada orang di luar Bogor yang datang ke sini sesuatu yang bisa mereka kembangkan, yaitu Jazz Hujan ini,” tambahnya.

Dedie menegaskan, ke depan Jazz Hujan akan digelar rutin dan melibatkan banyak komunitas musik di Bogor.

“Komunitas kan sudah banyak. Nah ini penggabungan dari semua supaya menyatu dalam sebuah event yang prestisius dan cukup besar,” ujarnya.

Peluncuran Jazz Hujan berlangsung dalam suasana hangat dan diiringi alunan musik jazz yang menggambarkan karakter khas Kota Bogor.

(Ilham Hasbulloh)

Sindikat Penculikan Bilqis Terungkap, 10 Anak Diperdagangkan Lewat Medsos

0

Bogordaily.net – Polda Sulawesi Selatan mengungkap fakta mengejutkan di balik kasus penculikan Bilqis, anak perempuan yang sempat dinyatakan hilang saat bermain di Taman Pakui Sayang, Kota Makassar.

Dari hasil penyelidikan, ternyata dua dari empat tersangka terlibat dalam jaringan jual beli bayi dan anak melalui media sosial dan sudah beraksi hingga 10 kali.

Empat tersangka yang diamankan masing-masing berinisial SY (warga Makassar), NH (warga Sukoharjo), MA (warga Merangin), dan AS (warga Merangin).

Kasus ini terbongkar setelah polisi berhasil menelusuri jejak transaksi jual beli anak yang dilakukan secara daring.

Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro menjelaskan bahwa pelaku AS dan MA membeli Bilqis dari NH seharga Rp30 juta.

Tak lama kemudian, keduanya kembali menjual korban kepada kelompok dari salah satu suku di Jambi dengan harga Rp80 juta.

Dari pengakuan keduanya, total sudah ada 9 bayi dan 1 anak yang dijual lewat media sosial seperti TikTok dan WhatsApp.

Kasus ini berawal ketika tersangka SY, warga Makassar, menculik Bilqis saat bermain di taman.

Ia kemudian membawa korban ke tempat kosnya di Jalan Abubakar Lambogo dan menawarkan anak tersebut melalui Facebook.

Tak lama kemudian, NH tertarik dan datang langsung dari Jakarta ke Makassar untuk menjemput korban.

Ia membeli Bilqis dari SY dengan harga Rp3 juta. Setelah membawa anak itu, NH kemudian menjual kembali Bilqis kepada AS dan MA dengan harga Rp15 juta, dengan alasan membantu pasangan yang sudah lama tidak memiliki anak.

Setelah transaksi selesai, NH melarikan diri ke Sukoharjo, Jawa Tengah. Dalam pemeriksaan, NH mengaku sudah tiga kali menjadi perantara adopsi ilegal.

Polda Sulsel kini tengah memperdalam penyidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik praktik jual beli anak ini.

Polisi juga memastikan akan menjerat seluruh pelaku dengan pasal berlapis terkait penculikan, perdagangan orang, serta eksploitasi anak di bawah umur.***

HyunA Pingsan di Atas Panggung ‘Waterbomb Macao 2025’, Kondisi Fisik Diduga Menurun

0

Bogordaily.net – Penyanyi asal Korea Selatan, HyunA, mengejutkan para penggemar setelah mendadak pingsan saat tampil di acara musik bergengsi Waterbomb Macao 2025 pada Minggu 9 November 2025.

Kejadian itu berlangsung di Macau Outdoor Performance Venue, ketika HyunA sedang membawakan lagu hit-nya, Bubble Pop.

Saat tengah menari dengan energik, HyunA tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan jatuh ke lantai panggung.

Penari latar yang menyadari situasi tersebut langsung menghentikan koreografi dan memberikan pertolongan pertama sebelum staf medis datang ke lokasi.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen terkait penyebab HyunA pingsan di tengah pertunjukan.

Namun, sejumlah penggemar dan netizen menduga insiden itu berkaitan dengan kondisi fisiknya yang menurun akibat penurunan berat badan yang cukup ekstrem.

Sebelumnya, HyunA sempat mengaku kehilangan sekitar 10 kilogram hanya dalam waktu satu bulan.

Pengakuan itu sempat memicu kekhawatiran publik mengenai kesehatannya, terutama karena ia tetap menjalani jadwal penampilan yang padat di berbagai negara.

Usai kejadian tersebut, HyunA dikabarkan sudah sadar kembali dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengingat apa pun saat insiden terjadi dan berjanji akan lebih menjaga kondisi tubuh agar bisa terus memberikan penampilan terbaik bagi para penggemar.

Waterbomb Festival sendiri merupakan rangkaian acara musik musim panas yang populer di Asia dan rutin digelar di berbagai negara, termasuk Korea Selatan, Jepang, Thailand, dan Indonesia.

Festival ini dikenal dengan konsep panggung yang interaktif, di mana para penonton dan artis saling menyiramkan air di tengah penampilan musik yang penuh energi.***

Timnas Indonesia Catat Kemenangan Bersejarah di Piala Dunia U-17 2025, Tumbangkan Honduras 2-1!

0

Bogordaily.net – Timnas Indonesia U-17 kembali menorehkan sejarah baru di ajang Piala Dunia U-17 FIFA 2025 di Qatar. Skuad Garuda Muda sukses mencatat kemenangan perdana mereka di turnamen dunia tersebut setelah menaklukkan Honduras dengan skor tipis 2-1 pada laga terakhir Grup H, Selasa 11 November 2025 dini hari waktu Indonesia.

Berdasarkan data resmi FIFA, kemenangan atas Honduras menjadi yang pertama sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di Piala Dunia U-17.

Capaian ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai satu-satunya negara dari kawasan ASEAN yang pernah mencatat kemenangan di ajang bergengsi tersebut.

Indonesia sudah dua kali berpartisipasi di Piala Dunia U-17, yaitu pada tahun 2023 dan 2025.

Saat menjadi tuan rumah di edisi 2023, Garuda Muda mencatat dua hasil imbang dan satu kekalahan di babak penyisihan Grup A.

Kala itu, Indonesia menahan imbang Ekuador (1-1) dan Panama (1-1), namun harus mengakui keunggulan Maroko dengan skor 1-3.

Pada edisi 2025 ini, perjuangan anak asuh pelatih nasional berbuah manis. Meski sempat kesulitan di dua laga awal, Indonesia berhasil menutup fase grup dengan kemenangan dramatis atas Honduras.

Hasil tersebut menjadi momen penting bagi sepak bola muda tanah air, menandai tonggak sejarah baru di level internasional.

Selama dua kali tampil di Piala Dunia U-17, tercatat enam gol berhasil dicetak para pemain Indonesia.

Arkhan Kaka menjadi pencetak gol terbanyak dengan dua gol, sementara empat pemain lainnya Muhammad Nabil Asyura, Muhamad Zahaby Gholy, Evandra Florastra, dan Fadly Alberto masing-masing menyumbang satu gol.

Meskipun Indonesia kembali gagal melangkah ke babak 16 besar, kemenangan atas Honduras tetap menjadi prestasi membanggakan.

Hasil ini menunjukkan perkembangan pesat sepak bola usia muda Indonesia sekaligus menumbuhkan harapan baru bagi masa depan Garuda Muda di kancah dunia.***

Dedie A Rachim Resmi Launcing Jazz Hujan 2025, Angkat Bogor sebagai Kota Musik Jazz Internasional

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, secara resmi Launching inisiatif budaya dan pariwisata terbaru untuk Kota Bogor yaitu “Jazz Hujan” di Fullbelly and Eats, Kota Bogor, pada Selasa, 11 November 2025.

Launching ini menandai upaya strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memperkuat city branding kota sebagai “City of Gastronomy” dan Kota Riset, Kreatif, Maju, dan Berkelanjutan melalui sektor musik dan hiburan.

Dalam acara tersebut, Wali Kota Dedie A. Rachim didampingi oleh istri tercinta, Yantie Rachim, yang juga merupakan inisiator utama dan penggagas lahirnya Festival Jazz Hujan.

Kehadiran berdua menegaskan komitmen Pemkot Bogor dalam mendukung acara yang berakar dari ide kreatif masyarakat.

Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa Jazz Hujan bukan sekadar festival musik, melainkan sebuah identitas baru yang strategis bagi Kota Bogor.

“Yang penting itu kan Bogor itu sudah banyak dikenal. Kita dikenal sebagai Kota Hujan. Selain itu, kita sedang memperjuangkan ada sebuah capaian yang harus kita raih, yaitu City of Gastronomy,” ujar Dedie.

Selain itu, kata Dedie, di dalam RPJMD Kota Bogor menjadi Kota Riset, Kreatif, Maju, Berkelanjutan.

Branding City branding ini sebetulnya itu adalah salah satu upaya kita untuk lebih memperkenalkan hal-hal positif Bogor.

Dedie menekankan bahwa dari sisi musik, Jazz Hujan merupakan Intellectual Property (IP) yang cukup strategis, yang akan menempatkan Bogor sebagai salah satu kota bagi para penggemar dan pemusik Jazz di Indonesia, bahkan dunia.

“Oleh karena itu, dari berbagai latar belakang, berbagai sejarahnya, judul akhirnya kita tetapkan Jazz Hujan ini sebagai event strategis Kota Bogor untuk lebih memperkenalkan Kota Bogor ke dunia internasional melalui musik jazz,” jelasnya.

Jazz Hujan dipilih sebagai nama acara karena secara unik mengaitkannya dengan identitas khas Kota Bogor, yaitu Kota Hujan.

Dedie A. Rachim juga menyoroti potensi besar musisi Jazz yang lahir dan berkiprah dari Bogor.

Dukungan untuk musisi lokal, Acara ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan bagi musisi Jazz yang berasal dari Bogor dan telah mengharumkan nama bangsa, seperti almarhum Candra Darusman, Rasidi, drummer jazz internasional Yoyo, dan banyak lainnya.

“Saya pikir ini salah satu potensi kita, menggabungkan seluruh potensi musik di Kota Bogor melalui musik jazz ini,” tambahnya.

Jazz Hujan 2025 diharapkan akan menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, yang tidak hanya menikmati musik berkualitas, tetapi juga mencicipi kelezatan kuliner Bogor sebagai bagian dari visi City of Gastronomy.(Ibnu Galansa)

Diduga Hilang Kendali, Mobil Terguling di Fly Over Sholeh Iskandar Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Tol Fly Over Sholeh Iskandar, Kota Bogor, pada Selasa 11 November 2025. Sebuah mobil dilaporkan terguling di jalur tersebut hingga menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.

Peristiwa ini menarik perhatian para pengendara yang melintas di lokasi. Sejumlah pengguna jalan sempat memperlambat laju kendaraannya untuk melihat kondisi di sekitar tempat kejadian.

Petugas kepolisian dan pengelola jalan tol langsung turun tangan melakukan penanganan di lokasi guna mengatur arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan panjang.

Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti mobil tersebut terguling. Aparat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kronologi kejadian dan memastikan kondisi pengemudi serta penumpang yang terlibat.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur fly over atau jalan tol yang memiliki tikungan tajam dan kecepatan kendaraan relatif tinggi.

Kewaspadaan dan kondisi kendaraan yang prima menjadi kunci utama untuk menghindari insiden serupa.***

Diduga Korban Pembunuhan, Polisi Masih Selidiki Mayat Pria Tanpa Identitas di Tol Jagorawi

0

Bogordaily.net – Polisi selidiki kasus penemuan mayat pria tanpa identitas di Km 30 Tol Jagorawi, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Citeureup Kompol Eddy Santosa menjelaskan bahwa, pihaknya telah mengungkap identitas korban yang diketahui berinisial UA (57) warga Kota Depok.

“Identitas sudah diketahui, inisial UA warga kota Depok kurang lebih 57 tahun ya,” kata Kompol Eddy kepada wartawan, Selasa 11 November 2025.

Adapun, dirinya belum bisa memastikan UA merupakan korban pembunuhan. Dikerenakan, korban pertama kali ditemukan oleh warga dan langsung dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.

“Kondisi pada saat itu kan langsung dibawa ke rumah sakit nanti hasil dari rumah sakit kita kasih tau. Nanti dari hasil rumah sakit yang sudah dilakukan pemeriksaan nanti baru memastikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak RS Polri Kramat Jati.

“Untuk saat ini hasilnya belum dikirim nanti ada nanti sekarang belum ada,” ujar Eddy.

Sebelumnya geger, mayat pria tanpa identitas ditemukan oleh warga di dekat KM 30 Tol Jagorawi, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas tersebut.

Menurutnya, mayat pertama kali ditemukan oleh Zaenal warga Citeureup saat sedang berada di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian, warga langsung melaporkan ke pihak RT untuk segera ditangani.

“Seorang warga yang bernama Bapak Zaenal menemukan jenazah di KM 30 Tol Jagorawi dan langsung melaporkannya kepada ketua RT di daerah tersebut,” ungkap M Adam Hamdani.(Albin)

Paspor Digelapkan Oknum Pengacara, WN Bangladesh Laporkan Kasus ke Polda Jabar

0

Bogordaily.net – Seorang warga negara Bangladesh, Mohammed Rafique (57), melaporkan dugaan penggelapan dokumen perjalanan ke Polda Jawa Barat setelah paspornya tidak dikembalikan oleh oknum pengacara berinisial BP.

Kasus ini resmi tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/548/X/2025/SPKT/POLDA JAWA BARAT, tertanggal 29 Oktober 2025.

Peristiwa penggelapan tersebut dilaporkan terjadi pada 18 September 2025 di Kampung Majalaya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.

Kronologi Kasus

Berdasarkan keterangan pelapor, paspor dengan nomor A06170479 awalnya dikuasai terduga pelaku dengan dalih untuk membantu penyelesaian urusan hukum.

Namun hingga 7 Oktober 2025, dokumen itu tidak juga dikembalikan meskipun telah diminta berulang kali.

Selain BP, laporan tersebut turut menyebut nama lain berinisial Ad, yang disebut sebagai rekan bisnis Rafique di Cianjur.

Ad diduga mengetahui keberadaan paspor tersebut namun tidak memberikan klarifikasi maupun mengembalikannya.

Dampak Serius bagi Korban

Akibat kehilangan paspor, Rafique mengaku tidak dapat melanjutkan aktivitas bisnisnya.

Ia juga mengalami hambatan untuk kembali ke Arab Saudi maupun Bangladesh, termasuk kesulitan dalam memperpanjang izin tinggal (KITAS) di Indonesia.

“Saya hanya ingin paspor saya dikembalikan. Tanpa itu saya tidak bisa bekerja dan tidak bisa pulang ke negara saya,” ujar Rafique.

Pasal yang Disangkakan

Kasus ini dilaporkan dengan dugaan pelanggaran Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan.

Pasal tersebut mengatur ancaman pidana penjara paling lama empat tahun bagi pihak yang dengan sengaja dan melawan hukum menguasai barang milik orang lain.***

Azkia Syarifah Raih Juara 1 Duta Baca Kota Bogor, Siapkan Program Literasi dari Sekolah

0

Bogordaily.net –  Siswi SMA Negeri 6 Kota Bogor, Azkia Syarifah dinobatkan sebagai Juara 1 Duta Baca Kota Bogor 2025 pada gelaran yang berlangsung di Auditorium Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Senin, 11 November 2025.

Dengan semangat literasi yang tinggi, Azkia berkomitmen untuk menjadi bagian dari perubahan, terutama di lingkungan sekolahnya.

“Motivasi saya karena ingin menjadi salah satu bagian dari perubahan, salah satunya dimulai dari sekolah,” ujar Azkia.

Sebagai Duta Baca, Azkia menegaskan bahwa predikat yang disandangnya bukan sekadar gelar, melainkan tanggung jawab untuk menumbuhkan minat baca di kalangan pelajar. Ia pun telah menyiapkan sejumlah program literasi seperti Sahabat Baca, Relawan Volunteer, dan Pojok Baca Sekolah.

Menurutnya, program-program tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang literasi yang menarik, bermanfaat, dan mudah diakses oleh para siswa.

“Program yang saya susun mungkin terlihat sederhana, tapi saya ingin semuanya bisa benar-benar membawa manfaat nyata untuk teman-teman di sekolah,” tambahnya.

Azkia juga menyampaikan harapannya agar perjuangan yang ia mulai dapat diteruskan oleh generasi berikutnya.

“Karena ini masih generasi pertama, saya berharap ke depan akan ada Duta Baca selanjutnya yang lebih baik lagi” tuturnya.

Penyerahan penghargaan kepada pemenang diserahkan  oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor. Bapak Taufik, S.H.

Keberhasilan Azkia Syarifah Nurlaila menjadi Duta Baca Kota Bogor 2025 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus menumbuhkan semangat literasi dan membawa perubahan positif di lingkungan sekolah.***

(Solihatun Nisa)

Kacau, Dari 55 SPPG MBG di Kota Bogor Baru 4 Kantongi Sertifikasi Laik Hygiene Sanitasi

0

Bogordaily.net – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor sudah berjalan. Sebanyak 55 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ada di Kota Bogor, sebagai penyedia makanan MBG.

Tetapi mirisnya, dari 55 SPPG, tenyata diketahui baru 4 SPPG yang mengantongi izin Sertifikasi Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) dari DPMPTSP Kota Bogor.

Hal itu terungkap saat ditanyakan kepada Kabid Perizinan DPMPTSP Kota Bogor Dwi Aang Kunaifi, pada Selasa 11 November 2025.

Dwi mengatakan, SLHS merupakan syarat utama bagi bangunan SPPG MBG. Sebagai bukti tertulis keamanan pangan untuk pemenuhan standar baku mutu dan persyaratan kesehatan olahan pangan siap dalam MBG.

“Sampai hari ini baru ada 4 SPPG yang memiliki SLHS. Tiga SPPG yang dari awal sudah menjalankan program MBG dan satu SPPG lagi yang di Polresta Bogor Kota. Jadi sisanya 51 belum mengantongi SLHS,” ungkap Dwi dalam keterangan kepada wartawan.

Lanjut Dwi, dalam proses pembuatan SLHS, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Pihak SPPG perlu melampirkan surat permohonan resmi, dokumen penetapan dari Badan Gizi Nasional, denah dapur, serta bukti bahwa penjamah pangan telah mengikuti kursus keamanan pangan siap saji.

Selanjutnya nanti akan dilakukan verifikasi dokumen dan inspeksi kesehatan lingkungan sebelum sertifikat diterbitkan oleh pihak Dinkes Kota Bogor.

Selain itu, SPPG diwajibkan menyertakan hasil pemeriksaan sampel pangan yang memenuhi syarat kelayakan konsumsi (dari laboratorium).

“Nanti ada persyaratan dokumen penilaian Insfeksi Kesehatan Lingkungan/IKL dari puskesmas setempat. Setelah semua persyaratan terpenuhi, baru keluar SLHS. Saat ini 51 SPPG sedang dalam proses pengajuan SLHS,” jelasnya.

Dwi menambahkan, untuk bangunan SPPG dikesampingkan dulu soal Izin Mendirikan Bangunan (IMB), karena masuk kedalam program strategis nasional.

“Tetapi untuk kajian amdal atau pengelolaan limbah tetap harus di proses, setelah nanti keluar SLHS,” terangnya.

Ditambahkan, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kota Bogor, Irfan Zaki Faizal menuturkan, SPPG cukup memiliki SLHS, sedangkan untuk IMB tidak dipersyaratkan dalam MBG, apalagi rata-rata SPPG menggunakan bangunan rumah tinggal, ruko dan lainnya.

“Kecuali apabila bangunan baru, tetap harus ada IMB. Untuk data-data pengajuan SLHS ada di DPMPTSP,” tutupnya.***

Ibnu Galansa