Home Blog Page 294

Buntut Kecelakaan Maut, Polisi Bakal Tindak Tegas Pengendara yang Nekat Lawan Arah

0

Bogordaily.net – Polisi bakal menindak tegas kepada pengendara yang nekat melawan arah saat berkendara di jalan raya.

Hal tersebut dilakukan agar kecelakaan maut yang terjadi beberapa waktu lalu tidak terulang kembali.

Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto menjelaskan bahwa, melawan arah saat berkendara adalah salah satu tindakan yang kerap terjadi di jalan raya.

“Terkait dengan kecelakaan tersebut dengan cara melawan arah berdasarkan operasi keselamatan yang sering dilakukan oleh Polres Bogor melawan arah adalah salah satu tindakan yang paling sering ditemui,” kata Iptu Afif kepada wartawan, Selasa 24 Februari 2026.

Kemudian, Polisi tak segan untuk menindak para pelaku yang nekat melawan arah dengan diberikan hukuman secara tegas.

“Oleh karena itu kami hari ini melaksanakan tindakan tegas terhadap tersangka penegakan hukum secara profesional dan tegas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Polisi juga turut menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi keselamatan dan rambu rambu lalu lintas.

“Untuk menghindari kejadian-kejadian ini terjadi lagi di lain hari dan terakhir kami dari Polres Bogor menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi keselamatan dalam berkendara,” ujar Iptu Afif.

“Termasuk batas kecepatan penggunaan helm rambu-rambu demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya

Sebelumnya diketahui, kecelakaan maut di Jalan Raya Bogor disebabkan akibat pelaku AF (25) yang sempat melawan arus sehingga menabrak MMA hingga meninggal dunia, pada Minggu 22 Februari 2026 kemarin.

(Albin)

Didorong Kursi Roda, Polisi Tahan Tersangka Penganiayaan ART di Gunung Putri Bogor

0

Bogordaily.net – Polisi resmi menahan OAP (37) tersangka penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) FH (21) di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Senin 23 Februari 2026.

Adapun, tersangka yang mengenakan pakaian serba hitam saat keluar dari gedung Satres PPA-PPO Polres Bogor.

Ia yang duduk di kursi roda didorong oleh beberapa orang. Wajahnya tertutup masker dan kain hitam, sehingga tidak dapat dikenali.

Setelah pemeriksaan, tersangka dibawa ke klinik yang berada di dalam Polres Bogor. Tidak ada pernyataan yang keluar dari mulutnya.

Kasat PPA-PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri menjelaskan bahwa, saat ini penyidik tengah mempersiapkan berkas perkara untuk diserahkan kepada jaksa penuntut umum (JPU).

“Kita sudah melakukan penahanan, otomatis kita akan melakukan pemberkasan dan koordinasi dengan JPU,” kata AKP Silfi.

Akibat penganiayaan tersebut, FH mengalami penggumpalan darah di telinga dan memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

“Untuk saat ini korban sudah tinggal di rumah saudaranya. Informasi dari penasihat hukumnya, korban masih harus memeriksakan kesehatan telinganya ke dokter karena ada darah yang menggumpal,” ungkapnya.

(Albin)

Wamenkop Ajak Gen Z Kembali ke Desa Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengajak generasi muda, khususnya para mahasiswa kaum Gen Z, untuk memiliki orientasi kembali ke desa asalnya sebagai penggerak ekonomi dan koperasi, hingga mampu menciptakan lapangan kerja.

“Generasi muda ketika kembali ke desa, harus mampu mengembangkan jiwa kewirausahaan, melalui keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” kata Wamenkop, pada acara Soemitro Fest – Koperasi Goes To Campus di UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH), Kota Serang, Banten, Selasa (24/2).

Wamenkop pun menjabarkan sebuah ironi, di mana seluruh sumber daya alam berada di desa, tapi yang memanfaatkan dan mengelolanya justru orang dari luar desa (kota). “Sedangkan SDM-nya banyak yang ke kota untuk kuliah dan mencari kerja. Adanya Kopdes Merah Putih ini salah satunya untuk menghapus ironi tersebut,” ucap Wamenkop.

Menurut Wamenkop, para Gen Z kembali ke desanya bisa melakukan pemetaan terkait potensi yang dimiliki desanya. Misalnya, sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan sebagainya. “Para Gen Z bisa menjalankan usaha produktif untuk memberikan nilai tambah dari produk asal desanya,” kata Wamenkop.

Misalnya, bila desanya memiliki produk unggulan tomat, maka para Gen Z bisa memproduksi produk turunan lain dari tomat, seperti saus sambal, jus dalam kemasan, dan lainnya.

“Nah, seluruh potensi desa tersebut akan dikonsolidasikan di dalam Kopdes Merah Putih. Lewat Kopdes ini pula akan terbangun jaringan pemasaran produk desa antar wilayah,” kata Wamenkop.

Wamenkop meyakini, koperasi yang moderen dan profesional merupakan wadah yang tepat bagi para Gen Z dalam mengekspresikan dirinya. “Anak muda, jangan ragu untuk menjadi anggota koperasi. Jangan ragu untuk berkarya di koperasi. Dan jangan ragu untuk berkarir di koperasi,” kata Wamenkop.

Bahkan, Wamenkop menegaskan, koperasi bukan pilihan kedua, bukan tempat singgah sementara. “Koperasi adalah ruang strategis untuk membangun masa depan, bagi diri kalian, bagi masyarakat, dan bagi bangsa Indonesia,” tegas Wamenkop.

Melalui koperasi, lanjut Wamenkop, para Gen Z bisa belajar kewirausahaan yang sebenarnya, bukan hanya mengejar keuntungan pribadi, tetapi menciptakan manfaat bersama. Di koperasi, mahasiswa bisa belajar memimpin, bernegosiasi, mengambil keputusan, mengelola risiko, dan membangun kepercayaan. “Ini adalah wadah praktik kepemimpinan yang sangat nyata,” kata Wamenkop.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari menambahkan, pihaknya akan terus melakukan kolaborasi dengan banyak perguruan tinggi di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki banyak sumber daya alam.

“Ini menjadi sebuah inisiatif yang mempertemukan dunia kebijakan, dunia koperasi, dan dunia kampus. Tiga kekuatan yang jika bersatu, mampu mengubah wajah perekonomian bangsa,” tegas Destry.

Terlebih lagi, Destry menyebutkan bahwa Kampus adalah tempat lahirnya gagasan, tempat tumbuhnya kepemimpinan, dan tempat ditempanya karakter bangsa. “Di sinilah masa depan Indonesia sedang dibentuk, termasuk masa depan koperasi kita,” ucap Destry.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten Prof Dr H Muhammad Ishom mengungkapkan bahwa tren dunia saat ini sudah mengarah pada pengembangan koperasi yang demikian pesat.

Rektor UIN mencontohkan di Kanada, dimana 70% penduduknya merupakan anggota koperasi. Begitu juga di Perancis, dimana 35% penduduknya menjadi anggota koperasi, serta 75% sektor produksinya dikuasai koperasi.

“Di Brazil, 34,7% PDB dihasilkan koperasi. Sementara di Kuwait, lebih dari 70% perdagangan ritel dikuasai koperasi,” terang Rektor UIN.

Oleh karena itu, Rektor UIN mendorong para mahasiswa untuk bisa menciptakan sesuatu produk yang kemudian dikembangkan dalam wadah koperasi. “Kita akan mendukung Kopdes Merah Putih dan akan terus meningkatkan literasi mahasiswa terkait koperasi. Bahkan, kita bakal segera membentuk Prodi Perkoperasian secara khusus,” ujar Rektor UIN.

 

Rayakan Momen Buka Puasa dan Dapatkan Voucher Staycation Gratis Di Amaroossa Royal Bogor!

0

Bogordaily.net – Menyambut hangatnya suasana Ramadan tahun ini, Hotel Amaroossa Royal Bogor dengan bangga mengumumkan program “Iftar Gift & Free Voucher Staycation”.

Program ini merupakan kompetisi kreativitas melalui konten video singkat yang mengajak para tamu untuk berbagi keceriaan momen berbuka puasa (Iftar) mereka di hotel bintang empat yang ikonik di Kota Bogor tersebut.

Pemenang yang terpilih akan mendapatkan hadiah utama berupa 1 Voucher Menginap di Deluxe Room, memberikan kesempatan bagi para tamu untuk menikmati pengalaman staycation mewah dengan pemandangan kota dan layanan eksklusif khas Amaroossa.

Cara Berpartisipasi

Kompetisi ini terbuka untuk umum dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  • Buat Konten Video: Dokumentasikan keseruan momen Iftar di Amaroossa Royal Bogor (durasi maksimal 1 menit).
  • Follow & Like: Wajib mengikuti akun Instagram & TikTok @amaroossaroyal serta menyukai minimal 5 postingan terakhir di Instagram.
  • Unggah Konten: Posting video tersebut di akun Instagram & TikTok pribadi dengan menandai (tag) @amaroossaroyal.
  • Mention Teman: Ajak 5 teman Anda di kolom komentar atau caption untuk ikut meramaikan.

Kriteria Penilaian

Pemenang tidak hanya dipilih berdasarkan visual yang menarik, namun juga bobot informasi yang disampaikan dalam video.

Selain itu, Insight Konten Tertinggi (jumlah interaksi dan jangkauan) akan menjadi poin penilaian utama dalam menentukan juara.

Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2026 secara eksklusif melalui akun Instagram resmi @amaroossaroyal.

Kenapa Pilih Amaroossa Royal Bogor?

Terletak di jantung Kota Bogor, Amaroossa Royal Bogor adalah destinasi sempurna untuk beristirahat sambil mengeksplorasi berbagai daya tarik kota.

Dengan layanan terbaik, arsitektur bergaya kerajaan, dan lokasi strategis dekat Kebun Raya Bogor, kami menjamin pengalaman menginap yang memadukan keanggunan dan kenyamanan.

Dengan pelayanan yang ramah dan perhatian terhadap setiap detail, kami menjadi pilihan utama bagi wisatawan bisnis maupun liburan.

Sopir Angkot di Gunung Putri Bogor Ditemukan Tewas Gantung Diri

0

Bogordaily.net – Seorang pengemudi angkutan kota berinisial WA (41) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi kontrakannya di Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Peristiwa itu pertama kali terungkap setelah warga mencurigai kondisi kamar mandi yang tergenang air dan tidak ada respons dari dalam rumah.

Kapolsek Gunung Putri, Aulia Robby, menyatakan korban ditemukan dalam kondisi tergantung di kamar mandi kontrakan. “Korban jiwa satu orang laki-laki di kontrakan, tepatnya di kamar mandi,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Menurut keterangan kepolisian, kecurigaan warga bermula ketika air di kamar mandi kontrakan korban meluap dan toren air diketahui kosong. Warga kemudian mencoba mengetuk pintu, namun tidak mendapatkan respons. Temuan tersebut dilaporkan kepada ketua RT setempat.

Warga bersama pihak keluarga selanjutnya masuk ke dalam kontrakan melalui jendela. Saat dilakukan pengecekan ke kamar mandi, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa yang terjadi di wilayah Gunung Putri tersebut saat ini telah ditangani pihak kepolisian. Aparat memastikan proses penanganan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.***

Heboh Beasiswa LPDP, Tasya Kamila Laporkan Kontribusinya sebagai Alumni

0

Bogordaily.net – Tasya Kamila. Publik mengenalnya sebagai artis. Pemerintah mencatatnya sebagai alumnus beasiswa negara atau LPDP yang sedang heboh. Pajak rakyat pernah membiayai studinya. Maka ia memilih satu sikap sederhana: memberi kabar.

Di akun media sosialnya, ia menulis seperti orang menghadap atasan: izin laporan, boss. Masa bakti selesai. Cinta negeri jangan lelah. Kalimatnya ringan. Isinya berat.

Tasya belajar kebijakan energi dan lingkungan di Columbia University, Amerika Serikat. Ia lulus tepat waktu. IPK 3,75. Ia bukan hanya kuliah. Ia mencari makna dari dana publik yang menanggung biayanya.

Selama studi, ia aktif di jejaring pemuda internasional di bawah naungan PBB. Ia mewakili pemuda Indonesia. Ia juga memanfaatkan fasilitas kampus untuk mengembangkan gagasan Desa Mandiri Energi di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Ia tidak sekadar belajar teori energi. Ia mencoba menyalakannya.

Di kampus, ia memperkenalkan budaya Indonesia. Ia menjadi pengurus organisasi mahasiswa Asia Tenggara. Setelah pulang, ia magang di Kementerian ESDM. Ia ingin memahami kebijakan energi baru dan terbarukan dari dekat.

Ada bagian yang tidak ia tulis panjang-panjang. Ayahnya wafat ketika ia masih menjalani ujian. Ia tidak pulang. Ia tidak mengantar jenazah. Ia memilih menuntaskan amanah studinya. Tidak semua perjuangan berbentuk tepuk tangan.

Tasya mengatakan masyarakat berhak bertanya: apa kontribusi penerima beasiswa negara? Ia menyebut dana pendidikan itu investasi rakyat. Maka hasilnya harus kembali ke rakyat. Sederhana. Logis. Sulit dijalankan banyak orang.

Ia punya cita-cita besar: suatu hari menjadi menteri. Ia tahu jabatan bukan tujuan. Pengetahuan kebijakan adalah bekalnya. Sebagai figur publik, ia merasa punya jembatan: antara pembuat kebijakan dan masyarakat.

Laporannya datang di waktu yang sensitif. Publik sedang gelisah. Ada video lain yang memantik emosi. Seorang penerima beasiswa negara memamerkan kewarganegaraan asing anaknya. Kalimatnya tajam. Reaksi publik lebih tajam.

Negara tidak tinggal diam. Ada klarifikasi. Ada pemeriksaan. Ada kewajiban yang harus diselesaikan. Ada uang negara yang harus dipertanggungjawabkan. Bahkan ada sanksi yang disiapkan. Pesannya satu: beasiswa negara bukan hadiah. Ia amanah.

Di tengah riuh itu, laporan Tasya terasa seperti jeda. Ia tidak membela siapa pun. Ia tidak menyerang siapa pun. Ia hanya menunjukkan satu kemungkinan: bahwa dana publik bisa berbuah pengabdian.

Publik merespons dengan cara yang sederhana pula: pujian. Bukan karena ia sempurna. Tetapi karena ia memilih menjawab.

Negeri ini tidak kekurangan orang pintar. Yang masih langka adalah kebiasaan melapor. Dan barangkali, keberanian untuk mengingat: setiap rupiah dari negara selalu punya pemilik. Namanya rakyat.***

Beraksi Pas Tarawih, Maling di Leuwiliang Babak Belur

0

Bogordaily.net – Senin malam itu, suasana di Perumahan Grand Sutera Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor mestinya khusyuk. Warga berbondong menuju masjid. Waktu tarawih baru saja dimulai.

Di saat itulah peristiwa terjadi.

Kawasan yang biasanya tenang di Leuwiliang itu mendadak gaduh. Kabar cepat beredar dari mulut ke mulut: ada dugaan pencurian. Dua orang yang dicurigai sebagai pelaku tertangkap warga di sekitar area perumahan.

Malam yang seharusnya penuh ibadah berubah tegang.

Salah satu terduga pelaku dilaporkan tidak sadarkan diri setelah sempat menjadi sasaran kemarahan warga yang menangkapnya. Seorang lainnya juga diamankan di lokasi kejadian tanpa perlawanan berarti.

Peristiwa itu menambah daftar panjang gangguan keamanan lingkungan di wilayah Kabupaten Bogor saat aktivitas masyarakat sedang terfokus pada ibadah Ramadan.

Tarawih malam itu tetap berlanjut. Tapi suasananya tidak lagi sama. Warga pulang dengan cerita yang akan lama mereka ingat.***

Tawuran Jelang Sahur di Cileungsi Digagalkan Warga, Tiga Pemuda Diamankan Polisi

0

Bogordaily.net – Tawuran menjelang sahur terjadi lagi. Subuh belum tiba. Warga Desa Mampir sudah lebih dulu terbangun. Bukan oleh azan. Melainkan oleh gaduh langkah kaki yang berlarian di jalan sempit kampung.

Tiga pemuda diamankan. Mereka diduga hendak tawuran.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Minggu dini hari. Waktu ketika orang biasanya menyiapkan sahur. Bukan menyiapkan sarung berisi batu.

Video amatir warga merekam semuanya. Sekelompok pemuda tampak berlari bergerombol. Di tangan mereka ada sarung yang digulung panjang—cara lama yang masih dipakai untuk tawuran. Dalam rekaman itu juga terlihat benda yang menyerupai senjata tajam.

Warga bergerak lebih cepat dari polisi.

Tiga pemuda berhasil diamankan. Situasi sempat memanas. Amarah warga sulit dibendung. Mereka menilai aksi itu sudah terlalu meresahkan.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, mengatakan anggotanya segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Polisi mengamankan ketiganya dari amukan warga. Mereka kemudian dibawa ke kantor polisi.

Identitas mereka hanya disebut dengan inisial: F, D, dan D. Mereka bukan pelajar. Mereka sudah bekerja.

Fakta itu justru membuat peristiwa ini terasa lebih sunyi. Tawuran bukan lagi sekadar kenakalan remaja. Ada sesuatu yang tidak selesai di kepala, di lingkungan, atau di cara kita menjaga ruang hidup bersama.

Subuh akhirnya datang. Kampung kembali tenang. Tapi pertanyaan belum sepenuhnya pulang.***

Cara Cek Nomor Peserta UKMPPG 2026 Terbaru dan Panduan Resmi Login UP PPG

0

Bogordaily.net – Cara cek nomor peserta UKMPPG 2026 terbaru menjadi topik yang paling banyak dicari para guru menjelang pelaksanaan Uji Pengetahuan (UP) PPG atau UKMPPG Periode 1 Tahun 2026. Memasuki pekan keempat Februari, ketegangan mulai terasa seiring mendekatnya jadwal ujian yang menentukan kelulusan peserta program Pendidikan Profesi Guru.

Fenomena kepanikan teknis mencuat di berbagai forum diskusi guru dan grup komunikasi daring. Pertanyaan yang paling sering muncul berkaitan dengan identitas login ujian: nomor peserta yang diminta sistem sebenarnya merujuk pada data yang mana, serta angka apa yang harus dimasukkan ke dalam kolom tersebut.

Kondisi ini dinilai wajar mengingat banyaknya nomor identitas yang dimiliki guru, mulai dari NIK, NIP, akun SIMPKB, hingga Nomor Induk Mahasiswa dari LPTK penyelenggara. Namun pada hari pelaksanaan UP, sistem ujian hanya mengenali satu identitas resmi, yakni Nomor Peserta Ujian yang tercantum pada Kartu Peserta Ujian.

Perbedaan Nomor Peserta dengan Identitas Lain

Dalam penjelasan teknis yang merujuk pada sistem pelaksanaan di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nomor Peserta Ujian berfungsi sebagai identitas tunggal untuk mengakses aplikasi ujian.

Berbeda dengan NIP yang merupakan identitas kepegawaian ASN atau NIK yang berasal dari data kependudukan, Nomor Peserta Ujian hanya diterbitkan khusus untuk pelaksanaan UP/UKMPPG. Sementara itu, akun SIMPKB berfungsi sebagai akses layanan administrasi program guru pembelajar, bukan sebagai identitas login ujian.

Kesalahan memasukkan nomor identitas sering menjadi penyebab peserta gagal login dan kehilangan waktu ujian.

Langkah Aman Mengetahui Nomor Peserta

Cara cek nomor peserta UKMPPG 2026 terbaru dapat dilakukan dengan satu prosedur utama yang bersifat mutlak: mengunduh Kartu Peserta Ujian dari portal resmi UKMPPG.

Langkah praktisnya meliputi:

1. Masuk ke portal resmi UKMPPG periode berjalan.
2. Pilih menu pencetakan kartu peserta atau formulir ujian.
3. Unduh dan cetak Kartu Peserta Ujian.
4. Temukan Nomor Peserta Ujian pada bagian identitas utama kartu.

Dokumen tersebut memuat seluruh informasi kunci, termasuk nomor peserta, jadwal ujian, serta petunjuk teknis pelaksanaan.

Cara Mengisi Nomor Peserta dan PIN

Pada hari pelaksanaan ujian melalui aplikasi Safe Exam Browser, peserta wajib melalui verifikasi foto sambil memegang Kartu Peserta Ujian dan identitas diri.

Setelah verifikasi, peserta mengisi:

* Nomor Peserta Ujian → sesuai yang tercetak pada kartu
* PIN → umumnya 8 digit pertama NIP (untuk peserta ASN)

Bagi peserta non-ASN, format PIN biasanya tercantum khusus pada kartu atau diberikan oleh pengawas ujian.

Contoh Format Pengisian

Sebagai ilustrasi fiktif:

Nomor Peserta Ujian: 260112345678
NIP: 199203152019031001

Maka pengisian login adalah:

Nomor Peserta: 260112345678
PIN: 19920315

Data tersebut hanya contoh dan tidak dapat digunakan untuk login sistem ujian.

Cara cek nomor peserta UKMPPG 2026 terbaru menjadi langkah penting yang harus dilakukan peserta sebelum hari pelaksanaan guna menghindari kesalahan teknis saat login. Dengan memastikan nomor peserta dan PIN sesuai dengan data pada kartu ujian, peserta dapat meminimalkan risiko gangguan saat mengikuti Uji Pengetahuan PPG 2026.***

Walikota Bogor Hadiri Buka Puasa Bersama di Kampung Toleran Pulo Geulis

0

Bogordaily.net – Dalam menyemarakkan Ramadan 2026, Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengunjungi Pulo Geulis, yang dikenal sebagai Kampung Toleran di Kota Bogor. Kawasan ini terkenal karena warga keturunan Tionghoa dan Muslim hidup rukun dan harmonis sejak dahulu.

Di tengah permukiman yang padat, berdiri Kelenteng Phan Ko, kelenteng tertua di Kota Bogor, yang sarat nilai sejarah dan budaya.

Pada Ramadan kali ini, Kelenteng Phan Ko bekerja sama dengan Yayasan Desa Inklusi menyelenggarakan buka puasa bersama. Wali Kota Bogor hadir dalam acara tersebut, berbuka puasa bersama para tokoh masyarakat, perwakilan perangkat daerah (OPD), dan warga sekitar.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga menyerahkan santunan sosial kepada warga lanjut usia dan anak-anak yatim. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa kerukunan dan kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kebersamaan.

Kelenteng Phan Ko bukan hanya menjadi tempat ibadah bagi umat Buddha, Tao, dan Konghucu, tetapi juga menyediakan musala yang dapat digunakan umat Muslim untuk menunaikan salat.

Suasana hangat dan kekeluargaan terlihat dari interaksi warga lintas agama yang saling menghormati dan mendukung kegiatan bersama.

Selain itu, Wali Kota Bogor menyempatkan diri mengunjungi warga lanjut usia untuk memastikan mereka mendapat perhatian, sekaligus meninjau rumah warga yang tidak layak huni sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan sosial.

“Tidak ada yang dirugikan dengan sikap toleransi. Tidak ada yang merasa menang atau kalah. Semua milik kita bersama dan mudah-mudahan ini menjadi simbol utama Kota Bogor yang bukan hanya toleran, tetapi juga guyub dan saling menjaga silaturahmi,” ujar Dedie pada Senin 23 Februari 2026.

Direktur Yayasan Desa Inklusi Lazyra Amadea menegaskan Pulo Geulis ini miniatur keberagaman di Kota Bogor, momen ramadan ini bisa jadi memperat tali silaturahmi antar umat beragama.

“Jadi targetnya kegiatan bisa dilakukan di 6 kecamatan di Kota Bogor, harapannya bisa membawa kepedulian dan kerukunan terus terjaga,” katanya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan salat tarawih keliling bersama warga di Masjid Baitul Maghfiroh, Kampung Padabenghar.

Kehadiran Wali Kota dan partisipasi warga menegaskan pentingnya nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial yang harus terus dijaga dan ditingkatkan di Kota Bogor.***