Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 318

Simak Ramalan Cuaca Bogor Rabu 29 Oktober 2025, Cek di Sini!

0

Bogordaily.net – Simak ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Rabu 8 Oktober 2025 diperkirakan hujan ringan sepanjang hari.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Rabu 29 Oktober 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21-28°C
Kelembapan: 66–95%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 65–93%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-30°C
Kelembapan: 62-93%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-30°C
Kelembapan: 64–93%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-30°C
Kelembapan: 63–92%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–30°C
Kelembapan: 64–93%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Rabu 29 Oktober 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Wali Kota Bogor 1984–1989 Ir. Muhammad Wafat, Pemimpin yang Tenang dan Penuh Pengabdian

0

Bogordaily.net – Kota Bogor kembali kehilangan tokohnya, mantan Walikota Bogor Ir Muhammad meninggal dunia.

Kabar duka itu disampaikan secara resmi di akun resmi @pemkotbogor. Pemerintah Kota Bogor pun menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Ir. Muhammad — sosok yang pernah memimpin Kota Hujan di masa yang penuh perubahan, antara tahun 1984 hingga 1989 tersebut.

Nama itu mungkin kini terdengar samar bagi generasi muda Bogor. Tapi bagi mereka yang pernah melewati masa-masa awal pembangunan kota ini — sebelum ada tol Jagorawi yang seramai sekarang, sebelum taman-taman kota serindang kini — nama Ir. Muhammad punya tempat tersendiri dalam ingatan.

Ia bukan wali kota yang suka tampil. Tidak banyak foto dirinya terpampang di spanduk atau baliho.

Tidak pula banyak rekaman pidato yang beredar. Tapi di masa pemerintahannya, Bogor mulai menata diri. Mulai beranjak dari kota administratif menjadi kota yang sadar ruang, sadar lingkungan, dan sadar identitas.

Itu masa di mana Bogor mulai membangun jati diri sebagai kota pendidikan dan kota wisata. Masa ketika taman-taman dirawat lagi, dan tata kota diperhatikan bukan hanya sebagai soal beton dan aspal, tapi juga soal rasa.

Kini, empat puluh tahun lebih setelah masa jabatannya, namanya kembali disebut — dalam suasana yang hening, dalam doa.

Pemerintah Kota Bogor menuliskan kalimat yang sederhana tapi hangat:
“Terima kasih atas jejak pengabdian dan dedikasi untuk Kota Bogor tercinta.”

Kalimat itu, mungkin, adalah bentuk penghormatan terakhir bagi seorang pemimpin yang bekerja tanpa banyak sorotan. Yang mungkin tidak sempat berpose di depan kamera, tapi meninggalkan hasil kerja yang nyata.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, mengampuni segala khilaf, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya.

Bogor berduka, tapi juga berterima kasih. Karena pernah dipimpin oleh sosok sejuk — seolah mewakili udara Bogor sendiri.

**Al-Fatihah.**

Pembatalan Kelulusan PPPK Paruh Waktu Bikin Heboh, Ini Penjelasan BKN

0

Bogordaily.net – Pembatalan kelulusan PPPK paruh waktu oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadi buah bibir di kalangan para calon pegawai. Bukan hanya karena keputusan itu diumumkan secara resmi, tapi juga karena alasan-alasannya yang manusiawi — ada yang mengundurkan diri, ada yang meninggal, dan ada pula yang ternyata tidak memenuhi syarat pendidikan.

BKN mengumumkan pembatalan kelulusan PPPK paruh waktu itu melalui dua surat penting: Nomor 04/PANPEL.BKN/PPPK.TEKNIS/VI/2025 tertanggal 16 Juni 2025 dan Nomor 05/PANPEL.BKN/PPPK.TEKNIS/IX/2025 tertanggal 10 September 2025. Keduanya menjadi dasar hukum yang sah atas hasil akhir seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun anggaran 2024 periode II.

Dalam surat tersebut, nama-nama yang sebelumnya lolos kini berubah status. I Wayan Pasek Kurnia Wisnawa, yang semula ditempatkan di Kantor Regional IX BKN Jayapura, batal diangkat karena telah meninggal dunia. Nasib serupa juga dialami AZ Ari Abdullah dan Ferry Fernando — keduanya memilih mundur sebelum sempat bertugas. Bahkan, satu nama lagi, Bayu Aji Pamungkas, ikut mengundurkan diri di tengah proses penetapan.

Namun bukan hanya soal pengunduran diri. Dari hasil verifikasi ulang, BKN menemukan dua nama lain yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena kualifikasi pendidikannya tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan. Mereka adalah M Hasan dan Indrawati, keduanya berposisi sebagai operator layanan operasional.

Inilah yang membuat BKN akhirnya melakukan penyesuaian besar-besaran. Beberapa formasi PPPK paruh waktu dibatalkan untuk dioptimalkan kembali, menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan validitas data pegawai non-ASN.

Sebagai gantinya, BKN menetapkan tiga nama baru — Lia Nurin Driani, Gede Agus Wirayana, dan Zulfahmi — untuk mengisi jabatan yang sebelumnya kosong. Mereka disebut telah memenuhi seluruh persyaratan administratif dan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan.

Langkah pembatalan kelulusan PPPK paruh waktu ini menunjukkan bahwa proses seleksi bukan sekadar soal lulus atau tidak. Tapi juga soal ketelitian administrasi, kesesuaian data, dan tanggung jawab moral. Karena di balik setiap nama yang batal, ada cerita dan alasan masing-masing — dari panggilan takdir hingga perbedaan ijazah yang tampak sepele, tapi menentukan masa depan karier.

BKN menegaskan seluruh pengumuman resmi hanya bisa diakses melalui situs [www.bkn.go.id](https://www.bkn.go.id). Peserta diimbau untuk terus memantau perkembangan dan tidak bergantung pada informasi tidak resmi yang berseliweran di media sosial.

Sebuah pelajaran dari pembatalan kelulusan PPPK paruh waktu ini: bahwa kepegawaian bukan sekadar urusan administrasi, tapi juga tentang integritas dan ketepatan. Dalam birokrasi, detail kecil bisa mengubah nasib seseorang.***

Kebakaran Rumah di Cibitung Kulon Pamijahan Bikin Warga Panik, Api Sempat Membesar Sebelum Akhirnya Padam

0

Bogordaily.net — Kebakaran rumah di Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor membuat warga sekitar panik pada Rabu 29 Oktober 2024.

Api tiba-tiba muncul dari salah satu rumah warga dan dalam waktu singkat membesar, mengancam bangunan di sekitarnya. Namun, kepanikan berubah menjadi aksi cepat. Warga bergotong royong melawan si jago merah sebelum petugas tiba di lokasi.

Berita tentang kebakaran rumah di Cibitung Kulon Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor ini dengan cepat menyebar. Tak menunggu lama, laporan diteruskan ke Tim 112 Kabupaten Bogor, yang segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bogor. Respon cepat pun diberikan.

Namun, sebelum sirine mobil pemadam terdengar, warga sudah lebih dulu berhasil menaklukkan api dengan alat seadanya — ember, selang, dan gotong royong.

Begitu petugas tiba di lokasi, langkah pertama yang dilakukan adalah pendinginan area kebakaran. Prosedur ini penting untuk memastikan tidak ada bara tersisa yang bisa memicu api kembali.

Meski kebakaran berhasil diatasi tanpa menelan korban jiwa, penyebab pasti dari kejadian ini masih dalam proses penyelidikan.

Petugas tengah mengumpulkan keterangan dari saksi dan pemilik rumah. Dugaan sementara, ada indikasi korsleting listrik, namun belum bisa dipastikan hingga hasil resmi rilis dari pihak berwenang keluar.

Kebakaran seperti ini memang sering kali terjadi bukan karena kelalaian besar, melainkan hal kecil yang luput dari perhatian — kabel usang, colokan ganda, atau peralatan elektronik yang dibiarkan menyala.

Kebakaran rumah di Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan warga sering kali menjadi penyelamat pertama sebelum petugas datang. Dalam situasi darurat, refleks untuk saling membantu jauh lebih kuat dari sekadar menunggu bantuan datang.

Kini, sisa-sisa kebakaran sudah dibersihkan, aroma asap masih samar di udara, dan warga kembali beraktivitas seperti biasa. Tapi peristiwa itu meninggalkan satu pesan: kewaspadaan tak boleh padam, bahkan setelah api padam.***

Bahlil Tanggapi Pencabutan 26 Izin Tambang di Bogor oleh Dedi Mulyadi

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencabut sementara 26 izin aktivitas pertambangan di Bogor. Langkah itu diambil karena aktivitasnya yang diduga menyalahi sejumlah prosedur.

Menanggapi hal itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengaku belum mengetahuinya.

“Saya belum tahu. Saya belum baca,” kata Bahlil saat ditemui di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Pada 25 September 2025, Dedi membekukan sementara 26 izin pertambangan di Kabupaten Bogor. Keputusan itu tertuang dalam surat bernomor 7920/ES.09/PEREK.

Menurut Dedi, keputusan itu diambil tidak begitu saja, melainkan melalui kajian yang mendalam dan sejumlah pertimbangan.

Adapun yang melatarbelakangi keputusan itu, karena aktivitas pertambangan dinilai menyalahi sejumlah prosedur seperti dampak lingkungan, keselamatan, dan ketertiban umum.

Beberapa dampaknya yang dialami masyarakat seperti kemacetan, polusi udara, kerusakan jalan yang dapat mengancam keselamatan warga setempat.

“Berapa derita masyarakat yang mengalami ISPA, berapa angka depresi yang lahir di jalanan yang setiap hari bergumul dengan maut, debu, dan berapa hancurnya ekosistem Parung Panjang,” kata Dedi beberapa waktu lalu.***

Sandra Dewi Cabut Gugatan Atas Penyitaan Aset, Ini Alasannya di Pengadilan

0

Bogordaily.net – Sandra Dewi cabut gugatan. Kalimat itu seolah menjadi babak baru dari drama panjang yang selama ini menyita perhatian publik — antara hati seorang istri dan realitas hukum yang tak bisa ditawar.

Artis yang dikenal lembut itu akhirnya resmi mencabut gugatan keberatan atas penyitaan aset miliknya, yang terkait dengan kasus korupsi tata niaga timah sang suami, Harvey Moeis.

Langkah Sandra Dewi cabut gugatan itu disampaikan lewat kuasa hukumnya dan diterima resmi oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin, 28 Oktober 2025.

Tidak ada air mata di ruang sidang. Tidak ada pembelaan emosional. Hanya pernyataan singkat: mencabut gugatan dengan sukarela dan tanpa tekanan.

Sandra memilih diam—bukan karena kalah, tapi karena tahu ini akhir dari sebuah perlawanan yang tak lagi punya ruang hukum. Mahkamah Agung sudah menolak kasasi suaminya. Putusan inkracht. Tak ada lagi pintu yang bisa diketuk.

Antara Cinta dan Realitas

Momen Sandra Dewi cabut gugatan ini menandai perubahan besar dalam sikapnya. Dulu, ia sempat menolak penyitaan aset. Ia merasa sebagian dari harta itu adalah hasil kerja kerasnya di dunia hiburan. Tapi waktu berjalan, logika menggantikan emosi. Ia memilih tunduk. Legowo.

Dalam sidang, majelis hakim menegaskan bahwa pencabutan gugatan dilakukan secara sukarela. Sandra dan pihak pemohon lain menyatakan siap menerima putusan hukum yang telah berkekuatan tetap. Ia paham: semua yang dimilikinya kini menjadi bagian dari pembayaran uang pengganti kerugian negara.

Sikap ini bukan sekadar langkah hukum. Tapi juga pernyataan moral: bahwa hukum harus dijalankan, meski berat.

Menghadapi Kenyataan

Dalam berkas pengadilan disebutkan alasan utama pencabutan gugatan adalah sikap tunduk terhadap hukum. Dengan keputusan ini, Kejaksaan Agung bisa mengeksekusi seluruh aset — dari tas mewah hingga deposito miliaran rupiah — untuk menutupi kerugian negara.

Ada 88 tas mewah dari Hermes dan Chanel. Ada mobil mewah, perhiasan, logam mulia, hingga deposito sekitar Rp33 miliar. Semua akan dilelang. Semuanya kini bukan lagi milik keluarga Harvey Moeis.

Bagi Sandra, keputusan ini seperti menutup buku lama. Tidak ada lagi ruang untuk melawan. Tidak ada lagi kalimat pembelaan. Yang tersisa hanya kesadaran: bahwa hidup harus terus berjalan, meski tanpa kilau harta yang dulu ia banggakan.

Akhir dari Bab Panjang

Kejaksaan Agung menyambut keputusan ini dengan tenang. Mereka menegaskan, seluruh aset akan dimasukkan ke daftar eksekusi untuk membayar uang pengganti senilai Rp420 miliar. Negara harus pulih, setidaknya sebagian.

Dan di balik semua itu, publik melihat sisi lain dari Sandra. Ia tak lagi tampil dengan senyum glamor di karpet merah, tapi dengan ketegaran seorang istri yang akhirnya berdamai dengan kenyataan.

Kini, Sandra Dewi cabut gugatan menjadi simbol — bahwa kemewahan bisa lenyap, tapi kehormatan muncul saat seseorang berani menerima konsekuensi.

Sebuah langkah kecil, tapi penuh makna: menyerah bukan karena lemah, tapi karena sadar, melawan tak lagi berguna.***

Istri Bupati Purwakarta Meninggal Dunia Sakit Apa Jadi Pertanyaan Warga, Dini Yuliani Tutup Usia di RSUD Bayu Asih

0

Bogordaily.net – Istri Bupati Purwakarta meninggal dunia sakit apa — itulah yang langsung jadi pertanyaan warga pagi ini.

Dini Yuliani, istri dari Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa dini hari, 28 Oktober 2025, di RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Kabar itu menyebar cepat. Dalam hitungan jam, seluruh Purwakarta tahu. Warga berbisik di warung, di kantor, di grup WhatsApp: “Istri Bupati Purwakarta meninggal dunia sakit apa?” Tak ada yang tahu pasti.

Tak ada pernyataan resmi dari keluarga. Yang jelas, Dini sudah lama terlihat berjuang melawan penyakitnya, namun tetap hadir di berbagai kegiatan sosial hingga beberapa pekan lalu.

Dini Yuliani bukan sekadar istri pejabat. Ia adalah sosok yang dikenal rendah hati, lembut tutur kata, dan selalu turun langsung ke masyarakat.

Di setiap kegiatan PKK, Dini bukan hanya memberi arahan, tapi ikut duduk di tikar, mendengarkan keluh warga satu per satu.

Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menulis,

“Telah meninggal dunia Ibu Dini, istri Om Zein, Bupati Purwakarta. Kita doakan semoga almarhumah diterima iman Islamnya dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT.”

Unggahan itu sontak dipenuhi ribuan ucapan duka. Orang-orang mengenang Dini sebagai perempuan tangguh yang tidak pernah lelah bekerja untuk sesama.

Meski pertanyaan “istri Bupati Purwakarta meninggal dunia sakit apa” terus bergema, keluarga memilih diam. Sumber terdekat hanya menyebut, Dini sudah lama menjalani perawatan intensif dan tetap kuat hingga akhir hayat.

Semasa hidupnya, Dini menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Purwakarta dan Ketua Tim Pembina Posyandu.

Ia juga pernah menjadi anggota DPRD Purwakarta periode 2019–2024. Di sana, ia dikenal vokal memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesejahteraan keluarga kecil di pelosok desa.

Bagi Om Zein, kepergian istrinya bukan hanya kehilangan pasangan hidup, tapi juga separuh dari jiwanya.

“Beliau wanita yang hebat. Teruji dalam kepemimpinan kita. Setiap hari, setiap detiknya meninggalkan pesan tersendiri,” ujar Om Zein dengan suara berat.

Pagi itu, jenazah Dini disemayamkan di rumah duka. Ratusan warga datang membawa bunga, doa, dan air mata. Sekitar pukul 09.30 WIB, ia dimakamkan di TPU Kampung Genggereng, Desa Salem, Kecamatan Pondoksalam.

Saat liang lahat ditutup, keheningan terasa panjang. Tak ada lagi pertanyaan istri Bupati Purwakarta meninggal dunia sakit apa.

Yang tersisa hanyalah doa — agar Dini Yuliani mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan Purwakarta tak melupakan jasanya.

Selamat jalan, Ibu Dini. Senyum Ibu akan tetap hidup di hati warga Purwakarta.***

Rudy Susmanto Dorong Generasi Muda Jadi Motor Perubahan

0

Bogordaily.net -Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyerukan semangat persatuan dan aksi nyata kepada seluruh generasi muda Indonesia dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025. Rudy menegaskan bahwa pemuda bukan sekadar pelengkap sejarah, tetapi penentu arah masa depan bangsa.

Demikian diungkapkan Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menyampaikan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir, pada upacara Hari Sumpah Pemuda, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Selasa (28/10).

Hadir Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, jajaran Forkopimda, para tokoh pemuda, pimpinan pemuda dan masyarakat, dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Bupati Rudy mengingatkan kembali makna historis Sumpah Pemuda 1928 sebagai tonggak kebangkitan nasional. Hari ini kita berdiri di bawah langit merah putih, langit yang dulu menaungi para pemuda 1928.

“Mereka tidak banyak bicara, mereka berani, mereka bersumpah, dan menepatinya dengan darah dan nyawa,” ujarnya.

Rudy menjelaskan, tantangan generasi muda saat ini memang berbeda, namun semangat perjuangan harus tetap menyala. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran.

“Namun semangatnya tetap sama, Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kejujuran, ketangguhan, dan empati sebagai nilai dasar pemuda Indonesia dalam menghadapi perubahan zaman yang bergerak cepat. Kita butuh pemuda yang patriotik, gigih, dan empati, yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang.

“Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Pemuda bukan pelengkap sejarah, melainkan penentu sejarah berikutnya,” ucapnya.

Rudy mengajak seluruh anak bangsa untuk menjaga api perjuangan dan semangat kebangsaan. Mari buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Demi Indonesia Raya yang kuat, adil, makmur, dan disegani dunia.

Pada kesempatan tersebut, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor menyelenggarakan ganti oli dan pembagian sembako gratis untuk para pengemudi ojek online.***

Mahasiswa IPB Ajak Generasi Z Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Toleransi dan Komunikasi Digital

0

Bogordaily.net – Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali makna persatuan dan kesatuan bangsa.

Lebih dari sekadar seremonial, peringatan ini menjadi refleksi bagi generasi muda khususnya mahasiswa, untuk menjaga semangat “Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa” di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama di era dominasi media sosial.

Aktivis mahasiswa mendesak penerapan sikap toleransi dan saling menghargai dalam organisasi sebagai wujud nyata ikrar sumpah pemuda, sekaligus senjata melawan narasi pecah belah.

Nurul Alvi Hidayah, Akademik dan Prestasi dari HIMA Akuakultur Universitas Institut Pertanian Bogor menyatakan bahwa dari trilogi Sumpah Pemuda dapat memunculkan rasa memiliki dan kesadaran sosial. Ia menjelaskan, semua orang memiliki latar belakang baik dari budaya dan organisasi yang berbeda.

Namun, jika memiliki rasa cinta terhadap tanah air, maka itu dapat menjadi pengikat yang kuat. Dalam lingkungan mahasiswa, semangat ini diterapkan melalui kolaborasi tanpa memandang latar belakang.

“Kalau dibilang bayang-bayang kedaerahan masih ada, namun itu hal yang wajar karena setiap orang pasti punya rasa cinta terhadap daerah asalnya. Namun ada yang harus dijaga, jangan sampai rasa itu berubah menjadi sekat atau pembeda yang dapat menimbulkan jarak. Semangat kedaerahan dapat menjadi kekuatan jika diarahkan dengan benar. Kedaerahan bukan untuk memisah, tapi untuk memperkaya semangat nasional”. Ujar Nurul Alvi

Kolaborasi dan Komunikasi Jadi Ukuran Keberhasilan

Bagi Alvi, indikator keberhasilan mahasiswa dalam mewujudkan nilai-nilai Sumpah Pemuda dapat dilihat dari soliditas antaranggota dan dampak nyata dari program organisasi.

“Dalam organisasi, anggota dapat saling menghargai dan terbuka akan perbedaan, mampu bekerja sama mencapai tujuan yang mufakat. Di tingkat kampus atau nasional, keberhasilan bisa dilihat dari program yang inklusif dan membangun rasa kebersamaan,” tuturnya.

Mahasiswa disebut memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga semangat persatuan bangsa. Nilai-nilai seperti toleransi, saling menolong, dan menghargai perbedaan menjadi pondasi penting dalam membangun karakter Indonesia yang beradab.

“Sebagai aktivis organisasi, saya berkomitmen untuk tetap terbuka terhadap perbedaan dan menjunjung nilai kebersamaan. Komunikasi yang sehat, saling menghargai dan mementingkan kepentingan bersama juga tidak kalah penting.” tambahnya.

Peringatan Sumpah Pemuda ke-97 menjadi pengingat bagi mahasiswa organisasi untuk kembali pada idealisme kolektif. Komitmen untuk memiliki komunikasi yang sehat, saling menghargai dan tolong-menolong, serta menerima perbedaan menjadi kunci dalam mempraktikkan ikrar sumpah pemuda dan dapat menghasilkan kostribusi nyata persatuan Indonesia.

(Salma Nur Z)

Eiger Adventure Land Siap Beroperasi Lagi, Pemerintah Tekankan Komitmen Jaga Kelestarian Alam

0

Bogordaily.net – Doa dan harapan ribuan pekerja di 18 KSO kawasan Puncak, Bogor terkabul. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bakal mempersilahkan kawasan ekowisata termasuk EIGER Adventure Land kembali beroperasi.

Kabar baik itu diungkapkan Anggota DPR RI, Mulyadi dalam acara penanaman pohon di area parkir EIGER Adventure Land (EAL) bareng jajaran Kementerian LH dan Bupati Bogor Rudy Susmanto serta jajaran Pemkab Bogor, Selasa 28 Oktober 2025.

“Dalam waktu tidak lama lagi, tadi saya sudah mendengarkan penjelasan ini tinggal masalah admisnistrasi, untuk kemudian segel segelnya akan dicabut. Mudah mudahan minggu depan sudah dicabut hari selasa,” ujarnya.

Dirinya, telah menyampaikan kepada Bupati Bogor, nantinya hari pencabutan segel sebagai pengingat bahwa kawasan Puncak itu harus dijaga untuk tetap lestari.

Terkait penyegelan yang dilakukan oleh KLH, kata dia, menteri itu pada pada prinsipnya melaksanakan undang undang. Termasuk uu terkait lingkungan hidup.

“Beliau mengaudit puncak untuk mengingatkan kita semua bahwa jangan sampai kebutuhan secara ekonomi terus menerus digalakan, tapi alam terancam,” katanya.

Menurutnya, ini adalah momentum untuk melestarikan alam, sehingga ada irisan dan titik tengah antara penegakan hukum untuk menjaga alam dan ke depan tidak melupakan sisi anugerah alam yang bisa dijadikan sumber mata pencaharian masyarakat,” katanya.

Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup BPLH, Irjen Pol Rizal Irawan menegaskan, total ada 18 bidang usaha yang akan dicabut segelnya termasuk EAL.

“Jadi perlu diingat teman-teman bahwa undang-undang 32 itu rohnya adalah restorasi, penegakan lingkungan hidup rohnya adalah restorasi, pengembalian atau pemulihan lingkungan hidup,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan penegakan hukum melalui sanksi administrasi kepada para tempat wisata.

Di dalam sanksi administrasi itu kata dia, dicantumkan apa yang harus dilakukan oleh para pengusaha ini, seperti menanam pohon di sini, membuat embung di daerah sini.

“Semua itu melalui kajian-kajian dari para ahli. Nah, sekarang kita kasih kesempatan, para bidang usaha untuk melakukan usaha usaha terkait dengan pemulihan. Baru setelah semuanya sudah terpenuhi, baru sanksi administrasinya akan dicabut,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan apa yang dilakukan KLH, tujuannya agar wilayah Bogor Selatan, khususnya Puncak untuk tetap lestari.

“Intinya, kami ingin dunia investasi di Kabupaten Bogor hidup, sehingga apapun bidang usahanya tetap bisa berjalan,” katanya.

Sebagai contoh, karyawan EAL yang sebelumnya mengibarkan bendera putih, kata dia, hari ini dengan datangnya Deputi Gakum dari KLH, menjadi sebuah harapan bahwa keberlangsungan hidup mereka bisa berjalan, namun tetap harus menjaga ekosistem lingkungan hidup.

“Saya berharap apabila tahapan-tahapan yang dilakukan KLH sudah jatuh pada waktunya, kami Pemkab Bogor meminta komitmen kepada seluruh pengusaha yang ada, harus betul-betul bisa menjaga alamnya,” kata Rudy.

Dirinya menambahkan, agar para pengusaha wajib memenuhi sanksi adminstratif yang diberikan KLH, Pemkab Bogor akan mengawasi dan berkolaborasi bersama-sama. “Saya benar-benar nitip kalau sudah diberi kesempatan oleh KLH jangan sampai diabaikan,” katanya.

Direktur Utama PT Eiger Ekowisata Nusantara, Imanuel Wirajaya, menyampaikan bahwa EIGER Adventure Land senantiasa berkomitmen menjaga kelestarian alam sekaligus memberdayakan masyarakat setempat.

“Bagi EIGER, mencintai alam bukan sekadar slogan, ini adalah panggilan dan tanggung jawab. Kami sangat berharap dapat menjadi bagian dari solusi, tidak hanya melalui kegiatan penanaman, tetapi juga dengan membangun ekosistem wisata alam yang berkelanjutan dan memberi manfaat bagi kehidupan di sekitarnya,” ujar Imanuel Wirajaya.

Imanuel juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kebijakan dan keputusan KLH yang mendukung kemajuan ekonomi yg selaras dengan pelestarian lingkungan, budaya, dan kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup yang telah membuka ruang dialog dan menunjukkan pertimbangan yang bijaksana. Bagi kami, pencabutan sanksi ini bukan sekadar keputusan administratif, melainkan sebuah kesempatan untuk mewujudkan ekowisata berkelanjutan sekaligus harapan kita bersama; tempat di mana alam dipelihara, masyarakat diberdayakan, dan menjadi jejak inspirasi untuk anak bangsa di hari esok,” ujarnya.

(Ibnu Galansa)