Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 340

Siswa SMAN 8 Bogor Curhat Setelah Dikeluarkan, MZ: Saya Masih Ingin Sekolah dan Gapai Cita-Cita

0

Bogordaily.net – Seorang siswa kelas 12 di SMAN 8 Kota Bogor, berinisial MZ, mengaku dikeluarkan dari sekolahnya setelah terlibat dalam aksi kenakalan remaja. Ia berharap mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya.

Dalam keterangannya, MZ mengakui bahwa ia memang sempat melakukan kesalahan dengan ikut serta dalam aksi tawuran.

Namun, ia menegaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di luar lingkungan sekolah dan tanpa mengenakan seragam sekolah.

“Saya jujur mengakui kesalahan saya. Saya khilaf, tapi saya tidak membawa nama sekolah. Setelah itu saya dikeluarkan tanpa sebab yang jelas,” ungkap MZ kepada bogordaily pada Kamis 9 Oktober 2025.

MZ mengaku saat ini berada dalam kondisi sulit. Ia tinggal bersama neneknya dan tidak memiliki biaya untuk melanjutkan sekolah ke tempat lain. Orang tuanya juga dikabarkan tidak mampu menanggung biaya pendidikan.

“Saya tidak tahu harus minta tolong ke siapa lagi. Saya sedih, seakan-akan semua kesalahan itu hanya saya yang lakukan. Padahal saya tidak seburuk itu,” lanjutnya.

MZ berharap pihak sekolah atau pihak terkait dapat memberikan kebijakan atau kesempatan kedua agar ia bisa menyelesaikan pendidikannya dan meraih cita-citanya.

“Saya berjanji akan berubah total. Kalau saya diberi kesempatan, saya akan gunakan kesempatan itu sebaik mungkin,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SMAN 8 Kota Bogor terkait pernyataan MZ tersebut.***

Ibnu Galansa

WTD RUN Kembali Hadir, Melangkah Lebih Besar Sebagai Event Tahunan Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Setelah sambutan meriah pada edisi perdananya pada tahun 2024, WTD RUN kembali digelar di bulan Oktober pada tahun 2025 ini sebagai wujud komitmen untuk memperingati Hari Pariwisata Dunia melalui olahraga lari, sebagai salah satu ikon ”sport tourism” di kota Bogor.

World Tourism Day Run bermula sebagai gagasan dan inisiasi dari Rangga Cipta Bentala selaku Marcom Manager dari hotel Swiss-Belcourt Bogor, berkolaborasi dengan 106 Management, Dinas Pariwisata Kota Bogor dan komunitas pecinta olahraga lari serta beberapa pihak terkait lainnya.

WTD RUN 2025 dibuka secara langsung oleh Bapak Walikota Bogor, Dedie A. Rachim bersama sekitar 1.000 pelari se-Jabodetabek dengan rute berawal dari Balai Kota Bogor, berlari santai mengitari lokasi wisata dan tempat bersejarah seperti Museum PETA dan Taman Air Mancur hingga kembali ke titik awal.

”Kegiatan yang sudah berjalan di tahun kedua ini akan digelar rutin setiap tahun dan kita juga akan mendorong event ini untuk bisa menjadi agenda nasional ke depannya,” ujar Bapak Walikota Bogor.

Acara ini juga turut dimeriahkan dengan kegiatan-kegiatan lainnya seperti penampilan tarian tradisional, festival permainan tradisional, bazar kuliner UMKM, talkshow promosi perhotelan dan pengembangan wisata di kota Bogor, hiburan musik dan olahraga poundfit.

”Kami sangat bangga bahwa inisiatif kecil ini telah tumbuh menjadi bagian dari semangat besar kota ini. WTD RUN bukan sekedar olahraga lari, tapi sudah menjadi simbol kebersamaan dan gaya hidup sehat yang ingin terus kami tularkan ke masyarakat,” ujar Rangga Cipta Bentala.

Rangga menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata kota Bogor serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut serta berkreasi membangun kota kebanggaan melalui dunia olahraga dan pariwisata.

Rangga pun menambahkan bahwa Swiss-Belcourt Bogor tidak hanya fokus pada pelayanan penginapan saja, melainkan juga berkontribusi aktif terhadap pengembangan komunitas lokal melalui program olahraga, budaya, sosial dan lainnya.***

Proyek SIG Dikeluhkan, Warga Budi Agung Bogor Resah

0

Bogordaily.net – Proyek SIG di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, saat ini menimbulkan keresahan warga.

Bagaimana tidak, proyek yang masuk ke akses warga Budi Agung, Kota Bogor tersebut membuat jalanan warga menjadi kotor dan basah akibat banyaknya mobil proyek yang berukuran besar.

Pantauan Bogordaily.net di lokasi proyek pada Kamis 9 Oktober 2025 pagi sampai siang hari, terlihat mobil-mobil proyek beroperasi menghambat aktivitas warga sekitar yang menggunakan kendaraan.

Kemudian akses jalan aspal menuju wilayah Budi Agung terlihat kotor layaknya jalanan yang tidak terurus oleh pemerintah akibat mobil proyek.

Lalu suara-suara bising dari pengerjaan proyek juga membuat warga sekitar tidak nyaman. Terlebih lokasinya tidak jauh dari RS. Islam Bogor.

Sementara itu warga sekitar proyek AA (37) menjelaskan bahwa, sebelum adanya proyek akses jalan Budi Agung bersih terawat.

Namun semuanya menjadi berantakan setelah adanya proyek tersebut. Terlebih mobil-mobil proyek yang berukuran besar menghambat mobilitas warga.

“Coba dipikir sekarang mobil molen sebesar itu lalu-lalang masuk ke budi agung pagi hari, jam sibuk-sibuknya warga aktivitas, yang sekolah, yang kerja, jadi kena imbas, macet, terhambat,” kesalnya

Ia menambahkan, seharusnya pengerjaan proyek tersebut memperhatikan jam operasional kendaraan mereka yang berukuran besar tersebut.

“Di depan gang budi agung kan udah jalan raya, sekarang masuk ke budi agung kalau gaada jam operasionalnya truk mereka ya udah pasti macet,” tegasnya

Ia berharap agar ada evaluasi dari pemilik proyek tersebut untuk memperhatikan jam operasional mobil-mobil mereka.

“Harusnya perencanaan proyeknya matang, jangan asal-asalan begini, warga jadi terhambat aktivitas,” tutupnya.***

UU ASN 2023 Resmi Mandatkan Wellbeing ASN, Ini Dampaknya bagi Pegawai Negeri

0

Bogordaily.net – Wellbeing ASN kini menjadi topik yang tidak lagi sebatas jargon atau seminar di hotel-hotel pemerintahan.

Ia telah bertransformasi menjadi arah kebijakan konkret — sesuatu yang akhirnya disentuh tangan birokrasi, bukan sekadar dibicarakan. Pemerintah kini tidak hanya sibuk mengatur rekrutmen dan mutasi, tetapi benar-benar menata ulang kualitas hidup serta lingkungan kerja para abdi negara.

Dua pertanyaan pun muncul: mengapa Wellbeing ASN tiba-tiba menjadi prioritas utama, dan ke mana arah kebijakan ini akan berlabuh? Jawabannya ternyata sederhana tapi dalam — ini bukan sekadar kebijakan, melainkan mandat hukum.

Sejak Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara disahkan, pemerintah menegaskan bahwa kesejahteraan dan kualitas lingkungan kerja ASN adalah tugas utama, bukan tambahan. Artinya, wellbeing kini setara pentingnya dengan kinerja dan integritas. Tidak bisa lagi dianggap “bonus” yang diberikan kalau anggaran sisa. Ia adalah kewajiban negara untuk menciptakan birokrasi yang sehat dan berdampak.

Fondasi Hukum: Dari Amanat ke Aksi

Payung hukum itu memberi legitimasi untuk bertindak. Pemerintah tidak lagi bicara tentang kesejahteraan dalam kalimat bersayap. Sekarang, ada dasar yang kuat untuk memastikan bahwa Wellbeing ASN benar-benar menjadi bagian dari sistem — bukan sekadar retorika.

Dari sinilah lahir berbagai kebijakan turunan. Salah satu yang paling menarik adalah penerapan skema kerja fleksibel. Ini bukan lagi eksperimen “Work From Home” ala pandemi, tapi sistem yang tertata.

Bekerja Fleksibel, Kinerja Tetap Terukur

Melalui Peraturan Menteri PANRB Nomor 4 Tahun 2025, ASN kini dapat bekerja dengan pola waktu dan lokasi yang lebih luwes — namun tetap dalam bingkai akuntabilitas yang ketat. Tujuannya ganda: meningkatkan kualitas hidup pegawai sekaligus menjaga kinerja agar tetap terukur.

KemenPANRB menegaskan, fleksibilitas ini bukan kebebasan tanpa batas. Semua harus berbasis data dan didukung oleh Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Fleksibilitas yang bertanggung jawab, bukan pelarian dari disiplin.

Mesin Penggerak: Reformasi Birokrasi yang Berdampak

Di balik semua ini, ada dua mesin penggerak besar. Pertama, Reformasi Birokrasi Berdampak. Pemerintah sadar, birokrasi yang kaku tidak akan mampu melayani publik dengan cepat dan efisien. Maka kesejahteraan ASN dianggap sebagai investasi — bukan beban.

Kedua, penguatan sistem merit oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Di sinilah Wellbeing ASN menemukan bentuk paling konkret: kepastian karier, keadilan dalam promosi, dan kecepatan dalam pelayanan kepegawaian.

Dengan dua mesin ini, kesejahteraan ASN tidak lagi menjadi cerita di atas kertas. Ia bergerak, bertumbuh, dan — kalau konsisten dijaga — akan menjadi bahan bakar utama birokrasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. ***

Voucher Shopee 10.10 Banjir Diskon 99%. Cek di Sini

0

Bogordaily.net – Voucher Shopee 10.10 kembali jadi magnet besar di dunia belanja online. Setiap tahun, tanggal 10 Oktober selalu terasa seperti “tahun baru” bagi para pemburu diskon.

Kali ini, Shopee menggempur pasar dengan promo gila-gilaan: potongan harga hingga 99 persen, berlaku setiap beberapa jam sepanjang hari.

Ada yang bilang: tidak tidur semalam, demi diskon seharian. Mungkin berlebihan, tapi begitulah atmosfer yang tercipta. Voucher Shopee 10.10 bukan sekadar promo—ia sudah jadi tradisi digital yang memaksa orang menyiapkan alarm di tengah malam.

Shopee tahu betul: euforia dimulai dari detik pertama. Tepat pukul 00.00 WIB, “midnight sale” dibuka. Dalam 30 menit pertama, ribuan pengguna berlomba memasukkan kode seperti PROMOMANTAP1010 atau GASSHOPEE1010. Yang terlambat lima detik saja—selamat mencoba tahun depan.

Tapi Shopee tidak berhenti di situ. Voucher Shopee 10.10 dirancang seperti permainan strategi. Setiap beberapa jam, ada “gelombang” baru kode diskon yang bisa ditebus.

Ada kode untuk belanja besar, ada pula yang untuk pembelian kecil. Semua dengan pola yang sama: cepat, terbatas, dan membuat jantung berdebar seperti menonton final Piala Dunia.

Bagi yang tak sanggup begadang, Shopee memberi harapan lewat voucher seharian. Diskon 99% hingga Rp100.000 muncul pukul 08.00, 12.00, 15.00, dan 20.00 WIB.

Kodenya berganti-ganti, tapi hasilnya sama: rebutan. Bahkan untuk potongan kecil Rp10.000 pun, persaingan tetap sengit. Karena siapa tahu, barang senilai ratusan ribu bisa dibayar hanya dengan uang receh.

Di balik gegap gempita ini, ada strategi kecil yang membedakan mereka yang sukses berburu dari yang hanya jadi penonton. Login lebih awal, isi keranjang sejak sore, aktifkan notifikasi, dan pakai ShopeePay. Kedengarannya sepele, tapi dalam dunia diskon, kecepatan adalah segalanya.

Dan ya, Shopee juga tahu caranya menambah adrenalin: Shopee Live 10.10. Di sinilah para penjual ikut memanaskan suasana lewat siaran langsung. Voucher baru muncul, cashback tambahan diberikan, dan kolom komentar berubah jadi arena tempur emoji dan angka checkout.

Promo besar ini bukan cuma tentang harga. Ia tentang sensasi, kecepatan, dan strategi. Voucher Shopee 10.10 telah menjelma menjadi fenomena belanja daring yang tak sekadar transaksi—tapi juga hiburan.

Maka jangan heran, jika malam 10 Oktober nanti, banyak yang rela menahan kantuk. Demi satu hal sederhana: menekan tombol checkout lebih cepat dari orang lain. Karena di dunia Shopee, siapa cepat, dialah yang menang. ***

Round 5 kualifikasi Piala Dunia zona Asia, Jalan Terakhir Menuju Piala Dunia 2026

0

Bogordaily.net – Round 5 kualifikasi Piala Dunia zona Asia — inilah babak yang kini menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola Asia.

Tahap tambahan ini bukan sekadar pelengkap, melainkan penentu nasib terakhir tim-tim yang belum berhasil merebut tiket langsung ke Piala Dunia 2026.

Kualifikasi menuju Piala Dunia 2026 memang terasa semakin ketat dan melelahkan. Di kawasan AFC, round 5 kualifikasi piala dunia zona asia hadir sebagai babak “penyaring akhir”, tempat harapan terakhir hidup atau mati.

Tak semua konfederasi memiliki sistem seperti ini — hanya Asia yang memilih cara getir semacam ini: memberi satu kesempatan terakhir bagi mereka yang nyaris lolos, tapi belum sampai garis akhir.

Apa itu Round 5?

Berdasarkan format resmi dari AFC dan FIFA, Round 5 adalah playoff internal di kawasan Asia yang digelar setelah selesainya Round 4. Dua runner-up terbaik dari Round 4 akan bertarung dalam dua leg (kandang-tandang). Agregat skor menentukan siapa yang melaju ke inter-confederation playoffs, jalur antar konfederasi yang mempertemukan Asia dengan wakil dari kawasan lain untuk memperebutkan satu tiket terakhir ke Piala Dunia 2026.

Jadwal

AFC telah menetapkan jadwal pelaksanaan Round 5 sebagai berikut:

  • Leg 1: 13 November 2025
  • Leg 2: 18 November 2025

Pertandingan dimainkan dengan sistem kandang-tandang; agregat dua leg yang menentukan pemenang. Hanya dua tim yang akan tampil di babak ini — sebuah lotere kecil yang akan menyaring siapa yang masih berhak mengklaim mimpi Piala Dunia.

Peluang Timnas Indonesia

Perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 seperti kisah dari novel perjuangan: penuh tekad, tetapi juga luka. Di Round 4, Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak — dua tim yang berpengalaman. Dalam laga terakhir, Indonesia menunjukkan nyali tetapi kalah 2–3 dari Arab Saudi, sehingga posisi klasemen masih menuntut kerja keras.

Ada dua skenario yang mungkin membuka jalan: menjadi juara grup — jalur langsung — atau menjadi runner-up yang akan memasuki round 5 kualifikasi piala dunia zona asia sebagai kesempatan terakhir menuju inter-confederation playoffs. Jika menang di Round 5, perjuangan belum usai: mereka harus menghadapi wakil dari konfederasi lain untuk memperebutkan tiket final.

Menjadi juara grup berarti lolos otomatis. Menjadi runner-up berarti harus siap bertarung dua leg berujung pada laga antar konfederasi. Margin kesalahan hampir tak ada.

Penutup

Perjalanan Indonesia masih panjang dan penuh tantangan. Arab Saudi unggul, Irak konsisten, sementara Indonesia harus menang di setiap laga tersisa. Meski peluang tipis, sepak bola selalu membuka ruang untuk keajaiban — dan Round 5 kualifikasi Piala Dunia zona Asia ini bisa menjadi babak terakhir yang heroik atau menyakitkan.

Inilah sepak bola: selalu memberi harapan, bahkan di ujung paling tipisnya.***

ASN Wajib Penuhi Standar Kompetensi, Ini Dasar Hukum dan Tujuan Besarnya

0

Bogordaily.net – Standar Kompetensi ASN — inilah kata kunci yang sering disebut dalam forum-forum birokrasi, tapi jarang dipahami secara utuh. Di atas kertas, konsep ini tampak sederhana: memastikan setiap aparatur negara punya kemampuan sesuai jabatannya. Tapi di lapangan, maknanya jauh lebih dalam—dan lebih rumit.

Dalam sistem pemerintahan modern, kualitas sumber daya manusia bukan sekadar faktor pendukung, tapi jantung dari keberhasilan negara. Di Indonesia, kesadaran itu melahirkan kebijakan besar bernama Standar Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN)—sebuah panduan untuk menentukan apa yang harus diketahui, dimiliki, dan dilakukan oleh setiap ASN.

Tanpa standar itu, birokrasi bisa berjalan seperti kapal tanpa kompas.

Makna dan Esensi Standar Kompetensi ASN

Standar Kompetensi ASN bukanlah dokumen formal semata. Ia adalah cermin profesionalisme aparatur. Di dalamnya termuat tiga hal: pengetahuan, keterampilan, dan perilaku—tiga pilar yang harus menyatu dalam diri setiap ASN agar mampu melayani publik dengan integritas.

Pemerintah ingin memastikan bahwa jabatan bukan lagi hadiah atas loyalitas, melainkan hasil dari kompetensi yang terukur. Di sinilah transformasi besar birokrasi dimulai.

Standar ini juga menjadi alat ukur efektivitas pemerintahan. Jika ASN tidak memenuhi kompetensi jabatan, dampaknya langsung terasa: kebijakan tersendat, pelayanan publik menurun, dan kepercayaan rakyat menipis.

Landasan Hukum yang Kuat

Standar kompetensi ASN tidak lahir begitu saja. Ia berakar pada berbagai regulasi besar yang saling mengikat.

Pertama, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN—ini kitab sucinya birokrasi modern Indonesia. Di dalamnya ditegaskan bahwa setiap ASN wajib memiliki kompetensi sesuai bidang tugasnya, demi mewujudkan pemerintahan profesional dan bebas dari intervensi politik.

Kedua, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Aturan ini memperinci bagaimana pegawai direkrut, dikembangkan, dan dinilai. Salah satu poin pentingnya: setiap jabatan hanya boleh diisi oleh ASN yang memenuhi standar kompetensi jabatan yang ditetapkan Kementerian PANRB.

Ketiga, Permen PANRB Nomor 38 Tahun 2017—ini semacam “kitab panduan teknis” bagi seluruh instansi. Di sinilah dijelaskan tiga rumpun utama kompetensi ASN:

Teknis, yang berhubungan langsung dengan keahlian pekerjaan.

Manajerial, yang menentukan kemampuan memimpin dan mengelola sumber daya.

Sosial-Kultural, yang menuntut kepekaan terhadap keberagaman dan etika publik.

Lalu ada Peraturan BKN Nomor 26 Tahun 2019, yang memastikan lembaga penilai kompetensi ASN bekerja secara profesional dan terakreditasi.

Fungsi dan Tujuan yang Tak Boleh Diabaikan

Penerapan standar kompetensi ASN bukan formalitas administratif. Ia memiliki dampak strategis bagi wajah birokrasi nasional.

Pertama, memastikan setiap jabatan diisi oleh orang yang tepat. Tidak ada lagi “asal tunjuk” atau promosi karena kedekatan pribadi.

Kedua, mendorong ASN untuk terus belajar dan beradaptasi. Dunia berubah cepat—dan birokrasi tidak boleh ketinggalan.

Ketiga, menjadi dasar dalam sistem manajemen SDM pemerintah: dari rekrutmen, promosi, hingga penilaian kinerja. Semua berbasis kompetensi, bukan senioritas.

Dan yang paling penting: membangun ASN yang benar-benar berorientasi pelayanan publik. Yang sigap, profesional, dan punya hati untuk melayani rakyat.

Di akhir,  bisa jadi bahwa Standar Kompetensi ASN bukan sekadar aturan. Ia adalah alat revolusi mental bagi birokrasi. Tanpa itu, profesionalisme hanya akan menjadi slogan. Dengan itu, pelayanan publik bisa naik kelas.

Dan seperti biasa, reformasi bukan soal dokumen—tapi soal manusia yang mau berubah.***

Batu Terkuat di Dunia: Perbandingan Intan, Kuarsit, dan Eklogit dalam Skala Mohs

0

Bogordaily.net – Batu terkuat di dunia — frasa yang terdengar sederhana, tapi menyimpan kisah panjang tentang tekanan, panas, dan waktu. Manusia mungkin bisa menaklukkan baja, tapi belum tentu bisa menaklukkan batu. Bukan karena keras kepala, tapi karena sifat dasarnya memang diciptakan untuk bertahan — bahkan setelah jutaan tahun.

Batu terkuat di dunia ini bukan sekadar simbol kekuatan, melainkan juga keindahan. Dari cincin di jari seorang wanita hingga meja dapur yang berkilau di rumah modern, semuanya lahir dari proses alam yang ekstrem.

Intan: Sang Juara Kekerasan

Kita mulai dari intan. Mineral yang satu ini ibarat raja dalam dunia batu. Ia keras, bening, dan berkilau—tapi bukan karena kesombongan, melainkan karena kesempurnaan strukturnya. Setiap atom karbon dalam intan saling terikat sempurna. Itulah sebabnya, pada skala Mohs, intan berdiri di puncak dengan nilai 10.

Intan memang dikenal luas sebagai permata, tapi di dunia industri, ia punya peran lebih besar. Dari alat pemotong logam, mata bor, hingga batu gerinda — semua mengandalkan kekuatan si batu terkuat di dunia ini. Di Kalimantan Selatan, nama Martapura dan Banjar sudah menjadi legenda, karena dari sanalah sebagian besar intan Indonesia berasal.

Tapi jangan salah, keras belum tentu tangguh. Intan mudah pecah bila terkena benturan keras. Ia keras untuk digores, tapi rapuh untuk ditekan. Sebuah pelajaran kecil dari alam: kadang yang paling kuat pun bisa patah oleh tekanan yang salah arah.

Kuarsit: Si Batu Keras yang Tangguh

Sekarang kita bicara batu, bukan mineral. Karena meskipun intan adalah mineral terkeras, yang menyandang gelar batu terkuat di dunia justru adalah kuarsit. Ia lahir dari batu pasir yang mengalami panas dan tekanan luar biasa di dalam bumi.

Bayangkan batu pasir biasa yang dipanaskan selama jutaan tahun. Perlahan, butir-butir kuarsanya menyatu menjadi satu tubuh padat. Jadilah kuarsit — batu keras yang bahkan bisa membuat pisau dapur menyerah kalah.

Dalam dunia konstruksi, kuarsit adalah primadona baru. Tidak hanya kuat, tapi juga indah. Di dapur, ia menjadi meja yang tahan gores dan panas. Di ruang tamu, ia menjelma dinding bertekstur elegan. Di taman, ia menjadi batu pijakan yang tak mudah terkikis waktu.

Kuarsit adalah bukti bahwa keindahan dan kekuatan bisa bersatu. Ia tidak sekeras intan dalam skala Mohs, tapi jauh lebih tangguh menghadapi tekanan hidup — seperti manusia yang tak mudah retak meski dihantam badai.

Antara Keras dan Tangguh

Dalam geologi, dua istilah ini sering disalahartikan. Keras berarti sulit digores. Tangguh berarti sulit dihancurkan. Batu terkuat di dunia — seperti kuarsit — mungkin tidak menempati posisi tertinggi dalam skala kekerasan, tapi ia tangguh. Ia tahan waktu, tekanan, dan cuaca.

Di bawah tanah, ada batu lain yang juga menantang: eklogit dan peridotit. Mereka mungkin sedikit lebih lunak, tapi punya ketangguhan luar biasa. Mampu menahan tekanan ekstrem di perut bumi, tanpa kehilangan bentuknya.

Pelajaran dari Batu

Dari semua batu yang kita kenal, mungkin hanya sedikit yang benar-benar mengajarkan kita sesuatu. Batu terkuat di dunia bukan sekadar benda mati. Ia adalah kisah ketekunan — bagaimana tekanan bisa mengubah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa.

Intan lahir dari karbon yang ditekan dalam sunyi. Kuarsit terbentuk dari pasir yang bertahan dalam panas. Dan manusia? Kita juga ditempa oleh tekanan yang sama — hanya bentuknya berbeda.

Jadi, ketika Anda melihat cincin berlian di jari seseorang, atau permukaan kuarsit di meja dapur, ingatlah: itu bukan sekadar batu. Itu adalah sejarah bumi, kekuatan waktu, dan simbol bahwa keindahan sering kali lahir dari tekanan yang luar biasa.

Itulah kisah tentang batu terkuat di dunia — bukan hanya keras di tangan, tapi kuat dalam makna.***

02130 Nomor Siapa? Panggilan Misterius dari Jakarta yang Bikin Resah Pengguna Ponsel

0

Bogordaily.net – 02130 nomor siapa — pertanyaan ini kini ramai muncul di berbagai forum online. Banyak pengguna ponsel mengaku menerima panggilan dari nomor tersebut, kadang berulang-ulang, tapi tak ada suara di seberang sana. Ada juga yang cuma mendapat missed call. Tapi begitu ingin tahu dan mencoba menelepon balik, malah tambah bingung.

Di era digital ini, keheningan pun bisa menakutkan. Termasuk keheningan dari panggilan 02130 yang tiba-tiba masuk tanpa sebab.

Lalu, 02130 nomor siapa sebenarnya? Dari mana asalnya?

Kalau ditelusuri, awalan 021 adalah kode area Jakarta dan sekitarnya. Artinya, besar kemungkinan panggilan itu berasal dari Jabodetabek — entah dari pusat kota atau pinggirannya. Tapi siapa yang menelepon? Tak ada yang tahu pasti. Situs-situs pelapor nomor tak dikenal hanya menandainya sebagai “panggilan misterius” dengan tingkat gangguan tinggi.

Beberapa korban mengaku, penelepon diam. Lainnya bilang, sambungan langsung terputus setelah diangkat. Ada yang mengaku menerima empat kali panggilan dalam sehari.

Maka wajar bila orang bertanya-tanya lagi: 02130 nomor siapa? Apakah penagih utang? Telemarketing? Atau scammer digital yang sedang menjaring data pribadi lewat nomor bot?

Kecurigaan itu tidak berlebihan. Sebab dari laporan yang muncul, nomor-nomor semacam ini sering dikaitkan dengan sistem auto call — panggilan otomatis untuk menguji nomor aktif. Setelah itu, data disimpan dan dijual ke pihak lain. Modusnya bisa telemarketing, bisa pula penipuan berkedok lembaga resmi.

Bagi yang penasaran dan ingin menelpon balik, sebaiknya pikir dua kali. Bisa jadi, dengan menekan tombol “call”, kamu justru memberitahu mereka bahwa nomormu aktif. Bahkan ada risiko tersambung ke sistem phishing yang merekam data suara atau lokasi.

Jadi, apa yang harus dilakukan?

Sarannya, sederhana: blokir saja nomor 02130 itu. Di Android, aktifkan fitur “blokir panggilan tidak dikenal” di menu Telepon. Di iPhone, gunakan opsi “Heningkan Penelepon Tak Dikenal”. Lebih baik kehilangan satu panggilan misterius daripada kehilangan data pribadi.

Dan kalau kamu ingin melangkah lebih jauh, laporkan nomor tersebut ke situs aduankonten.id
milik Kominfo atau ke operator seluler yang kamu gunakan.

Di era serba digital ini, rasa penasaran adalah pintu masuk paling empuk bagi penipu. Maka ketika ada yang bertanya 02130 nomor siapa, jawabannya mungkin hanya satu: itu bukan siapa-siapa yang perlu kamu balas.***

Growtopia Game yang Bikin Kecanduan, Pemuda Ini Habiskan Uang Rp600 Juta dan Aniaya Ayah Sendiri

0

Bogordaily.net – Growtopia game yang bikin kecanduan — begitulah akhirnya publik menilai setelah kasus ini mencuat. Seorang pemuda viral di media sosial karena diduga menganiaya ayahnya sendiri dan menghabiskan uang hingga Rp600 juta hanya untuk bermain game online bernama Growtopia.

Kisahnya berawal dari sebuah unggahan di akun X (Twitter) @shibuyasugar, 8 Oktober 2025. Dalam unggahan itu, tampak empat tangkapan layar yang menunjukkan pemuda tersebut sudah ditangkap polisi. Salah satunya berisi pengakuan yang membuat banyak orang mengelus dada:

“Hari ini saya mencuri uang papa saya 55 juta buat Growtopia. Tindakan ini sudah sering saya lakukan dan saya juga pernah menganiaya papa saya. Mulai dari hari ini saya akan masuk penjara.”

Tidak berhenti di situ. Dalam unggahan lain, terlihat catatan pengeluaran sang pemuda untuk game yang sama. Totalnya mencapai lebih dari Rp600 juta — sebagian besar untuk membeli item dalam Growtopia, game yang sudah dikenal luas karena sistemnya yang membuat pemain terus ingin bermain dan berbelanja.

Growtopia game yang bikin kecanduan ini memang punya daya tarik tersendiri. Dalam permainan sandbox MMO 2D tersebut, pemain bisa membangun dunia sendiri, berdagang, dan berinteraksi dengan pemain lain di seluruh dunia. Mata uang virtualnya, Diamond Lock, menjadi pusat aktivitas ekonomi di dalam game. Banyak pemain tergoda untuk terus membeli agar bisa naik level dan mempercantik dunia virtual mereka.

Game ini pertama kali dikembangkan oleh Robinson Technologies dan Hamumu Software pada 2012. Popularitasnya terus naik hingga akhirnya diakuisisi Ubisoft pada 2017. Sejak itu, Growtopia berkembang pesat dengan pembaruan rutin dan fitur baru yang membuat para pemain makin betah — bahkan terlalu betah.

Namun, kasus pemuda ini menjadi cermin bahwa kesenangan digital bisa berubah jadi malapetaka nyata. Bukan hanya uang ratusan juta yang hilang, tapi juga keharmonisan keluarga ikut hancur. Sang ayah bukan hanya kehilangan uang, tapi juga kepercayaan terhadap anaknya.

Growtopia game yang bikin kecanduan akhirnya menjadi simbol dari fenomena baru di era digital: bagaimana dunia maya bisa menciptakan rasa candu yang tak kalah kuat dari narkotika. Bedanya, kecanduan ini tidak membuat tubuh rusak — melainkan menghancurkan hubungan, keuangan, bahkan masa depan.

Kasus ini seharusnya jadi peringatan. Bagi orang tua untuk lebih waspada terhadap aktivitas anak-anaknya di dunia online. Dan bagi para pemain, agar belajar membatasi diri. Karena dalam game seperti Growtopia, yang tampak menyenangkan di layar, bisa berujung pada kisah pilu di dunia nyata.***