Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 348

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru 50 Persen di Bulan Oktober 2025

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memberikan promo atau diskon sambungan baru 50 persen pada bulan Oktober 2025.

Adapun, promo diskon penyambungan baru itu dari harga Rp.1.700.000 diskon menjadi 50% untuk kategori sosial, rumah tangga dan niaga kecil dan niaga sedang hanya periode 1 Oktober-31 Desember 2025.

Promo ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang ingin mulai berlangganan layanan air bersih dari Tirta Kahuripan, terutama bagi pelaku usaha kecil atau keluarga baru yang sedang membangun rumah.

Selain pengumuman pembayaran dan promo, pihak Tirta Kahuripan juga mengingatkan para pelanggan untuk menjaga meteran air yang terpasang di rumah masing-masing.

Hal ini penting karena meter air merupakan tanggung jawab pelanggan, baik dari segi keamanan maupun perawatan.

Pelanggan juga diminta untuk waspada terhadap oknum petugas mencurigakan yang mengaku dari pihak perusahaan.

Jika menemukan hal yang tidak wajar, masyarakat diminta untuk tidak ragu melapor melalui saluran resmi Tirta Kahuripan, yakni:

  • Call center: 1500862
  • WhatsApp pelayanan: 0821-1996-9008

Dengan adanya pengumuman soal tagihan Perumda Tirta Kahuripan ini, pelanggan diharapkan dapat lebih disiplin dalam melakukan pembayaran dan ikut menjaga fasilitas air agar tetap terpelihara.

(Albin Pandita)

Sambut Hari Batik, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem UMKM Batik

0

Bogordaily.net – Menyambut Hari Batik Nasional 2025, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem UMKM batik serta menjadikan batik bukan hanya sebagai warisan budaya bangsa, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi nasional.

Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian UMKM, Sudaryano Lamangkona, menyampaikan bahwa peringatan Hari Batik Nasional tahun ini menjadi pengingat bahwa batik bukan hanya simbol budaya, tetapi juga sumber penghidupan bagi ribuan perajin, pengusaha mikro, dan komunitas lokal di seluruh Indonesia.

“Sejak UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya tak benda pada 2 Oktober 2009, Hari Batik Nasional bukan hanya momentum untuk menjaga warisan budaya, tetapi juga untuk menghidupkan kembali semangat agar tradisi dan kemajuan ekonomi dapat berjalan beriringan. Batik harus menjadi kekuatan bangsa Indonesia untuk berperan dalam ekonomi global,” ujar Sudaryano dalam acara Batik Outlook 2025 sekaligus launching Festival Batik 3 Kota, di Jakarta, Kamis (2/10).

Ia menjelaskan, Kementerian UMKM terus mendorong pertumbuhan ekosistem batik melalui program Juragan UMKM dan kerja sama dengan pemerintah daerah, dengan memberikan akses pemasaran melalui bazar, pameran, hingga pengembangan toko digital.

“Kami ingin UMKM menjadi pemeran utama yang turut menggerakkan ekonomi daerah dan nasional,” ujarnya.

Pentingnya Penguatan Citra Batik

Lebih lanjut, Sudaryano menekankan pentingnya penguatan citra batik sebagai warisan budaya dunia agar generasi muda tetap bangga mengenakannya.

Selain itu, pengembangan UMKM batik terus didorong melalui festival batik di tiga kota yakni Pekalongan, Magelang, dan Malang, serta dorongan pada inovasi desain, teknologi produksi, dan prinsip ramah lingkungan.

Sudaryano juga menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah dari Pekalongan, Magelang, dan Malang atas dedikasi mereka dalam memajukan ekosistem batik.

“Ketiga kota ini memiliki peran penting dalam menjaga tradisi batik sekaligus mendorong inovasi agar UMKM batik tetap hidup dan relevan di era modern,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid menyampaikan bahwa sebagai kota yang telah dinobatkan sebagai Kota Batik Dunia, sebagian besar denyut perekonomian Pekalongan bersumber dari industri batik.

“Sekitar 70 persen produksi batik nasional berasal dari Pekalongan dan sekitar 20 persen produksinya sudah diekspor ke pasar internasional,” kata Afzan.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memaparkan upaya penguatan batik melalui program Kemis Mbois, yaitu kewajiban bagi ASN dan non-ASN di lingkungan pemerintahan untuk menggunakan batik khas Malang setiap hari Kamis.

“Program ini sudah berjalan selama dua tahun dan berhasil membuat perajin batik di Kota Malang kebanjiran permintaan,” katanya.

Adapun Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan bahwa meskipun industri batik di Magelang tidak sebesar di Pekalongan dan Malang, pihaknya tetap berkomitmen meningkatkan daya saing melalui penyediaan fasilitas Industri Kecil Menengah (IKM) Center. Gedung ini difungsikan sebagai tempat promosi, produksi, dan uji mutu produk UMKM, termasuk batik.

“Kami ingin memastikan kualitas produk UMKM Magelang memiliki standar yang baik agar mampu bersaing di pasar,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri Direktur Utama LLP-KUKM Doddy Akmadsyah Matondang, Asisten Deputi Bidang Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Ari Anindya Hartika, serta Direktur Bisnis dan Pemasaran LLP-KUKM Rizki Firdaus.

Ini Daftar Lengkap 47 Pejabat Eselon III dan IV yang Dilantik di Gedung Tegar Beriman

Bogordaily.net – Puluhan pejabat eselon mengikuti upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanti di gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis, 2 Oktober 2025.
Dalam prosesi tersebut, Bupati Bogor secara resmi melantik 47 pejabat Eselon III dan IV, bersamaan dengan 247 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) serta 4 Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan birokrasi dan rotasi jabatan guna meningkatkan kinerja pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Pelantikan ini disaksikan oleh jajaran pejabat tinggi daerah, perwakilan DPRD Kabupaten Bogor, hingga sejumlah keluarga pejabat yang dilantik.
Prosesi dimulai dengan pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, hingga penyematan tanda jabatan.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen integritas, loyalitas, dan profesionalisme seluruh pejabat yang baru dilantik.

Daftar Nama Pejabat Eselon 3 dan 4 yang Dilantik

Berikut 47 nama pejabat Eselon III dan IV yang dilantik di Gedung Tegar Beriman:
1. Titto Jaelani, S.H., M.H → Kepala Bagian Kerjasama dan Bantuan Hukum pada Sekretariat Daerah
2. Raya Al Fajar, S.T., M.M → Inspektur Pembantu I pada Inspektorat
3. Nia Indrawathi, S.Kom., M.M → Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Sekretariat Daerah
4. Muhamad Zulfikar, S.Kom., M.A.P → Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
5. . Bambang Triono, S.T., M.T.I → Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan pada Sekretariat DPRD
6. Wirastuti, S.H., M.H → Kepala Bidang Mutasi dan Promosi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
7. Ika Soraya, S.Psi., M.Psi., Psikolog → Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Dasar pada Bidang Pembinaan Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan
8. Werdian Permana Putra, S.E., M.M → Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
9. Ita Nuryati, S.Pi., M.M → Kepala Sub Bagian Keuangan pada Sekretariat Badan Penanggulangan Bencana Daerah10. Nining Carkini, S.E → Kepala Sub Bagian Keuangan pada Sekretariat Dinas Ketahanan Pangan
11. Citra Resmi Sari, S.E., M.M → Kepala Sub Bagian Keuangan pada Sekretariat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
12. Koko Sugiarto, S.Si., Apt → Kepala Bidang Pembinaan Kearsipan pada Dinas Arsip dan Perpustakaan
13. Moh. Saepudin, S.E., M.Si → Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga
14. Warman, S.K.M., M.Si → Wakil Direktur Administrasi pada Rumah Sakit Umum Daerah Cibinong
15. Yanto Pradipta, S.T → Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Pendidikan
16. Ricky Setiadi, S.E., M.Si → Kepala Bidang Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan
17. Enday Hidayat, S.Ag., M.A → Sekretaris Kecamatan Tanjungsari
18. Entol Muhammad Aditya Prakasa, S.H → Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan pada Kecamatan Jonggol
19. Amir Sugiyanto, S.H → Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum pada Kecamatan Cijeruk
20. Eka Hartati, S.E., M.M → Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat pada Kecamatan Kemang
21. Iwan Kusnizar, S.Hut → Kepala Seksi Pemerintahan pada Kecamatan Kemang
22. Helena Dwi Astuti, S.Pd → Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
23. Dra. Mila Resmilawaty, M.M → Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan pada Kecamatan Sukaraja
24. Roby Prayoga, S.Pt → Kepala UPT Pengujian Mutu Pangan Segar Kelas A pada Dinas Ketahanan Pangan
25. drh. Afdl Pratama, M.Si → Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Pusat Kesehatan Hewan Kelas A Wilayah I pada Dinas Perikanan dan Peternakan
26. Gagat Prasasthi, S.Kom → Kepala Seksi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat pada Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong
27. Ridwan, S.A.P., M.A → Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan pada Kecamatan Jasinga
28. Temy Roosmawarti, S.AP → Kepala Seksi Pemerintahan pada Kecamatan Sukajaya
29. Evi Taufik Hidayat, S.E., M.Si → Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan pada Sekretariat Kecamatan Jasinga
30. Saepul Manan, S.E → Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan pada Kecamatan Jasinga
31. Arief Budiman, S.Sos → Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan pada Kecamatan Cijeruk
32. Evi Fatmawati, S.E → Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan pada Sekretariat Kecamatan Ciomas
33. Meigi Haerlin, S.E → Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat pada Kecamatan Leuwiliang
34. Nulianti Ayuni, S.Hut → Kepala UPT Pertanian Kelas A Wilayah I pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan
35. 35. Tjitjei Farida, S.P → Kepala UPT Pertanian Kelas A Wilayah VII pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan
36. Junaedi Bakri, S.P → Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Pertanian Kelas A Wilayah VII pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan
37. Wahjuni, S.Hut., M.Si → Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Pertanian Kelas A Wilayah IV pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan
38. Hasmi Syarif, S.E → Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Pertanian Kelas A Wilayah XII pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan
39. Eka Sukarna, S.ST., M.T → Sekretaris Kecamatan Tenjolaya
40. Ikhsan Adi Nugraha, S.Si.T., M.A → Kepala Bidang Irigasi dan Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
41. Anni Bersari Kristina Harahap, S.K.M., M.K.M → Kepala Bidang Keamanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan
42. dr. Intan Widayati, M.A → Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan
43. Heru Irawan, S.Sos., M.A → Sekretaris Kecamatan Citeureup
44. Yudi Sunandar, S.A.P., M.AP → Sekretaris Kelurahan Padusuka Kecamatan Ciomas
45. Abdul Karim, S.H., M.H → Kepala Bagian Perekonomian pada Sekretariat Daerah
46. Muhammad Zulham Nasution, S.H., M.H → Kepala Bagian Perundang-Undangan pada Sekretariat Daerah
47. Yunus Iskandar, S.E., M.A → Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan pada Kecamatan Klapanunggal
Dengan dilantiknya pejabat-pejabat baru ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pelayanan publik semakin prima dan merata hingga ke tingkat kecamatan.
Rotasi dan promosi jabatan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi ASN untuk meningkatkan kualitas kinerja, terutama dalam mendukung program-program prioritas Bupati Bogor.
Pelantikan ini juga menjadi momen bagi Pemkab Bogor untuk memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, inovasi, dan transparansi anggaran.
(Albin Pandita)

Kesempatan Terakhir Jadi Idola Indonesia! Audisi Indonesian Idol XIV Berakhir di Kota Jakarta

0
Bogordaily.net – Setelah sukses besar di musim sebelumnya, Indonesian Idol kembali membuka kesempatan bagi para talenta musik terbaik di seluruh penjuru negeri! Musim ke-14 siap digelar lebih megah, lebih seru, dan lebih luas.
Untuk kamu yang punya suara emas, panggung Indonesian Idol kini makin dekat karena audisi akan hadir di 13 kota besar di Indonesia.
Setelah menyapa Solo, Palembang, Banjarmasin, Semarang, Kupang, Malang, Makassar, Medan, Surabaya, Bali, Bandung dan Yogyakarta, kini saatnya remaja di Jakarta dan sekitarnya menunjukkan potensi terbaiknya!
Tim Indonesian Idol Season XIV akan hadir langsung dan menggelar audisi pada Jumat, Sabtu & Minggu, 3-5 Oktober 2025 yang berlokasi di MNC Studios, Jl. Raya Pejuangan No. 1, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Selama audisi berlangsung, Vanessa Zee dan Piche Kota dan akan hadir memeriahkan dan memberikan tips & trick audisi untuk para calon peserta audisi yang hadir. Ini adalah momen yang ditunggu – tunggu para pecinta musik dengan menunjukkan talenta vokalmu di hadapan para juri audisi dan berpeluang masuk ke babak eliminasi!

Syarat Audisi:

•Usia 16–27 tahun
•Warga Negara Indonesia
•Siapkan 2 lagu bebas (pop, R&B, ballad, dll.)
•Membawa identitas diri yang sah
Jangan lupa, tampilkan vibe, karakter unik, dan kepercayaan dirimu. Karena bukan hanya suara, kepribadian dan pembawaan panggung juga akan jadi nilai penting bagi para juri!
Indonesian Idol Season XIV bukan sekadar ajang kompetisi, tapi gerbang menuju karier musik profesional. Ini adalah kesempatan langka untuk mengubah hidupmu dan dikenal seluruh Indonesia!
Jangan lewatkan kesempatan terakhir untuk mengikuti audisi Indonesian Idol Season XIV! Siapkan dirimu dari sekarang dan jadilah bagian dari sejarah baru musik Indonesia.
Info lengkap lainnya bisa kamu pantau di akun resmi Instagram @IndonesianIdol.
Untuk kenyamanan menonton, pastikan Anda menggunakan STB/TV digital, lalu arahkan antena ke pemancar RCTI.
Jika mengalami gangguan sinyal, hubungi RCTI Layanan Solusi Digital melalui chat di nomor WhatsApp 08569003900. Informasi terupdate terkait program-program RCTI bisa diikuti melalui akun Instagram @officialRCTI.***

Bupati Bogor Lantik 247 PPPK, 4 PNS, dan 47 Pejabat Baru di Cibinong

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto melantik 247 PPPK, 4 PNS, 47 Pejabat Eselon 3 dan 4 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Kamis 2 Oktober 2025.

Dalam pelantikan tersebut, turut dihadiri Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor Yunita Mustika Putri dan jajaran Forkopimda.

“Hari ini kita melantik untuk pertama kalinya gabungan pelantikan yaitu ada pelantikan dari PPPK tahap 2 tahun 2024 jadi habis hari ini 247 orang itu PPPK,” kata Yunita kepada wartawan Kamis 2 Oktober 2025.

“Kemudian ada juga 4 dari menjadi CPNS diangkat, kemudian 4 lagi menjadi PNS penuh, kemudian ada 47 orang pejabat eselon 3 dan 4 yang dilantik hari ini,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pelantikan tersebut berjalan dengan lancar dan khidmat. Menurut dia, masih ada sebanyak 9.756 PPPK paruh waktu yang belum dilantik.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar, yang belum dilantik untuk PPPK, jadi PPPK kita ada 9.756 orang itu masih dalam PPPK paruh waktu,” jelasnya.

Selain itu, Yunita juga turut berpesan kepada para ASN untuk dapat bekerja dengan hati untuk bersama-sama dalam membangun Kabupaten Bogor.

“Jadi di pundak mereka ini kami mengingatkan ada Kabupaten Bogor yang butuh dibangun dari utara ke selatan, dari timur ke barat, semua butuh untuk dibangun, membawa perubahan untuk membangun Kabupaten Bogor,” ungkap Yunita.***

Albin

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1 Juta AgenBRILink, Catat Transaksi Rp1.145,22 Triliun

0

Bogordaily.net – Sebagai bagian dari komitmen dalam memperkuat inklusi keuangan nasional, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus mengokohkan peran strategis jaringan AgenBRILink sebagai pilar utama dalam menyediakan akses layanan perbankan hingga ke pelosok negeri.

Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2025, volume transaksi yang dilakukan melalui AgenBRILink telah mencapai Rp1.145,22 triliun dengan total lebih dari 734 juta transaksi. Besarnya transaksi ini ditopang oleh dukungan lebih dari 1 juta agen aktif yang tersebar di 66.691 desa, atau setara dengan 80,96% dari total desa di Indonesia.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa peran AgenBRILink membuat layanan BRI semakin inklusif dan mampu menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya belum terlayani secara optimal oleh jaringan kantor konvensional.

“Kami melihat AgenBRILink telah menjadi simpul ekonomi yang menjangkau jutaan masyarakat hingga ke tingkat desa. Melalui jaringan ini, masyarakat dapat mengakses sistem keuangan nasional secara mudah, cepat, dan aman,” ujar Dhanny.

Adapun, pencapaian tersebut tidak lepas dari konsistensi BRI dalam mengedepankan pendekatan hybrid banking yang mengintegrasikan digital dan jaringan fisik sebagai fondasi strategis, khususnya di tengah gelombang transformasi digital yang semakin masif di sektor jasa keuangan.

Di sisi lain, model keagenan ini turut membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat dalam mendekatkan layanan keuangan ke komunitas sekitar. Terlebih, potensi pengembangan AgenBRILink masih sangat besar, mengingat perputaran uang tunai dan preferensi masyarakat terhadap transaksi berbasis tunai (cash) masih mendominasi di berbagai wilayah.

Sementara itu, dalam jangka panjang, AgenBRILink diyakini tidak hanya memperkuat inklusi keuangan, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan berkelanjutan bagi BRI. Selanjutnya, untuk menjaga kualitas layanan, BRI pun memastikan AgenBRILink terus aktif melayani masyarakat di lapangan, termasuk pada hari libur, dengan berbagai layanan transaksi harian seperti pembayaran tagihan listrik, air, BPJS, pembelian pulsa, cicilan, isi ulang BRIZZI, setoran pinjaman, hingga layanan referral untuk pembukaan rekening Basic Saving Account (BSA) dan pengajuan pinjaman.

Tak hanya itu, jaringan AgenBRILink juga terus dilengkapi dengan layanan tambahan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, antara lain penjualan asuransi mikro, tarik tunai remitansi dari luar negeri, serta pembelian tiket perjalanan seperti bus, shuttle, kereta api, hingga kapal feri.

Dengan mengusung pendekatan universal banking, BRI semakin memposisikan AgenBRILink sebagai ujung tombak transformasi layanan keuangan nasional, khususnya di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), sekaligus sebagai penggerak ekonomi lokal yang nyata.***

TPG TW 3 2025 Kapan Cair? Guru Mulai Terima Transferan Awal Oktober

0

Bogordaily.net – Pertanyaan tpg tw 3 2025 kapan cair akhirnya terjawab. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan resmi menyalurkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan 3 mulai awal Oktober 2025 ke sejumlah daerah.

Sejak 1 Oktober 2025, sudah ada laporan dari beberapa wilayah bahwa dana TPG masuk ke rekening guru, seperti Kabupaten Baturaja (Sumatera Selatan), Kepulauan Selayar (Sulawesi Selatan), Provinsi Gorontalo, hingga Kalimantan Tengah.

“Alhamdulillah TPG TingTong tadi pagi,” tulis seorang guru di media sosial. Laporan lain juga menyebut, “SKTPG 21 September 2025 TW 3 Kalimantan Tengah cair.”

Rincian Pencairan Rp11 Triliun

Total penerima TPG triwulan 3 mencapai 917.289 guru dengan anggaran lebih dari Rp11 triliun. Dana dicairkan dalam empat tahap:

Tahap 1: 103.107 guru (Rp1,25 triliun)

Tahap 2: 224.447 guru (Rp2,75 triliun)

Tahap 3: 260.261 guru (Rp3,18 triliun)

Tahap 4: 329.384 guru (Rp3,85 triliun)

Skema ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Status Info GTK Jadi Penentu

Selain kabar tpg tw 3 2025 kapan cair, perhatian guru juga tertuju pada status Info GTK. Sistem ini menampilkan kode untuk memvalidasi pencairan:

Kode 07: Menunggu penerbitan SKTP

Kode 08: Data valid, tinggal menunggu pencairan

Kode 16: Menunggu pengusulan oleh operator tunjangan

Jika masih muncul kode 07, 08, atau 16, guru disarankan aktif berkoordinasi dengan operator sekolah maupun dinas pendidikan.

Tahapan Sampai Dana Cair

Proses pencairan TPG melewati beberapa tahapan:

Penarikan data Dapodik ke Info GTK (7–14 hari).

Verifikasi rekening oleh bank (3 hari kerja).

Pengusulan SKTP oleh dinas pendidikan.

Penerbitan SKTP (1–2 minggu).

Penyaluran dana maksimal 14 hari setelah SP2D terbit.

Solusi Jika Terhambat

Jika pencairan terhambat, guru bisa melakukan langkah berikut:

Rutin memantau Info GTK.

Berkoordinasi dengan operator sekolah atau dinas.

Memastikan rekening aktif dan sesuai data.

Melaporkan jika ada kesalahan sistem.

Dengan demikian, jawaban dari tpg tw 3 2025 kapan cair adalah awal Oktober, namun pencairan tiap guru bisa berbeda tergantung status Info GTK dan tahapan administrasi di daerah masing-masing.***

Mas Biru, Amira hingga Bianca Akan Menyapa Masyarakat Bogor di Dahsyatnya Meet and Greet Terbelenggu Rindu

0

Bogordaily.net – RCTI sukses menghadirkan banyak sinetron Layar Drama Indonesia yang mencuri perhatian dan digandrungi masyarakat Indonesia.

Kini RCTI akan memanjakan para penggemarnya dengan mengadakan Meet & Greet Sinetron RCTI dengan menghadirkan para pemain sinetron secara langsung ke tengah-tengah masyarakat. Kali ini para pemain sinetron Terbelenggu Rindu akan hadir pada hari Sabtu, 4 Oktober 2025 mulai dari jam 2 siang di Mall BTM Bogor.

Warga Bogor bersiap dengan kehadiran Glenca Chysara (Amira), Lucky Perdana (Biru), Dosma Hazenbosch (Bianca) dan Rezca Syam (Arthur/Binar) dari sinetron Terbelenggu Rindu. Akan ada banyak keseruan bersama para pemain sinetron Terbelenggu Rindu mulai dari chit chat, foto bareng artis, games berhadiah, games family 100, acting challenge dan Tiktok challenge.

Tak hanya itu, akan ada special performance dari alumni Indonesian Idol yaitu Angie Carvalho, juga performance dangdut dari 3 Biduan dan Erlyn Suzan serta performance animasi Upin & Ipin dan animasi Entong akan semakin menambah kemeriahannya. Dapatkan juga doorprize menarik dari RCTI!

Ikuti keseruan serta kemeriahan Dahsyatnya Meet & Greet Terbelenggu Rindu, hari Sabtu, 4 Oktober 2025 pukul 14.00 WIB secara langsung di Mall BTM Bogor, Jl. Ir. H. Juanda No.68, RT.01/RW.13, Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Untuk warga Bogor dan sekitarnya, jangan sampai ketinggalan ya! Acara ini gratis tanpa biaya apapun!

Saksikan terus Layar Drama RCTI Terbelenggu Rindu setiap hari hanya di kanal digital RCTI 28 UHF untuk pemirsa Jabodetabek. Untuk kenyamanan menonton gunakan STB/TV digital dan arahkan antena ke pemancar RCTI. Jika mengalami gangguan, hubungi Layanan Solusi Digital RCTI melalui chat ke nomor WhatsApp 08569003900.***

BRI Bogor Pajajaran Serahkan Hadiah Panen Hadiah Simpedes (PHS), Nasabah Raih Mobil hingga TV LED

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Bogor Pajajaran menyerahkan hadiah Panen Hadiah Simpanan Pedesaan (Simpedes) periode 1 September 2024 hingga 28 Februari 2025.

Momen ini menjadi bentuk apresiasi BRI terhadap nasabah yang telah setia menabung dan mempercayakan layanan perbankan kepada BRI.

Branch Office Head BRI Bogor Pajajaran, Hendra Satya Darma menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang.

Ia menegaskan bahwa program Panen Hadiah Simpedes BRI tidak hanya menghadirkan hadiah menarik, tetapi juga mempererat hubungan antara bank dengan masyarakat.

“Panen Hadiah Simpedes ini adalah wujud terima kasih BRI atas kepercayaan nasabah. Kami berharap hadiah yang diterima memberi manfaat bagi pemenang maupun keluarganya,” ujar Hendra Satya Darma, Kamis 2 Oktober 2025.

Sebelumnya, pengundian Panen Hadiah Simpedes BRI telah dilakukan pada Sabtu, 17 Mei 2025 di Lapangan Yonbekang 1 Kostrad Cibinong.

Dalam kesempatan itu, hadiah satu unit mobil Honda New Brio E MT berhasil diraih oleh Nurjanah, nasabah BRI KCP Baranangsiang.

Selain itu, dua unit TV LED Sharp juga dimenangkan oleh Ihwanto dari Kantor Kas Indraprasta dan Wiwih Alawiyah dari KCP Batu Tulis.

Menurut Hendra, penyerahan hadiah ini menjadi bukti nyata bahwa BRI konsisten memberikan apresiasi kepada nasabah di seluruh penjuru Indonesia.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa menabung di BRI bukan hanya aman, tetapi juga memberi peluang mendapatkan hadiah istimewa,” tambahnya.

Selain memberikan penghargaan kepada nasabah, BRI juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hendra menyebut, BRI terus menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan menghadirkan berbagai produk keuangan untuk memperkuat perekonomian kerakyatan.

“Sebagai bank pelat merah, BRI berperan aktif mendukung kebijakan pemerintah, termasuk di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kami akan terus hadir untuk mendorong UMKM agar tetap tumbuh dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, program seperti Simpedes bukan sekadar undian, tetapi bagian dari strategi BRI untuk mendorong budaya menabung di kalangan masyarakat.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya berkesempatan mendapatkan hadiah, tetapi juga terlatih dalam mengelola keuangan secara lebih baik.

Acara penyerahan hadiah Panen Hadiah Simpedes BRI Bogor Pajajaran pun disambut antusias pemenang. Bagi mereka, kesempatan meraih hadiah menarik menjadi motivasi tambahan untuk terus menabung.

“Kami akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan melalui program-program BRI,” tandasnya.***

Ibnu Galansa

Cucu Mahfud MD Keracunan MBG

0

Bogordaily.net – Mahfud MD tidak pernah membayangkan: cucunya sendiri jadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang katanya mulia itu. Program yang digadang-gadang pemerintah sebagai bukti perhatian negara pada anak-anak sekolah.

“Cucu saya juga keracunan. Ya, MBG di Jogja,” kata Mahfud dalam kanal Youtube-nya, Mahfud MD Official, Rabu (1/10/2025).

Cerita Mahfud bukan sekadar kabar duka keluarga. Dua cucunya muntah-muntah usai makan menu MBG di sekolah. Satu di antaranya bahkan sampai harus dirawat di rumah sakit empat hari.

Yang mengejutkan: satu kelas di sekolah itu juga ikut tumbang. “Satu kelas itu delapan orang langsung muntah-muntah,” kata Mahfud.

Bukan Angka, tapi Nyawa

Mahfud mengingatkan, jangan pernah menyepelekan korban. Meski angka keracunan dibanding total penerima MBG terlihat kecil.

“Itu menyangkut nyawa, menyangkut kesehatan. Jadi bukan persoalan angka,” tegas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Mahfud bahkan mengingatkan pemerintahan Presiden Prabowo: jangan remehkan kasus keracunan MBG. Program ini mulia, tapi jika dijalankan asal-asalan, bisa berubah jadi bencana.

Fakta Lapangan: 6.457 Korban

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hidayana, melaporkan: lebih dari 6.457 orang telah jadi korban keracunan MBG. Itu data resmi per 30 September 2025.

Kasus paling banyak di Pulau Jawa. Hanya di Garut saja, 60 orang keracunan. “Belum semua dapur MBG punya sanitasi air yang baik. Maka Presiden memerintahkan agar semua SPPG (dapur MBG) punya alat sterilisasi,” kata Dadan dalam rapat di DPR.

Program Mulia yang Tergelincir

Dari semangka tipis, beras kualitas rendah, sampai standar cuci piring yang tak layak—semua muncul ke permukaan. Ombudsman sudah menyoroti. Presiden diminta segera turun tangan.

Mahfud menutup komentarnya dengan kalimat yang menusuk: “Program MBG gratis ini adalah program paling bagus, mulia. Tapi harus diteliti lagi, agar jangan sampai program mulia justru mencelakai anak-anak.”

Dan tragedi cucu Mahfud MD keracunan MBG menjadi simbol paling telak: sebuah program mulia bisa gagal total bila manajemennya amburadul.***