Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 355

Dispora Kota Bogor Lepas Atlet Disabilitas ke Peparpeda Jabar 2025, Optimistis Sumbang Medali

0

Bogordaily.net – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor secara resmi melepas para atlet disabilitas yang akan berlaga dalam ajang Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Barat 2025. Kompetisi ini akan digelar di Bandung pada 31 September hingga 1 Oktober 2025.

Mewakili Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, JF Prestasi Dispora Kota Bogor, Suratman, menyampaikan bahwa kontingen yang diberangkatkan merupakan atlet-atlet terbaik National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bogor.

“Pagi ini kami memberangkatkan atlet-atlet NPCI ke Bandung untuk bertanding di ajang Peparpeda Jawa Barat Tahun 2025. Mudah-mudahan dan kita doakan atlet-atlet NPCI bisa memperoleh emas sebanyak-banyaknya,” ujar Suratman usai acara pelepasan, Senin 29 September 2025.

Ia menambahkan, para atlet akan turun di tiga cabang olahraga yaitu atletik, renang, dan tenis meja.

“Mohon doanya buat saudara-saudara kita ini membawa nama Kota Bogor,” imbuhnya.

Adapun daftar kontingen NPCI Kota Bogor terdiri dari 16 atlet dengan berbagai kategori disabilitas, seperti tunarungu, tunagrahita, tunanetra, dan tunadaksa.

Mereka akan didampingi oleh enam pelatih dan asisten pelatih, serta empat official, termasuk Ketua NPCI Kota Bogor, Agus Hermawan.

Sebagai informasi data Atlet Kontingen NPCI Kota Bogor – Peparpeda Jabar 2025

1. Alexanda John – Atletik – Tunarungu
2. Muhammad Kahpa – Atletik – Tunagrahita
3. Muhammad Kahpi – Atletik – Tunagrahita
4. Muhammad Rafii – Atletik – Tunagrahita
5. M. Reihan Maulana – Atletik – Tunanetra
6. Rafa Muhammad Irianto – Atletik – Tunagrahita
7. Agung Rusdiansyah – Renang – Tunadaksa
8. Muhammad Raafi Alfaris – Renang – Tunagrahita
9. Muhammad Rifqi Ibnu Hibban – Atletik – Tunagrahita
10. Martha Lasmitha Wijayanti – Atletik – Tunanetra
11. Insyira Imara Syofrin – Tenis Meja – Tunadaksa
12. Raesita Nurmainah – Atletik – Tunanetra
13. Muhammad Aidil Octora – Atletik – Tunarungu
14. Charles James – Tenis Meja – Tunagrahita
15. Vincenzo Kingsley – Tenis Meja – Tunagrahita
16. Jasmine Alya Rinjani – Atletik – Tunagrahita

Data Pelatih

1. Sutisna – Atletik – Pelatih
2. Rahmat Sulaeman – Atletik – Asisten Pelatih
3. Muhamad Bintang Cessario – Atletik – Pendamping
4. Dudi Yasin Achmad – Atletik – Pelatih
5. Argi Natarianggi Rakhman – Tenis Meja & Atletik – Pelatih
6. Rahmat – Tenis Meja – Pelatih

Data Official

1. Agus Hermawan – Ketua NPCI Kota Bogor
2. Jaelani – Official
3. Sri Wahyuni – Official
4. Ferry Heksa Djaya – Official.

Ibnu Galansa

PPP Pecah Dua, Mardiono dan Agus Suparmanto Saling Klaim Jadi Ketua Umum

0

Bogordaily.net – Muktamar X PPP masih menyisakan cerita. Setelah sempat ricuh di arena dan klaim kemenangan dari kubu Mardiono. Agus Suparmanto tak mau kalah.

Ia akhirnya menggelar tasyakuran sederhana di Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (28/9/2025).

Pagi harinya, Agus resmi dipilih sebagai Ketua Umum PPP. “Alhamdulillah tadi pagi saya terpilih sebagai ketua umum,” ucapnya dengan nada lega.

Yang hadir pun bukan orang sembarangan. Mantan Sekjen PPP 2020–2025, Arwani Thomafi, ikut menyaksikan. Begitu juga Romahurmuziy.

Ketua Majelis Pertimbangan PPP itu menyebut acara sore itu hanyalah bentuk rasa syukur. “Muktamar X PPP sudah usai. Terpilihlah Agus Suparmanto bersama 12 formatur,” katanya.

Tapi, cerita sebelum tasyakuran itu penuh luka. Muktamar X PPP diwarnai insiden. Kursi melayang. Tangan mengepal. Bahkan ada yang harus dibawa ke rumah sakit. Semua gara-gara rebutan kursi nomor satu di partai Ka’bah.

Nama yang paling kencang ada dua: Muhammad Mardiono dan Agus Suparmanto. Pendukung Mardiono ingin sang Plt dilanjutkan jadi ketum definitif. Kubu Agus menuntut perubahan. Situasi panas pun tak terhindarkan.

Saat ricuh itu, kubu Mardiono buru-buru menyebut dirinya terpilih secara aklamasi. Tapi kubu Agus membalik klaim itu. Mereka yakin justru Agus yang sah dipilih secara aklamasi di Muktamar X PPP.

Kini, setelah hiruk pikuk itu, Agus mengulurkan tangan. Ia meminta Mardiono dan semua pihak kembali bersatu. “Muktamar sudah usai. Mari kita bersatu membangun PPP,” ujarnya.

Begitulah PPP. Partai tua dengan sejarah panjang. Muktamarnya selalu penuh drama. Tapi kali ini, aklamasi yang sama-sama diklaim justru membuat publik makin bertanya: siapa sebenarnya yang benar-benar dipilih?.***

Peringati Hari Sungai Sedunia, BRI Peduli Ajak Generasi Muda Jaga Ekosistem Sungai dan Peduli Lingkungan

0

Bogordaily.net – Menjaga sungai berarti menjaga masa depan. Upaya kecil seperti tidak membuang sampah ke sungai, mengurangi penggunaan plastik, hingga turut dalam aksi bersih sungai adalah langkah konkret dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Memaknai Hari Sungai Sedunia yang dirayakan setiap hari Minggu keempat di bulan September, BRI Peduli melalui Program “Jaga Sungai, Jaga Kehidupan” mengajak generasi muda melaksanakan aktivasi bersih-bersih sungai dan edukasi lingkungan di Tukad Badung yang terletak di Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Provinsi Bali.

Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembersihan Tukad Badung yang berada di kawasan konservasi mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai Bali, tetapi juga dilakukan edukasi kebersihan dan pemasangan penghalang sampah (Trash Barriers) untuk mencegah masuknya kembali sampah ke aliran sungai.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa memperingati Hari Sungai Sedunia bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, namun menjadi titik balik membangun kesadaran kolektif terutama bagi generasi muda.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi timbunan sampah di aliran sungai, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sumberdaya alam”, ungkapnya.

Tidak hanya itu, edukasi pilah sampah menjadi langkah penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sungai. Sampah organik yang sudah dipilah bisa dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat seperti bahan pupuk kompos, tambahan pakan ternak, urban farming, bahkan bisa diolah menjadi biogas. Sedangkan sampah anorganik akan dicacah menggunakan alat pencacah sampah dan hasilnya dijual ke pengepul sampah.

Dhanny menambahkan bahwa Program BRI Peduli “Jaga Sungai Jaga Kehidupan” telah dilaksanakan sejak 2020 dan telah merevitalisasi lebih dari 100 sungai di berbagai daerah di Indonesia. Sungai-sungai tersebut secara rutin juga dibersihkan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis padat karya.

Dalam pelaksanaanannya, BRI juga menggandeng Yayasan Sungai Watch Indonesia yang merupakan organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk melindungi dan menjaga kebersihan sungai-sungai di Indonesia dari pencemaran, terutama sampah plastik.

Kolaborasi antara BRI dan Sungai Watch sejak awal 2025 mencatat beberapa pencapaian, diantaranya berhasil memasang 18 trash barrier di Tukad Badung Denpasar dan berhasil mengumpulkan 64.480 kg sampah anorganik. Kegiatan pengumpulan dan pembersihan yang dilakukan di Sungai tersebut telah melibatkan 2.221 warga maupun relawan dan menghasilkan potensi reduksi karbon 193.27 Ton CO2e.

Sejak didirikan di tahun 2020, Sungai Watch telah berupaya memasang 381 trash barrier di 11 wilayah di Indonesia. Dengan pendekatan berbasis komunitas, Sungai Watch bekerja sama dengan masyarakat lokal untuk tidak hanya membersihkan sungai, tetapi juga mengedukasi pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta pemberdayaan berbasis padat karya.

”Melalui momentum Hari Sungai Sedunia, BRI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan melalui program-program nyata yang melibatkan generasi muda dan masyarakat. BRI percaya, sungai yang bersih dan terjaga akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang sekaligus fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tutup Dhanny.***

Walikota Bogor Hadiri Maulidan Paguyuban Pagerawi 3 Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Paguyuban Pagerawi 3 Kota Bogor menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Cilendek Gg. Masjid No. 26, RT01/RW01, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Minggu 28 September 2025.

Acara ini dihadiri Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, serta tokoh agama Habib Novel K.H. Sanusi Azhari. Kehadiran tokoh pemerintah dan ulama menambah khidmat jalannya peringatan Maulid Nabi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga.

“Mudah-mudahan dengan silaturahmi ini Allah perpanjang umur kita, Allah bukakan pintu rezeki. Alhamdulillah ini luar biasa. Insya Allah balasannya adalah surga. Terutama bagaimana kita menjaga silaturahmi antarwarga dan memastikan Kota Bogor terhindar dari hal-hal yang merugikan,” ujar Dedie.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pagerawi 3 Kota Bogor, Rizki Akbar, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi sarana memperkuat persaudaraan sekaligus menjalankan visi-misi paguyuban di bidang sosial dan keagamaan.

“Yang paling utama adalah kita tetap mengharapkan syafaat dari Rasulullah SAW untuk Paguyuban Pagerawi 3 Kota Bogor. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi seluruh anggota. Saat ini ada 14 angkatan yang terlibat, mulai dari angkatan 1974 hingga sekarang,” ungkap Rizki.

Ia menambahkan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini merupakan yang pertama kali digelar oleh Pagerawi 3 sebagai peringatan Hari Besar Islam.

Sebelumnya, paguyuban ini aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial, di antaranya donor darah dan senam sehat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, serta semangat sosial-keagamaan terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Bogor.***

Ibnu Galansa

Satu Dekade Pajajaran Archery Centre: Rumah Panahan yang Melahirkan Prestasi

0

Bogordaily.net – Suasana penuh kebersamaan mewarnai perayaan syukuran 1 dekade Pajajaran Archery Centre dengan tema “10 Tahun Bertumbuh dan Berkembang Bersama”.

Acara ini berlangsung di homebase baru mereka, Rain Range Archery, yang berlokasi di Taman Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Minggu 28 September 2025.

Pindahnya Pajajaran Archery Centre ke Rain Range Archery sejak Juni lalu tak lepas dari proses revitalisasi GOR Pajajaran, yang sebelumnya menjadi homebase pertama klub ini.

Meski harus beradaptasi dengan tempat baru, semangat dan komitmen untuk terus melahirkan atlet panahan berprestasi tidak pernah pudar.

Didirikan pada 17 September 2015, Pajajaran Archery Centre awalnya hanya memiliki 10 anggota.

Kini, klub yang dirintis oleh Rizal Barnadi mantan Sekjen Perpani periode 2017 telah berkembang pesat dengan 60 member aktif.

Para atletnya berasal dari berbagai daerah, mulai dari Bandung, Jakarta, Depok, Kabupaten hingga Kota Bogor.

Klub ini juga memiliki 7 pelatih profesional dan seorang guru psikologi, yang memberikan perhatian khusus pada metode latihan.

Uniknya, Pajajaran Archery juga membuka ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) untuk berlatih panahan, sehingga kegiatan ini tidak hanya fokus pada prestasi, tetapi juga pada aspek sosial dan pengembangan diri.

Rizal Barnadi mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas perjalanan Club Pajajaran Archery Centre hingga mencapai usia 10 tahun.

“Saya merasa sangat bersyukur karena Pajajaran Archery telah bertahan selama 1 dekade dan berkembang positif, tidak hanya dari sisi jumlah anggota, tetapi juga dari prestasi. Tema Tumbuh Bersama sangat tepat karena klub ini maju berkat kebersamaan pelatih, manajemen, dan orang tua. Tanpa kebersamaan, Pajajaran tidak akan sampai pada titik ini,” ujarnya,” terang Rizal yang juga mantan anggota DPRD Kota Bogor.

Rizal menambahkan, selama satu dekade ini Pajajaran Archery Centre telah mengirimkan banyak atlet junior yang berprestasi di tingkat nasional.

Beberapa di antaranya bahkan kini menjadi atlet senior yang siap mewakili Jawa Barat di Kejurnas Senior di Bali pada Oktober mendatang.

Ia juga berbagi kenangan berharga saat mendampingi Presiden Joko Widodo di Asian Games dan Asian Para Games, serta pengalaman melatih langsung orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Itu menjadi pengalaman yang membuka wawasan saya untuk mengembangkan Pajajaran Archery, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional,” ungkapnya.

Selain fokus mencetak atlet berprestasi, Pajajaran Archery juga memberikan perhatian besar kepada anak-anak ABK. Latihan panahan dipercaya mampu meningkatkan konsentrasi, fokus, dan kontrol diri mereka.

“Dalam melatih anak-anak ABK, memang diperlukan kesabaran dan pendekatan yang tepat. Setiap anak memiliki karakteristik berbeda, sehingga metode latihan pun harus menyesuaikan. Alhamdulillah, hasilnya cukup menggembirakan. Orang tua melaporkan anak-anak menjadi lebih fokus, bahkan prestasi di sekolah ikut meningkat,” tutur Rizal.

Pajajaran Archery juga didukung pelatih berpengalaman, salah satunya Pus Nurfitriana Saiman, legenda Panahan Indonesia yang turut melatih seminggu sekali.

Kehadiran pelatih berkualitas inilah yang membuat kualitas pembinaan semakin meningkat.

Rizal berharap kebersamaan yang telah terjalin bisa terus terjaga di masa depan.

“Saya berharap Pajajaran Archery Centre dapat terus eksis, bertumbuh, dan berkembang, bahkan setelah saya tidak ada lagi. Kebersamaan adalah kunci untuk membawa klub ini menuju prestasi lebih tinggi,” ucapnya.

Dengan semangat 1 dekade, Pajajaran Archery Centre tak hanya menjadi wadah penggemar panahan, tetapi juga rumah besar yang melahirkan atlet berprestasi, sekaligus wadah inklusif bagi siapa pun yang ingin berkembang melalui olahraga panahan.(Ibnu Galansa)

Mensos RI Dukung Katar Kabupaten Bogor Jadikan H. Ghazali Pahlawan Nasional

0

Bogordaily.net – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyampaikan langkah-langkah menjadikan pendiri dan Ketua Pertama Karang Taruna (Katar) Nasional, H. Ghazali sebagai pahlawan nasional.

Ia menjelaskan, H. Ghazali yang baru saja diresmikan sebagai nama jalan di Kecamatan Dramaga, bisa dijadikan pahlawan nasional jika diusulkan dari bawah.

“Kalau jadi pahlawan nasional itu mulainya dari bawah, diusulkan dari bawah nanti lewat Bupati, ada seminar, ada panjang banget (rangkaian nya),” kata dia, Minggu 28 September 2025.

Ia mengaku, rangkaian atau tahapan-tahapan itu bisa dilakukan dan dikawal oleh Karang Taruna Kabupaten Bogor, untuk merealisakan H. Ghazali menjadi pahlawan nasional.

“(Karang Taruna Kabupaten Bogor bisa mendorong itu?)Bisa dong, bisa. Harus dibentuk tim pengkaji. nanti diajukan bertahap,” jelas dia.

Gus Ipul juga menyampaikan terima kasih kepada Karang Taruna Kabupaten Bogor karena telah berhasil mendorong H. Ghazali menjadi nama jalan di wilayah Kabupaten Bogor.

“Oh iya terima kasih lah, alhamdulillah jadi tokoh Karang Taruna yang memang turut berjuang melahirkan Karang Taruna dan sekaligus membimbing adik-adiknya itu satu teladan yang baik dan sekarang diabadikan lewat jalan,” kata dia.

“Kita tentu berterima kasih. Lebih banyak tokoh Karang Taruna yang dijadikan jalan insya Allah lebih baik,” jelasnya.

Sementara, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan mengaku siap melakukan rangkaian-rangkaian yang dipaparkan oleh Menteri Sosial.

“Insya Allah kita siap dorong itu, kita siap jadikan pendiri sekaligus ketua Karang Taruna Nasional pertama sebagai pahlawan Nasional,” kata Heri.

Ia menyebut, Karang Taruna Kabupaten Bogor dalam waktu dekat akan melakukan kajian akademik dan membuat buku biografi H. Ghazali agar sejarahnya bisa dipertanggungjawabkan.

“Kita dalam waktu dekat akan membuat buku dan melakukan kajian akademik dengan bukti-bukti dan sejarah yang ada. Sebab, keluarga beliau masih menyimpan arsip lengkap perjalanan H. Ghazali dalam menciptakan Karang Taruna dari masa penjajahan,” tutup dia.***

Oknum Guru Ngaji di Batam Diduga Cabuli Lima Murid Perempuan

0

Bogordaily.net – Seorang oknum guru ngaji di kawasan Sei Lekop, Sagulung, Batam, tengah menjadi sorotan setelah diduga melakukan tindak pencabulan terhadap lima murid perempuannya.

Insiden ini memicu kemarahan warga sekitar, yang memuncak pada aksi perusakan rumah terduga pelaku pada Jumat malam, 26 September 2025.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial dan laporan warga, dugaan mencuat setelah perilaku ustadz tersebut menimbulkan kecurigaan.

Warga kemudian mendatangi rumahnya untuk meminta klarifikasi. Namun, situasi dengan cepat memanas dan berubah menjadi aksi massa yang merusak rumah tempat pelaku tinggal.

Di tengah amarah warga, sejumlah pihak mengimbau agar proses hukum tetap dijalankan tanpa aksi anarkis.

“Kalau mau hukum ustadznya saja, jangan rumahnya. Kasihan anak istrinya,” tulis seorang warga di media sosial.

Namun, tidak sedikit pula warga yang menyatakan kekecewaan dan kemarahan atas tindakan yang diduga dilakukan oleh sosok yang selama ini dihormati sebagai pengajar agama.

“Ya Allah, ngeri ya, padahal sudah jadi ustadz,” ujar warga lainnya.

Untuk mencegah situasi semakin tidak kondusif, aparat kepolisian segera mengamankan terduga pelaku.

Saat ini, penyidikan masih berlangsung, sementara para korban disebut sudah mendapatkan pendampingan dari keluarga dan pihak berwenang.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi secara rinci terkait status hukum pelaku dan hasil awal pemeriksaan.

Namun, kasus ini mendapat perhatian serius dari aparat dan masyarakat, mengingat sensitivitasnya terhadap anak-anak dan institusi pendidikan agama.***

Puluhan Siswa di Lampung Timur Diduga Keracunan Makanan Program MBG, 16 Dirawat Inap

0

Bogordaily.net – Insiden dugaan keracunan makanan kembali terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), kali ini menimpa puluhan siswa SD dan SMP di Kecamatan Bumi Agung, Lampung Timur, pada Jumat, 26 September 2025.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya 35 siswa mengalami gejala mual, muntah, pusing, dan demam usai mengonsumsi roti isi sosis yang dibagikan melalui program MBG. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB.

Siswa yang terdampak berasal dari berbagai sekolah, yakni:

SDN 1 dan 2 Lehan (Kecamatan Bumi Agung),

SDN Catur Swako (Kecamatan Bumi Agung),

SDN 3 Sukadana (Kecamatan Sukadana),

dan SMP PGRI 1 Bumi Agung.

Sebanyak 16 siswa harus dirawat inap di fasilitas kesehatan setempat, sementara 19 lainnya menjalani rawat jalan.

Untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian ini, sampel makanan telah dikirim ke Dinas Kesehatan untuk diperiksa secara laboratorium.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara program MBG atau otoritas terkait.***

Lexus RX 300 Mogok Usai Isi Pertamax, Ini Penyebabnya

0

Bogordaily.net – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan keluhan pemilik Lexus RX 300 yang mendadak mogok usai mengisi BBM jenis Pertamax (RON 92) di SPBU 34.14413 Benyamin Sueb, Jakarta Utara.

Kejadian itu pun langsung menjadi sorotan publik, terutama di kalangan pemilik kendaraan mewah.

Merespons keluhan tersebut, pihak Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa kasus ini sudah ditangani hingga tuntas.

Melalui pernyataan resmi, Pertamina menjelaskan bahwa tidak ditemukan masalah pada kualitas BBM, melainkan pada ketidaksesuaian jenis bahan bakar dengan spesifikasi mesin mobil.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyebutkan bahwa pihaknya langsung melakukan pengecekan di lokasi SPBU tempat konsumen mengisi bahan bakar.

“Kualitas BBM di SPBU tersebut sudah dicek dan sesuai dengan standar yang berlaku. Tidak ada indikasi kontaminasi atau penurunan mutu,” jelas Roberth.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi sikap kooperatif konsumen, yang terbuka berdiskusi untuk menyelesaikan masalah.

Sebagai langkah solusi, kendaraan diisi ulang dengan Pertamax Turbo (RON 98), yang secara teknis lebih sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan berperforma tinggi seperti Lexus RX 300.

“Pilihan BBM jenis Pertamax Turbo dengan RON 98 telah digunakan sebagai bahan bakar yang sesuai untuk menunjang performa kendaraan tersebut,” ujar Roberth.

Pertamina juga menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas produk dan layanan, serta memastikan setiap laporan dari masyarakat ditangani dengan cepat dan profesional.***

Viral Sebelum Rilis, Lagu ‘Alamak’ Rizky Febian & Adrian Khalif Meledak Usai Dinyanyikan Mahalini

0

Bogordaily.net – Lagu terbaru Rizky Febian dan Adrian Khalif yang berjudul ‘Alamak’ sukses mencuri perhatian publik bahkan sebelum resmi dirilis. Penyebabnya? Penampilan spontan dari Mahalini, yang menyanyikan lagu tersebut di akun TikTok miliknya.

Dalam video yang ia unggah, Mahalini membawakan lagu dengan gaya santai namun tetap memikat.

Ia bahkan mengubah sebagian liriknya, menyisipkan nama putri kecilnya, Selina, yang membuat penonton semakin tersentuh.

Suaranya yang khas dan emosional membuat video tersebut cepat viral, hingga ditonton lebih dari 10 juta kali.

Reaksi warganet pun sangat positif. Banyak yang mengaku ketagihan mendengar potongan lagu tersebut, meski versi resminya belum dirilis.

Rizky Febian sendiri mengaku bersyukur lagunya bisa dikenal lebih luas berkat unggahan Mahalini.

“Alhamdulillah lagu Iky sama Kak Adrian jadi ditauin orang sebelum rilis,” tulis Rizky dalam broadcast channel Instagram-nya.

Lagu ‘Alamak’ pertama kali diperkenalkan ke publik saat Rizky Febian dan Adrian Khalif tampil di konser mereka di Palembang pada 20 September 2025.

Respon penonton yang hadir saat itu juga sangat antusias, membuat lagu ini semakin dinantikan.

Rencananya, ‘Alamak’ akan resmi dirilis pada 3 Oktober 2025 di berbagai platform musik digital. Lagu ini disebut-sebut membawa warna baru yang memadukan nuansa pop, soul, dan sentuhan urban khas Rizky dan Adrian.

Berikut lirik lengkap lagu ‘Alamak’ (tersedia saat perilisan resmi).

Lirik Lagu ‘Alamak’

[Verse]

Ulah siapa yang bisa buatku begini
Gila, ini bahagia apa menderita
Langit lagi bagus-bagusnya
Tapi bagiku biasa saja
Dia buatku terkesima

[Pre-Chorus]

Menyapamu tak berani, menciummu apalagi
Mata, pundak, lutut, kaki, gemetar ku berdiri
Kalau sampai ku miliki
Tak mau ku tidur lagi
Alamat malah nanti kau pergi

[Chorus/Reff]

Kalau ada sembilan nyawa
Mau samamu saja semuanya
Ini dada, isinya kamu semua
Alamak inikah jatuh cinta?

[Verse]

Apa kamu sayang?
Apa khayalan, cubit aku sekarang
Buat mabuk kepayang
Seketika pingsan mana napas buatan
Can I see you for a minute?
Boleh aku visit?

See your mom and dad aku pamit
Kalau memang naga-naganya kau berkenan
Ku berangkat sekarang

[Pre-Chorus]

Menyapamu tak berani, menciummu apalagi
Mata, pundak, lutut, kaki, gemetar ku berdiri
Kalau sampai ku miliki
Tak mau ku tidur lagi
Alamat malah nanti kau pergi

[Chorus/Reff]

Kalau ada sembilan nyawa
Mau samamu saja semuanya
Ini dada, isinya kamu semua
Alamak inikah jatuh cinta?

[Bridge]

Minimal kau bilang
Bila kau tak sayang
Biar ku tahan perasaan
Jadi berhenti kau menatap
Karena ku tak kuat
Tak kuat berharap

[Chorus/Reff]

Kalau ada sembilan nyawa
Mau samamu saja semuanya
Ini dada, isinya kamu semua
Alamak inikah jatuh cinta?
Gila, naga-naganya ku telah jatuh cinta
Alamak inikah jatuh cinta?***