Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 401

Siap-Siap! I Love Indonesia Ready To Go Akan Mengajakmu Menjelajahi Petualangan Ekstrem di Seluruh Indonesia

0

Bogordaily.net – GTV kembali menghadirkan program yang bakal memacu adrenalin dan memanjakan mata dengan keindahan alam Indonesia. “I Love Indonesia Ready to Go” akan mengajak kamu untuk berpetualang dan menjelajahi petualangan ekstrem di alam Indonesia.

Host-host cantik yang dikenal sebagai pecinta alam, seperti Shalfa Putri dan Patrishiela Tan, akan menyusuri berbagai daerah, mulai dari Bali, Banyuwangi, hingga Lombok.

Setiap episode menampilkan aksi-aksi petualangan ekstrem dan menantang dari para host, dijamin bikin jantung berdebar. Saksikan bagaimana mereka mencoba rafting di Sungai Ayung, Ubud- Bali. Mengendarai ATV di medan terjal, menguji nyali dengan bungee jumping dari tebing di Nusa Penida. Freedive dan melihat biota laut di Pulau Menjangan.

Selain itu, kamu juga akan diajak melihat keindahan blue fire di Kawah Ijen dan menyaksikan lanskap eksotis Taman Nasional Baluran.

Tidak hanya menyuguhkan tantangan ekstrem, program ini juga membawa pemirsa untuk belajar budaya lokal dan berinteraksi dengan warga setempat. Setiap episode dijamin memberikan pengalaman yang lengkap, dari aksi yang memacu adrenalin sampai keindahan visual yang memukau.

Jangan lewatkan “I Love Indonesia Ready to Go” yang tayang perdana 30 Agustus 2025, setiap Sabtu pukul 18.30 WIB, hanya di GTV.

Biar sensasi nonton lancar terus, pastiin dulu ya siaran digital GTV di rumahmu udah oke. Kalau ada masalah, coba scan ulang set top box atau atur ulang antenamu. Kamu juga bisa nonton semua tayangan GTV di RCTI+.

Jangan lupa follow Instagram @officialgtvid ya, buat dapetin update tentang program-program seru dari GTV!***

BRI BO Bogor Dewi Sartika Serahkan CSR Ambulance ke BNPT

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Bogor Dewi Sartika serahkan Corporate Social ResponsibilityB (CSR) berupa satu unit ambulance ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Branch Office Head BRI BO Bogor Dewi Sartika, Fahmi Hidayat menjelaskan, pemberian ambulance ini salah satu bentuk kepedulian BRI kepada lingkungan sekitar yang membutuhkan. Kali ini TJSL yang disalurkan melalui CSR berupa ambulance guna menyokong kinerja BNPT.

“Kami berikan bantuan kepada BNPT berupa ambulance karena memang dibutuhkan ketika mereka melakukan pekerjaannya,” ungkapnya.

Fahmi menambahkan, adapun pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada 15 Juli 2025 dan berlokasi di Kantor BNPT. Bantuan ambulance diterima langsung oleh Kepala BNPT, Irjen. Pol. Eddy Hartono,S.I.K.,M.H. Sedangkan yang menyerahkan dari pihak BRI yaitu Division Head INS, Mochamad Choliq.

Seperti kita ketahui, BRI memiliki banyak program dan produk perbankan unggulan. Selain program TJSL seperti ini, ada juga program lainnya di bidang sosial, keagamaan, pendidikan dan lainnya.

“Bicara soal program, BRI memiliki banyak sekali bentuknya, yang pasti ini sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar yang membutuhkan,” tegasnya.

BRI juga mempunyai produk perbankan yang menguntungkan nasabahnya, salah satunya Program Panen Hadiah Simpedes. Layanan BRI juga terus dimaksimalkan sehingga nasabah lebih mudah dalam bertransaksi. Bahkan pengguna gadget juga bisa lebih mudah dalam bertransaksi perbankan melalui aplikasi BRImo.

“BRI akan terus memberikan layanan terbaik untuk nasabah, agar nasabah lebih mudah dalam bertransaksi,” tutupnya.***

Presiden Prabowo Murka, Kecam Tewasnya Ojol Affan Kurniawan yang Dilindas Rantis Brimob di Pejompongan

0

Bogordaily.net – Insiden tragis yang merenggut nyawa Affan Kurniawan (20), pengemudi ojek online (ojol) yang tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, Kamis, 28 Agustus 2025 malam, mendapat sorotan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam pernyataan resminya, Prabowo tak bisa menyembunyikan rasa marah sekaligus kecewa atas tindakan aparat yang dianggap melampaui batas. Ia menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam dan memastikan proses hukum berjalan transparan.

Prabowo menyebut dirinya mengikuti perkembangan demonstrasi beberapa hari terakhir, termasuk insiden di kawasan Pejompongan yang berakhir dengan korban jiwa.

“Juga ada peristiwa di mana petugas telah menabrak satu orang pengemudi ojol yang mengakibatkan pengemudi ojol tersebut, almarhum Affan Kurniawan tadi malam meninggal dunia,” ucap Prabowo dalam video yang diunggah akun Instagram @kemensetneg.ri.

Presiden kemudian menyampaikan bela sungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya,” katanya.

Pemerintah Akan Tanggung Hidup Keluarga Korban

Lebih jauh, Prabowo menegaskan pemerintah akan memberikan perhatian penuh terhadap keluarga yang ditinggalkan Affan. Meski masih muda, almarhum dikenal sebagai tulang punggung keluarga.

“Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini. Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya dan akan memberi perhatian khusus kepada baik orang tuanya dan adik-adik dan kakak-kakaknya,” tegas Prabowo.

Presiden Prabowo memastikan kasus ini tidak akan berhenti begitu saja. Ia menegaskan sudah memberi perintah langsung agar insiden tersebut diusut secara menyeluruh.

“Saya sudah perintahkan agar insiden semalam diusut secara tuntas dan transparan,” ujarnya.

Prabowo juga menekankan tidak boleh ada perlakuan diskriminatif dalam proses hukum. Menurutnya, siapa pun aparat yang terbukti melanggar aturan harus bertanggung jawab.

Ancaman Hukuman Berat bagi Aparat Terlibat

Tidak hanya berhenti pada instruksi penyelidikan, Prabowo menegaskan sikap tegasnya bahwa aparat yang terbukti melakukan pelanggaran akan dihukum berat.

“Serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Seandainya ditemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Presiden.

Pernyataan keras tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak akan menoleransi tindakan represif aparat yang menimbulkan korban jiwa.

Kronologi Singkat Insiden Pejompongan

Seperti diketahui, Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol, tewas usai dilindas kendaraan taktis Brimob yang tengah melintas di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam. Saat itu, aparat sedang melakukan pengamanan unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen.

Tragedi tersebut memicu kericuhan yang meluas ke sejumlah titik, mulai dari kawasan Palmerah, Senayan, hingga Pejompongan. Video amatir warga yang merekam detik-detik kejadian pun viral di media sosial, memicu gelombang duka dan amarah publik.

Kini, publik menantikan langkah nyata pemerintah dalam mengusut tuntas kasus ini dan memastikan keadilan ditegakkan bagi keluarga korban.***

 

Kadispora Jabar Apresiasi Konsistensi Program Jumat Sehat PWI Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat, Heri Antasari, mengapresiasi konsistensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang secara rutin menyelenggarakan kegiatan “Jumat Sehat” sebagai sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi antarjurnalis.

Sedikitnya 40 anggota PWI Kota Bogor turut berpartisipasi dalam kegiatan Jumat Sehat yang digelar di Lapangan PWI, Kota Bogor, Jumat 29 Agustus 2025.

Kegiatan rutin yang telah berlangsung lebih dari setahun itu diisi dengan olahraga bersama dan ramah tamah.

“Saya sangat apresiasi, tidak semua PWI menyelenggarakan kegiatan seperti ini secara konsisten. Program Jumat Sehat PWI Kota Bogor luar biasa karena mampu menghadirkan suasana kebersamaan dan kepastian agenda positif bagi para wartawan,” kata Heri Antasari di Bogor.

Heri menambahkan, kehadirannya di acara tersebut juga merupakan bagian dari menjaga silaturahmi dengan insan pers di Bogor, baik dari Kota maupun Kabupaten.

Menurut dia, jurnalis memiliki peran penting dalam menyajikan informasi yang seimbang dan membangun, khususnya dalam isu kepemudaan.

“Dalam masa transisi ini, saya berharap jurnalis tetap semangat menjunjung nilai-nilai jurnalistik yang baik. Kita butuh banyak berita positif, terutama tentang pemuda, nasionalisme, dan penguatan karakter, agar bisa mengimbangi pengaruh negatif globalisasi,” ujarnya.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indra Budi menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Sehat akan terus dijalankan secara konsisten sebagai wadah menjaga kesehatan sekaligus menjalin sinergi dengan berbagai pihak.

“Jumat Sehat bukan hanya olahraga, tetapi juga forum silaturahmi dan komunikasi. Kehadiran Kadispora Jabar memberi motivasi bagi kami untuk terus konsisten,” ujar Aldho.

Melalui kegiatan bersama seperti Jumat Sehat, pemerintah daerah, insan pers, dan masyarakat diharapkan dapat terus berjalan beriringan, membangun semangat kebersamaan untuk menghadirkan informasi yang sehat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Jawa Barat yang lebih kuat dan berkarakter.

(Ibnu Galansa)

Umrah Perdana Ruben Onsu Setelah Masuk Islam, Penuh Haru dan Doa

0

Bogordaily.net – Perjalanan religius Ruben Onsu memasuki babak penting. Setelah resmi menjadi mualaf, presenter sekaligus pengusaha ini akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah untuk pertama kalinya.

Ia berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis 28 Agustus 2025 dengan wajah yang memancarkan rasa syukur, meski tak bisa menyembunyikan kegugupannya.

Bagi Ruben, perjalanan ini bukan sekadar rutinitas religi, melainkan pengalaman spiritual yang amat personal.

“Alhamdulillah, ini anugerah besar buat saya. Ada rasa bahagia, tapi juga deg-degan karena ingin semua berjalan baik. Dari kemarin saya banyak belajar, baca panduan, sambil terus berdoa biar lancar,” ungkapnya.

Tak seperti perjalanan liburan, Ruben memilih persiapan sederhana. Ia baru mulai menyiapkan koper beberapa jam sebelum berangkat.

“Packingnya malah baru tadi malam. Nggak ribet sama sekali. Apa yang ada saya bawa, kalau kurang ya tinggal pakai sarung. Yang penting niatnya,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Dukungan Sahabat

Dalam rombongan umrah yang berjumlah 40 orang, termasuk 16 anggota timnya. Ruben merasa lebih tenang karena dikelilingi sahabat. Ivan Gunawan menjadi salah satu sosok yang memberi perhatian besar.

“Igun itu luar biasa support. Dia tahu saya pertama kali umrah, jadi kasih banyak tips. Bahkan sampai bawain bekal biar saya nggak bingung nanti di sana,” kata Ruben.

Tak hanya Ivan, beberapa teman dekat juga jadi tempat Ruben berbagi kegelisahan.

“Kadang saya tiba-tiba telepon mereka tengah malam, cuma buat nanya apa saya sudah siap. Alhamdulillah mereka selalu menguatkan,” tambahnya.

Ruben berangkat bersama Hasby Atthallah, pemilik Hamdan Tour, yang memastikan perjalanan berlangsung nyaman.

“Kami akan dampingi Ruben agar ibadahnya khusyuk dan tenang. Semua dibuat kekeluargaan,” ujar Hasby.

Sebelum berangkat, Ruben berpamitan pada anak-anaknya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menegaskan bahwa perjalanan ini lebih dari sekadar ibadah, tapi juga langkah awal menuju kehidupan yang lebih damai.

“Semoga ini jadi titik balik hidup saya, makin dekat sama Allah, makin tenang. Mohon doanya,” tuturnya.***

Pinkan Mambo Jual Capcay Rp200 Ribu, Ngaku Asal Pasang Harga

0

Bogordaily.net – Nama Pinkan Mambo kembali jadi bahan perbincangan publik. Setelah sebelumnya heboh karena menjual donat seharga jutaan rupiah, kini giliran menu sederhana capcay bikinannya yang viral lantaran dijual dengan harga Rp200 ribu per porsi.

Momen ini terungkap lewat siaran langsung di TikTok, di mana Pinkan terlihat menawarkan capcay buatannya dengan harga fantastis. Tak hanya netizen yang kaget, bahkan suaminya sendiri, Arya Khan, ikut melontarkan komentar pedas.

Komentar Pedas Suami

Dalam potongan video yang beredar, Arya Khan tampak heran saat mendengar harga yang dipasang sang istri.

“Rp200 ribu, capcay doang,” ujar Arya dengan ekspresi tak percaya.

Sementara Pinkan malah balik bertanya, “Capcay Rp200 ribu mahal nggak sih?”

Arya pun langsung menyahut, “Mahal lah! Pakai nanya lagi. Jedotin juga kepala gue nih,” ucapnya sambil tertawa.

Alih-alih memberikan alasan khusus, Pinkan Mambo justru membuat publik terkejut dengan pengakuannya. Ia mengatakan harga Rp200 ribu itu tidak ada pertimbangan matang.

“Gue kan nggak tahu kalau itu mahal, Rp200 ribu. Gue ngasal aja, kira-kira doang,” ucapnya santai.

Padahal, menurut Arya, uang sebesar itu kalau di warteg bisa dapat capcay sebaskom penuh.

Meski menetapkan harga “asal-asalan”, Pinkan tetap bersyukur makanannya laris manis. Arya pun mengakui fenomena istrinya ini selalu berhasil menyita perhatian publik dan justru membawa keberuntungan bagi pembeli maupun reviewer.

“Herannya, kalau yang beli punya kamu itu ikut viral ya, hebat lho. Jadi pada untung gitu yang nge-review,” ujar Arya.

Dari Donat Rp10 Juta hingga Kangkung Rp150 Ribu

Fenomena jualan Pinkan Mambo memang konsisten bikin heboh. Selain capcay Rp200 ribu, ia juga pernah menjual:

  • Donat Rp10 juta per kotak
  • Pisang goreng madu Rp200 ribu per kotak isi enam
  • Tumis kangkung Rp150 ribu per porsi

Tak heran, setiap kali Pinkan membuka lapak online, netizen langsung ramai memperbincangkannya.***

Affan Kurniawan Tewas Dilindas Rantis Brimob, Ternyata Bukan Ikut Demo tapi Antar Pesanan GoFood

0

Bogordaily.net – Tragedi meninggalnya Affan Kurniawan (20), driver ojek online (ojol) yang tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis 28 Agustus 2025 kini semakin jelas.

Fakta terbaru mengungkap bahwa Affan sebenarnya tidak ikut aksi demonstrasi, melainkan sedang bekerja mengantarkan pesanan GoFood saat insiden terjadi.

Kronologi Malam Naas

Malam itu, kawasan Pejompongan dipenuhi kericuhan antara aparat dan massa. Mobil rantis Brimob melaju kencang sambil membunyikan sirine untuk membubarkan kerumunan.

Namun nahas, Affan yang berada di lokasi tidak sempat menghindar dan akhirnya tertabrak hingga terlindas.

Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), nyawa Affan tidak tertolong.

Video kejadian yang viral di media sosial memperlihatkan detik-detik mobil Brimob menabrak Affan hingga membuat massa marah dan berusaha mengejar kendaraan tersebut.

Pemakaman Dipenuhi Ribuan Ojol

Hari ini, Jumat 29 Agustus, jenazah Affan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, sekitar pukul 09.00 WIB.

Ribuan driver ojol dan warga turut mengiringi prosesi pemakaman, memberikan penghormatan terakhir untuk rekan mereka yang dikenal baik dan pekerja keras.

Tangisan keluarga pecah saat jenazah diturunkan ke liang lahat. Sejumlah ojol yang hadir mengenakan atribut mereka sebagai simbol solidaritas, menegaskan bahwa Affan bukan sekadar teman, melainkan bagian dari keluarga besar mereka di jalanan.

Menurut keterangan rekannya, Hafidz, Affan bukanlah peserta aksi. Ia hanya kebetulan berada di lokasi karena sedang menjalankan order GoFood.

“Affan itu orang baik, suka bercanda kalau kumpul. Malam itu dia cuma lagi kerja, bukan ikut demo,” ujarnya.

Affan dikenal sebagai tulang punggung keluarga meski masih berusia muda. Dedikasinya untuk mencari nafkah membuat banyak orang merasa kehilangan.

Kini, ribuan doa mengiringi kepergiannya. Keluarga dan rekan-rekan ojol berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah.***

TPU Karet Bivak Penuh Duka, Ribuan Ojol Iringi Pemakaman Affan Kurniawan

0

Bogordaily.net – Suasana haru menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat 29 Agustus 2025 pagi. Affan Kurniawan (20), pengemudi ojek online (ojol) yang tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat kericuhan demo di Pejompongan, dimakamkan sekitar pukul 09.00 WIB.

Sejak pukul 08.00 WIB, jenazah diberangkatkan dari rumah duka di kawasan Jalan Blora, Menteng, menuju TPU Karet Bivak.

Iring-iringan duka itu dipenuhi isak tangis keluarga serta ribuan driver ojol dan warga yang turut mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Ketua RT setempat, Aqha, sebelumnya memastikan jenazah Affan dimakamkan di Blok AA1, Blad 1070, petak 0930 TPU Karet Bivak.

Namun, suasana di lokasi pemakaman benar-benar penuh sesak, dipenuhi orang-orang yang merasa kehilangan dan berempati dengan kejadian tragis yang menimpa Affan.

Isak Tangis Warnai Pemakaman

Tangisan keluarga pecah begitu liang lahat Affan mulai diturunkan. Sejumlah kerabat terlihat tak kuasa menahan duka, sementara sahabat dan rekan-rekan ojolnya berdiri dengan wajah muram.

Banyak di antara mereka yang mengenakan atribut ojol sebagai tanda solidaritas terakhir untuk mendiang.

“Affan itu orang baik, suka bercanda, selalu bikin suasana ramai kalau lagi kumpul,” ungkap Hafidz, salah seorang sahabatnya.

Menurut Hafidz, malam naas itu Affan sebenarnya tidak ikut aksi demonstrasi. Ia sedang menjalankan pekerjaannya seperti biasa, yakni mengantarkan pesanan GoFood.

Namun takdir berkata lain, ia justru menjadi korban ketika rantis Brimob melintas di tengah kericuhan.

Affan dikenal sebagai tulang punggung keluarga meski usianya masih muda. Sosoknya yang pekerja keras membuat banyak rekan ojol merasa kehilangan.

Tidak heran, ribuan ojol berbondong-bondong hadir untuk mengiringi pemakamannya sebagai bentuk penghormatan terakhir.***

Ibunda Azizah Salsha Sindir Soal “Istri Adalah Amanah”, Netizen Murka

0

Bogordaily.net – Perceraian pesepak bola Timnas Indonesia, Pratama Arhan, dengan Azizah Salsha masih terus jadi sorotan publik. Ibunda zize bahkan buka suara di akun Instagramnya.

Setelah putusan resmi dari Pengadilan Agama Tigaraksa, Banten, perceraian keduanya rupanya berbuntut panjang dengan munculnya sindiran dari pihak keluarga Azizah.

Sang ibunda, Nurul Anastasya, menuliskan sebuah unggahan di media sosial yang menyinggung soal bagaimana seorang suami seharusnya memperlakukan istrinya.

Dalam unggahannya, ia menyebut bahwa istri bukan sekadar pasangan hidup, melainkan sebuah amanah dari Allah yang harus dijaga dan dihormati.

“Istri adalah amanah. Allah menitipkan istri ke tangan suami, bukan cuma sebagai pasangan tetapi sebagai amanah,” tulis Nurul Anastasya, dikutip Jumat (29/8/2025).

Lebih lanjut, ia menyinggung anggapan sebagian orang yang menyebut suami takut pada istri ketika menuruti permintaannya.

Menurutnya, justru mendahulukan istri dalam kebaikan adalah bentuk tanggung jawab.

“Kadang orang bilang kalau suami nurutin istri berarti takut sama istri. Padahal dalam Islam, mendahulukan istri justru bagian dari tanggung jawab dan isyarat,” sambungnya.

Ia juga menekankan bahwa suami yang mengutamakan kepentingan istri akan membangun rumah tangga yang penuh cinta dan keberkahan.

“Setiap kali suami mendahulukan istri dalam kebaikan, ia sedang meneladani Rasulullah. Membangun rumah tangga yang penuh cinta dan keberkahan,” tutupnya.

Netizen Murka, Balik Menyalahkan Azizah

Namun, bukannya mendapat simpati, unggahan itu justru memicu amarah warganet. Banyak yang menilai pesan tersebut seolah menyindir Pratama Arhan sebagai suami yang dianggap gagal menjalankan tanggung jawabnya.

Padahal, menurut netizen, keretakan rumah tangga itu justru diduga dipicu oleh sikap Azizah Salsha sendiri. Alhasil, kolom komentar dipenuhi sindiran balik terhadap Azizah dan ibunya.

“Terserah Umi saja,” tulis seorang netizen.

“Jijah dibela emaknya, Arhan dibela se-Indonesia Raya,” tambah warganet lain.

“Amanah selingkuh,” sindir komentar pedas lainnya.

Perceraian Arhan dan Azizah memang sejak awal menjadi perhatian publik. Pernikahan keduanya yang digelar meriah pada 2023 lalu sempat disebut sebagai pasangan impian. Namun, seiring waktu, isu keretakan rumah tangga keduanya semakin santer hingga akhirnya berujung perceraian.***

Siapa Affan Kurniawan, Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob Saat Demo di Jakarta

0

Bogordaily.net – Peristiwa tragis mewarnai aksi demonstrasi pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (20) meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Barakuda milik Brimob Polri.

Kejadian tersebut sontak viral di media sosial setelah video amatir memperlihatkan momen ketika mobil rantis Brimob melaju kencang dengan sirine menyala untuk membubarkan massa.

Sejumlah demonstran berhamburan menyelamatkan diri, namun nahas, Affan yang berada di lokasi tak sempat menghindar. Ia tertabrak dan kemudian terlindas kendaraan tersebut.

Dalam video yang beredar, mobil sempat berhenti beberapa detik setelah melindas Affan, lalu kembali melaju.

Insiden ini memicu amarah massa yang kemudian berusaha mengejar dan menyerang kendaraan rantis itu dengan lemparan benda.

Kronologi Peristiwa Tragis

Affan diketahui sedang berada di lokasi bukan sebagai peserta demo, melainkan tengah menjalankan pekerjaannya sebagai driver ojol. Malam itu, ia sedang mengantar pesanan makanan ketika insiden terjadi.

Setelah tertabrak, Affan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sayangnya, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia.

Keluarganya yang datang menembus hujan ke RSCM hanya bisa menangis histeris sambil memanggil-manggil nama Affan.

Suasana duka semakin mendalam ketika salah satu anggota keluarga tak kuat menahan kesedihan hingga harus ditopang oleh kerabatnya.

Sosok Affan Kurniawan di Mata Keluarga

Affan Kurniawan dikenal sebagai pemuda rajin dan penuh tanggung jawab. Warga Jatipulo, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat ini menjadi tulang punggung keluarga di usianya yang masih sangat muda.

Menurut keterangan keluarga, Affan adalah pekerja keras yang tidak hanya mencari nafkah untuk dirinya sendiri, tetapi juga membantu menopang kehidupan keluarganya.

Sepupu neneknya, Fachrudin, menyebut bahwa keluarga merasa sangat kehilangan karena Affan adalah sosok yang baik dan penuh perhatian.

Polisi Periksa 7 Anggota Brimob

Kejadian ini langsung mendapat sorotan publik. Kepolisian bergerak cepat dengan memeriksa 7 anggota Brimob Polda Metro Jaya yang berada di dalam kendaraan rantis tersebut.

Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim, menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan gabungan oleh Divisi Propam Mabes Polri bersama Propam Kor Brimob. Langkah ini ditempuh untuk memastikan penyelidikan berjalan transparan dan tuntas.***