Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 437

Sinar Mas Land Raih Penghargaan Top 10 Developer dan Elite Winners di Ajang Hubexo Asia Awards

0

Bogordaily.net – Sinar Mas Land kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Hubexo Asia Awards 2025 yang digelar pada Jumat (15/8) di Hotel Raffles Jakarta.

Penghargaan Top 10 Developer berhasil diraih Sinar Mas Land berkat pencapaian nilai agregat tertinggi dari berbagai proyek yang tengah dibangun selama satu tahun terakhir (periode 2024).

Penilaian ini mencakup berbagai aspek, seperti tingkat keberlanjutan perusahaan, sertifikasi bangunan hijau, dan berbagai aspek lainnya yang menunjukkan konsistensi pelaksanaan konstruksi tanpa hambatan terhadap keberlangsungan proyek.

Sementara itu, predikat Elite Winners dianugerahkan sebagai bentuk pengakuan atas kiprah luar biasa Sinar Mas Land di industri properti Asia, setelah berhasil meraih penghargaan lebih dari 10 kali pada ajang BCI Asia Awards.

Hubexo Asia Awards, yang sebelumnya dikenal sebagai BCI Asia Awards, merupakan ajang bergengsi yang mengapresiasi keunggulan dalam industri arsitektur dan konstruksi di Asia.

Penghargaan ini diberikan kepada para pengembang, arsitek, dan kontraktor terbaik di tujuh pasar properti utama; Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Pada tahun 2025, Hubexo Asia Awards merayakan 20 tahun penyelenggaraannya dengan berbagai acara, seperti sesi networking antar pelaku industri, pameran produk unggulan, serta presentasi proyek-proyek inovatif dari para finalis dan pemenang.

Metode penilaian yang objektif dan independent membuat ajang ini dipercaya oleh para pengembang dan arsitek ternama, serta para pemangku kepentingan lainnya di bidang konstruksi dan properti.

Herry Hendarta, Deputy Group CEO Strategic Development & Assets Sinar Mas Land mengatakan, “Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk kembali dinobatkan sebagai Top 10 Developer sekaligus meraih predikat Elite Winners di ajang Hubexo Asia Awards 2025. Pencapaian yang telah kami pertahankan selama lebih dari sepuluh tahun berturut-turut, mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya terhadap komitmen Sinar Mas Land dalam menghadirkan solusi properti yang inovatif, berkualitas, dan berkelanjutan. Kami senantiasa mengedepankan konsep green dan sustainable development yang tidak hanya memberikan manfaat bagi para penghuni, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat luas. Penghargaan ini juga semakin mengukuhkan posisi Sinar Mas Land sebagai pengembang terkemuka di Indonesia dan Asia, yang senantiasa berkomitmen membangun kawasan yang relevan, progresif, dan berdampak positif bagi masa depan.”

Sinar Mas Land telah mengembangkan berbagai proyek perumahan unggulan di antaranya BSD City (Tangerang Raya), Kota Wisata & Legenda Wisata (Cibubur), Grand Wisata (Bekasi), Wisata Bukit Mas & Klaska Residence (Surabaya), serta Grand City Balikpapan & Balikpapan Baru (Balikpapan). Untuk memperkuat posisinya sebagai pelaku utama di industri properti, perusahaan pun melakukan ekspansi bisnis dengan mengakuisisi PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) pada 2024 lalu. Akuisisi ini menambah portofolio Sinar Mas Land di kawasan strategis Cibubur, Cileungsi hingga Bogor, Jawa Barat dengan sejumlah proyek di antaranya Rancamaya Golf Estate, Royal Tajur, dan Harvest City. Seluruh proyek tersebut dirancang sebagai kawasan hunian maupun komersial yang mampu menunjang pertumbuhan ekonomi, menghadirkan lingkungan yang modern dan terpadu, serta memberikan kenyamanan bagi penghuninya.

Tak hanya berfokus pada kualitas dan inovasi desain, seluruh proyek yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land juga mengintegrasikan teknologi digital mutakhir dengan prinsip pembangunan hijau yang berkelanjutan. Pendekatan ini mencerminkan visi perusahaan untuk membangun lingkungan yang cerdas dan adaptif, di mana masyarakat dapat menikmati kemudahan hidup modern tanpa mengesampingkan kelestarian alam. Melalui penerapan berbagai solusi digital, seperti infrastruktur smart city, sistem manajemen energi yang efisien, serta integrasi transportasi ramah lingkungan, Sinar Mas Land berupaya menciptakan kawasan hunian berkualitas yang dapat mendukung pertumbuhan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. Komitmen ini selaras dengan prinsip perusahaan “Building for a Better Future”, yang mengedepankan terciptanya harmoni antara inovasi teknologi dan upaya pelestarian lingkungan sebagai fondasi utama untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Tentang Sinar Mas Land

Sinar Mas Land adalah pengembang properti di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 50 tahun. Sinar Mas Land telah mengembangkan lebih dari 50 proyek di Indonesia, Inggris, dan Singapura. Keberhasilan Sinar Mas Land dalam mengembangkan properti dan real estat di Indonesia juga telah diakui oleh lembaga yang independen dan kredibel dengan memperoleh berbagai penghargaan internasional bergengsi seperti MIPIM Awards di Prancis (2018), ASEAN Energy Awards (2019 & 2023), Asia Pacific Property Award (2021 & 2023), Cambridge IFA’s Global Good Governance Awards (2021 & 2023), FIABCI World Prix d’Excellence Awards (2022), dan PropertyGuru Asia Property Awards (2021 – 2024).

Sinar Mas Land dikenal sebagai pengembang township atau kota mandiri melalui sejumlah proyek di antaranya BSD City (Tangerang Raya), Kota Wisata & Legenda Wisata (Cibubur), Grand Wisata (Bekasi), Rancamaya Golf Estate, Royal Tajur, Harvest City, dan R Hotel (Bogor), Grand City Balikpapan dan Balikpapan Baru (Balikpapan), Nuvasa Bay (Batam), serta Wisata Bukit Mas dan Klaska Residence (Surabaya). Sementara di wilayah Jakarta, Sinar Mas Land juga mengembangkan berbagai proyek apartemen seperti Aerium Residence, Southgate Residence, dan The Elements.

Selanjutnya, Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation juga mengembangkan kawasan industri, yakni Kota Deltamas yang terletak di Cikarang Bekasi. Selain itu, perusahaan bersama dengan ITOCHU Corporation juga mengembangkan Karawang International Industrial City (KIIC). Selain residensial dan komersial, Sinar Mas Land juga mengembangkan kawasan Digital Hub di BSD City seluas 26 hektare yang dirancang khusus untuk menjadi pusat teknologi, kesehatan, dan edukasi. Sinar Mas Land tercatat di Bursa Efek Indonesia melalui empat entitas di antaranya PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), PT. Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) dan di Bursa Efek Singapura bernama Sinar Mas Land Limited.

Sinar Mas Land memiliki mitra strategis yang kuat seperti Sojitz Japan, Aeon, Itochu, Mitsubishi Corporation, Hongkong Land, Astra Land Indonesia dan mitra lokal seperti Kompas Gramedia, Kawan Lama Group, Duta Putra Land, dan Kalbe.***

Fakta di Balik Video Viral Pungli Kebun Raya Bogor yang Heboh di Medsos

0

Bogordaily.net – Video viral di media sosial terkait dugaan pungutan liar (pungli) di Kebun Raya Bogor menuai perhatian publik.

Menanggapi hal ini, PT Mitra Natura Raya selaku pengelola Kebun Raya Bogor memberikan klarifikasi resmi.

General Manager Corporate Communication Kebun Raya Bogor, Zaenal Arifin, menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir praktik pungli dalam bentuk apapun.

“Kami akan menindak tegas kepada pihak manapun, baik internal maupun eksternal, yang terbukti melakukan pungli di dalam kawasan Kebun Raya Bogor. Prioritas kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung,” kata Zaenal kepada wartawan, Rabu (20/8/2025).

Kronologi Dugaan Pungli Kebun Raya Bogor

Kasus ini mencuat usai akun Instagram @uc.you mengunggah IG Story yang menyebut adanya pungutan saat menggelar gathering karyawan di Kebun Raya Bogor pada 11 Agustus 2025.

Namun, menurut pengelola, kegiatan tersebut dilakukan tanpa konfirmasi atau izin sebelumnya.

“Mereka masuk ke Kebun Raya, langsung membuat acara tanpa membayar sewa lahan. Hanya membeli tiket masuk dan parkir kendaraan. Karena tidak ada pemberitahuan resmi, petugas keamanan menanyakan aturan acara kepada panitia. Itu bukan pungli,” jelas Zaenal.

Aturan Acara di Kebun Raya Bogor

Zaenal menekankan, Kebun Raya Bogor memiliki aturan ketat terkait penyelenggaraan acara.

Pengelola perlu mengetahui detail kegiatan agar dapat mengarahkan area yang tepat serta memastikan kenyamanan pengunjung lain tetap terjaga.

Selain itu, ia juga menanggapi adanya biaya tambahan Rp15.000 per orang yang dipermasalahkan.

Menurutnya, biaya tersebut bukan pungutan liar, melainkan biaya kebersihan dan perawatan lingkungan konservasi yang hanya berlaku bagi rombongan acara, bukan pengunjung individu.

“Makanan yang dibawa rombongan dalam jumlah besar berpotensi meninggalkan sampah. Karena itu, biaya kebersihan dikenakan untuk menjaga kelestarian kawasan Kebun Raya Bogor,” ujarnya.

Himbauan untuk Pengunjung

Sebagai langkah antisipasi, pengelola Kebun Raya Bogor menghimbau agar pengunjung tidak membawa makanan dengan kemasan sekali pakai yang berpotensi mencemari lingkungan.

“Kami anjurkan pengunjung menggunakan wadah makanan yang bisa dibawa pulang kembali. Dengan begitu, kebersihan kawasan konservasi dapat tetap terjaga,” tutur Zaenal.

Dengan klarifikasi ini, pengelola berharap publik dapat memahami duduk perkara yang sebenarnya, sekaligus menegaskan komitmen Kebun Raya Bogor menjaga kenyamanan dan kelestarian lingkungan.***

BI Tegaskan Tak Terbitkan Uang Pecahan Baru Rp80.000 & Rp250.000

0

Bogordaily.net – Uang pecahan baru. Itulah yang bikin heboh minggu-minggu terakhir. Tiba-tiba muncul gambar uang Rp80.000.

Konon, katanya, uang itu diterbitkan untuk merayakan 80 tahun kemerdekaan Indonesia. Warnanya abu-abu putih. Gambarnya Bung Karno. Ada pula peta. Ada bendera. Ada Garuda. Lengkap.

Video pendek tentang uang pecahan baru itu beredar cepat. Dari Facebook, pindah ke Instagram. Lalu mampir juga ke YouTube. Judulnya meyakinkan.

“Bank Indonesia resmi keluarkan uang pecahan Rp80.000 edisi HUT RI ke-80,” begitu tulis akun yang pertama kali menyebarkannya.

Rasanya kok terlalu gampang Bank Indonesia menerbitkan uang baru. Apalagi dengan angka Rp80.000.

Nominal yang tidak lazim. Dulu, saat ulang tahun ke-75 kemerdekaan RI, BI memang benar-benar mengeluarkan uang Rp75.000.

Tapi itu resmi. Ada seremoni. Ada keterangan resmi. Ada tanda tangan pejabatnya.

Yang Rp80.000 ini? Tidak ada. Bank Indonesia sendiri sudah membantah. Tegas. Melalui akun Instagram resminya. “Itu hoaks,” tulis BI. Bahkan Bank Indonesia Jawa Tengah ikut menegaskan. “Waspada hoaks uang edisi 80 tahun kemerdekaan,” begitu bunyinya.

Ternyata bukan cuma Rp80.000. Ada juga yang beredar dengan gambar uang Rp250.000. Warnanya merah. Nominalnya lebih aneh lagi. Rupiah tidak pernah punya pecahan sebesar itu.

Tapi di media sosial, semua bisa terlihat nyata.

Uang pecahan baru, apalagi yang muncul tanpa keterangan resmi—nyatanya hanyalah imajinasi. Lucu-lucuan. Atau sengaja dibuat untuk menyesatkan.

Kalau pun ada uang baru, pasti diumumkan. Pasti diresmikan. Bukan sekadar video 15 detik yang entah siapa pembuatnya.

Jadi, jangan buru-buru percaya. Apalagi ikut menyebarkan.***

Tender Rehabilitasi Stadion Pajajaran Rp20 Miliar, Pemkot Bogor Tegaskan Evaluasi Sesuai Aturan

0

Bogordaily.net – Polemik tender proyek Rehabilitasi Stadion GOR Pajajaran (Tahap 1) senilai Rp20 miliar mendapat tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Bogor.

Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Muda Pemkot Bogor, Yudi Fitrani, menegaskan bahwa seluruh tahapan evaluasi telah dijalankan sesuai aturan dan menggunakan sistem aplikasi resmi LKPP.

Penjelasan ini disampaikan Yudi dalam forum bersama Mahasiswa Pancasila (Mapancas), Kepala Dispora Kota Bogor Anas S. Rasmana, pejabat PBJ Setda Kota Bogor, pengacara Banggua Togu Tambunan, serta Ketua Barisan Monitoring Hukum (BMH) Irianto, pada 12 Agustus 2025.

Klarifikasi Tahapan Evaluasi Tender

Menanggapi kritik Mapancas yang menilai ada kejanggalan dalam evaluasi tender, Yudi menegaskan bahwa proses sudah dilakukan sesuai sistem.

“Secara tahapan evaluasi itu berurutan, mulai dari administrasi, kualifikasi, teknis, hingga biaya atau harga. Setelah semua lulus, baru masuk ke pembuktian kualifikasi dan penetapan pemenang,” jelas Yudi.

Menurutnya, penyedia yang dinyatakan “lulus” pada tanggal yang dipersoalkan Mapancas, sebenarnya baru sampai pada tahap evaluasi administrasi, teknis, dan harga, tetapi belum masuk ke pembuktian kualifikasi.

Perubahan Jadwal Dinilai Sesuai Prosedur

Yudi juga membantah adanya manipulasi jadwal. Ia menyebut perubahan jadwal justru dilakukan karena tahapan sebelumnya selesai lebih cepat dari batas waktu.

“Karena tahapan sebelumnya sudah diselesaikan, maka jadwal diubah untuk melanjutkan ke tahapan pembuktian kualifikasi. Sistem menyesuaikan secara otomatis,” ujarnya.

Sistem Pengadaan Tidak Bisa Dimanipulasi

Yudi menekankan, seluruh proses pengadaan barang/jasa pemerintah di Kota Bogor dijalankan melalui aplikasi resmi LKPP, sehingga hasil evaluasi maupun notifikasi muncul otomatis.

“Notifikasi lulus atau tidak lulus muncul dengan sendirinya dari sistem. Panitia Pokja tidak bisa melakukan input manual atau manipulasi,” tegasnya.

Latar Belakang Polemik

Sebelumnya, Mapancas mendesak agar tender proyek rehabilitasi Stadion GOR Pajajaran senilai Rp20 miliar ini dibatalkan. Mereka menyoroti dugaan masalah pada dokumen hingga keabsahan tenaga ahli.

Namun, Pemkot Bogor melalui PBJ menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar karena semua tahapan sesuai aturan pengadaan.***

PCNU Kabupaten Bogor Gelar Istighosah, Teladani Perjuangan Ulama Pejuang Kemerdekaan Haji Usa

0

Bogordaily.net – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor menjadikan sosok almarhum Haji Usa, ulama sekaligus pejuang kemerdekaan asal Ciseeng, sebagai teladan dalam memperkuat ukhuwah dan pengabdian terhadap masyarakat.

Hal ini tercermin dalam kegiatan istighosah dan silaturahmi putaran ke-10 yang digelar PCNU Kabupaten Bogor bersama MWCNU Kecamatan Ciseeng dan warga setempat di Majelis Ta’lim Darul Mustofa, Desa Cibeuteung Muara, Senin (18/8/2025) malam.

Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Gus Abdul Somad, menegaskan pertemuan warga Nahdliyin bukan hanya agenda rutin, melainkan momen untuk meneladani jasa tokoh lokal yang berjuang demi agama dan bangsa.

“Kami berharap semangat ukhuwah ini dilaksanakan istiqomah di semua tingkatan NU, karena teladan dari para ulama pejuang seperti Haji Usa harus terus kita hidupkan,” ujarnya.

Istighosah tersebut diisi doa bersama serta hadiah fatihah untuk Haji Usa. Semasa hidupnya, ia dikenal bukan hanya sebagai guru ngaji, tetapi juga dermawan yang mewakafkan sebagian besar hartanya untuk pembangunan masjid dan pemakaman umum.

Selain berkiprah di bidang sosial-keagamaan, Haji Usa juga tercatat mendukung perjuangan melawan penjajah Belanda dengan mendanai logistik pejuang.

Perannya membuat ia ditangkap, hingga akhirnya wafat sekitar tahun 1940-an dan dimakamkan di Kampung Babakan Sabrang. Kini, namanya diabadikan sebagai jalan utama di Kecamatan Ciseeng.

Tradisi istighosah untuk mengenang jasa Haji Usa masih rutin digelar setiap Agustus. Gus Abdul Somad menegaskan, kehadiran NU di tengah masyarakat harus terus mewarisi semangat keikhlasan para ulama pejuang.

“Pada momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini, warga Nahdliyin diingatkan untuk menghormati jasa para pendahulu dan memperkuat kebersamaan sebagai penopang agenda pengabdian NU,” tambahnya.

Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus NU, tokoh agama, camat, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga jamaah majelis ta’lim yang bersama-sama menunjukkan penghormatan kolektif terhadap warisan perjuangan ulama lokal.***

Pekerja Proyek Sekolah Tewas Tertimbun Longsor, PMMK Soroti Kelalaian Kontraktor

0

Bogordaily.net – Pergerakan Masyarakat Miskin Kota (PMMK) menggelar audiensi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Selasa 19 Agustus 2025.

Audiensi tersebut dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban atas insiden kecelakaan kerja dalam proyek revitalisasi SDN Gang Aut, Kelurahan Gudang, Kota Bogor, yang menewaskan seorang pekerja.

Musibah terjadi pada Sabtu 21 Juni 2025 sekitar pukul 10.00 WIB, saat sejumlah pekerja tengah membangun fondasi sekolah.

Tanah longsor menimpa seorang pekerja bernama Iwan Setiawan (51), warga Cigudeg, Kabupaten Bogor. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Koordinator PMMK, Rangkuti, menilai insiden tersebut bukan kecelakaan biasa, melainkan akibat kelalaian serius dari kontraktor.

“Pekerja proyek tidak dibekali alat keselamatan kerja, tidak ada jaminan asuransi jiwa, bahkan korban baru dibuatkan BPJS satu hari setelah meninggal dunia. Ini bentuk kelalaian fatal,” tegas Rangkuti.

PMMK juga mendesak aparat penegak hukum agar tidak berhenti hanya pada pemberian santunan, melainkan membawa kasus ini ke ranah hukum.

“Kontraktor harus diproses hukum agar ada keadilan bagi keluarga korban sekaligus menjadi pelajaran bagi pihak lain yang abai terhadap keselamatan kerja,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Sarpras SD dan SMP Disdik Kota Bogor, Dede Sholeh, menegaskan bahwa semua proyek pemerintah wajib mematuhi aturan sesuai Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

Ia menyebut PPK telah melayangkan surat teguran kepada kontraktor dan meminta perbaikan dalam aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“PPK sangat konsen terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan kepesertaan BPJS. Setiap pekerjaan tidak boleh berjalan tanpa jaminan BPJS dan kelengkapan APD. Hal ini selalu kami ingatkan kepada pelaksana,” ujarnya.

Dede juga membenarkan bahwa kepesertaan BPJS korban baru diurus setelah meninggal dunia.

Meski begitu, pihak kontraktor telah memberikan santunan sebesar Rp156 juta serta menjamin biaya pendidikan anak-anak korban hingga jenjang SMA.

“Selain santunan Rp156 juta, anak-anak almarhum juga dijamin biaya sekolah sampai tingkat SMA. Ke depan, pengawasan terhadap kontraktor akan diperketat agar kasus serupa tidak terulang,” jelasnya.***

Ibnu Galansa

Pengunjung Bongkar Dugaan Pungli di Kebun Raya Bogor, Security Kabur Saat Diminta Bukti

0

Bogordaily.net – Bogor kembali jadi sorotan publik setelah sebuah video di media sosial uc.you mengungkap dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Kebun Raya Bogor.

Dalam video yang beredar, seorang wanita mengaku dimintai biaya tambahan oleh pihak keamanan saat mengadakan acara perayaan HUT RI bersama sekitar 50–60 karyawannya.

Ia menuturkan, asistennya dipanggil oleh security dan diberitahu bahwa setiap pengunjung yang membawa makanan dari luar dikenakan tarif Rp15.000 per orang.

Jika dihitung, total pungutan yang diminta mencapai sekitar Rp700.000. Kondisi tersebut membuat pengunjung merasa keberatan lantaran aturan itu dinilai tidak pernah diumumkan secara resmi.

“Kalau memang ada aturan UMKM lokal, saya bisa paham dan tidak akan bawa makanan dari luar. Kalau soal sampah, kami pun bisa bertanggung jawab. Bahkan kalau harus ada biaya tambahan operasional, saya siap bayar. Tapi aturan ini jelas tidak ada,” ujar wanita tersebut dalam video.

Lebih jauh, ia menegaskan tidak masalah jika harus membayar hingga Rp10 juta, asalkan ada dasar aturan resmi yang jelas.

Namun, ketika dirinya meminta bukti tertulis terkait aturan pungutan tersebut, petugas security justru meninggalkan lokasi tanpa kembali.

Kasus ini kini ramai diperbincangkan warganet dan menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi pengelolaan aturan di Kebun Raya Bogor.***

Kasus Suap KPU Kota Bogor: Kantor Hukum Sembilan Bintang Beberkan Aliran Dana Rp11,5 Miliar

0

Bogordaily.net – Kantor Hukum Sembilan Bintang menggelar konferensi pers terkait dugaan kasus suap atau gratifikasi yang menyeret oknum Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor. Nilai uang yang disebut mengalir dalam kasus ini mencapai Rp11,5 miliar.

Kuasa hukum BM (mantan anggota PPK Pilwalkot Bogor 2024), R. Anggi Triana Ismail, menyatakan kliennya tengah meminta perlindungan hukum setelah sebelumnya dimintai keterangan oleh penyidik Tipikor Polresta Bogor Kota pada Maret 2025.

“BM dipanggil penyidik terkait dugaan suap oknum Komisioner KPU Kota Bogor saat Pilwalkot 2024. Klien kami hanya perantara yang diperintah menyerahkan dana kepada PPS,” ujar Anggi, Jumat (1/8/2025).

Menurut Anggi, BM mengaku menerima mandat untuk menyalurkan Rp3 miliar kepada petugas PPS demi kemenangan pasangan calon tertentu. Namun, pasangan calon itu disebut sebelumnya telah menyetor total Rp11,5 miliar kepada oknum Komisioner KPU Kota Bogor.

“Termin pertama Rp7 miliar, sisanya Rp4,5 miliar dijanjikan usai pelantikan. Itu keterangan langsung dari BM,” tegasnya.

Fakta di lapangan, Pilwalkot Bogor 2024 justru dimenangkan Dedie A. Rachim. Kondisi ini memicu kekecewaan pihak calon yang kalah hingga berujung pada aksi penculikan terhadap BM sebanyak dua kali untuk menuntut pengembalian dana.

Anggi menambahkan, BM bahkan dijadikan kambing hitam karena oknum Komisioner KPU diduga lepas tangan. Lebih jauh, ada indikasi sebagian dana Rp7 miliar juga dinikmati oknum dari Bawaslu Kota Bogor.

Kasus ini kini tengah diproses Polresta Bogor Kota, dengan dasar laporan informasi masyarakat tertanggal 28 November 2024. BM sendiri sudah diperiksa selama 12 jam pada Maret 2025 dan mengungkap nama-nama penerima dana.

“Dalam kondisi tertekan, BM buka semua. Kami berharap aparat menuntaskan kasus ini dengan transparan,” pungkas Anggi.***

Ibnu Galansa

Perumda PPJ Kota Bogor Genjot Program Pasar Bebas Sampah untuk Wujudkan Kota Hijau

0

Bogordaily.net-Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor terus mengoptimalkan kawasan pasar bebas sampah.

Manager Keamanan, Ketertiban dan Kebersihan (K3), Perumda Pasar Pakuan Jaya, Sri Karyanto mengungkapkan, permasalahan persampahan di 14 pasar kota Bogor masih menjadi tantangan.

Para pedagang dan pembeli harus mendapat edukasi agar mereka bisa menciptakan suasana pasar yang bersih, tertib dan aman.

“Merubah paradigma pedagang dan pembeli untuk menjaga lingkungan hidup masih harus dioptimalkan,” jelasnya

Ia menambahkan, sampah jangan sampai menjadi bencana dengan menyebabkan musibah banjir bahkan tanah longsor namun sampah harus menjadi berkah dengan dikelola secara profesional.

“Sudah ada pihak ketiga yang melakukan penanganan pengelolaan sampah berbasis perpasaran sehingga nantinya 60 kubik atau sekitar 10 truk sampah bisa terurai tidak masuk ke tempat pembuangan akhir sampah Galuga Kabupaten Bogor,” ujarnya

Untuk itu aspek pembinaan dan pendampingan pengelolaan sampah ramah lingkungan di pasar terus berlangsung agar tidak menjadi permasalahan pencemaran yang berdampak pada bencana.

Saat ini semua aspek pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan lingkungan menjadi penting agar tidak menjadikan TPAS Galuga menjadi lebih terkendali untuk pembuangan sampah.

Pemerintah Kota Bogor juga berupaya agar Adipura selama tiga kali berturut-turut dapat terealisasi dengan adanya partisipasi masyarakat dan instansi menjaga lingkungan hidup dengan aplikasi membuang sampah pada tempatnya.***

Muhammad Irfan Ramadan

Sering Beraksi, Polisi Ringkus Pelaku Curanmor di Cileungsi Bogor

0

Bogordaily.net – Polisi berhasil meringkus seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yakni S (42) yang sering beraksi di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Selasa 19 Agustus 2025.

Diketahui, kejadian bermula pada Minggu 10 Agustus 2025 lalu sekitar pukul 08.30 WIB, saat korban berinisial R (43) mendapati sepeda motor Honda Beat miliknya raib di area parkir Metropolitan Mall Cileungsi, Perumahan Metland Transyogi.

Atas laporan tersebut, unit Reskrim Polsek Cileungsi langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan. Hasil rekaman CCTV parkiran menunjukkan ciri-ciri pelaku yang kemudian dijadikan acuan tim di lapangan.

Setelah dilakukan penyelidikan, pada Sabtu 18 Agustus 2025 sekitar pukul 15.30 WIB, petugas mendapatkan informasi keberadaan pelaku di sekitar kawasan Metland Cileungsi.

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan bahwa, pihaknya bersama Kanit Reskrim Iptu Ari Badau Dwi Haryanto  melakukan pengintaian. Saat pelaku berada di area parkir Fresh Market Citra Indah, tim segera melakukan penangkapan.

“Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat, kunci letter T beserta 2 anak kuncinya, plat nomor palsu, kartu Tapcash, kartu parkir RSUD Cileungsi, sepasang sepatu, dan topi hitam yang digunakan pelaku saat beraksi,” kata Kompol Edison, Selasa 19 Agustus 2025.

Adapun, untuk saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Cileungsi untuk proses penyidikan lebih lanjut. Ia menambahkan bahwa, keberhasilan penangkapan ini berkat kerja sama tim dan laporan masyarakat.

“Kami menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, gunakan kunci ganda, dan segera melapor bila ada kejadian mencurigakan,” ungkapnya.***

Albin Pandita