Home Blog Page 441

HMI Kota Bogor Gelar Dialog Lintas Agama, Perkuat Komitmen Bogor sebagai Kota Toleransi

0

Bogordaily.net – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menginisiasi Dialog Toleransi Lintas Agama sebagai upaya memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Kegiatan yang digelar di Perpustakaan Kota Bogor, Sabtu (13/12/2025), ini berlangsung dalam rangka memperingati Hari Toleransi Sedunia.

Mengusung tema “Mari Merawat Kebhinnekaan, Membangun Harmoni Bogor sebagai Kota Toleransi,” forum ini menjadi ruang perjumpaan lintas iman untuk meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan sosial dan stabilitas kehidupan bermasyarakat di Kota Hujan.

Sejumlah pemangku kepentingan hadir dalam dialog tersebut, mulai dari Wali Kota Bogor yang diwakili Asisten Sekda Kota Bogor H. Eko Prabowo, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Kepala Kementerian Agama Kota Bogor, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bogor, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor, hingga para tokoh agama Islam, Buddha, Hindu, Konghucu, Katolik, dan Protestan.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Zulfikar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh elemen serta menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan.

“Kami menyadari masih ada keterbatasan, baik dari sisi teknis maupun fasilitas. Atas nama panitia, kami memohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan. Namun kami berharap substansi dialog ini dapat tersampaikan sebagai langkah nyata merawat kerukunan di Kota Bogor,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor, Moletazam, menegaskan dialog lintas agama tersebut merupakan wujud peran strategis mahasiswa dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Keberagaman adalah takdir bangsa Indonesia, dan Kota Bogor merupakan miniatur kemajemukan itu. Dialog ini kami gagas agar perbedaan tidak menjadi sumber konflik, melainkan kekuatan untuk membangun harmoni. Bogor sebagai kota toleransi harus terasa dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar jargon,” tegasnya.

Akademisi UPN Jakarta, Aurora Jilena Meliala, yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya toleransi yang tumbuh dan mengakar di tingkat masyarakat.

“Toleransi itu seperti akar pohon di Kebun Raya Bogor. Tidak selalu terlihat, tetapi menjadi fondasi utama kehidupan. Tugas kita memastikan kesadaran sosial dan kebijakan publik berjalan beriringan agar akar kebhinnekaan ini tetap kuat menopang masa depan bersama,” jelas Aurora.

Dialog toleransi lintas agama ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin secara bergantian oleh para tokoh agama Protestan, Katolik, Buddha, dan Konghucu. Doa lintas iman tersebut menjadi simbol persatuan sekaligus penegasan komitmen bersama untuk memperkuat posisi Bogor sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kemanusiaan.***

ATM Jadi Sasaran, Sindikat Ganjel Rp240 Juta Dibekuk Polisi Bogor

0

Bogordaily.net – Sebuah mesin ATM di Indomaret Plaza Bukit Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan, tampak biasa saja. Tidak rusak. Tidak pula mencurigakan. Tapi justru di situlah uang Rp240 juta menguap—tanpa suara, tanpa bekas.

Rabu, 10 Desember 2025, Satreskrim Polresta Bogor Kota memastikan: empat orang pelaku kejahatan ganjel ATM berhasil ditangkap. Modusnya klasik. Tapi korbannya tetap saja jatuh.

Pelaku berpura-pura baik. Berpura-pura menolong. Saat kartu ATM korban tertahan di mesin, mereka datang dengan wajah penuh empati. Seolah paham masalah. Seolah ingin membantu. Padahal, di saat yang sama, saldo korban sedang dipindahkan—pelan tapi pasti—ke rekening lain.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi Nugroho, menjelaskan itulah pola yang digunakan para pelaku. Kartu ditahan. Korban panik. Pelaku hadir sebagai “penyelamat”. Beberapa menit kemudian, tabungan puluhan hingga ratusan juta rupiah raib.

Polisi bekerja dari satu sumber yang kini tak pernah bohong: CCTV. Dari rekaman kamera itulah, jejak para pelaku dibaca ulang. Dipotong. Disambung. Hingga akhirnya mengarah ke kawasan Simpang Jambu Dua, Kota Bogor.

Penangkapan tidak berjalan mulus. Para pelaku berusaha kabur. Polisi memberi tembakan peringatan. Tidak diindahkan. Tindakan tegas terukur pun diambil. Tiga pelaku tertembak dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Barang bukti yang diamankan cukup untuk menceritakan betapa kejahatan ini sudah sistematis. Sebanyak 41 kartu ATM. Alat ganjel. Gunting. Lima unit telepon seluler. Dan sebuah mobil Honda Brio—kendaraan yang tampaknya setia menemani mereka berkeliling mencari korban.

Kasus ini belum selesai. Polisi masih memburu dua pelaku lainnya. Pengembangan terus dilakukan. Bisa jadi, korban bukan hanya satu. Bisa jadi, jumlah kerugian jauh lebih besar.

Mesin ATM kembali berdiri di sana. Tetap dingin. Tetap diam. Tapi peristiwa ini mengingatkan satu hal sederhana: di ruang publik, orang asing yang tiba-tiba terlalu ingin menolong—justru patut dicurigai.***

RS Islam Bogor Berpartisipasi Aktif dalam Gerak Jalan Sehat Milad Muhammadiyah 2025

0

Bogordaily.net – RS Islam Bogor menyatakan rasa bangga dan terhormat dapat berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan Gerak Jalan Sehat dalam rangka menyambut Milad Muhammadiyah Tahun 2025, yang digelar pada Minggu, 14 Desember 2025.

Dalam kegiatan tersebut, RS Islam Bogor turut berkontribusi melalui penyediaan pemeriksaan gula darah dan ambulance standby untuk acara jalan sehat.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit kronis, khususnya diabetes.

Direktur RS Islam Bogor, dr. Saptono Raharjo, MARS, mengatakan bahwa keterlibatan RS Islam Bogor dalam kegiatan ini sejalan dengan visi pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

“Kontribusi kami melalui penyediaan layanan kesehatan dan pemeriksaan gula darah gratis bagi peserta yang berisiko merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit kronis seperti diabetes,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan Gerak Jalan Sehat ini sangat selaras dengan nilai-nilai Muhammadiyah yang selama ini konsisten mengedepankan pelayanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat luas.

“Kami berharap pemeriksaan ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, serta menjadi langkah awal bagi peserta dalam mengelola risiko kesehatannya,” tambahnya.

Pada momentum tersebut, RS Islam Bogor juga menyampaikan ucapan selamat atas Milad Muhammadiyah.

“Selamat Milad Muhammadiyah. Semoga Muhammadiyah terus menjadi pencerah, motor penggerak peradaban, serta senantiasa istiqomah dalam melayani bangsa dan umat,” tutup dr. Saptono.

Dengan partisipasi ini, RS Islam Bogor menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan promotif dan preventif demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas.***

Ibnu Galansa

IKWI Kota Bogor dan OMG Gelar ‘Heroik Beauty Class’, Dorong Pengembangan Diri Perempuan di Era Modern

0

Bogordaily.net – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bogor membuktikan komitmennya dalam mendukung pengembangan diri perempuan di era modern.

Bekerja sama dengan brand kecantikan populer, OH MY GLAM (OMG), organisasi ini sukses menggelar kelas inspiratif bertajuk “Heroik Beauty Class” yang diadakan di Dieu Geura Arts and Community Space, Jalan Selang, pada Minggu 14 Desember 2025.

Acara yang dirancang untuk mengasah keterampilan dan kepercayaan diri perempuan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Kota Bogor, Rudiyana, yang hadir mewakili ibu Yantie Rachim, istri Wali Kota Bogor.

Dalam sambutannya saat membuka Heroik Beauty Class, Rudiyana menyampaikan apresiasi pemerintah kota terhadap inisiatif IKWI Kota Bogor. Ia menekankan pentingnya kegiatan semacam ini dalam membekali para perempuan, khususnya yang berada dalam lingkungan pers, untuk selalu tampil optimal dan berdaya.

“Apresiasi yang tinggi kepada IKWI Kota Bogor atas terselenggaranya acara yang sangat bermanfaat ini. Kecantikan sejati datang dari kepercayaan diri, dan kegiatan hari ini adalah langkah nyata dalam menumbuhkan hal tersebut di kalangan keluarga pers,” ujar Rudiyana.

Aktivitas IKWI Kota Bogor ini mendapat pujian dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Herman Indrabudi, yang akrab disapa Aldho. Menurutnya, PWI dan IKWI adalah contoh unik organisasi pers yang konsisten dan aktif menggelar kegiatan yang berdampak positif bagi anggotanya dan masyarakat luas.

“Di Indonesia, baru satu-satunya organisasi profesi wartawan seperti PWI dan IKWI yang senantiasa aktif menggelar kegiatan yang tidak hanya berfokus pada profesi jurnalistik, tetapi juga pada pengembangan diri anggotanya. Ini adalah kebanggaan dan menunjukkan soliditas kita,” tegas Aldho.

Kelas kecantikan ini menghadirkan Make Up Artist (MUA) ternama, Sylvara, yang membagikan tips dan trik make up yang praktis dan elegan. Kehadiran Sylvara, didukung penuh oleh brand OMG, membuat sesi ini berjalan meriah dan interaktif.

Ketua IKWI Kota Bogor, Rani Purbasari, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas sinergi yang terjalin.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas sinergitas yang luar biasa, terutama dengan brand OMG dan dukungan penuh dari PWI Kota Bogor dan Pemerintah Kota. Kegiatan ini adalah bukti bahwa kolaborasi dapat menghasilkan program yang benar-benar inspiratif dan memberdayakan. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat bagi anggota kami,” ungkap Rani.

Senada dengan hal tersebut, Rio Taufik, Manager Dieu Geura Arts and Community Space, turut menyampaikan terima kasih atas kepercayaan IKWI Kota Bogor.

“Merupakan suatu kehormatan bagi Dieu Geura untuk menjadi tuan rumah bagi event yang digagas oleh IKWI Kota Bogor. Kami berharap tempat ini dapat terus menjadi ruang bagi ide-ide kreatif dan kegiatan komunitas yang inspiratif,” tutup Rio Taufik.

Heroik Beauty Class sukses menjadi ajang pengembangan diri yang menyenangkan, memperkuat skill dan optimisme perempuan anggota IKWI untuk menjadi sosok yang ‘Heroik’ dalam kehidupan profesional maupun personal mereka.***

(Ibnu Galansa)

Berkat Pemberdayaan BRI, Batik Malessa Ubah Kain Perca Hingga Fashion Premium

0

Bogordaily.net – Di salah satu sudut kampung Dipotrunan, Tipes, Serengan, Surakarta, geliat mesin jahit dan tangan-tangan perempuan sibuk menata kain batik, memotong lurik, hingga menjahit pola yang sudah digambar.

Dari sinilah karya Batik Malessa lahir, sekaligus menopang ekonomi keluarga setempat.

Madu Mastuti, pendiri usaha ini, memulai semuanya pada 2018. Ia memiliki mimpi sederhana, yakni menciptakan ruang bagi ibu rumah tangga agar tetap berdaya tanpa meninggalkan keluarga. Seiring waktu, usaha ini tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi perempuan di lingkungannya.

Madu menyadari banyak perempuan di sekitarnya memiliki keterampilan, tetapi tidak ada ruang untuk bekerja. Ia membentuk Kelompok Wanita Berkarya, sebuah wadah bagi perempuan untuk belajar dan bekerja sambil mengasuh anak. Tujuannya jelas, memberdayakan ibu rumah tangga agar bisa menopang ekonomi keluarga.

“Awalnya dari membuat daster berbahan kain perca, kain sisa yang dijadikan daster atau baju rumahan ibu-ibu. Lama-lama usaha berkembang, hingga merambah ke bidang kerajinan dan fashion. Kami memproduksi produk-produk premium seperti batik, lurik, dan tenun yang dipadupadankan menjadi produk fashion,” ujarnya.

Seiring waktu, Madu mulai mengkombinasikan batik, lurik, dan tenun menjadi produk fashion yang lebih eksklusif. Dari bahan-bahan sederhana, lahirlah produk premium yang memiliki ciri khas dan nilai jual tinggi, berbeda dari busana rumahan biasa.

Nama “Malessa” bukan sekadar label dagang. Ia merupakan gabungan nama Madu dan anaknya, Alesa, sehingga merepresentasikan perjalanan pribadi dan usaha keluarga. Semua legalitas usaha juga sudah lengkap, mulai HAKI, NIB, hingga TKDN.

Produk Malessa terbagi menjadi dua lini utama. Pertama, produk massal seperti daster dan busana rumahan yang dipasarkan di toko oleh-oleh besar. Kedua, produk premium hasil padu padan batik, lurik, dan tenun yang dirancang secara eksklusif.

Proses produksi Malessa menerapkan standar quality control yang ketat. Setiap desain dibuat sketsanya terlebih dahulu agar unik, dan semua sisa kain dimanfaatkan untuk membuat tas, topi, bantal, dompet, hingga gantungan kunci. Prinsip zero waste dijalankan dengan konsisten.

Keunikan ini membuat produk Malessa banyak dilirik. Dari MC Piala Dunia U-17 hingga pejabat publik, beberapa tokoh pernah mengenakan busana hasil karya Malessa. Kepercayaan pasar ini menegaskan kualitas dan kreativitas usaha rumahan ini.

Rumah produksi Malessa kini tidak hanya milik Madu, tetapi juga milik para pengrajin di sekitarnya. Ada 8 (delapan) orang yang terlibat, enam perempuan dan dua laki-laki, mulai dari penjahit hingga kurir. Dua pekerja bahkan sudah didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

Produksi meningkat hingga 40% dibanding awal usaha. Mesin jahit dan mesin potong baru yang didapat melalui pinjaman KUR BRI membuat proses kerja lebih efisien. Kapasitas produksi yang meningkat ini membuka peluang distribusi yang lebih luas.

“Alhamdulillah, dari tahun 2018 sampai 2025, usaha kami terus berkembang dan sudah memberdayakan masyarakat sekitar. Kini, kami memiliki mitra kerja dengan toko oleh-oleh dan toko batik di dalam maupun luar kota, bahkan di bandara-bandara”.

Dukungan BRI melalui Rumah BUMN BRI Solo menjadi momentum penting bagi Malessa. Tidak hanya modal, Madu juga mengikuti berbagai pelatihan dan pendampingan yang digelar Rumah BUMN BRI Solo, mulai dari BIMTEK ekspor hingga program BRIncubator yang membekali UMKM dengan ilmu bisnis, digitalisasi, dan kesiapan ekspor. Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi Madu dan timnya.

Berbekal pelatihan tersebut, produk Malessa kini tersebar di berbagai toko, bandara, dan hotel di Surakarta. Produk mereka juga pernah dipamerkan di luar negeri, termasuk Belanda, Swiss, dan Australia.

“Program-program BRI itu luar biasa. Saya mendapatkan banyak ilmu baru, pendampingan, dan orientasi peningkatan kapasitas agar UMKM bisa naik kelas dan siap ekspor,” katanya.

Bagi Madu, Malessa Fashion & Craft bukan sekadar usaha. Ini menjadi rumah bagi mimpi banyak perempuan, tempat mereka belajar keterampilan, berdaya, dan meningkatkan ekonomi keluarga.

Ia menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan adalah inti dari visi usahanya. Prinsipnya sederhana, jika ibu-ibu berdaya, ekonomi keluarga dan masyarakat ikut kuat. Malessa menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan kolaborasi bisa mengubah kehidupan.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan BRI terus membuktikan komitmen kuat dalam mendorong UMKM agar berkembang dan naik kelas melalui beragam program pemberdayaan, termasuk Rumah BUMN BRI. Selain memberikan fasilitas permodalan, BRI juga menghadirkan pembinaan, pendampingan usaha, serta membuka akses pasar yang lebih luas hingga mancanegara.

Hingga akhir September 2025, BRI telah membina 54 Rumah BUMN BRI dan telah melaksanakan lebih dari 17 ribu pelatihan.

”Upaya ini merupakan bagian dari strategi BRI untuk memperkuat ekosistem UMKM di berbagai di daerah di Indonesia. Dengan dukungan pemberdayaan BRI, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar” tegasnya.***

Banjir Hambat Distribusi, Ratusan Warga Pidie Kesulitan Dapatkan Gas Elpiji 3 Kg

0

Bogordaily.net – Ratusan warga di Kabupaten Pidie, Aceh, harus rela mengantre panjang hingga malam hari akibat kelangkaan gas elpiji 3 kg yang terjadi pascabanjir. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.

Sejumlah stasiun dan pangkalan gas di wilayah Pidie dipadati warga sejak pagi. Mereka menunggu berjam-jam demi mendapatkan satu tabung gas elpiji bersubsidi.

Namun, tidak sedikit warga yang terpaksa menunggu hingga malam hari tanpa kepastian ketersediaan gas.

Kelangkaan elpiji 3 kilogram ini dipicu oleh banjir yang melanda beberapa wilayah di Aceh. Bencana tersebut menghambat jalur distribusi, sehingga pasokan gas ke pangkalan dan pengecer tersendat. Akibatnya, banyak pengecer kehabisan stok dalam waktu singkat.

Situasi ini sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama ibu rumah tangga dan warga lanjut usia yang harus mengantre dalam kondisi lelah.

Kesulitan mendapatkan gas membuat aktivitas memasak terganggu, bahkan sebagian warga terpaksa menunda memasak karena tidak memiliki bahan bakar.

Ironisnya, meski telah mengantre cukup lama, sejumlah warga tetap harus pulang dengan tabung gas kosong karena stok habis sebelum giliran mereka tiba.

Hal ini menambah beban warga yang berharap bisa segera mendapatkan gas untuk kebutuhan rumah tangga.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi keterlambatan distribusi elpiji.***

Nama Davina Karamoy Terseret Isu Rumah Tangga Dito Ariotedjo

0

Bogordaily.net – Perbincangan warganet di media sosial kembali memanas setelah sebuah unggahan Instagram Story lama milik istri sah tokoh publik menjadi sorotan. Unggahan tersebut viral dan ditafsirkan memiliki makna tersembunyi, hingga memunculkan spekulasi yang mengaitkan aktris sekaligus pegiat olahraga padel, Davina Karamoy, dengan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo.

Isu ini muncul beriringan dengan kabar gugatan cerai yang diajukan Niena Kirana Riskyana ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Proses perceraian tersebut kemudian memicu berbagai asumsi publik, termasuk dugaan adanya pihak ketiga dari kalangan artis yang disebut-sebut terlibat dalam persoalan rumah tangga tersebut.

Spekulasi kian berkembang setelah beredar informasi mengenai sosok artis berinisial DK yang dikenal aktif bermain padel dan diduga memiliki kedekatan dengan Dito Ariotedjo.

Ciri-ciri tersebut membuat nama Davina Karamoy ikut terseret dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Sorotan warganet semakin tajam ketika unggahan Instagram Story lama milik Niena kembali diungkit.

Unggahan yang dibagikan sekitar sebulan sebelum isu ini mencuat itu menampilkan Davina Karamoy yang sedang berolahraga di fasilitas gym milik Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Konten tersebut kemudian ditafsirkan ulang oleh netizen dan dianggap sebagai petunjuk awal adanya hubungan dekat antara Davina dan Dito.

Tak berhenti di situ, sejumlah foto yang diklaim memperlihatkan kebersamaan Dito Ariotedjo dan Davina Karamoy juga beredar luas di media sosial.

Meski demikian, keaslian foto-foto tersebut hingga kini belum dapat dipastikan, termasuk asal-usul dan konteks sebenarnya.

Di tengah ramainya isu, Davina Karamoy sempat memberikan respons singkat melalui media sosial pribadinya.

Ia menanggapi kabar yang beredar dengan nada santai dan menyatakan kebingungannya atas isu yang menyeret namanya.

Sementara itu, baik Dito Ariotedjo maupun Niena Kirana Riskyana belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi terkait isu perselingkuhan yang ramai diperbincangkan publik.

Hingga saat ini, dugaan adanya orang ketiga dalam rumah tangga Dito Ariotedjo dan Niena Kirana Riskyana masih sebatas spekulasi warganet dan belum didukung oleh bukti maupun pernyataan resmi dari pihak terkait.***

Bogor United Soccer School Resmi Dibuka, Dorong Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola

0

Bogordaily.net – Soft opening Bogor United Soccer School (BUSS) pada Minggu 14 Desember 2035 di Lapangan Tegal Lonceng, Kota Bogor, dinilai menjadi momentum penting dalam upaya kebangkitan sepak bola nasional, khususnya melalui pembinaan usia dini dan pengembangan talenta muda daerah.

Mantan pemain Tim Nasional Indonesia yang memperkuat skuad SEA Games 2011, Gunawan Dwi, menilai kehadiran BUSS memberikan ruang strategis bagi generasi muda untuk berkembang secara berkelanjutan.

“Soft opening Bogor United Soccer School ini menjadi momentum kebangkitan sepak bola nasional. Anak-anak muda perlu ruang dan sistem pembinaan yang jelas agar bakat mereka bisa berkembang maksimal,” ujar Gunawan di sela kegiatan.

Dukungan juga datang dari Mansyur, manajer Persikabo pada era 1990-an. Ia mengapresiasi kehadiran Bogor United Soccer School sebagai wadah pembinaan yang membuka peluang bagi talenta lokal untuk meniti karier di dunia sepak bola.

“Kehadiran SSB BUSS di Lapangan Tegal Lonceng sangat positif. Ini menjadi tempat bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun jenjang karier sepak bola sejak dini,” kata Mansyur.

Ia menilai pembinaan usia dini yang konsisten menjadi kunci utama peningkatan kualitas sepak bola nasional. Tanpa fondasi yang kuat di level akar rumput, menurutnya, sulit bagi Indonesia untuk bersaing secara berkelanjutan di tingkat regional maupun internasional.

Soft opening Bogor United Soccer School diharapkan menjadi awal dari penguatan ekosistem sepak bola di Kota Bogor, sekaligus kontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya sepak bola.***

Gibran

Wamenkop Apresiasi Peran Bali Pertahankan Nilai Budaya Kembangkan Ekonomi Kerakyatan

0

Bogordaily.net -Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah memberikan apresiasi tinggi terhadap provinsi Bali yang berhasil mempertahankan nilai-nilai budaya lokal, sekaligus mengembangkan ekonomi berbasis gotong royong melalui ekosistem koperasi yang hidup dan berkembang pesat di wilayah tersebut.

Menurut Farida, tantangan perkembangan teknologi dan informasi yang sangat terbuka hampir menggerus budaya lokal di berbagai daerah di Indonesia. Namun, Bali menjadi salah satu daerah yang mampu menjaga nilai-nilai adat istiadat dan kegotong-royongan dengan baik.

“Bali termasuk wilayah yang kuat mempertahankan nilai-nilai ketimuran dan kegotong-royongan yang menjadi fondasi utama masyarakatnya,” ujarnya dalam acara Muswil Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Provinsi Bali, Sabtu (13/12/2025).

Selain Bali, Yogyakarta juga disebut sebagai contoh daerah yang masih mampu mempertahankan nilai-nilai kemasyarakatan tradisional. Namun, secara umum daerah lain sudah sangat terbuka terhadap pengaruh luar. Keberhasilan Bali mempertahankan nilai-nilai tersebut tidak hanya berdampak pada budaya, tetapi juga pada pengembangan ekonomi lokal, khususnya melalui koperasi.

Farida menjelaskan bahwa Bali memiliki sekitar 3.800 koperasi aktif yang melayani anggota di berbagai sektor. “Volume usaha koperasi di Bali mencapai kurang lebih Rp18 triliun, angka yang sangat signifikan dan menunjukkan peran besar koperasi dalam perekonomian masyarakat bawah, terutama di desa dan kelurahan,” jelasnya.

Kementerian Koperasi (Kemenkop) juga tengah mendukung pengembangan Koperasi Desa Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai program strategis nasional.
Di Bali, seluruh 718 desa dan kelurahan telah membentuk Kopdes Merah Putih yang berbadan hukum. Farida menegaskan pentingnya sinergi antara koperasi existing dengan Kopdes Merah Putih untuk memperkuat gerakan koperasi secara nasional.

“Kami berharap, koperasi existing yang sudah kuat dapat menjadi ‘kakak asuh’ bagi koperasi Kopdes Merah Putih yang baru tumbuh, sehingga bersama-sama dapat menguatkan dan mengembangkan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat,” ungkapnya.

Farida juga menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto yang sangat mendukung pengembangan koperasi sebagai sokoguru ekonomi nasional. “Ini adalah momentum penting bagi pengurus Dekopin untuk memanfaatkan peluang ini dan memastikan koperasi Kopdes Merah Putih berjalan beriringan dengan Dekopin,” ujarnya.

Kemenkop berencana menjadikan Bali sebagai pusat magang dan pembelajaran bagi pengurus koperasi Kopdes Merah Putih mulai tahun 2026, mengingat kekuatan dan pengalaman koperasi di Bali yang sudah mapan.

Wamenkop Farida mengajak seluruh pengurus Dekopin dan masyarakat Bali untuk bersama-sama mengawal dan mengembangkan koperasi demi pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita Presiden Prabowo.***

760 Peserta Ikuti Kejuaraan Panahan Terbuka Perdana Piala Wali Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Sebanyak 760 peserta mengikuti Kejuaraan Panahan Terbuka “Piala Dedie Rachim Wali Kota Bogor” di Lapangan GOR Bogor Selatan, Sabtu (13/12/2025).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bahwa kejuaraan sekaligus menjadi ajang untuk mengukur kemampuan para atlet panahan di Kota Bogor yang akan bertanding di Porprov Jawa Barat 2026.

Sebab, sebagai tuan rumah, Kota Bogor mendapatkan wild card sehingga boleh mengikuti Porprov tanpa harus melewati babak kualifikasi.

“Sehingga harapannya para atlet tetap bisa mengukur diri dari hasil pelatihan selama ini, apakah sudah optimal atau belum,” ujarnya.

Sehingga keberadaan kejuaraan ini akan dimanfaatkan untuk juga menguji dan memastikan semua atlet siap menjadi juara pada Porprov 2026.

“Dengan begitu atlet Kota Bogor layak dan siap berprestasi dalam Porprov 2026,” ucapnya.

Ketua Pengurus Cabang Persatuan Panahan Indonesia (Pengcab Perpani) Kota Bogor, Anas S. Rasmana, mengatakan bahwa kejuaraan ini bisa menjadi pembanding dari hasil pelatihan yang telah dilalui.

“Harapannya bisa meningkatkan daya saing dan membiasakan mental anak-anak untuk bertanding. Kalau tidak ikut kualifikasi, mereka tidak merasakan atmosfer pertandingan, sorak penonton, dan tekanan. Melalui kejuaraan seperti ini, atlet jadi terbiasa dan tidak demam panggung,” ujarnya.

Ketua Panitia, Aldi, mengatakan kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari Jabodetabek, Lampung, Jawa Barat, Banten, dan daerah lainnya.

Dari total 760 peserta, sebanyak 400 peserta berasal dari Kota Bogor.

“Untuk kategori ada 26 kategori yang kemudian diturunkan lagi kepada kategori lainnya. Kemudian hari ini bertanding untuk 12 kategori dan akan dilanjutkan kategori selanjutnya pada Hari Minggu,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan saling mengasah kemampuan bagi para atlet dewasa dan juga pada jenjang SD, SMP maupun SMA.

Sebagai informasi, Kejuaraan Panahan Terbuka “Piala Dedie Rachim Wali Kota Bogor” ini merupakan kejuaraan panahan terbuka pertama di Kota Bogor.***