Home Blog Page 450

Menteri LH Hanif Faisol, Segel Empat Perusahaan Kayu di Tapanuli Utara

Bogordaily.net – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol tidak tinggaldiam. Ia turun langsung ke Desa Garoga, Kecamatan Garoga, Tapanuli Utara, untuk memastikan penyebab banir bandang yang menerjang Gana di wilayah hulu daerah aliran Sungai Garoga. Sidak berujungdilakukan penyegelan terhadap empat perusahaan kayu di Tapanuli Utara.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari verifikasi lapangan atas laporan banjir dan longsor yang menelan kerugian besar bagi warga sekitar. Di lokasi, Hanif menemukan pemandangan tak biasa karena aliran sungai dipenuhi potongan kayu dan batang berukuran besar yang tersangkut di berbagai titik.

Material tersebut terlihat menghambat arus air sehingga mempercepat luapan sungai saat hujan deras mengguyur daerah itu. Hasil temuan awal menunjukkan bahwa sebagian kayu merupakan pohon tumbang alami akibat longsor yang dipicu
curah hujan ekstrem.

Namun tim juga menemukan indikasi kuat bahwa ada kayu
hasil penebangan yang ikut hanyut ke dalam aliran sungai. Beberapa potongan kayu terlihat rapi seperti bekas gergaji mesin yang menandakan proses pemotongan oleh manusia.

Menteri LH menegaskan bahwa temuan ini tidak bisa dianggap sepele karena terbukti memperparah dampak banjir Ia memastikan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh hingga ke titik hulu untuk mengetahui asal material kayu tersebut.

Hanif juga menyatakan bahwa hingga saat ini kayu gelondongan yang ditemukan dipastikan tidak berasal dari kawasan Batang Toru.

Walau demikian, penyelidikan tetap diperluas untuk menelusuri kemungkinan sumber lain di sekitar daerah aliran sungai. Kementerian Lingkungan Hidup membentuk tim kajian khusus yang melibatkan ahli lingkungan, akademisi, dan auditor
independen.

Tim ini bertugas memetakan jalur masuk material kayu serta menilai kerusakan di kawasan hutan dan sungai.***

Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Wanita di Gunung Putri

0

Bogordaily.net – Polisi tindaklanjuti kasus penemuan jasad wanita di pinggir Jalan Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi pada Sabtu 6 Desember 2025 lalu. Polisi telah melakukan olah TKP dan membawa jasad korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk di otopsi.

“Jadi begitu kejadian Pamapta sudah turun sama tim inafis Polres kemudian kemarin udah ambil data dari tim inafisnya. Kemudian mayat korbannya ke rumah sakit kramat jati buat otopsi,” kata Wikha kepada wartawan, Rabu 10 Desember 2025.

Adapun, saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi jasad wanita tersebut, yang diketahui berinisial A warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

“Hasil otopsinya masih nunggu, tapi dari hasil identifikasinya udah ketemu yang bersangkutan itu inisialnya A tempat tinggalnya sesuai ktp di Mampang Prapatan, Jaksel,” jelasnya.

Polisi menduga bahwa A merupakan korban pembunuhan. Pihaknya saat ini masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

“Nah ini kemarin sudah penyelidikan, sudah ada terduga pelakunya sudah kita kejar. Kemungkinan besar (korban pembunuhan),” ungkap Wikha.

Sebelumnya diketahui, jasad seorang wanita ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pinggir Jalan Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 6 Desember 2025 lalu sekitar pukul 17.30 WIB.

Penemuan ini sontak mengejutkan warga sekitar, terlebih setelah muncul kesaksian yang menyebut korban sebelumnya terlihat dibawa seorang pengendara sepeda motor dalam kondisi tidak wajar.

Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah penyelidikan sejak pertama kali menerima informasi dari warga.

Tim kepolisian sudah turun ke lokasi untuk memastikan kondisi korban sekaligus mengumpulkan bukti awal.

Ia mengatakan penemuan jasad korban pertama kali disampaikan oleh saksi berinisial H. Ia melihat tubuh seseorang dalam posisi tengkurap di pinggir jalan ketika melintas bersama temannya.

“Awal mulanya pada Sabtu 6 Desember 20025 sekitar pukul 17.30 WIB. H melihat ada seorang dalam posisi tengkurep, kemudian dicek dan benar sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Robby.

Robby menjelaskan, setelah memastikan kondisi korban, Hendra segera melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat. Informasi itulah yang kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Korban ditemukan di dekat sebuah angkot yang sedang terparkir.

“Saksi H seorang pengendara sepeda motor yang melintas melihat ada seorang sedang dalam posisi tengkurap yang berada di pinggir Jalan di samping angkot yang terparkir,” katanya.

Robby menerangkan ada keterangan penting lainnya dalam penemuan jasad seorang wanita yaitu dari saksi berinisial MH yang sebelumnya melihat korban dibonceng oleh seorang pria menggunakan sepeda motor.

“Awal mulanya sekitar pukul 17.30 WIB melihat pengendara sepeda motor penumpang perempuan dalam keadaan tangan terikat tali, kaki sebelah kiri terseret di aspal, namun pengemudi mengabaikan,” tuturnya.***

Albin

Perumda Pasar Tohaga Dukung Penataan Jalan di Sekitar Kawasan Puncak

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga mendukung penuh langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk melakukan penataan jalan di sekitar kawasan Puncak.

Adapun, Direktur Umum dan Direktur Operasional Perumda Pasar Tohaga menghadiri rapat pembahasan penataan jalan di Simpang Pasir Muncang, Simpang Cikereteg, Simpang Megamendung dan Simpang Gadog.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto itu membahas rencana penataan wilayah yang bersinggungan dengan beberapa pasar Tohaga di sekitar titik simpang tersebut.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan menjelaskan bahwa, pihaknya akan senantiasa mendukung langkah dan kebijakan dari Pemkab Bogor.

“Perumda Pasar Tohaga hadir untuk memastikan koordinasi berjalan baik,” kata Haris, Rabu 10 Desember 2025.

Menurut Haris, hal tersebut dilakukan untuk memberikan kelancaran aktivitas serta arus lalu lintas masyarakat khususnya di sekitar Pasar Tradisional.

“Serta mendukung upaya di Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan aktivitas masyarakat pasar,” jelasnya.

“Mendukung kebijakan penataan wilayah yang dilakukan oleh Pemkab Bogor,” tambah Haris.***

Albin

Ketua DPRD Bogor Tekankan Peran Pemuda dalam Isu Lingkungan

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mendorong perubahan, termasuk dalam isu pengelolaan lingkungan. Pesan tersebut ia sampaikan saat bertemu dengan Pemuda Muhammadiyah dalam kegiatan Green Leadership Sekolah Hijau di SMAIT SMART YBN, Bojong Neros, Kecamatan Bogor Barat.

“Kalau ada kebangkitan pasti ada pemuda,” ujar Adityawarman dalam sambutannya. Ia menilai setiap gerakan perubahan, baik sosial maupun lingkungan, selalu dimulai dari energi anak muda.

Adityawarman menjelaskan, konsep green leadership pada dasarnya menempatkan pemuda sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Karena itu, ia mendorong Pemuda Muhammadiyah memiliki visi besar dalam memelihara keberlanjutan lingkungan.

Ia mencontohkan langkah-langkah sederhana yang bisa dimulai dari diri sendiri, seperti membiasakan membawa tumbler untuk mengurangi sampah plastik. “Ini kebiasaan bagus. Sampah plastik dari air kemasan bisa berkurang signifikan kalau kita mulai dari hal kecil,” ujarnya.

Adityawarman juga mengingatkan dampak buruk pengelolaan sampah yang tidak tepat. “Jika sampah tidak dibuang pada tempatnya dan masuk ke selokan, itu bisa menumpuk, membuat aliran air tersumbat, dan akhirnya menyebabkan banjir,” jelasnya.

Ia membeberkan, Kota Bogor kini memproduksi sekitar 500 ton sampah per hari. Tanpa kesadaran kolektif dalam pengelolaan sampah, ia menilai kota akan semakin rentan menghadapi masalah lingkungan seperti bau, genangan air, hingga banjir.

Lebih jauh, Adityawarman mengajak masyarakat membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah. Menurutnya, langkah tersebut bukan hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga membuka peluang daur ulang. “Ini bagian dari upaya mengurangi kerusakan lingkungan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan bibit pohon dari Ketua DPRD Kota Bogor kepada Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor.***

DPRD Bogor Dorong Evaluasi KUHAP ke Pusat, Komisi V Berjanji Tindak Lanjut

0

Bogordaily.net — Upaya menyelaraskan kebijakan daerah dengan pemerintah pusat kembali dilakukan DPRD Kota Bogor. Sejak pertengahan 2025, lembaga legislatif daerah itu menghimpun berbagai aspirasi publik dan kini resmi menyampaikannya ke DPR RI.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor M Rusli Prihatevy bersama Ketua Badan Kehormatan (BK) Safrudin Bima membawa langsung tuntutan masyarakat ke Kompleks Parlemen, Jakarta. Aspirasi tersebut diterima oleh anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Golkar, H. Daniel Syafiuddin, di Gedung Nusantara I.

Rusli menegaskan bahwa salah satu sorotan utama yang dibawa adalah keberatan mahasiswa Universitas Pakuan terkait perubahan KUHAP yang baru disahkan. “Tugas kami hari ini adalah memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan. Kami berterima kasih kepada Pak Daniel yang telah menerima dan menampung suara warga Kota Bogor,” ujar Rusli.

Safrudin Bima menambahkan bahwa DPRD Kota Bogor berkomitmen menjalankan fungsi representasi tanpa kompromi. “Tidak ada aspirasi yang tercecer. Semua suara masyarakat akan kami teruskan ke instansi yang relevan. Kami sebagai wakil rakyat berkewajiban memastikan tuntutan publik tidak berhenti di meja rapat,” kata Safrudin.

Menanggapi hal tersebut, Daniel Syafiuddin memastikan Komisi V DPR RI akan menindaklanjuti masukan warga Bogor secara objektif. Ia menyebut isu terkait partisipasi bermakna, potensi penyalahgunaan kewenangan, hingga pasal-pasal kontroversial dalam KUHAP akan menjadi bahan evaluasi.

“Komisi V DPR RI mengapresiasi aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan DPRD Kota Bogor. Setiap masukan publik adalah elemen penting dalam demokrasi dan pengawasan kebijakan nasional,” ujar Daniel menutup pernyataannya.***

Wamenkop: Program Magang Kopdes Cetak SDM Koperasi Yang Unggul

0

Bogordaily.net – Program magang pengurus Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih Batch ketiga resmi ditutup oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah. Program magang bagi pengurus dan pengelola Kopdes/Kel Merah Putih sektor pertanian telah digelar selama 8 hari di Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Al-Ittifaq, Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Wamenkop Farida menyatakan bahwa penutupan program magang ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kapasitas dan sumber daya manusia (SDM) bagi 38 pengurus/ pengelola Kopdes/Kel Merah Putih dari  11 provinsi. Ia mengingatkan agar hasil magang tidak berhenti sebagai formalitas, melainkan dapat diaplikasikan di Kopdesnya masing-masing.

“Jadi tidak main-main, Bapak-Ibu di sini bisa disebut sebagai patriot. Tujuan magang ini tidak hanya mengelola distribusi LPG atau kasir saja, tetapi dapat menjadikan Kopdes sebagai lokomotif ekonomi di setiap desa Bapak/Ibu semua,” kata Wamenkop Farida dalam sambutannya, Selasa (9/12).

Ia menegaskan bahwa program magang ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengelolaan koperasi khususnya di sektor pertanian, tetapi juga menanamkan semangat patriotisme bagi para pengurus agar kedepan pengelolaan koperasi benar-benar dapat dilakukan dengan semangat profesionalisme yang tinggi. Ia menyebut para peserta sebagai “patriot” yang bertugas mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Wamenkop Farida menegaskan bahwa koperasi desa memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo, yakni pembangunan ekonomi desa dan stabilitas swasembada pangan. “Kami percaya Bapak-Ibu mampu untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih yang pada akhirnya nanti akan menjadi seperti yang dicita-citakan oleh Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia juga menyoroti fenomena migrasi tenaga kerja desa ke kota yang kerap menimbulkan ironi. Menurutnya, koperasi desa harus menjadi solusi agar masyarakat tidak perlu berebut lapangan kerja di perkotaan. Oleh karena itu diharapkan melalui program magang ini dapat menjadi batu lompatan bagi pengurus/pengelola koperasi agar lebih inovatif dalam mengembangkan usaha Kopdesnya sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan di desa.

Wamenkop Farida menambahkan bahwa pengembangan koperasi tidak berhenti pada pelatihan seperti yang dilakukan dalam program magang tersebut, melainkan harus terus bermitra, menghimpun pembiayaan, dan memperluas jejaring. Melalui cara tersebut, ia meyakini bahwa pengembangan usaha Kopdes/Kel Merah Putih akan jauh lebih mudah.

Ia berharap pengalaman magang yang dilakukan di Kopontren Al-Ittifaq tersebut dapat menginspirasi pengurus Kopdes/Kel Merah Putih lainnya yang belum sempat mengikuti program serupa. “Kita berharap dari program magang ini apa yang didapatkan bisa berbagi ilmu dengan teman-teman yang belum bisa magang,” ujarnya.

Wamenkop Farida meminta peserta magang untuk segera mengirimkan data lahan desa yang siap dibangun aset fisik seperti gudang, gerai dan sarana pendukung lainnya. Pasalnya hingga saat ini masih banyak Kopdes/Kel Merah Putih yang belum mengirimkan data tanah untuk dilakukan inventarisasi lahan untuk dibangun aset fisik.

Ia juga mengingatkan agar koperasi tidak menjadi lembaga eksklusif, melainkan terbuka bagi seluruh masyarakat desa. Semakin banyak anggota, semakin besar dampak positif yang dihasilkan. “Jadi ujung tombak dari Kopdes/Kel ini adalah Bapak-Ibu semuanya, sehingga kita sangat berharap jangan jadikan ini beban tapi jadikan ini tantangan,” ucapnya. 

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Kemenkop Desty Anna Sari menegaskan bahwa kegiatan magang merupakan bagian dari upaya inkubasi dan inovasi berbasis koperasi. Melalui program ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem Kopdes/Kel Merah Putih melalui praktik langsung dan berjejaring dengan Koperasi yang telah sukses.

Destry berharap kolaborasi yang dibangun dalam program magang dapat memberikan manfaat nyata bagi pengurus/pengelola koperasi para peserta magang. Ia juga berharap pengalaman dan praktik baik yang dilakukan selama program magang dapat diimplementasikan di koperasinya masing-masing.

Sementara itu Presiden Direktur Al Ittifaq Irpan Sadikin turut memberikan pesan dalam penutupan program. Ia menyebut para peserta magang sebagai bibit unggul masa depan koperasi Indonesia. Ia optimis para peserta program magang memiliki kesempatan dan kemampuan untuk tumbuh lebih baik bersama koperasi yang dikelolanya. 

“Hari ini kami mendistribusikan bibit-bibit dan insan-insan terbaik bagi masa depan koperasi Indonesia. Saya yakin panennya (hasil program magang) akan melimpah (berhasil),” kata Irpan.

Irpan berharap para pengurus mampu mereplikasi proses modern koperasi yang telah dijalankan di Kopontren Al Ittifaq. Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya menggerakkan ekonomi desa, tetapi juga memberi dampak bagi masyarakat sekitar. “Bukan hanya ekonomi desanya saja yang bergerak, tapi ekonomi seluruh masyarakat di sekitar koperasi juga ikut bergerak,” tutup Irpan.***

Pemkot Bogor Raih Peringkat Pertama sebagai Pemerintahan Kota Terbaik dari KPK

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berhasil meraih peringkat pertama sebagai Pemerintahan Kota Terbaik dalam Pencegahan Korupsi Melalui Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Pada Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak, kepada Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, pada Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025 bertema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi” yang digelar di Yogyakarta, Selasa (9/12/2025).

Dedie Rachim menyampaikan rasa syukur atas raihan peringkat pertama dalam upaya pencegahan korupsi melalui tata kelola pemerintahan yang baik.

“Ini saya persembahkan untuk seluruh ASN Kota Bogor dan masyarakat Kota Bogor yang terus bersemangat menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang berintegritas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Bogor serta masyarakat yang terus mendukung upaya pencegahan korupsi.

“Terima kasih kepada semuanya. Dan ini harus menjadi penyemangat untuk terus mencegah korupsi,” ucapnya.***

DPW Gema Bangsa Jawa Barat Perkuat Sinergi Internal dan Siapkan Langkah Strategis Jelang Deklarasi dan Rapimnas 2026

0

Bogordaily.net – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gema Bangsa Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) bersama seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se–Jawa Barat sebagai bagian dari konsolidasi organisasi menjelang Deklarasi Nasional dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026. Kegiatan ini menjadi arena penyelarasan program serta evaluasi kesiapan struktur partai di tingkat wilayah dan kabupaten/kota.

Ketua DPW Gema Bangsa Jawa Barat, Ade Wardhana Adinata, menegaskan bahwa Rakorwil merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi internal partai. Menurutnya, soliditas pengurus menjadi prasyarat utama dalam menghadapi agenda-agenda besar partai tahun depan. “Seluruh elemen partai di Jawa Barat harus bergerak serempak, terstruktur, dan berorientasi pada hasil. Rakorwil ini adalah langkah awal memperkuat pondasi gerakan,” ujarnya, di Jakarta, Minggu (7/12/2025).

Rakorwil DPW Gema Bangsa Jawa Barat ini diikuti oleh ketua dan sekretaris dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Hadir pula jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), yakni Ketua Umum Ahmad Rofiq, Sekretaris Jenderal Muhammad Sopiyan, Wakil Ketua Umum (Waketum) Abd Khaliq Ahmad, Waketum Joko Kanigoro, Wakil Sekjen (Wasekjen) Hasan Asyari, Wasekjen Abdul Munawar, dan jajaran DPP lainnya. Adapun agenda utama rakorwil ‘Sukseskan Deklarasi Partai Gema Bangsa 2026’ yang bertujuan memastikan kesiapan DPW Se-Jawa Barat menjelang Deklarasi Partai di JICC Januari 2026 nanti.

Ade menyampaikan bahwa Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbesar memiliki kontribusi strategis bagi perkembangan Partai Gema Bangsa secara nasional. Oleh karena itu, setiap DPD diminta meningkatkan efektivitas organisasi, mulai dari pemetaan potensi wilayah, penguatan kaderisasi, hingga pembangunan jejaring elektoral. “Kita tidak boleh bekerja biasa-biasa saja. Jawa Barat harus menjadi barometer,” tegasnya.

Ade menyebutkan bahwa program penguatan basis struktur hingga tingkat desa menjadi agenda utama. “Kita ingin memastikan mesin partai siap sepenuhnya sebelum Deklarasi Nasional 2026. Struktur harus hidup, aktif, dan mampu bekerja pada tingkat akar rumput,” katanya.

Selain penguatan internal, Rakorwil juga membahas strategi komunikasi politik yang lebih adaptif terhadap perubahan perilaku pemilih. Dalam bahasan ini, DPW Gema Bangsa Jawa Barat menghadirkan dua pemateri yakni CEO Katadata Deddy Rahma dan Direktur Index politica Alip Purnomo.

Ade menekankan pentingnya pemanfaatan ruang digital, penyampaian narasi kebangsaan, dan komunikasi publik yang konsisten. “Kita harus tampil dengan gaya politik yang modern, transparan, dan relevan dengan generasi muda,” tambahnya.

Ade juga mengingatkan bahwa partai tidak boleh sekadar menunggu momentum. Menurutnya, DPD harus memulai gerakan persuasif yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk program-program sosial, advokasi publik, dan pengembangan komunitas. Ia menyebut aktivitas tersebut sebagai bagian dari revitalisasi peran partai di tengah masyarakat.

Ia berharap hasil Rakorwil menjadi energi positif untuk menggerakkan seluruh kader dalam satu barisan perjuangan. “Kita ingin hadir sebagai kekuatan baru yang memberi solusi bagi bangsa,” tambahnya.***

Menkop Apresiasi Kopkel Merah Putih Tukangkayu Mampu Kembangkan Produk Gula dan Kopi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan launching Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih (KKMP) Tukangkayu sekaligus melakukan peninjauan gerai dan melakukan transaksi pembelian di gerai sembako, di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa 9 Desember 2025.

“Saya mengapresiasi Koperasi Kelurahan Merah Putih Tukangkayu yang sudah memiliki produk lokal yang dijual seperti gula dan kopi,” kata Menkop, usai acara.

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo, Tenaga Ahli Komisi VI DPR-RI Muhammad, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa, dan Ketua KKMP Tukangkayu Imam Maskun.

Dalam peninjauan Menkop menegaskan bahwa integrasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam aplikasi Jaga Desa menjadi pondasi operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang modern dan akuntabel.

“Koperasi akan mengelola berbagai unit usaha, mulai dari gerai sembako, apotek, klinik, gudang, hingga lembaga keuangan mikro, dengan standar ritel modern agar manfaat ekonomi kembali kepada masyarakat,” terang Menkop.

Bagi Menkop, aplikasi Jaga Desa sudah menambah fitur di dalamnya, yaitu Koperasi Desa, sehingga ketika urusan bangunan fisik dan SDM selesai, digitalisasi juga sudah siap, siap operasional, maka proses mitigasi risiko dan pengawasan yang bisa berjalan. “Itu yang nantinya membuat operasionalisasi Kopdes bisa berjalan dengan baik,” tegas Menkop.

Bahkan, Menkop memastikan bahwa Kopdes akan dikelola secara moderen, baik itu gerai sembako, apotek dan klinik desa, gudang, lembaga keuangan mikro, hingga sarana transportasi.

“Ini menjadi bukti, ketika masyarakat diberi akses permodalan, dibuatkan badan usahanya, dengan arena bisnis yang adil, maka potensi masyarakat desa dan kelurahan di Banyuwangi bisa berkompetisi secara sehat dengan pelaku usaha yang lain,” kata Menkop.

Lebih dari itu, Menkop meyakini, keberadaan Kopdes Merah Putih juga nantinya bisa membantu keberadaan warung-warung, UMKM yang ada, pasar tradisional, dan sebagainya. “Karena, Kopdes bisa mendapatkan harga-harga yang khusus, hasil kerja sama dengan banyak BUMN,” ucap Menkop.

Menkop menyebutkan, Kopdes akan menjual gas elpiji 3 kilogram dengan harga agen dengan jumlah tabung yang semakin banyak. Begitu juga dengan penjualan pupuk bersubsidi dan minyak goreng subsidi.

“Maka, saya ingin mendorong para pelaku UMKM di Banyuwangi untuk membangun industri kecil yang nanti hasil produksinya akan dijual di gerai-gerai sembako Kopdeskel,” papar Menkop.

Dalam hal itu, para pelaku UMKM juga dapat mengangkat hasil produk lokal. “Kita produksi sendiri, dibiayai sendiri, jual sendiri. Ini yang kita maksud dengan kedaulatan ekonomi. Bukan barang dari impor, tapi ini produk hasil sendiri,” tegas Menkop.

Oleh karena itu, Menkop menyebut Kopdes Merah Putih juga harus menyesuaikan diri dengan potensi yang dimiliki desanya, seperti kuliner, kerajinan, dan sebagainya.

“Yang pasti, nantinya, gerai sembako milik Kopdes akan dikelola secara moderen. Misalnya, tokonya terang, dingin, bersih, dengan produk yang dijual banyak macamnya. Upayakan, barang-barang yang dijual disini adalah hasil UMKM di Banyuwangi,” ujar Menkop.***

BPBD Kabupaten Bogor Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Awal Tahun 2026, Ingatkan Mitigasi Bencana

0

Bogordaily.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menghimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrim.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat menjelaskan bahwa, cuaca ekstrim di Kabupaten Bogor yang diperkirakan terjadi pada bulan Desember hingga awal Januari 2026.

“Menurut BMKG itu sampai bulan Januari. Kami berharap masyarakat tetap waspada dan memperhatikan kondisi sekitar. Doakan saja kita tidak masuk ke cuaca ekstrem berikutnya,” kata Ade Hasrat, Selasa 9 Desember 2025.

Ade juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di hunian dengan konstruksi kurang layak.

Kemudian, berada di tepi tebing, atau beratap tidak kokoh karena rentan terdampak angin kencang maupun longsor.

Adapun, pihaknya telah menetapkan status siaga darurat bencana di wilayah Kabupaten Bogor, sesuai dengan perintah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang dimulai sejak Oktober 2025 hingga April 2026.

“Kita memang sudah siaga bencana, siaga darurat bencana ini memang sudah beberapa lama ya, hanya kemarin bisa dicanangkan dari tingkat nasional Provinsi dan Kabupaten,” jelasnya.

Sebagai langkah mitigasi bencana, dirinya meminta kepada masyarakat untuk tak sungkan melapor ke call center darurat 112 jika semisal terjadi bencana atau keadaan darurat lainya.

“Manfaatkan fasilitas yang ada dari 112 lapor disitu karena petugas kami siap 24 jam nanti kita beraksi untuk menanggapi bagaimana menanggulanginya,” ungkap Ade Hasrat. (Albin)