Home Blog Page 453

Duka Mendalam, Yaya Moektio Eks Drummer God Bless Tutup Usia

0

Bogordaily.net – Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok terbaiknya. Yaya Moektio, mantan drummer legendaris yang pernah memperkuat band rock ikonik God Bless, meninggal dunia pada Senin, 8 Desember 2025. Kabar duka ini disampaikan langsung melalui akun Instagram resmi God Bless.

Dalam informasi yang dibagikan, Yaya Moektio berpulang pada pukul 04.00 WIB di RS Fatmawati, Jakarta.

Pihak band mengumumkan kepergian sang drummer dengan penuh rasa kehilangan dan menyebutnya sebagai figur penting yang telah memberi warna besar dalam perjalanan panjang musik God Bless.

Yaya Moektio dikenal di kalangan musisi sebagai drummer dengan karakter permainan yang kuat, ketepatan ritme tinggi, dan dedikasi besar terhadap musik.

Selain tercatat sebagai bagian dari God Bless, kiprahnya menjalar ke berbagai proyek musik di Indonesia.

Ia pernah memperkuat sejumlah grup ternama seperti Gong 2000, Prambors Band, Silver Train, Batara Band, hingga Cockpit.

Perjalanan musikal Yaya juga tidak terbatas pada panggung rock. Ia merambah banyak genre, termasuk jazz dan pop.

Keahliannya membuatnya dipercaya tampil bersama musisi jazz seperti Indra Lesmana dalam format jazz-rock di Taman Ismail Marzuki.

Pada era 1970 hingga 1980-an, Yaya juga menjadi pengiring berbagai penyanyi kenamaan di label rekaman besar.

Nama Yaya Moektio telah lama dikenal sebagai salah satu drummer paling berpengaruh di Indonesia.

Kontribusinya dalam membentuk warna musik Tanah Air membuatnya dihormati oleh banyak musisi lintas generasi.***

Kemenhut Segel 7 Lahan Bermasalah di Sumatra, Pemeriksaan Meluas ke 5 Entitas Lain Usai Banjir dan Longsor

0

Bogordaily.net – Kementerian Kehutanan kembali mengambil langkah tegas usai rangkaian banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.

Dalam operasi terbaru, pemerintah resmi menyegel tiga entitas hukum tambahan yang diduga terkait kerusakan lingkungan.

Dengan tindakan ini, total sudah tujuh pihak yang dikenai penyegelan sebagai bagian dari penegakan hukum.

Ketujuh entitas tersebut terdiri dari lahan konsesi milik korporasi hingga area milik individu berstatus Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT), baik di dalam maupun di luar kawasan hutan.

Selain itu, pemerintah juga telah mengidentifikasi lima entitas lain yang sedang dalam pendalaman untuk memastikan dugaan pelanggaran.

Dalam operasi ini, penyegelan dilakukan terhadap:

  • Dua areal konsesi PT AR di Ramba Joring, Desa Aek Pining, Kecamatan Batang Toru
  • PHAT Jon Anson di Kecamatan Arse
  • PHAT Mahmudin di Desa Sombadebata Purba, Kecamatan Saipar Dolok Hole
  • Areal konsesi PT TPL di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan
  • PHAT Jhon Ary Manalu di Desa Pardomuan
  • PHAT Asmadi Ritonga di Desa Dolok Sahut, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara
  • PHAT David Pangabean di Desa Simanosor Tonga, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan

Kementerian menegaskan bahwa seluruh proses pendalaman dilakukan oleh Ditjen Gakkum melalui pengumpulan bukti fisik, pemeriksaan sampel kayu, serta pemanggilan berbagai pihak terkait untuk memastikan dugaan pelanggaran di masing-masing lokasi.

Gelombang banjir bandang yang sebelumnya melanda Sumatra turut memperlihatkan tumpukan kayu gelondongan yang terseret arus. Pemerintah telah mengantongi data awal mengenai asal-usul material tersebut.

Dari hasil identifikasi sementara, dugaan kuat mengarah pada beberapa sumber aktivitas, mulai dari praktik pembalakan liar, pembukaan lahan perkebunan atau tambang, penimbunan kayu di area rawan, hingga aktivitas pemanfaatan lahan di kawasan APL.

Penyelidikan kini berlangsung dalam koordinasi lintas lembaga bersama kepolisian. Tim gabungan telah turun ke lapangan dan memulai observasi awal di dua titik pada DAS Batang Toru, yakni Garuga dan Agoli, untuk menelusuri kaitan antara aktivitas penebangan dan terjadinya banjir bandang.

Proses penyelidikan disebut masih berjalan dan pemerintah meminta ruang bagi tim di lapangan untuk bekerja secara menyeluruh agar informasi yang disampaikan kepada publik nantinya sudah berbasis data lengkap.

Pemerintah menegaskan komitmennya bahwa setiap temuan pelanggaran akan diproses tanpa pengecualian. ***

Menteri Maman Dorong Wirausaha Inklusif Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

0

Bogordaily.net — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak penyandang disabilitas serta keluarga mereka untuk semakin berani menapaki dunia wirausaha dengan dukungan penuh dari pemerintah.

“Semangat inklusivitas akan terus kita dorong untuk membangun kesetaraan dan menghilangkan sekat-sekat di antara kita semua,” ujar Menteri Maman saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Jakarta, Senin (8/12).

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2024, ada sekitar 16 juta penyandang disabilitas di Indonesia dengan 1,4 juta orang telah menjalankan usaha mandiri.

Namun, mereka masih mengalami kendala seperti sekitar 24 persen usaha belum memiliki rekening bank, baru 1 persen UMKM disabilitas yang memanfaatkan internet, dan hanya 0,02 persen yang memiliki tenaga kerja.

“Kementerian UMKM mendukung penyandang disabilitas dan orang tuanya melalui program kewirausahaan inklusif yang memastikan mereka tetap dapat bekerja produktif dengan perhatian khusus,” kata Menteri Maman.

Ia menjelaskan Kementerian UMKM akan memperkuat kolaborasi dengan BUMN dan sektor swasta untuk memperluas akses pembiayaan, memberikan pelatihan kewirausahaan, serta membuka jalur rantai pasok bagi penyandang disabilitas dan keluarganya yang ingin memulai usaha. Upaya percepatan formalisasi dan legalisasi usaha yang selama ini masih rendah di kalangan UMKM disabilitas juga akan menjadi fokus pemerintah. Pendampingan digitalisasi usaha turut disiapkan.

“Kita akan melihat sektor-sektor yang berpeluang ditekuni penyandang disabilitas seperti afiliator, marketing, dan manajemen media sosial yang saat ini berpotensi memberikan pemasukan besar,” ujarnya.

Dengan hadirnya dukungan menyeluruh dari pemerintah, Menteri Maman berharap penyandang disabilitas dan keluarganya semakin percaya diri untuk membangun usaha. Menurutnya, wirausaha menjadi jalur strategis untuk memperkuat kemandirian, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi kesenjangan kesejahteraan.

“Pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas bukan sekadar program, melainkan sebuah urgensi nasional. Yang terpenting, mereka harus memiliki semangat,” katanya.***

BRI Sahabat Disabilitas, Dorong Difabel Berdaya Melalui Kegiatan Pelatihan dan Pemagangan

0

Bogordaily.net – Sebagai bentuk komitmen terhadap kesetaraan, BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli menghadirkan Program BRI Sahabat Disabilitas. Pelatihan ini dilaksanakan di Kota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan pada 11–20 November 2025 dengan metode hybrid dan diikuti sebanyak 90 peserta.

Pelatihan dipandu oleh praktisi berpengalaman dan mentor profesional sehingga materi yang diberikan dapat langsung diterapkan oleh peserta. Program dilanjutkan dengan kegiatan pemagangan yang berlangsung dari Desember 2025 hingga Februari 2026, kemudian ditutup dengan evaluasi program. Peserta berasal dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa upaya pemberdayaan yang terpadu dan berkelanjutan menjadi salah satu kunci membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas. Penyediaan sarana, prasarana dan pelatihan yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kapasitas mereka sehingga dapat meraih kemandirian dan kesejahteraan yang lebih baik.

“BRI meyakini bahwa setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan, termasuk para penyandang disabilitas,” ujar Dhanny.

Dalam pelaksanaannya, terdapat dua jenis pelatihan utama yang diberikan, yaitu pelatihan administrasi dan pelatihan kewirausahaan. Kedua pelatihan ini dirancang secara fleksibel sehingga peserta dapat memilih sesuai dengan minat, kemampuan, dan arah pengembangan diri yang mereka inginkan.

Dhanny menambahkan bahwa pelatihan administrasi memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan data, penyusunan dokumen, dan penggunaan perangkat digital. Sementara itu, pelatihan kewirausahaan memberikan pengetahuan mengenai cara memulai dan mengembangkan usaha, perencanaan bisnis, strategi pemasaran, hingga pembuatan konten promosi.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberi peluang bagi peserta untuk membangun usaha mandiri sesuai bidang yang mereka minati. “Kami ingin para peserta memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang bagi diri mereka sendiri”, imbuhnya.

Untuk kegiatan pemagangan, BRI Peduli bekerja sama dengan berbagai perusahaan yang bergerak di bidang kuliner, pariwisata, dan manufaktur. Melalui kemitraan ini, peserta diharapkan bisa mendapatkan pengalaman kerja nyata yang relevan dengan dunia industri.

Sejak dijalankan pada 2021, BRI Peduli melalui program BRI Sahabat Disabilitas telah memberdayakan 370 disabilitas di berbagai wilayah di Indonesia. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, dan penguatan peran pemuda serta penyandang disabilitas.

Dhanny menambahkan BRI Peduli berkomitmen mendukung tercapainya Sustainable Development Goals, terutama terkait pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, dan kesetaraan. “Kami berharap program ini dapat menjadi jembatan menuju kemandirian bagi para peserta dan kami yakin bahwa pembangunan inklusif adalah kunci kemajuan bangsa,” tegasnya.***

Pemkab Bogor Mulai Pasang Ornamen Kujang Sepanjang 14 Meter di Tugu Pancakarsa 

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai memasang ornamen Kujang setinggi 14 meter di Tugu Pancakarsa, Kecamatan Babakan Madang, pada Senin 8 Desember.

Berdasarkan pantauan di lokasi terlihat, sejumlah petugas tengah melakukan pemasangan ornamen kujang sepanjang 14 meter itu menggunakan alat crane.

Kepala Dinas Permukiman Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Eko Mujiarto menjelaskan bahwa, hari ini adalah melengkapi pembangunan Tugu Pancakarsa dengan menambahkan ornamen kujang yang berada di atas tugu Pancakarsa.

“Jadi memang ini diusahakan dari dulu walaupun dulu mungkin ornamenya yang lain, cuman sekarang ini ditambahkan kujang,” kata Eko kepada wartawan, Senin 8 Desember 2025.

Adapun, ketinggian Kujang tersebut yakni mencapai 14 meter yang nantinya akan menghadap langsung menuju arah Jalan Tol Jakarta-Bogor.

“Kalo ini tinggi penambahannya untuk tatakannya atau dasarnya itu atau pegangannya itu ada 4 meter, sedangkan tinggi kujang sampai ke pisau kujang itu 10 meter, sehingga penambahan existing yang ada tambah 14 meter,” jelasnya.

“Rencana tugunya menghadap ke GOR Pakansari dan menghadap ke tol, sehingga nanti bisa terlihat ke tol jakarta menuju Bogor maupun Bogor menuju Jakarta dan ujungnya nanti mengarah ke Masjid Raya Nurul Wathon Pakansari,” tambah Eko.

Kemudian, untuk bahan dari Kujang tersebut terbuat dari kuningan dengan berat sesuai dengan ketentuan dan kajian yang telah dilakukan.

“Bahan nya kuningan, cuman kalo berat nanti kita cek lagi  berapanya. Tapi usah dikaji udah tim pelaksana dan pengawas sudah sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Eko, untuk target pemasangan kujang tersebut diperkirakan selesai dalam waktu 2 hari.

“Target nya hari ini selesai, harusnya udah naik cuman karena cuaca hujan kita nunggu reda pemasanganya mudah mudahan sore ini reda kita naikan lagi mudah mudahan hari ini selesai besok finishing,” ungkap Eko.***

Albin

RSUD Kota Bogor Turunkan Tim Medis ke Lokasi Bencana Sumatera

0

Bogordaily.net-RSUD Kota Bogor menurunkan tim medis untuk bertolak ke lokasi bencana di Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Plt. Direktur RSUD Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan bahwa keberangkatan tim medis dari RSUD Kota Bogor ini bekerja sama dengan Yayasan Negeri Satu Bangsa dalam aksi Gerakan Anak Negeri, aksi kemanusiaan bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut.

“Kami mengirimkan nakes, satu orang perawat ICU yang diberangkatkan sejak 2 Desember dari Kota Bogor bersama tim medis lainnya,” ujarnya

Pada periode pertama ini, rencananya tim akan berada selama tujuh hari di lokasi.

Selain petugas ICU, RSUD Kota Bogor pada periode pertama ini juga kembali mengirimkan satu tim lagi yang terdiri dari satu dokter dan dua perawat, bersamaan dengan tiga orang dari daerah Cimande sebagai tukang urut.

“Setelah ini juga akan dilakukan pemberangkatan. Untuk pemberangkatan periode selanjutnya ini sedang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor,” jelasnya.

Berdasarkan laporan tim di lokasi, hingga 5 Desember 2025 di Posko Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, hasil pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan perawatan mencatat rincian jumlah kasus trauma sebanyak 24 orang, kasus non-trauma 211 orang, home care 0 orang, dan perawatan luka 1 orang.

“Dari hasil kegiatan tersebut, total pasien yang telah dilayani hingga 5 Desember 2025 sebanyak 571 orang,” ucapnya.***

Muhammad Irfan Ramadan

Ratusan Korban Geruduk WO By Ayu Puspita, Kerugian Tembus Rp16 Miliar

0

Bogordaily.net – By Ayu Puspita, jagat media sosial seperti kehilangan rem: video seorang wanita pemilik wedding organizer digeruduk para korbannya viral ke mana-mana.

Total kerugian yang disebut—Rp16 miliar—langsung membuat publik terhenyak. Nama yang muncul di tengah pusaran badai itu: By Ayu Puspita, vendor WO yang diduga kuat menjadi pusat penipuan.

Di video pertama, seorang wanita berkacamata—bersama suaminya—dikerubuti ratusan orang yang mengaku menjadi korban. Suasana riuh, penuh amarah, seperti sedang menunggu ledakan.

Di video lain, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, sampai harus turun tangan. Ia menahan gelombang emosi puluhan orang yang mengepung rumah pasangan tersebut di Ceger, Cipayung, Minggu, 7 Desember 2025.

Laporannya tidak satu. Tidak dua. Sudah tersebar di berbagai polres: Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya, hingga Jakarta Utara.

Semua menyebut nama yang sama: By Ayu Puspita. Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, membenarkan pihaknya juga menangani kasus itu. Kerugiannya mencapai miliaran rupiah. “Betul kami tangani,” ujarnya singkat, Senin 8 Desember 2025.

Belum selesai di situ. Di media sosial, beredar pula video lain: rumah yang diduga milik Ayu Puspita di Jalan Kayu VII, Jakarta Timur, juga sempat digeruduk.

Dalam unggahan akun Instagram @jktnewsroom, terlihat Kapolres Jakarta Timur kembali menjadi penengah. Suasana sudah mirip antrean panjang yang kehilangan kesabaran.

Cerita ini tampaknya belum selesai. Malah seperti baru dibuka dari bungkusnya. Publik menunggu, aparat bekerja, para korban berharap. Dan nama itu masih menggantung di tengah pusaran: By Ayu Puspita.***

Kecelakaan Bus dan Truk di KM 41 Tol Jagorawi Bogor, Satu Orang Luka 

0

Bogordaily.net – Bus dan truk terlibat kecelakaan di KM 41 Tol Jagorawi, Bogor, pada Senin 8 Desember 2025. Satu orang alami luka ringan.

Ka Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Ahmad Jajuli menjelaskan bahwa, peristiwa kecelakaan itu terjadi pada sekitar pukul 07.05 WIB pagi.

Awalnya, kendaraan truk bergerak dari Jakarta menuju arah Ciawi. Kemudian datang pengemudi bus menabrak kendaraan truk tersebut. Adapun, peristiwa kecelakaan itu diduga karena sopir bus mengantuk.

“Pengemudi bus mengantuk sehingga menabrak kendaraan truk,” kata Kompol Ahmad, Senin 8 Desember 2025.

Akibatnya, seorang kernet bus tersebut mengalami luka ringan adapun sang sopir dan pengemudi truk berhasil selamat.

“Satu orang korban kernet bus luka ringan, kernet bus,” jelasnya.

Sementara itu, korban saat ini telah dibawa ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Korban dibawa ke RSUD Ciawi,” ungkap Kompol Ahmad.**

Albin

BRI Bogor Pajajaran Gelar Jumat Berkah, Bagikan Ratusan Paket Makanan untuk Warga dan Panti Asuhan

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Bogor Pajajaran kembali melaksanakan program sosial rutin Jumat Berkah pada Jumat, 5 Desember 2025.

Kegiatan berbagi kepada sesama ini diwujudkan melalui pembagian paket makanan kepada masyarakat yang beraktivitas di sepanjang jalan nasional Kota Bogor serta sejumlah panti asuhan di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, para karyawan BRI Bogor Pajajaran turun langsung ke lapangan menyambangi sejumlah titik keramaian. Masyarakat yang menerima paket makanan menyambut pembagian tersebut dengan penuh antusiasme.

Branch Office Head BRI Bogor Pajajaran, Hendra Satya Darma, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain menyasar pengguna jalan, tim BRI juga mengunjungi beberapa panti asuhan di Kota Bogor untuk menyerahkan paket makanan kepada anak-anak yatim.

Interaksi hangat antara para karyawan dan para penghuni panti menghadirkan suasana penuh keakraban.

Hendra menjelaskan bahwa Jumat Berkah telah menjadi agenda sosial yang konsisten dijalankan oleh BRI Bogor Pajajaran.

“Selain berbagi makanan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat,” katanya.

Ia berharap kegiatan sosial ini dapat terus diperluas agar menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

“Kami ingin kehadiran BRI tidak hanya sebagai institusi perbankan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan siap berbagi,” tutur Hendra.

BRI Bogor Pajajaran berharap kegiatan positif tersebut dapat memperkuat nilai-nilai sosial sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbuat kebaikan, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.***

Ibnu Galansa

Wakil Ketua PD Muhammadiyah Apresiasi Satu Tahun Kinerja Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogordaily.net – Akademisi sekaligus Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor Restu Kurniawan menyoroti kinerja satu tahun pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto-Jaro Ade.

Menurutnya, kinerja pasangan Rudy Susmanto-Jaro Ade selama satu tahun ini dapat dikategorikan sebagai awal yang solid dan terarah (Raport Hijau) dengan fokus pada pembenahan birokrasi dan pelayanan dasar.

Tingkat kepuasan publik di awal masa jabatan mereka (sekitar 100 hari kerja) cukup tinggi, mencapai lebih dari 80 Persen, menandakan respons positif dari masyarakat terhadap gaya kepemimpinan yang dekat dan lugas.

Restu menjelaskan, meskipun analisis mendalam menunjukkan bahwa Bogor Bangkit memang dimulai, namun masih dibayangi tiga fondasi masalah laten seperti Darurat Sampah, Jebakan Geografis, dan Kemacetan Klasik.

Program yang paling terasa manfaatnya oleh masyarakat kabupaten Bogor adalah yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan insentif ekonomi:

Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan:

Dengan realisasi peningkatan alokasi APBD 2025 untuk fasilitas kesehatan dan pendidikan. Upaya penyebaran layanan publik hingga ke kecamatan, seperti layanan perekaman E-KTP, dirasakan mempermudah akses warga di wilayah jauh.

Selain itu, Inovasi Inisiatif untuk membangun fasilitas publik yang mendukung kreativitas generasi muda juga menunjukkan perhatian pada pembangunan SDM.

Insentif Ekonomi untuk Warga:

Dengan realisasi program seperti Pemutihan Pajak Kendaraan (jika masih berlanjut di tahun 2025) memberikan keringanan finansial langsung bagi wajib pajak, serta masih banyak terobosan program lainnya.

Meskipun capaian awal positif, ada masalah fundamental yang tetap menjadi tantangan mendesak, dan bahkan menjadi sumber ketidakpuasan masyarakat. Tiga Masalah Raksasa yang Masih “Tidur.

“Darurat Sampah (Galuga): “TPA kita ini sudah seperti ‘bom waktu’ ekologis. Kalau tidak segera ditransformasi, kita hanya akan terus-terusan mengubur masalah. Bogor butuh solusi radikal, bukan sekadar penambahan lahan!,” kata Restu, Senin 8 Desember 2025.

Kemudian, jebakan Geografis (Pemekaran): Kabupaten Bogor terlalu besar, seperti ‘raja tanpa tangan’ yang susah menjangkau semua rakyatnya. Mendorong percepatan Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) adalah satu-satunya cara untuk membubarkan ketimpangan layanan.

“Kemacetan Klasik: “Kita sudah bosan mendengar janji soal Puncak. Tata ruang kita terlalu lembek. Pemkab harus berani ‘menarik rem tangan’ pada pembangunan yang melanggar dan berani ‘berinvestasi besar’ pada transportasi publik yang terintegrasi,” jelasnya.

Sehingga dari masalah laten ini pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor merekomendasikan beberapa solusi dari bahaya laten di Kabupaten Bogor ini :

Merekomendasikan Bupati Bogor untuk segera membuat satgas yang terdesentralisasi, dimulai dari desa-desa untuk menjadikan sampah bukan sebagai benalu, tapi peluang ekonomi baru bagi masyarakat di kabupaten Bogor

“Merekomendasikan Bupati Bogor untuk segera pemekaran Kabupaten Bogor, mengingat Bogor yang begitu luas, sehingga setiap kebijakan pemerintah tidak semua masyarakat merasakan manfaatnya,” ungkap Restu.

Sementara itu, kata dia, optimalisasi transportasi umum yang murah dan jangkauan yang luas, tidak hanya seputar cibinong saja, tapi dimulai dari ujung Bogor sampai pusat kota di Kabupaten Bogor.

(Albin Pandita)