Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 463

90% Lulusan SMA Bosowa Bina Insani Diterima di Perguruan Tinggi Negeri dan Luar Negeri

0

Bogordaily.net – SMA Bosowa Bina Insani kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sebanyak 90% siswa Angkatan 28 tahun ajaran 2024/2025 dinyatakan lolos seleksi dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri unggulan di Indonesia dan universitas luar negeri.

Daftar lulusan SMA Bosowa Bina Insani yang lolos seleksi dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri unggulan di Indonesia dan universitas luar negeri.

Peta kelulusan tahun ini menunjukkan keberhasilan siswa diterima di kampus-kampus ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Airlangga (UNAIR), hingga Singapore University of Technology and Design (SUTD) dan University of Malaya di Malaysia.

Capaian ini tidak hanya mencerminkan kerja keras para siswa, tetapi juga menunjukkan konsistensi SMA Bosowa Bina Insani dalam mendampingi siswa untuk siap bersaing di jalur nasional maupun internasional. Dukungan dari guru, bimbingan akademik yang intensif, serta lingkungan belajar yang kondusif menjadi kunci keberhasilan ini.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian luar biasa siswa-siswi kami. Ini adalah buah dari proses panjang, dedikasi, dan kerja sama yang solid antara sekolah, orang tua, dan tentunya para siswa,” ujar Kepala SMA Bosowa Bina Insani.

SMA Bosowa Bina Insani terus berkomitmen menjadi tempat tumbuh yang mendorong siswa untuk berkembang sesuai potensi dan cita-citanya. Keberhasilan ini menjadi semangat baru bagi seluruh warga sekolah untuk terus mencetak generasi yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi masa depan. ***

Perkuat Sinergi, Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Lakukan Kunjungan Kerja ke Kantor Imigrasi Bogor

0

Bogordaily.net — Komisi I DPRD Kabupaten Bogor yang dipimpin oleh Ketua Komisi I, M. Irvan Maulana, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor. Rombongan yang terdiri dari para anggota legislatif ini disambut langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus Ramadhana, beserta jajaran pejabat struktural.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Imigrasi Bogor dan dilanjutkan dengan sesi peninjauan langsung terhadap fasilitas pelayanan keimigrasian.

Dalam sambutannya, M Irvan Maulana menyampaikan sejumlah catatan dan aspirasi masyarakat terkait pelayanan keimigrasian, termasuk perlunya kemudahan akses bagi warga Kabupaten Bogor.

Komisi I DPRD Kabupaten Bogor yang dipimpin oleh Ketua Komisi I, M. Irvan Maulana,
melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor.

Ia menyoroti pentingnya pembentukan Unit Layanan Paspor di wilayah Kabupaten Bogor untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan paspor, khususnya percepatan waktu pemrosesan dan kemudahan akses informasi.

“Banyak aspirasi dari masyarakat terkait pelayanan paspor yang kami terima, dan kami menilai Kantor Imigrasi Bogor telah menjadi salah satu instansi vertikal dengan pelayanan pemerintahan terbaik
selama kunjungan kerja kami. Kami juga menyampaikan usulan agar unit layanan paspor dapat hadir di wilayah Kabupaten Bogor untuk memangkas jarak dan waktu,” ujar M. Irvan Maulana.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor juga menyampaikan sambutan hangatnya, mengapresiasi kinerja Imigrasi Bogor serta menyampaikan semangat kebudayaan lokal.

“Selamat datang di Bogor dengan culture khas Sunda-nya. Kami mendukung penuh pelayanan percepatan paspor agar terus
diadakan dan semakin baik ke depan,” ungkapnya.

Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus Ramadhana.

Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus Ramadhana, menyampaikan beberapa terobosan dan inovasi layanan dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa Imigrasi Bogor berkomitmen memastikan kuota permohonan paspor tetap tersedia, tanpa persyaratan fotokopi dokumen.

Ia juga menjelaskan adanya pengiriman paspor langsung ke rumah pemohon melalui pos, serta layanan pengambilan paspor setiap Sabtu melalui sistem drive thru.

Selain itu, tersedia juga Sunset Service setiap hari Jumat pukul 16.30–18.30 WIB dengan kuota 20 orang, dan layanan jemput bola dengan kuota hingga 200 orang.

“Kami terus berkomitmen meningkatkan pelayanan. Beberapa layanan inovatif yang kami terapkan bertujuan untuk memangkas antrean dan memberi kenyamanan lebih kepada masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan waktu,” jelas Ritus Ramadhana.

Ia juga menambahkan bahwa
peningkatan pengawasan dan pelayanan izin tinggal serta pengendalian terhadap WNA di wilayah Kabupaten Bogor menjadi salah satu prioritas Imigrasi Bogor.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi antara Komisi I DPRD dan jajaran Kantor Imigrasi Bogor. Pihak DPRD menyampaikan pentingnya jaminan kepastian layanan serta perlunya sosialisasi secara luas agar masyarakat mengetahui secara menyeluruh layanan keimigrasian yang tersedia. Mereka juga mengusulkan agar setiap pembaruan informasi dari Imigrasi Bogor turut melibatkan DPRD sebagai mitra strategis. ***

5 Nasabah Prioritas Bank Sinarmas Diduga Ditipu oleh Oknum Pegawai

0

Bogordaily.net – Lima orang Nasabah Prioritas Bank Sinarmas cabang Pasar Anyar, Bogor, Jawa Barat, diduga ditipu oleh oknum pegawai bernama Suci Puji Lestari.

Korban yang semuanya berstatus lansia, adalah OI, BT, MR, TJ dan NI. Kerugiannya diduga mencapai sekitar Rp 8 Miliar.

Sumber wartawan yang mengetahui kasus tersebut menyebutkan, oknum pegawai bank yang telah diberi kepercayaan oleh para korban, justru memanfaatkan kepercayaan itu untuk kepentingan pribadi.

“Dia bukannya melayani sesuai dengan tugas yang diberikan oleh bank, malah dia memperdaya para lansia tersebut. Oknum ini telah menyalahgunakan wewenangnya, dalam menjaga kepercayaan nasabah, dan tentu saja tidak sesuai dengan ketentuan bank tempat dia bekerja,” katanya.

Bermodal kepercayaan para korban, sang pelaku mengetahui data-data yang seharusnya menjadi rahasia nasabah. Data tersebut antara lain adalah informasi tentang kartu atm, buku tabungan, isi saldo, produk investasi dan deposito,

“Kerahasiaan data nasabah diketahui betul oleh oknum petugas bank tersebut, karena nasabah tersebut sangat percaya kepada mulut manis dan tipu daya oknum,” jelasnya.

Modusnya adalah si pelaku memberitahukan nasabah mendapat tukar point hadiah, yang ternyata cara ini hanya “akal-akalan” semata. Para nasabah diminta memasukkan pin mobile banking masing-masing.

Setelah gadget berpindah tangan ke tangan oknum, lalu pilihan menu di-setting dengan kilah untuk tujuan menebus bonus voucher, mengaktifkan rekening dormant atau meng-install m-banking.

“Dengan memanfaatkan kelengahan dan kepercayaan nasabah yang umumnya berusia lanjut, terjadilah proses transfer dana yang tidak diketahui oleh nasabah,” ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, wartawan belum berhasil menghubungi Suci Puji Lestari untuk klarifikasi. Selain itu, sejumlah korban yang coba dimintai klarifikasi juga belum menjawab. ***

Albin Pandita

400 Meter Lahan di Cariu Bogor Hangus Terbakar, BPBD Berhasil Padamkan

Bogordaily.net – Kebakaran lahan terjadi di Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cariu
Kabupaten Bogor, pada Senin 4 Agustus 2025.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani menjelaskan bahwa, peristiwa kebakaran lahan di Cariu tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut informasi masyarakat setempat, ada seseorang yang membakar rumput dan seketika api menyebar dengan cepat akibat kencangnya angin di lokasi tersebut.

“Tanah/lahan yang terbakar dengan rincian luas ± 400 M² yang terbakar,” kata M Adam Hamdani, Senin 4 Agustus 2025.

Adam menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat setempat, dan melaksanakan pemadaman dan pendinginan lahan.

“Kebakaran lahan yang terjadi disinyalir ada nya oknum masyarakat yang membakar rumput kering di lokasi tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya bersama Damkar berhasil memadamkan api yang sempat membakar lahan tersebut.

“Kebakaran lahan telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dan situasi saat ini kondusif,” ungkap M Adam.***

Albin Pandita

Dukung Pemerintah Perkuat Jaring Pengaman Sosial, BRI Salurkan BSU 2025 kepada 3,76 Juta Penerima Senilai Rp2,25 Triliun

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat peran strategisnya sebagai mitra utama Pemerintah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut kembali ditunjukkan melalui peran BRI dalam menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025. Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah untuk menjaga daya beli pekerja dan memperkuat pondasi pemulihan ekonomi nasional.

Pada tahun ini, BRI berhasil menyalurkan BSU kepada 3,76 juta rekening penerima manfaat dengan total nilai mencapai Rp2,25 triliun. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui empat tahap, sesuai data dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), yang menjadi acuan utama pelaksanaan program ini.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya, menyampaikan bahwa keberhasilan penyaluran ini merupakan bukti nyata peran BRI yang aktif mendukung program Pemerintah. “Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada BRI dalam program BSU 2025 ini. Lewat jaringan BRI yang tersebar hingga ke pelosok desa serta pemanfaatan digitalisasi perbankan, seperti BRImo dan AgenBRILink, penyaluran bantuan dapat dilakukan secara efisien, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Program BSU 2025 merupakan inisiatif Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global. Bantuan sebesar Rp300.000,- per bulan diberikan sekaligus untuk dua bulan, sehingga total yang diterima adalah Rp600.000,-. Bantuan ini ditujukan kepada pekerja dengan gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan atau sesuai dengan upah minimum (UMP/UMK) di masing-masing wilayah. Selain pekerja sektor formal, program ini juga menyasar 3,4 juta guru honorer di seluruh Indonesia.

Penyaluran BSU oleh BRI tidak hanya berfokus pada keberhasilan dari sisi kuantitas penerima, namun juga memastikan proses distribusi dilakukan secara inklusif. Dengan dukungan lebih dari 742 ribu e-Channel BRI dan 1,19 juta AgenBRILink, penerima manfaat dapat mencairkan bantuan dengan mudah, bahkan di wilayah terpencil yang belum terjangkau layanan perbankan konvensional.

Riko menambahkan, “Penugasan ini bukan hanya soal penyaluran dana bantuan, tetapi juga menyangkut kepercayaan terhadap sistem dan infrastruktur BRI yang mampu menjangkau seluruh elemen masyarakat. Keberhasilan ini menjadi bagian penting dari peran BRI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan kesejahteraan,” ujar Riko.

Sebelumnya, BRI telah beberapa kali dipercaya untuk menyalurkan BSU. Pada tahun 2020, BRI menyalurkan bantuan kepada sekitar 1,4 juta pekerja, dan pada tahun 2022 jumlah tersebut meningkat menjadi 3,2 juta penerima dengan total dana mencapai Rp1,92 triliun. Rekam jejak ini semakin memperkuat posisi BRI sebagai institusi perbankan yang konsisten mendukung kebijakan Pemerintah, khususnya dalam bidang perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi rakyat. ***

Ekspose Program Kopdes/Kel Merah Putih Meningkat Tajam, Menkop Apresiasi Sinergi Berbagai Pihak

0

Bogordaily.net – Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih tak hanya menjadi agenda strategis pemerintah dalam mendorong ekonomi berbasis gotong royong, tapi juga mencatat performa kuat dari sisi komunikasi publik khususnya bagi Kementerian Koperasi (Kemenkop).

Berdasarkan hasil monitoring media, eksposur pemberitaan terhadap program Kopdes/Kel Merah Putih mengalami lonjakan signifikan, khususnya setelah peluncuran nasional pada 21 Juli 2025 oleh Presiden Prabowo di Klaten, Jawa Tengah. Hal ini menjadi catatan positif bagi Kemenkop.

Capaian ini terjadi berkat sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak terutama dengan 18 Kementerian/ Lembaga dan juga BUMN seperti Bank Himbara, Pemerintah Daerah dan stakeholder lainnya terutama media massa. Hingga awal Agustus, tercatat 49.162 pemberitaan di media online dan 1.014 di media cetak.

“Startnya sudah bagus dari sisi pemberitaan, Kemenkop yang paling sering dibicarakan. Tinggal kita jaga endurance dan konsistensinya karena Kopdes/Kel Merah Putih ini menjadi alat perubahan sebagaimana pidato Pak Presiden untuk menggerakkan ekonomi dari bawah,” ujar Menkop dalam acara Sharing Session bertema “Penguatan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Gotong Royong” di Graha BNI, Jakarta, Senin (4/8).

Tak hanya media arus utama, perbincangan publik di platform digital juga menunjukkan respons positif. Sebanyak 104.729 unggahan di media sosial tercatat terkait isu Kopdes/Kel Merah Putih. Isu yang paling banyak dibicarakan meliputi pengesahan badan hukum koperasi, arah kebijakan pembiayaan, hingga peluncuran digitalisasi koperasi. “Strategi kita ke depan harus menegaskan kesiapan kelembagaan koperasi dan menyajikan bukti nyata dampak dari program ini,” katanya.

Kinerja pemberitaan dan tingginya antusiasme publik terhadap program ini memperlihatkan bahwa narasi koperasi sebagai solusi ekonomi rakyat mulai mendapatkan ruang yang kuat di benak masyarakat. Melalui dukungan komunikasi publik yang masif, konsisten, dan berbasis data, Kemenkop optimistis Kopdes/Kel Merah Putih dapat terus diperkuat sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang modern dan inklusif.

Sementara untuk menjawab pertanyaan publik khususnya terkait dengan skema pembiayaan yang akan digulirkan melalui Kopdes/ Kel Merah Putih, Menkop menyatakan bahwa saat ini telah terbit Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman Dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Melalui PMK ini diharapkan permasalahan pembiayaan dapat digulirkan melalui Kopdes dengan mengacu pada ketentuan yang telah dipersyaratkan.

“Tentu proses ini dirancang transparan akuntabel dan melibatkan tiga pihak yaitu koperasi, bank seperti BNI dan pemerintah daerah. Tetapi perlu diingat bahwa masalah koperasi ini tidak hanya berbicara soal akses modal, mereka juga harus disiapkan untuk dikelola secara profesional, modern dan digital,” sambung Menkop.

Dalam memastikan operasionalisasi Kopdes/ Kel Merah Putih dapat berjalan dengan baik, diperlukan kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak khususnya Bank Himbara salah satunya seperti BNI. Kerja sama yang dapat dibangun diantaranya terkait literasi keuangan hingga proses pendampingan Kopdes/Kel Merah Putih untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital.

“Semua harus serba digital jadi saya harap BNI bisa lebih maju dalam digitalisasinya, agar bisa saling mendukung pengembangan Kopdes/Kel Merah Putih di era digital seperti saat ini,” ucap Menkop.

Sementara itu Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menambahkan bahwa kehadiran Kopdes/ Kel Merah Putih akan menjadi alat dalam upaya mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat karena beberapa komoditas utama masyarakat di desa akan didistribusikan dan dipenuhi melalui gerai-gerai yang dikelola Kopdes/Kel Merah Putih. Sebagai contoh, sembako, gas LPG 3 KG, Pupuk bersubsidi, pembiayaan yang murah dan lainnya akan difasilitasi melalui Kopdes/Kel Merah Putih tersebut.

Dalam memudahkan sistem pendistribusian komoditas strategis masyarakat, Kopdes/Kel Merah Putih juga akan bermitra dengan beberapa pihak lainnya seperti suplier atau distributor dan perbankan. Wamenkop menegaskan bahwa dengan sinergi yang dibangun dalam ekosistem Kopdes/ Kel Merah Putih tersebut diyakini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan produk-produk dasar yang dibutuhkan sehari-hari.

Sementara itu Wakil Direktur Utama PT BNI (Persero) Tbk Alexandra Askandar menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program prioritas pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo seperti program Kopdes/ Kel Merah Putih. Menurutnya Koperasi sebagai salah satu entitas usaha yang memiliki hubungan historis yang erat dengan BNI sebagai Bank BUMN karena gagasan pendirian koperasi dan Bank BNI diinisiasi oleh orang yang sama yaitu Margono Djojohadikoesoemo.

“Ke depan kami akan terus mendukung program – program prioritas pemerintah yang secara spesifik kita bahas hari ini yaitu Kopdes/ Kel Merah Putih terutama peran perbankan dapat memberikan dukungan dalam memajukan Kopdes,” kata Alexandra. ***

Jelang HUT RI Ke-80, Pedagang Bendera di Cibinong Masih Sepi Pembeli

 

Bogordaily.net – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80, pedagang bendera di jalan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor sepi pembeli pada Senin 4 Agustus 2025.

Salah satu pedagang Muhammad Dani, (50) mengungkapkan bahwa, dirinya baru berjualan sejak Sabtu lalu, dan hingga kini dinilai masih sepi pembeli.

“Baru laku 1 atau 2, belum terlalu banyak dari kemaren, udah dua hari masih sepi, hari Sabtu mulai jualan,” kata M Dani kepada wartawan, Senin 4 Agustus 2025.

Menurut dia, untuk omset perhari bisa mencapai 40k tergantung ramai pembeli. Adapun, untuk bendera diminati pembeli yakni bendera yang dipajang di halaman rumah.

“Sehabisnya ajah, bisa 40k. Yang kaya gitu aja yang biasa, kalo yang gini kan cuman pajangan ajah,” jelasnya.

Lebih lanjut, terkait maraknya soal warga yang mencari bendera one piece, dirinya mengaku belum mengetahui hal tersebut.

Selain itu, dirinya berharap pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80, semakin ramai pembeli yang membeli bendera di tempatnya.

“Belum, baru sekarang ajh. Lebih sepi kalo tahun ini mah, tapi mudah mudahan aja kedepan jualanya mulai rame, soalnya waktu tahun kemarin mah rame,” ungkap Dani.*

(Albin Pandita)

Dedie Rachim Ingatkan Generasi Muda Pentingnya Perjuangan Jenderal Sudirman

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan bahwa perjuangan Jenderal Sudirman harus menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran penting bagi generasi muda Indonesia.

Dedie Rachim menilai, kegiatan napak tilas semangat Jenderal Sudirman ini bukan hanya sebatas peringatan sejarah saja, tetapi menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan dan nasionalisme.

Ia mengatakan kegiatan ini juga menjadi wujud penghormatan dan refleksi mendalam atas semangat pengorbanan yang pernah ditunjukkan oleh Jenderal Sudirman.

“Jenderal Sudirman wafat di usia 32 tahun. Dalam kondisi sakit, beliau tetap berjuang bergerilya bersama pasukannya demi mempertahankan kemerdekaan. Ini adalah perjuangan luar biasa yang patut dikenang,” ujar Dedie Rachim

Dedie Rachim juga menjelaskan bahwa pada saat pelaksanaan napak tilas, panitia membawa tandu replika milik Jenderal Sudirman sebagai simbol untuk memperlihatkan betapa berat dan tulusnya perjuangan yang telah dilakukan oleh beliau.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk terus dilestarikan karena memiliki kaitan erat dengan sejarah Kota Bogor, termasuk penetapan Bogor sebagai Kota Pembela Tanah Air pada tahun 1982.

“Tadi kita baru jalan 8 kilometer saja kita sudah keteteran, bayangkan Jenderal Sudirman bergerilya keluar masuk hutan dalam kondisi sakit. Ini representasi perjuangan hebat yang perlu diwariskan kepada generasi muda, dan Bogor punya peran penting dalam sejarah itu,” ucapnya.

Sementara itu, pemeran Jenderal Sudirman dalam napak tilas, Fauzi dari Purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali semangat perjuangan pahlawan nasional.

“Napak tilas ini bentuk peragaan perjuangan Jenderal Sudirman saat bergerilya. Harapannya, generasi muda saat ini dapat memahami bahwa perjuangan para pahlawan belum punah dan harus terus dilanjutkan,” ungkap Fauzi.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Pohon Tumbang Sempat Tutupi Akses Jalan di Stasiun Cilebut, BPBD Evakuasi

Bogordaily.net – Pohon tumbang terjadi di depan Stasiun Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Senin 4 Agustus 2025.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net, petugas BPBD Kabupaten Bogor bersama warga sekitar tengah melakukan penanganan dilokasi.

Adapun, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, dan hanya menimbulkan sedikit kemacetan lalu lintas.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD M Adam Hamdani menjelaskan bahwa, peristiwa itu disebabkan angin kencang yang menerjang sejak pagi. Sehingga dahan pohon yang sudah tua tak kuat menahan hembusan angin dan terjatuh menutupi akses jalan.

“Dikarenakan angin kencang dan kondisi pohon yang sudah lapuk mengakibatkan dahan pohon angsana tersebut patah dan menutupi akses jalan raya Cilebut,” kata Adam, Senin 4 Agustus 2025.

Lebih lanjut, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat setempat, dan sempat melakukan assessment. Kemudian, memberikan himbauan dan melakukan evakuasi pohon rumbang.

“Dahan pohon yang tumbang menutup jalan raya Stasiun Cilebut sudah berhasil dievakuasi oleh tim TRC BPBD Kabupaten Bogor dan jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda 2 maupun roda 4,” ungkapnya.

(Albin Pandita)

RPJMD Kota Bogor 2025–2029 Resmi Disahkan

0

Bogordaily.net – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bogor tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 disetujui menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Rabu (30/7/2025).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa rencana pembangunan daerah bertujuan untuk mewujudkan pembangunan yang mampu meningkatkan dan memeratakan kesejahteraan masyarakat, membuka kesempatan kerja dan berusaha, serta memperluas akses terhadap pelayanan publik dan daya saing daerah.

“Penyusunan RPJMD Tahun 2025–2029 merupakan langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam rangka mewujudkan visi dan misi kepala daerah serta visi jangka panjang daerah. RPJMD juga menjadi pedoman dalam penyusunan rencana strategis perangkat daerah pada periode 2025–2029,” ujar Dedie Rachim.

Ia menjelaskan, bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahunan akan menjadi acuan penting dalam pengalokasian anggaran, evaluasi kinerja, serta koordinasi antar pemangku kepentingan.

Sedangkan Misi pembangunan Kota Bogor dalam RPJMD 2025–2029 merujuk pada empat pilar utama, yakni Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Sejahtera, dan Bogor Lancar, yang merupakan bagian dari visi dan misi kepala daerah saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah.

Dedie Rachim juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap sejumlah isu strategis yang menjadi tantangan ke depan.

Isu-isu tersebut antara lain adalah peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, penguatan identitas Kota Bogor dari aspek sains dan sejarah, pelaksanaan transformasi ekonomi masyarakat, pengembangan infrastruktur serta sistem transportasi yang terintegrasi, peningkatan ketahanan terhadap bencana dan perubahan iklim global, serta tata kelola pemerintahan yang kolaboratif.

Tujuan akhir dari RPJMD Kota Bogor Tahun 2025–2029 adalah terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing tinggi, tata kelola pemerintahan digital yang efektif, lincah, dan kolaboratif, lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat, nyaman, efisien, dan layak huni, layanan kesehatan masyarakat yang berkualitas, tata kelola lingkungan yang berkelanjutan, serta ekosistem perekonomian daerah yang inklusif dan berkelanjutan yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara selaras dengan sektor-sektor ekonomi unggulan Kota Bogor.

Pembangunan infrastruktur dan penataan ruang juga diarahkan agar mampu menunjang daya saing ekonomi daerah secara menyeluruh.

Dalam rapat tersebut, juga turut disampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Menutup sambutannya, Dedie Rachim mengajak seluruh anggota DPRD untuk bersama-sama mengkaji kembali rancangan KUA-PPAS tersebut agar perencanaan anggaran yang diajukan dapat dilaksanakan secara optimal dan berdampak luas bagi masyarakat.***