Home Blog Page 465

Menkop: Sekolah Digital Koperasi UKSW Perkuat Ekosistem Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyambut baik pendirian Sekolah Digital Koperasi yang diinisiasi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) sebagai langkah strategis mengakselerasi program digitalisasi koperasi yang saat ini sedang digencarkan Kementerian Koperasi (Kemenkop).

Keberadaan sekolah ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Menkop Ferry menilai langkah UKSW membangun sekolah digital koperasi merupakan terobosan penting bagi percepatan digitalisasi koperasi desa yang saat ini tengah menjadi prioritas nasional.

“Saya merespons positif sekaligus mendukung 100 persen sekolah koperasi digital UKSW. Apa yang dicetuskan UKSW ini luar biasa dan sangat dibutuhkan untuk menyebarkan proses digitalisasi yang (akan) dilakukan di Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Menkop Ferry dalam sambutannya pada acara Sharing Session bertema “Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih” di Balairung UKSW, Selasa (2/12).

Menkop menegaskan bahwa dunia kampus/akademisi memiliki peran yang sangat strategis untuk mendukung program-program strategis nasional seperti Kopdes/Kel Merah Putih.

Melalui karya dan inovasi dari para civitas akademika dapat menjadi pijakan untuk memaksimalkan program pemerintah agar memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan taraf hidup masyarakat.

Ia menyebut kolaborasi pemerintah, akademisi, dan gerakan koperasi sebagai fondasi baru arah pembangunan ekonomi nasional. Sinergi yang erat antara pemerintah dan akademisi diharapkan akan menciptakan ekosistem yang baru terutama terkait dengan program pengembangan koperasi.

“Ini adalah bagian dari ekosistem yang harus kita bangun bersama antara dunia pendidikan, kementerian, dan gerakan koperasi,” tegasnya.

Meski begitu, Menkop Ferry menekankan bahwa digitalisasi harus berjalan beriringan dengan penguatan sektor riil koperasi. Tanpa kemajuan sektor riil, maka digitalisasi tidak akan mampu melahirkan multiplier effect yang lebih besar bagi kesejahteraan anggota ataupun masyarakat.

“Sekarang eranya digital, tapi jangan sampai digitalisasinya terlalu maju sementara sektor riilnya tidak berjalan. Aktivitas bisnis koperasi harus tumbuh seiring peningkatan proses digitalisasi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Menkop Ferry juga memaparkan perkembangan kebijakan perkoperasian yang terus diperkuat pemerintah, termasuk perluasan ruang usaha koperasi di sektor-sektor strategis. Saat ini koperasi diizinkan pemerintah untuk mengelola tambang dan mineral sampai 2.500 hektare.

“Koperasi sekarang boleh mengelola sumur minyak rakyat, dan boleh menjadi pengelola inti–plasma kebun sawit. Peraturan Pemerintah nya sudah keluar,” terang Menkop Ferry.

Selain itu, Kemenkop juga sedang melakukan reformasi kelembagaan pendidikan koperasi nasional. Hal ini diperlukan agar Ikopin dapat melahirkan insan perkoperasian yang kompeten dan mampu mendorong kemajuan koperasi nasional sehingga dapat menjadi soko guru perekonomian.

“Kami sedang merombak IKOPIN untuk dijadikan BLU Kemenkop, dan kami akan belajar dari UKSW bagaimana pendidikan koperasi bisa berkembang seperti di sini,” katanya.

Di hadapan sivitas akademika UKSW, Menkop Ferry menegaskan bahwa Program Kopdes/Kel Merah Putih adalah amanat langsung Presiden RI yang bertujuan mengembalikan orientasi ekonomi nasional ke Pasal 33 UUD 1945. Koperasi, katanya, harus kembali menjadi pilar utama ekonomi rakyat.

“Saya berterima kasih kepada UKSW. Ini inisiatif yang membuat saya kaget sekaligus bangga. Kita akan bangun ekosistem ekonomi baru dari desa untuk Indonesia yang lebih sejahtera,” katanya.

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami menegaskan bahwa kampusnya memiliki komitmen kuat untuk mendukung program strategis pemerintah, terutama Kopdes/Kel Merah Putih. Menurutnya, kekuatan koperasi terletak pada konektivitas dan kolaborasi antar-koperasi.

Oleh karena itu konektivitas dapat dilakukan melalui dukungan teknologi. Ia menjelaskan berbagai inisiatif UKSW dalam pengembangan digitalisasi koperasi, mulai dari sosialisasi, pembentukan klinik digitalisasi di NTT, hingga pengembangan aplikasi koperasi digital yang siap dipakai.

“Aplikasi tersebut dirancang mendukung transaksi pembayaran, simpan pinjam, hingga potensi menjadi platform e-commerce koperasi,” kata Intiyas.

Salah satu yang sedang dioptimalkan UKSW dalam mendukung penguatan ekosistem perkoperasian nasional adalah dengan pendirian sekolah digital koperasi. “Dengan kolaborasi yang baik, kami optimis bisa bersama-sama menuju Indonesia jaya,” ucap Intiyas.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menilai program Kopdes/Kel Merah Putih merupakan solusi nyata bagi berbagai persoalan desa seperti kemiskinan, pengangguran, dan rendahnya kualitas pendidikan.

Ia menekankan perlunya penguatan SDM koperasi, terutama melalui dukungan akademisi dan kampus seperti UKSW. Menurutnya, pendampingan berbasis pengetahuan akan mempercepat profesionalisasi koperasi desa.

“Masalah di desa banyak sekali, sehingga program Kopdes/Kel Merah Putih menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah dari bawah. Mari kita bangun Indonesia mulai dari desa,” ujar Sumarno.***

Pemkab Bogor Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Istighosah Kubro atau doa bersama di Masjid Baitul Faizin, Cibinong, pada Selasa 2 Desember 2025.

Adapun, kegiatan istighosah tersebut dilaksanakan dalam rangka mendoakan para korban yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Bogor  Jaro Ade menyampaikan keprihatinan atas terjadinya musibah tersebut yang menewaskan hingga ratusan jiwa.

“Di Samping kita mendoakan keselamatan bangsa dan negara jujur saya dari tadi merasakan kesedihan lihat di media sosial ada saudara saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan tempat tempat lain,” kata Jaro Ade dalam sambutanya.

“Kenapa ? Saya pernah merasakan Kabupaten Bogor kita pernah merasakan waktu itu musibah bencana alam,” tambahnya.

Menurut Wabup, banyak keluarga khususnya di lingkup DPRD Kabupaten Bogor, dan DPR RI yang menjadi korban terdampak bencana tersebut.

“Apalagi di sana banyak saudara saudara kita yang terkena bencana, ada pa Ketua DPRD Sastra, kampungnya juga terkena musibah bencana alam. Ada juga dari DPR RI fraksi Gerindra Marlyn suaminya orang sana juga keluarga nya terkena musibah bencana alam,” jelas Wabup.

Kemudian, dirinya meminta kepada jamaah yang hadir untuk mendoakan untuk para korban yang saat ini tengah diberikan musibah bencana alam agar diberi kekuatan dan ketabahan oleh Allah SWT.

“Maka kita doakan untuk keluarga besar ketua DPRD Pa Sastra, diberikan kesehatan diberikan kekuatan oleh Allah SWT wabil khusus untuk saudara saudara kita yang lagi terkena ujian dan cobaan dari Allah SWT diberikan keselamatan, diberikan ketabahan,” ujar Jaro Ade.

“Kita doakan agar bisa secepatnya, bisa keluar dari proses ujian dan cobaan. Maka nanti yang paling berat adalah recovery bencana alam,” sambungnya.

Sebagai informasi, bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara hingga kini telah menewaskan sebanyak 659 orang, korban hilang 475, dan korban luka mencapai 2.600 orang.

(Albin Pandita)

Gerakan Pangan Murah Hadir di Alun-Alun Kota Bogor, Pemerintah Pastikan Akses Pangan Terjangkau

0

Bogordaily.net — Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kembali menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 30 November 2025 di Alun-Alun Kota Bogor ini menjadi upaya nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pangan terjangkau bagi warga.

Plt. Kabid Ketahanan Pangan DKPP Kota Bogor, Elly H. Nainggolan, menyampaikan bahwa pelaksanaan GPM merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Gerakan Pangan Murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti telur ayam, daging ayam, minyak goreng, beras, gula, terigu, aneka cabai, bawang merah, bawang putih, sayuran segar, ikan, dan buah-buahan,” ujar Elly H. Nainggolan pada Selasa (2/12).

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengonsumsi pangan yang bergizi, aman, dan beragam.

Selain itu, GPM juga menjadi wadah untuk meningkatkan dukungan terhadap produk pangan lokal yang dihasilkan petani dan pelaku usaha kecil di Kota Bogor.

Program Gerakan Pangan Murah ini akan terus digulirkan secara berkala sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam menjaga stabilitas harga serta memberikan akses pangan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ibnu Galansa

Kementerian UMKM Berkolaborasi dengan Kemendagri dan Kemenpora Optimalkan Pengelolaan Stadion

0

Bogordaily.net — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait sinergi dan kolaborasi pengelolaan dan pemanfaatan sarana serta prasarana olahraga pusat dan daerah.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman berharap kerja sama lintas kementerian ini membuka ruang bagi klub olahraga dan pengusaha UMKM untuk semakin berdaya di daerah masing-masing.

“Pilot project akan dilaksanakan di 20 stadion dan akan diperluas tidak hanya untuk sepak bola, tetapi juga untuk berbagai cabang olahraga lainnya,” kata Menteri Maman di Jakarta, Selasa.

Ruang lingkup nota kesepahaman ini meliputi integrasi data sarana olahraga pusat dan daerah, penataan ruang serta fasilitasi kemitraan untuk optimalisasi pemanfaatan fasilitas olahraga, dan penguatan kapasitas UMKM yang terlibat dalam ekosistem olahraga.

Semua ini diarahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui kolaborasi dan pemanfaatan sarana olahraga yang berkelanjutan.

Dalam acara yang turut dihadiri kepala daerah secara daring itu, Menteri Maman menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan implementasi arahan Presiden untuk memperkuat kolaborasi pusat–daerah–swasta demi mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Saya meyakini industri olahraga dapat menjadi landasan kuat bagi pengembangan UMKM, mengingat besarnya basis penggemar dan potensi multiplier effect-nya,” katanya.

Menteri Maman juga menyampaikan nilai ekonomi industri olahraga Indonesia diperkirakan mencapai sekitar Rp41 triliun per tahun hingga 2024, sebuah peluang besar yang dapat tumbuh lebih cepat jika ditopang kebijakan yang tepat dan ekosistem yang kuat.

Pada kesempatan yang sama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai nota kesepahaman ini sangat penting untuk menjawab tantangan pemanfaatan stadion yang selama ini kurang optimal dan sering menjadi beban biaya bagi daerah.

Ia menegaskan dengan penataan yang baik serta kehadiran UMKM di dalamnya, stadion dapat berkembang menjadi sentra ekonomi baru.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan kesepahaman ini dapat membantu kepala daerah yang memiliki visi ekonomi jangka panjang.

Ia menyoroti potensi sport tourism global yang mencapai 481 miliar dolar AS sebagai peluang yang bisa ditangkap Indonesia.

“Dengan payung hukum Permendagri yang sudah tersedia, implementasi menjadi langkah berikutnya yang sangat krusial, tinggal bagaimana mengimplementasikannya,” katanya.

 

Indeks Bisnis UMKM BRI Q3-2025: Ekspansi Berlanjut, Optimisme Pelaku Usaha Semakin Meningkat

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI merilis Indeks Bisnis UMKM untuk Q3-2025 beserta proyeksi untuk Q4-2025. Hasil survei menunjukkan bahwa aktivitas bisnis UMKM masih berada pada fase ekspansi dengan nilai indeks 101,9.

Pada saat yang sama, optimisme pelaku UMKM meningkat, tercermin dari Indeks Ekspektasi Bisnis yang naik menjadi 120,7 pada Triwulan III 2025 dari 116,5 pada periode sebelumnya.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan ekspansi bisnis UMKM tersebut ditopang oleh kombinasi faktor yang saling menguatkan.

“Harga barang input yang relatif stabil dan mudah didapat, serta kondisi cuaca yang kondusif mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan hasil tangkapan ikan nelayan,” ujarnya.

Tak hanya itu, peningkatan harga jual komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan turut mendorong kenaikan omzet pada sektor-sektor tersebut.

Aktivitas proyek pemerintah dan swasta menjelang akhir tahun juga memberikan dorongan signifikan, terutama bagi sektor konstruksi. Selanjutnya, normalisasi aktivitas masyarakat setelah momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) serta libur sekolah pun semakin memperbaiki kinerja UMKM yang beroperasi di sekitar lingkungan kerja dan sekolah.

Dengan beragam faktor pendukung tersebut, pelaku UMKM memandang prospek usaha pada Q4-2025 akan lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya.

Hal ini tercermin dari peningkatan Indeks Ekspektasi Bisnis yang meningkat menjadi 120,7 dari 116,5 pada Q3-2025, menunjukkan semakin kuatnya keyakinan para pelaku usaha terhadap peluang pertumbuhan dalam beberapa bulan ke depan.

Kondisi rentabilitas usaha alias kemampuan usaha untuk menghasilkan laba dalam periode tertentu tercatat menurun, searah dengan penurunan omset usaha dan kenaikan harga barang input (terutama pada sektor industri pengolahan) dan harga barang dagangan (pada sektor perdagangan) sehingga menekan volume penjualan dan menggerus keuntungan usaha.

Hal ini tentu akan berdampak pada kemampuan pebisnis UMKM untuk membayar angsuran pinjaman tepat waktu.

“Sementara itu, kegiatan investasi masih meningkat sejalan dengan ekspektasi kegiatan usaha yang akan membaik ke depan. Menyongsong Q4-2025 indeks ekspektasi semua komponen menguat karena kemungkinan adanya peningkatan permintaan pada perayaan Nataru, belanja pemerintah yang makin pesat pada akhir tahun, dan prospek pertumbuhan ekonomi yang tetap baik,” ucap Akhmad

Dari segi sektoral, Indeks Bisnis UMKM juga secara umum masih berada pada zona ekspansif, meskipun beberapa sektor mengalami perlambatan. Sektor konstruksi mencatat kinerja paling kuat (112,0), ditopang semakin maraknya proyek pemerintah dan swasta menjelang akhir tahun.

Sektor pertanian juga menunjukkan akselerasi ekspansi seiring harga input yang terjangkau dan musim kemarau basah yang meningkatkan produktivitas pada tanaman padi dan hortikultura. Ditambah dengan harga jual produk pertanian yang menarik mendorong omset usaha pun membaik.

Sementara itu, sektor pertambangan masih ekspansif karena meningkatnya permintaan pasir, batu dan galian tanah dari sektor konstruksi. Namun ekspansi sektor ini melambat, karena curah hujan yang tinggi di beberapa daerah dan adanya regulasi beberapa Pemda yang membatasi penambangan pasir.

Selanjutnya, beberapa sektor seperti industri pengolahan, hotel dan restoran, perdagangan, serta pengangkutan mengalami perlambatan atau kontraksi akibat normalisasi permintaan pasca HBKN, kenaikan harga input, daya beli masyarakat yang masih lemah, serta persaingan usaha yang semakin ketat. Sektor jasa-jasa masih mencatat ekspansi karena aktivitas pekerja dan pelajar kembali normal.

Adapun, pada Q3-2025 tercatat Indeks Sentimen pebisnis UMKM berada di angka 111,9, menandakan lebih banyak pelaku usaha yang memberikan penilaian “baik” dibanding “buruk”.

Ekspektasi pelaku UMKM untuk kuartal IV 2025 juga diketahui menguat mencapai 134,8 dari kuartal sebelumnya yang hanya 133,3 poin, ditunjang oleh keyakinan terhadap prospek sektor usaha, prospek usaha responden, serta prospek perekonomian nasional.

Dengan kondisi bisnis UMKM yang masih ekspansif, serta prospek perekonomian yang diperkirakan makin membaik ke depan, pebisnis UMKM tetap memberikan penilaian yang tinggi terhadap kemampuan pemerintah menjalankan tugas-tugas utamanya, yang tercermin pada IKP yang tetap tinggi di 121,1.

Metodologi Survei

Survei Kegiatan Usaha dan Sentimen Bisnis UMKM Bank Rakyat Indonesia dilaksanakan oleh BRI Research Institute pada 21 September sampai dengan 4 Oktober 2025.

Survei ini melibatkan 7.064 responden, yang merupakan debitur UMKM BRI dari berbagai sektor ekonomi dan tersebar di 33 provinsi di Indonesia.

Pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified systematic random sampling yang dapat merepresentasikan keberagaman sektor usaha, wilayah provinsi, dan skala usaha dari pelaku UMKM.

Nilai indeks di atas 100 menunjukkan bahwa persepsi positif lebih dominan dibandingkan persepsi negatif. Sebaliknya, apabila nilai indeks berada di bawah 100, hal tersebut mencerminkan bahwa jumlah responden yang memberikan jawaban negatif lebih banyak dibandingkan dengan yang memberikan jawaban positif.

Penjaga Malam Ditemukan Tewas Gantung Diri di Musala Toko Outdoor Bogor, EIGER Buka Suara

0

Bogordaily.net – Penjaga malam yang juga bekerja sebagai driver ojek online ditemukan tewas diduga akibat gantung diri di ruang musala sebuah toko perlengkapan outdoor di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Selasa, 2 Desember 2025 sekitar pukul 05.57 WIB.

Korban berinisial AN pertama kali ditemukan oleh dua saksi yang tengah mencari keberadaannya karena tidak berada di pos jaga.

Keduanya awalnya berinisiatif mencari AN karena tak mendapati keberadaannya di pos penjagaan seperti biasanya.

Menyadari ada yang janggal, AD dan J kemudian menyisir beberapa ruangan di komplek toko tersebut. Penelusuran itu akhirnya mengarah pada musala karyawan, tempat di mana tubuh AN ditemukan dalam kondisi yang membuat keduanya terpukul dan langsung meminta bantuan.

Keterangan Polisi

Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Eko Agus, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kedua saksi menemukan korban setelah melakukan pencarian di area toko.

“Setelah melakukan pencarian, saksi menemukan AN di ruang musala toko dalam keadaan tergantung menggunakan kain sarung di sudut musala Eiger Flagship Store Bogor,” ujar Eko dalam keteranganya.

Menurut Eko, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan awal saksi, AN diduga mengalami tekanan mental sebelum kejadian itu.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tambah Eko.

Petugas kepolisian yang tiba tak lama setelah laporan diterima langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis Polresta Bogor Kota juga melakukan pemeriksaan forensik di lokasi, sementara tim medis memastikan kondisi korban.

Sejumlah barang pribadi milik AN turut diamankan sebagai bagian dari penyelidikan lanjutan. Setelah pemeriksaan, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Bogor untuk proses lebih lanjut.

“Setelah pemeriksaan awal, jenazah AN dibawa ke RS Bhayangkara Bogor untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Dari hasil pendalaman awal, saksi menduga korban tengah mengalami tekanan batin. Sejumlah informasi yang dihimpun pihak kepolisian mengarah pada kemungkinan bahwa AN sedang menghadapi persoalan finansial.

Dalam keterangan yang diterima, AN disebut-sebut mengalami depresi akibat lilitan utang. Meski demikian, polisi menegaskan bahwa penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut.

Klarifikasi dari Pihak Eiger

Sementara itu, pihak manajemen PT EIGERINDO MPI memberikan penjelasan resmi terkait status korban. Banyak yang sempat mengira AN merupakan pegawai tetap toko tersebut. Namun klarifikasi perusahaan menunjukkan fakta berbeda.

Sustainability & Communication Manager PT EIGERINDO MPI, Ribka Suharyanto, menegaskan bahwa AN bukanlah karyawan mereka.

“Yang bersangkutan merupakan warga setempat yang kami perbantukan untuk tugas jaga malam di toko tersebut,” ujar Ribka dalam keterangan persnya.

Ribka menambahkan bahwa pihak perusahaan saat ini juga menelusuri lebih jauh latar belakang dan penyebab kejadian, termasuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Ia mengatakan hingga kini pihaknya belum mengetahui secara pasti motif di balik tindakan tersebut.

“Sejauh ini, kata Ribka, pihaknya belum mengetahui motif dari tindakan yang dilakukan dan sedang melakukan penelusuran lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait,” ujar Ribka. ***

 

Terungkap Kasus Ayah Tiri di Sukaraja Cabuli Tiga Anak, Pelaku Diamankan

0

Bogordaily.net – Kasus pencabulan kembali terjadi di Bogor. Kali ini seorang Ayah tiri tega cabuli ketiga putrinya yang masih di bawah umur di Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Ketua RT 04 Marsudih membenarkan adanya peristiwa bejat tersebut yang terjadi di wilayahnya.

Menurut Marsudi, peristiwa itu terjadi saat ketiga korban tertidur pada Senin, 1 Desember 2025, sekitar pukul 22.00 WIB.

Diketahui, ketiga korban itu merupakan kakak beradik yang masih berusia dibawah 20 hingga 14 tahun.

“Saat kejadian malam itu, korban katanya dipaksa supaya ga boleh teriak. Nah, disitulah digauli sama pelaku dengan paksaan saat ibunya ga ada di rumah,” kata Marsudih, Selasa 2 Desember 2025.

Kemudian, pada pagi harinya, korban mengeluhkan sakit pada bagian kemaluannya dan menceritakan kejadian tersebut ke ibunya.

Mengetahui hal itu, pihak keluarga langsung mencari keberadaan pelaku yang diketahui telah pergi bekerja ke kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Nah, dari situlah anggota keluarga berhasil menangkap pelaku dan membawanya pulang ke lokasi kejadian untuk diinterogasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Marsudi, dari hasil interogasi, pelaku yang sempat berkali-kali mengelak akhirnya mengakui perbuatan bejatnya itu.

“Pelaku mengakui perbuatannya dengan menggauli anaknya yang ketiga yang paling kecil sekitar 14 tahun, bahkan pernah juga kepada dua kakaknya saat di rumah itu tidak ada ibunya,” ujar Marsudih.

Akibat perbuatan bejatnya itu, pelaku sempat diamuk massa yang telah geram. Beruntung, pihak kepolisian datang dan meringkus pelaku ke Polres Bogor.

Sementara itu, Kapolsek Sukaraja, Kompol Wagiman membenarkan adanya peristiwa pencabulan tersebut.

Menurutnya, saat ini pelaku telah ditangkap dan sempat diamuk massa, pada Selasa, 2 Desember 2025.

“Setelah saya tanya ke Bhabinkamtibmas itu di Desa Cilebut Barat betul ada kasus pencabulan tersebut,” ucap Wagiman.

Adapun, kata Wagiman, saat ini kasus tersebut telah diserahkan ke pihak Polres Bogor.

“Sekarang pelaku sudah diamankan di Polres Bogor dan ditangani tim Reskrim Polres Bogor,” ungkapnya.(Albin)

Inara Rusli Resmi Laporkan Insanul Fahmi ke Polda Metro Jaya

0

Bogordaily.net – Inara Rusli akhirnya mengambil langkah tegas dengan melaporkan mantan suami sirinya, Insanul Fahmi, atas dugaan tindak pidana penipuan. Laporan tersebut dibuat di Polda Metro Jaya pada Senin 1 Desember 2025

Inara tiba di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sekitar pukul 15.30 WIB. Proses pembuatan laporan berlangsung cukup panjang hingga dirinya baru keluar dari ruangan sekitar pukul 18.30 WIB.

Dugaan Penipuan Status Perkawinan

Laporan Inara mengacu pada Pasal 378 KUHP terkait dugaan penipuan. Kasus ini bermula ketika Insanul Fahmi memberikan dokumen kepada Inara yang meyakinkan dirinya sebagai pria lajang. Informasi tersebut ternyata tidak sesuai kenyataan.

Fakta yang kemudian terungkap, Insanul masih berstatus sebagai suami sah dari perempuan bernama Wardatina Mawa dan bahkan telah memiliki seorang anak.

Kondisi ini membuat Inara merasa dirugikan dan ditipu selama menjalin hubungan dengan Insanul.

Kuasa hukum Inara, Hamrin, membenarkan pelaporan tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihaknya melihat adanya indikasi kuat tipu muslihat yang dilakukan oleh Insanul.

“Hari ini kami melakukan pelaporan atas dugaan penipuan yang dialami klien kami,” ujar Hamrin kepada wartawan.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah dokumen telah diserahkan kepada penyidik sebagai bukti pendukung.

“Kami menduga inisial IF melakukan tipu muslihat, dan kami sudah melampirkan bukti-bukti yang ada,” tambahnya.

Selama proses wawancara dengan media, Inara memilih untuk tidak memberikan komentar apa pun dan tetap bungkam, menyerahkan seluruh penjelasan kepada kuasa hukumnya.***

Jumlah Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Tembus 604 Jiwa

0

Bogordaily.net – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data terkait dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Hingga pembaruan terakhir pada pukul 17.00 WIB, total korban meninggal dunia telah mencapai 604 jiwa.

Data tersebut bersumber dari Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin) BNPB yang terus diperbarui setiap hari seiring proses pencarian dan penanganan darurat di lapangan.

Rincian Korban di Setiap Provinsi

1. Provinsi Aceh

Meninggal dunia: 156 orang

Hilang: 181 orang

Luka-luka: 1.800 orang

2. Sumatera Barat

Meninggal dunia: 165 orang

Hilang: 114 orang

Luka-luka: 112 orang

3. Sumatera Utara

Meninggal dunia: 283 orang

Hilang: 169 orang

Luka-luka: 613 orang

Selain korban jiwa dan luka-luka, kerusakan infrastruktur permukiman juga sangat signifikan. Pusdatin BNPB mencatat setidaknya:

  • 3.500 rumah rusak berat
  • 4.100 rumah rusak sedang
  • 20.500 rumah rusak ringan

BNPB menegaskan bahwa angka-angka tersebut masih dapat berubah mengingat proses pencarian korban hilang dan pendataan kerusakan terus berlangsung.

Pemerintah daerah bersama tim SAR gabungan juga terus meningkatkan upaya penyelamatan, distribusi bantuan, serta penanganan bagi pengungsi yang tersebar di berbagai lokasi.

Bencana besar ini menjadi perhatian serius nasional, mengingat luasnya wilayah terdampak serta besarnya jumlah korban.

Pemerintah mengimbau masyarakat di wilayah rawan agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.***

Tirta Kahuripan Teken MoU dengan PT Moya Indonesia & Raih Penghargaan pada Anugerah Pajak Daerah Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal ini terlihat dari kehadiran Direktur Utama dan Direktur Operasional Tirta Kahuripan dalam Acara Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bogor yang diselenggarakan di Hotel Harris CCM, dipimpin langsung oleh Bupati Bogor.

Pada kesempatan tersebut, Tirta Kahuripan tidak hanya hadir sebagai undangan, tetapi juga terlibat aktif dalam memperkuat kerja sama strategis.

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Moya Indonesia, sebuah langkah penting dalam upaya peningkatan layanan dan pengembangan sistem penyediaan air minum di Kabupaten Bogor.

Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru, memperkuat infrastruktur, serta memperluas jangkauan pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Tak hanya itu, dalam acara bergengsi tersebut, Tirta Kahuripan turut menerima plakat penghargaan atas kontribusi aktifnya dalam mendukung optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah Kabupaten Bogor.

Penghargaan ini menjadi bukti apresiasi pemerintah daerah atas komitmen Perumda Tirta Kahuripan dalam menjaga kepatuhan serta mendorong tata kelola perusahaan yang profesional dan berintegritas.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, dan pihak swasta seperti PT Moya Indonesia, diharapkan semakin banyak program strategis yang dapat diwujudkan demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Semoga kolaborasi ini menjadi pendorong bagi terciptanya pelayanan air minum yang lebih baik, pembangunan daerah yang berkelanjutan, serta kesejahteraan warga Kabupaten Bogor.***